Anda di halaman 1dari 109

TUGAS FARMASI RUMAH SAKIT

TIROID, SKIZOFRENIA, REMATIK, GOUT, ASAM URAT

DISUSUN OLEH KELOMPOK IX KELAS A ALFIANTI SOENDARIA INTAN MARDIANA KRESENSIANA ROGE AKBAR N21113010 N21113012 N21113709 N21113717 N21113724

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2013

TIROID I.1 Et !"!# Tiroid atau kelenjar gondok adalah sebuah organ kecil yang terdiri dari dua bagian, yang dihubungkan oleh jembatan, sekadar mirip suatu perisai (Yun = thyreos). Letaknya di bagian ba ah leher mendampingi batang tenggorok. menyebabkan produksi T! dan T".

$% B !& 't(&$ H!)*!' T )! +

#angguan tiroid mencakup berbagai penyakit yang mempengaruhi produksi hormon tiroid atau sekresi yang menyebabkan perubahan dalam stabilitas metabolik yang dibedakan sebagai berikut.

$. H ,!t )! + $ipotiroid adalah suatu keadaan dimana produksi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid tidak mencukupi. %retinisme adalah salah satu bentuk hypotiroid. &enyebab' %ekurangan iodium, penyakit $ashimoto, kekurangan hormon dari hipothalamus dan pituitari, gangguan autoimun (genetik). $ipotiroid memiliki ! tipe yaitu' (. &rimer (termasuk tipe yang paling sering muncul,gangguan pada kelenjar tiroid,dapat disebabkan karena penyakit $ashimoto

(penyakit autoimun) ataupun penggunaan radioioiodine pada terapi hipertiroid) ). *ekunder (terjadi apabila kelenjar pituitari menghasilkan T*$ dalam jumlah yang tidak mencukupi). #angguan ini dapat disebabkan karena adanya kerusakan pada kelenjar pituitari (tumor radiasi atau pembedahan) !. Tersier (ketika hipotalamus gagal memproduksi T+$. &adahal T+$ ber,ungsi merangsang %elenjar &ituitari untuk menghasilkan T*$) #ejala hipotiroid' .tot melemah, lemas, tidak suka udara dingin, depresi, kram otot, nyeri sendi, pucat, jarang berkeringat, kulit kering, gatal, denyut jantung lambat (bradikardi), konstipasi (sembelit) . /icara lambat, serak #angguan siklus menstruasi

*uhu tubuh rendah

#ejala &enyerta' #angguan daya ingat *usah berkonsentrasi %adar gula darah rendah +ambut rontok 0nemia #angguan menelan 1a,as pendek dan dangkal 2engantuk #angguan ,ungsi ginjal &eningkatan kolesterol serum &enurunan libido &embesaran payudara pada laki-laki (gynecomasti)

-. H ,()t )! + $ipertiroid adalah suatu keadaan dimana kelenjar tiroid bekerja berlebihan (o3eracti3e) sehingga menghasilkan hormon Tiroid (T! dan T") dalam jumlah berlebihan pula. $ormon tiroid ber,ungsi untuk regulasi metabolisme tubuh dan menjaga ,ungsi normal sel. 4ika hormon ini berlebih akan terjadi o3erstimulasi metabolisme dan meningkatkan e,ek sistem sara, simpatis sehingga menyebabkan peningkatan kecepatan sistem tubuh, termasuk peningkatan ,rekuensi denyut jantung, berdebar-

debar, tremor (tangan bergetar), cemas, gangguan pencernaan (diare) dan penurunan berat badan. &enyebab-penyebab umum dari hipertiroid termasuk' (. ). &enyakit #ra3es 5unctioning adenoma (6hot nodule6) dan To7ic 2ultinodular #oiter (T21#) !. ". 8. 9. &emasukkan yang berlebihan dari hormon-hormon tiroid &engeluaran yang abnormal dari T*$ Tiroiditis (peradangan kelenjar tiroid) &emasukkan yodium yang berlebihan

I.2 P$t!. & !"!# $. H ,!t )! + /H ,!.0'#& T )! +% %egagalan kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid yang cukup merupakan penyebab paling umum dari hipotiroidisme dan disebut hipotiroidisme primer. $ipotiroidisme sentral yang lebih jarang terjadi, akibat gangguan pada adenohipo,isis (hipotiroidisme sekunder) atau akibat gangguan hipotalamus (hipotiroidisme tersier). $ipotiroidisme nongoiter umumnya berhubungan dengan dengan degenerasi dan atro,i kelenjar atau terjadi setelah operasi tiroid atau destruksi yodium radioakti,. -. H ,()t )! + /H ,().0'#& T )! +% *timulasi tiroid oleh globulin darah yang memiliki akti3itas T*$ yang disebut L0T* (long acting thyroid stimulator) yang menyebabkan

hipertiroidisme. 0kibat gangguan ini kapasitas kelenjar tiroid untuk mensekresi tiroksin terganggu, mengakibatkan peningkatan kadar T*$. I.3 MEKANISME TEST Tes tiroid terdiri atas' a) Tes untuk mengukur akti3itas:,ungsi tiroid terdiri dari ' - Tiroksin serum (T") - Tri-iodotironin serum (T!) - %adar T" bebas (5T") - %adar T! bebas (5T!) - ;ndeks T" bebas (5T";) - Tes T*$ - Tes T+$. b) Tes untuk menunjukkan penyebab gangguan ,ungsi tiroid ' - 0ntibodi Tiroglobulin (anti Tg) - 0ntibodi tiroid peroksidase (anti T&.) :0ntibodi mikrosomal - Tiroid *timulating 0ntibodies (T*0b) c) Tes untuk monitoring terapi ' - Tiroksin serum (T") - Tri-iodotironin serum (T!) - Tes 5T" - Tes 5T! - Tes T*$ 1ilai rujukan dari masing-masing tes sebagai berikut.

(. T<* T" a) 1ilai +ujukan ' - =e asa ' 8>-((! ng:L (",8mg:dl)

- ?anita hamil, pemberian kontrasepsi oral ' meningkat - =iatas ' diatas (9,8 mg:dl - 0nak-anak - @sila ' diatas (8,> mg:dl

' menurun sesuai penurunan kadar protein plasma

b) ;nterpretasi ' - 2eningkat' hipertiroidisme, tiroiditis akut, kahamilan, penyakit hati kronik, penyakit ginjal, diabetes mellitus, neonatus, obat-obatan' heroin, methadone, estrogen. - 2enurun' hipotiroidisme, hipoproteinemia, obat)an seperti androgen, kortikosteroid, antikon3ulsan, antitiroid (propiltiouracil) dll. ). T<* T! a) 1ilai +ujukan' - =e asa ' >,A B ),> ng:ml (9>-((A ng:dl)

- ?anita hamil, pemberian kontrasepsi oral ' meningkat - ;n,ant dan anak-anak kadarnya lebih tinggi. b) ;nterpretasi ' - 2eningkat ' hipertiroidisme, T! tirotoksikosis, tiroiditis akut,

peningkatan T/#, obat-obatan'T! dengan dosis )8 mg:hr atau lebih dan obat T" !>> mg:hr atau lebih, de7trothyro7ine, kontrasepsi oral

- 2enurun' hipotiroidisme ( alaupun dalam beberapa kasus kadar T! normal), star3asi, penurunan T/#, obat-obatan' heparin, iodida, phenylbutaCone, steroid. !. T<* 5T" (5+<< T$Y+.D;1) a) 1ilai +ujukan' (> B )E pmol:L b) ;nterpretasi ' - 2eningkat' pada penyakit #ra3es dan tirotoksikosis yang propylthiuracil, Lithium, propanolol, reserpin,

disebabkan kelebihan produksi T". - 2enurun' hipertiroidisme primer, hipotiroidisme sekunder,

tirotoksikosis karena kelebihan produksi T!. ". T<* 5T! (5+<< T+; ;.=.T;+.1;1) a) 1ilai +ujukan ' "," B F,! pmol:L b) ;nterpretasi - 2eningkat' ' pada penyakit #ra3es dan tirotoksikosis yang

disebabkan kelebihan produksi T!. - 2enurun' hipertiroidisme primer, hipotiroidisme sekunder,

tirotoksikosis karena kelebihan produksi T!. 8. T<* T*$ (T;+.;= *T;2@L0T;1# $.+2.1<) a) 1ilai rujukan ' >," B 8,8 m;@:l b) ;nterpretasi ' - 2eningkat' hipotiroidisme primer, tiroiditis (penyakit autoimun $ashimoto), terapi antitiroid pada hipertiroidisme, hipertiroidisme

sekunder karena hiperakti,itas kelenjar hipo,isis, stress emosional berkepanjangan, obat-obatan misalnya litium karbonat dan iodium potassium. - 2enurun' hipertiroidisme primer, hipo,ungsi kelenjar hipo,isis

anterior, obat-obatan misalnya aspirin, kortikosteroid, heparin dan dopamin. 9. T<* T*$s (T*$ !rd #eneration) a) 1ilai rujukan ' >," B 8,8 m;@:l b) /atas pengukuran ' >,>>) B )> m;@:L c) ;nterpretasi - 2eningkat' ' hipotiroidisme pimer, tiroiditis (penyakit autoimun

$ashimoto), terapi antitiroid pada hipertiroidisme, hipertiroidisme sekunder karena hiperakti,itas kelenjar hipo,isis, stress emosional berkepanjangan, obat-obatan misalnya litium karbonat dan iodium potassium. - 2enurun' hipotiroidisme sekunder, hipertiroidisme primer, hipo,ungsi kelenjar hipo,isis anterior, obat-obatan misalnya aspirin,

kortikosteroid, heparin dan dopamin. E. 0ntibodi Tiroglobulin a) 1ilai rujukan ' !-") ng:ml b) ;nterpretasi ' - 2eningkat' hipertiroidisme, subakut tiroiditis, kanker tiroid yang tidak diterapi, penyakit #ra3es, tumor benigna, kista tiroid.

- 2enurun' hipotiroidisme neonatal. A. 0ntibodi 2ikrosomal a) 1ilai rujukan ' hasil tes negati, b) ;nterpretasi' 0danya antibodi mikrosomal menunjukkan penyakit tiroid autoimun, juga dapat ditemukan pada kanker tiroid. &ada

penderita dengan pengobatan tiroksin, bila ditemukan antibodi tiroid memberi petunjuk kegagalan ,ungsi tiroid. F. T* 0b () 1ilai rujukan' hasil tes negati, )) ;nterpretasi ' T*0b ditemukan pada E>-A>G penderita #ra3es yang tidak mendapat pengobatan, (8G pada penyakit $ashimoto, 9>G pada penderita #ra3es o,talmik dan pada beberapa penderita kanker tiroid. &emeriksaan penunjang laboratorium lainnya meliputi ' a. &emeriksaan hormon tiroid dan T*$ paling sering menggunakan radioimmuno-assay (+;0) dan cara enCyme linked immuno-assay (<L;*0) dalam serum atau plasma darah. &emeriksaan T " total dikerjakan pada semua penderita penyakit tiroid, kadar normal pada orang de asa adalah 9>-(8> nmol:L atau 8>-()> ng:dlH T ! sangat membantu untuk hipertiroidisme, kadar normal pada orang de asa antara (,>-),9 nmol:L atau >,98-(,E ng:dlH T*$ sangat membentu untuk mengetahui hipotiroidisme primer, kadar normal T*$ adalah >,">>-",>>> mg:dl, kadang-kadang meningkat sampai ! kali normal.

b. &emeriksaan @ltrasonogra,i diperlukan untuk mendeteksi nodul yang kecil atau nodul diposterior. c. &emeriksaan *idik Tiroid, dasar pemeriksaan ini adalah distribusi yodium radioakti, dalam kelenjar tiroid. Yang dapat dilihat dari pemeriksaan ini antara lain besar, bentuk dan letak kelenjar tiroid serta distribusi dalam kelenjar. d. &emeriksaan *itologi melalui /iopsi 0spirasi 4arum $alus, ketepatan pemeriksaan sitologi untuk tipe anaplastik, meduler dan papiler hampir mendekati (>>G.

I.4 MEKANISME PENGOBATAN P('$t$"$1&$'$$' 0da beberapa tindakan dalam penatalaksanaan penyakit tiroid (. &engobatan jangka panjang dengan obat-obat antitiroid seperti propiltiourasil atau metimaCol, yang diberikan paling sedikit selama ( tahun. .bat-obat ini menyekat sintesis dan pelepasan tiroksin. ). &enyekat beta seperti propanolol diberikan bersamaan dengan obatobat antitiroid. %arena meni,estasi klinik hipertiroidisme adalah akibat dari pengakti,an simpatis yang dirangsang oleh hormone tiroid maka mani,estasi klinik tersebut akan berkurang dengan pemberian penyekat beta. &enyekat beta menurunkan takikardia, kegelisahan dan keringat yang berlebihan. &ropanolol juga menghambat perubahan tiroksin peri,er menjadi triyodotironin.

!. &embedahan tiroidektomi subtotal sesudah terapi propiltiourasil prabedah. ". &engobatan dengan yodium radioakti, (+0;). Tumor tiroid umumnya berupa benjolan tidak nyeri, berupa nodul atau benjolan tunggal, pengobatannya adalah dengan cara operasi. &ada tahap pertama dilakukan pengangkatan benjolan dan kelenjar tiroid yang terkena, kemudian hasil jaringan tersebut dikirim untuk diperiksa jenis histopatologi atau patologi anatominya /ila hasil &0 dinyatakan jinak, maka hanya benjolan itu saja dengan tiroid yang terkena saja yang diangkat, dan sesudahnya tidak ada pengobatan lanjutkan /ila hasilnya ganas atau kanker tiroid , maka tindakan pengobatannya tergantung pada stadium dan jenis histopatologi kankernya. Tindakan pada kanker tiroid adalah pengangkatan seluruh kelenjar tiroid (tiroidektomi total) /ila sudah ada penyebaran ke kelenjar getah bening leher, maka selain tiroidektomi total, juga dilakukan diseksi atau pembersihan seluruh kelenjar getah bening leher yang terkena secara radikal (diseksi leher radikal). =i +umah *akit yang sudah maju dan sudah ada pemeriksaan histopatologi potong beku, maka operasi dapat dilakukan satu tahap. 1amun bila sarana pemeriksaan ini belum ada, maka operasi menjadi dua tahap atau dua kali operasi.

*etelah dilakukan tiroidektomi total harus dialnjutkan dengan pengobatan' (. "-9 minggu setelah tiroidektomi total, dilakukan sidik seluruh tubuh untuk mencari sisa jaringan tiroid atau adanya metastasis di tempat lain. a. /ila tidak ditemukan sisa jaringan tiroid atau metastasis, langsung diberikan hormon tiroid. b. /ila masih ada sisa jaringan tiroid atau metastasis, maka diberikan yodium (!( terlebih dahulu, baru satu minggu kemudian diberikan hormon tiroid. ). 9 bulan kemudian dilakukan sidik tiroid:seluruh tubuh ulangan. /ila hasilnya tidak ditemukan metastasis, maka hormon tiroid diberikan kembali. 1amun bila ada metastasis, diberikan yodium (!( dulu baru kemudian diberikan hormon tiroid satu minggu sesudahnya. !. &rosedur tersebut diulangi sampai tidak ditemukan lagi adanya metastasis, dan setelah itu sidik seluruh tubuh diulangi' a. *etiap 9 bulan selama ) tahun pertama. b. *etiap tahun selama tiga tahun berikutnya. c. *elanjutnya setiap )-! tahun sekali. &ada kasus-kasus tertentu, bila kanker tiroid ditemukan pada anita

kurang dari 8> tahun atau laki-laki kurang dari "> tahun, dengan kanker tiroid stadium dini yaitu, ukuran kanker kurang dari 8 cm, belum ada in,iltrasi ke jaringan sekitarnya, belum ada metastasis ke kelenjar getah bening leher dan belum ada metastasis jauh ke tulang kepala, ke tulang

belakang dan ke paru, sebagian para ahli mengambil tindakan berupa operasi pengangkatan tiroid yang terkena kanker beserta kankernya sedangkan tiroid sebelahnya tidak diangkat. 1amun pada kasus ini penderita harus di ,ollo up secara ketat. &ada kelompok ini, sesudah

operasi penderita tidak perlu minum obat hormon tiroid seumur hidup. &ada jenis kanker tiroid anaplastik, yaitu yang tingkat keganasannya tinggi, dengan si,at tumornya cepat sekali membesar dan in,iltrasi atau menyusup ke jaringan sekitar sehingga dapat menyumbat jalan na,as, tindakannya adalah dengan radiasi eksterna, setelah terlebih dahulu dilakukan biopsi dan pemeriksaan patologi anatomi. &ada karsinoma tiroid yang a alnya berdi,,erensiasi baik, suatu saat dapat berubah menjadi ke golongan anaplastik. &ada jenis karsinoma anaplastik inilah tingkat harapan kesembuhannya yang paling kecil, dan sangat membahayakan. 0palagi di &ontianak belum ada ,asilitas radioterapi sehingga untuk kanker golongan ini mutlak harus dikirim penderitanya ke 4a a yang memiliki sarana radioterapi. 2aka segeralah diperiksakan ke dokter, agar dapat ditegakkan diagnosisnya dan mendapat pengobatan yang tepat Tiroistatika atau Cat-Cat antitiroid adalah Cat-Cat yang berkhasiat menekan produksi hormon tiroid. %hususnya digunakan pada keadaan hiper,ungsi kelenjar tersebut, yang seringkali disertai peningkatan sekresi tiroksin. %eadaan itu disebut hipertiroidisme, hipertirosis atau

thyreoto7icose.

0ntitiroid bekerja menghambat sintesis hormone tiroid dengan jalan menghambat proses pengikatan:inkorporasi yodium pada residu tirosil dari tiroglobulin. *elain itu antitiroid juga menghambat proses penggabungan dari gugus yodotirosil untuk membentuk yodotironin. .bat-obat ini dapat dibagi dalam beberapa kelompok, yakni' a. Thionamida' karbimaCol, tiamaCol, dan propiltiourasil. .bat-obatan ini dahulu disebut thiourea yang menghambat secara langsung sintesa hormon tiroid dengan jalan mencegah pengikatan iod pada tirosin atau penggandengan mono- dan diiodtirosin menjadi T! dan T". b. /ahan yang mengandung iodine' %alium iodida, dalam dosis tinggi menghambat sintesa dan pelepasan hormon-hormon tiroid. Tiroid menjadi lebih padat (kecil) dan 3askularisasinya dikurangi, sehingga digunakan pula untuk persiapan pembedahan. c. -adrenergik-antagonis' &ropranolol, adakalanya digunakan untuk mengurangi beberapa keluhan, seperti tachycardia dan kegelisahan. /eta bloker ini mengurangi e,ek tiroksin di jaringan peri,er dengan jalan blokade susunan sara, simpatis. O-$t2!-$t P('3$1 t T )! + (. %arbimaCol ' Neo, Mercazole =eri3at thiomidaCol ini berkhasiat sebagai antitiroid kuat dan paling sering digunakan. +esorpsinya dari usus cepat dan langsung di ubah secara lengkap menjadi metabolit akti, tiamaCol. %arbimaCol menghasilkan 9-E mg tiamaCol. &lasma t I nya F jam.

<,ek sampingnya jarang terjadi pada dosis normal dan biasanya tidak serius antara lain sakit kepala dan sendi, gangguan lambung usus, hilang rasa dimulut, rambut rontok dan reaksi kulit (gatal, ruam). &ada dosis tinggi dapat terjadi e,ek yang hebat yaitu depresi sumsum tulang dengan antara lain agranulocytosis dan leukopenia (re3ersible). =osisnya ' .ral !-" dd (> mg atau ( dd !>-"> mg selama 9-A minggu, kemudian ditambahkan tiroksin atau dapat juga beralih kedosis

pemeliharaan 8-)> mg:hari. ). &ropiltiourasil =eri3at pirimidin ini adalah analog dari metiltiourasil yaitu Cat antitiroid pertama ((F"8). %hasiat tiroistatiknya Ja (> 7 lebih lemah dari karbimaCol. +esorpsinya cepat, &&-nya ca A>G, plasma t I nya singkat (-) jam, maka perlu ditakarkan !-" 7 sehari. <,ek sampingnya hampir mirip dengan karbimaCol. =osisnya ' permulaan ! dd E>-)>> mg selama 9-A minggu, pemeliharaan 8>-!>> mg : hari, atau dikombinasi dengan tiroksin. !. %aliumiodida #aram ini adalah obat pertama yang digunakan pada struma dan hipertirosis. *esudah diserap baik oleh usus, iodida diabsorpsi secara selekti, oleh tiroid dan dipekatkan disini sampai )8 kali. 2ulai kerjanya cepat dalam (-) hari, tetapi bersi,at sementara, setelah ca ) minggu sering sekali tidak e,ekti, lagi dan gejalanya memburuk. &enggunaannya bermacam-macam, yaitu '

&remedikasi, berguna memadatkan kelenjar (>-(" hari sebelum pembedahan.

&ro,ilakse, pada orang-orang yang terkena radiasi )8 rem atau lebih, misalnya pada bencana reaktor di Jhernobyl (+usia, (FA9). %alium iodida (dan-iodat) mampu memblok kumulasi radioakti, iod tersebut dalam tiroid.

<kpektorans dalam sirup batuk berguna mempermudah pengeluaran dahak. <,ekti3itasnya belum pernah dibuktikan secara ilmiah dan sangat diragukan, sedangkan risiko e,ek samping serius (struma) agak besar.

Tetes mata ( G pada bular mata (cataract), cara kerjanya kurang jelas Jara kerjanya terhadap tiroid adalah kompleks dan tergantung dari

dosis serta keadaan organ. &ada orang sehat, kelebihan iodida dapat mengakibatkan struma, umpamanya dalam obat batuk atau dalam rumput laut yang banyak dimakan oleh penangkap ikan 4epang (iod basedow). *ebaliknya kekurangan iod dapat menimbulkan struma. %ebutuhan tubuh akan iodida berjumlah sekitar (8> mcg:hari. <,ek sampingnya agak sering terjadi biasanya berupa reaksi alergi seperti iod acne, urtikaria, juga edema dan selesma. =osis tinggi dan penggunaan yang lama bisa menimbulkan hipotirosis atau struma, juga depresi, ner3ositas, sukar tidur, impotensi dan my7oedema. =osis ' untuk persiapan strumectomia oral (8 ml larutan %4:1a4 (G selama (>-(" hari sebelum pembedahan. *ebagai pro,ilakse pada radiasi,

hendaknya dimulai )" jam sebelum terpapar radioakti, iod ' diatas ( tahun (!> mg:hari selama !-(> hari, diba ah ( tahun 98 mg:hari. d. ;od +adio,armaka merupakan kelompok obat yang digunakan dalam ilmu kedokteran nuklear untuk terapi dan diagnosa, berkat dayanya

melepaskan sinar-sinar ionisasi. ;od radioakti,. *etelah diresorpsi, iod (!( secara selekti, diserap oleh tiroid dan mulai radiasinya. Terutama memproduksi sinar beta dengan daya penetrasi ringan (ca ) mm) dan sedikit sinar gama yang penetrasinya lebih mendalam. %erjanya lama dengan masa paruh ca A jam, sehingga lebih disukai daripada isotop iod lainnya yang kerjanya lebih singkat atau lebih lemah. &enggunaannya, dalam bentuk natrium radioiodida (1a; dengan ; (!(), antara lain pada hipertirosis. Terapi dengan tiroistatika harus dihentikan ) hari sebelumnya. <,eknya dapat disamakan dengan pengangkatan sebagian kelenjar melalui pembedahan. =isamping itu radioiod juga digunakan untuk diagnosa ,ungsi tiroid atau terapi kanker tiroid. <,ek sampingnya, berupa peradangan tiroid dan sementara

memburuknya gejala hipertirosis. <,ek yang lebih serius adalah resiko kecil akan terjadinya leukemia dan kanker tiroid yang dapat timbul )>-!> tahun kemudian. %arena itu radioiod pada dasarnya hanya diberikan pada pasien diatas usia "> tahun. ?anita hamil dan menyusui tidak boleh ditangani dengan radioiod.

=osis, oral atau ;K F)8-(A8> 2/L sebagai larutan natrium iodida ; (!( (@*&).

*ediaan 1o 1ama .bat beredar $ipertiroidisme, 1eo2ercaCole Tablet ( %arbimaCol / I'4($"t45 6$*&!&t(1% tablet dalam dosis bagi. tiroksin tidak persiapan tindakan terbentuk. operati, =osis a al kasus ringan sehari !-" 2enghambat ikatan tirotoksikosis, yodium sehingga penyakit #ra3e, kulit =osis 2ekanisme %erja ;ndikasi

<,

*akit

hilan

mulu

ronto

*akit .bat ini merintangi &ropilthiouracil ) &ropiltiourasil :&T@ Tablet / I'4($"t4% =osis a al !>>9>> mg sehari pengubahan T"-T! (yang lebih akti,) di $ipertiroidisme

send

lamb

hilan

terbagi tiap A jam. jaringan peri,er, misalnya dalam hati.

mulu

kece

perda

Tidak begitu jelas, diduga karena menurunkan curah 5armadral ! &ropanolol Tablet !)> mg sehari ginjal, menghambat tonus simpatetik di pusat 3asomotor otak. .bat yang di gunakan pada struma <kspektoran )8>8>> mgH sebelum 4oodkali Tablet operasi tirotoksis " %alium ;odida (4amsostek) (8> mg sehari usus, iodida ekspektoran, tetes dan hipertirosis. *esudah diserap dengan baik oleh $ipertiroidisme &remedikasi, pro,ilakse, hipertro,i, miokard in,ark, ,eokromositoma Tidak melebihi pelepasan renin di stenosis subaortik $ipertensi, angina pektoris, aritmia

/rad jantung, menghambat jantung, migren,

insom

munt

bronk

agran

sdep

+eak

hiper

(kem

dema

rinitis

pemb

kelen

S(+ $$' a. /ubuk tiroid (Tiroid @*&) mengandung tiroksin triyodotironin b. Tablet ekstrak tiroid tersedia sebagai tablet bersalut enteral atau tablet biasa 9,8 mg ' (9 mg H !) mg H 98 mg H (F8 mg H !)8 mg. c. Tiroglobulin ((&roloid) tersedia dalam tablet (9 mg H !) mg H 98 mg H (>> mg H (F8 mg H !)8 mg. d. Tiroksin dipasarkan sebagai tablet >,) mg H >," mg H >,A mg H ) mg. e. 1atrium le3otiroksin terdapat dalam bentuk tablet dan sedian suntukan (;K). Tablet mengandung Cat akti, >,>)8 mg H >,>8 mg H >,( mg H >,(8 mg, >,) mg H dan >,! mg. *edangkan sediaan suntikan (> ml mengandung >,( dan >,8 mg:ml. ,. 1atrium liotironin terdapat dalam bentuk tablet 8 Mg, )8 Mg dan 8> Mg

DAFTAR PUSTAKA

(. ). !. ".

?ells, /arbara # et al. )>>F. Pharmacotherapy Handbook 7th edition. @nited *tates ' The 2c#ra -$ill Jompanie. *ukandar, <lin Yulianah dkk. )>>F. ;*. 5armakoterapi. 4akarta ' &T ;*5; &enerbitan. =irektorat /ina 5armasi %omunitas dan %linik. )>>E. &harmaceutical Jare @ntuk &enyakit =iabetes. 4akarta ' =epkes +;. ?iria, 2.*.*., dan $andoko T., (FF8, 5armakologi dan Terapi, <disi ", #anis ara, *.#., <ditor. /agian 5armakologi 5akultas %edokteran @ni3ersitas ;ndonesia, 4akarta. 2ycek, 2.4., $ar3ey, +.0., Jhampe, &.J., 5isher, /.=., )>>(., 5armakologi @lasan /ergambar, <disi ).., &enerbit ?idya 2edika., 4akarta. 1eal. 2.4., armakologis Medis. <disi K. &enerbit <rlangga. 4akarta. *udoyo. 0.?., )>>9. !lmu Penyakit "alam. 4ilid ;, edisi ". &usat &enerbitan =epartemen ;lmu &enyakit =alam 5%@;. 4akarta. 0nonim., #elen$ar%tiroid. ?ikipedia. org: iki. 0nonim., Penyakit #elen$ar &iroid. 2s. ?ikipedia. org: iki: kelenjar B tiroid.

8.

9. E. A. F.

(>. 0nonim., #elen$ar &iroid. %ompasiana.com. ((. ;r. ?inarto &.?., )>>E. Tanaman .bat ;ndonesia @ntuk &engobat $erbal. 4ilid ). %aryasari $erba 2edia, 4akarta. (). ?inotopradjoko 2artono., )>>9. ;*. ;ndonesia, Kolume "(, &T. 0nem %osong 0nem (0%0), 4akarta.

SKI7OFRENIA II.1 D(.(' & *kiCo,renia berasal dari dua kata, yaitu *kiCo yang artinya retak atau pecah (split), dan ,renia yang artinya ji a. =engan demikian seseorang yang menderita skiCo,renia adalah seseorang yang mengalami keretakan ji a atau keretakan kepribadian *kiCo,renia merupakan satu gangguan psikotik yang kronik, sering mereda namun timbul hilang dengan mani,estasi klinis yang amat luas 3ariasinya. *kiCoprenia itu suatu gangguan psikotik, gejala-gejala pada badan hanya sekunder karena gangguan dasar yang psikogenik, atau merupakan mani,estasi somatic dari gangguan psikogenik. /erdasarkan beberapa pengertian tersebut diatas maka dapat disimpulkan bah a *kiCo,renia adalah gangguan psikotik yang ditandai oleh kelainan yang khas dan perjalanan penyakit yang luas. II.2 ETIOLOGI DAN PATOFISIOLOGI &enyebab skiCo,renia telah menjadi subyek dari banyak

perdebatan, dengan berbagai ,aktor yang diusulkan dan diskon. *tudi menunjukkan bah a genetika, perkembangan janin, lingkungan a al, neurobiologi dan proses psikologis dan sosial merupakan ,aktor penyumbang perkembangan penting. &enelitian ini keji aan sering saat ini ke dalam model

gangguan

didasarkan

pada

perkembangan sara,. =engan tidak adanya suatu patologi spesi,ik yang mendasari diagnosis dikon,irmasi, beberapa pertanyaan legitimasi status

skiCo,renia sebagai penyakit. *elain itu, beberapa mengusulkan bah a persepsi dan perasaan yang terlibat bermakna dan tidak selalu melibatkan gangguan. 2eskipun tidak ada penyebab umum dari skiCo,renia telah diidenti,ikasi dalam semua indi3idu didiagnosis dengan kondisi, saat ini banyak peneliti dan dokter percaya hasil dari kombinasi keduanya kerentanan otak (baik arisan atau didapat) dan peristi a kehidupan.

&endekatan luas diadopsi dikenal sebagai model Nstres-kerentananN, dan banyak perdebatan ilmiah yang sekarang ber,okus pada berapa banyak masing-masing ,aktor memberikan kontribusi untuk pengembangan dan pemeliharaan skiCo,renia. *kiCo,renia ini paling sering pertama kali didiagnosis selama masa remaja akhir atau de asa a al, yang menunjukkan bah a ia seringkali proses akhir masa kanak-kanak dan perkembangan remaja. 0da rata-rata onset yang lebih a al bagi pria daripada anita, dengan kemungkinan pengaruh hormon estrogen pada

anita menjadi salah satu hipotesis dan pengaruh sosial budaya lainnya. G('(t 1$ /ukti menunjukkan bah a kerentanan genetik dan ,aktor lingkungan dapat bertindak dalam kombinasi untuk menghasilkan diagnosis

skiCo,renia. &enelitian menunjukkan bah a kerentanan genetik untuk KOMPLIKASI OBSTETRIK $al ini juga ditetapkan bah a obstetri komplikasi atau kejadian yang dikaitkan dengan kemungkinan peningkatan anak kelak skiCo,renia

berkembang, meskipun secara keseluruhan mereka merupakan ,aktor risiko non-spesi,ik dengan e,ek yang relati, kecil. %omplikasi obstetrik terjadi pada sekitar )8 sampai !>G dari populasi umum dan sebagian besar tidak mengembangkan skiCo,renia, dan juga mayoritas indi3idu dengan skiCo,renia tidak memiliki acara kebidanan terdeteksi. 1amun, risiko rata-rata meningkat baik-direplikasi, dan peristi a tersebut dapat moderat e,ek genetik atau ,aktor-,aktor risiko lingkungan. %omplikasi tertentu atau peristi a yang paling terkait dengan skiCo,renia, dan mekanisme e,ek mereka, masih di ba ah pemeriksaan. *alah satu temuan epidemiologi adalah bah a orang didiagnosis dengan skiCo,renia lebih mungkin telah lahir di musim dingin atau musim semi (setidaknya di belahan bumi utara). 1amun, e,eknya tidak besar. &enjelasan telah memasukkan pre3alensi yang lebih besar in,eksi 3irus pada aktu itu, atau kemungkinan lebih besar kekurangan 3itamin =. <,ek

yang sama (kemungkinan peningkatan yang lahir di musim dingin dan musim semi) juga telah ditemukan dengan lainnya, populasi yang sehat, seperti pemain catur. ?anita yang sedang hamil selama kelaparan /elanda tahun (F"", di mana banyak orang dekat dengan kelaparan (mengalami malnutrisi) memiliki kesempatan yang lebih tinggi memiliki anak yang kemudian akan mengembangkan skiCo,renia. *tudi 5inlandia ibu yang sedang hamil ketika mereka mengetahui bah a suami mereka telah te as selama &erang ?inter (F!F-(F"> telah menunjukkan bah a anak-anak mereka secara bermakna lebih mungkin untuk

mengembangkan mengetahui

skiCo,renia

bila

dibandingkan mereka

dengan setelah

ibu

yang

tentang

kematian

suami

kehamilan,

menunjukkan bah a stres ibu mungkin berpengaruh. P()t0*-04$' 6$' ' Lebih rendah dari berat lahir rata-rata telah menjadi salah satu temuan yang paling konsisten, menunjukkan pertumbuhan janin melambat mungkin dimediasi oleh e,ek genetik. $ampir semua ,aktor dapat mempengaruhi janin akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan,

bagaimanapun, jadi asosiasi telah digambarkan sebagai penyebab mengenai tidak terlalu in,ormati,. *elain itu, sebagian besar penelitian kelompok kelahiran telah gagal untuk menemukan hubungan antara skiCo,renia dan berat badan lahir rendah atau tanda-tanda lain dari keterbelakangan pertumbuhan. H ,!1& $ Telah dihipotesiskan sejak (FE>-an bah a otak hipoksia (kadar oksigen rendah) sebelum, saat atau segera setelah lahir dapat menjadi ,aktor risiko untuk pengembangan skiCo,renia. /aru-baru ini telah digambarkan sebagai salah satu yang paling penting dari ,aktor-,aktor eksternal yang mempengaruhi kerentanan, meskipun penelitian telah terutama

epidemiologi. $ipoksia janin, di hadapan gen tertentu tak dikenal, telah berkorelasi dengan mengurangi 3olume dari hippocampus, yang pada gilirannya berkorelasi dengan skiCo,renia. 2eskipun kebanyakan studi telah dita,sirkan sebagai hipoksia menyebabkan beberapa bentuk

dis,ungsi sara, atau bahkan kerusakan yang halus, telah disarankan bah a hipoksia ,isiologis yang berlaku di embrio normal dan

perkembangan janin, atau hipoksia patologis atau iskemia, dapat mengerahkan e,ek dengan mengatur atau dysregulating gen terlibat dalam perkembangan sara,. *ebuah tinjauan pustaka menilai bah a lebih dari 8>G dari gen kandidat untuk kerentanan terhadap skiCo,renia memenuhi kriteria untuk 6iskemia-hipoksia regulasi dan : atau ekspresi pembuluh darah6. F$1t!) "$ ' 0da literatur yang muncul pada berbagai ,aktor risiko kehamilan, seperti stres kehamilan, intrauterin (dalam rahim) kekurangan giCi, dan in,eksi pranatal. &eningkatan usia orangtua telah dikaitkan, mungkin karena komplikasi kehamilan meningkatkan risiko mutasi genetik. ;bu-janin atau ketidakcocokan rhesus genotipe juga telah dikaitkan, melalui

meningkatkan risiko lingkungan pranatal yang merugikan. =an, pada ibu dengan skiCo,renia, peningkatan risiko telah diidenti,ikasi melalui interaksi yang kompleks antara genotipe ibu, perilaku ibu, lingkungan prenatal dan mungkin obat-obatan dan ,aktor sosial ekonomi. I'.(1& /anyak in,eksi 3irus, di dalam rahim atau di masa kanak-kanak, telah dihubungkan dengan peningkatan risiko skiCo,renia di kemudian hari berkembang. *kiCo,renia agak lebih umum pada mereka yang lahir di musim dingin untuk a al musim semi, ketika in,eksi yang lebih umum.

;n,luenCa telah lama dipelajari sebagai ,aktor yang mungkin. *ebuah studi (FAA menemukan bah a orang yang terkena ,lu 0sia sebagai janin trimester kedua adalah pada peningkatan risiko skiCo,renia akhirnya berkembang. $asil ini diperkuat oleh sebuah studi kemudian ;nggris pandemi yang sama,, tapi tidak dengan studi tahun (FF" dari pandemi di %roasia. *ebuah studi 4epang juga menemukan tidak ada dukungan untuk link antara skiCo,renia dan kelahiran setelah epidemi in,luenCa. K("0$)#$ *ebuah studi prospekti, menemukan perbedaan rata-rata di berbagai domain perkembangan, termasuk mencapai tonggak perkembangan motorik pada usia lanjut, memiliki masalah bicara lagi, hasil tes yang lebih rendah pendidikan, pre,erensi bermain soliter pada usia empat dan enam, dan menjadi lebih sosial cemas pada usia (!. &eringkat yang lebih rendah keterampilan ibu dan pemahaman anak pada usia " juga terkait. *ebuah minoritas 6de,isit sindrom6 subtipe skiCo,renia diusulkan untuk menjadi lebih ditandai dengan penyesuaian miskin a al dan masalah perilaku, dibandingkan dengan non-de,isit subtipe. 7$t 3$'# + #0'$1$' $ubungan antara skiCo,renia dan penggunaan narkoba adalah kompleks, yang berarti bah a hubungan kausal yang jelas antara penggunaan obat dan skiCo,renia telah sulit terpisah. 0da bukti kuat bah a menggunakan obat-obatan tertentu dapat memicu timbulnya baik atau kambuhnya skiCo,renia pada beberapa orang. $al ini juga mungkin terjadi,

bagaimanapun, bah a orang dengan obat menggunakan skiCo,renia untuk mengatasi perasaan negati, yang terkait dengan kedua obat antipsikotik umum diresepkan dan kondisi itu sendiri, di mana emosi negati,, paranoia dan anhedonia semua dianggap ,itur inti. &enyebab pasti &1 8!.)(' $ -("0* + 1(t$40 &(9$)$ ,$&t 5

D t(*01$' 1("$ '$' ,$+$ $)($ !t$1 t()t('t05 t()*$&01 &3&t(* " *- 15 1!)t(1& .)!'t$"5 +$' -$&$" #$'#" $5 * &$"'3$ ,("(-$)$' &0"10&5 . &0)$5 &()t$ :('t) 1(" "$t()$" III +$' IV5 ,()0-$4$' $& *(t) 4(* &.() &()(-) 5 +$' #$'##0$' +(& 't$& !t$15 '$*0' t +$1 &$t0,0' 3$'#

,$t!#'!*!' 1 $t$0 &("$"0 + t(*01$' ,$+$ ,$& (' S1 8!.)(' $. M('0)0t ,('+$,$t "$ '5 &1 8!.)(' $ *()0,$1$' $1t . t$& +!,$* '( !t$1 3$'# -()"(- 4$'. D "$,!)1$' ;0#$ -$4<$ 1$+$) =2

43+)!>3 '+!"($9(t 9 $9 + /=HIAA% *('0)0' ,$+$ &1 8!.)(' $ 1)!' 1 +$' ,$+$ ,$& (' &1 8!.)(' $ +('#$' ,("(-$)$' :('t) 1("5 '$*0' $+$ -(-()$,$ .$1t!) 3$'# *('+010'# t();$+ '3$ S1 8!.)(' $5 3$ t0 ? 1. 5aktor keturunan memegang peranan penting, seseorang

mempunyai kecenderungan skiCo,renia bila mempunyai keluarga seorang skiCo,renia. ). 0danya kelainan susunan sara, pusat, seperti ditemukannya kelainan pada area otak tertentu termasuk sistem limbik, kortek ,rontal dan basal ganglia. 2enurut pendapat lain skiCo,renia merupakan akti,itas dopamin otak yang berlebihan.

!.

=itinjau dari aspek psikososial, disebutkan terdapat depek dan disintegrasi ego, ,aktor lingkungan dan psikologis juga berperan.

II.3 FISIOLOGI Jiri-ciri utama skiCo,renia, yaitu ' (. #angguan =alam &ikiran =an &embicaraan a. #angguan isi ,ikiran /iasanya bentuk gangguan dalam isi pikiran ini adalah aham atau

keyakinan yang salah yang menetap pada pikiran seseorang tanpa mempertimbangkan dasar yang tidak logis dan tidak adanya bukti untuk mendukung keyakinan tersebut. %ita bisa memberi contoh seperti 4ohn 1ash yang ber aham seolah dikejar-kejar oleh agen rahasia kelompok pembebasan dari so3iet. b. #angguan bentuk 5ikiran %alau orang normal biasanya cenderung memiliki pemikiran yang logis dan koheren maka berbeda lagi seorang skiCo,renia yang berpikir secara nonorganisir dan bahkan tidak logis biasanya ditandai dengan

pembicaraan yang tidak teratur, kacau, melompat dari satu topik ke topik lainnya dan tentunya pembicaraannya sulit dipahami ). %ekurangan dalam pemusatan &erhatian .rang yang menderita gangguan skiCo,renia akan kesulitan sekali untuk bisa memusatkan perhatian, tanda-tandanya biasanya adalah mereka sulit untuk menyaring keluar stimulus yang tidak rele3an dan

mengganggu dan tidak penting, para penderita skiCo,renia biasanya juga sulit menyaring suara-suara yang mengganggu. !. #angguan &ersepsi 2ereka yang mengalami skiCo,renia umumnya mengalami gangguan persepsi dan kebanyakan berupa halusinasi, mereka sering seolah mendengar suara, melihat sesuatu, mengalami,melakukan sesuatu yang pada kenyataannya hanya terjadi di realitas khayalan mereka. ". #angguan <mosional #angguan emosi dari penderita skiCo,renia biasanya ditandai dengan a,ek yang tumpul atau, a,ek yang datar atau juga a,ek yang tidak sesuai. II.4 GE6ALA Tanda a al skiCo,renia sering kali terlihat sejak kanak-kanak. ;ndikator premorbid (pra-sakit) pada anak pre-skiCo,renia antara lain ketidakmampuan anak mengekspresikan emosi' ajah dingin, jarang

tersenyum, acuh tak acuh. &enyimpangan komunikasi' anak sulit melakukan pembicaraan terarah. #angguan atensi' anak tidak mampu mem,okuskan, mempertahankan, serta memindahkan atensi. &ada anak perempuan tampak sangat pemalu, tertutup, menarik diri secara sosial, tidak bisa menikmati rasa senang dan ekspresi ajah sangat terbatas.

*edangkan pada anak laki-laki sering menantang tanpa alasan jelas, mengganggu dan tak disiplin.&ada bayi biasanya terdapat problem makan, gangguan tidur kronis, tonus otot lemah, apatis dan ketakutan terhadap obyek atau benda yang bergerak cepat. &ada balita terdapat

ketakutan yang berlebihan terhadap hal-hal baru seperti potong rambut, takut gelap, takut terhadap label pakaian, takut terhadap benda-benda bergerak. #ejala-gejala skiCo,renia pada umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas' (. #ejala-gejala &ositi,, Termasuk halusinasi, delusi, gangguan

pemikiran (kogniti,). #ejala-gejala ini disebut positi, karena merupakan mani,estasi jelas yang dapat diamati oleh orang lain. ). #ejala-gejala 1egati,, #ejala negati, merupakan kehilangan dari ciri khas atau ,ungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu menampakkan:mengekspresikan emosi pada ajah dan

perilaku, kurangnya dorongan untuk berakti,itas, tidak dapat menikmati kegiatan-kegiatan yang disenangi dan kurangnya kemampuan bicara (alogia). 2eski bayi dan anak-anak kecil dapat menderita skiCo,renia atau penyakit psikotik yang lainnya, keberadaan skiCo,renia pada grup ini sangat sulit dibedakan dengan gangguan keji aan seperti autisme, sindrom 0sperger atau 0=$= atau gangguan perilaku dan gangguan stres post-traumatik. .leh sebab itu diagnosa penyakit psikotik atau skiCo,renia pada anak-anak kecil harus dilakukan dengan sangat berhatihati oleh psikiater atau psikolog yang bersangkutan. &ada remaja perlu diperhatikan kepribadian pra-sakit yang merupakan ,aktor predisposisi skiCo,renia, yaitu gangguan kepribadian

paranoid atau kecurigaan berlebihan, menganggap semua orang sebagai musuh. #angguan kepribadian skiCoid yaitu emosi dingin, kurang mampu bersikap hangat dan ramah pada orang lain serta selalu menyendiri. &ada gangguan skiCotipal orang memiliki perilaku atau tampilan diri aneh dan ganjil, a,ek sempit, percaya hal-hal aneh, pikiran magis yang berpengaruh pada perilakunya, persepsi pancaindra yang tidak biasa, pikiran obsesi, tak terkendali, pikiran yang samar-samar, penuh kiasan, sangat rinci dan ru et atau stereotipik yang termani,estasi dalam pembicaraan yang aneh dan inkoheren. II.= TIPE SKI7OFRENIA (. *kiCo,renia &aranoid, tema curiga, diancam, atau ). =eluasi ( aham) dan halusinasi dengan aham kebesaran

=isorganiCed *kCoprenia, &ikiran, bicara, dan perilaku Otidak nyambungP, emosi datar atau tidak tepat

!.

*kiCoprenia %atatonik, $ampir tidak ada respon thd lingkungan, aspek motorik dan 3erbal sangat terganggu . 2erupakan salah satu tipe skiCo,renia yang ditandai dengan hendaya yang jelas dalam perilaku motorik dan perlambatan akti3itas yang berkembang menjadi stupor namun mungkin berubah secara tiba-tiba menjadi ,ase agitasi. .rang dengan skiCo,renia jenis ini biasanya sering memperlihatkan perangai yang aneh, mempertahankan postur yang aneh dsb

".

@ndi,,erentiated *kiCoprenia,. %lien masuk kriteria skiCo,renia tapi tidak dapat masuk kelompok paranoid, disorganiCed, ataupun katatonik

8.

*kiCoprenia +esidual 0da ri ayat minimal ( episode gejala positi, yang akut tetapi saat ini tidak menampakkan gejala positi, agar menemukan: mendapatkan tempat di masyarakat, dan hasilnya dengan kegiatan kegiatan yang berbasis keterampilan dan lain-lain sedikit banyak telah membantupenderitaskiCo,renia.

II.@ MEKANISME TEST /erikut ini merupakan pedoman diagnostik untuk *kiCo,renia '

$arus ada sedikitnya satu gejala berikut ini yang amat jelas (dan biasanya dua gejala atau lebih bila gejala-gejala itu kurang tajam atau kurang jelas)'

(a) ' &hought echo ' isi pikiran diri sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras), dan isi pikiran ulangan, alaupun isinya sama, namun kualitasnya berbedaH atau ' &hought insertion or withdrawal ' isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar dirinya (withdrawal)H dan ' &hought broadcasting ' isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya. (b) - "elusion o( control ' aham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu

kekuatan tertentu dari luarH atau

- "elusion o( in(luence '

aham tentang dirinya dipengaruhi oleh suatu

kekuatan tertentu dari luarH atau - "elusion o( passi)ity ' aham tentang dirinya tidak berdaya dan

pasrah terhadap sesuatu kekuatan dari luar. - "elusional perception ' pengalaman indera i yang tidak ajar, yang

bermakna sangat khas bagi dirinya, biasanya bersi,at mistik atau mukjiCat. (c) $alusinasi auditorik' - suara halusinasi yang berkomentar secara terus menerus terhadap perilaku pasien, atau - mendiskusikan perihal pasien diantara mereka sendiri (diantara berbagai suara yang berbicara). - jenis suara halusinasi lain yang berasal dari salah satu bagi tubuh (d) ?aham aham menetap jenis lainnya, yang menurut budaya ajar dan sesuatu yang mustahil, misalnya

setempat dianggap tidak

perihal keyakinan agama atau politik tertentu, atau kekuatan dam kemampuan diatas manusia biasa (misalnya mampu mengendalikan cuaca, atau komunikasi dengan makhluk asing dari dunia lain).

0tau paling sedikit dua gejala diba ah ini yang harus selalu ada secara jelas'

(e) halusinasi yang menetap dari panca-indera apa saja, apabila disertai baik oleh aham yang mengambang maupun setengah berbentuk

tanpa kandungan a,ekti, yang jelas, ataupun disertai ide-ide berlebihan

(o)er' )alued ideas) yang menetap, atau apabila terjadi setiap hari selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan terus berulang. (,) 0rus pikiran yang terputus (break) atau mengalami sisipan

(interpolation), yang berakibat inkoherensi atau pembicaraan yang tidak rele3an, atau neologismeH (g) &erilaku katatonik, seperti keadaan gaduh gelisah (e7citement), posisi tubuh tertentu (posturing), atau ,leksibilitas cerea, negati3isme, mutisme, dan stuporH (h) #ejala-gejala negati,, seperti sikap sangat apatis, bicara yang jarang, dan respon emosional yang menumpul atau tidak ajar, biasanya yang mengakibatkan penarikan diri dari pergaulan sosial dan menurunnya kinerja sosialH tetapi harus jelas bah a semua hal tersebut tidak disebabkan oleh depresi atau medikasi neuroleptikaH

0danya gejala-gejala khas tersebut diatas telah berlangsung selama kurun aktu satu bulan atau lebih.

$arus ada suatu perubahan yang konsisten dan bermakna dalam mutu keseluruhan (o)erall *uality) dari beberapa aspek kehidupan perilaku pribadi (personal beha)iour), bermani,estasi sebagai hilangnya minat, hidup tak bertujuan, tidak berbuat sesuatu, sikap larut dalam diri sendir (sel( absorbed atitude), dan penarikan diri secara sosial.

II.7 MEKANISME PENGOBATAN II.7.1 T()$, S!*$t 1 /M(+ 1$*('t!&$%

.bat-obatan yang digunakan untuk mengobati *kiCo,renia disebut antipsikotik. 0ntipsikotik bekerja mengontrol halusinasi, delusi dan perubahan pola ,ikir yang terjadi pada *kiCo,renia. &asien mungkin dapat mencoba beberapa jenis antipsikotik sebelum mendapatkan obat atau kombinasi obat antipsikotik yang benar-benar cocok bagi pasien. 0ntipsikotik pertama diperkenalkan 8> tahun yang lalu dan merupakan terapi obat-obatan pertama yang e,ekiti, untuk mngobati *kiCo,renia. Terdapat ! kategori obat antipsikotik yang dikenal saat ini, yaitu antipsikotik kon3ensional, newer atypical antipsycotics, dan JloCaril (JloCapine). $. A't ,& 1!t 1 K!':('& !'$" .bat antipsikotik antipsikotik yang paling lama penggunannya e,ekti,, disebut

kon3ensional.

?alaupun

sangat

antipsikotik

kon3ensional sering menimbulkan e,ek samping yang serius. Jontoh obat antipsikotik kon3ensional antara lain ' (. $aldol (haloperidol) ). 2ellaril (thioridaCine) !. 1a3ane (thiothi7ene) ". &roli7in (,luphenaCine) 8. *telaCine (tri,luoperaCine) 9. ThoraCine (chlorpromaCine)

E. Trila,on (perphenaCine) 0kibat berbagai e,ek samping yang dapat ditimbulkan oleh antipsikotik kon3ensional, banyak ahli lebih merekomendasikan

penggunaan newer atypical antipsycotic. 0da ) pengecualian (harus dengan antipsikotok kon3ensional). P()t$*$, pada pasien yang sudah mengalami perbaikan (kemajuan) yang pesat menggunakan antipsikotik kon3ensional tanpa e,ek samping yang berarti. /iasanya para ahli merekomendasikan untuk meneruskan pemakaian antipskotik kon3ensional. K(+0$, bila pasien mengalami kesulitan minum pil secara reguler. &roli7in dan $aldol dapat diberikan dalam jangka aktu yang lama ( long acting) dengan inter3al )-" minggu

(disebut $uga depot (ormulations). =engan depot (ormulation, obat dapat disimpan terlebih dahulu di dalam tubuh lalu dilepaskan secara perlahanlahan. +istem depot (ormulation ini tidak dapat digunakan pada newer atypic antipsycotic. -. Newer Atypcal Antipsycotic .bat-obat yang tergolong kelompok ini disebut atipikal karena prinsip kerjanya berbeda, serta sedikit menimbulkan e,ek samping bila dibandingkan dengan antipsikotik kon3ensional. /eberapa contoh newer atypical antipsycotic yang tersedia, antara lain '

+isperdal (risperidone) *eroLuel (Luetiapine)

Qypre7a (olanCopine) &ara ahli banyak merekomendasikan obat-obat ini untuk

menangani pasien-pasien dengan *kiCo,renia. 9. A"!8$) " JloCaril mulai diperkenalkan tahun (FF>, merupakan antipsikotik atipikal yang pertama. JloCaril dapat membantu R )8-8>G pasien yang tidak merespon (berhasil) dengan antipsikotik kon3ensional. *angat disayangkan, JloCaril memiliki e,ek samping yang jarang tapi sangat serius dimana pada kasus-kasus yang jarang ((G), JloCaril dapat menurunkan jumlah sel darah putih yang berguna untuk mela an in,eksi. ;ni artinya, pasien yang mendapat JloCaril harus memeriksakan kadar sel darah putihnya secara reguler. &ara ahli merekomendaskan penggunaan JloCaril bila paling sedikit ) dari obat antipsikotik yang lebih aman tidak berhasil. *ediaan .bat 0nti &sikosis dan =osis 0njuran 1o (. 1ama generic %lorpromaCin *ediaan Tablet )8 dan (>> mg, injeksi )8 mg:hari mg:ml Tablet >,8 mg, (,8 ) $aloperidol mg, 8 mg ;njeksi 8 mg:ml Tablet ), ", A mg Tablet ),8 mg, 8 mg ;nj )8 mg:ml 8 - (8 mg:hari =osis (8> - 9>>

! " 8

&er,enaCin 5lu,enaCin 5lu,enaCin dekanoat

() - )" mg:hari (> - (8 mg:hari )8 mg:)-"

minggu Tablet )8 mg 9 Le3omepraCin ;njeksi )8 mg:ml Tablet ( mg dan 8 E A Tri,luperaCin mg Tablet 8> dan (>> TioridaCin mg Tablet )>> mg F (> (( *ulpirid ;njeksi 8> mg:ml &imoCid +isperidon Tablet ( dan " mg Tablet (, ), ! mg mg:hari !>> - 9>> mg:hari ( - " mg:hari ( - " mg:hari ) - 9 mg:hari (> - (8 mg:hari (8> - 9>> )8 - 8> mg:hari

A$)$ ,('##0'$$'

&ada dasarnya semua obat anti psikosis mempunyai e,ek primer (e,ek klnis) yang sama pada dosis eki3alen, perbedaan terutama pada e,ek samping sekunder.

&emilihan jenis obat anti psikosis mempertimbangkan gejala psikosis yang dominan dan e,ek samping obat. &ergantian obat disesuaikan dengan dosis eki3alen.

0pabila obat anti psikosis tertentu tidak memberikan respon klinis dalam dosis yang sudah optimal setelah jangka aktu yang

memadai, dapat diganti dengan obat psikosis lain (sebaiknya dari golongan yang tidak sama), dengan dosis eki3alennya dimana pro,il e,ek samping belum tentu sama.

0pabila dalam ri ayat penggunaan obat anti psikosis sebelumnya jenis obat antipsikosis tertentu yang sudah terbukti e,ekti, dan ditolerir dengan baik e,ek sampingnya, dapat dipilih kembali untuk pemakaian sekarang

=alam pengaturan dosis perlu mempertimbangkan'


o

.nset e,ek primer (e,ek klinis) ' sekitar )-" minggu .nset e,ek sekunder (e,ek samping) ' sekitar )-9 jam ?aktu paruh ()-)" jam (pemberian (-) kali perhari) =osis pagi dan malam dapat berbeda untuk mengurangi dampak e,ek samping (dosis pagi kecil, dosis malam lebih besar) sehingga tidak begitu mengganggu kualitas hidup pasien

2ulai dosis a al dengan dosis anjuran S dinaikkan setiap )-! hari S sampai mencapai dosis e,ekti, (mulai peredaan sindroma psikosis) S die3aluasi setiap ) minggu dan bila perlu dinaikkan S dosis optimal S dipertahankan sekitar A-() minggu (stabilisasi) S diturunkan setiap ) minggu S dosis maintanance S dipertahankan 9 bulan sampai ) tahun (diselingi drug holiday (-) hari:mingu) S tapering o,, (dosis diturunkan tiap )-" minggu) S stop

@ntuk pasien dengan serangan sndroma psikosis multi episode terapi pemeliharaan dapat dibarikan palong sedikit selama 8 tahun.

<,ek obat psikosis secara relati, berlangsung lama, sampai beberapa hari setelah dosis terakhir yang masih mempunyai e,ek klinis.

&ada umumnya pemberian oabt psikosis sebaiknya dipertahankan selama ! bulan sampai ( tahun setelah semua gejala psikosis mereda sama sekali. @ntuk psikosis reakti, singkat penuruna obat secara bertahap setelah hilangnya gejala dalam kueun minggu - ) bulan. aktu )

.abt antipsikosis tidak menimbulkan gejala lepas obat yang hebat alaupun diberikan dalam jangka aktu yang lama, sehingga

potensi ketergantungan obat kecil sekali.

&ada penghentian yang mendadak dapat timbul gejala Jholinergic rebound yaitu' gangguan lambung, mual muntah, diare, pusing, gemetar dan lain-lain. %eadaan ini akan mereda dengan pemberian anticholinergic agent (injeksi sul,as atro,in >,)8 mg ;2 dan tablet trihe7ypenidil !T) mg:hari)

.bat anti pikosis long acting (perenteral) sangat berguna untuk pasien yang tidak mau atau sulit teratur makan obat ataupun yang tidak e,ekti, terhadap medikasi oral. =osis dimulai dengan >,8 cc setiap ) minggu pada bulan pertama baru ditingkatkan menjadi ( cc setap bulan. &ambarian anti psikosis long acting hanya untuk terapi stabilisasi dan pemeliharaan terhadap kasus skiCp,renia.

&enggunaan J&Q injeksi sering menimbulkan hipotensi ortostatik pada aktu peubahan posisi tubuh (e,ek alpha adrenergik

blokade). Tindakan mengatasinya dengan injeksi nor adrenalin (e,,ortil ;2) $aloperidol sering menimbulkan sindroma parkinson.

2engatasinya dengan tablet trihe7yphenidyl !-"T) mg:hari, *0 >,8->,E8 mg:hari. P(* " 4$' O-$t 0't01 E, &!+( /S()$'#$'% P()t$*$ 1e er atypical antipsycoic merupakn terapi pilihan untuk penderita *kiCo,renia episode pertama karena e,ek samping yang ditimbulkan minimal dan resiko untuk terkena tardi)e dyskinesia lebih rendah. /iasanya obat antipsikotik membutuhkan aktu beberapa saat

untuk mulai bekerja. *ebelum diputuskan pemberian salah satu obat gagal dan diganti dengan obat lain, para ahli biasanya akan mencoba memberikan obat selama 9 minggu () kali lebih lama pada JloCaril) P(* " 4$' O-$t 0't01 1($+$$' )("$,& /1$*-04% /iasanya timbul bila penderita berhenti minum obat, untuk itu, sangat penting untuk mengetahui alasan mengapa penderita berhenti minum obat. Terkadang penderita berhenti minum obat karena e,ek samping yang ditimbulkan oleh obat tersebut. 0pabila hal ini terjadi, dokter dapat menurunkan dosis menambah obat untuk e,ek sampingnya, atau mengganti dengan obat lain yang e,ek sampingnya lebih rendah.

0pabila penderita berhenti minum obat karena alasan lain, dokter dapat mengganti obat oral dengan injeksi yang bersi,at long acting, diberikan tiap )- " minggu. &emberian obat dengan injeksi lebih simpel dalam penerapannya. Terkadang pasien dapat kambuh alaupun sudah mengkonsumsi

obat sesuai anjuran. $al ini merupakan alasan yang tepat untuk menggantinya dengan obat obatan yang lain, misalnya antipsikotik kon)ensonal dapat diganti dengan newer atipycal antipsycotic atau newer atipycal antipsycotic diganti dengan antipsikotik atipikal lainnya. JloCapine dapat menjadi cadangan yang dapat bekerja bila terapi dengan obatobatan diatas gagal. P('#!-$t$' S("$*$ .$&( P('3(*-04$' *angat penting bagi pasien untuk tetap mendapat pengobatan alaupun setelah sembuh. &enelitian terbaru menunjukkan " dari 8 pasien yang berhenti minum obat setelah episode petama *kiCo,renia dapat kambuh. &ara ahli merekomendasikan pasien-pasien *kiCo,renia episode pertama tetap mendapat obat antipskotik selama ()-)" bulan sebelum mencoba menurunkan dosisnya. &asien yang mendertia *kiCo,renia lebih dari satu episode, atau balum sembuh total pada episode pertama membutuhkan pengobatan yang lebih lama. &erlu diingat, bah a penghentian pengobatan merupakan penyebab tersering kekambuhan dan makin beratnya penyakit. E.(1 S$*, '# O-$t2!-$t A't ,& 1!t 1

%arena penderita *kiCo,renia memakan obat dalam jangka

aktu

yang lama, sangat penting untuk menghindari dan mengatur e,ek samping yang timbul. 2ungkin masalah terbesar dan tersering bagi penderita yang menggunakan antipsikotik kon3ensional gangguan (kekakuan) pergerakan otot-otot yang disebut juga <,ek samping <kstra &iramidal (<<&). =alam hal ini pergerakan menjadi lebih lambat dan kaku, sehingga agar tidak kaku penderita harus bergerak (berjalan) setiap aktu, dan akhirnya

mereka tidak dapat beristirahat. <,ek samping lain yang dapat timbul adalah tremor pada tangan dan kaki. %adang-kadang dokter dapat memberikan obat antikolinergik (biasanya benCtropine) bersamaan dengan obat antipsikotik untuk mencegah atau mengobati e,ek samping ini. <,ek samping lain yang dapat timbul adalah tardi)e dyskinesia dimana terjadi pergerakan mulut yang tidak dapat dikontrol, protruding tongue, dan (acial grimace. %emungkinan terjadinya e,ek samping ini dapat dikurangi dengan menggunakan dosis e,ekti, terendah dari obat antipsikotik. 0pabila penderita yang menggunakan antipsikotik

kon3ensional mengalami tardi)e dyskinesia, dokter biasanya akan mengganti antipsikotik kon3ensional dengan antipsikotik atipikal. .bat-obat untuk *kiCo,renia juga dapat menyebabkan gangguan ,ungsi seksual, sehingga banyak penderita yang menghentikan sendiri pemakaian obat-obatan tersebut. @ntuk mengatasinya biasanya dokter

akan menggunakan dosis e,ekti, terendah atau mengganti dengan newer atypical antipsycotic yang e,ek sampingnya lebih sedikit. &eningkatan berat badan juga sering terjadi pada penderita *ikCo,renia yang memakan obat. $al ini sering terjadi pada penderita yang menggunakan antipsikotik atipikal. =iet dan olah raga dapat membantu mengatasi masalah ini. <,ek samping lain yang jarang terjadi adalah neuroleptic malignant syndrome, dimana timbul derajat kaku dan termor yang sangat berat yang juga dapat menimbulkan komplikasi berupa demam penyakit-penyakit lain. #ejala-gejala ini membutuhkan penanganan yang segera. II.7.2 T()$, P& 1!&!& $" $. T()$, ,() "$10 Teknik perilaku menggunakan hadiah ekonomi dan latihan ketrampilan sosial untuk meningkatkan kemampuan sosial, kemampuan memenuhi diri sendiri, latihan praktis, dan komunikasi interpersonal. &erilaku adapti, adalah didorong dengan pujian atau hadiah yang dapat ditebus untuk hal-hal yang diharapkan, seperti hak istime a dan pas jalan di rumah sakit. =engan demikian, ,rekuensi perilaku maladapti, atau menyimpang seperti berbicara lantang, berbicara sendirian di masyarakat, dan postur tubuh aneh dapat diturunkan. -. T()$, -()!) 't$& 21("0$)#$

Terapi ini sangat berguna karena pasien skiCo,renia seringkali dipulangkan dalam keadaan remisi parsial, keluraga dimana pasien skiCo,renia kembali seringkali mendapatkan man,aat dari terapi keluarga yang singkat namun intensi, (setiap hari). *etelah periode pemulangan segera, topik penting yang dibahas didalam terapi keluarga adalah proses pemulihan, khususnya lama dan kecepatannya. *eringkali, anggota keluarga, didalam cara yang jelas mendorong sanak saudaranya yang terkena skiCo,renia untuk melakukan akti3itas teratur terlalu cepat. +encana yang terlalu optimistik tersebut berasal dari ketidaktahuan tentang si,at skiCo,reniadan dari penyangkalan tentang keparahan penyakitnya. 0hli terapi harus membantu keluarga dan pasien mengerti skiCo,renia tanpa menjadi terlalu mengecilkan hati. *ejumlah penelitian telah menemukan bah a terapi keluarga adalah e,ekti, dalam

menurunkan relaps. =idalam penelitian terkontrol, penurunan angka relaps adalah dramatik. 0ngka relaps tahunan tanpa terapi keluarga sebesar )8-8> G dan 8 - (> G dengan terapi keluarga. 9. T()$, 1("!*,!1 Terapi kelompok bagi skiCo,renia biasanya memusatkan pada rencana, masalah, dan hubungan dalam kehidupan nyata. %elompok mungkin terorientasi secara perilaku, terorientasi secara psikodinamika atau tilikan, atau suporti,. Terapi kelompok e,ekti, dalam menurunkan isolasi sosial, meningkatkan rasa persatuan, dan meningkatkan tes

realitas bagi pasien skiCo,renia. %elompok yang memimpin dengan cara suporti,, bukannya dalam cara interpretati,, tampaknya paling membantu bagi pasien skiCo,renia. +. P& 1!t()$, '+ : +0$" &enelitian yang paling baik tentang e,ek psikoterapi indi3idual dalam pengobatan skiCo,renia telah memberikan data bah a terapi alah membantu dan menambah e,ek terapi ,armakologis. *uatu konsep penting di dalam psikoterapi bagi pasien skiCo,renia adalah

perkembangan suatu hubungan terapetik yang dialami pasien sebagai aman. &engalaman tersebut dipengaruhi oleh dapat dipercayanya ahli terapi, jarak emosional antara ahli terapi dan pasien, dan keikhlasan ahli terapi seperti yang diinterpretasikan oleh pasien. $ubungan antara dokter dan pasien adalah berbeda dari yang ditemukan di dalam pengobatan pasien non-psikotik. 2enegakkan hubungan seringkali sulit dilakukanH pasien skiCo,renia seringkali kesepian dan menolak terhadap keakraban dan kepercayaan dan kemungkinan sikap curiga, cemas, bermusuhan, atau teregresi jika seseorang mendekati. &engamatan yang cermat dari jauh dan rahasia, perintah sederhana, kesabaran, ketulusan hati, dan kepekaan terhadap kaidah sosial adalah lebih disukai daripada in,ormalitas yang prematur dan penggunaan nama pertama yang merendahkan diri. %ehangatan atau pro,esi persahabatan yang berlebihan adalah tidak tepat dan

kemungkinan dirasakan sebagai usaha untuk suapan, manipulasi, atau eksploitasi. 3. P()$<$t$' + R0*$4 S$1 t / ospitali!ation% ;ndikasi utama pera atan rumah sakit adalah untuk tujuan diagnostik, menstabilkan medikasi, keamanan pasien karena gagasan bunuh diri atau membunuh, prilaku yang sangat kacau termasuk ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar. Tujuan utama pera atan dirumah sakit yang harus ditegakkan adalah ikatan e,ekti, antara pasien dan sistem pendukung masyarakat. +ehabilitasi dan penyesuaian yang dilakukan pada pera atan rumahsakit harus direncanakan. =okter harus juga mengajarkan pasien dan pengasuh serta keluarga pasien tentang skiCo,renia. ) &era atan di rumah sakit menurunkan stres pada pasien dan membantu mereka menyusun akti3itas harian mereka. Lamanya

pera atan rumah sakit tergantung dari keparahan penyakit pasien dan tersedianya ,asilitas pengobatan ra at jalan. +encana pengobatan di rumah sakit harus memiliki orientasi praktis ke arah masalah kehidupan, pera atan diri, kualitas hidup, pekerjaan, dan hubungan sosial. &era atan di rumah sakit harus diarahkan untuk mengikat pasien dengan ,asilitas pera atan termasuk keluarga pasien. &usat pera atan dan kunjungan keluarga pasien kadang membantu pasien dalam memperbaiki kualitas hidup.

*elain anti psikosis, terapi psikososial ada juga terapi lainnya yang dilakukan di rumah sakit yaitu <lektro %on3ulsi, Terapi (<JT). Terapi ini diperkenalkan oleh @go cerleti((AAE-(F9!). 2ekanisme penyembuhan penderita dengan terapi ini belum diketahui secara pasti. 0lat yang digunakan adalah alat yang mengeluarkan aliran listrik sinusoid sehingga penderita menerima aliran listrik yang terputus putus. Tegangan yang digunakan (>>-(8> Kolt dan aktu yang digunakan )-! detik

&ada pelaksanaan Terapi ini dibutuhkan persiapan sebagai berikut' (. &emeriksaan jantung, paru, dan tulang punggung. ). &enderita harus puasa !. %andung kemih dan rektum perlu dikosongkan ". #igi palsu , dan benda benda metal perlu dilepaskan. 8. &enderita berbaring telentang lurus di atas permukaan yang datar dan agak keras. 9. /agian kepala yang akan dipasang elektroda ( antara os prontal dan os temporalis) dibersihkan. E. =iantara kedua rahang di beri bahan lunak dan di suruh agar pasien menggigitnya 5rekuensi dilakukannya terapi ini tergantung dari keadaan

penderita dapat diberi'

)-" hari berturut - turut (-) kali sehari )-! kali seminggu pada keadaan yang lebih ringan 2aintenance tiap )-" minggu =ahulu sebelum jaman psikotropik dilakukan ()-)> kali tetapi sekarang tidak dianut lagi

;ndikasi pemberian terapi ini adalah pasien skiCo,renia katatonik dan bagi pasien karena alasan tertentu karena tidak dapat menggunakan antipsikotik atau tidak adanya perbaikan setelah pemberian antipsikotik. %ontra indikasi <lektro kon3ulsi3 terapi adalah =ekompensasio kordis, aneurisma aorta, penyakit tulang dengan bahaya ,raktur tetapi dengan pemberian obat pelemas otot pada pasien dengan keadaan diatas boleh dilakukan. %ontra indikasi mutlak adalah tumor otak. *ebagai komplikasi terapi ini dapat terjadi luksasio pada rahang, ,raktur pada 3ertebra, +obekan otot-otot, dapat juga terjadi apnue, amnesia dan terjadi degenerasi sel-sel otak.

OBAT SKI7OFRENIA
4 T) ."0!,()$8 ' /A5G%D!& & *$1& *0* ? B0M(' '#1$t1$' (.(1 &(+$t . /St("$8 '(5 T) 8 '(% /P%*#C4$) K!*$ 1$)('$ +(,)(&&$'t SSP5 +(,)(& &0*&0* t0"$'#5 4 '+$) ,$+$ .(!1)!*!& t!*$5 #$'##0$' 4(,$) +$' # ';$" -()$t.

.4

=.

= R &,() +!' /A5G%A'$1 +$' )(*$;$ ? 05 =E.(1 ) &,() +!' +$,$tH ,()&('& t . t()4$+$,B() 1$t$' +('#$' )(&(,t!) &()!t!' ' /R &,() +$"5 P()& +$"5*# &(4$) 122 1$" 5 - "$ + t '#1$t1$' !"(4 1!),)!*$8 '5) &,() +!' $t$0 1!*,!'('2=HT2 +$' D!,$* 'D2 + !t$1 +$' R 8!+$"5 7!.)(+$"% /P% + -0t041$' + '$ 11$'+("$: )+ '5 ."0!1&(t '5 * 1!'$8!"51!*,!'(' "$ ' &(+ $$'. ,() .(). I1$t$' +('#$' )(&(,t!) -()t$4$, &$*,$ 22@,$)!1&(t '5 ,()#!" +5 10 ' + '5 +!,$* ' 20 1$" "(- 4 )('+$4 *#C4$) . 10 ' '5 ) t!'$: )5 )!, ' )!" +$' + -$'+ '#1$' 1$t$' +('#$' )(&(,t!) D(<$&$ ? 05=2 1 *# '4 - t!) ADP2D@ "$ ''3$. =2HT2. &(4$) 2 1$" 5 '$ 11$'R &,() +!' *(' '#1$t1$' (.(1 P('$*-$4$' $1t : t$& $'t$#!' & ,()"$4$' &$*,$ 4 ,!t('& . $'t 4 ,()t('& . )(&(,t!) &()!t!' ' ,$+$ $1t : t$& 1 &$)$' !,t *$" 32@K"!8$, ' *('0)0'1$' -()& 4$' $'t$#!' & )(&(,t!) +!,$* ' *#C4$) . ) &,() +!'. K!*- '$& +('#$' /*(1$' &*( 1"$& 1 '(0)!"(,t 1% *(t!1"!,)$* + $1$' +$,$t + ,()9$3$ *(*,()-$ 1 #(;$"$ '(#$t . *(' '#1$t1$' )(& 1! #(;$"$ ,& 1!& & +$' *('0)0'1$' '& +('& (1&t)$, )$* +$" (.(1 &$*, '# (1&t)$, )$* +$".

@.

@ K"!8$, ' /A"!8$) "% /P%

/A5G%D!& & *$1& *0* ? 900M(' '#1$t1$' (.(1 &(+$t :(.P('3$1 t ;$'t0'# -()$tE *#C4$) D$"$* *()('9$'$1$') <$3$t '(t)!,(' $ $t$0 ,('#4('t $' ,('#!-$t$'5 +!& &$#)$'0"!& t!& &E #$'##0$' + 10)$'# &(9$)$ -()t$4$, &("$*$&0*&0* t0"$'#E 1(4$* "$' 122 * '##0 0't01 *('#4 '+$) +$' *('30&0 E (, "(,&3 )(& 1! t();$+ 1(*-$" ,& 1!& &. 3$'# t +$1 t()1!'t)!"E 1!*$ $t$0 +(,)(& SSP -()$t5 't!1& 1$& !-$t.

DAFTAR PUSTAKA (. 2ansjoer. 0. dkk, %apita *elekta %edokteran, <disi tiga 4ilid ;. ). +.* /enhard )>>E, *kiCo,renia dan =iagnosis /anding, 4akarta, 5akultas %edokteran @ni3ersitas ;ndonesia. !. ". %atCung.#./. 5armakologi =asar dan %linik.buku dua <disi

delapan, 5akultas %edokteran @ni3ersitas 0irlangga. 8. 2aslim +. )>>!.=iagnosis #angguan 4i a. +ingkasan +ingkas

dari &&=#4-;;;.4akarta' &T. 1uh 4aya. 9. 8.%aplan, *adock, #rebb. (FFE.*inopsis &sikiatri ;lmu

&engetahuan &rilaku &sikiatri %linis. 4ilid *atu. 4akarta' /inarupa 0ksara. E. 9.2aslim, +. (FFF.&anduan &raktis &enggunaan %linis .bat

&sikotropik. &T 1uh 4aya. A. .emedicine.com


9.

E.*chiCophrenia.

A.http'::

.ne s-medical.net:health:*chiCophrenia-Jauses-

G)A;ndonesianG)F.asp7

REMATIK III.1 ETIOLOGI &enyakit rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut 0rthritis rheumatica, singkatnya 0+, rematik atau rema adalah penyakit sendi kronis dan sistemis yang termasuk kelompok gangguan auto-imun. /ercirikan perubahan-perubahan beradang kronis dari sendi dan

membrannya (syno3ium) dan kemudian destruksi tulang ra an dengan perubahan anatomis. Yang khusus dihinggapi rema adalah persendian tangan dan kakai, lutut, bahu dan tengkuk ((). #ejalanya yang khas berupa bengkak dan nyeri simetris disendi B sendi tersebut. 1yeri ini paling hebat aktu bangu pagi dan umumnya aktu malam dapat aktu pagi (morning

berkurang setelah melakukan akti3itas. 1yeri menyulitksn tidur. *endi-sendi ini menjadi kaku

sti,,ness), sukar digerakkan dan kurang bertenaga, khususnya juga setelah bangun selama (-) jam lebih. #ejala lainnya adalah perasaan lelah dan malaise umum. &ada lebih kurang )>G dari pasien terdapat benjolan-benjolan kecil (noduli), terutama dijeriji serta pergelangan tangan dan kaki ((). &enyebab rematik salah satunya adalah masalah kekebalan tubuh yang berbalik menyerang jaringan persendian. $al ini mengakibatkan tulang ra an di sekitar sendi menipis dan membentuk tulang baru. &ada saat tubuh digerakkan, tulang-tulang di persendian bersinggungan sehingga memicu rasa nyeri (()

+ematik, hakikatnya mani,estasi dari penyakit mental seperti depresi, stres, dan sebagainya. =alam kondisi mental terganggu, otot tubuh mengalami gangguan dan ketegangan. /ila berlangsung secara terus menerus akan berakibat terbentuknya serat-serat jaringan di antara seratserat otot. =arah yang alirannya kurang lancarpun dapat memicu terjadinya rematik, karena ,ungsi sebagian darah yang mengangkut sisasisa makanan dan kotoran tubuh menjadi berdesak-desakan sehingga menjadi kekurangan oksigen. Qat-Cat polutan yang tersebar melalui udara juga dapat mengakibatkan rematik ()). /erikut ini adalah beberapa tanda atau gejala yang umum dirasakan oleh para penderita penyakit rematik, diantaranya adalah sebagai berikut' (!) %ekakuan disekitar sendi yang berlangsung sekitar !>-9> menit di pagi hari. /engkak pada ! atau lebih sendi pada saat yang bersamaan. /engkak dan nyeri umumnya terjadi pada sendi-sendi tangan. /engkak dan nyeri umumnya terjadi dengan pola yang simetris (nyeri pada sendi yang sama dikedua sisi tubuh) dan umumnya menyerang sendi pergelangan tangan. *akit atau radang dan terkadang bengkak dibagian persendian pergelangan jari, tangan, kaki, bahu, lutut (dengkul), pinggang, punggung dan sekitar leher.

*akit rematik dapat berpindah-pindah tempat dan bergantian bahkan sekaligus di berbagai persendian.

*akit rematik biasanya kambuh pada saat cuaca mendung saat mau hujan atau setelah mengkonsumsi makanan pantangan seperti' sayur bayam, kangkung, kelapa, santan, dll.

III.2. PATOFISIOLOGI *endi merupakan bagian tubuh yang paling sering terkena in,lamasi dan degenerasi yang terlihat pada penyakit rematik. ;n,lamasi akan terlihat pada persendian sebagai sino3itis. &ada penyakit rematik in,lamatori, in,lamasi merupakan proses primer dan degenerasi yang terjadi merupakan proses sekunder yang timbul akibat pembentukan pannus (proli,erasi jaringan syno3ial). ;n,lamasi merupakan akibat dari respon imun ("). &ada penyakit rematik degenerati3e dapat terjadi proses in,lamasi yang sekunder. *ino3itis ini biasanya lebih ringan serta menggambarkan suatu proses reakti,. *ino3itis dapat berhubungan dengan pelepasan proteoglikan tulang ra an yang bebas dari kartilago artikuler yang mengalami degenerasi kendati ,aktor-,aktor imunologi dapat pula terlibat ("). +0 merupakan mani,estasi dari respon system imun terhadap antigen asing pada indi3idu) dengan predisposisi genetik ("). *uatu antigen penyebab +0 yang berada pada membrane syno3ial memicu proses in,lamasi. &roses in,lamasi mengakti,kan terbentiknya makro,ag. 2akro,ag meningkatkan akti3itas ,agositosisnya terhadap antigen dan merangsang

proli,erasi dan akti3asi sel / untuk memproduksi antibody. *etelah berikatan dengan antigen, antibody yang dihasilkan akan membentuk komplek imun yang akan berdi,usi secara bebas ke dalam ruang sendi. &engendapan komplek imun ini mengakti3asi system komplemen J8a ("). %omplemen J8a merupakan ,aktor kemotaktik yang selain

meningkatkan permiabilitas 3askuler, juga dapat menarik lebih banyak polimor,onukler (&21) dan monosit kea rah lokasi tersebut ("). 5agositosi komplek imun oleh sel radang akan disertai pembentukan dan pembebasan radikal oksigen bebas, leukotrin, prostaglandin yang akan menyebabkan erosi ra an sendi dan tulang. +adikal oksigen bebas dapat menyebabkan terjadinya depolimerisasi hialuronat sehingga

mengakibatkan terjadinya penurunan 3iskositas cairan sendi. *elain itu radikal oksigen bebas juga merusak kolagen dan proteoglikan ra an sendi ("). &engendapan komplek imun menyebabkan terjadinya degranulasi mast cell yang menyebabkan terjadinya pembebasan histamine dan berbagai enCim proteolitik serta akti3asi jalur asam arakidonat yang akan memecah kolagen sehingga terjadi edema, proli,erasi membrane syno3ial dan akhirnya terbentuk pannus ("). 2asuknya sel radang ke dalam membrane syno3ial akibat

pengendapan komplek imun menyebabkan terbentuknya pannus yang merupakan elemen yang paling destrukti, dalam pathogenesis +0. &annus merupakan jaringan granulasi yang terdiri dari sel ,ibroblast yang

berproli,erasi, mikro3askuler dan berbagai jenis sel radang. &annus akan menghancurkan tulang ra an dan menimbulkan erosi tulang. 0kibatnya adalah menghilangnya permukaan sendi yang akan mengganggu gerakan sendi. .tot akan turut terkena karena serabut otot akan mengalami perubahan degenerati3e dengan menghilangnya elastisitas otot dan kekuatan kontraksi otot ("). III.3 MEKANISME TEST =okter mendiagnosis rematik dengan mempelajari gejalanya,

melakukan pemeriksaan ,isik dan meminta tes diagnostik. Tes darah biasanya diperlukan untuk memeriksa kadar +5. *ebagian besar pasien rematik di dalam tubuhnya membentuk antibodi yang disebut +5 (rheumatoid (actor). 5aktor ini menentukan agresi3itas:keganasan dari penyakit. /ila hasil tes darah menunjukkan adanya +5 berarti rematik. 1amun, +5 negati, tidak selalu berarti kita bebas rematik, khususnya pada tahap a al penyakit. *ekitar )>G pasien rematik tidak menunjukkan hasil +5 positi, ("). &emeriksaan rontgen dapat melihat apakah sendi mengalami kerusakan. 1amun, ,oto rontgen jarang menunjukkan perubahan pada tahap a al rematik. =iagnosis rematik sering memerlukan aktu dan

keahlian karena gejalanya dapat mirip dengan jenis-jenis artritis lain (") III.4 MEKANISME TIMBULNDA PENDAKIT &enyakit ini dia ali dengan masuknya suatu antigen (mikroorganisme, atau Cat lain) kedalam sirkulasi. 0ntigen ini diperangkap oleh makro,ag,

tetapi tidak dimusnahkan atau dikeluarkan karena sebab-sebab yang tidak diketahui. 0kibatnya adalah terbentuknya antibodies dari jenis ;g2 (antigama globulin), yang disebut ,aktor rema. 0ntigen dan antibodies bergabung dengan komplemen dab menghasilkan suatu imuno-kompleks, yang kemudian menimbulkan serentetan reaksi peradangan. 0kibat penggabungan ini antara lain terjadi pelepasan Cat-Cat chemotactic lekosit tertentu (neutro,il) ke daerah peradangan. =alam )" jam kira-kira ( milyar neutro,il mengin3asi sendi bersangkutan. #ranulosit tersebut PPmemakanPP imunokompleks (,agocytose), lalu mati sambil melepaskan enCim-enCim lysosomal, seperti protease, glokoprotease, dan ,os,atase. *emua enCim ini dapat merusak tulang ra an dan bahan dasara tulang (matri7) (8). /ila tulang ra an mengalami kerusakan, jaringan kuat itu pecah dan proteoglycan dapat lolos. 0kibatnya, tulang ra an hilang kekuatan dan ,leksibilitasnya. /erhubung tidak memiliki pembuluh darah atau neuron maka kerusakannya pada umumnya tidak dapat diperbaiki lagi

(irre3ersibel). Qat-Cat perombakan dari tulang ra an dan sisanya, kemudian dapat bekerja sebagai antigen lagi dan siklus peradangan senantiasa berlanjut (() III.= MEKANISME PENGOBATAN &engobatan arthritis mencakup terapi ,armakologis dan terapi

non,armakologi. &engobatan termasuk mengendalikan akti3itas penyakit dan nyeri sendi, mempertahankan kemampuan dalam kegiatan sehari-

hari, meningkatkan kualitas kehidupan, dan memperlambat perubahan sendi destrukti,. (. Terapi 1on-,armakologi Terapi non,armakologi yang digunakan pada pasien dengan rheumatoid arthritis adalah istirahat, terapi ,isik, penurunan berat badan dan operasi. ;stirahat adalah komponen penting dari pengobatan non-,armakologi. ;ni mengurangi stres pada sendi meradang dan mencegah kehancuran sendi. ;stirahat juga membantu dalam mengurangi rasa sakit. Terlalu banyak istirahat dan imobilitas, dapat menyebabkan penurunan rentang gerak, atro,i otot dan kontraktur. Terapi okupasi dan ,isik dapat memberikan keterampilan dan latihan kepada pasien untuk meningkatkan atau mempertahankan mobilitas. &ilihan terapi non-,armakologi lainnya termasuk penurunan berat badan dan operasi. &enurunan berat badan membantu untuk meringankan stres sendi meradang. ;ni harus dipantau dengan penga asan yang ketat dari kesehatan pro,esional. Tenosyno3ectomy, perbaikan tendon, dan sendi pengganti adalah pilihan bedah untuk pasien dengan rheumatoid arthritis. ). Terapi 5armakologi a. 0nalgetika 1*0;=s (1on-steroida 0nti-;n,lamatory =rugs) *angat berguna untuk menghalau gejala rema. .bat ini lebih e,ekti, daripada analgetika peri,er (parasetamol, asetosal, atau kombinasinya dengan obat antinyeri lain). +espon indi3idual untuk 1*0;=s amat ber3ariasi, maka sebaiknya dicoba beberapa obat untuk menentukan obat

mana yang bekerja paling e,ekti, bagi pasien tertentu. *etiap obat hendaknya diminum selama ( minggu. &ilihan pertama adalah obat dengan relati, sedikit e,ek sampingnya, seperti ibupro,en, ketopro,en, naproksen dan diklo,enak, juga obat selekti, baru nabometon dan melo7icam. Yang ternyata e,ekti, untuk morning sti,nees adalah Cat-Cat long acting atau sediaan time-release yang dimnum sebelum tidur, misalnya diko,enak retard E8 mg. *ebagai obat tambahan, kombinasi parasetamol dan kodein atau propoksi,en seringkali sangat ampuh. &enggunaan jangka panjang dianjurkan dengan tambahan suatu

penghambat asam lambung (omepraCol, lansopraCol, pantopraCol) atayu Cat pelindung mukosa misopristol guna mencegah terjadinya tukak lambung. *ebaiknya terlebih dahulu dilakukan eradikasi dari kuman $elicobacter pylori sebelum dimulainya pengobatan menahun dengan 1*0;=s. b. %ortikosteroida *angat e,ekti, tetapi seringkali mengakibatkan e,ek samping dan terapi sukar dihentikan, maka terutama digunakan bila penyakit menjadi parah. 2isalnya, pada penderita lansia dapat diatasi dengan dosis rendah prednison (sekecil (> mg) yang sepanjang tahun dapat dikurangi sampai dosis pemeliharaan, tetapi pada pasien yang lebih muda diperlukan dosis yang jauh lebih tinggi untuk besar. aktu yang lama dengan resiko e,ek samping

&ada tahun-tahun terakhir telah dilaporkan hasil jangka panjang yang baik dari penggunaan prednison secara dini. *ecara intra-artikuler,

kortikosteroida digunakan untuk kelakuan nyeri hebat pada sendi. %ortikosteroid digunakan dalam rheumatoid arthritis untuk antiin,lamasi. %ortikosteroid oral diserap dengan cepat dan benar-benar dari saluran pencernaan. %ortikosteroid dimetabolisme dan tidak akti, terutama oleh hati dan diekskresikan dalam urin. +heumatoid 0rthritis %ortikosteroid oral dapat digunakan dalam beberapa cara yaitu dapat digunakan dalam menjembatani terapi, terapi dosis rendah terus menerus, dan jangka pendek semburan dosis tinggi untuk mengendalikan ,lare. *teroid oral (misalnya prednison, metilprednisolon) dapat digunakan untuk mengontrol rasa sakit sementara =20+=s, sering digunakan pada pasien dengan gejala yang melemahkan ketika =20+= terapi dimulai. &asien dengan penyakit sulit untuk kontrol mungkin ditempatkan pada dosis rendah. &rednison dosis di ba ah E,8 mg per hari dapat ditoleransi dengan baik tetapi tanpa e,ek samping jangka panjang yang berhubungan dengan kortikosteroid. =osis terendah kortikosteroid yang mengontrol gejala harus digunakan untuk mengurangi e,ek samping. =osis alternati, kortikosteroid oral, dosis rendah biasanya tidak e,ekti, dalam arthritis arthritis, gejala biasanya marak pada hari-hari tanpa obat. Longacting bentuk kortikosteroid termasuk triamcinolone acetonide, triamcinolone he7acetonide dan metilprednisolon asetat.

&asien dengan ) sampai 9 minggu kontrol gejala. 0lendronate e,ekti, dalam mencegah kehilangan tulang dan mungkin dipertimbangkan pro,ilaksis untuk pasien jangka panjang, terutama untuk pasien yang berisiko tinggi (misalnya, perempuan pasca-menopause, lansia). Tidak ada bukti bah a kortikosteroid saja meningkatkan risiko gastrointestinal ulserasi, meskipun mereka sering telah terlibat. 0kibatnya, tindakan perlindungan pencernaan biasanya tidak diindikasikan c. .bat-obat supresi, long-acting atau =20+=s (=isease 2odi,ying 0ntirheumatic =rugs) 2emiliki khasiat radang kuat. .bat ini juga berdaya anti-erosi,, artinya dapat menghentikan atau memperlambat progres kerusakan tulang ra an. *enya a-senya a ini tidak bekerja analgetis, maka biasanya dikombinasi dengan 1*0;=s guna memperkuat e,eknya. 0+ dianggap sebagai suatu gangguan yang relati, tak ganas, sedangkan =20+=s adalah toksis bagi darah dan ginjal. ;nilah sebabnya mengapa hingga tahun (FF9, obat-obat ini baru diberikan pada 0+, akti, bila sudah nampak kerusakan sendi atau peradangan sendi berkelanjutan, yang tidak dapat diatasi oleh 1*0;=s. Tetapi de asa ini terdapat kecenderungan untuk penggunanya dimulai pada ,ase amat dini, dengan maksud menekan progress penyakit sebelum sendi-sendi dirusak secara struktural dan irre3ersibel. &enelitian perbandingan menunjukkan e,eknya yang bak setelah beberapa tahun mengenai ,ungsi sendi, nyeri, dan kekakuan serta laju endap darah.

*ebuah penyakit - memodi,ikasi obat antirematik (=20+=s) harus dimulai dalam ! bulan pertama onset gejala. &engenalan a al hasil =20+=s dalam hasil yang lebih menguntungkan. 1*0;= dan

kortikosteroid dapat digunakan untuk gejala bantuan jika diperlukan, dengan peningkatan gejala yang relati, cepat dibandingkan dengan =20+=s, yang mungkin memakan aktu berminggu-minggu atau

berbulan-bulan. 1amun 1*0;=s tidak berdampak pada perkembangan penyakit dan risiko komplikasi jangka panjang. &engobatan dini dengan =20+=s dapat menurunkan angka kematian. &asien dengan rheumatoid arthritis telah meningkatkan angka kematian dibandingkan dengan orang tanpa penyakit. =20+=s termasuk agen biologis harus digunakan pada semua pasien kecuali orang-orang dengan penyakit terbatas. =20+=s yang sering digunakan termasuk

methotre7ate, hydro7ychloroLuine, sul,asalaCine dan le,lunomide, yang jarang digunakan adalah aCathioprine, =-penicillamine, emas (termasuk aurano,in), minocycline, siklosporin dan siklo,os,amid, karena khasiat kurang dan toksisitas yang tinggi. 2eskipun methotre7ate sering dipilih karena data jangka panjang menunjukkan e,ek yang baik dibandingkan dengan =20+=s lain dan menurunkan biaya dari agen biologis. Le,lunomide tampaknya memiliki e,ek yang sama dengan methotre7ate. *ecara biologis telah terbukti e,ekti, untuk pasien yang gagal pengobatan dengan =20+=s lain. ;n,li7imab harus dikombinasi dengan methotre7ate untuk mencegah

pengembangan antibodi yang dapat mengurangi khasiat obat atau menyebabkan reaksi alergi. Terapi kombinasi dengan dua atau lebih =20+=s mungkin

e,ekti, daripada pengobatan tunggal. %ombinasi siklosporin ditambah methotre7ate dan methotre7ate ditambah sul,asalaCine dan

hydro7ychloroLuine sangat e,ekti,. %ortikosteroid dapat digunakan dalam berbagai cara dalam

mengendalikan gejala sebelum terjadinya aksi =20+=s. =engan dosis rendah terus menerus. %ortikosteroid dapat disuntikkan ke dalam sendi dan jaringan lunak untuk mengendalikan peradangan lokal. %ortikosteroid jarang digunakan sebagai monoterapi. 1amun lebih baik untuk

menghindari penggunaan yang kronis bila mungkin untuk menghindari komplikasi jangka panjang. 1*0;= dan =20+=s memiliki si,at steroid yang memungkinkan pengurangan dosis kortiksteroid. 1*0;= jarang digunakan sebagai monoterapi untuk arthritis karena tidak mengubah perjalanan penyakit, melainkan 1*0;=s sebagai tambahan terhadap pengobatan =20+=s. 1*0;=s memiliki si,at analgesik dan antiin,lamasi dan mengurangi kekakuan yang berhubungan dengan rheumatoid *arthritis. 1*0;= terutama menghambat sintesis prostaglandin, yang hanya sebagian kecil dari in,lamasi.

T$-(" D$.t$) !-$t /@%


1o (. 1ama #enerik ;bupro,en 0skes &aten 5enidaUtablet 1eoLinucidUkaplet .starinUkaplet 5lamarUtablet #ratheosUtablet KoltarenUtablet Jon,ortidUkapsul &iro,elUkapsul &iro7enUkapsul &irocamUkapsul &rednicapUtable &ehacortUtablet <ltaConUkaplet <tacortinUkaplet 2eprosonUtablet 2esolUtablet 2ethylonUtablet 2etidrolUtablet <mthe7ate 2ethotre7ate kalbe 0ra3aUtablet LaCa,inUkaplet #olongan 1*0;=s ;ndikasi ;n,lamasi dan analgetik, meringankan gejala penyakit rematik tulang, sendi, non sendi, trauma otot dan muskuloskeletal +ematik non artikuler, in,lamasi dan bentuk degenerati, reumatik, athritis rheumatoid, osteoatritis +eumatik 0rtritis rematik, gangguan otot skelet akut dan pirai akut =emam rematik akut, anti in,lamasi <ncok,demam,rematik akut =osis )>> mg, ">> mg

).

=iklo,enak

1*0;=s 1*0;=s

)8 mg 8> mg )8 mg, 8> mg (> mg, )> mg 8 mg 8 mg

!. ".

;ndometasin &iroksikam

1*0;=s %ortikosteroid %ortikosteroid %ortoikosteroid

8. 9.

&rednisone &rednisolone

E.

2etilprednisolon

0sma bronkial, rinitis alergi, urtikaria, demam rematik akut, rematik artikular dan maskular 2erintangi radang sendi kronis denga daya kerja lebih cepat dan e,ekti, 2engurangi peradangan, 0rtritis rematik akti, 0rtritis rhematoid

" mg, A mg

A. F. (>.

2ethotre7ate Le,lunomide *ul,asalaCine

=20+=s

8>mg:)ml )> mg 8>> mg

=20+=s =20+=s

=05T0+ &@*T0%0

http'::asalasah.blogspot.com:)>():>(:gejala-penyebab-dan-pengobatanrematik.html http'::klinikherbal7amthone.com:obat:gejala-penyebab-dan-pengobatanrematik.html http'::opiebeaa.blogspot.com:)>():>9:laporan-pendahuluan-rematik.html =ipiro, 4.T., et al. &harmacotherapy a &athophysiologic approach, E th edition. )>>A. @*0. 2c#ra $ill Tim +edaksi. )>>F. !n(ormasi +pesialite ,bat !ndonesia , Kolume "". /erlico 2ulia 5arma. Yogyakarta.

GOUT IV.1 ETIOLOGI #out (pirai) merupakan istilah yang dipakai untuk sekelompok gangguan metabolik, yang ditandai oleh meningkatnya konsentrasi asam urat dalam darah (hiperurisemia). $iperurisemia dapat merupakan kondisi yang tidak bergejala, dengan konsentrasi asam urat serum yang meningkat. %onsentrasi urat yang lebih besar dari E,> mg:dL adalah tidak normal dan berkaitan dengan peningkatan risiko untuk gout. /erdasarkan penyebabnya, gout digolongkan menjadi ) yaitu' a. #out primer $iperurisemia primer terdiri dari hiperurisemia dengan kelainan molekular yang masih belum jelas dan hiperurisemia karena adanya kelainan enCim spesi,ik. $iperurisemia primer kelainan molekular yang belum jelas terbanyak didapatkan yaitu mencapai FFG, terdiri dari hiperurisemia karena undere-cretion (A>-F>G) dan karena o3erproduction ((>-)>G). adalah gout dan hiperurisemia primer. #out primer yang merupakan akibat dari hiperurisemia primer, terdiri dari hiperurisemia karena penurunan ekskresi (A>-F>G) dan karena produksi yang berlebih ((>)>G). $iperurisemia primer karena kelainan enCim spesi,ik diperkirakan hanya (G yaitu karena peningkatan akti3itas 3arian dari enCim phosporibosylpyrophosphatase (&+&&) synthetase, dan kekurangan sebagian dari enCim hypo-antine phosporibosyltrans(erase ($&+T). $iperurisemia primer karena undere-cretion kemungkinan disebabkan

oleh ,aktor genetik dan menyebabkan gangguan pengeluaran asam urat yang menyebabkan hiperurisemia. b. #out sekunder #out sekunder dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu kelainan yang menyebabkan peningkatan biosintesis de no)o, kelainan yang

menyebabkan peningkatan degradasi 0T& atau pemecahan asam nukleat dan kelainan yang menyebabkan sekresi menurun. $iperurisemia sekunder karena peningkatan biosintesis de no)o terdiri dari kelainan karena kekurangan menyeluruh enCim $&+T pada syndome Lesh-1yhan, kekurangan enCim glukosa-9 phosphate pada glycogen storage disease dan kelainan karena kekurangan enCim ,ructose-( phosphate aldolase melalui glikolisis anaerob. $iperurisemia sekunder karena produksi berlebih dapat disebabkan karena keadaan yang menyebabkan

peningkatan pemecahan 0T& atau pemecahan asam nukleat dari dari intisel. &eningkatan pemecahan 0T& akan membentuk 02& dan berlanjut membentuk ;2& atau purine nucleotide dalam metabolisme purin, c. #out idiopatik $iperurisemia yang tidak jelas penyebab primernya, kelainan genetik, tidak ada kelainan ,isiologis atau anatomi yang jelas. 5aktor-,aktor yang berpengaruh sebagai penyebab gout adalah' a. ,aktor keturunan dengan adanya ri ayat gout dalam silsilah keluarga b. meningkatnya kadar asam urat

c. akibat komsumsi alkohol berebihan, karena alkohol merupakan salah satu sumber purin yang juga dapat menghambat pembuangan purin melalui ginjal, sehingga disarankan tidak sering mengkomsumsi alkohol d. hambatan dari pembuangan asam urat karena penyakit tertentu, terutama gangguan ginjal. &asien disarankan meminum cairan dalam jumlah banyak. 2inum air sebanyak ) liter atau lebih setiap harinya membntu pembuangan urat, dan meminimalkan pengendapan urat dalam saluran kemih. e. penggunaan obat-obat tertentu yang meningkatkan kadar asam urat. ,. penggunaan antibiotika berlebihan yang menyebabkan berkembangnya jamur, bakteri, dan 3irus yang lebih ganas g. penyakit tertentu pada darah (anemia kronis) yang menyebabkan terjadinya gangguan metabolisme tubuh h. ,aktor lain seperti stres, diet ketat, cedera sendi, darah tinggi dan olahraga berlebihan. IV.2 PATOFISIOLOGI %etidaknormalan dalam system enCim yang mengatur metabolisme purin dapat menyebabkan o3erproduksi asam urat. &eningkatan akti3itas ,os,oribosil konsentrasi menyebabkan piro,os,at &+&&, (&+&&) sebuah sintetase kunci urat. menyebabkan sintesis peningkatan purin dan

penentu

produksi

asam

=e,isiensi

hipo7antin-guanin

,os,oribosil trans,erase produksi asam urat. $#&+T bertanggung ja ab terhadap perubahan guanine menjadi asam guanilat dan hipo7antin

menjadi asam inosinat. =ua perubahan ini memerlukan &+&& sebagai kosubstrat dan merupakan reaksi peman,aatan penting yang terlibat dalam sintesis asam nukleat. =e,isiensi enCim $#&+T menyebabkan

peningkatan metabolisme guanine dan hipo7antin menjadi asam urat dan lebih banyak &+&& yang berinteraksi dengan glutamine pada tahap a al jalur purin. %etidakhadiran $#&+T menyebabkan sindrom Lesch-1yhan pada anak-anak, yang dikarakterisasi dengan koreoatetosis, spastisitas, penurunan mental, dan produksi asam urat yang berlebihan

0sam urat dapat pula dihasilkan berlebih sebagai konsekuensi peningkatan pemecahan asam nukleat jaringan, seperti yang terjadi pada penyakit mieloproli,erati, dan lim,oproli,erati,. *ekitar dua pertiga asam urat yang dihasilkan setiap hari diekskresikan melalui urin. *isanya dieliminasi melalui saluran

gastrointestinal setelah degradasi enCimatik oleh bakteri usus. &enurunan

ekskresi asam urat melalui urin menjadi di ba ah kecepatan produksinya menyebabkan hiperurisemia dan peningkatan sodium urat. .bat-obat yang menurunkan bersihan ginjal asam urat melalui modi,ikasi beban yang disaring atau salah satu proses transport tubulus di antaranya diuretic, salisilat (kurang dari ) g:hari), piraCinamid, etambutol, asam nikotinat, etanol, le3odopa, siklosporin dan obat-obat sitotoksik. =eposisi kristal urat pada cairan syno3ial menyebabkan proses in,lamasi yang melibatkan mediator kimia yang menyebabkan

3asodilatasi, peningkatan permeabilitas 3ascular dan akti3itas kemotaksis untuk leukosit polimor,onuklear. 5agositosis kristal urat oleh leukosit menyebabkan lisis sel dengan cepat dan pembuangan enCim proteolitik ke dalam sitoplasma. +eaksi in,lamasi yang terjadi dikaitkan dengan nyeri pada persendian yang intens, eritema, rasa hangat dan bengkak. 1e,rolitiasis asam urat terjadi pada (>-)8G pasien dengan gout. 5actor yang membuat indi3idu cenderung menderita ne,rolitiasis meliputi ekskresi asam urat berlebih melalui urin, urin yang asam dan konsentrasi urin yang tinggi. &ada ne,ropati asam urat akut, gagal ginjal akut terjadi sebagai akibat terhalangnya aliran urin dan pengendapan %ristal asam urat pada saluran pengumpul dan ureter. *indrom ini merupakan komplikasi yang dapat dikenali dengan baik pada pasien dengan kelainan mieloproli,erati, atau lim,oproli,erati, dan sebagai akibat dari pergantian sel malignant secara besar-besaran terutama setelah inisiasi kemoterapi.

1e,ropati urat kronis disebabkan oleh deposisi %ristal urat jangka panjang dalam parenkim ginjal. Tophi (deposit urat) merupakan hal yang tidak biasa pada indi3idu dengan gout dan merupakan komplikasi hiperurisemia yang lambat. Tempat deposit tophaseus yang paling umum pada pasien dengan arthritis gout akut kambuhan adalah pangkal ibu jari kaki, heliks telinga, tonjolan tulang siku, tendon 0chilles, lutut, pergelangan tangan dan tangan. IV.3 MEKANISME TEST &eningkatan kadar asam urat serum sangat membantu membuat diagnosis tetapi tidak spesi,ik, karena ada sejumlah obat-obatan yang juga dapat meningkatkan kadar asam urat serum. =emikian pula, cukup banyak orang yang mengalami hiperurisemia asimtomatik. =engan menemukan kristal urat dalam to,i merupakan diagnosisi spesi,ik untuk gout. 0kan tetapi tidak semua pasien mempunyai to,i, sehingga tes diagnostik ini kurang sensiti,. .leh karena itu kombinasi dari penemuan-penemuan di ba ah ini dapat dipakai untuk menegakkan diagnosis' a. +iya at in,lamasi klasik artritis monoartikuler khusus pada sendi 2T&-( b. =iikuti oleh stadium interkritik dimana bebas simptom c. +esolusi sino3itis yang cepat dengan pengobatan kolkisin d. $iperurisemia

*uatu pemeriksaan lain untuk mendiagnosis gout adalah dengan melihat respons dari gejal-gejala pada sendi terhadap pemberian kolkisin. %olsikin adalah obat yang menghambat akti3itas ,agositik leukosit sehingga memberikan perubahan yang dramastis dan cepat meredakan gejala-gejala. &erubahan radiologik selain dari pembengkakan jaringan lunak juga biasa ditemukan pada tahap a al gout. 0danya kristal-kristal asam urat dalam cairan sino3ial sendi yang terserang juga dapat dianggap bersi,at diagnostik. The 0merican +heumatism 0ssociation menetapkan kriteria diagnostik untuk gout sebagai berikut' a. 0danya kristal urat yang khas dalam cairan sendi. b. Thopus (deposit besar dan tidak teratur dari natrium urat) terbukti mengandung kristal urat berdasarkan pemeriksaan kimia i dan mikroskopik dengan sinar terpolarisasi. c. (. lebih dari sekali mengalami artritis akut ). terjadi peradangan secara maksimal dalam satu hari !.olaigoartritis, atau jumlah sendi yang meradang kurang dari " hari ". kemerahan disekitar sendi yang meradang 8. sendi metatarso,alangeal pertama (ibu jari kaki) terasa sakit atau membengkak 9. serangan unilateral (satu sisi) pada sendi metatarso,alangeal pertama E. serangan unilateral pada sendi tarsal (jari kaki)

A. thopus (deposit besar dan tidak teratur dari natrium urat) dari 3ertilago ortikular (tulang ra an sendi) dan kapsula sendi

F. hiperurisemia (>. pembengkakan sendi secara asimetris (satu sisi tubuh saja) ((. serangan artritis akut berhenti secara menyeluruh =iagnosis gout ditetapkan bila ditemukan kriteria (a) dan:atau kriteria (b) dan:atau 9 insiden atau lebih dari kriteria (c). IV.4 MEKANISME TIMBULNDA PENDAKIT $istopatologis dari to,us menunjukkan granuloma dikelilingi oleh butir kristal monosodium urat (2*@). +eaksi in,lamasi disekeliling kristal terutama terdiri dari sel mononuklear dan sel giant. <rosi kartilago dan korteks tulang terjadi di sekitar to,us. %apsul ,ibrosa biasanya prominen di sekeliling to,i. %ristal dalam to,i terbentuk jarum (needle shape) dan sering membentuk kelompok kecil secara radier. %omponen lain yag penting dalam to,i adalah lipid

glikosaminoglikan dan plasma protein. &ada artritis gout akut cairan sendi juga mengandung kristal monosodium urat monohidrat pada F8G kasus. &ada cairan aspirasi dari sendi yang diambil segera pada saat in,lamasi akut akan ditemukan banyak kristal di dalam lekosit. $al ini disebabkan karena terjadi proses ,agositosis. Terdapat empat tahapan perjalanan klinis dari penyakit gout yang tidak diobati. Tahap pertama, hiperurisemia asimtomatik. =alam tahap ini pasien tidak menunjukkan gejala-gejala selain dari peningkatan asam urat

serum. $anya )>G dari pasien hiperurisemia asimtomatik yang berlanjut menjadi serangan gout akut. Tahapan kedua, artritis gout akut. &ada tahap ini terjadi a itan mendadak pembengkakan dan nyeri yang luar biasa, biasanya pada sendi ibu jari kaki dan sendi metatarso,alangeal. 0rtritis bersi,at monoartikular dan menunjukkan tanda-tanda peradangan lokal. 2ungkin terdapat demam dan peningkatan jumlah leukosit. *erangan dapat dipicu oleh pembedahan, trauma,obat-obatan, alkohol, atau stres emosional. Tahap ini biasanya mendorong pasien untuk mencari pengobatan segera. *endisendi lain dapat terserang, termasuk sendi jari-jari tangan , lutut, mata kaki, pergelangan tangan, dan siku. *erangan gout akut biasanya pulih tanpa pengobatan, tetapi dapat memakan aktu (> sampai (" hari.

&erkembangan dari serangan akut gout umumnya mengikuti serangkaian peristi a sebagai berikut . 2ula-mula terjadi hipersaturasi dari urat plasma dan cairan tubuh. *elanjutnya diikuti oleh penimbunan di dalam dan sekeliling sendi-sendi. 2ekanisme terjadinya kristalisasi urat setelah keluar dari serum masih belum jelas dimengerti. *erangan akut sering kali terjadi sesudah trauma lokal atau ruptura to,i (timbunan natrium urat), yang mengakibatkan peningkatan cepat konsentrasi asam urat lokal. Tubuh mungkin tidak dapat mengatasi peningkatan ini dengan baik, sehingga terjadi pengendapam asam urat diluar serum. %ristalisasi dan penimbunan asam urat akan memicu serangan gout. %ristal-kristal asam urat memicu respon ,agosotik oleh leukosit, sehingga leukosit memakan

kristal-kristal urat dan memicu mekanisme respon peradangan lainnya. +espon peradangan ini dapat dipengaruhi oleh lokasi dan banyaknya timbunan kristal asam urat. +eaksi peradangan dapat meluas dan bertambah sendiri, akibat dari penambahan timbunan kristal serum Tahap ketiga setelah serangan gout akut, adalah tahap interkritis. Tidak terdapat gejala-gejala pada masa ini, yang dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai tahun. %ebanyakan orang mengalami serangan gout berulang dalam aktu kurang dari ( tahun jika tidak diobati. Tahap keempat adalah tahap gout kronik dengan timbunan asam urat yang terus bertambah dalam beberapa tahun jika pengobatan tidak dimulai. &eradangan kronik akibat kristal-kristal asam urat mengakibatkan nyeri, sakit dan kaku, juga pembesaran dan penonjolan sendi yang bengkak. *erangan akut artritis gout dapat terjadi dalam tahap ini. To,i terbentuk pada masa gout kronik akibat insolubilitas relati, asam urat. 0 itan dan ukuran to,i secara proporsional mungkin berkaitan dengan kadar asam urat serum. /ursa olekranon lengan ba ah, bursa intrapatelar, dan heliks telinga adalah tempat-tempat yang sering dihinggapi to,i. *ecara klinis to,i ini mungkinsulit dibedakan dengan nodul reumatik. &ada masa kini to,i jarang terlihat dan akan menghilang dengan terap; yang tepat. #out dapat merusak ginjal, sehingga ekskresi asam urat akan bertambah buruk. %ristalBkristal asam urat dapat terbentuk dalam interstium medula, papila dan piramid, sehingga timbul proteinuria dan

hipertensi ringan. /atu ginjal asam urat juga dapat terbentuk sebagai akibat sekunder dari gout. /atu biasanya berukuran kecil, bulat dan tidak terlihat pada pemeriksaan radiogra,i. IV.= MEKANISME PENGOBATAN &engobatan gout bergantung pada tahap penyakitnya. $iperurisemia asimtomatik biasanya tidak membutuhkan pengobatan. &engobatan artritis akut bertujuan menghilangkan keluhan nyeri sendi dan

peradangan. *erangan akut artitis gout diobati dengan obat-obatan antiin,lamasi nonsteroid, kortikosteroid dan kolkisin. .bat-obat ini diberikan dalam dosis tinggi atau dosis penuh untuk mengurangi peradangan akut sendi. %emudian dosis ini diturunkan secara bertahap dalam beberapa hari. &engobatan gout kronik adalah berdasarkan usaha untuk

menurunkan produksi asam urat atau meningkatkan ekskresi asam urat oleh ginjal. .bat alopurinol menghambat pembentukan asam urat dari prekursornya (7antin dan hipo7antin) dengan menghambat enCim 7antin oksidase. .bat ini dapat diberikan dalam dosis yang memudahkan yaitu sekali sehari. .bat-obat urikosurik dapat meningkatkan eksresi asam urat dengan menghambat reabsopsi tubulus ginjal. *upaya agen-agen urikosurik ini dapat bekerja dengan e,ekti, dibutuhkan ,ungsi ginjal yang memadai. %reatin klirens perlu diperiksa untuk menentukan ,ungsi ginjal. &robenesid dan sul,inpiraCon adalah dua jenis agen urokosurik yang banyak dipakai.

4ika pasien menggunakan agen urikosurik maka ia memerlukan masukan cairan sekurang-kurangnya (8>>ml:hari agar dapat meningkatkan

ekskresi asam urat. *emua produk aspirin harus dihindari, karena menghambat kerja urikosurik obat-obat itu. &ada stadium interkritik dan menahun, tujuan pengobatan adalah untuk menurunkan kadar asam urat, sampai kadar normal, guna mencegah kekambuhan. &enurunan asam urat dilakukan dengan pemberian diet rendah purin dan pemakaian obat allopuriol bersama obat urikosurik yang lain (. 1*0;= (Non +teroidal .nti !n(lammatory "rug)

1*0;= adalah suatu kelas obat yang dapat menekan in,lamasi melalui inhibisi enCim cycloo7ygenase (J.D). <,ek penting dalam mengurangi rasa sakit. 1*0;= memberikan rasa nyaman bagi banyak orang dengan masalah persendian. &rinsip mekanisme 1*0;= sebagai analgetik adalah blokade sintesa prostaglandin melalui hambatan cycloo7cigenase (<nCim J.D-( dan J.D-)), dengan menggangguingkaran cycloo7ygenase. <nCim J.D-( adalah enCim yang terlibat dalam produksi prostaglandin gastroprotecti)e untuk mendorong aliran darah di gastrik dan

menghasilkan bikarbonat. J.D-( berada secara terus menerus di mukosa gastrik, sel 3ascular endotelial, platelets, renal collecting tubules, sehingga prostaglandin hasil dari J.D( juga berpartisipasi dalam hemostasis dan aliran darah di ginjal. *ebaliknya enCim J.D-) tidak selalu ada di dalam jaringan, tetapi akan cepat muncul bila dirangsang oleh mediator

in,lamasi, cedera:luka setempat, sitokin, interleukin, inter,eron dan tumor necrosing (actor. /lokade J.D-( (terjadi dengan 1*0;= nonspesi,ik) tidak diharapkan karena mengakibatkan tukak lambung dan meningkatnya risiko pendarahan karena adanya hambatan agregasi platelet. $ambatan dari J.D-) spesi,ik dinilai sesuai dengan kebutuhan karena tidak memiliki si,at di atas, hanya mempunyai e,ek antiin,lamasi dan analgesik. ). %olkhisin 2erupakan alkaloida yang diisolasi dari crocus musim gugur, /olchicum atumnale. %olkhisin segera diserap setelah pemberian secara oral dan mencapai kadar puncak plasma dalam ) jam. 2etabolit dari obat ini dieksresikan pada saluran cerna dan urine. %olkhisin secara dramatis menghilangkan nyeri dan in,lamasi pada artritis gout dalam ()-)" jam tanpa mengubah metabolisme atau eksresi dari urat dan tanpa e,ek analgesik lain. %olkhisin menghasilkan e,ek antiin,lamasi dengan terikat pada tubuli protein intrraselular, dengan demikian akan mencegah polimerisasinya menjadi mikrotubulus dan mengarah kepada

penghambatan migrasi leukosit dan ,atogenesis. !. @rikostatik (Dantin .7idase ;nhibitor) *uatu alternati, untuk meningkatkan eksresi asam urat dalam pengobatan gout adalah mengurangi sintesisnya dengan menghambat -anthine o-idase dengan allopurinol. 0llopurinol kira-kira A>G diserap setelah pemakaian oral. *eperti asam urat, allopurinol sendiri dimetabolisme oleh -anthine o-idase. &ersenya aan hasilnya, allo-anthine, mempertahankan

kemampuannya untuk menghambat -anthine o-idase dan mempunyai durasi kerja cukup panjang sehingga allopurinol cukup diberikan satu kali sehari. =iet purin di dalam makanan bukan merupakan sumber asam urat yang penting. 4umlah penting secara kuantitati, dalam purin dibentuk dari asam amino, ,ormate dan karbondioksida dalam tubuh. +ibonukleotida purine tersebut tidak tergabung dalam nucleic acid (asam nukleat) dan yang berasal dari degradasi nucleic acid dikon3ersi menjadi 7anthine atau hypo7anthine dan dioksidasi menjadi asam urat. /ilamana langkah terakhir ini dihambat oleh allopurinol, maka ada penurunan pada kadar plasma urate dan penurunan pada timbunan urate dengan peningkatan yang bersamaan pada 7anthine dan hypo7anthine yang lebih mudah larut. ". @rikosurik &robenecid dan sul,inpyraCone adalah obat urikosurik yang dipakai untuk mengurangi timbunan urat tubuh pada pasien dengan pirai to,us atau pada mereka dengan serangan pirai yang terus meningkat. &ada pasien yang mengeluarkan asam urat yang banyak, urikosurik harus dihindari, supaya tidak memicu pembentukan kalkuli asam urat. &robenecid diserap kembali sanga seluruhnya lambat. oleh tubulus ginjal atau dan

dimetabolisme

dengan

*ul,ipyraCone

deri3at

hidrolsilasinya yang e,ekti, dieksresikan dengan cepat oleh ginjal. *ekalipun demikian, durasi e,eknya setelah pemakaian oral hampir sama panjangnya seperti durasi probenecid.

Tabel (. &emakaian .bat &ada #out


1ama obat 1o generik 1ama obat paten 2ekanisme kerja ;ndikasi <,ek samping =osis

NONSTEROIDAL ANTIINFLAMATORD DRUGS /NSAID% A&$* A&(t$t ( =iklo,enak Jata,lam Koltaren Koltade7 =e,lamat <,lagen =ialon ;ndocin /lokade J.D-( (terjadi dengan 1*0;= nonspesi,ik) tidak diharapkan karena mengakibatkan tukak lambung dan meningkatnya risiko pendarahan karena adanya hambatan agregasi platelet. $ambatan dari J.D-) spesi,ik dinilai sesuai dengan kebutuhan karena tidak memiliki si,at di atas, hanya mempunyai e,ek antiin,lamasi dan analgesik (>>-(8> mg:hari dlm dosis terbagi )8mg )-! 7:hari atau E8mg *+ (7:hari (8>-!>> mg:hari dalam !-" dosis terbagi )8>8>>mg )7:hari (>-)> mg:hari (>>mg )7:hari atau )>>mg:hari

;ndometasin

A&$* P)!, !'$t %altro,en 0ltro,en &ro,enid &ronalges 1a7en *yn,le7 Deni,ar

%etopro,en

" O> 1$* 8

1apro7en

&rinsip mekanisme 1*0;= sebagai analgetik adalah blokade sintesa prostaglandin melalui hambatan cycloo7cigenase (<nCim J.D-( dan J.D-)), dengan mengganggu lingkaran cycloo7ygenase

0nalgetik dan 0ntiin,lama si

&iroksikam

5eldene

AOX 2 I'4 - t!) 9 Jeleco7ib Jelebre7 2enghilangkan nyeri dan in,lamasi secara dramatis dalam ()-)" jam tanpa mengubah metabolisme atau eksresi dari urate dan tanpa e,ek analgesik lain. %olkhisin adalah antimitotik, menghambat pembelahan sel, dan diekskresi melalui urin

%olkisin

+ekol,ar

.bat tradisional untuk meredakan in,lamasi dari artritis gout akut

#angguan gastrointestinal,d is,ungsi sumsum tulang belakang, dan dis,ungsi neuromuskular

>,8 mg atau ( mg diikuti oleh >,8 mg setiap ) jam sampai nyeri berkurang

URIKOSTATIK /XANTIN OXIDASE INHIBITOR% 2enghambat 7anthine o7idase sehingga menurunkan urat dalam serum dan menghambat pembentukan asam urat. +eaksi alergi:hipersensit i3itas, ruam, demam, perburukan insu,isiensi ginjal, 3askulitis =osis sehari !>> mg. 0dakalany a diperlukan dosis besar 9>>A>> mg: hari

0llopurinol

@rica &uricemia +eucid Qyloric

$iperurise mia

URIKOSURIK 0gen pemblok tubulus ginjal. *ecara kompetiti, menghambat reabsorbsi asam urat pada tubulus proksimal sehingga meningkatkan ekskresi asam urat dan mengurangi konsentrasi urat serum )8> mg ) kali sehariH tingkatkan dengan inter3al )mingguan dengan )8> mg ) kali sehari sampai maksimum 8>> mg ) kali sehari

&robenesid

1u,abencid &robenid

&ro,ilaksis gout, hiperurisem ia.

;ritasi gastrointestinal, dermatitis alergika dan anemia plastik

DAFTAR PUSTAKA

(. &rice ,*yl3ia 0H ?ilson, Lorraine 2. )>>9. &ato,isiologi ' %onsep %linis &roses-&roses &enyakit. <disi 9. Kolume ). &enerbit /uku %edokteran. 4akarta. ). *udoyo, 0ru ?H dkk. )>>F. /uku 0jar ;lmu &enyakit =alam. 4ilid ;;;. <disi K. &usat &enerbit ;lmu &enyakit =alam. 4akarta &usat. !. *ukandar, <lin YulinahH dkk. )>>F. ;*. 50+20%.T<+0&;. &enerbit &T. ;*5;&enerbitan. 4akarta. ". http':: .bin,ar.depkes.go.id.:bmsimages:(!9(!!E))F.pd,. =iakses

tanggal (8 1o3ember )>(! 8. %atCung, /ertram #. )>>). 5armakologi =asar dan %linik. /uku ). <disi A. *alemba 2edika. 4akarta. 9. *ustrani, LannyH dkk. )>>". 0sam @rat. 4akarta

ASAM URAT

V.1 ETIOLOGI %adar asam urat (asam urat) yang tinggi di dalam darah akan menyebabkan kristal padat mengumpul di berbagai persendian. ;ni menyebabkan rasa sakit pada si penderita. 4ika hal ini dibiarkan begitu saja, kristal-kristal asam urat akan menyebabkan pula kerusakan pada batu ginjal. /iasanya asam urat dalam darah akan meningkat, disebabkan oleh beberapa kondisi yang antara lain adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi. 0dapun penyebab penyakit asam urat' - %onsumsi Cat-Cat yang banyak mengandung purin secara berlebihan. Qat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat. - Terjadinya peningkatan %adar asam urat dalam tubuh, sehingga ginjal kita tidak mampu untuk membuang kelebihan asam urat. /anyaknya

kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian menjadi ,aktor resiko terjadinya gout. @ntuk mengetahui lebih pasti, penderita harus segera melakukan pemeriksaan di laboratorium. @ntuk kadar asam urat normal pada pria berkisar !,8 hingga E mg:dl dan pada anita ),9 B 9 mg:dl.

*ebagian besar para penderita asam urat juga mempunyai penyakit lainnya seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes atau juga penyakit ginjal. 1amun ,aktor kegemukan (obesitas) juga sering kali dijumpai pada penderita asam urat. 0pabila penyakit asam urat tidak segera di obati maka bisa berkembang menjadi penyakit batu ginjal dan akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal penderita asam urat tersebut. V.2 P$t!. & !"!# 0danya gangguan metabolisme purin dalam tubuh, intake bahan yang mengandung asam urat tinggi dan sistem ekskresi asam urat yang tidak adekuat akan menghasilkan akumulasi asam urat yang berlebihan di dalam plasma darah ($iperurecemia), sehingga mengakibatkan kristal asam urat menumpuk dalam tubuh. &enimbunan ini menimbulkan iritasi lokal dan menimbulkan respon in,lamasi. *aat asam urat menjadi bertumpuk dalam darah dan cairan tubuh lain, maka asam urat tersebut akan mengkristal dan akan membentuk garam-garam urat yang akan berakumulasi atau menumpuk di jaringan konekti, diseluruh tubuh, penumpukan ini disebut to,i. 0danya kristal akan memicu respon in,lamasi akut dan

netro,il melepaskan lisosomnya. Lisosom tidak hanya merusak jaringan, tapi juga menyebabkan in,lamasi. M(1$' &*( T(&t

Prosedur 4enis spesimen yang diperlukan adalah serum atu plasma

heparin. =iambil !-8 ml darah 3ena dimasukkan ke dalam tabung bertutup merah atau tabung bertutup hijau (heparin) kemudian disentri,usH cegah terjadinya hemolisis. *erum atau plasma heparin dipisahkan. %adar asam urat diukur dengan metode kolorimetri menggunakan ,otometer atau analyCer kimia i. *ebelum pengambilan sampel darah, pasien diminta puasa A-(> jam. Tidak ada pembatasan asupan makanan atau cairanH namun pada banyak kasus, asupan makanan tinggi purin (mis. daging, jerohan, sarden, otak, roti manis, dsb) perlu ditunda minimal selama )" jam sebelum uji dilakukanH demikian pula dengan obat-obatan yang dapat mempengaruhi hasil laboratorium. 4ika terpaksa harus minum obat, catat jenis obat yang dikonsumsi . (http'::sectoranalyst.blogspot.com:)>():>E:prosedur-pemeriksaanureum-kreatinin.htmlVi7CC)kFm#e5ay) 0enis pemeriksaan1 darah dan urine

1ilai normal =arah

=e asa' laki-laki' ",> B A,8 mg:dl atau >,)" - >,8) mmol:L

anita' ),E B E,! mg:dl atau >,(9 B >,"! mmol:L 2anula' sedikit lebih tinggi 0nak-anak' ),8 B 8,8 mg:dl atau >,() B>,!) mmol:L /ayi' ),9) mg:L @rine

)8>BE8> mg:)" jam atau (,"AB","! mmol:hari (*; units) (2aimun *yukri. "epatemen !lmu Penyakit "alam, akultas

#edokteran, 2nsyiah34P# 5+2 dr. 6ainoel .bidin 4anda .ceh) M(1$' &*( T *-0"'3$ P('3$1 t &roses terjadinya penyakit asam urat' %onsumsi Cat yang mengandung purin secara berlebihan Qat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat %adar asam urat dalam tubuh meningkat, sehingga ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat %ristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian 0kibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku *ebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami gangguan. &ada kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos : mengalami pengapuran tulang. ( .*olid=ocuments.Jom)

M(1$' &*( P('#!-$t$' *olusi untuk 2engatasi &enyakit 0sam @rat &erapi armakologis @ntuk mengatasi serangan akut akibat asam urat ini sama untuk jenis primer, sekunder, produksi asam urat berlebih maupun pengeluaran asam urat yang berkurang yaitu menggunakan obatobatan seperti Jolchicine, ;ndometasin , 5enilbutason .bat anti in,lamsi lain yang non steroid yang lain, %ortikotropin. .bat-obat diatas hanya berperan dalam menghilangkan rasa nyeri akibat proses peradangan di sendi tapi tidak mengurangi kadar asam urat dalam darah. *edangkan untuk mengontrol kadar asam urat dalam darah dapat dilakukan dengan dua cara yaitu '
a. 2enambah pengeluaran asam urat melalui air kemih dengan

obat-obatan urikosurik seperti ' &robenesid , *ul,inpiraCon, 0CapropaCon, /enCbromaron. b. 2enghambat produksi daripada asam urat dengan obat-obatan yang menghambat enCim 7antin oksidase yang berperan dalam produksi asam urat contoh obat golongan ini adalah alopurinol. Tapi obat ini hanya diberikan bila ada kondisi berikut ini '

- &enderita tidak menunjukkan respon terhadap obat urikosurik - &enderita hipersensiti, dan intoleran terhadap obat urikosurik - &enderita dengan batu urat di ginjal &enderita dengan to,us yang besar yang memerlukan kombinasi urikosurik dan aluprurinol $iperurisemia sekunder akibat mieloproli,erati, 0lupurinol ini harus diminum selama hidup dan teratur dan harus berhati-hati dalam mengkombinasikan dengan obat lain. &erapi Non armakologis Tentu mencegah lebih baik daripada mengobati, pencegahan dapat dilakukan dengan cara a. &antang makanan yang mengandung purin tinggi, yaitu ' #olongan 0' 2akanan yang mengandung purin tinggi ((8>A>> mg:(>> gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng #olongan /' 2akanan yang mengandung purin sedang (8>(8> mg:(>> gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan 0, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.

#olongan J' 2akanan yang mengandung purin lebih ringan (>-8> mg:(>> gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

b. $indari alkohol, menu berlemak, benda keton (kencing manis), kelaparan (diet ketat) c. Lebih banyak meminum air putih d. 2enjaga berat badan tetap ideal e. 4angan pernah memijat sendi yang nyeri ataupun benjolan yang muncul pada sendi ,. Lakukan pemeriksaan teratur kadar asam urat dalam darah @ntuk mencegah serangan akut berulang dapat dilakukan dengan menggunakan obat-obatan seperti colchicine dan indometasin dosis rendah sampai kadar asam urat normal. (http'::laelylinglanglinglung.blogspot.com:)>(>W>9W>(Warchi 3e.html) O-$t2O-$t A&$* 0)$t Tidak ada obat untuk menyembuhkan penyakit asam urat, yang ada hanya obat untuk mengelola atau mengendalikannya. Tujuan utama pengobatan asam urat adalah menghentikan rasa sakit dan peradangan, mencegah serangan di masa depan, dan menghindari komplikasi (pembentukan to,i, batu ginjal, dan kerusakan sendi). /eberapa jenis obat yang biasa diberikan adalah'

0nti-in,lamasi non steroid (seperti natrium napro7en, ibupro,en, atau indometasin) yang ber,ungsi untuk mengatasi nyeri sendi akibat porses peradangan.

%ortikosteroid yang ber,ungsi sebagai antiradang dan menekan reaksi imun. .bat ini dapat diberikan dalam bentuk tablet atau suntikan dibagian sendi yang sakit.

0nalgesik, obat

anti-nyeri untuk

mengurangi

rasa

sakit.

0nalgesik hanya menghilangkan rasa sakit dan tidak mengobati penyebab penyakit.
-

Jolchicine digunakan untuk mengobati radang sendi akut dan mencegah serangan akut berulang. Jolchicine tidak

menyembuhkan gout atau menggantikan obat lain yang menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. .bat ini mencegah atau mengurangi serangan gout dengan mengurangi

peradangan. Jolchicine dapat digunakan dengan dua cara' mengambil dosis kecil secara teratur selama berbulan-bulan atau tahun, atau mengambil dosis besar selama periode yang singkat (beberapa jam).
-

aktu

.bat-obatan diuretik:agen uricosic seperti probenesid dan sul,inpyraCone diberikan setelah serangan asam urat selesai untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah dengan membuat 0nda lebih banyak buang air kecil. %adangkadang obat-obatan tersebut dapat menyebabkan batu ginjal.

0llopurinol untuk menurunkan produksi asam urat dalam tubuh. .bat ini digunakan untuk mencegah serangan gout, bukan untuk mengobatinya saat serangan terjadi. .bat lain seperti Losartan, 5eno,ibrate, dll yang tidak khusus untuk gout tapi membantu menurunkan kadar asam urat. 1amun apabila serangan sudah memasuki tahap akut, cara mengatasinya selain mengkonsumsi obat diatas juga dapat dilakukan pengobatan luar dengan cara mengompres bagaian tubuh yang sakit dengan es secara berulang-ulang dan

beristirahat yang cukup. 4enis obat yang dapat digunakan antara lain Jolchicine, &robenesid, *ul,inpiraCon, 0Capropason,

/enCbromaron, dan 0llopurinol (http'::obat-asam-urat.com:obatasam-urat-generik:)

N$*$ N! O-$t ( Jolchicin e

G(' () 1 CP$t (' #en erik

G!"! M(1$' &*( K();$ '#$' %olkisin, bekerja dengan /erkhasiat cara sekresi chemotactic dan:glikoprotein menghambat Cat-Cat
antiradang lemah dengan

I'+ 1$&

D!& & 0kut' po ( mg lalu >,8 mg setiap jam sampai maksimum

E.(1 S$*, '#


/ila dosis tinggi menimbulkan gangguan usus lambung. &enggunaan

e,ek baik pada serangan gout

lama

dari akut.

menimbulkan rambut

granulosit memegang penting pada

yang peranan proses

A mg &ro,ilaksis' >,8-(,8 mg

rontok, depresi

neuritis,

sumsum

tulang dan kerusakan ginjal

peradangan. ) 0lopurino l #en erik


0lopurinol penyakit dapat asam adalah priai (gout) obat yang kadar darah. dengan 2enormalkan kadar dalam urat darah

malam hari tiap dua hari


( kali sehari (>> setelah makan. mg +eaksi alergi gangguan

kulit,

lambung

menurunkan urat dalam bekerja

usus, nyeri kepala,

dan kemih yang meningkat dengan cara

pusing, dan rambut rontok.

0lopurinol

menghambat 7antin oksidase yaitu enCim yang dapat

menghambat sintesis urat

mengubah hipo7antin menjadi 7antin, selanjutnya mengubah 7antin =alam menjadi tubuh asam urat.

0lopurinol metabolisme

mengalami

menjadi oksipurinol (aloCantin) yang juga bekerja sebagai penghambat oksidase. senya a katabolisme mengurangi urat, tanpa enCim 7antin kerja

2ekanisme ini

berdasarkan purin dan asam

prosuksi

mengganggu 2eningkatkan ekskresi urat 0 al (78> mg berangsur

biosintesa purin.

/enCbroma ron

=iare, reaksi alergi kulit, nyeri

kepala,

berdasarkan perintangan penyerapan urat kembali di tubuli proksimal

dinaikkan sampai maksimum !>> mg. &emeliharaan 8>-)>> mg

kolik

ginjal,

sering

berkemih. .3erdose

mengakibatkan mual,

muntah, hepatitis dan gangguan ginjal.

"

&robenesid

#en erik

diureti k:agen uricosi c

0 al sehari dinaikkan hingga mg sehari

)7)8> lalu

perhari *ama dengan benCbromaron

*ama

dengan

benCbromaron,

terbentuk batu urat )78>> yang

ditangani

ndengan menaikkan

p$ urin menjadi 9,8. 4arang

terjadi

kelainan darah dan ne,ritis

DAFTAR PUSTAKA

(. &rice ,*yl3ia 0H ?ilson, Lorraine 2. )>>9. &ato,isiologi ' %onsep %linis &roses-&roses &enyakit. <disi 9. Kolume ). &enerbit /uku %edokteran. 4akarta. ). *udoyo, 0ru ?H dkk. )>>F. /uku 0jar ;lmu &enyakit =alam. 4ilid ;;;. <disi K. &usat &enerbit ;lmu &enyakit =alam. 4akarta &usat. !. *ukandar, <lin YulinahH dkk. )>>F. ;*. 50+20%.T<+0&;. &enerbit &T. ;*5;&enerbitan. 4akarta. ". http':: .bin,ar.depkes.go.id.:bmsimages:(!9(!!E))F.pd,. =iakses

tanggal (8 1o3ember )>(! 8. %atCung, /ertram #. )>>). 5armakologi =asar dan %linik. /uku ). <disi A. *alemba 2edika. 4akarta. 9. *ustrani, LannyH dkk. )>>". 0sam @rat. 4akarta.

H$& " D &10& K("$& P('$'3$ ? M0&+$" ,$4 (. /agaimana perbedaan antara skiCo,renia,depresi dan gila yang terjadiX /agaimana penatalaksanaan skiCo,reniaX 4a ab' /anyak a am mengira depresi sama dengan gila. #ila, yang memiliki bahasa kedokteran skiCo,renia ini tidaklah sama dengan depresi. *eseorang yang menderita gangguan depresi memiliki keadaan ji a yang tertekan atau kehilangan minat atau kesenangan dalam kegiatan seharihari secara konsisten setidaknya selama ) minggu #ejala-gejala yang menandakan depresi' (. %eadaan ji a tertekan hampir sepanjang aktu dan hampir setiap hari,

contoh merasa sedih atau hampa. &ada anak-anak dan remaja bisa saja menjadi suasana hati yang mudah marah. ). /erkurangnya ketertarikan atau kesenangan secara nyata pada semua hal hampir setiap hari. !. 2enurunnya berat badan alau tidak melakukan diet atau

bertambahnya berat badan secara signi,ikan. ". ;nsomnia atau hiperinsomnia hampir setiap hari 8. /ergejolak atau terhambatnya psikomotorik hampir setiap hari. 9. %elelahan atau kehilangan energi hampir setiap hari. E. &erasaan tidak berharga, berlebihan, atau perasaan bersalah yang tidak tepat hampir setiap hari.

A. /erkurangnya kemampuan untuk berpikir atau berkonsentrasi, atau timbul ketidakyakinan hampir setiap hari. F. Terus-menerus berpikir tentang kematian atau bunuh diri tanpa rencana yang terperinci, (>. &ercobaan bunuh diri atau rencana spesi,ik untuk melakukan bunuh diri. *eseorang dikatakan depresi apabila mengalami 8 atau lebih dari tandatanda tersebut dan telah terjadi selama ) minggu.

Penyebab depresi antara lain stres berat, mengalami shock berat, tekanan ekonomi dan sosial, ,aktor keluarga, teman atau lingkungan yang tidak sehat. 0lkohol dan penggunaan obat-obatan juga bisa memicu depresi. Penanganan depresi dapat dilakukan dalam berbagai cara, bisa berupa konseling, psikoterapi atau menggunakan obat-obat antidepresan.

&erubahan gaya hidup, seperti lebih sering melakukan olahraga juga dapat membantu atasi depresi ini. 4ika mengalami depresi ringan atau sedang, dokter keluarga atau psikolog bisa membantu 0nda. 4ika mengalami depresi berat atau apabila pera atan yang dilakukan tidak berhasil, bisa menemui seorang psikiater. /eberapa orang perlu dira at di rumah sakit, khususnya jika mereka memiliki rencana bunuh diri. =epresi bisa saja kambuh. 2engonsumsi obat-obatan dan melanjutkan beberapa jenis terapi setelah merasa lebih baik, bisa membantu menghindari terjadinya hal tersebut.

G "$ *eseorang dikatakan gila atau mengalami skiCo,renia apabila memiliki ! kriteria pemeriksaan sebagai berikut' (. #ejala karakteristik =ua atau lebih dari kriteria berikut masing-masing muncul selama kurun aktu ( bulan yakni' - =elusi - $alusinasi - &embicaraan yang tak terorganisir, yang menandakan gangguan pemikiran umum. - &erilaku yang secara nyata terlihat tak terorganisir. (seperti tak sesuai dalam berpakaian, sering menangis) atau perilaku katatonik.

). #ejala-gejala negati,' /lunted e,,ect (kurang atau menurunnya reaksi emosi), alogia (kurang atau menurunnya percakapan), atau a3olition (kurang atau menurunnya moti3asi) &enanganan *kiCo,renia %arena proses dan gejala skiCo,renia itu berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, penanganannya pun harus ditentukan berdasarkan keputusan indi3idual. *kiCo,renia tidak dapat diobati, tetapi dapat dikendalikan secara e,ekti, pada banyak orang. /erikut adalah pera atan yang dapat dilakukan' (. &engobatan antipsikotik

). !.

&engobatan 0typical &engobatan lainnya (seperti penggunaan antidepressan, obat anti

kecemasan, lithium, dan sebagainya) ". 8. 9. E. <lectrocon3ulsi3e (shock) theraphy &sikoterapi =ukungan keluarga +ehabilitasi

). /agaimana pengelompokan gangguan tiroidX $ipotiroid $ipotiroid adalah suatu keadaan dimana produksi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid tidak mencukupi. %retinisme adalah salah satu bentuk hipotiroid. &enyebab' %ekurangan iodium, &enyakit $ashimoto,

kekurangan hormon dari hipotalamus dan pituitari,gangguan autosum (genetik). $ipertiroid $ipertiroid adalah suatu keadaan dimana kelenjar tiroid bekerja berlebihan (o3eracti3e) sehingga menghasilkan hormon tiroid (T! dan T") dalam jumlah berlebihan pula. $ormon tiroid ber,ungsi untuk regulasi

metabolisme tubuh dan menjaga ,ungsi normal sel. 4ika hormon ini berlebih maka akan terjadi o3erstimulasi metabolisme dan meningkatkan e,ek sistem sara, simpatis sehingga menyebabkan peningkatan kecepatan sistem tubuh, termasuk peningkatan ,rekuensi denyut jantung, berdebar-

debar, tremor (tangan bergetar), cemas, gangguan pencernaan (diare) dan penurunan berat badan. &enyebab-penyebab umum dari hipertiroid termasuk ' (. &enyakit #ra3es ). 5unctioning adenoma (6hot nodule6) dan To7ic 2ultinodular #oiter (T21#) !. &emasukkan yang berlebihan dari hormon-hormon tiroid ". &engeluaran yang abnormal dari T*$ 8. Tiroiditis (peradangan kelenjar tiroid) 9. &emasukkan yodium yang berlebihan !. 0pa bedanya rematik, gout dengan asam urat serta pengobatannyaYY 4a aban' +ematik (arthritis) adalah istilah umum untuk peradangan (in,lamasi) dan pembengkakan didaerah persendian. Terdapat lebih dari (>> macam penyakit yang mempengaruhi daerah sekitar sendi. Yang paling banyak adalah .steoarthritis (.0), arthritis gout (pirai), arthritis rheumatoid (0+), dan ,ibromialgia. #ejala klinis yang sering adalah rasa sakit, ngilu, kaku, atau bengkak di sekitar sendi. =alam makalah kelompok kami membahas tentang rheumatoid arthritis dengan judul rematik #out adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan penyakit yang berkaitan dengan hiperurisemia. $iperurisemia (asam urat) dapat terjadi karena peningkatan sintesis prekursor purin asam urat atau penurunan eliminasi:pengeluaran asam

urat oleh ginjal, atau keduanya. #out merupakan diagnosis klinis sedangkan hiperurisemia adalah kondisi biokimia. #out merupakan kelainan metabolik ditandai dengan episode arthritis akut yang berulang, disebabkan oleh timbunan monosodium urat pada persendian dan kartilago, dan pembentukan batu asam urat pada ginjal (ne,rolitiasis). $iperurisemia yang berlangsung dalam periode lama merupakan kondisi yang diperlukan tetapi tidak cukup untuk menyebabkan terjadinya gout. @ntuk pengobatannya (. @ntuk obat rematik #olongan imunosupresan' - 0Catiorpin - 2etotreksat - *iklosporin - *ul,asalaCin 0;1* - =iklo,enak - ;ndometasin - *ulindak - 0sam me,anamat %ortikosteroid - %ortison - $idrokortison - &rednison

- =eksametason ). @ntuk obat asam urat 0nti-in,lamasi non steroid (seperti natrium napro7en, ibupro,en, atau indometasin) %ortikosteroid 0nalgesik Jolchicine .bat-obatan sul,inpyraCone 0llopurinol diuretik:agen uricosic seperti probenesid dan

!. @ntuk obat gout Tahap penekanan serangan radang sendi akut , biasanya dengan menggunakan obat-obatan seperti .bat 0nti ;n,lamasi 1on *teroid (.0;1*) dan kortikosteroid oral atau injeksi sendi, kolkisin, kompres dingin. 0dapun alpurinol adalah ;D. yang bertugas menghambat perubahan purin menjadi asam urat. =osis alpurinol adalah 8>-!>> mg per hari, tetapi terkadang bisa lebih. 2ulanya, mengonsumsi obat dimulai dari dosis kecil, kemudian dinaikkan secara bertahap. %enaikan secara bertahap

dilakukan karena penurunan kadar asam urat yang terlalu mendadak dapat menyebabkan serangan gout akut.

P('$'3$? I)&$' 0pa ,ungsi dari asam urat dalam tubuh dan bagaimana membedakan asam urat dengan goutX 4a aban' 5ungsi dari asam urat dalam tubuh - *ebagai antioksidan. 4ika tubuh kekurangan antioksidan , akan banyak oksidan atau radikal bebas yang membunuh sel kita, akibatnya kulit kita akan akan mudah kusam dan tidak sehat. - /erman,aat dalam regenerasi sel &erbedaan asam urat dengan gout dilihat dari gejalanya #ejala dari asam urat ' - *endi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan sampai membengkak dan ber arna kemerahan (meradang) - /iasanya pada persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari. - Terasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang kali. - Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan serta siku. - &ada kejadian kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat akan bergerak. #ejala dari gout ' - $iperurisemia (tingkat tinggi asam urat dalam darah)

- %ristal asam urat dalam cairan sendi - Lebih dari satu serangan arthritis akut - 0rthritis yang berkembang dalam ( hari, menghasilkan sendi bengkak, merah, dan hangat - *erangan arthritis hanya dalam satu sendi, biasanya jari kaki, pergelangan kaki, atau lutut. P('$'3$? E)' <$t Jontoh-contoh obat untuk penanganan rematik dan asam urat 4a aban' @ntuk obat rematik #olongan imunosupresan' 0;1* =iklo,enak ;ndometasin *ulindak 0sam me,anamat 0Catiorpin 2etotreksat *iklosporin *ul,asalaCin

%ortikosteroid %ortison $idrokortison

&rednison =eksametason

@ntuk obat asam urat - 0nti-in,lamasi non steroid (seperti natrium napro7en, ibupro,en, atau indometasin) - %ortikosteroid - 0nalgesik - Jolchicine - .bat-obatan sul,inpyraCone - 0llopurinol P('$'3$? N0)0" 60**$4 2engapa autoimun dapat menyebabkan gout dan bagaimana mekanisme pengobatannya,karena obat-obat autoimun justu memperparah goutY 4a aban' &enyakit gout:pirai bukan penyakit autoimun tapi gangguan terhadap persendian disebabkan karena kerusakan sistem kimia tubuh berupa serangan akut pada sendi beberapa kali yang berkaitan dengan adanya monosodium urat dalam leukosit yang ditemukan diantaranya pada cairan sendi sino3ial, endapan kristal monosodium urat dalam jarigan (to,i), penyakit ginjal interstisial, ne,rolitiasis asam urat. diuretik:agen uricosic seperti probenesid dan