Anda di halaman 1dari 3

BAB III KERANGKA KONSEPTUAL A.

Dasar Pemikiran Variabel yang Diteliti Penyebab terjadinya ketuban pecah dini pada ibu mempunyai dimensi multifaktorial diantaranya serviks inkompeten, ketegangan rahim yang berlebihan, kehamilan ganda (gamelli), hidraamnion, fisiologi selaput ketuban yang abnormal dan faktor predisposisi yang dianggap berperan adalah paritas, umur ibu, jarak kehamilan dan status gizi. Sesuai dengan tujuan penelitian yang membatasi pada faktor paritas dan umur ibu pada ketuban pecah dini untuk mempermudah pemahaman dan melihat ketekaitan faktor tersebut, berikut ini diuraikan sebagai berikut : 1. Paritas Indeks kehamilan resiko tinggi adalah paritas >3. Multipara merupakan salah satu faktor predisposisi pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya karena kehamilan yang terlalu sering akan mempengaruhi embriogenesis sehingga selaput ketuban pecah sebelum waktunya. 2. Umur ibu Usia reproduksi yang normal pada umur 20 35 tahun, karena pada usia tersebut organ reproduksi sudah berfungsi secara optimal. Jika seorang wanita hamil pada umur < 20 tahun, dianggap sebagai kehamilan risiko tinggi karena alat reproduksi belum siap untuk hamil sehingga mempengaruhi pembentukan selaput ketuban menjadi abnormal. Sedangkan pada usia > 35 tahun terjadi penurunan kemampuan organ-organ reproduksi yang berpengaruh pada proses embriogenesis sehingga selaput ketuban lebih tipis yang memudahkan untuk pecah sebelum waktunya.

A. Bagan Kerangka Konsep Bagan kerangka konsep penelitian

Paritas

Keterangan :

= variabel yang ditelit = variabel independen = variabel dependen

Ketuban Pecah Dini Umur Ibu

B. Definisi Operasional dan Kriteria Obyektif 1. Ketuban Pecah Dini a. Definisi Operasional

Ketuban pecah dini adalah peristiwa pecahnya selaput ketuban sebelum permulaan persalinan tanpa memandang umur kehamilan preterm atau aterm yang dialami oleh ibu yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar Januari Desember 2011. b. Kriteria Objektif 1) Ya : jika selaput ketuban pecah sebelum permulaan persalinan tanpa

memandang kehamilan preterm atau aterm. 2) Tidak: jika selaput ketuban pecah setelah Permulaan persalinan. 2. Paritas a. Definisi Operasional Paritas adalah jumlah kehamilan yang diakhiri dengan kelahiran janin yang memenuhi syarat untuk melangsungkan kehidupan. b. Kriteria Objektif 1) Risiko rendah 2) Risiko tinggi 3. Umur a. Definisi Operasional Umur adalah usia yang dimulai dari saat kelahiran seseorang sampai dengan waktu penghitungan usia. b. Kriteria Objektif 1) 2) Risiko rendah untuk ibu umur 20 35 tahun Risiko tinggi untuk umur ibu < 20 dan > 35 tahun : jika paritas ibu 1 3 orang : jika paritas ibu > 3 orang