Anda di halaman 1dari 76

BAB I PENDAHULUAN I.1.

Latar Belakang Sesuai dengan tujuan pendidikan tahap akademik di fakultas kedokteran Universitas Islam Al-Azhar yaitu untuk menghasilkan sarjana kedokteran yang mampu mengatasi masalah-masalah kesehatan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya, tradisi, adat istiadat, kepercayaan dan agama melalui penerapan ilmu pengetahuan dan tekhnologi kedokteran. kesehatan masyarakat. !uliah !erja "apangan !esehatan sarana bagi mahasis%a kedokteran asyarakat #!!" !esmas$ merupakan untuk meningkatkan kemampuan aka diperlukan adanya kegiatan akademik !uliah !erja "apangan yang berorientasi pada

pengembangan dan penyebarluasan ilmu kedokteran dalam upaya mencari penyelesaian masalah kesehatan masyarakat melalai proses pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Sebagai kegiatan pendidikan, melalui kegiatan !!" !esmas mahasis%a diperluakan secara langsung dengan masyarakat dan segala permasalahannya. ahasis%a juga diperkenalkan dengan cara-cara pemecahan masalah melibatkan kerja sama dengan berbagai sektor #interdisipliner$ berhubungan dengan masalah kesehatan masyarakat. Sebagai kegiatan penelitian, melalui kegiatan !!" !esmas mahasis%a dapat menginventarisir secara ilmiah permasalahan, potensi, dan sumber daya serta mampu memberikan alternatif pemecahaan potensi dan sumber daya serta yang yang

mampu memberikan alternatif pemecahan masalah kesehatan masyarakat dan analisis pengembangan potensi dan sumber daya yang ada. Sebagai kegiatan pengabdian pada masyarakat, melalui !!" !esmas mahasis%a mengamalkan ilmu, teknologi dan seni untuk memecahkan masalah.

I.2. Maksud dan Tujuan I.2.1. Maksud KKL !uliah !erja "apangan bidang kesehatan asyarakat mempunyai tiga

kelompok sasaran, yaitu mahasis%a, masyarakat dan perguruan tinggi. asing-masing kelompok memperoleh manfaat dari pelaksanaan !!" !esmas sebagai berikut& 1. Mahasis a a. emperdalam pengertian terhadap cara berpikir dan belajar secara interdisipliner. b. emperdalam pengertian terhadap masalah-masalah kesehatan yang ditemukan secara nyata pada masyarakat sehingga memperdalam ilmu kedokteran yang diterima di bangku kuliah. c. emperdalam pengertian cara-cara pemecahan masalah kesehatan sekaligus dapat mengaplikasikannya pada masyarakat sehingga muncul sifat profesionalisme dalam peningkatan keahlian, tanggung ja%ab maupun keseja%atan. d. emperdalam pengertian mahasis%a tentang bekerja sama antar sektor.
2

e.

embina mahasis%a manjadi motivator, dinamisator dan problem solver.

f.

emberikan pengalaman bekerja sebagai kader pembangunan sehingga terbentuk sikap dan rasa cinta terhadap kamajuan masyarakat

2. Mas!arakat a. emperoleh bantuan pemikiran, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan kesehatan. b. emperoleh informasi mengenai masalah kesehatan dalam masyarakat dari hasil identifikasi oleh mahasis%a sehingga memudahkan dalam penyusunan program dan pelaksanaan pembangunan kesehatan. c. emperoleh cara-cara baru yang dibutuhkan untuk merencanakan, merumuskan dan melaksanakan pembangunan bidang kesehatan. d. emperoleh pengalaman dalam menggali serta menumbuhkan potensi s%adaya masyarakat sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan bidang kesehatan ". Perguruan Tinggi a. endapatkan umpan balik sebagai hasil pengitergrasian

mahasis%a dalam bentuk proses pembangunan ditengah-tengah masyarakat sehingga kurikulum, materi perkuliahan di perguruan tinggi dapat disesuaikan dengan tuntutan nyata dari pembangunan.

b.

emperoleh hasil kegiatan mahasis%a, dapat menelaah dan merumuskan kondisi masyarakat yang dapat berguna dalam pengembangan ilmu dan teknologi kedokteran serta dapat mendiagnosa masalah kesehatan masyarakat secara tepat sehingga ilmu dan teknologi yang diamalkan dapat sesuai dengan tuntutan nyata.

c.

eningkatkan, memperluas dan mempererat kerja sama dengan instansi lain

I.2.2. Tujuan KKL I.2.2.1. Tujuan Pe#$elajaran U#u# Setelah mengikuti kegiatan ini mahasis%a akan memiliki kemampuan mengaplikasikan ilmu dan teknologi kedokteran untuk mememcahkan masalah kesehatan masyarakat melalui tindakan promotif preventif I.2.2.2. Tujuan Pe#$elajaran Khusus a$ engidentifikasi masalah kesehatan atau kedokteran yang ada di kelompok dan menentukan prioritasnya sebagai tugas kelompok. b$ enganalisis determinan masalah dengan pendekatan ilmiah c$ engidentifikasi alternatif pemecahan masalah kesehatan dan penentuan prioritas pemecahan masalah. d$ enyusun rencana pemecahan masalah & penggerakan monitoring kegiatan. e$ engimplentasikan pemecahan masalah & penggerakan, monitoring kegiatan. f$ elakukan evaluasi #input, proses, output$. antar anggota dalam kelompok, instansi,

g$ 'ekerja

masyarakat dan pihak terkait.

I.". Peserta KKL (esrta !!" adalah seluruh mahasis%a kedokteran Universitas Islam Al-Azhar angkatan ke empat, yang berjumlah )* dalam + kelompok,lokasi yaitu& (uskesmas ahasis%a yang dibagi "ingsar, (uskesmas

-unungSari, (uskesmas !uripan, dan (uskesmas .embatan !embar.

BAB II KEADAAN UMUM DE%A 2.1. Letak &e'gra(is Desa

2.1.1. Batas )ila!ah Ta$el 1 * Batas )ila!ah B ATA% Sebelah Utara Sebelah Selatan Sebelah 1imur Sebelah 'arat DE%A+KELU,AHAN /esa -unungsari !elurahan 0embiga /esa idang .atisela KE-AMATAN -unungsari !odya ataram -ungungsari -unungsari

2.1.2. Peneta.an Batas dan Peta )ila!ah

Penduduk

51.07

2.2.". Ikli# Ta$el 2 * ikli# 2urah 3ujan .umlah 'ulan 3ujan !elembaban Suhu 0ata-0ata 3ujan 1inggi 1empat /ari (ermukaan "aut 4*) mm 5 bulan 666. 78-)9 92 9.78 mdl

2.2.

T'('gra(i Desa Ta$el "* T'.'gra(i Desa

Bentang )ila!ah

/esa,!elurahan /ataran 0endah /esa,!elurahan 'erbukit-bukit /esa,!elurahan /ataran 1inggi-(egunungan /esa,!elurahan "ereng -unung /esa,!elurahan 1epi (antai,(esisir /esa,!elurahan !a%asan 0a%a /esa,!elurahan !a%asan -ambut /esa,!elurahan Aliran Sungai /esa,!elurahan 'antara Sungai

:a,1idak :a,1idak :a,1idak :a,1idak :a,1idak :a,1idak :a,1idak :a,1idak :a,tidak

774.974 ha,m7 ............ ha,m7 666 ha,m7 666 ha,m7 ............ ha,m7 666 ha,m7 666 ha,m7 66.... ha,m7 66... ha,m7

Ta$el / * 'r$itasi 0r$itasi .arak !e Ibu !ota !ecamatan "ama jarak 1empuh !e 66666666 !m ; !m !ota 9.;8 .am .am

Ibu

!ecamatan dengan !endaraan 'ermotor "ama jarak 1empuh !e Ibu !ota 9.)9 !ecamatan dengan 'erjalan !aki atau

!endaraan <on 'ermotor !endaraan Umum !e Ibu !ota !ecamatan 66 unit Ada,1idak .arak !e Ibu !ota !abupaten,!ota 79 !m "ama .arak 1empuh !e Ibu !ota ;.8 .am !abupaten dengan 'erjalan !aki atau !endaraan <on 'ermotor !endaraan Umum !e Ibu !ota ....... unit Ada,1idak !m .am .am

!abupaten,!ota .arak !e Ibu !ota (rovinsi 4 "ama .arak 1empuh !e Ibu !ota (rovinsi 9.;8 dengan !endaraan 'ermotor "ama .arak 1empuh !e Ibu !ota (rovinsi 9.)+

dengan 'erjalan !aki atau !endaraan <on 'ermotor !endaraan Umum !e Ibu !ota (rovinsi 66..unit Ada,1idak

2.".

De#'gra(i Desa 2.".1. 1u#lah Penduduk Berdasarkan 1enis Kela#in Ta$el 2 * 1u#lah Penduduk Berdasarkan 1enis Kela#in

.umlah laki-laki .umlah (erempuan .umlah 1otal .umlah !epala !eluarga !epadatan (enduduk

8)55 =rang 8+4* =rang ;9.*++ =rang ).9)9 !! 66. (er !m

2.".2. 1u#lah Penduduk Berdasarkan U#ur Ta$el 3 * 1u#lah Penduduk Berdasarkan U#ur

U%IA 9-;7 bln. ; tahun 7 ) + 8 5 4

LAKI ;)> org. ;7) org. ;;) org. ;9) org. >> org. >* org. >> org. *) org.

PE,EMP. ;)4 org. ;75 org ;97 org. >8 org. *8 org. *+ org. *8 org *) org.

U%IA )> tahun +9 +; +7 +) ++ +8 +5

LAKI +) org. +7 org. +; org. +; org. +7 org. +9 org. )> org. +; org.

PE,EMP. )+ org. )) org. )4 org. )9 org. )9 org. )9 org. 7* org. 7* org.


9

* > ;9 ;; ;7 ;) ;+ ;8 ;5 ;4 ;* ;> 79 7; 77 7) 7+ 78 75 74 7* 7> )9 ); )7 )) )+ )8 )5 )4 )*

*7 org. ;)7 org. ;)7 org. ;7* org. ;74 org. ;75 org. ;7+ org. ;7) org. ;9; org. ;;7 org. ;;) org. ;;; org. ;97 org. >4 org. ** org. ** org. 4> org.

*+ org. ;+5 org. ;)4 org. ;)7 org. ;); org. ;+9 org. ;)* org. ;)5 org. ;7* org. ;77 org. ;7+ org. ;77 org. ;;; org. ;;* org. *9 org. *4 org. *; org.

+4 +* +> 89 8; 87 8) 8+ 88 85 84 8* 8> 59 5; 57 5)

+9 org. +9 org. )* 9rg. )> org. )> org. )* org. )* org. )* org. )4 org. )4 org. )4 org. )4 org. )5 org. 8> org. 8> org. 8+ org. 84 org.

7> org. 7* org. )9 org. 74 org. 74 org. )5 org. 7* org. 74 org. 75 org. 74 org. 7* org. 74 org. 75 org. 5+ org. 54 org. 58 org 5+ org.

48 org. 47 org. 5+ ++ org. 5) org. 4+ org. 4; org 58 +* org. 5; org. 4) org. 4; org. 55 +* org. 59 org. 49 org. *8 org. 54 +4 org. 59 org. 4+ org. 4+ org. 5* +5 org. 8> org. 4; org. 48 org. 5> +5 org. 8> org. 49 org. 47 org. 49 +8 org. 5> org. 5* org. 4; org. 4; +8 org. 8> org. 58 org. 49 org. 47 +8 org. 8* org. 5) org. 54 org. 4) +* org. 59 org. 57 org. 5* org. 4+ +4 org. 59 org. 8> org. 5+ org. 48 +4 org. 8> org. 8* org. 5) org. ? 48 84 org. 54 org. +8 org. +5 org. T0TAL 2"33 'rg. 2/45 'rg. -atatan* .umlah penduduk berdasarkan umur, dari umur 9-;7 bulan hingga ; s.d ?48 tahun secara umum lebih banyak penduduk perempuan dibandingkan laki-laki, sebesar 8+4* orang & 8)55 orang. 2.".". Tingkat Pendidikan Berdasarkan 1enis Kela#in

10

Ta$el 4 * Tingkat Pendidikan Berdasarkan 1enis Kela#in TIN&KAT PENDIDIKAN Usia )-5 tahun yang belum masuk 1! Usia )-5 tahun yang sedang 1!,(lay -roup Usia 4-;* tahun yang tidak pernah sekolah Usia 4-;* tahun yang sedang sekolah Usia ;*-85 tahun tidak pernah sekolah Usia ;*-85 tahun pernah S/ tetapi tidak tamat 1amat S/,sederajat .umlah usia ;7-85 tahun tidak tamat S"1( .umlah usia ;*-85 tahun tidak tamat S"1A 1amat S (,sederajat 1amat S A,sederajat 1amat /-;,sederajat 1amat /-7,sederajat 1amat /-),sederajat 1amat S-;,sederajat 1amat S-7,sederajat 1amat S-),sederajat 1amat S"' A 1amat S"' ' 1amat S"' 2 666666666666666666. 1u#lah 1u#lah T'tal LAKI ;+) org. *> org. +9 org. ;+>4 org. )* org. );9 org. )58 org. 7>4 org. ;7> org. 7>; org. 7;9 org. 77 org. ;; org. ;* org. 7 org. 6 org. 6 'rg. 3.2 g. PE,EMPUAN *5 org. 4> org. 7) org. ;94* org. 77 org. 7;8 org. 7>8 org. ;>9 org. +7 org. 7;5 org. ;>; org. ;7 org. > org. 8 org. 6 org. 6 'rg.

2."./. Mata Pen7aharian P'k'k Ta$el 5 * Mata Pen7aharian P'k'k 1ENI% PEKE,1AAN (etani 'uruh tani 'uruh migrant perempuan 'uruh migrant laki-laki (ega%ai <egeri Sipil LAKI8LAKI ;9; o rang 857 orang 6.. orang + orang 8* orang PE,EMPUAN -orang );> orang > orang 6.. orang 5 orang
11

(engerajin Industri 0umah 1angga (edagang keliling (eternak <elayan ontir /okter S%asta 'idan S%asta (era%at S%asta (embantu 0umah 1angga 1<I (="0I (ensiunan (<S,1<I,(="0I (engusaha kecil dan menegah (engacara <otaries /ukun !ampung 1erlatih .asa pengobatan alternatif /osen S%asta (engusaha 'esar Arsitektur Seniman,Artis !arya%an (erusahaan S%asta !arya%an (erusahaan (emerintah (1 Angkasa (ura 6666666 6666666 6666666 6666666 1u#lah T'tal Penduduk

)999 orang 79 orang ;9 orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 5 orang ;9 orang 7+ orang ; orang 6.. orang * orang 7 orang ; orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang ;7 orang 6.. orang * orang

78) orang )>9 orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang ;9 orng 6.. orang 6.. orang ; orang ;) orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 8 orang 6..orang 7 orang

195// 'rang

2.".2. Aga#a + Aliran Ke.er7a!aan Ta$el : * Aga#a + Aliran Ke.er7a!aan

A&AMA Islam

LAKI8LAKI 8.)55 orang

PE,EMPUAN 8+4* orang

12

!risten !atholik 3indu 'udha !honghucu .umlah

6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang

6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang

2.".3. Ke arganegaraan Ta$el 19 * Ke arganegaraan KE)A,&ANE&A,AAN @arga <egara Indonesia @arga <egara Asing /%i !e%arganegaraan .umlah LAKI8LAKI 8)55 orang 6.. orang 6.. orang PE,EMPUAN 8+4* orang 6.. orang 6.. orang

2.".4. Etnis ayoritas etnis di /esa Sesela adalah etnis Sasak sebesarA laki-laki 8)8* orang, perempuan 8+4> orang. 1etapi ada beberapa orang yang dari etnis ja%a sebesarA laki-laki 5 orang, perempuan 4 orang. Btnis adura sebesarA laki-laki tidak ada, perempuan ; orang. Btnis 'ugis sebesarA laki-laki 7 orang, perempuan tidak ada

2.".5. -a7at Mental dan ;isik Ta$el 11 * -a7at Mental dan ;isik -A-AT ;I%IK 1una 0ungu LAKI8LAKI 6.. orang PE,EMPUAN 6.. orang

13

1una @icara 1una <etra "umpuh Sumbing 2acat !ulit 2acat Cisik ,1una /aksa "ainnya 66666. 66666. 1u#lah -A-AT MENTAL Idiot -ila Stress Autis 666666.. 1u#lah

7 orang ; orang ; orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang / 'rang

7 orang 7 orang ) orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 4 'rang

6.. orang ) orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang " 'rang

6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. orang 6.. 'rang

2.".:. Tenaga Kerja Ta$el 12 * Tenaga Kerja TENA&A KE,1A (enduduk Usia ;*-85 tahun (enduduk Usia ;*-85 tahun bekerja (enduduk Usia ;*-85 tahun LAKI8LAKI 774> orang yang ;>*+ orang yang ;7>8 orang 478 orang ;87) orang *)+ orang 6.. orang 2"33 'rang 195// 'rang PE,EMPUAN 775> orang ;>+* orang )7; orang 4)9 orang ;+7* orang ;98; orang 6.. orang 2/45 'rang

belum, tidak bekerja (enduduk usia 9-5 tahun (enduduk masih sekolah 4-;* tahun (enduduk usia 85 tahun ke atas Angkatan kerja 1u#lah 1u#lah T'tal

14

2.".19. Kualitas Angkatan Kerja Ta$el 1" * Kualitas Angkatan Kerja AN&KATAN KE,1A LAKI8LAKI (enduduk usia ;*-85 tahun yang buta 79) orang aksara dan huruf,angka latin (enduduk usia ;*-85 tahun yang tidak +9 orang tamat S/ (enduduk usia ;*-85 tahun yang tamat )79 orang S/ (enduduk usia ;*-85 tahun yang tamat )79 orang S"1( (enduduk usia ;*-85 tahun yang tamat )59 orang S"1A (enduduk usia ;*-85 tahun yang tamat ;7 orang (erguruan 1inggi 1u#lah 6.. 'rang PE,EMPUAN 577 orang 7) orang 7)9 orang 77* orang 7+9 orang * orang 6.. 'rang

2./.

P'tensi Desa 2./.1. Luas )ila!ah Menurut Penggunaan Ta$el 1/ * Luas )ila!ah Menurut Penggunaan

"uas (ermukiman "uas (ersa%ahan "uas (erkebunan "uas !uburan "uas (ekarangan "uas 1aman (erkantoran

;7.)89 ;4;.999 ;9.;)* +,;8 7*.;*+ 6.. 9,;8

ha,m7 ha,m7 ha,m7 ha,m7 ha,m7 ha,m7 ha,m7

15

"uas (rasarana Umum "ainnya T'tal Luas

;,;>

ha,m7 224<924 ha+#2

TANAH %A)AH Sa%ah Irigasi 1eknis Sa%ah Irigasi D 1eknis Sa%ah 1adah 3ujan Sa%ah (asang Surut 666666666. T'tal Luas TANAH KE,IN& 1egal,"adang (emukiman (ekarangan 666666666 T'tal Luas TANAH BA%AH 1anah 0a%a (asang Surut "ahan -ambut Situ,@aduk,/anau 666666666. T'tal Luas TANAH PE,KEBUNAN 1anah (erkebunan 0akyat 1anah (erkebunan <egara 1anah (erkebunan S%asta 1anah (erkebunan (erorangan 6666666666666 T'tal Luas TANAH ;A%ILITA% UMUM !as /esa,!elurahan a. 1anah 'engkok b. 1anah 1iti Sara c. !ebun /esa

;4; ha,m7 6.. ha,m7 6.. ha,m7 6.. ha,m7 6.. ha,m7 141 ha+#2 66... ha,m7 ;7.)89 ha,m7 7*.;*+ ha,m7 66... ha,m7 /9.2"/ ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 ;9.;)* ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 ;9.;)* ha,m7 9,8; ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7

16

d. Sa%ah /esa "apangan =lahraga (erkantoran (emerintah 0uang (ublik,1aman !ota 1empat (emakaman /esa,Umum 1empat (embuangan Sampah 'angunan Sekolah,(erguruan 1inggi (ertokoan Casilitas (asar 1erminal .alan /aerah 1angkapan Air Usaha (erikanan Sutet,Aliran "isterik 1egangan 1inggi 66666666666.. T'tal Luas

66... ha,m7 ;,;> ha,m7 9,;8 ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 9,7* ha,m7 66... ha,m7 9,>9 ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7 66... ha,m7

2.2.

%'sial Buda!a dan Pendidikan

2.2.1. Le#$aga Adat Ta$el 12 * Le#$aga Adat 1. Ke$eradaan Le#$aga Adat (emangku Adat !epengurusan Adat 2. %i#$'l Adat 0umah Adat 'arang (usaka <askah-<askah 66666666666. ". 1enis Kegiatan Adat usya%arah Adat Sanksi Adat Upacara Adat (erka%inan Upacara Adat !ematian Upacara Adat !elahiran Upacara Adat /alam 'ercocok 1anam Upacara Adat 'idang (erikanan,"aut

Ada Ada Ada,1idak Ada,1idak Ada,1idak 66666666. Ada Ada,1idak Ada Ada,1idak Ada,1idak Ada,1idak Ada,1idak

17

Upacara Adat 'idang !ehutanan Upacara Adat /alam (engelolaan Sumber daya Alam Upacara Adat /alam (embangunan 0umah Upacara Adat /alam(enyelesaian asalah,!onflik

Ada,1idak Ada,1idak Ada,1idak Ada,1idak

2.3.

Ke$ersihan Lingkungan dan Kesehatan 2.3.1. P'tensi Air dan %u#$r Da!a Air Ta$el 13 * P'tensi Air dan %u#$r Da!a Air

Sungai /anau ata Air 'endungan,@aduk,Situ Bmbung-Bmbung .ebakan Air 2.3.2. %u#$er Air Bersih

/ebit& kecil,sedang,besar Eolume& kecil,sedang,besar /ebit& kecil,sedang,besar Eolume& kecil,sedang,besar Eolume& kecil,sedang,besar Eolume& kecil,sedang,besar

Ta$el 14 * %u#$er Air Bersih 1enis ata Air Sumur -ali Sumur (ompa 3idran Umum (A (ipa Sungai Bmbung 'ak (enampung Air 3ujan 'eli /ari 1anki S%asta /epot Isi Ulang Sumber "ain 1u#lah =Unit> 666 ;;+7 ; 666 79 666 7 666 666 666 666 666 Pe#an(aat =KK> 6666 7;.88; 6666 6666 79 6666 6666 6666 666 666 666 666 K'ndisi =Baik+,usak> 66666 66666 66666 66666 66666 66666 66666 66666 66666 66666 66666 66666

18

2.3.". Ke$isingan Ta$el 15 * Ke$isingan Tingkat Ke$isingan Ekses Da#.ak Ke$isingan %u#$er Ke$isingan=kendar aan Ber#'t'r< KA< Pela$uhan< Air.'rt< Pa$rik< dll> !ebisingan 1inggi !ebisingan Sedang !ebisingan 0ingan 1idak 'ising :a,1idak :a,1idak :a,1idak :a,1idak Airport Ada E(ek Terhada. Penduduk

2.4.

%arana dan Prasarana Kesehatan 2.4.1. %arana Kesehatan Ta$el 1: * %arana Kesehatan

.umlah /okter Umum .umlah /okter -igi .umlah /okter Spesialis "ainnya .umlah (aramedis .umlah /ukun 'ersalin 1erlatih 'idan (era%at /ukun (engobatan Alternatif .umlah /okter (raktek "aboratorium kesehatan

; orang ; orang

19

2.4.2. Prasarana Kesehatan Ta$el 29 * Prasarana Kesehatan 0umah Sakit Umum (uskesmas (uskesmas (embantu (oliklinik,'alai (engobatan Apotek (osyandu 1oko obat 'alai (engobatan

; unit ;7 unit asyarakat

:ayasan,S%asta -udang enyimpan =bat .umlah 0umah,!antor (raktek /okter 0umah 'ersalin 'alai !esehatan Ibu dan Anak 0umah Sakit ata

BAB III MA%ALAH KE%EHATAN

20

".1 Pr'(il Kesehatan Mas!arakat (uskesmas -unungsari merupakan salah satu dari ;8 (uskesmas yang ada di !abupaten "ombok 'arat, dengan luas %ilayah mencapai 7*,*5 !m7. /i sebelah utara berbatasan dengan !abupaten "ombok Utara, di sebelah selatan berbatasan dengan !ota ataram, di sebelah barat berbatasan dengan !ecamatan 'atulayar dan di sebelah timur berbatasan dengan !ecamatan "ingsar. @ilayah kerja (uskesmas -unungsari mencakup 4 /esa merupakan kombinasi antara daerah daratan pegunungan #perbukitan$ di %ilayah utara, berada pada ketinggian 9 F 785 m di atas permukaan laut. Secara klimatologis, beriklim tropis dengan temperatur berkisar antara 77,+-);,; 2, dengan temperatur tertinggi terjadi pada bulan April dan temperatur terendah terjadi pada bulan .uli. 0ata-rata kecepatan angin sebesar 78 knot dengan kelembaban udara berkisar antara 4+G - >;G. 2urah hujan berkisar antara ;+,*) mm sampai dengan 7;;,+ mm dengan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan <ovember dan terendah pada bulan .uli. -rafik ;& -rafik .umlah (enduduk (uskesmas -unungsari

51,075

49,874 49,260

2007 2008 2009

21

Secara demografis, jumlah penduduk di %ilayah kerja (uskesmas -unungsari tahun 799> mencapai 8;.948 ji%a # BPS LOBAR 2009$. @ilayah kerja (uskesmas -unungsari meliputi 4 /esa dan 8; /usun. /alam melaksanakan tugas dan fungsinya, (uskesmas -unungsari didukung oleh sarana dan prasarana yang terdiri dari ) unit (uskesmas (embantu dan 4 unit (oskesdes, serta dukungan partisipasi masyarakat dalam bentuk 88 (osyandu. 1abel 7;& /ata /emografi @ilayah !erja (uskesmas -unungsari 799> .U " A3 .U "A 3 (B</U /usun /U! .U " A3 0A1A 0A1A .I@A, !! !B(/1 A< (B<// ! #.i%a,! m7$ 4 + 7 8 9 + 10 ;.>)*

"UAS

<=

/BSA

@I"A: A3 #km7$

!!

2 .A1I

3 7,5;

SB"A SBSB"

8.98*

;.758

A I/A

;,5>

;9

;9.789

7.85)

5.958

<1A A <

7,99

5.5>5

;.54+

).)+*

5,55

;7 ;9.5;+ 5 *.+74 7.58+ 7.;94

;.8>+

+ 8

SA0I -U<U ),7*

7.85>
22

<-SA 0I !B!A 5 I1 -U<1 U0 A2 4 A< 7,55 5 ).7>5 *7+ + ;.7)> >,>5 * + 545

5.4)+

;.5*+

.U "A3 799*

7*,*5

8;

8;.9 48 +>.* .45>

;7

7. +>9 ;.47* ;. 494

7*,*5

;; .794 ;;.794 +,+8 +,+9

89 89

4+ +>.759

7994

7*,*5

".2.

Keadaan %arana Kesehatan

23

.ika di proporsionalkan jumlah penduduk tahun 799> dengan jumlah sarana dan prasarana kesehatan yang ada, maka didapatkan hal-hal sebagai berikut& Standard /ep !es 0I perbandingan jumlah (uskesmas dengan jumlah penduduk adalah ; & )9.999. Saat ini (uskesmas -unungsari melayani 8;.948 ji%a, berarti satu (uskesmas -unungsari masih memenuhi persyaratan ratio ideal tersebut. Sedangkan perbandingan jumlah puskesmas pembantu #(ustu$ dengan jumlah penduduk bila mengacu pada Standart <asional dengan ratio ;& ;9.999, secara kuantitatif kebutuhan jumlah (ustu di %ilayah kerja (uskesmas -unungsari belum memadai, dengan ) buah (ustu. .umlah ini belum memadai karena masih banyak %ilayah-%ilayah yang masih dirasakan sulit dijangkau yang memerlukan sarana kesehatan. .ika dibandingkan dengan ratio, paling tidak jumlah pustu yang ideal yaitu 8 pustu #berarti kekurangan 7 buah pustu lagi$ di @ilayah !erja (uskesmas -unungsari, dengan mempertimbangkan kepadatan penduduk di %ilayah desa. (ondok (ersalinan /esa #(olindes$ dengan tenaga 'idan /esa adalah bentuk partisipasi masyarakat secara aktif dengan tujuan untuk membantu persalinan di desa, dengan harapan dapat mengambil alih peran dukun secara bertahap dengan pola pendampingan persalinan oleh dukun bayi, sehingga Angka !ematian 'ayi #A!'$ dapat ditekan seminimal mungkin. 'ila dibandingkan dengan jumlah desa yang ada, dengan asumsi ; (olindes untuk ; desa, maka kebutuhkan telah tercukupi. 1etapi tidak diikuti dengan kualitas sarana kesehatan yang memadai. (os (elayanan 1erpadu #(osyandu$ yang dibentuk masyarakat juga merupakan sarana yang kerap kali dimanfaatkan kesehatan untuk
24

mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini jumlah (osyandu di (uskesmas -unungsari adalah 88 buah tersebar pada tiap-tiap dusun atau "ingkungan. (engembangan (osyandu didasarkan atas jumlah sasaran yang dilayani, bila sasaran ada di tempat yang agak jauh dari posyandu induk maka dapat dibentuk posyandu satelit dengan dukungan dari masyarakat.

1abel 77 & ketenagaan (uskesmas -unungsari

25

".1.1

%arana .endidikan

26

/i%ilayah puskesmas gunungsari terdapat ;> S/, 5 1s, ; S U, + ".1.2 Pe#$ia!aan A, dan + (ondok pesantren.

I, 7 S"1(, 4

(embiayaan kegiatan di puskesmas -unungsari bersumber dari dana A('/ !abupaten, .amkesmas, Askes, (engembalian 0etribusi, A('/ (ropinsi dan A('<, berjumlah 0p. 559.4)5.>99,-. /ana .amkesmas berupa paket yang digunakan untuk membiayai kegiatan (elayanan /asar #termasuk obat-obatan$ dan rujukan. (elayanan !esehatan !ebidanan #bulin, bufas dan rujukan$, 0evitalisasi (osyandu, jasamedis dan manajemen. /ana dapat dirinci sebagai berikut. - .amkesmas - A('/ !abupaten - A('/ (ropinsi - A('< - Askes 0p. +>5.*;9.899 0p. 0p. 0p. 0p. +5.+)8.799 ;7.+99.999 ;7.878.999 )7.5>5.899 8>.*5>.499

- (engembalian 0etribusi 0p.

27

".2 Identi(ikasi Masalah ".2.1 U.a!a Kesehatan )aji$ ".2.1.1 Pr'gra# KIA+KB (rogram !esehatan Ibu dan Anak adalah suatu usaha dalam memberikan pelayanan kepada ibu dan anak secara teratur dan terus menerus. 1ujuan program ini adalah untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian bayi, anak dan ibu bersalin serta menurunkan tingkat kesuburun dan fertilitas. Sedangkan tujuan khusus dari program ini adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada ibu Antenatal <eonatus 2are #A<2$, Immunisasi 'ayi dan ibu hamil, !esejahteraan Ibu dan Anak #!IA$, (elayanan !eluarga 'erencana #!'$ serta meningkatkan pelayanan bayi dan anak balita #deteksi /ini 1umbuh !embang Anak$. Sasaran (rogram ini adalah ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi 9 -;; bulan anak balita ;7 F 59 bulan, dan ibu hamil beresiko tinggi. Sedangkan kegiatan yang dilakukan antara lain pemeriksaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi, balita, anak pra sekolah, penyuluhan gizi dan kesehatan , immunisasi bayi dan ibu hamil serta ibu bersalin #11$, serta pencatatan dan pelaporan. ".2.1.2 Pr'gra# &i?i 1ujuan program gizi adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya perbaikan gizi serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam

28

menolong dirinya melalui penyuluhan gizi. (okok-pokok program gizi yang dilaksanakkan di (uskesmas -unungsari adalah & a$ U(-! # Usaha (erbaikan -izi !eluarga $ Usaha (erbaikan -izi !eluarga adalah kegiatan masyarakat untuk melembagakan upaya peningkatan gizi dalam tiap keluarga di Indonesia. Usaha ini bersifat lintas sektor yang dilaksanakan oleh kesehatan, pertanian, '!!'<, 1oga,1oma (engerak (!!. 1ujuannya adalah agar terbina keadaan gizi seluruh anggota masyarakat, timbulnya partisipasi dan pemerataan kegiatan, ter%ujudnya prilaku yang mendukung perbaikan gizi seluruh anggota keluarga terutama gizi balita. Adapun kegiatan pokok U(-! yaitu A (enyuluhan gizi dan kesehatan, pelayanan gizi di posyandu, pemberian ( 1 , (emulihan bagi balita gizi buruk ataupun gizi kurang seta pemanfaatan pekarangan. Indikator-indikator yang dipergunakan untuk pemantauan %ilayah setempat # (@S $ -izi adalah sebagai berikut. ;$ /,S #(artisipasi asyarakat$ dan 1im

7$ <,/ # (encapaian (rogram$ )$ <,S #2akupan (rogram$ +$ !,S #"iputan (rogram$ b$ U(-I # Upaya (erbaikan -izi Institusi $

29

;$ /i @ilayah kerja puskesmas -unungsari memberikan pelayanan gizi di 0uang 0a%at Inap antara lain pemberian /iit pada pasien /iare, 3ypertensi, Ispa, Ibu <ifas, dan pelayanan -izi buruk yang di ra%at baik ra%at inap maupun ra%at jalan. 'agi pasien -izi buruk yang dilayani terutama dira%at jalan adalah pasien gizi buruk non klinis dalam arti pasien masih bisa dira%at jalan dengan pemberian konseling -izi. 7$ (emantauan Status -isi Anak Sekolah # (S--AS $ c$ Sistem !e%aspadaan (angan /an -izi # S!(- $ d$ (encegahan dan (enanggulangan -ondok Bndemik. 1ujuan program adalah menurunkan prevalensi dan mencegah timbulnya gondok, tetapi di %ilayah kerja (uskesmas -unungsari tidak memberikan kapsul :odium pada masyarakat, karena kecamatan gunungsari bukan merupakan %ilayah endemik -ondok. e$ (encegahan dan (enanggulangan Akibat !ekurangan Eitamin A. Sasaran dari pemberian Eitamin A dosis tinggi yaitu bayi umur 5 - ;; bulan # Eitamin ;99.999 UI %arna biru $, balita umur ;7 - 59 bulan %arna merah,799.999 Ui dan ibu nifas 7H 799.999 UI. f$ (enanggulangan Anemia -izi 'esi #1ablet Ce$. 1ujuan dari pemberian tablet Ce adalah untuk meningkatkan status gizi masyarakat dengan menurunkan prevalensi anemia gizi pada ibu hamil dan ibu nifas.
30

g$ (emantauan !asus -izi 'uruk -izi buruk merupakan keadaan kurang gizi atau !B( #!urang Bnergi (rotein$ yang dialami oleh balita. (emantauan -izi 'uruk yang dilakukan adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan balita . "angkah-langkah penjaringan kasus gizi buruk yamg dilakukan di (uskesmas -unungsari yaitu ada di dalam gedung dan di luar gedung. (enjaringan di luar gedung yaitu anak yang datang ke posyandu di timbang berat badannya kemudian hasilnya dicatat di ! S. !alau hasil penimbangan balita tersebut berada diba%ah -aris erah #'- $, maka anak tersebut %ajib diukur 1inggi 'adannya, kemudian ditapis lagi dengan '',11'. /ari indikator '',1' maka dapat dilihat status -izi anak jika& 3asil penentuan status gizi dengan '',1' anak ? -7 S/, anak tersebut termasuk gizi baik # <ormal $dan disertai tidak ada tanda-tanda klinis seperti gizi buruk # !"<& ,!, ! $.

3asil penentuan status gizi dengan '',1' anak I -) S/, anak tersebut termasuk menderita -izi 'uruk #!urus Sekali$ dan disertai tidak ada tanda-tanda klinis seperti gizi buruk #!"< & ,!, !$.

3asil penentuan status gizi dengan '',1' anak ? -7 S/, anak tersebut termasuk gizi baik dan disertai tidak ada tandatanda klinis seperti gizi buruk #!"< & h$ (engelolaan (-ASI . ,!, !$.

Adapun tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan gizi anak balita yang gizi kurang dan gizi buruk serta

31

mempertahankan status gizi anak balita gizi baik. (emberian F Asi (abrik # 'ubur bulan dan balita umur ;7 F 7+ bulan .

(-ASI dan 'iskuit pada bayi umur 5 F ;;

".2.1." Pr'gra# Pen7egahan dan Pe#$erantasan Pen!akit =P2P> dan I##unisasi. a$ (rogram 1' Suatu usaha untuk mencegah timbulnya penyakit 1' (aru dan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat 1' (aru. Sasaran ditujukan kepada masyarakat umum terutama yang memiliki '1A (ositif dengan kegiatan antara lain, penemuan penderita, pemeriksaan sputum, pengobatan penderita dan kunjungan rumah sehingga dapat menurunkan angka kematian dan penularan penyakit 1' (aru dengan cara memutus rantai penularan sehingga penyakit 1' (aru tidak lagi merupakan masalah kesehatan di Indonesia khususnya di !abupaten "ombok 'arat. b$ (rogram (7 alaria.

Suatu usaha untuk mencegah timbulnya penyakit malaria dan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat malaria. Sasaran ditujukan kepada masyarakat umum dengan kegiatan antara lain, penemuan penderita, pengobatan, A2/ dan (2/ #Aktif dan (asif 2ase /eteksion$, serta kunjungan rumah. Untuk pengobatan malaria klinis harus dilaksanakan pemeriksaan laboratorium. c$ (rogram (7 /iare

32

Suatu usaha untuk mencegah timbulnya penyakit diare dan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat diare. /engan sasaran penduduk dengan angka kematian tinggi, balita dengan usia produktif dan penduduk pedesaan yang berpenghasilan rendah. !egiatan yang dilakukan ditujukan kepada masyarakat umum dengan kegiatan antara lain penemuan penderita, pengobatan penderita serta kunjungan rumah serta pembentukan kader diare. d$ (rogram (7 !usta Suatu usaha untuk mencegah timbulnya penyakit kusta dan untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat kusta. !egiatan yang dilakukan ditujukan kepada masyarakat umum dengan kegiatan antara lain penemuan penderita, pengobatan penderita serta kunjungan rumah. e$ (rogram (7 /emam 'erdarah #/'/$. Suatu usaha untuk mencegah timbulnya penyakit demam berdarah dan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat demam berdarah. !egiatan dilakukan dengan cara penyuluhan penyakit demam berdarah, pembrantasan sarang nyamuk #(S<$, abatisasi, survey jentik, pelacakan kasus demam berdarah, fogging #penyemprotan$ nyamuk demam berdarah. f$ (rogram (7 IS(A Suatu usaha untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat IS(A. Sasaran ditujukan kepada masyarakat

33

umum dengan kegiatan antara lainA penemuan penderita melalui '( anak # 1'S$ khusus balita, pengobatan penderita serta kunjungan rumah dan pembentukan kader IS(A. g$ (rogram Immunisasi Suatu usaha pemberian kekebalan kepada seseorang agar orang tersebut kebal terhadap suatu penyakit. !egiatan ini bertujuan untuk memberikan kekebalan kepada sesorang terhadap penyakit secara individu, menurunkan angka kesakitan dan kematian dan mencegah penyakit 1'2, (olio, /ipteri, (ertusis, 2ampak dan 3epatitis. !egiatan ditujukan pada bayi, balita , anak usia sekolah, ibu hamil, ibu nifas dan (asangan Usia Subur.

".2.1./ Pr'gra# Kesehatan Lingkungan Usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada lingkungan untuk meningkatkan derajat kesehatan dalam kehidupan sehari-hari , dengan tujuan untuk me%ujudkan lingkungan pemukiman sehat menuju peningkatkatan kesehatan keluarga dan masyarakat. !egiatan yang dilakukan antara lain A penyehatan air, penyehatan pembuangan kotoran #jamban dan air limbah$, penyehatan perumahan dan lingkungan, penyehatan air buangan, penga%san tempat F tempat umum, penyehatan makanan dan minuman, pengamanan peredaran pestisida serta penga%asan dan pengendalian dampak sampah.

".2.1.2 Pr'#'si Kesehatan =Pr'#kes>

34

Upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan kondisi bagi perorangan,kelompok dan masyarakat untuk menerapkan cara hidup sehat. 'ertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat serta meningkatkan peran aktif masyarakat termasuk dunia usaha dalam upaya me%ujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Sasaran program ini adalah membudayakan (erilaku 3idup 'ersih dan Sehat #(3'S$, meningkatkan pengertian tentang penyakit, gaya hidup dan perilaku, meningkatkan kreatifitas dan peran serta generasi muda serta meningkatkan rasio pengeluaran pembiayaan kesehatan. !egiatan dilakukan dengan cara penyuluhan kelompok dan umum, peningkatan peran serta masyarakat melalui posyandu, pembinaan dan bimbingan tehnis, kerjasama lintas sektoral serta pembinaan dan pengembangan dana sehat.

".2.1.3 Pela!anan Kesehatan + Peng'$atan !egiatan yang dilakukan adalah melaksanakan tindakan pengobatan,pelayanan !esehatan di balai pengobatan (uskesmas, 0a%at Inap, (uskesmas (embantu, (olindes, (osyandu maupun pengobatan !eliling #(uskel$ yang diutamakan didaerah-daerah yang jauh dari sarana kesehatan, serta dilakukan upaya rujukan diagnostik, rujukan pengobatan,rehabilitatif dan rujukan lain-lain. /engan sasaran masyarakat baik didalam maupun didalam %ilayah kerja (uskesmas -unungsari.

35

Casilitas "aboratorium sederhana dengan ditunjang oleh 7 tenaga lab, jenis pemeriksaan sebagai berikut& (emeriksaan Spesimen /arah& "eucosit, "B/, /iffcount, alaria, -olongan /arah, dan Slide, (emeriksaan Urine seperti & (h, 0eduksi, (rotein, Sedimen Urine, 'ilirubin, (( 1est., Spesimen Caeces, dan (emeriksaan Sputum 1' ".2.2 U.a!a Kesehatan Penge#$angan ".2.2.1 Pr'gra# Usaha Kesehatan %ek'lah !egiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yang dijalankan di sekolah dengan melibatkan anak didik beserta lingkungannya. 'ertujuan untuk meningkatkan kebiasaan hidup sehat dan meningkatnya derajat kesehatan peserta didik , menurunkan angka kesakitan anak sekolah, meningkatkan kesehatan baik fisik maupun mental serta sosial. (eserta didik mempunyai pengertian, sikap dan ketrampilan dalam melaksanakan prinsip-prinsip hidup sehat serta ikut berpartisipasi dalam Usaha !esehatan Sekolah. eningkatkan pelayanan kesehatan terhadap anak sekolah serta meningkatkan daya tangkal dan daya hidup terhadap pengaruh buruk narkotika, alkohol, rokok, obat berbahaya lainnya. Sasaran ditujukan kepada seluruh sekolah 1aman !anak!anak, Sekolah dasar, I, Sekolah =lahraga dan kesehatan. ".2.2.2 Pr'gra# Kesehatan &igi Dan Mulut Upaya !esehatan gigi dasar yang ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat di %ilayah kerja (uskesmas -unungsari enengah, (endidikan Agama, (endidikan khusus #S"'$, anak didik serta -uru-guru

36

terutama kelompok masyarakat yang ra%an terhadap penyakit gigi dan mulut, dengan sasaran anak sekolah, kelompok ibu hamil dan masyarakat umum. !egiatan dilakukan dengan cara pembinaan atau pengembangan pelayanan pada kelompok ra%an, pelayanan medik gigi dasar serta pencatatan dan pelaporan. ".2.2." Kesehatan Mata Upaya pelayanan kesehatan mata dengan sasaran seluruh masyarakat yang dilakukan dengan cara pelayanan kesehatan mata di balai pengobatan, skrining operasi katarak, pemeriksaan mata pada anak sekolah di %ilayah kerja (uskesmas -unungsari.

".2.2./ Kesehatan Usia Lanjut =Usila> Upaya kesehatan dasar yang ditujukan kepada kelompok usia lanjut # Usila $ umur ? +8 tahun. !egiatan yang dilakukan adalah dengan cara pembinaan kelompok Usila, pelayanan kesehatan di puskesmas dan di posyandu khusus Usila.

".2.2.2 1a#inan Kesehatan Mas!arakat =1AMKE%MA%$ .amkesmas merupakan merupakan upaya pelayanan kesehatan dasar yang ditujukan kepada anggota kelompok masyarakat miskin dusun dimasing-masing desa di %ilayah kerja (uskesmas -unungsari. (rogram .amkesmas bekerja dalam pengelolaan kepesertaan dan pembayaran klaim pelayanan kesehatan yaitu 0a%at jalan, 0a%at Inap, "inakes dan 0ujukan. "." Pri'ritas Masalah @ Analisis Pen!e$a$ Masalah

37

".".1

Da(tar Masalah Kesehatan /ari Uraian identifikasi masalah dari tiap-tiap program di atas maka diperoleh masalah-masalah kesehatan yang dapat diangkat sebagai masalah adalah& ;. 7. ). 'alita '1' paru alaria

".".2

Matriks Pri'itas Masalah kesehatan 1abel 77 & 1eknik Scoring

!eterangan& ;9 untuk masalah yang besar dan ; untuk masalah ringan atau kecil !0I1B0IA !U U"A1IC . "3 /AC1A0 I (=01A<2: <= 1 0 ASA"A3 #I$ I H 1H 0 ( S /U S' (="I1IS '; #8,9 G$ 1' (A0U 7 #9,;G$ + * 4 * + )) * + ;985 ;9 * 5 + * )5 ;9 * 7**9

A"A0IA

);

4++

38

/ari tabel teknik skoring didapatkan hasil '-

adalah 7**9, 1'

paru berjumlah ;985 dan malaria 4++. /apat disimpulkan bah%a 'dengan jumlah tertinggi sebanyak 7**9 menjadi prioritas masalah yang dipilih.

"."."

Analisa Masalah

".".".1 P'h'n Masalah %TATU% &IAI

ASU(A< -IJI

I<CB!SI (B<:A!I1

!etersedian (angan 0umah 1angga

(erilaku,Asuhan Ibu /an Anak

(elayanan !esehatan

!emiskinan, (endidikan 0endah, !etersedian (angan, !esempatan !erja

!risis (olitik dan Bkonomi


39

' A " ".".".2 Kerangka K'nse. 3ubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap balita '- . I 1 A Tingkat .engetahuan (engertian '(enyebab '(encegahan '' -

Pemanfaatan posyandu Pemberian ASI eksklusif 40

Penyakit sekunder Pemberian makanan tambahan (MPASI) Pola asuh Jenis pekerjaan Didalam rumah Diluar rumah Tingkat pendapatan Rendah Cukup Pelayanan tenaga kesehatan Penyuluhan

Jajanan (Snack !hiki)

' A "
Jumlah anggota keluarga

I 1 A ' 41

Pengaruh lingkungan

"."."." Latar Belakang Masalah !esehatan merupakan salah satu hal yang penting dalam aspek kehidupan masyarakat. Sedangkan kecukupan asupan gizi akan meningkatkan derajat kesehatan sehingga mutu hidup dan produktifitas tenaga kerja meningkat. enurunnya daya kerja fisik

serta terganggunya perkembangan mental, angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada masyarakat khususnya angka kematian pada bayi dan anak-anak, adalah akibat langsung atau tidak langsung dari masalah gizi kurang. !urang gizi berpengaruh terhadap 8+G kasus kematian bayi dan balita di seluruh dunia #Pedoman Pengelolaan MP-ASI, Dinas ese!a"an P#o$insi %&B 2007$. (encapaian Indonesia Sehat 79;9 program pangan dan gizi memiliki tujuan yaitu meningkatkan ketersediaan pangan dengan jumlah yang cukup serta kualitas yang memadai dan tersedia sepanjang %aktu yaitu melalui peningkatan bahan pangan dan penganekaragaman meningkatkan memantapkan serta pengembangan konsumsi ditingkat pangan produksi pangan rumah olahan, untuk tangga, penganekaragaman ketahanan

meningkatkan pelayanan gizi untuk mencapai keadaan gizi yang baik dalam upaya perbaikan status gizi untuk mencapai hidup sehat #/epkes 0I, 799)$.

42

asalah

gizi

kurang

masih

tersebar

luas

di

negara

berkembang, termasuk di Indonesia. (enyuluhan gizi secara luas perlu digerakkan bagi masyarakat guna meningkatkan keadaan gizinya. !ecukupan gizi dan pangan merupakan salah satu faktor terpenting dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia. 3al ini merupakan kunci keberhasilan dalam pembangunan suatu bangsa #Almatsier, 799)$. 'eragam masalah kekurangan zat gizi yang sebagian mempunyai dampak yang sangat nyata terhadap timbulnya masalah gizi. Salah satu faktor penyebab keadaan ini terjadi karena bertambahnya jumlah penduduk di berbagai negara sedang berkembang yang cenderung meningkat terus, sedangkan jumlah produksi pangan belum mampu mengimbangi %alaupun diterapkan beragam teknologi mutakhir. /isamping faktor bertambahnya penduduk yang tidak diimbangi dengan penyediaan pangan yang memadai, masalah gizi timbul karena berbagai faktor yang saling berkaitan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya #Suhardjo, ;>>5$. Akibat kurang gizi terhadap proses tubuh tergantung pada zat gizi apa yang kurang. !ekurangan zat gizi secara umum #makanan kurang dalam kualitas dan kuantitas menyebabkan gangguan pada proses pertumbuhan, produksi tenaga, pertahanan tubuh, struktur dan fungsi otak dan perilaku anak yang mengalami kurang gizi tersebut #Almatsier, 799)$. asyarakat harus mengerti bah%a anak mereka membutuhkan makanan dengan cukup zat gizi demi masa depan mereka sehingga anak tersebut tidak terkena penyakit-penyakit yang berhubungan

43

dengan gizi. !elompok anak balita merupakan kelompok yang menunjukan pertumbuhan badan yang pesat. Anak balita merupakan kelompok umur yang paling sering menderita akibat kekurangan gizi #Sediaoetama, 7999$. !ondisi gizi salah di Indonesia yang terbanyak termasuk berat badan di ba%ah garis merah kebanyakan disebabkan oleh konsumsi pangan yang tidak mencukupi kebutuhan badan. !ondisi gizi salah terutama diderita oleh anak-anak yang sedang tumbuh dengan pesat yaitu kelompok balita #ba%ah lima tahun$ dimana prevalensinya pada anak balita masih tinggi K )9-+9G. !ebanyakan penyakit gizi ditandai dengan berat badan diba%ah garis merah pada masa bayi dan anak ditandai 7 sindrom yaitu k%ashiorkor dan marasmus #3ardjoprakoso, ;>*5$. enurut Suhardjo, #;>>5$ !lasifikasi keadaan berat badan balita di ba%ah garis merah yang paling sederhana dan umum dipakai adalah ukuran berat menurut umur yang kemudian dibandingkan terhadap ukuran baku, karena berat badan anak merupakan indikator yang baik bagi penentuan status gizinya. !hususnya untuk mereka yang berumur di ba%ah 8 tahun, dimana keadaan seperti ini disebabkan oleh faktor-faktor tertentu seperti & 1ingkat pendidikan ibu, 1ingkat ekonomi keluarga, "atar belakang sosial budaya keluarga dilihat dari pantangan makan, (aritas, !eadaan fisiologi. Sehingga faktor-faktor tersebut ikut menentukan besarnya presentase balita dengan berat badan di ba%ah garis merah. enurut /ep.!es #799+$ yang dikutip 'iro (usat Statistik tahun 799) sekitar 8 juta anak balita #74,8G$ yang kekurangan gizi, lebih kurang ),5 juta anak #;>,7G$ dalam tingkat gizi kurang, dan ;,8

44

juta anak gizi buruk #*,)G$.

eskipun jumlahnya relatif lebih sedikit,

kasus gizi buruk lebih cepat menarik perhatian media masa karena dapat dipotret dan kelihatan nyata penderitaan anak seperti& sakit, kurus, bengkak #busung$, dan lemah. ereka mudah dikenal dan dihitung karena diba%a ke rumah sakit. !eluarga dan masyarakat tidak dapat berbuat banyak bagi anak yang gizi buruk #%%%.bkkbn.go.id$. Ibu yang mempunyai anak balita dan dengan rutin menimbang berat badan anaknya di posyandu atau di klinik-klinik kesehatan anak setiap bulan, biasanya hasil timbangannya dicantumkan pada !artu enujuh Sehat #! S$, berat badan yang dicantumkan di ! S akan terlihat sesuai dengan pita %arna yang ada, sebagian berat badan balita ada yang berada pada pita %arna hijau dan juga kuning bahkan ada yang sebagian berada pada pita %arna merah atau tepatnya diba%ah garis merah. 'erat badan yang berada pada pita %arna hijau selalu saja dipersepsikan dengan gizi baik, sementara berat badan yang berada pada pita %arna kuning merupakan %arning #peringatan$ kepada ibunya agar lebih berhati-hati jangan sampai masuk pada berat badan diba%ah garis merah atau biasa disebut dengan '- . 'erat 'adan di 'a%ah -aris erah #'- $ bukan

menunjukkan keadaan gizi buruk tetapi sebagai B arningC untuk konfirmasi dan tindak lanjutnya tetapi tidak berlaku pada anak dengan berat badan a%alnya memang sudah diba%ah garis merah. 1erjadinya kera%anan gizi pada bayi tentunya disebabkan oleh berbagai faktor dan dapat memberikan dampak buruk bagi tumbuh kembang anak seperti menurunkan kecerdasan anak. Usia 9-7+ bulan merupakan periode emas, masa kritis dimana jika gizi terpenuhi maka pertumbuhan dan perkembangan anak

45

selanjutnya akan berjalan baik #LemasM$, namun jika gizi tidak terpenuhi, tumbuh kembang anak selanjutnya menjadi LkritisM. eskipun diberi gizi yang berlimpah pada usia di atas 7 tahun, tidak berdampak banyak pada perkembangan otak anak. Sebagaimana diketahui bah%a salah satu masalah gizi yang paling utama pada saat ini di Indonesia adalah kurang kalori dan protein #k%ashiorkor dan marasmus$. Sekitar )>.9*9 anak di <usa 1enggara 'arat #<1'$ masih menderita gizi buruk, sementara jumlah anak-anak yang berada di 'a%ah -aris erah #'- $ tercatat 4;5.);4 anusia #S/ $ anak, hal ini menjadi cerminan kualitas Sumber /aya peningkatan kualitas Sumber /aya

pada masa mendatang. /alam pembangunan suatu bangsa diperlukan anusia #S/ $ oleh karena itu masalah gizi harus diatasi sedini mungkin. enurut laporan bulanan (uskesmas -unungsari tentang penimbangan balita dari bulan .anuari F .uni tahun 79;9 di puskesmas -unungsari angka kejadian balita ''erdasarkan data yang didapat, kasus 'mencapai 8,7G. /an /esa pada usia *.8-8> bulan di Sesela memiliki angka kejadian paling tinggi dari pada desa yang lain. desa sesela berjumlah ;9> balita. /ari latar belakang tersebut diatas, maka kami peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingginya angka kejadian ''alita 1erhadap Angka !ejadian '.anuari-.uni 79;9. dalam satu penelitian dengan /i /usun !ebon Indah, /esa judul L 3ubungan 1ingkat (engetahuan Ibu 1entang Asupan -izi Sesela, !ecamatan -unungsari, !abupaten "ombok 'arat (ada 'ulan

46

"."."./ ,u#usan Masalah /alam penelitian ini, peneliti merumuskan permasalah sebagai berikut& ;. Apakah ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang asupan gizi balita terhadap angka kejadian 'alita 'pada bulan .anuari-.uni 79;9 N 7. 'agaimana hubungan antara pola asuh ibu pengetahuan tentang angka kejadian 'alita ''arat pada bulan .anuari-.uni 79;9 N ".".".2 Met'de Penelitian "."."./.1. Desain Penelitian .enis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode survei, %a%ancara, Ouestioner dan observasi langsung dengan penelitian deskriptif-analitik. /imana penelitian yang observasinya dilakukan terhadap variabel subjek menurut keadaan apa adanya. dan /alam penelitian ini akan yang mendeskripsikan menganalisis faktor-faktor dan tingkat di /usun !ebon di /usun !ebon Indah, /esa Sesela, !ecamatan -unungsari, !abupaten "ombok 'arat

Indah, /esa Sesela, !ecamatan -unungsari, !abupaten "ombok

melatarbelakangi masih tingginya angka kejadian balita '- . "."."./.2. Te#.at dan )aktu Penelitian (enelitian dilakukan di /usun !ebon Indah, /esa Sesela, !ecamatan -unungsari, !abupaten "ombok 'arat pada tanggal ;> .uli sampai 4 Agustus 79;9.

47

"."."./.". Identi(ikasi Daria$le Eariabel 'ebas& 1ingkat (engetahuan Ibu tentang asupan gizi 'alita. Eariabel 1erikat& 'alita dengan berat badan 'a%ah -aris erah #'- $ "."."././. De(inisi '.erasi'nal I'( 0esponden yang memiliki balita umur *.8-8> bulan. &ingka" )endidikan i'( (endidikan ibu dikelompokkan menjadi& (endidikan rendah #buta huruf$, (endidikan sedang #tamat S/, tamat S ($. (endidikan tinggi #tamat S U keatas$. Penge"a!(an i'( "en"ang )enge#"ian B*M 0esponden tahu tentang 'apabila menyebutkan bah%a 'alita yang ditimbang berat badannya kemudian pada ! S menunjukkan berat badan balita berada di ba%ah garis merah, dan sebagai L%arningM menuju gizi buruk. Penge"a!(an i'( "en"ang )en+e'a' B*M 0esponden tahu tentang penyebab 'menyebutkan& 'alita kurang ASI eksklusif 'alita kurang makanan bergizi apabila dapat

Penge"a!(an i'( "en"ang )en,ega!an B*M


48

0esponden tahu tentang pencegahan 'menyebutkan& 0ajin memberikan ASI eksklusif emberikan makanan yang bergizi

apabila dapat

Penge"a!(an i'( "en"ang )en"ingn+a mem'a-a 'ali"a ke )os+and( 0esponden tahu tentang pentingnya memba%a balita ke posyandu apabila menyebutkan& emperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan bagi anak balita dan ibu (ertumbuhan anak balita terpantau sehingga tidak menderita -izi !urang atau -izi buruk 'ayi dan anak balita mendapatkan !apsul Eitamin A emperoleh penyuluhan kesehatan yang berkaitan tentang kesehatan ibu dan anak Apabila terdapat kelainan pada anak balita, ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui dapat segera di ketahui dan di rujuk ke (uskesmas dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak balita.

Penge"a!(an i'( "en"ang )enge#"ian ASI ekskl(si. 0esponden tahu tentang ASI eksklusif apabila menyebutkan bah%a pemberian ASI sampai 5 bulan pertama tanpa pemberian makanan tambahan #bubur, pisang dll$.

Pema!aman i'( "en"ang man.aa" ASI ekskl(si. 0esponden dianggap tahu manfaat ASI eksklusif, bila dapat menyebutkan ASI eksklusif berguna untuk& eningkatkan daya tahan tubuh bayi.

49

eningkatkan pertumbuhan , perkembangan bayi enjalin kedekatan psikologis antara ibu dan bayi Bkonomis dan mudah Ibu disebut& a. (aham apabila mampu menyebutkan )-+ manfaat ASI eksklusif. b. 1idak paham apabila hanya dapat menyebutkan ; atau tidak sama sekali

Penge"a!(an i'( "en"ang )em'e#ian makanan "am'a!an ASI /MP-ASI0 0esponden dianggap tahu apabila dapat menyebutkan bah%a pemberian (-ASI setelah 5 bulan.

Penge"a!(an i'( "en"ang )em'e#ian makanan 'e#gi1i 0esponden dianggap tahu apabila dapat menyebutkan bah%a + sehat 8 sempurna #sepiring nasiKsepotong dagingKsayur secukupnyaKbuahKsusu$

Penge"a!(an i'( "en"ang )en,ega!an minimal di #(ma! 2ika 'ali"a mende#i"a dia#e 0esponden dianggap tahu apabila dapat menyebutkan& emberi oralit

3enis )eke#2aan i'( 1ingkat pekerjaan ibu yaitu kesibukan di dalam rumah ataupun di luar rumah, sehingga ibu tidak ada %aktu unuk memperhatikan tumbuh kembang balita dan pemberian makanan bergizi.

&ingka" )enda)a"an kel(a#ga /ikatakan rendah bila penghasilan I899.999,-,bulan. /ikatakan cukup bila penghasilan P 899.999,-,bulan.

50

Pen+(l(!an +ang dida)a" i'( da#i "enaga kese!a"an "en"ang 'ali"a B*M4 0esponden 'telah mendapatkan beberapa kali penyuluhan tentang pengertian, penyebab dan dampak dari oleh tenaga kesehatan, baik dari kunjungan penyuluhan, balai kesehatan, sepertiA posyandu, polindes, pustu, dll maupun kunjungan aktif dari ibu tersebut setelah melahirkan.

5ak"o# Lingk(ngan (n"(k mem'e#ikan MP-ASI )ada 'ali"a Saran keluarga atau kerabat, agar ibu memberikan (ASI pada balita baik pada saat setelah umur 5 bulan maupun sebelum umur 5 bulan, dalam pengertian ini lebih banyak menitikberatkan pada tingkat kepercayaan.

"."."./.2. P'.ulasi dan %a#.el %u$jek Penelitian (opulasi adalah sekelompok individu atau objek yang memiliki karakteristik yang sama #Saleh Samsubar, ;>>5$. (opulasi dalam penelitian ini adalah jumlah semua balita usia *.8-8> bulan di dusun !ebon Indah, /esa Sesela di %ilayah kerja puskesmas -unungsari pada bulan .anuari sampai dengan .uni 79;9 sebanyak )4 balita. "."."./.3. Istru#en Penelitian Untuk mengungkap data, peneliti mempersiapkan kuesioner. .umlah pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner berjumlah ;4 pertanyaan, yang kemudian kuesioner akan dija%ab oleh orang tua yang memiliki 'alita '- , dengan bimbingan peneliti. !uesioner tersebut memuat pertanyaan yang keseluruhannya %ajib dija%ab oleh orang tua balita ,

51

yang kemudian oleh peneliti dibuat kategori baik sekali, baik, kurang dan buruk.

".".".3 -ara kerja ".".".2.1. Teknik Penga#$ilan Data ".".".2.1.1. 0$serEasi langsung /ilakukan untuk mengetahui kondisi fisik 'alita yang 'dengan melakukan penimbangan serta mengukur tinggi badan 'alita tersebut. ).).).8.;.7. )a an7ara /ilakukan untuk mengetahui segala faktor terkait yang ingin diteliti yang diberikan kepada orang tua yang memiliki 'alita 'dalam penelitian ini . @a%ancara untuk tersebut dengan menggunakan kuesioner, yang dilakukan mengumpulkan data dalam bentuk angket. Angket yang digunakan merupakan angket terbimbing sebab peneliti memandu orang tua yang memiliki 'alita 'dalam menja%ab pertanyaan-

52

pertanyaan. (ertanyaan dalam koesioner merupakan pertanyaan campuran. ".".".2.1.". Analisa data Analisis data merupakan bagian dari suatu penelitian, di mana tujuan dari analisis data ini adalah agar diperoleh suatu kesimpulan masalah yang diteliti. /ata yang telah terkumpul akan diolah dan dianalisis dengan menggunakan program computer Adapun langkah-langkah pengolahan data meliputi& ;. Bditing yaitu pekerjaan memeriksa data yang masuk seperti memeriksa kelengkapan pengisian kuesioner, kejelasan ja%aban dan keseragaman suatu pengukuran. 7. !oding yaitu suatu kegiatan memberi tanda atau kode tertentu terhadap data yang telah diedit dengan tujuan mempermudah pembuatan tabel. ). Bntri yaitu suatu kegiatan memasukkan data yang telah ditetapkan. +. Analisis yaitu pengolahan data dengan menggunakan program komputer S(SS versi ;4.9 ".".".3. Hasil dan Analisi Masalah 1abel 7) & sebelum penyuluhan
53

Tingkat pengetahuanResponden Cumulative Frequency Valid baik ekali baik kuran# buruk $%tal &i in# 'y tem 1 " 24 9 "7 "9 76 Percent 1!" "!9 "1!6 11!8 48!7 51!" 100!0 Valid Percent 2!7 8!1 64!9 24!" 100!0 Percent 2!7 10!8 75!7 100!0

$%tal

/ari tabel di atas menunjukkan bah%a tingkat pengetahuan responden #ibu yang memiliki balita '- $, yang memiliki tingkat pengetahuan baik sekali sebanyak ; orang #7,4G$, berpengetahuan baik sebanyak ) orang #*,;G$, berpengetahuan kurang sebanyak 7+ orang #5+,>G$ dan yang berpengetahuan buruk sebanyak > orang #7+,G$. Adapun keadaan tersebut dapat digambarkan pada grafik sebagai berikut& -rafik 7 & tingkat pengetahuan responden

54

/ari tabel dapat disimpulkan bah%a presentasi baik sekali sebanyak 7.49G, baik sebanyak *.;9G, kurang sebanyak 5+.*5G, dan buruk sebanyak 7+.)7G

55

1abel 7+ & 3ubungan antara tingkat pengetahuan responden dengan berat badan balita ba%ah garis merah #'- $
Correlations $in#kat (en#eta)uan*e (%nden $in#kat (en#eta)uan*e (%nden Pear %n C%rrelati%n 'i#! /2-tailed0 1 +erat +adan +alita ,bu Pear %n C%rrelati%n 'i#! /2-tailed0 1 .! C%rrelati%n i i#ni2icant at t)e 0!05 level /2-tailed0! "7 -!"45. !0"7 "7 "7 1 +erat +adan +alita ,bu -!"45. !0"7 "7 1

/ari tabel korelasi antara nilai pengetahuan dengan berat badan balita 'di atas diperoleh nilai signifikansi sebesar 9,9)4, yang berarti kurang dari nilai derajat kesalahan sebesar 9,98 yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan responden dengan berat badan balita 'tahun 79;9 di /usun !ebon Indah, /esa Sesela. .ika dilihat dari tabel korelasi diatas, nilai korelasinya adalah negatif, yang artinya hubungan korelasi antara tingkat pengetahuan dan 'erat

56

'adan balita '-

adalah tidak searah. :aitu semakin rendah tingkat

pengetahuan responden maka semakin tinggi jumlah berat badan balita ba%ah garis merah #'- $ di /usun !ebon indah.

".".".4. Alternati( Pe#e7ahan Masalah 1abel 78 & Alternatif Solusi MA%ALAH PENFEBAB MA%ALAH ALTE,NATI; %0LU%I 1ingginya Angka !ejadian ':ang 0endah 7. Asupan makanan yang kurang bergizi #snack$ 7. !arena 1ingkat (engetahuan Ibu ;. (endapatan keluarga yang rendah ;. eningkatkan pendapatan keluarga dengan memberikan kursus usaha 01 eningkatkan asupan makanan ). 1ingkat pengetahuan ibu tentang 'rendah yang ). bergizi #kelas gizi$ eningkatkan pengetahuan ibu tentang 'dengan melakukan

57

+. !epercayaan #faktor lingkungan$ +.

penyuluhan engubah paradigma masyarakat tentang kepercayaan memberikan (ASI I 5 bulan

1abel 75 & (rioritas Solusi DA;TA, ALTE,NATI; E;EKTI;ITA% E;I%IEN%I P GM H I H D %0LU%I eningkatkan pendapatan ; keluarga dengan memberikan kursus usaha 01 7 eningkatkan asupan makanan bergizi #kelas gizi$ eningkatkan pengetahuan ) ibu tentang 'dengan 8 8 8 8 78 melakukan penyuluhan engubah paradigma + masyarakat tentang kepercayaan memberikan (-ASI I 5 bulan ) ) 7 + +.8 + + + ) 7;.) 7 7 ) 7 5 I E 2 -

N'

58

/ari tabel prioritas solusi didapatkan hasil untuk alternative solusi pertama yaitu meningkatkan pendapatan keluarga dengan memberikan kursus usaha 01 #0umah 1angga$ berjumlah 5, alternative solusi kedua yaitu meningkatkan asupan makanan bergizi #kelas gizi$ berjumlah 7;.), alternative solusi ketiga yaitu meningkatkan pengetahuan ibu tentang 'dengan melakukan penyuluhan berjumlah 78 dan alternative solusi (-ASI I 5 bulan berjumlah +.8. .adi dapat disimpulkan dengan keempat yaitu mengubah paradigm masyarakat tentang kepercayaan memberikan yang menjadi alternative solusi karena memiliki nilai tertinggi yaitu berjumlah 78 adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentan 'melakukan penyuluhan.

59

BAB ID BENTUK INTE,DEN%I /.1. Pr'gra# Kegiatan InterEensi Kesehatan /.1.1. Na#a Dan Te#a Kegiatan !egiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dimana penyuluhan ini bertemakan B%a!angilah Anak Dengan Me#$erikan Makanan %ehat Dan Bergi?iC.

/.1.2. Tujuan Kegiatan Untuk meningkatkan pengetahuan tentang 'alita 'agar tidak terjadi -izi 'uruk. sehingga dapat

memperbaiki pola asuh dan asupan gizi makanan pada 'alita '-

/.1.". Man(aat Kegiatan ;. 'agi masyarakat

60

eningkatkan pengetahuan masyarakat tentang 'orang tua terhadap balita 'kejadian 'di %ilayah kerja (uskesmas -unungsari.

dan pola asuh

yang nantinya akan mengurangi

7. 'agi puskesmas embantu penemuan kasus 'di %ilayah kerja puskesmas

-unungsari dan membantu mengurangi angka kejadian 'di%ilayah kerja (uskesmas -unungsari. ). 'agi mahasis%a enambah pengalaman dan %a%asan dalam mengaplikasikan ilmu yang telah di peroleh semasa kuliah.

/.1./. )aktu Dan Te#.at (enyuluhan ini akan dilaksanakan pada & 3ari,tanggal @aktu 1empat & !amis, 8 Agustus 79;9 & Q5.99 @I1A- selesai & /esa Sesele,/usun !ebon Indah

/.1.2. %asaran Sesuai dari data (uskesmas -unungsari kasus 'alita 'terbanyak

berada di /esa Sesele tepatnya di /usun !ebon Indah. Untuk itu sasaran kegiatan ini ditujukan kepada %arga di /usun !ebon Indah
61

dengan jumlah undangan sebanyak )4 orang. .adi total sasaran kegiatan penyuluhan ini sebesar )4 orang yang memiliki 'alita '- .

/.1.3. Pelaksanaan Kegiatan !egiatan ini di ba%ah bimbingan (uskesmas -unungsari Sedangkan persiapan teknis dilaksankan oleh mahasis%a !!" C! U<IJA0 dimanan susunan acara terlampir. etode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah sebagai berikut & a. Pe#utaran Eide' tentang da#.ak B&M $. Pen!uluhan tentang B&M (enyuluhan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang balita 'dan sasaran Ibu-ibu yang memiliki dan makanan + sehat balita '- , menggunakan po%er point dan lembar bolak balik ASI eksklusif. (o%er point membahas tentang '8 sempurna.

7. Menjelaskan 7'nt'h #akanan $ergi?i 2ontoh makanan bergizi dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang makanan bergizi, menggunakan alat peraga dan contoh masakan + sehat 8 sempurna yang terdiri atas nasi, telur puyuh, tempe R tahu, serta sayur sup. d. Me#$erikan #akanan $ergi?i

62

akanan bergizi yang diberikan adalah Susu S'iskuat bolu. /.1.4. Alat dan Bahan Pen!uluhan

yang

disesuaikan berdasarkan umur, 0oti marie, @afer tanggo dan

Adapun alat dan bahan yang kami gunakan untuk mengadakan penyuluhan ini adalah & (oster tentang 'alita ' "2/ dan "aptop (o%erpoint materi tentang Asupan -izi, akanan + sehat 8 sempurna dan pentingnya ASI ekslusif. Soal pre test dan post test

/.1.5. Esti#asi Bia!a 1otal biaya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan kegiatan ini sebesar 0p. ;.+)*.899 rincian anggaran dana terlampir.

63

/.2. Pelaksanaan dan Pe#$ahasan Kegiatan InterEensi Kesehatan /.2.1. Pelaksanaan InterEensi Kesehatan 1. Persia.an (ersiapan yang dilakukan sebelum pelaksanaan penyuluhan ini adalah mempersiapkan tempat, sarana dan prasarana demi kelangsungan penyuluhan ini. Untuk memperoleh sarana dan prasarana tersebut selain dengan usaha sendiri, kami juga mendapat banyak bantuan dari pihak puskesmas -unungsari dan juga dari kepala /usun !ebon Indah dan pendampig desa serta !ader yang telah membantu dalam hal mempersiapkan tempat dan peralatan yang dibutuhkan. 2. Pelaksanaan (elaksanaan penyuluhan tentang 'alita '(enyuluhan tersebut dilakukan oleh pemegang program I! dilakukan pada

hari !amis, 8 Agustus 79;9, pada pukul ;5.99 sampai selesai. ahasis%a !!" Universitas Islam-Al azhar dengan bimbingan pemegang program -izi dan dan program !esehatn "ingkungan serta bimbingan dari dosen pembimbing, yang dilaksanakan di /usun !ebon Indah, kepada para orang tua yang memiliki 'alita '- . Adapun susunan acara dari pelaksanaan kegiatan ini telah kami cantumkan dalam lampiran. /.2.2. M'nit'ring

64

/ari monitoring pelaksanaan kegiatan penyuluhan yang kami lakukan, secara umum masyarakat memperhatikan dengan seksama materi yang diberikan dan juga antusiasme masyarakat sangat besar dalam mengikuti kegiatan penyuluhan ini. 1erbukti dari sikap peserta yang berebut menja%ab pertanyaan yang kami ajukan sambil memberikan penyuluhan. Adapun pertanyaan yang kami ajukan adalah & ;. Apa penyebab 'N

7. Apa manfaat ASI eksklusif N ). Apa yang termaksud dalam makanan + sehat 8 sempurna N +. Apa manfaat buah dan sayuranN Untuk peserta yang dapat menja%ab dengan benar kami memberikan penghargaan dengan memberikan beberapa hadiah seperti cerek, rantang, manngkok dan hadiah lainnya 3al ini juga tidak luput karena peran serta !epala /usun, (endamping /esa serta para !ader yang sangat jalannya acara penyuluhan ini. 'eberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah saat pelaksanaan pre test dan post test, kebanyakan masyarakat sekitar tidak bisa baca tulis dan berbahasa indonesia. <amun kami bisa mengatasi kesulitan tersebut karena mendapat bantuan dari !epala /usun, (endamping /esa serta kader untuk membantu menjelaskan kepada peserta penyuluhan tentang maksud dari pertanyaan yang diajukan sehingga peserta dapat menja%ab pertanyaan tersebut. membantu

65

/.2.".

Pe#$ahasan !egiatan penyuluhan yang kami lakukan di /usun !ebon Indah, bertema 6sa+angila! anak dengan mem'e#ikan makanan se!a" dan 'e#gi1i78 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang 'yang merupakan sebuah kasus yang dapat berlanjut menjadi kasus gizi buruk dan dapat memberikan dampak buruk terhadap tumbuh kembang anak. Untuk mencapai tujuan tersebut, kami memberikan materi penyuluhan yang berbeda-beda yang disampaikan oleh ) orang penyuluh dari kelompok kami. Pen!uluh .erta#a dengan #enggunakan .' er .'int

#e#$erikan #ateri se$agai $erikut * ;. /efinisi ''alita dengan '#'a%ah -aris erah$ adalah balita

dengan berat badan menurut umur #'',U$ berada diba%ah garis merah pada ! S. 'alita dengan 'ini adalah indikator untuk memantau status pertumbuhan balita dengan pola pertumbuhan normal, yaitu anak sehat adalah bertambah umur bertambah berat badan, namun jika anak berada pada 'maka diperlukan tindakan ke%aspadaan L%arningM agar anak tidak mengalami menderita gangguan pertumbuhan dan penyakit infeksi serta perhatian pada pola asuh agar lebih ditingkatkan #http&,,%%%.mdgspolman.org,799>,9>,definisi-dan-konseppresentasi-balita-dengan-bgm,$. 7. (enyebab ' Asu.an gi?i !ang kurang* ;. 1idak di berikan asi eksklusif
66

7. !urang makanan bergizi P'la Asuh+Perilaku I$u Dan Anak Fang Kurang Baik =7'nt'hn!a #engk'nsu#si jajanan atau sna7k> Terserang Pen!akit In(eksi ). Da#.ak B&M. 'isa menjadi gizi buruk #marasmus, k%arsiokor$ 0entan terhadap penyakit karena daya tahan tubuh berkurang. 1umbuh kembang anak kurang baik 1ingkat kecerdasan anak kurang !ematian

+. (encegahan ' 0ajin memberikan ASI eksklusif 0ajin menimbang balita ke posyandu emberikan makanan yang bergizi #+ sehat 8 sempurna$ pola asuh yang baik #kurangi snack anak$

Pen!uluh kedua dengan #enggunakan le#$ar $'lak $alik #e#$erikan #ateri se$agai $erikut * ;. /efinisi ASI ekslusif

67

ASI eksklusif adalah perilaku dimana hanya memberikan Air Susu Ibu #ASI$ saja kepada bayi sampai umur 5 bulan tanpa makanan tambahan # (- ASI$ dan ataupun minuman lain kecuali sirup obat #/epkes 0I ;>>4$ 7. anfaat ASI ekslusif a. anfaat untuk Ibu & elindungi kesehatan Ibu #mengurangi perdarahan post partum, mengurangi terjadinya anemia, mengurangi kemungkinan terjadinya kanker payudara$ 3ubungan psikologis #psikis dan emosional$ yang lebih erat antara ibu dan bayi. /engan menyusui maka kesuburan Ibu menjadi berkurang untuk beberapa bulan #!' alamiah$ engecilkan rahim karena dengan menyusui rahim ibu akan berkontraksi yang dapat menyebabkan pengembalian ke ukuran semula. b. 1ubuh lebih cepat kembali ke bentuk semula melahirkan "ebih ekonomis 1idak merepotkan dan menghemat %aktu emberikan kepuasan bagi ibu anfaat untuk 'ayi & 'anyak manfaat dari ASI, khususnya ASI eksklusif yang dapat diperoleh bayi&

68

b. ASI sebagai nutrisi ASI merupakan sumber gizi yag sangat ideal dengan komposisi yang seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. /engan tata laksana menyusui yang benar, ASI sebagai makanan tunggal akan cukup memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi normal sampai dengan 5 bulan. c. ASI meningkatkan daya tahan tubuh bayi ASI berisi cairan yang mengandung zat kekebalan tubuh yang akan melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi parasit, bakteri, virus, maupun jamur. d. ASI eksklusif meningkatkan kecerdasan bayi e. ASI eksklusif meningkatkan jalinan kasih sayang 'ayi yang berada dalam dekapan ibu ketika menyusui akan merasakan lebih kasih sayang dari ibu. 'ayi akan merasa aman dan tentram, terutama ketika menyusui bayi mendengar detak jantung ibu yang sudah sehari-hari didengar ketika dalam kandungan. ). !ebutuhan ASI bayi 0ata-rata bayi memerlukan ;89 ml susu per kilogram '' perhari, sehingga bayi dengan '' ),8 !g memerlukan 878 ml sehari, bayi 8 !g memerlukan 489 ml, dan bayi 4 !g memerlukan ; " per hari. Apabila bayi mengikuti garis pertumbuhan normalnya selama 5 bulan pertama maka kebutuhan susu ;8 " #Savage, ;>>;&)9$. +. "ama enyusui

69

Ibu selalu dinasehati untuk menyusui selama )-8 menit dihari-hari pertama dan 8F;9 menit dihari-hari selanjutnya. <amun demikian, pengisapan oleh bayi biasanya berlangsung lebih lama antara ;8F78 menit #@inarno C.-, ;>>9&4*$. 8. %aktu pemberian (-ASI.

akanan pendamping ASI merupakan makanan tambahan yang diberikan pada bayi setelah bayi berusia +-5 bulan sampai bayi berusia 7+ bulan. Selain (-ASI, ASI pun harus tetap diberikan kepada bayi, paling (-ASI merupakan makanan tambahan bagi bayi, tidak sampai usia 7+ bulan. .adi

makanan ini harus menjadi pelengkap dan dapat memenuhi kebutuhan bayi. (-ASI berguna untuk menutupi kekurangan zat zat gizi yang (terkandung didalam ASI. /engan demikian, cukup jelas bah%a peranan ASI #/iah !risnatuti, 0irin :enrina, 7999&;+$. %edangkan .en!uluh ketiga #e#$erikan #ateri #enggunakan .' er .'int tentang #akanan / sehat 2 se#.urna dengan #ateri se$agai $erikut * ;. !omponen makanan + sehat 8 sempurna dan fungsinya & Bmpat Sehat "ima Sempurna adalah terdiri dari berbagai unsur makanan yang biasa dimakan orang setiap hari, yaitu & akanan (okok akanan utama berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk dapat mampu malakukan aktifitas sehari-hari. 2ontohnya seperti nasi, jagung, oat, kentang, gandum , tepung terigu, serta umbi-umbian lainnya. "auk-(auk

ASI bukan sebagai pengganti ASI tetapi untuk melengkapi atau mendampingi

70

"auk pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh. dan lain-lain. Sayur- ayur Sayur-sayuran pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. 2ontoh & !angkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu siam, dan lain sebagainya. 'uah irip dengan sayur mayur, buah-buahan pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. 2ontohnya yakni apel, manggis, markisa, kesemek, salak pondoh, duren, dan lain sebagainya. Susu Susu sebagai pelengkap di mana tidak ada ke%ajiban atau keharusan kita untuk mengkonsumsi atau meminumnya. <amun tidak ada salahnya jika kita minum susu setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik bagi tubuh kita. /.2./. EEaluasi Bvaluasi yang diberikan setelah dilakukan penyuluhan pada orang tua yang memiliki 'alita 'berupa pre test dan post test, sehingga dari hasil tersebut dapat diketahui apakah peserta sudah mengerti dan memahami tentang materi yang disampaikan. Selain itu, evaluasi keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasnya peserta saat isalnya yaitu tempe, tahu, telur, daging, ikan,

71

sesi diskusi untuk bertanya. 3al ini menunjukkan keingin tahuan dan untuk merubah pola asuh sangat besar dan antusias peserta dapat di lihat saat sesi untuk menja%ab pertanyaan dengan pembagian hadiah. 'anyak peserta yang ingin menja%ab pertanyaan dan kebanyakan ja%aban yang diutarakan sesuai dengan harapan dan sesuai dengan materi yang disampaikan saat penyuluhan. Sedangkan indikator atau tolak ukur keberhasilan penyuluhan yang diberikan adalah bertambahnya pengetahuan peserta tentang 'alita 'dan pola asuh yang baik yang nantinya akan direalisasikan dan diterapkan langsung dalam kehidupan sahari-hari. /ari hasil pre test didapatkan sebanyak ; orang yang memiliki pengetahuan baik sekali, ) orang berpengetahuan baik, 7+ orang berpengetahuan kurang, sedangkan sebanyak > orang berpengetahuan buruk. /an post test yang dilakukan setelah penyuluhan, hampir semua responden masuk dalam pengetahuan baik. Sebanyak ;9 orang berpengetahuan baik sekali, 79 orang berpengetahuan baik dan 4 orang berpengetahuan kurang. /ari hasil tersebut dapat diketahui bah%a penyuluhan yang dilakukan telah berhasil meningkatkan pengetahuan para orang tua yang memiliki balita 'diba%ah ini& 1abel 74 . (erbandingan hasil pre test dan post test !riteria (re 1est .umlah 'aik sekali ; (ersentase 7,4 G (ost 1est .umlah ;9 (ersentase 74,9G sesuai dengan hasil yang diharapkan. Adapun hasilnya dapat dilihat dari tabel dan grafik

72

'aik !urang 'uruk 1otal

) 7+ > )4

*,; G 5+,> G 7+,)G ;99G

79 4 )4

8+,;G ;*,>G ;99G

-rafik + & hasil pre test

-rafik 8 & hasil post test

73

BAB D PENUTUP 2.1. Kesi#.ulan 'erdasarkan data yang telah diperoleh, maka dapat disimpulkan bah%a & ;. Bnam program upaya kesehatan %ajib yang ada di (uskesmas -unungsari yaitu !IA, -izi, (7( dan Imunisasi, !esling, (romkes, (elayanan !esehatan atau pengobatan. /an lima program Upaya !esehatan (engembangan yaitu U!S, !esehatan -igi dan !esehatan Usia "anjut, .A !BS AS. ulut, !esehatan ata,

74

7. (rioritas adalah &

asalah kesehatan yang ditemukan di (uskesmas -unungsari

a. 'alita 'b. 1' paru c. alaria

#'a%ah -aris

erah$

/ari ketiga masalah tersebut, prioritas masalah yang kami ambil adalah masalaha '- . /ari pengambilan data primer atau penelitian yang kami lakukan dalam bentuk kuesioner didapatkan bah%a tingkat pengetahuan ibu tentang asupan gizi balita berpengaruh terhadap tingginya angka kejadian balita '- . ). 3asil intervensi 'erdasarkan hasil post test didapatkan hasil yang memuaskan. /ari )4 responden 74,97G baik sekali, 8+,98G baik, ;*,>;G kurang dan tidak didapatkan hasil yang buruk, maka .terjadi peningkatan pengetahuan dibandingkan hasil pre test. 3al ini menunjukkan bah%a penyuluhan yang kami lakukan mampu meningkatkan pengetahuan tentang balita yang nantinya kami harapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pola asuh orang tua yang baik agar terhindar dari '- . 2.1. 1. %aran Bagi Puskes#as 3endaknya lebih sering melakukan penyuluhan tentang gizi khususnya pada kasus balita 'ke dusun-dusun untuk mengantisipasi terjadinya kasus gizi buruk di %ilayah kerja (uskesmas

75

-unungsari, semoga laporan hasil kegiatan kami dapat membantu meningkatkan kinerja (uskesmas -unungsari 2. Bagi .e#erintah 3endaknya memperbaiki perekonomian dalam ketersediaan pangan untuk mencegah tingginya angka kejadian 'alita '". Bagi Mas!arakat 3endaknya masyarakat, khususnya orang tua untuk

memperhatikan pola asuh dan asupan gizi balita dengan memberikan makanan + sehat 8 sempuirna serta mengurangi pemberian snack yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

76