Anda di halaman 1dari 6

Skenario 4 Jaka and otis father Jaka dan Oti secara kebetulan bertemu di rumah sakit.

Keduanya mengatarkan ayahnya masing-masing untuk berobat. Oti menanyakan keluhan ayah Jaka. Kata Jaka, ayahnya yang berusia 50 tahun mengeluhkan kaku dan nyeri pada hampir semua sendi terutama lututnya yang dirasakan sejak 6 bulan yang lalu dan makin sering dan kuat dirasakan 2-3hari belakangan. Karena itu ayahnyaberkeinginan untuk berobat. Nyeri yang dirasakan ayahnya terutama dirasakan saat beraktivitas. Sementara keluhan ayah Oti adalah nyeri pada tulang paha dan betisnya yang disertai demam dan ditemui cairan yang keluar dari pangkal paha berwarna kekuning-kuningan. Setengah tahun belakangan ini ayahnya sering sekalike dokter gigi karena banyak giginya yang sakit. Sejak 3 tahun yang lalu pula ayah Oti dikatakan menderita kencing manis. Ehmm.... sama-sama orang tua dan sama-sama sakit pada tulang, lalu apayang membedakannya? Step 1 Step 2 1. Mengapa terjadi nyeri pada ayah Jaka dan Oti? 2. Apakah usia mempengaruhi? 3. Apa hubungan penyakit ayah Oti saat ini dengan giginya? 4. Apakah hubungan kencing manis dengan penyakit ayah Oti sekarang? 5. Diagnosis banding penyakit ini? 6. Pemeriksaan dan penatalaksanaan penyakit ini? 7. Mengapa bisa keluar cairan?

Step 3 1. Ketika terdapat masalah pada tulang dimana terdapat syaraf disekitarnya sehingga pergerakan menjadi ikut terganggu. Nyeri ini juga mungkin dikarenakan adanya pemadatan tulang , mungkin pula karena pengikisan tulang dan siklus alamiah dari faktor penuaan.

2. Ya, usia mempengaruhi karena ketika telah masuk masa penuaan maka cairan sinovial pada sendi berkurang sehingga mempengaruhi pada tulang itu sendir.

3. Pada penderita osteomielitis penyebaran bakteri terjadi secara hematogen, saat itu bakteri masuk ke vaskularisasi daerah gigi sehingga menyebabkan sakt gigi. Faktor faktor : Vaskuler Vagositosis Trauma

Bakteri masuk ke gigi melalui : Hematogen Limfa Subkutis

4. Diabetes milletus merupakan faktor predisposisi karena penyakit ini merupakan imunnosopresan, sehingga menekan imunitas penderita dan menyebabkan penderita mudah terserang panyakit. 5. Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif sedangkan osteomielitis merupakan penyakit bakteri piogenik.

6. Penatalaksanaan : Umum : Istirahat Diet Fisiotherapi Farmakoterapi : Analgesik Steroid Bedah

Pemeriksaan : Pemeriksaan lab Imunologi Radiologi

7. Osteomielitis inflamasi tulang penyebaran masuk ke subperikondrium menyebar ke subkutis (selulitis) dan diafisis (nekrosis)

Step 4 1. Ayah Jaka mengalami : Kaku Nyeri pada sendi Nyeri pada saat beraktivitas

Ayah Oti mengalami : Tulang paha dan betis nyeri Pernah demam Keluar cairan yang berwarna kekuning-kuningan Sering ke dokter gigi Penyakit kencing manis

Dapat disimpulkan bahwa ayah Jaka kemungkinan (DD) mengalami osteoarthritis dan rematoid arthritis, sedangkan ayah Oti mengalami osteomielitis. Osteomielitis merupakan peradangan akibat infeksi bakteri pada tulang. Klasifikasi osteomielitis adalah akut dan kronis. Bakteri penyebabnya sering kali Staphylococcus aureus, namun bakteri lain juga dapat menyebabkan osteomielitis diantaranya bakteri E.coli dan pseudomonas sp. Bakteri ini menyerang bagian epifisis dan metafisis tulang pada saat akut sehingga terjadi peradangan yang berwarna kemerahan, biasa disebut fokus infeksi. Pada peradangan tulang ini terjadi kompresi tulang dibawahnya sehingga manyebabkan kaku dan sakit. Etiologi dari penyakit ini adalah vaskuler, vagositosit dan trauma. Bakteri masuk melalui pembuluh darah kemudian melewati sulkus sehingga melambat dan mengendap di sana dan berkembang biak (vaskuler), selain itu bakteri juga bisa masuk dan menyerang tulang melalui adanya fraktur terbuka (trauma). Stadium osteomielitis adalah inflamasi, supuratif, nekrosis, resolusi. Osteoartritis merupakan panyakit degeneratif yang belum diketahui dengan pasti panyebabnya, namun terdapat beberapa kemungkinannya. Faktor penuaan adalah salah satu kemungkinan penyebab terjadinya osteoarthritis. Saat terjadi penuaan kolagen tipe II tidak lagi cukup karena adanya penghancuran kolagen tipe II yang 2 kali lipat dibandingkan produksinya sehingga digantikan oleh kolagen tipe I yang komponennya berbeda dan menyebabkan nyeri . selain itu penyebabnya juga dimungkinkan karena adanya pengapuran tulang dan perubahan sendi yang menjadi datar karena berkurangnya kartilago pada epifisis. Ostoarthritis juga bisa dipengaruhi oleh hormon. Osteoarthritis terbagi menjadi osteoarthritis primer yang merupakan

faktor degenaratif dan osteoarthritis sekunder karena sendi yang sudah mengalami kerusakan. 2. Osteoarthritis pada orang tua disebabkan karena berkurangnya produksi kondrosit dan berkurangnya cairan sinovial. Osteoarthritis primer lebih sering menyerang pada wanita karena adanya faktor hormon yang mempengaruhinya, ketika seseorang mengalami menopouse maka akan ada hormon yang meningkat. Hal-hal lain yang mempengaruhinya adalah : Aktivitas sehari-hari Genetika (penonjolan pada bagian interphalang[kromosom 2 dan 11]) Ras (mongoloid lebih mudah terserang)

Pada osteoarthritis sekunder lbih sering menyerang laki-laki. 3. Bakteri masuk ke vaskularisasi gigi dan menyebabkan sakit gigi. Hal ini disebabkan karena pada gigi pembuluh darahnya sempit sehingga bakteri mengandap dan berkembang biak.

4. Diabetes miletus manyebabkan terjadinya penurunan imun sehingga bakteri mudah masuk ke dalam tubuh. Selain itu glukosa yang meningkat dalam darah dan mengendap pada vaskularisasi membantu bakteri mendapatkan nutrisi dan berkembang biak.

5. Diagnosis banding dari penyakit : Ayah Oti : Osteomielitis Selulitis Remathoid atrthritis Arthritis

Ayah Jaka : Osteoarthritis Osteosarkoma Gout Tumor ewing

6. Pemeriksaan Laju endap darah

Pada penderita osteoarthritis laju endap darahnya meningkat. Rontgen Pada penderita osteoarthritis terlihat penyempitan sendi, sedangkan pada penderita remathoid arthritis baru terlihat gambaran destruksinya setelah 2 minggu. Aspirasi

Penatalaksanaan: Umum : Istirahat Kompres air panas Diet Fisiotherapi Untuk memperbaiki gerakan pada bagian yang kaku Farmakoterapi : Analgesik Asam bikarbonat (osteoarthritis) Klindamisin (bagi bakteri anaerob) Fluksosalin dan genosporin (bagi anak-anak kurang dari 4 tahun) Nafisin (osteomielitis) Fasomisin (bila resisten terhadap nafisin) Bedah Osteotomi angular Artoplasti 7. Cairan yang berwarna kekuning-kuingan disebabkan karena adanya bakteri.

Step 5 1. Patogenesis osteomielitis hemetogen? 2. Perbedaan diagnosis masing-masing penyakit? 3. Farmakokinetik osteomielitis dan osteoarthritis? 4. Mengapa bisa keluar cairan? 5. Gambaran patologi anatomi dari kelainan tersebut? 6. Indikasi pembedahan? 7. Predileksi osteoarthritis? 8. Penegakan diagnosa dan pemeriksaan untuk osteoarthritis dan osteomielitis?