Anda di halaman 1dari 5

=

K=(

) )

K = 16 Atau XAE = 0,886

Diingini XA sebesar 80% dari XAE yaitu (0,8) (0,886) = 0,7104 a) Digunakan hanya 1 unit MFR = = =
( )( )

.... (a)

CAo XA

= 2 lbmole/ft3 = 0,7104 = 10 ft3/lbmole.jam dan K=16 = 150 ft3/jam

Dengan memasukkan data-data di atas ke persamaan (a), maka didapat volume MFR yang dibutuhkan untuk mendapatkan konversi 0,7104 adalah 75,3 ft3. b) Akan digunakan N buah MFR yang disusun serie dengan volume masing masing (73,5/5) = 15,06 ft4. Dengan menggunakan Pers. (5.7), yaitu : =
( )

Atau (-1/) slope dari curve (-rA) terhadap CA = k1 [ (CA)2 1/K (1/2 CAo XA)2 ] = (10) [(2-2 XA)2 (1/16)( XA)2 ] XA (-rA) CA :0 : 40 : 2,0 0,1 32,4 1,8 0,2 25,575 1,6 0,4 14,3 1.2 0,6 6,175 0,8 0,8 1,200 0,4
186

Dari data (-rA) dan CA dapat diplot seperti pada Gambar 5.10. CAo CAN = 2 lbmole/ft3 = [ 2 (2)(0,7104) ] = 0,58

Pada curve di atas, dibuat dengan trial AB yang sejajar dengan CD dan EF dengan slope adalah (-1/) dari titik CAo = 2 hinggan 0,58. Ternyata didapat N = 3 atau MFR yang harus digunakan adalah 3 unit dengan volume masing-masing 15,06 ft3.

187

DAFTAR PUSTAKA 1. Charles D.Holland and Reyford G.Anthony, Fundamental of Chemical Reaction Engineering, Prentice Hall International Series in the Physical and Chemical Engineering Sciences, (1990). 2. Fogler, Elements of Chemical Reaction Engineering Second Edition, Prentice Hall, New Jersey, (1992). 3. Levenspiel, O, Chemical Reaction Engineering, Wiley International Edition, 3rd Edition, United States of America, (1999). 4. Pandev G.N and S.N.Srivastava, Reaction Engineering Through Solved Problems, Lucky Press, New Delhi, (1982).

Soal Latihan 1. Hidrolisa dari asetik anhidrat dilakukan pada temperatur 15oC, reaksi yang terjadi merupakan reaksi searah, orde satu dengan laju reaksi : -r = 0,0567 C, gmole/cc.menit Dimana C adalah konsentrasi asetik anhidrat dalam gmole/cc. Konsentrasi asetik anhidrat dalam feed adalah 1,5x10-4 mole/cc dan laju aliran feed adalah 600 cc/menit. Untuk reaksi dipunyai reaktor alir dengan volume 5 lt dan reaktor dengan volume 3 lt. Tentukan pilihan sistem, yaitu : a. hanya menggunakan 1 buah reaktor alir tangki berpengaduk (MFR) dengan volume 6 lt b. menggunakan 2 buah reaktor tangki berpengaduk (MFR) dengan volume 3 lt yang dipasang seri c. menggunakan reaktor tangki berpengaduk (MFR) yang dipasang seri dengan 1 buah reaktor alir bentuk pipa dengan volume masing-masing 3 lt d. menggunakan 2 buah reaktor alir bentuk pipa (PFR) dengan volume masing-masing 3 lt dan disusun seri.

188

2.

Hidrolisa dari asetik anhidrat dilakukan dalam 3 buah MFR yang mempunyai volume sama dan dioperasikan secara seri. Ketiga reaktor tersebut beroperasi pada temperatur yang berbeda, yaitu reaktor pertama pada 15oC, 25oC dan reaktor ketiga pada 40oC. Konsentrasi asetik anhidrat pada aliran masuk adalah 2 mole/lt dengan laju aliran 500 lt/menit. Bila reaksi merupakan reaksi orde satu dan diketahui : T, oC K. lt/menit Maka : a. Volume masing-masing reaktor yang dibutuhkan agar diperoleh konversi 90% b. Banyaknya reaktor yang harus digunakan dengan volume seperti pada soal (a) agar diperoleh konversi 90% dengan temperatur tiap reaktor sama pada 25oC 15 0,0806 25 0,1580 40 0,3800

3.

Hidrolisa dari eter dengan larutan NaOH yang berlebihan dilakukan dalam 2 buah reaktor MFR dengan volume sama. Larutan eter dan NaOH masuk ke reaktor pertama dengan laju aliran masing-masing 250 lt/menit dengan konsentrasi eter 0,02 mole/lt dan 100 lt/menit dengan konsentrasi NaOH 1,09 mole/lt. Apabila diketahui reaksi orde dua. Maka tentukan volume dari reaktor tersebut agar diperoleh konversi 90% dan konstanta laju reaksi pada masing-masing reaktor adalah 2,01 lt/gmole.menit. Beberapa MFR digunakan untuk reaksi 2A R + S (liquid) dengan laju aliran 5 m3/jam. Konsentrasi awal dari A diketahui 1,0 mol/lt sedangkan R dan S = 0. Konstanta kesetimbangan K = 16 dan k1 sebesar 10 lt/gmole.menit. untuk mendapatkan konversi 80%, maka tentukan : a. Volume reaktor apabila hanya digunakan 1 unit reaktor b. Jumlah dari reaktor yang disusun seri dengan volume sama yaitu dari volume reaktor seperti soal (a) Reaksi searah : A R dilakukan dalam reaktor alir bentuk pipa (PFR) dan diikuti oleh reaktor alir tangki berpengaduk (MFR) dengan volume keduanya sama. Konsentrasi A dalam feed masuk 1 kgmole/m3 dan waktu tinggal dalam setiap reaktor 3600 detik. Diketahui konstanta laju reaksi adalah 1/3600 1/det, maka tentukan :
189

4.

5.

a. Konversi dari A b. Konversi A apabila susunan reaktor dibalik c. Ulangi soal a dan b apabila reaksi merupakan reaksi orde dua dan k = 1/3600 m3/kgmole.det. Reaksi orde satu : A R dilakukan dalam dua buah reaktor alir bentuk tangki berpengaduk (MFR) dengan volume berbeda. Konstanta laju reaksi k = 1/5 1/menit. Bila diinginkan konversi akhir adalah 0,9 , maka tentukan susunan dan volume reaktor tersebut. Reaksi phase liquid orde dua : 2A R dilakukan dalam 3 buah reaktor alir yang dioperasikan secara seri, yaitu 1 buah MFR, diikuti oleh 1 buah PFR dan 1 buah MFR. Diketahui perbandingan volume dari ketiga reaktor tersebut adalah : V1 : V2 : V3 = 1 : 0,5 : 1,5V3 Bila diketahui bahwa konversi yang dicapai pada reaktor pertama adalah 40%, maka tentukan komposisi produk pada setiap reaktor.

6.

7.

8.

Seperti pada soal no.7 , bila diinginkan konversi akhir adalah 95%

190