Anda di halaman 1dari 8

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA PEMULA Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa mampu membuat asuhan keperawatan keluarga sesuai

dengan masalah kesehatan yang terjadi pada keluarga pemula. Tujuan Instruksional khusus : Mahasiswa mampu : 1. Menyebutkan definisi keluarga pemula. 2. Menjelaskan tugas-tugas perkembangan keluarga pemula. 3. Menjelaskan masalah-masalah kesehatan yang terjadi pada keluarga pemula. 4. Mengidentifikasi diagnosa keperawatan keluarga yang mungkin muncul pada keluarga pemula. . Membuat dokumentasi asuhan keperawatan pada keluarga pemula. !. Menjelaskan peran perawat pada keluarga pemula.

"erkawinan dari sepasang insan menandai bermulanya sebuah keluarga baru # keluarga yang menikah atau prokreasi dan perpindahan dari keluarga asal atau status lajang ke hubungan baru yang intim. $ahap perkawinan atau pasangan menikah saat ini berlangsung lebih lambat. Misalnya% menurut data sensus &merika 'erikat tahun 1() % * persen pria dan * persen wanita &merika 'erikat masih belum menikah pada usia 21 tahun% ini merupakan suatu pergeseran yang berarti dari masing dalam tahun 1(*+. A Tu!as"Tu!as P#rk#m$an!an K#luar!a Menciptakan sebuah perkawinan yang saling memuaskan% menghubungkan jaringan persaudaraan secara harmonis% dan keluarga berencana merupakan tiga tugas perkembangan yang penting dalam masa ini ,$abel !-4-. persen dan 3! persen masing-

% M#m$an!un P#rka&inan 'an! Salin! M#muaskan .etika dua orang diikat dalam ikatan perkawinan% perhatian awal mereka adalah menyiapkan suatu kehidupan bersama yang baru. 'umber-sumber dari dua orang digabungkan% peran-peran mereka berubah% dan fungsi-fungsi barupun diterima. /elajar hidup bersama sambil memenuhi kebutuhan kepribadian yang mendasar merupakan sebuah tugas perkembangan yang penting. "asangan harus saling menyesuaikan diri terhadap banyak hal kecil yang bersifat rutinitas. Misalnya mereka harus mengembangkan rutinitas untuk makan% tidur% bangun pagi% membersihkan rumah% menggunakan kamar mandi bergantian% mencari rekreasi dan pergi ke tempat-tempat yang menyenangkan bagi mereka berdua. 0alam proses saling menyesuaikan diri ini% terbentuk satu kumpulan transaksi berpola dan lalu dipelihara oleh pasangan tersebut% dengan setiap pasangan memicu dan memantau tingkah laku pasangannya. Ta$#l % Taha( P#rtama Siklus K#hi)u(an K#luar!a Inti )#n!an Dua *ran! Tua+ )an Tu!as"Tu!as P#rk#m$an!an 'an! $#rsamaan $ahap 'iklus .ehidupan .eluarga .eluarga "emula $ugas-$ugas "erkembangan .eluarga 1. Membangun perkawinan yang saling memuaskan. 2. Menghubungkan 3. .eluarga tentang berencana kedudukan jaringan ,keputusan sebagai persaudaraan secara harmonis.

orangtua0iadaptasi dari 1arter dan Mc2oldrick ,1())-% 0u3all dan Miller ,1() .eberhasilan dalam mengembangkan hubungan tergantung pada saling

menyesuaikan diri yang baru saja dibicarakan% dan tergantung kepada komplementaritas atau kecocokkan bersama dari kebutuhan dan minat pasangan. 'ama pentingnya bahwa perbedaan-perbedaan indi3idu perlu diketahui. 0alam hubungan yang sehat% perbedaanperbedaan dipandang untuk memperkaya hubungan perkawinan. "encapaian hubungan perkawinan yang memuaskan tergantung pada pengembangan cara-cara yang memuaskan untuk menangani 4perbedaan-perbedaan tersebut5 ,'atir% 1()3- dan konflik-konflik. 1ara 2

yang sehat untuk memecahkan masalah adalah berhubungan dengan kemampuan pasangan untuk bersikap empati 6 saling mendukung% dan mampu berkomunikasi secara terbuka dan sopan ,7aush et al% 1(!(- dan melakukan pendekatan terhadap konflik atas rasa saling hormat menghormati ,8ackson dan 9ederer% 1(!(-. Malahan% sejauhmana kesuksesan mengembangkan hubungan perkawinan tergantung pada bagaimana masing-masing pasangan dibedakan atau dipisahkan dari keluarga asal masing-masing ,tugas perkembangan sebelumnya-. :rang dewasa harus pisah dengan orangtuanya dalam upaya untuk membentuk identitas dirinya sendiri dan hubungan intim yang sehat. Mc2oldrick ,1())- memberikan sebuah deskripsi yang amat bagus tentang proses ini dan masalah-masalah psikososial selama masa ini. /anyak pasangan mengalami masalah-masalah penyesuaian seksual% serikali disebabkan oleh ketidaktahuan dan informasi yang salah yang mengakibatkan kekecewaan dan harapan-harapan yang tidak realistis. Malahan% banyak pasangan yang membawa kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan yang tidak terpenuhi kedalam hubungan mereka% dan hal-hal ini dapat mempengaruhi hubungan seksual secara merugikan. ,2oldenberg dan 2oldenberg% 1() -. , M#n!hu$un!kan -arin!an P#rsau)araan s#.ara Harmonis. "erubahan peran dasar terjadi dalam perkawinan pertama dari sebuah pasangan% karena mereka pindah dari rumah orangtua mereka ke rumah mereka yang baru. /ersamaan dengan itu% mereka menjadi anggota dari tiga keluarga% yaitu : menjadi anggota keluarga dari keluarga mereka sendiri yang baru saja terbentuk. "asangan tersebut menghadapi tugas-tugas memisahkan diri dari keluarga asal mereka dan mengupayakan berbagai hubungan dengan orangtua mereka% sanak saudara dan dengan ipar-ipar mereka% karena loyalitas utama mereka harus diubah untuk kepentingan hubungan perkawinan mereka. /agi pasangat tersebut% hal ini menuntut pembentukan hubungan baru dengan setiap orangtua masing-masing% yaitu hubungan yang tidak hanya memungkinkan dukungan dan kenikmatan satu sama lain% tapi juga otonomi yang

melindungi pasangan baru tersebut dari campur tangan pihak luar yang mungkin dapat merusak bahtera perkawinan yang bahagia. / K#luar!a 0#r#n.ana. &pakah ini memiliki anak atau tidak dan penentuan waktu untuk hamil merupakan suatu keputusan keluarga yang sangat penting. 9ittlefield ,1(**- menekankan pentingnya pertimbangan semua rencana kehamilan keluarga ketika seseorang bekerja di bidang perawatan maternitas. $ipe perawatan kesehatan yang didapat keluarga sebagai sebuah unit selama masa prenatal sangat mempengaruhi kemampuan keluarga mengatasi perubahan-perubahan yang luar biasa dengan efektif setelah kehamilan bayi. 0 Masalah"Masalah K#s#hatan. Masalah-masalah utama adalah penyesuaian seksual dan peran perkawinan% penyuluhan dan konseling keluarga berencana% penyuluhan dan konseling pranatal% dan komunikasi. .onseling semakin perlu diberikan sebelum perkawinan. .urangnya informasi sering mengakibatkan masalah-masalah seksual dan emosional% ketakutan% rasa bersalah% kehamilan yang tidak direncanakan% dan penyakit-penyakit kelamin baik sebelum maupun sesudah perkawinan. .ejadian-kejadian yang tidak menyenangkan ini menghambat pasangan tersebut merencanakan kehidupan mereka dan memulai hubungan dengan dasar yang mantap. .onsep-konsep perkawinan tradisional sedang ditantang oleh hubungan cinta% perkawinan berdasarkan hukum adat% dan perkawinan homoseks. :rang yang memasuki perkawinan tanpa pernikahan memerlukan banyak konseling dari tugas perawatan kesehatan untuk mendapatkan bantuan. 0alam hal ini% perawat keluarga terperangkap diantara dua 4keluarga5% keluarga orientasi dan keluarga perkawinan. 0alam situasi semacam itu% para profesional kesehatan keluarga tidak perlu membuat penilaianpenilaian yang bermanfaat tetapi mencoba membantu setiap kelompok dari kedua kelompok tersebut agar mereka dapat memahami diri mereka sendiri dan saling memahami satu sama lain ,;illiams dan 9eaman% 1(*3-.

1 K#luar!a 0#r#n.ana. .arena .eluarga /erencana merupakan tanggungjawab utama dari perawat yang bekerja dengan keluarga% maka bidang ini perlu dibahas lebih mendalam. .eluarga berencana yang kurang diinformasikan dan kurang efektif mempengaruhi kesehatan keluarga dalam banyak cara : mobiditas dan moralitas ibu-anak 6 menelatarkan anak 6 sehat sakit orangtua 6 masalah-masalah perkembangan anak% termasuk inteligensia kemampuan belajar dan perselisihan dalam perkawinan. "embentukan keluarga dengan sengaja dan terinformasi meliputi membuat keputusan sendiri tentang kapan dan<atau apakah ingin mempunyai anak% terlepas dari pertimbangan kesehatan keluarga. 8umlah kelahiran di &merika 'erikat sedang menanjak% dalam tahun 1(* mengalami penurunan dan terus mengalami kenaikan setelah itu hingga tahun 1((+% seperti yang diproyeksikan dalam tahun 1()4 hingga 1((+ (Family Service America, 1984). Meningkatnya kehamilan remaja yang sangat besar% khususnya diantara wanita kulit hitam yang belum menikah dan terutama dipandang sebagai masalah karena kerentanan dan kurangnya sumber-sumber pada kelompok remaja yang malang ini ,1hilman% 1())-. .ehamilan penyebab utama remaja wanita keluar dari sekolah dan juga penyebab sering terjadinya perkawinan prematur. 0alam perkawinan% kehamilan awal ,sebelum dua tahun- mengurangi penyesuaian perkawinan. 'emua ini merupakan faktorfaktor kesehatan mental yang penting bagi orangtua dan anak-anak ,1ohn dan 9ierberman% 1(*4-. .esehatan fisik ibu dan anak merupakan masalah utama yang didokumentasikan dalam penelitian kebidanan dan perinatal. 8arak kelahiran antara 2 dan 4 tahun dan usia ibu 2+ tahunan merupakan faktor-faktor yang menguntungkan dalam mengurangi mortalitas dan mobiditas ibu dan bayi. 8umlah keluarga yang optimal% jarak dan waktu kelahiran mengurangi mortalitas bayi ,1ohn dan 9ieberman% 1(*4-. &ngka kehamilan berencana semakin meningkat% karena banyak wanita dan pasangan menggunakan alat kontrasepsi. =mpat puluh lima negara bagian% dan juga 0istrik 1olumbia telah membuat undang-undang yang membolehkan gadis-gadis remaja

berusia di bawah 1) tahun mendapatkan kontrasepsi tanpa ijin dari orangtua. >amun sebagian besar remaja dan wanita dewasa muda yang aktif secara seksual tidak mendapat pelayanan keluarga berencana ,1hilman% 1())-. "erbedaan antara kelompok miskin dan kaya dalam menggunakan alat kontrasepsi yang efektif berhubungan dengan aksesibilitas pelayanan ,Manisoff% 1(**- dan ketidaktahuan tentang kehamilan dan kontrasepsi dikalangan remaja ,;eatherley dan 1artoof% 1())-. ?aktor-faktor agama dan sosiopolitik menjadi pengengah untuk mengurangi hak-hak reproduktif wanita dan pasangannya. 'eperti diawal tahun 1((+-an% karena menentang hak untuk melakukan aborsi secara legal maka perjuangan mempertahankan pelayanan saat ini agar tetap tersedia merupakan masalah yang sedang berkembang. "endanaan masyarakat dari pemerintah untuk keluarga berencana% khususnya untuk aborsi telah dipotong% dan pelayanan terbatas pada kaum miskin dan orang muda. 'elain kebutuhan untuk klinik medis yang banyak dan undang-undang yang membolehkan remaja menerima perawatan% program pendidikan kesehatan keluarga berencana dan seks yang efektif perlu direncanakan dilakukan di sekolah-sekolah% gereja dan lembaga-lembaga kesehatan. "elayanan-pelayanan seperti itu harus difokuskan tidak hanya pada premis-premis umum bahwa keluarga berencana merupakan satu tujuan dalam keluarga itu sendiri% tapi pada keuntungan-keuntungan kesehatan dari keluarga berencana bagi indi3idu dan bagi pertumbuhan dan perkembangan keluarga. &kan tetapi% memaksakan keluarga berencana pada keluarga bukanlah sesuatu yang etis% karena hal tersebut menghancurkan inisiatif% integritas% dan kompetensi. 2adisgadis remaja yang menginginkan bayi perlu mengkonsultasikan kesiapan fisik dan emosi untuk menjadi orang tua dan perlindungan yang realistis terhadap kehamilan bersamasama dengan super3isi kesehatan yang baik. $api hanya sedikit saja dilakukan untuk mengimbangi tekanan-tekanan masyarakat terhadap seks dan perkawinan dengan pendidikan kontrasepsi yang realistis.

Dia!nosa 'an! mun!kin (a)a k#luar!a (#mula: 1. 2angguan komunikasi 3erbal 2. "erubahan proses keluarga 3. "erubahan penampilan peran 4. 2angguan interaksi sosial . 0isfungsi seksual Dia!nosa 'an! mun!kin (a)a i$u hamil: Trim#st#r I 2angguan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh ketidaknyamanan resiko kekurangan 3olume cairan resiko cidera terhadap janin resiko keletihan resiko konstipasi resiko infeksi : @'. resiko gangguan citra tubuh resiko perubhan penampilan peran perubahan pola seksualitas

Trim#st#r II .etidaknyamanan 7esiko cidera terhadap janin dan ibu "erubahan pola seksualitas "erubahan pola nafas 7esiko kelebihan 3ol cairan 7esiko koping indi3idu tidak efektif Trim#st#r III 2angguan pola tidur 7esiko cidera terhadap janin dan ibu 7esiko harga diri rendah situasional *

"erubahan eliminasi P#ran (#ra&at .onselon pada penyesuaian seksual A peran marital 2usru konselon dalam perencanaan keluarga .oordinator untuk konseling menjadi orang tua ?asilitator dalam hubungan kekerabatan interpersonal