Anda di halaman 1dari 5

TUGAS ANALISIS PENERAPAN KONSEP FINITE STATE AUTOMATA (MESIN MEALY)

Oleh : 10111078 10111070 10111098 Handoyo Hasan Sanusi Sri Devi Mercury

Kelas : IF-3/S1/V

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA 2013

Pendahuluan Penerapan Teori Bahasa dan Automata adalah menggunakan Algoritma Greedy. Pada penerapan ini vending machine dapat memberikan uang kembalian secara optimal. Contoh dari penerapan automata dengan konsep FSA (mealy moore) adalah pada vending machine. Vending machine digunakan untuk menjual barang-barang tanpa adanya operator atau pelayan seperti makanan ringan, minuman, koran, dan lain-lain. Konsumen bisa mendapatkan barang yang di inginkan dengan cara memasukkan uang kedalam dengan jumlah sesuai dengan harga yang barang yang di inginkan, lalu menekan tombol barang yang akan dipilih dan barang tersebut akan keluar. FSA adalah suatu model matematika dari suatu sistem yang menerima inpuy an menghasilkan output diskrit [5]. FSA memiliki state yang terbatas dan dapat berpindah dari suatu state ke state lain. Perubahan dinyatakan dengan fungsi transisi. State adalah kondisi atau keadaan atau kedudukan. Sebuah FSA dinyatakan dengan 5 tupel, yaitu (Q, , , S, F) Q = himpunan state = fungsi transisi = himpunan alfabet masukan S = state awal F = himpunan state akhir

Q = {A,B} = (A,0) = A (A,1) = B (B,0) = B (B,1) = A = {0,1} S = {A} F = {B} Jika, dibuat tabel A B 0 A B 1 B A

Catatan : Gambar lingkaran adalah state Label pada lingkaran adalah nama state Panah arah adalah transisi Gambar lingkaran yang sebelumnya terdapat panah adalah state awal Gambar lingkaran ganda adalah state akhir

Perancangan diagram state Input berupa uang koin Rp. 500 dan Rp 1.000 dan output berupa 4 macam minuman ringan atau makanan ringan. Minuman Nama Freshtea Kotak Sprite Fanta Coca-cola Makanan Nama Cheetos JetZ Lays Chitato Harga 1.000 1.000 1.500 1.500 Harga 2.500 3.000 3.000 3.000

Pendefinisian Tupel Mealy Machine didefinisikan dengan 6 tupel : Q = Himpunan state = fungsi output setiap transisi

= himpunan simbol output = fungsi transisi = himpunan simbol input S = State awal Dapat didefinisikan tabel sebagai berikut : Tabel transisi input q0 q1 q2 q3 q4 q5 q6 a q0 q1 q2 q3 q4 q0 q0 b q0 q1 q2 q3 q4 q5 q0 c q0 q1 q2 q3 q4 q5 q0 d q0 q1 q2 q3 q4 q5 q0 e q0 q1 q2 q0 q0 q0 q0 f q0 q1 q2 q0 q0 q0 q0 g q0 q1 q0 q0 q0 q0 q0 h q0 q1 q0 q0 q0 q0 q0 m q2 q3 q4 q5 q6 q6 q6 n q1 q2 q3 q4 q5 q6 q6 k q0 q1 q0 q0 q0 q0 q0

Tabel transisi output q0 q1 q2 q3 q4 q5 q6 a o o o o o o A b o o o o o o B c o o o o o o C d o o o o o o D e o o o E E E E f o o o F F F F g o o G G G G G h o o H H H H H m o o o o o o m n o o o o o o n k o o o m,n m,n m,n m,n

Keterangan A = freshtea B = Fanta C = Coca-cola D = Sprite E = Lays F = Chitato G = Cheetos H = JetZ

Referensi Jurnal Perancangan dan Implementasi Finite Automata pada Simulasi Vending Machine , Universitas Kristen Satya Wacana (Fakultas Teknologi Informasi).