Anda di halaman 1dari 41

TIROID BAB I PENDAHULUAN Tubuh memiliki suatu sistem pengaturan yang sangat kompleks.

Hal yang sangat penting dalam pengaturan fungsi tubuh adalah hormon. Hormon dihasilkan oleh suatu kelenjar endokrin yang tidak mempunyai saluran sendiri, karena hasil produksinya akan langsung masuk ke darah. Hormon mempunyai sel efek yang untuk sangat penting atau karena mampu

merangsang

target

menjalankan

menghentikan

aktivitasnya. Meskipun kadarnya dalam darah sangat kecil, hormon mampu mengatifkan dengan kuat sel targetnya. Salah satu hormon yang mengatur metabolisme tubuh adalah hormon tiroid yang menghasilkan hormon Thyroxine (T ! dan Triiodothyronine (T"!. Hormon#hormon ini menga$al metabolisme (pengeluaran tenaga! manusia. Status tiroid seorang ditentukan oleh kecukupan sel atas hormon tiroid dan bukan kadar normal hormon tiroid dalam darah. Hampir semua kasus dia$ali oleh faktor pencetus. %elenjar tiroid termasuk bagian tubuh yang jarang mengalami keganasan, terjadi &,'() dan *,() dari seluruh keganasan pada pria dan $anita. Tetapi diantara kelenjar endokrin, keganasan tiroid termasuk jenis keganasan kelenjar endokrin yang paling sering ditemukan. +ada hakikatnya kelenjar tiroid merupakan salah satu dari kelenjar endokrin terbesar pada tubuh manusia. ,rgan endokrin ini terletak di leher

manusia. %elenjar ini berfungsi untuk mengeluarkan hormon tiroid serta mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein dan mengatur kesensitifan tubuh terhadap hormon lainnya.

BAB II PEMBAHASAN II.1 DEFINISI TIROID Tiroid atau kelenjar gondok adalah sebuah organ kecil yang terdiri dari dua bagian, yang dihubungkan oleh -jembatan., sekadar mirip suatu perisai (/un 0 thyreos!. 1etaknya di bagian ba$ah leher mendampingi batang tenggorok. %elenjar thyroid adalah salah satu kelenjar terbesar dalam tubuh kita. %elenjar ini ditemukan pada leher bagian ba$ah dengan bentuk seperti kupu kupu(didekat 2dam3s apple4jakun pada laki#laki! atau dapat kita ketahui saat kita menelan air liur maka kelenjar thyroid ini akan bergerak keatas. %elenjar thyroid ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein dan mengatur kesensitifan tubuh terhadap hormon lainnya.

Thyroid juga mengakumulasi iodine dari diet yang dimakan (untuk menghasilkan hormon thyroid!. 5ungsi lain dari tiroid adalah membentuk dan mensekresi beberapa hormon utama, yakni liotironin, triiodotironin (T"! dan tiroksin, levotiroksin, tetraiodotironin (T !. /ang bertanggung ja$ab untuk pertumbuhan, perkembangan, fungsi dan pemeliharaan jaringan tubuh yang optimal. 6iba$ah pengaruh hormon T7H (Thyrotropin 7eleasing Hormone, protirelin! dari hipotalamus, hipofise mensekresikan TSH (Thyreoid Stimulating Hormone!, yang selanjutnya menstimulasi tiroid untuk memisahkan T" dan T .Hormon ini tersimpan dalam koloid sebagai bagian dari molekul tiroglobulin. Hormon ini hanya dibebaskan apabila ikatan dengan tiroglobulin ini dipecah oleh en8im khusus. Hormon lain, kalsitonin, dihasilkan oleh sel#sel parafolikular dan terlibat dalam pengaturan metabolisme kalsium. %alsitonin adalah hormon polipeptida, yang dibentuk oleh sel#sel 9 dari tiroid, yang sekresinya distimulasi oleh kadar kalsium darah yang tinggi (hiperkaisiemia! dan juga oleh naiknya kadar magnesium darah dan hormon lambung#usus. :erkhasiat menghambat perombakan tulang (resorpsi! berkat kerja langsung terhadap sel#sel perombakan tulang (osteoclast!. Mengingat asal hormon ini, kalsitonin seringkali digunakan sebagai penanda untuk mendeteksi adanya carcinoma medullare thyroid. II.2 ANATOMI DAN STRUKTUR KELENJAR TIROID %elenjar tiroid terdiri dari dua lobus, satu di sebelah kanan dan satu lagi disebelah kiri. %eduanya dihubungkan oleh suatu struktur ( yang

dinamakan isthmus atau ismus yang menutupi cincin trakea * # ". Setiap lobus berbentuk seperti buah pir yang berbentuk lonjong berukuran panjang *,(# cm, lebar ;,(#* cm dan tebal ;#;,( cm. :erat kelenjar tiroid dipengaruhi oleh berat badan dan masukan yodium. +ada orang de$asa beratnya berkisar antara ;& < *& gram.%elenjar tiroid mempunyai satu lapisan kapsul yang tipis dan pretracheal fascia. +ada keadaan tertentu kelenjar tiroid aksesoria dapat ditemui di sepanjang jalur perkembangan embriologi tiroid. %apsul fibrosa menggantungkan kelenjar ini pada fasia pratrakea sehingga pada setiap gerakan menelan selalu diikuti dengan gerakan terangkatnya kelenjar kearah kranial, yang merupakan ciri khas kelenjar tiroid. a) Fisiologi Sel tiroid adalah satu#satunya sel dalam tubuh manusia yang dapat menyerap iodin atau yodium yang diambil melalui pencernaan makanan. =odin ini akan bergabung dengan asam amino tirosin yang kemudian akan diubah menjadi T" (triiodotironin! dan T (triiodotiroksin!. 6alam keadaan normal pengeluaran T sekitar '&) dan T" ;(). Sedangkan yang ()

adalah hormon#hormon lain seperti T*. Hormon T" dan T membantu sel mengubah oksigen dan kalori

menjadi tenaga (2T+ 0 adenosin tri fosfat!. T" bersifat lebih aktif daripada T . T yang tidak aktif itu diubah menjadi T" oleh en8im (#deiodinase

yang ada di dalam hati dan ginjal. +roses ini juga berlaku di organ#organ lain seperti hipotalamus yang berada di otak tengah.

b) Me a!is"e e#$a Kele!$a# T%&#oi' ( +ada a$alnya Hypothalamus akan menghasilkan T7H

(Thyrotropine 7eleasing Hormone! yang akan memacu %elenjar +ituitari (Hipofise! untuk menghasilkan TSH (Thyrotropine stimulating hormone!, kemudian TSH akan memacu kelenjar thyroid untuk menghasilkan T" dan T . >ika hormon thyroid diproduksi dalam jumlah sedikit maka TSH akan meningkat nilainya untuk memacu agar kelenjar thyroid dapat

menghasilkan T" dan T

dalam jumlah cukup. Sebaliknya jika terjadi maka TSH akan menurun jumlahnya

peningkatan produksi T" dan T agar tidak terbentuk T" dan T lagi.

H&)o*%ala"+s,,,,,TRH,,,,,,,,-Pi*+i*a#& .la!',,,,,,,TSH,,,,,,-Kele!$a# T%&#oi',,,,,,,- T/ 'a! T0 Hormon#hormon lain yang berkaitan dengan fungsi tiroid ialah T7H (thyroid releasing hormon! dan TSH (thyroid stimulating hormon!. T7H (Thyrotrophin#releasing hormone! adalah tripeptida yang disintesis dalam hipotalamus dan ditranspor dalam kapiler sistem vena portal hipofisis ke kelenjar hipofisis, di mana T7H menstimulasi sintesis dan pelepasan TSH. Tiroptropin (TSH! adalah hormon glikoprotein yang dilepaskan dari kelenjar hipofisis (adenohipofisis!. TSH mengaktivasi reseptor pada sel folikular dan meningkatkan adenosin monofosat siklik (c2M+!, yang menstimulasi sintesis dan pelepasan hormon dari kelenjar tiroid. +ada

hipotiroidisme atau, yang lebih jarang, defisiensi iodin, kadar TSH yang abnormal tinggi menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid (goiter!. Hormon#hormon (hipotalamus dan ini membentuk kelenjar satu sistem aksis otak oleh

pituitari!

tiroid.

T7H

dikeluarkan

hipotalamus yang kemudian merangsang kelenjar pituitari mengeluarkan TSH. TSH yang dihasilkan akan merangasang tiroid untuk mengeluarkan T" dan T . ,leh kerena itu hal yang mengganggu jalur di atas akan menyebabkan produksi T" dan T .

1) Biosi!*esa Ho#"o! Ti#oi'

+embuatan hormon tiroid berlangsung dalam beberapa tahap. +ertama#tama, tiroid menarik iodida dari darah yang lalu dipekatkan ca *(

kali dan dioksidasi oleh peroksidase menjadi iod. 1alu iod ini secara en8imatis pula dipersenya$akan dengan asam amino tirosin (/un? tyros 0 keju! menjadi mono# atau di#iodtirosin. 2khirnya, 8at#8at ini saling bersenya$a dan menghasilkan liotironin (T"! dan tiroksin (T !. Triiodotironin (T"! dan tiroksin (tetraiodotironin! (T ! memasuki sirkulasi, dimana T" dan T di transpor dengan terikat pada protein

plasma (masing#masing @@,() dan @@,@()!. Tiroid hanya menyumbang sekitar *&) dari T" dalam sirkulasi yang tidak terikat, sisanya dihasilkan dari konversi perifer T menjadi T", T juga bisa diiodinasi menjadi T" tampaknya

reserva inaktif (rT"! berdasarkan kebutuhan jaringan. T terutama merupakan prohormon T". ') Is"+s 'a! lob+s )i#a"i'al

Struktur ismus atau isthmus yang dalam bahasa 1atin artinya penyempitan merupakan struktur yang menghubungkan lobus kiri dan kanan. +osisinya kira#kira setinggi cincin trakea *#" dan berukuran sekitar ;,*( cm. 2nastomosis di antara kedua arteri thyroidea superior terjadi di sisi atas ismus, sedangkan cabang#cabang vena thyroidea inferior ber# anastomosis di ba$ahnya. +ada sebahagian orang dapat ditemui lobus tambahan berupa lobus piramidal yang menjulur dari ismus ke ba$ah.

e) Sal+# 'a#a% 6arah ke kelenjar tiroid dibekalkan oleh arteri superior thyroid yang merupakan cabang pertama arteri external carotid(A92!. 2rteri ini

menembus pretracheal fascia sebelum sampai ke bahagian superior pole lobe kelenjar tiroid. Saraf laryngeal terletak berhampiran (di belakang! arteri ini, jadi jika dalam pembedahan tiroidektomi, kemungkinan besar saraf ini terpotong jika tidak berhati#hati. %elenjar tiroid juga dibekalkan oleh arteri inferior thyroid yang merupakan cabang daripada thyrocervical trunk (cabang daripada arteri subclavian!. 6alam ") populasi manusia, terdapat satu lagi arteri ke kelenjar tiroid, iaitu arteri thyroid ima. %elenjar tiroid manusia mempunyai kemampuan untuk menyerap serta mengkonsentrasikan yodida dari sirkulasi. %emampuan ini di punyai juga oleh sel#sel kelenjar ludah, mukosa lambung, kelenjar usus, meskipun tidak satupun mempunyai menjadi hormon tiroid. 2) Pe!&a i* ele!$a# *i#oi' 2ntara orang#orang yang berisiko menghadapi masalah penyakit kelenjar tiroid ialah? # # # # +erempuan Benetik Mengidapi sakit pituitari atau endokrin yang lain Csia lebih D& tahun dan merokok. kapasitas untuk mengubahnya

II./ FUN.SI TIROID 5ungsi dari hormon#hormon tiroid antara lain adalah?

a. Mengatur laju metabolisme tubuh. :aik T" dan T

kedua#duanya

meningkatkan metabolisme karena peningkatan komsumsi oksigen dan produksi panas. Afek ini pengecualian untuk otak, lien, paru#paru b. %edua hormon ini tidak berbeda dalam fungsi namun berbeda dalam intensitas dan cepatnya reaksi. T" lebih cepat dan lebih kuat reaksinya tetapi $aktunya lebih singkat dibanding dengan T . T" lebih sedikit jumlahnya dalam darah. T dilepaskan dari folikel kelenjar. c. Memegang peranan penting dalam pertumbuhan fetus khususnya pertumbuhan saraf dan tulang d. Mempertahankan sekresi BH dan gonadotropin e. Afek kronotropik dan =notropik terhadap jantung yaitu menambah kekuatan kontraksi otot dan menambah irama jantung. f. Merangsang pembentukan sel darah merah g. Mempengaruhi kekuatan dan ritme pernapasan sebagai kompensasi tubuh terhadap kebutuhan oksigen akibat metabolisme h. :ereaksi sebagai antagonis insulinTirokalsitonin mempunyai jaringan sasaran tulang dengan fungsi utama menurunkan kadar kalsium serum dengan menghambat reabsorpsi kalsium di tulang. 5aktor utama yang mempengaruhi sekresi kalsitonin adalah kadar kalsium serum. %adar kalsium serum yang rendah akan menekan pengeluaran tirokalsitonin dan sebaliknya peningkatan kalsium serum akan merangsang dapat dirubah menjadi T" setelah

pengeluaran tirokalsitonin. 5aktor tambahan adalah diet kalsium dan sekresi gastrin di lambung. Hormon tiroid digunakan untuk berbagai indikasi, yakni ? a. Hipotirosis. Tiroksin terutama digunakan untuk terapi substitusi pada hipofungsi tiroid, yang disebabkan insufisiensi hipotalamus, hipofise atau tiroid. 1iotironin (T"! yang berkhasiat lebih kuat meskipun kerjanya lebih cepat tidak dianjurkan, karena kerjanya lebih singkat dengan risiko efek samping yang lebih besar. ,leh karena itu, hormon ini hanya digunakan dalam keadaan ga$at, seperti pada

comalmyxoedema. b. 2dipositas. 2dakalanya tiroksin digunakan untuk mela$an kegemukan (adipositas!, yaitu sebagai komponen dari sediaan pengurus tubuh, berdasarkan daya stimulasinya terhadap metabolisme umum. c. %olesterol tinggi. :entuk#dekstro dari tiroksin (d#tiroksin! dengan aktivitas ringan terhadap metabolisme dan jantung (hanya ;&) daripada bentuk#levonya!, adakalanya digunakan pada

hiperkolesterolemia tertentu untuk menurunkan kadar kolesterol. II.0 .AN..UAN TIROID Bangguan tiroid mencakup berbagai penyakit yang mempengaruhi produksi hormon tiroid atau sekresi yang menyebabkan perubahan dalam stabilitas metabolik./ang paling sering terjadi ialah hipofungsi (hipotirosis, hipotiroidisme! atau hiperfungsi (hipertirosis, hipertirodisme! dari kelenjar tiroid, dimana masing#masing di ba$ah atau melebihi nilai normal.

Hipertiroidisme dan hipotiroidisme adalah sindrom klinik dan biokimia yang diakibatkan oleh peningkatan dan penurunan produksi hormon tiroid. a. H&)o*%&#oi' Hipothyroid adalah suatu keadaan dimana produksi hormon thyroid oleh kelenjar thyroid tidak mencukupi. %retinisme adalah salah satu bentuk hypothyroid. +enyebab ? %ekurangan iodium, +enyakit Hashimoto, kekurangan hormon dari hipothalamus dan pituitari,gangguan autosum (genetik!. Hipotiroid memiliki " tipe yaitu ? ;. +rimer (Termasuk tipe yang paling sering muncul,gangguan pada kelenjar thyroid,dapat disebabkan karena penyakit Hashimoto (penyakit autoimun! ataupun penggunaan radioioiodine pada terapi hyperthyroid! *. Sekunder (terjadi apabila kelenjar pituitari menghasilkan TSH dalam jumlah yang tidak mencukupi!. Bangguan ini dapat disebabkan karena adanya kerusakan pada kelenjar pituitari (tumor radiasi atau pembedahan! ". Tersier (%etika Hypothalamus gagal memproduksi T7H. +adahal T7H berfungsi merangsang %elenjar +ituitari untuk menghasilkan TSH! Bejala Hypothyroid ?

,tot melemah, lemas, tidak suka udara dingin, depresi, kram otot, nyeri sendi, pucat, jarang berkeringat, kulit kering, gatal, denyut jantung lambat (bradicardi!, konstipasi (sembelit! .

# # #

:icara lambat, serak Bangguan siklus menstruasi Suhu tubuh rendaH

Bejala +enyerta ? # # # # # # # # # # # # Bangguan daya ingat Susah berkonsentrasi %adar gula darah rendah 7ambut rontok 2nemia Bangguan menelan Eafas pendek dan dangkal Mengantuk Bangguan fungsi ginjal +eningkatan kolesterol serum +enurunan libido +embesaran payudara pada laki#laki (gynecomasti!

b. H&)e#*%&#oi' Hyperthyroid adalah suatu keadaan dimana kelenjar thyroid bekerja berlebihan (overactive! sehingga menghasilkan hormon Thyroid (T" dan T ! dalam jumlah berlebihan pula. Hormon Thyroid berfungsi untuk

regulasi metabolisme tubuh dan menjaga fungsi normal sel. >ika hormon ini berlebih maka akan terjadi overstimulasi metabolisme dan

meningkatkan efek sistem saraf simpatis sehingga menyebabkan peningkatan kecepatan sistem tubuh, termasuk peningkatan frekuensi denyut jantung, berdebar#debar, tremor (tangan bergetar!, cemas, gangguan pencernaan (diare! dan penurunan berat badan. +enyebab#penyebab umum dari hipertiroid termasuk ? *. +enyakit Braves ". 5unctioning adenoma (Fhot noduleF! dan Toxic Multinodular Boiter (TMEB! . +emasukkan yang berlebihan dari hormon#hormon tiroid (. +engeluaran yang abnormal dari TSH D. Tiroiditis (peradangan kelenjar tiroid! G. +emasukkan yodium yang berlebihan a) Pe!&a i* .#a3es +enyakit Braves, yang disebabkan oleh suatu aktivitas yang berlebihan dari kelenjar tiroid yang disama ratakan, adalah penyebab yang paling umum dari hipertiroid. +ada kondisi ini, kelenjar tiroid biasanya adalah pengkhianat, yang berarti ia telah kehilangan

kemampuannya untuk merespon pada kontrol yang normal oleh kelenjar pituitari via TSH. +enyakit Braves adalah diturunkan4di$ariskan dan adalah sampai lima kali lebih umum diantara $anita#$anita daripada pria# pria. +enyakit Braves diperkirakan adalah suatu penyakit autoimun, dan

antibodi#antibodi yang adalah karakteristik#karakteristik dari penyakit ini mungkin ditemukan dalam darah. 2ntibodi#antibodi ini termasuk thyroid stimulating immunoglobulin (TS= antibodies!, thyroid peroxidase antibodies (T+,!, dan antibodi#antibodi reseptor TSH. +encetus#pencetus untuk penyakit Brave termasuk ?
# # # # #

stres merokok radiasi pada leher obat#obatan dan organisme#organisme yang menyebabkan infeksi seperti virus# virus. +enyakit Braves dapat didiagnosis dengan suatu scan tiroid

dengan obat nuklir yang standar yang menunjukkan secara panjang lebar pengambilan yang meningkat dari suatu yodium yang dilabel dengan radioaktif. Sebagai tambahan, sebuah tes darah mungkin mengungkap tingkat#tingkat TS= yang meningkat. +enyakit BraveH mungkin berhubungan dengan penyakit mata (BravesH ophthalmopathy! dan luka#luka kulit (dermopathy!.

,phthalmopathy dapat terjadi sebelum, sesudah, atau pada saat yang sama dengan hipertiroid. +ada a$alnya, ia mungkin menyebabkan kepekaan terhadap cahaya dan suatu perasaan dari Fada pasir didalam mata#mataF. Mata#mata mungkin menonjol keluar dan penglihatan ganda (dobel! dapat terjadi. 6erajat dari ophthalmopathy diperburuk pada

mereka yang merokok. >alannya penyakit mata seringkali tidak tergantung dari penyakit tiroid, dan terapi steroid mungkin perlu untuk mengontrol peradangan yang menyebabkan ophthalmopathy. Sebagai tambahan, intervensi secara operasi mungkin diperlukan. %ondisi kulit (dermopathy! adalah jarang dan menyebabkan suatu ruam kulit yang tanpa sakit, merah, tidak halus yang tampak pada muka dari kaki#kaki. +engobatannya Hipertiroidisme dapat ditangani dengan obat#obat antitiroid (tiroistatika! untuk mengurangi aktivitas tiroid dengan jalan mengurangi produksi hormonnya. b) F+!1*io!i!g A'e!o"a 'a! To4i1 M+l*i!o'+la# .oi*e# %elenjar tiroid (seperti banyak area#area lain dari tubuh! menjadi lebih bergumpal#gumpal ketika kita menua. +ada kebanyakan kasus# kasus, gumpal#gumpal ini tidak memproduksi hormon#hormon tiroid dan tidak memerlukan pera$atan. 2dakalanya, suatu benjolan mungkin menjadi FotonomiF, yang berarti bah$a ia tidak merespon pada pengaturan pituitari via TSH dan memproduksi hormon#hormon tiroid dengan bebas. =ni menjadi lebih mungkin jika benjolan lebih besar dari " cm. %etika ada suatu benjolan (nodule! tunggal yang memproduksi secara bebas hormon#hormon tiroid, itu disebut suatu functioning nodule. >ika ada lebih dari satu functioning nodule, istilah toxic multinodular goiter (gondokan! digunakan. 5unctioning nodules mungkin siap dideteksi dengan suatu thyroid scan. 1) Pe"as+ a! %o#"o!,%o#"o! *i#oi' &a!g be#lebi%a!

Mengambil terlalu banyak obat hormon tiroid sebenarnya adalah sungguh umum. 6osis#dosis hormon#hormon tiroid yang berlebihan seringkali tidak terdeteksi disebabkan kurangnya follo$#up dari pasien# pasien yang meminum obat tiroid mereka. ,rang#orang lain mungkin menyalahgunakan obat dalam suatu usaha untuk mencapai tujuan#tujuan lain seperti menurunkan dengan berat badan. +asien#pasien ini dapat yodium

diidentifikasikan

mendapatkan

suatu

pengambilan

berlabel radioaktif yang rendah (radioiodine! pada suatu thyroid scan. ') Pe!gel+a#a! ab!o#"al 'a#i TSH Sebuah tmor didalam kelenjar pituitari mungkin menghasilkan suatu pengeluaran dari TSH (thyroid stimulating hormone! yang tingginya abnormal. =ni menjurus pada tanda yang berlebihan pada kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon#hormon tiroid. %ondisi ini adalah sangat jarang dan dapat dikaitkan dengan kelainan#kelainan lain dari kelenjar pituitari. Cntuk mengidentifikasi kekacauan ini, seorang endocrinologist melakukan tes#tes terperinci untuk menilai pelepasan dari TSH. e) Ti#oi'i*is 5)e#a'a!ga! 'a#i *i#oi') +eradangan dari kelenjar tiroid mungkin terjadi setelah suatu penyakit virus (subacute thyroiditis!. %ondisi ini berhubungan dengan suatu demam dan suatu sakit leher yang seringkali sakit pada $aktu menelan. %elenjar tiroid juga lunak jika disentuh. Mungkin ada sakit#sakit leher dan nyeri#nyeri yang disama ratakan. +eradangan kelenjar dengan suatu akumulasi sel#sel darah putih dikenal sebagai lymphocytes

(lymphocytic thyroiditis! mungkin juga terjadi. +ada kedua kondisi#kondisi ini, peradangan meninggalkan kelenjar tiroid FbocorF, sehingga jumlah hormon tiroid yang masuk ke darah meningkat. 1ymphocytic thyroiditis adalah paling umum setelah suatu kehamilan dan dapat sebenarnya terjadi pada sampai dengan ' ) dari $anita#$anita setelah melahirkan. +ada kasus#kasus ini,fase hipertiroid dapat berlangsung dari sampai ;* minggu dan seringkali diikuti oleh suatu fase hipotiroid (hasil tiroid yang rendah! yang dapat berlangsung sampai D bulan. Mayoritas dari $anita#$anita yang terpengaruh kembali ke suatu keadaan fungsi tiroid yang normal. Tiroiditis dapat didiagnosis dengan suatu thyroid scan. +engobatannya dilakukan dengan analgetika (dan bila berat dengan prednison! atau dengan antibiotika. 2) Pe"as+ a! 6o'i+" &a!g be#lebi%a!

%elenjar tiroid menggunakan yodium untuk membuat hormon# hormon tiroid. Suatu kelebihan yodium dapat menyebabkan hipertiroid. Hipertiroid yang dipengaruhi4diinduksi oleh yodium biasanya terlihat pada pasien#pasien yang telah mempunyai kelenjar tiroid abnormal yang mendasarinya. ,bat#obat tertentu, seperti amiodarone (9ordarone!, yang digunakan dalam pera$atan persoalan#persoalan jantung, mengandung suatu jumlah yodium yang besar dan mungkin berkaitan dengan kelainan# kelainan fungsi tiroid. Bejala utama ? +enurunan berat badan biasanya disertai dengan peningkatan nafsu makan,kecemasan, tidak tahan panas, lemas, rambut

rontok, aktivitas berlebih, depresi, sering kencing, tremor, oedema (bengkak! pada kaki dan berkeringat. %adang#kadang disertai gejala berdebar, arrhytmia (denyut jantung tidak teratur!, sesak napas, libido menurun, mual, muntah, diare. Hyperthyroid yang dalam jangka $aktu lama tidak diobati dapat menyebabkan osteoporosis. II.7 .EJALA PEN6AKIT Bejala penyakit ini bisa dilihat dan diraba, selain itu Hipertiroid memperlihatkan gejala#gejala mudah tersinggung, intoleransi terhadap panas, berkeringat banyak, berat badan berkurang, diare, kelemahan otot, kecemasan, insomnia, dan tremor.eksoftalmos (protrusi bola mata!. Sedangkan untuk Hipotiroid adalah rasa capek, rasa mengantuk, kelemahan otot, kecepatan denyut jantung menurun, curah jantung menurun, volume darah menurun, konstipasi, kelemahan mental

(kurangnya pertumbuhan rambut, kulit bersisik, suara parau!, dan kasus berat mengakibatkan miksedema secara menyeluruh atau benjol#benjol, bisa nyeri atau keras diraba. II.8 ETIOLO.I Bangguan#gangguan yang menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid ini dapat disebabkan oleh ? ;. 6efisiensi iodium, pada umumnya penderita terdapat didaerah yang kondisi air minum dan tanahnya kurang mengandung iodium, misalnya didaerah pegunungan.

*. %elainan metabolik kongenital yang menghambat sintesa hormon tiroid. ". Stimulasi tiroid oleh globulin darah yang memiliki aktivitas TSH yang disebut 12TS (long acting thyroid stimulator) yang menyebabkan hipertiroidisme. . %elebihan minum obat yang mengandung iod atau iodida (obat batuk! selama $aktu panjang ataupun makan dengan kedar iod tinggi seperti lumut laut. (. +enghambatan sintesa hormon oleh 8at kimia (seperti substansi dalam kol, lobak, dan kacang kedelai!. D. 2kibat gangguan ini kapasitas kelenjar tiroid untuk mensekresi tiroksin terganggu, mengakibatkan peningkatan kadar TSH. G. +enghambatan sintesa hormon oleh obat#obatan misalnya

thiocarbamide, sulfonilurea dan lithium. II.9 PATO.ENESIS +embesaran kelenjar tiroid yang sudah ada sejak anak lahir disebut gondok kongenital. Sindroma Pendred adalah suatu penyakit keturunan yang ditandai dengan bisu#tuli dan gondo kongenital. :ahan utama bagi pembentukan hormon tiroid adalah yodium. =ni terdapat banyak dalam bahan yang berasal dari laut (ikan laut, ganggang dan sebagainya! atau terdapat dalam alam masuk tubuh le$at minuman serta makanan. Easib unsur yodium tersebut yang sudah berada dalam saluran makanan adalah sebagai berikut (yodium diserap usus, masuk

sirkulasi dan ditangkap oleh bermacam#macam kelenjar antara lain ? choroid, ciliary body, kelenjar susu, plasenta, kelenjar air ludah, mukosa lambung serta intestinum tenue dan paling banyak oleh kelenjar tiroid!. :ila jumlah yodium dalam makanan kurang maka sintesis hormon tiroid akan berkurang juga sehingga kadar tiroksin bebas menurun. Hal ini berakibat peninggian sekresi TSH sehingga kelenjar tiroi membesar. ;. Hormon tiroid meningkat, aktivitas adrenergik lebih besar *. +erubahan konsentrasi protein pengikat pada stress operasi, infeksi, atau penurunan afinitas ikatan. ". 7espon selular perifer meningkat terhadap hormon tiroid pada keadaan hipoksia jaringan, infeksi, asidosis laktat. II.: MEKANISME TEST Tes tiroid terdiri atas ? a! Tes untuk mengukur aktivitas4fungsi tiroid terdiri dari ? # Tiroksin serum (T ! # Tri#iodotironin serum (T"! # %adar T bebas (5T ! # %adar T" bebas (5T"! # =ndeks T bebas (5T =! # Tes TSH # Tes T7H. b! Tes untuk menunjukkan penyebab gangguan fungsi tiroid ? # 2ntibodi Tiroglobulin (anti Tg!

# 2ntibodi tiroid peroksidase (anti T+,! 42ntibodi mikrosomal # Thyroid Stimulating 2ntibodies (TS2b! c! Tes untuk monitoring terapi ? # Tiroksin serum (T ! # Tri#iodotironin serum (T"! # Tes 5T # Tes 5T" # Tes TSH Tes fungsi tiroid bertujuan untuk membantu menentukan status tiroid. Tes T digunakan untuk menentukan suatu hipotiroidisme atau

hipertiroidisme, menentukan maintenance dose tiroid pada hipotiroidisme dan memonitor hasil pengobatan antitiroid pada hipertiroidisme. Tes T" digunakan untuk mendiagnosis hipertiroidisme dengan kadar T normal . TSHs (Thyroid Stimulating Hormone sensitive! adalah tes TSH generasi ke tiga yang dapat mendeteksi TSH pada kadar yang sangat rendah sehingga dapat digunakan sebagai pemeriksaan tunggal dalam menentukan status tiroid dan dilanjutkan dengan tes 5T hanya bila

dijumpai TSHs yang abnormal. 5T lebih sensitif daripada 5T" dan lebih banyak digunakan untuk konfirmasi hipotiroidisme setelah dilakukan tes TSHs . Tes T7H (Thyroid 7eleasing Hormone! digunakan untuk mengukur respons hipofisis terhadap rangsangan T7H, yaitu dengan menentukan kadar TSH serum sebelum dan sesudah pemberian T7H eksogen. +ada

hipertiroidisme klinis atau subklinis tidak tampak peningkatan TSH setelah pemberian T7H. Sebaliknya bila pasien eutiroid atau sumbu hipotalamus# hipofisis masih intak, maka hipofisis akan memberikan respons yang adekuat terhadap rangsangan T7H. Tes T7H yang normal menyingkirkan diagnosis hipertiroidisme . Tes T7H hanya dilakukan pada pasien yang dicurigai

hipertiroidisme sedangkan kadar 5T dan 5T" masih normal atau untuk mengevaluasi kadar TSH yang rendah atau tidak terdeteksi dengan atau tanpa hiper4hipotiroidisme yang penyebabnya tidak diketahui. II.8 TES UNTUK MENUNJUKKAN .AN..UAN FUN.SI TIROID 2ntibodi Tiroglobulin (Tg! merupakan salah satu protein utama tiroid yang berperan dalam sintesis dan penyimpanan hormon tiroid. Tujuan tes ? terutama diperlukan sebagai petanda tumor dalam pengelolaan karsinoma tiroid berdiferensiasi baik ($ell differentiated thyroid carcinoma!. %adar Tg akan meningkat pada karsinoma tiroid berdiferensiasi baik dan akan kembali menjadi normal setelah tiroidektomi total, kecuali bila ada metastasis. %adar Tg rendah menunjukkan tidak ada jaringan karsinoma atau metastasis lagi. %adarnya akan meningkat kembali jika metastasis setelah terapi . +ada penyakit Braves ditemukan antibodi yang mmpengaruhi resepor TSH dari sel tiroid dan merangsang produksi hormon tiroid. 2ntibodi ini disebut thyroid stimulating immunoglobulins (TS=!. Selain TS=, ada immunoglobulin yang merangsang pertumbuhan kelenjar tiroid tanpa terjadi

mempengaruhi produksi hormon. 2ntibodi ini disebut thyroid gro$th immunoglobulins (TB=! . Diag!osis Ti#oi' ;. =dentifikasi jenis nodul tiroid atau struma yang paling mudah (bukan paling akurat! ialah dengan melihat adanya benjolan dileher dan memastikan bah$a benjolan tersebut berasal dari kelenjar tiroid dengan melihat pergerakannya $aktu menelan. >ika sudah yakin bah$a benjolan tersebut merupakan struma, kemudian ditentukan bentuknya, apakah difus (batas tidak jelas! atau nodul (batas tegas!. :entuk difus dan nodul penting dibedakan karena umumnya bentuk yang difus mengarahkan pada keganasan. 1alu identifikasi ada tidaknya nyeri, konsistensi keras atau lunak, ukuran atau permukaan nodul rata atau berdungkul#dungkul. *. +emeriksaan penunjang +emeriksaan 1aboratorium meliputi ? a. +emeriksaan hormon tiroid dan TSH paling sering menggunakan radioimmuno#assay (7=2! dan cara en8yme linked immuno#assay (A1=S2! dalam serum atau plasma darah. +emeriksaan T total

dikerjakan pada semua penderita penyakit tiroid, kadar normal pada orang de$asa adalah D&#;(& nmol41 atau (&#;*& ng4dlI T " sangat membantu untuk hipertiroidisme, kadar normal pada orang de$asa antara ;,&#*,D nmol41 atau &,D(#;,G ng4dlI TSH sangat membentu

untuk mengetahui hipotiroidisme primer, kadar normal TSH adalah &, &&# ,&&& mg4dl, kadang#kadang meningkat sampai " kali normal. b. +emeriksaan Cltrasonografi diperlukan untuk mendeteksi nodul yang kecil atau nodul diposterior. c. +emeriksaan Sidik Tiroid, dasar pemeriksaan ini adalah distribusi yodium radioaktif dalam kelenjar tiroid. /ang dapat dilihat dari pemeriksaan ini antara lain besar, bentuk dan letak kelenjar tiroid serta distribusi dalam kelenjar. d. +emeriksaan Sitologi melalui :iopsi 2spirasi >arum Halus, ketepatan pemeriksaan sitologi untuk tipe anaplastik, meduler dan papiler hampir mendekati ;&&). II.9 TES UNTUK MONITORIN. TERAPI Cntuk memonitoring terapi tiroid maka diperlukan tes T Total, T" , 5T , 5T" dan TSH seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Tujuan tes monitoring terapi untuk melihat perkembangan terapi berdasarkan status tiroid. II.: NILAI RUJUKAN DAN INTERPRETASI ;. TAS T a! Eilai 7ujukan ? # 6e$asa ? (&#;;" ng41 ( ,(mg4dl!

# Janita hamil, pemberian kontrasepsi oral ? meningkat # 6iatas ? diatas ;D,( mg4dl

# 2nak#anak # Csila

? diatas ;(,& mg4dl

? menurun sesuai penurunan kadar protein plasma

b! =nterpretasi ? # Meningkat ? hipertiroidisme, tiroiditis akut, kahamilan, penyakit hati kronik, penyakit ginjal, diabetes mellitus, neonatus, obat#obatan?

heroin, methadone, estrogen. # Menurun ? hipotiroidisme, hipoproteinemia, obat*an seperti

androgen, kortikosteroid, antikonvulsan, antitiroid (propiltiouracil! dll. *. TAS T" a! Eilai 7ujukan? # 6e$asa ? &,' < *,& ng4ml (D&#;;' ng4dl!

# Janita hamil, pemberian kontrasepsi oral ? meningkat # =nfant dan anak#anak kadarnya lebih tinggi. b! =nterpretasi ? # Meningkat ? hipertiroidisme, T" tirotoksikosis, tiroiditis akut,

peningkatan T:B, obat#obatan?T" dengan dosis *( mg4hr atau lebih dan obat T "&& mg4hr atau lebih, dextrothyroxine, kontrasepsi oral # Menurun ? hipotiroidisme ($alaupun dalam beberapa kasus kadar T" normal!, starvasi, penurunan T:B, obat#obatan? heparin, iodida, phenylbuta8one, propylthiuracil, 1ithium, steroid. ". TAS 5T (57AA TH/7,K=E! a! Eilai 7ujukan? ;& < *G pmol41 propanolol, reserpin,

b! =nterpretasi ? # Meningkat ? pada penyakit Braves dan tirotoksikosis yang

disebabkan kelebihan produksi T . # Menurun ? hipertiroidisme primer, hipotiroidisme sekunder,

tirotoksikosis karena kelebihan produksi T". . TAS 5T" (57AA T7= =,6,T=7,E=E! a! Eilai 7ujukan ? , < @," pmol41 b! =nterpretasi # Meningkat ? ? pada penyakit Braves dan tirotoksikosis yang

disebabkan kelebihan produksi T". # Menurun ? hipertiroidisme primer, hipotiroidisme sekunder,

tirotoksikosis karena kelebihan produksi T".

(. TAS TSH (TH/7,=6 ST=MC12T=EB H,7M,EA! a! Eilai rujukan ? &, < (,( m=C4l b! =nterpretasi ? # Meningkat ? hipotiroidisme pimer, tiroiditis (penyakit autoimun Hashimoto!, terapi antitiroid pada hipertiroidisme, hipertiroidisme sekunder karena hiperaktifitas kelenjar hipofisis, stress emosional berkepanjangan, obat#obatan misalnya litium karbonat dan iodium potassium.

# Menurun ? hipertiroidisme

primer, hipofungsi kelenjar hipofisis

anterior, obat#obatan misalnya aspirin, kortikosteroid, heparin dan dopamin. D. TAS TSHs (TSH "rd Beneration! a! Eilai rujukan ? &, < (,( m=C4l b! :atas pengukuran ? &,&&* < *& m=C41 c! =nterpretasi ?

# Meningkat ? hipotiroidisme pimer, tiroiditis (penyakit autoimun Hashimoto!, terapi antitiroid pada hipertiroidisme, hipertiroidisme sekunder karena hiperaktifitas kelenjar hipofisis, stress emosional berkepanjangan, obat#obatan misalnya litium karbonat dan iodium potassium. # Menurun ? hipotiroidisme sekunder, hipertiroidisme primer,

hipofungsi kelenjar hipofisis anterior, obat#obatan misalnya aspirin, kortikosteroid, heparin dan dopamin. G. 2ntibodi Tiroglobulin a! Eilai rujukan ? "# * ng4ml b! =nterpretasi ? # Meningkat ? hipertiroidisme, subakut tiroiditis, kanker tiroid yang tidak diterapi, penyakit Braves, tumor benigna, kista tiroid. # Menurun ? hipotiroidisme neonatal. '. 2ntibodi Mikrosomal a! Eilai rujukan ? hasil tes negatif

b! =nterpretasi

? 2danya antibodi mikrosomal menunjukkan penyakit dapat ditemukan pada kanker tiroid. +ada

tiroid autoimun, juga

penderita dengan pengobatan tiroksin, bila ditemukan antibodi tiroid memberi petunjuk kegagalan fungsi tiroid. @. TS 2b ;! Eilai rujukan? hasil tes negatif *! =nterpretasi ? TS2b ditemukan pada G&#'&) penderita Braves yang tidak mendapat pengobatan, ;() pada penyakit Hashimoto, D&) pada penderita Braves oftalmik dan pada beberapa penderita kanker tiroid. II.; MEKANISME PEN.OBATAN Pe!a*ala sa!aa! 2da beberapa tindakan dalam penatalaksanaan penyakit tiroid ;. +engobatan jangka panjang dengan obat#obat antitiroid seperti propiltiourasil atau metima8ol, yang diberikan paling sedikit selama ; tahun. ,bat#obat ini menyekat sintesis dan pelepasan tiroksin. *. +enyekat beta seperti propanolol diberikan bersamaan dengan obat# obat antitiroid. %arena menifestasi klinik hipertiroidisme adalah akibat dari pengaktifan simpatis yang dirangsang oleh hormone tiroid maka manifestasi klinik tersebut akan berkurang dengan pemberian penyekat beta. +enyekat beta menurunkan takikardia, kegelisahan dan keringat yang berlebihan. +ropanolol juga menghambat perubahan tiroksin perifer menjadi triyodotironin.

". +embedahan tiroidektomi subtotal sesudah terapi propiltiourasil prabedah. . +engobatan dengan yodium radioaktif (72=!. Tumor tiroid umumnya berupa benjolan tidak nyeri, berupa nodul atau benjolan tunggal, pengobatannya adalah dengan cara operasi. +ada tahap pertama dilakukan pengangkatan benjolan dan kelenjar tiroid yang terkena, kemudian hasil jaringan tersebut dikirim untuk diperiksa jenis histopatologi atau patologi anatominya :ila hasil +2 dinyatakan jinak, maka hanya benjolan itu saja dengan tiroid yang terkena saja yang diangkat, dan sesudahnya tidak ada pengobatan lanjutkan :ila hasilnya ganas atau kanker tiroid , maka tindakan pengobatannya tergantung pada stadium dan jenis histopatologi kankernya. Tindakan pada kanker tiroid adalah pengangkatan seluruh kelenjar tiroid (tiroidektomi total! :ila sudah ada penyebaran ke kelenjar getah bening leher, maka selain tiroidektomi total , juga dilakukan diseksi atau pembersihan seluruh kelenjar getah bening leher yang terkena secara radikal (diseksi leher radikal!. 6i 7umah Sakit yang sudah maju dan sudah ada pemeriksaan histopatologi potong beku, maka operasi dapat dilakukan satu tahap. Eamun bila sarana pemeriksaan ini belum ada, maka operasi menjadi dua tahap atau dua kali operasi.

Setelah dilakukan tiroidektomi total harus dialnjutkan dengan pengobatan? ;. #D minggu setelah tiroidektomi total, dilakukan sidik seluruh tubuh

untuk mencari sisa jaringan tiroid atau adanya metastasis di tempat lain. a. :ila tidak ditemukan sisa jaringan tiroid atau metastasis, langsung diberikan hormon tiroid. b. :ila masih ada sisa jaringan tiroid atau metastasis, maka diberikan yodium ;"; terlebih dahulu, baru satu minggu kemudian diberikan hormon tiroid. *. D bulan kemudian dilakukan sidik tiroid4seluruh tubuh ulangan. :ila hasilnya tidak ditemukan metastasis, maka hormon tiroid diberikan kembali. Eamun bila ada metastasis, diberikan yodium ;"; dulu baru kemudian diberikan hormon tiroid satu minggu sesudahnya. ". +rosedur tersebut diulangi sampai tidak ditemukan lagi adanya metastasis, dan setelah itu sidik seluruh tubuh diulangi? a. Setiap D bulan selama * tahun pertama. b. Setiap tahun selama tiga tahun berikutnya. c. Selanjutnya setiap *#" tahun sekali. +ada kasus#kasus tertentu, bila kanker tiroid ditemukan pada $anita kurang dari (& tahun atau laki#laki kurang dari & tahun, dengan kanker tiroid stadium dini yaitu, ukuran kanker kurang dari ( cm, belum ada infiltrasi ke jaringan sekitarnya, belum ada metastasis ke kelenjar getah bening leher dan belum ada metastasis jauh ke tulang kepala, ke tulang

belakang dan ke paru, sebagian para ahli mengambil tindakan berupa operasi pengangkatan tiroid yang terkena kanker beserta kankernya sedangkan tiroid sebelahnya tidak diangkat. Eamun pada kasus ini penderita harus di follo$ up secara ketat. +ada kelompok ini, sesudah operasi penderita tidak perlu minum obat hormon tiroid seumur hidup. +ada jenis kanker tiroid anaplastik, yaitu yang tingkat keganasannya tinggi, dengan sifat tumornya cepat sekali membesar dan infiltrasi atau menyusup ke jaringan sekitar sehingga dapat menyumbat jalan nafas, tindakannya adalah dengan radiasi eksterna, setelah terlebih dahulu dilakukan biopsi dan pemeriksaan patologi anatomi. +ada karsinoma tiroid yang a$alnya berdifferensiasi baik, suatu saat dapat berubah menjadi ke golongan anaplastik. +ada jenis karsinoma anaplastik inilah tingkat harapan kesembuhannya yang paling kecil, dan sangat membahayakan. 2palagi di +ontianak belum ada fasilitas radioterapi sehingga untuk kanker golongan ini mutlak harus dikirim penderitanya ke >a$a yang memiliki sarana radioterapi. Maka segeralah diperiksakan ke dokter, agar dapat ditegakkan diagnosisnya dan mendapat pengobatan yang tepat Tiroistatika atau 8at#8at antitiroid adalah 8at#8at yang berkhasiat menekan produksi hormon tiroid. %hususnya digunakan pada keadaan hiperfungsi kelenjar tersebut, yang seringkali disertai peningkatan sekresi tiroksin. %eadaan itu disebut hipertiroidisme, hipertirosis atau

thyreotoxicose.

2ntitiroid bekerja menghambat sintesis hormone tiroid dengan jalan menghambat proses pengikatan4inkorporasi yodium pada residu tirosil dari tiroglobulin. Selain itu antitiroid juga menghambat proses penggabungan dari gugus yodotirosil untuk membentuk yodotironin. ,bat#obat ini dapat dibagi dalam beberapa kelompok, yakni ? a. Thionamida ? karbima8ol, tiama8ol, dan propiltiourasil. ,bat#obatan ini dahulu disebut thiourea yang menghambat secara langsung sintesa hormon tiroid dengan jalan mencegah pengikatan iod pada tirosin atau penggandengan mono# dan diiodtirosin menjadi T" dan T . b. :ahan yang mengandung iodine ? %alium iodida, dalam dosis tinggi menghambat sintesa dan pelepasan hormon#hormon tiroid. Tiroid menjadi lebih padat (kecil! dan vaskularisasinya dikurangi, sehingga digunakan pula untuk persiapan pembedahan. c. :#adrenergic#antagonis ? +ropranolol, adakalanya digunakan untuk mengurangi beberapa keluhan, seperti tachycardia dan kegelisahan. :eta bloker ini mengurangi efek tiroksin di jaringan perifer dengan jalan blokade susunan saraf simpatis. Oba*,oba* Pe!&a i* Ti#oi' ;. %arbima8ol ? Neo, Mercazole 6erivat thiomida8ol ini berkhasiat sebagai antitiroid kuat dan paling sering digunakan. 7esorpsinya dari usus cepat dan langsung di ubah secara lengkap menjadi metabolit aktif tiama8ol. %arbima8ol menghasilkan D#G mg tiama8ol. +lasma t L nya @ jam.

Afek sampingnya jarang terjadi pada dosis normal dan biasanya tidak serius antara lain sakit kepala dan sendi, gangguan lambung usus, hilang rasa dimulut, rambut rontok dan reaksi kulit (gatal, ruam!. +ada dosis tinggi dapat terjadi efek yang hebat yaitu depresi sumsum tulang dengan antara lain agranulocytosis dan leukopenia (reversible!. 6osisnya ? ,ral "# dd ;& mg atau ; dd "&# & mg selama D#' minggu, kemudian ditambahkan tiroksin atau dapat juga beralih kedosis

pemeliharaan (#*& mg4hari. *. +ropiltiourasil 6erivat pirimidin ini adalah analog dari metiltiourasil yaitu 8at antitiroid pertama (;@ (!. %hasiat tiroistatiknya 9a ;& x lebih lemah dari karbima8ol. 7esorpsinya cepat, ++#nya ca '&), plasma t L nya singkat ;#* jam, maka perlu ditakarkan "# x sehari. Afek sampingnya hampir mirip dengan karbima8ol. 6osisnya ? permulaan " dd G&#*&& mg selama D#' minggu, pemeliharaan (&#"&& mg 4 hari, atau dikombinasi dengan tiroksin. ". %aliumiodida Baram ini adalah obat pertama yang digunakan pada struma dan hipertirosis. Sesudah diserap baik oleh usus, iodida diabsorpsi secara selektif oleh tiroid dan dipekatkan disini sampai *( kali. Mulai kerjanya cepat dalam ;#* hari, tetapi bersifat sementara, setelah ca * minggu sering sekali tidak efektif lagi dan gejalanya memburuk. +enggunaannya bermacam#macam, yaitu ?

+remedikasi, berguna memadatkan kelenjar ;&#; pembedahan.

hari sebelum

+rofilakse, pada orang#orang yang terkena radiasi *( rem atau lebih, misalnya pada bencana reaktor di 9hernobyl (7usia, ;@'D!. %alium iodida (dan#iodat! mampu memblok kumulasi radioaktif iod tersebut dalam tiroid.

Akpektorans dalam sirup batuk berguna mempermudah pengeluaran dahak. Afektivitasnya belum pernah dibuktikan secara ilmiah dan sangat diragukan, sedangkan risiko efek samping serius (struma! agak besar.

Tetes mata ; ) pada bular mata (cataract!, cara kerjanya kurang jelas 9ara kerjanya terhadap tiroid adalah kompleks dan tergantung dari

dosis serta keadaan organ. +ada orang sehat, kelebihan iodida dapat mengakibatkan struma, umpamanya dalam obat batuk atau dalam rumput laut yang banyak dimakan oleh penangkap ikan >epang (iod basedow). Sebaliknya kekurangan iod dapat menimbulkan struma. %ebutuhan tubuh akan iodida berjumlah sekitar ;(& mcg4hari. Afek sampingnya agak sering terjadi biasanya berupa reaksi alergi seperti iod acne, urtikaria, juga edema dan selesma. 6osis tinggi dan penggunaan yang lama bisa menimbulkan hipotirosis atau struma, juga depresi, nervositas, sukar tidur, impotensi dan myxoedema. 6osis ? untuk persiapan strumectomia oral ;( ml larutan %>4Ea> ;) selama ;&#; hari sebelum pembedahan. Sebagai profilakse pada radiasi,

hendaknya dimulai * jam sebelum terpapar radioaktif iod ? diatas ; tahun ;"& mg4hari selama "#;& hari, diba$ah ; tahun D( mg4hari. d. =od 7adiofarmaka merupakan kelompok obat yang digunakan dalam ilmu kedokteran nuklear untuk terapi dan diagnosa, berkat dayanya

melepaskan sinar#sinar ionisasi. =od radioaktif. Setelah diresorpsi, iod ;"; secara selektif diserap oleh tiroid dan mulai radiasinya. Terutama memproduksi sinar beta dengan daya penetrasi ringan (ca * mm! dan sedikit sinar gama yang penetrasinya lebih mendalam. %erjanya lama dengan masa paruh ca ' jam, sehingga lebih disukai daripada isotop iod lainnya yang kerjanya lebih singkat atau lebih lemah. +enggunaannya, dalam bentuk natrium radioiodida (Ea= dengan = ;";!, antara lain pada hipertirosis. Terapi dengan tiroistatika harus dihentikan * hari sebelumnya. Afeknya dapat disamakan dengan pengangkatan sebagian kelenjar melalui pembedahan. 6isamping itu radioiod juga digunakan untuk diagnosa fungsi tiroid atau terapi kanker tiroid. Afek sampingnya, berupa peradangan tiroid dan sementara

memburuknya gejala hipertirosis. Afek yang lebih serius adalah resiko kecil akan terjadinya leukemia dan kanker tiroid yang dapat timbul *&#"& tahun kemudian. %arena itu radioiod pada dasarnya hanya diberikan pada pasien diatas usia & tahun. Janita hamil dan menyusui tidak boleh

ditangani dengan radioiod. 6osis, oral atau =M @*(#;'(& M:N sebagai larutan natrium iodida = ;"; (CS+!.

Eo

Eama ,bat

Sediaan beredar EeoMerca8ole Tablet 5 I!%eal*%< Ja"sos*e )

6osis 6osis a$al kasus ringan sehari "# tablet dalam dosis bagi.

Mekanisme %erja Menghambat ikatan yodium sehingga tiroksin tidak terbentuk.

=ndikasi Hipertiroidisme, tirotoksikosis, penyakit Brave, persiapan tindakan operatif

Af

%arbima8ol

Sakit kulit hilan mulu ronto

+ropiltiourasil

+ropilthiouracil 4+TC Tablet 5 I!%eal*%)

,bat ini merintangi 6osis a$al "&&# pengubahan T #T" D&& mg sehari (yang lebih aktif! di terbagi tiap ' jam. jaringan perifer, misalnya dalam hati.

Hipertiroidisme

Sakit send lamb hilan mulu kece perda

"

+ropanolol

5armadral Tablet

Tidak melebihi "*& mg sehari

Tidak begitu jelas, diduga karena menurunkan curah jantung, menghambat pelepasan renin di ginjal, menghambat tonus simpatetik di pusat vasomotor otak. ,bat yang di gunakan pada struma dan hipertirosis. Sesudah diserap dengan baik oleh usus, iodida diabsorpsi secara selektif oleh tiroid dan dipekatkan sampai *( kali.

Hipertensi, angina pektoris, aritmia jantung, migren, stenosis subaortik hipertrofi, miokard infark, feokromositoma

:rad insom munt bronk agran sdep

%alium =odida

Akspektoran *(&# (&& mgI sebelum >oodkali Tablet operasi tirotoksis (>amsostek! ;(& mg sehari dalamdosis terbagi.

Hipertiroidisme +remedikasi, profilakse, ekspektoran, tetes mata, goiter endemik

7eak hiper (kem dema rinitis pemb kelen iritas penc anore munt

Oba* T#a'isio!al ;. 6aun Sambiloto %andungan kimia ? 6aun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (8at pahit!, neoandrografolid, ; #deoksi#;;#;*#didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. >uga terdapat flavonoid, alkane, keton,

aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium!, asam kersik, dan damar. 9ara membuat ? "& gram temu putih segar O ;& gram sambiloto kering, dicuci bersih lalu direbus dengan D&& cc air hingga tersisa "&& cc, disaring dan airnya diminum * kali sehari. *. 6aun 6e$a %andungan kimia ? Saponin, minyak atsiri, flavonoid 9ara membuat ? "& gram benalu teh kering O "& gram daun de$a segar, dicuci bersih, lalu direbus dengan G&& cc air hingga tersisa "&& cc, disaring dan airnya diminum * kali sehari. ". 2kar +ulutan %andungan kimia ? :atang dan daun mengandung 8at lendir, biji mengandung ;"#; ) lemak. 9ara membuat ? 2kar segar "& < D& gram (kering ;( < "& gram! kemudian direbus dan diminum.

DAFTAR PUSTAKA ;! Jells, :arbara B et al. *&&@. Pharmacotherapy Handbook Cnited States ? The McBra$#Hill 9ompanie.
th

edition.

*!

Sukandar, Alin /ulianah dkk. *&&@. =S, 5armakoterapi. >akarta ? +T =S5= +enerbitan.

"!

6irektorat :ina 5armasi %omunitas dan %linik. *&&G. +harmaceutical 9are Cntuk +enyakit 6iabetes. >akarta ? 6epkes 7=.

4)

Hoan Tjay, Tan. ;@G'. ,bat#,bat +enting. >akarta ? +t Alex Media %omputindo.

(!

Jiria, M.S.S., dan Handoko T., ;@@(, 5armakologi dan Terapi, Adisi , Banis$ara, S.B., Aditor. :agian 5armakologi 5akultas %edokteran Cniversitas =ndonesia, >akarta.

D!

Mycek, M.>., Harvey, 7.2., 9hampe, +.9., 5isher, :.6., *&&;., 5armakologi Clasan :ergambar, Adisi *.., +enerbit Jidya Medika., >akarta.

G! '!

Eeal. M.>., !armakologis Medis. Adisi M. +enerbit Arlangga. >akarta. Sudoyo. 2.J., *&&D. "lmu Penyakit #alam. >ilid =, edisi . +usat

+enerbitan 6epartemen =lmu +enyakit 6alam 5%C=. >akarta. @! 2nonim., $elen%ar&tiroid. Jikipedia. org4$iki.

;&! 2nonim., Penyakit $elen%ar 'iroid. Ms. Jikipedia. org4$iki4 kelenjar < tiroid. ;;! 2nonim., $elen%ar 'iroid. %ompasiana.com. ;*! =r. Jinarto +.J., *&&G. Tanaman ,bat =ndonesia Cntuk +engobat Herbal. >ilid *. %aryasari Herba Media, >akarta. ;"! Jinotopradjoko Martono., *&&D. =S, =ndonesia, Molume 2nem %osong 2nem (2%2!, >akarta. ;, +T.

; ! 2nonim., 'est (aboratorium 'iroid. artikelkedokteran.com