Anda di halaman 1dari 14

Orthopedi adalah seni dan ilmu yang mempelajari tentang pencegahan, investigasi,

diagnosis, dan penanganan kelainan-kelainan dan trauma pada system muskuloskletal, termasuk didalamnya, fisiologi, patologi dan ilmu-ilmu yang mendasarinya. Tulang adalah: jaringn ikat yang terdiri dari sel dan matrix yang terdiri dari zat organic ( air & mineral dan anorganik (!a, "g, #hospat, $a %steo&last: sel' mesenchym yg terdeferensiasi yang menghasilkan zat' interseluler organic( matrix %steoid( pre&one: jaringan secara mikroskopik mirip dengan tulang tetapi tidak dikalsifikasi (osteo&last dalam lacuna tulang %steosit: zat' organik yang menempel pada lacuna )rist: faktor' pertum&uhan matrix %steoclast: sel' &esar multinukleid yang menempel pada permukaan tulang yang meresor&si dan me-removing tulang. %steon (structural tulang yang paling kecil : osteosit dan canallis haversi *m&riologi tulang: (scr singkat "esenchym mem&entuk kartilago model intra uterine minggu ke + pertum&uhan interstitial pertum&uhan appositional (aposisi sel' &aru dimasuki pem&uluh darah mem&a,a osteo&last %steo&last menempati sel' kartilago. -ntersitialnya menjadi matrix dimasuki kalsium (kalsifikasi : ossifikasi primer #ada saat kalsifikasi, tulang ra,annya mati karena tidak mendapat nutrisi, kemudian mem&entuk tulang &aru (tanpa canalis haversi .md proses resor&si tulang oleh osteoclast, mem&entuk can. /aversi yang kmd diisi oleh pem&uluh darah. Tulang carpal jumlah 0 Tulang tarsal jumlah 1 Tulang panjang adalah: tulang yang mempunyai epifise, metafise dan diafise, cav medulare, dan medulla osseum Tulang pendek tidak mempunyai epefisial plate dan periosteum kecuali pada verte&ra #ertum&uhan tulang panjang: - "emanjang secara endokondral - "ele&ar secara intramem&ranous #ertum&uhan tulang pendek (carpal, tarsal, verte&ra secara endokondral melalui cartilage sendi #ertum&uhan tulang pipih secara intramem&ranous (clavicula #ada tulang panjang yang &erpengaruh terhadap pemanjangan adalah: - epifisial plate - cartilago sendi untuk mele&ar: periosteum Tulang pendek tidak punya periosteum

Tulang panjang punya periosteum kecuali colloum femur shg jika terjadi fraktur, penyem&uhannya lama. #ertum&uhan metafise le,at epifisial plate #ertum&uhan epifise le,at kartilago artikularis 2ifat &ridging callus: tahan thd angulasi tidak tahan thd rotasi 2umsum tulang ada ' 3. 2T merah: prod 24" (system hemopoitik '. 2T kuning: meta&. lemak .elainan tulang: - .ongenital: $T*5 - -nfeksi: osteomyelitis Tumor: %steosarcoma 4egenerasi: osteoporosis Trauma
ada ditulang pipih shg tulang panjang dpt dipasang nail

ada di tulang panjang

akut hematogen .ronik T6

7raktur adalah: diskontinuitas tulang, tulang rawan sendi, dan epifisial plate. -ntraarticular fracture: adalah fraktur yang meli&atkan cartilage artikularis 7raktur ter&uka: fraktur dengan luka dikulit yang dise&a&kan karena fragmen tulang yang menem&us keluar atau &enda dari luar masuk kedalam yang memungkinkan &akteri masuk melalui hematom yang dise&a&kan karena fraktur terse&ut. .lasifikasi fraktur ter&uka: (after 8ustillo, as modified &y $hapman 8rade -: 93cm, clean, no periosteal stripping 8rade --: :3cm, no extensive soft tissue damage, flaps or avulsion, minimum periosteal stripping 8rade ---: :3;cm or 93;cm ,ith segmental fracture, gunshot ,ound, traumatic amputation, farmyard injury (contamination , open fr untreated for :0 hours 8rade ---a: moderate &one stripping, delayed primary closure possi&le 8rade ---&: severe &one stripping 4#$ impossi&le 8rade ---c: any fr ,ith vascular injury *tiologi fraktur: - Trauma - #atologi: infeksi, tumor, meta&olisme, congenital (osteogenesis imperfecta , degeneratif - 2tress #rinsip penanganan fraktur: - reposisi: 1an 3. mengem&alikan &tk anatomi tulang '. mencegah kerusakan jaringan le&ih luas <. mengurangi celah

- 7ixasi: 1an 3. mempertahankan hasil reposisi '. mengurangi nyeri <. mengurangi kerusakan jaringan =. mo&ilisasi le&ih a,al - "o&ilisasi: 1an 3. mencapai vaskularisasi &aik '. mencegah fracture disease 4ari yang terkuat sampai terlemah: - Tulang - >igamen - *pifisial plate %steomyelitis adalah : proses itis (peradangan pada tulang dan sumsum tulang. Tanda akut: - pem&engakakan - paling &anyak pada metafise krn pem&uluh darahnya &erkelak kelok - paling &anyak terjadi pada tulang verte&ra - di femur pada metafise distal - di ti&ia pada metafise proximal - >a&: leukositosis, >*4 - 7oto tidak dapat mendiagnosa osteomyelitis akut 9 3; hari Tanda kronis: - 7istel (cloaca (? , pus (? - @trofi otot (? #ada osteomyelitis kronik tim&ul sAuester: yi tulang yang mati karena infeksi 2hg masih ada &akteri Tidak ada vaskularisasi 4ilakukan sAesterecomi jika involucrum sudah kuat. #em&edahan pada osteomyelitis kronis jika sAuester dan nanah yang sangat &anyak dan keluar tidak adekuat. @&ses 6rodie: suatu a&ses kronis karena adanya infeksi perisisten pada metafise tulang panjang. Tahap %steomyelitis: - -nflamasi - 2upurasi - !ekrosis - !e, &one formation - Besolusi %steomyelitis pada de,asa tidak dapat menjadi arthritis karena ada episial plate yang merupakan &arier tulang (tidak seperti pada anak' , kecuali pada articulatio genu, el&o,, shoulder, karena pada tulang ini metaphisenya merupakan intraartikuler. #enatalaksanaan -nfeksi: - cairan: karena &iasanya pdrt panas

6ed rest: &aik penderita maupun ekstremitasnya @nti&iotik (2taphylococcus : di&erikan sampai tanda-tanda klinis dan laboratories menghilangCC Dika tidak sem&uh: &one drill?irigasi?kultur, gathering (di&uat selokan

2ticky: definisi adalah: Lengket CC (anyaman' fi&rin &erisi lekosit dan macrofag 4ifoto &elum ada khalus( minimal ?'-< minggu se&elum konsolidasi klinis !yeri (? Tanda konsolidasi klinis: - tidak nyeri - tidak ada gerakan - garis fraktur (? Tanda konsolidasi radiologis: - tidak nyeri - tidak ada gerakan - garis fraktur (4arah pada sendi: /emarthros !anah pada sendi: #yoarthros. @rtritis pada sendi genu: 8onitis Ti&ia: 3. "argo medial '. "argo lateral <. "argo posterolat( interosei $ompartment $ruris: 3. #osterior 2uperfisialis m. 2oleus m. 8astrocnemius m. #lantaris #rofunda m. fleksor digitorum m ti&ialis anterior m. extensor digitorum m. perineus

m. triceps surae

'. @nterior <. >ateral

8una 7oto: 1. penentuan lokasi 2. penentuan tindakan 3. evaluasi hasil Denis #late: 4$# (4inamic $ompression #late 6utters #late (Bound /ole .apan dilakukan: !on Eeight 6arring: @2@# jika penderita sudah &erani

#artial E6:

jika tulang sudah nyam&ung +;F atau jika menggunakan nail (tergantung &esar nail dan &erat &adan ( ec. Dika nail 33 66 G;, %. 7ull E6: jika sudah nyam&ung 3;;F 2e&enarnya dapat langsung dilakukan full ,eight &earing ttp harus yakin kekuatannya, shg utk amannya non ,eight &earing dulu. -ndikasi %B-7: @&solut: 3. reposisi tertutup gagal (ec. -nterposisi '. fraktur non union <. fraktur avulsi Belatif: 3. .einginan penderita '. "alunion <. ingin mo&ilisasi dini #erndarahan tulang: 3. a. nutricia '. a. periosteal <. a. epifisial #erdarahan caput femur: 3. a. nutrisia '. a. ligamentum teres <. a. retinaculum $hallus ada ': /ipertrofi kalus @trofi kalus #enyem&uhan fraktur: 3. 7ase -nflamasi: fraktur H hematom karena terputusnya arteri H osteosit keluar dari lacuna H mati, eksudasi plasma kaya protein, leukosit #"! menghancurkan jaringan nekrotik '. 7ase Beparasi: '=-=0 jam (organisasi 7i&rin mem&tk anyaman H t&tk prokalus( temporary challus( &ridging challus( provisional challus( transient challus H m&tk cartilage (fi&rocartilagineous challus H permanent challus (ext & int <. 7ase Bemodelling: calus diganti oleh tulang 2ta&ilisator sendi genu: - lig cruciatum posterior (menegang jika tungkai ekstensi ditest dengan - lig cruciatum anterior (menegang jika tungkai fleksi drawer test - $apsula sendi - >ig colaterale lateral( media ditest dengan stress test - "eniscus tidak termasuk sta&ilisatorCC 7ungsi "eniscus: - 6antalan - "em&uat cairan sinovial merata

!ail ciri: - tahan terhadap momen lengkung - tidak tahan terhadap momen puntir !ail: - -nterlocking nail: pasang pake $-arm - .-nail : claver leaf, diamond 2kin Traksi: 6e&an tidak &oleh le&ih dari + kg Eaktu pendek ? '-< minggu *valuasi skin traksi: 3'-'= jam 7oto 7r. femur 3(< distal tidak boleh dilakukan traksi karena fragmen fraktur distal akan tertarik ke posterior karena tarikan dari m. gastronemius shg jika ditam&ah dengan traksi akan dapat mero&ek a. poplitea. 8ips long leg: dari mid tarsal sudut I;, pada genu sudut 3;-3+ sampai 3(< medial femur. 2etelah ada konsolidasi klinis, diganti dengan gips 2armiento (J#T6, #attelar Tendon 6earing dengan syarat. 2yarat sarmento: - tidak &oleh ada oedem - harus rigid. 2armento: dari mid tarsal sampai &agian &a,ah patella. Dika gips terlalu kencang dilakukan Bivalve Splitting #ada fraktur o&liA le&ih cepat sem&uh daripada transvers karena luas permukaannya le&ih luas. #ada pemasangan gips, yang harus diperhatikan adalah adanya kompartemen syndrome, yang terjadi adanya gangguan vaskuler. 8angguan vaskuler (deku&itus ini terjadi pada tempat' penonjolan tulang. 2ehingga pada pemasangan soft&and, harus dite&alkan pada daerah' penonjolan tulang terse&ut. .omplikasi gips: 3. @,al: sidroma kompartemen: tanda G#, nekrosis kulit '. lanjut: delayed, non, malunion, kaku sendi, fraktur disease (atrofi otot, kaku sendi, osteoporosis, oedema kronis, ggn tropic kulit #ada fraktur ter&uka, dipasang gips dengan ,indo, $ara: pasang &antalan kasa se&elum digips pada tempat luka. 2etelah kering,digergaji pada < tempat "aksud: untuk mencegah oedema lokal karena jika ada oedema, luka tidak sem&uh' 4eformitas: - angulasi - pemendekan - rotasi mutlak harus direposisi 7raktur transvers: antara 0; sampai 3;;

%&liA: 90; atau :3;; 5askularisasi caput femoris: - a. ligamentum teres - a. nutrisia - a. retinaculum -ndikasi amputasi (<4 : - 4eath - 4angerous - 4amn nuisance 6ennettKs fracture: fraktur pada carpometacarpal digiti 6oxerKs fracture( street fighter fracture: fraktur pada neck metacarpal 5 6uckle fracture: fr. $ompresi (incomplete yang meli&atkan &agian dari cortex tulang cancellous (spongiosa pada metafise &iasanya pada anak' 6urton fracture: fr. #ada distal radius intraartikuler. $olles fr.: fr. metafisis radius dengan garis transverse dengan segmen distal kearah dorsal dan segmen proximal kearah ventral dengan &iasanya disertai dengan fraktur procesus styloideus ulna. (dinner fork deformity 4i&agi menjadi ': 3. type sta&il: satu garis fraktur, transverse, dengan sedikit cortical comminution '. type unsta&le: gross comminution, crushing of the cancellous &one 2mithKs fr. : reverse colles 8aleazzi fr. : fr. &atang radius disertai dengan dislokasi radioulner distal "ontegia fr.: fr. &atang ulna disertai dengan dislokasi radioulner prox. 8reen 2tick 7racture adalah: fraktur pada tulang panjang dimana tulang melengkung dan terdapat sisi yang konveks patah dan sisi konkav yang tidak patah yang &iasanya terjadi pada anak'. #ottKs fracture: fr. yang meli&atkan maleolus pada pergelangan kaki level -: 3 maleolus level --: ' maleolus (atau 3 maleolus & 3 ligament level ---: < maleolus (atau ' maleolus & 3 ligament
$atatan: maleolus ke-< se&enarnya adalah &agian posterior dari ti&ia

)ntuk fraktur ante&rachii distal maka untuk gips posisi tangan harus pronasi mencegah tarikan m. pronator teres

Dika fraktur proximal, posisi tangan harus supinasi untuk mencegah tarikan m. supinator

Tulang ra,an menjadi tulang karena adanya vaskularisasi pada tulang ra,an sehingga ada fi&ro&las yang masuk dan mem&entuk tulang 7raktur epifisial plate (2helter /aris, pada anak' Tipe -: transverse, melalui zona calsifiing, jika lepas sama sekali maka akan terjadi ggn pertum&uhan Tipe--: selain epefisial plate juga metafisis Tipe ---: grs fraktur mele,ati epifise Tipe -5: mele,ati epifise juga metafise Tipe 5: kompresi

--

---

-5

4ise&ut reposisi &erhasil jika: - .ontak 3;;F - @ngulasi ; - Botasi ; 4ise&ut accepta&le jika: shg jika ada rotasi &erarti reposisi gagal. - .ontak :+;F - @ngulasi 93; - Botasi ; #emendekan yang masih dapat diterima adalah <2 cm pada anak-anak (shg tidak perlu reposisi, karena epifisial plate &elum menutup . #ada de,asa pemendekan 9' cm tetap direposisi. #anus yi: jaringan granulasi yang menutupi permukaan karilago artikularis #roses: ada peradangan pada mem&ran sinovial sehingga tdp hipervaskularisasi (neovaskularisasi , menye&erang keluar, sehingga akan mematikan cartilago dan epifisial sendi karena tidak mendapat nutrisiL !utrisi sendi didapat secara difus dari dari cairan sinovial. %steogenesis -mperfecta: kelainan &a,aan tulang karena adanya gangguan meta&olisme kolagen (&ahan dasar tulang @da < tipe: 3. &erat: mati dalam kandungan '. 2edang: lahir hidup tetapi &e&erapa hari kmd mati <. Bingan: hidup dengan &anyak tulang patah Tanda: malunion di &e&erapa tempat #emeriksaan Tungkai atas: 3. 6riant
@

!ormal 2ama kaki

@-6J dasar
$

'. 8rs 2chummaker


@ 4

!. @6-$4 &ersilang di median


$ 6

<. 8rs .arte,eg


@ 6

!. @6-$4 sejajar
$ 4

=. 8rs !elaton
@ (2-@2

!. 8rs di&a,ah trokanter

6 (Tu&erositas -schii

Dika 6riant tidak sama kaki kemungkinannya: - 4islokasi coxae - $oxae vara (inclinasi - 7r. collum femoris - 7r. aceta&ulum - 7r. caput femoris .omplikasi fraktur: 3. )mum *arly >ate 2hock 4iffuse coagulopati Bespiratory disfungtion $rush 2yndrome

trokanter letak tinggi

'. >okal

*arly

6lister !eurovasculer injuries "uscular injuries 2endi /emarthrosis -nfeksi >igament injury >ate Tulang @vascular necrosis "al union !on union 2oft Tissue Tendinitis Tendon rupture !erve $ompresi 5olkman $ontracture 2endi -nsta&ility 2tiffness $rush -njury dapat terjadi gagal ginjal karena adanya asam hematin (citochrom $ yang lepas karena adanya kerusakan otot dimana ikut aliran darah dan menyum&at tu&ulus ginjal 88@ Tulang ra,an menjadi tulang (proses endokondral karena adanya vaskularisasi pada tulang ra,an sehingga ada fi&ro&last yang masuk dan mem&entuk tulang. 7raktur ti&ia distal paling lama sem&uh karena perdarahan minimal (&erasal dari jaringan sekitar . #erdarahan femur le&ih dari ti&ia karena: - darah le&ih &anyak karena otot le&ih &esar - le&ih dekat dengan jantung 7raktur non union( fi&rous union: fr yang tidak mengalami penyem&uhan secara klinis dan radiologis 0 &ulan setelah trauma 2ecara klinis: o 4alam ,aktu 0 &ulan &elum nyam&ung o Tidak sakit o #seudoartrosis, gerakan a&normal ? o Tidak ada tanda' fraktur yang lain o 4eformitas mungkin masih ada. 2ecara Badiologis: o 8aris fraktur masih kelihatan o .allus sudah ada o )jung unjung frakmen fraktur sudah menutup !on union ada ' tipe: 3. Ter&entuk fi&rous tissue: /ipertrofi (yang &aik : dapat digunakan untuk graft tulang

45T Tetanus 8angrene Tulang: infeksi 2oft Tissue

@tropi '. Ter&entuk #seudoarthrosis: sendi palsu yang ter&entuk karena adanya gerakan terus menerus pada fragmen fraktur non-union dengan ter&entuknya synovial-like capsule, synovial cavity, dan synovial fluid 2e&a& non union dan delayed union: - local: infeksi - umum: usia, jenis kelamin, congenital 4elayed union: penyem&uhan : < &ulan EolffKs rule: daerah yang mendapatkan penekanan paling &esar maka penyem&uhannya semakin cepat (hanya pada fase remodelling #ada reha&ilitasi post %B-7 yang perlu diperhatikan adalah: o Thd tulangnya: Eeight &earing o %tot: mencegah atrofi otot o 2endi #late hrs diam&il setelah tidak diperlukan, sudah ada konsolidasi radiologist /arus diam&il karena plate adalah &enda asing: mengurangi penyem&uhan fraktur, malah dapat terjadi fraktur lagi. $ara pem&agian tulang: (3(< prox, med, dist

4iafise (shaft 4i&uat &ujur sangkar dari metafise terle&ar prox dan distal kemudian di&agi <.

!ormal tekanan intracompartment adalah ;-0 mm/g Dika : <;-=; mm/g, indikasi fasiotomi .lasifikasi tumor: -. Beactive 6one >ession 3. %steogenic: osteoid osteoma '. $ollagenic tumor: non osteogenic fi&roma --. /amartomass @ffecting 6one 3. %steogenic: osteoma, osteocondroma '. $hondrogenic: *n condroma <. $ollagenic: aneurysma &one cyst ---. True !eoplasma of 6one

3. %steogenic: osteoclastoma, osteosarcoma '. $hondrogenic: 6enign condro&lastoma, condrosarcoma <. $ollagenic: fi&rosarcoma =. "yelogenic: *,ing tumor, /odgkin tumor, "ultiple "yeloma %steoclastoma (8iant $ell Tumor of 6one : - Tumor ganas - Ter&entuk pada epifise tulang panjang setelah epifisial plate menutup (:';tahun - 2ering pada radius distal, ti&ia prox, femur dist, humerus prox - 6one distruction sampai ke cartilage articularis %steosarcoma: - Tum&uh pada metafise tulang panjang pada usia muda - 2ering di femur distal, ti&ia fi&ula prox, humerus prox, dan pelvis - M$odmanKs triangleN: ter&entuknya reactive &one formation pada sudut antara periosteum yang terangkat dan tulang - M2un&urst appearanceN: adanya reactive &one formation ? hipervaskularisasi radier. *,ing Tumor: - Tumor paling ganas - Tum&uh dari sel primitive dari &one marro, pada usia muda - Ter&entuk pada cavitas meduler pada tulang panjang - 2ering pada femur, ti&ia, ulna, & metatarsal - Monion skin appearanceN: elevasi &erulang-ulang dari periosteum (&erlapis-lapis %steocondroma: - lesi karena pertum&uhan &erle&ihan dari tulang dan tulang ra,an - neoplasma jinak - sering pada metafisis tulang panjang femur distal, ti&ia prox, humerus prox - ada < type:3. pedunculated (stalked type : &ertangkai, '. type 2essile: dasar le&ar, <. type multiple( diafisial aklasia( exostosis herediter multiple - .omplikasi: 3. fraktur pada tangkainya, '. stenosis vascular, <. &ursitis, =. malignancy, +. deformitas, G. pseudoaneurysma intima. Tendo( ligament: adalah su&stansia dalam &entuk sera&ut kolagen yang tersusun longitudinal sejajar dengan sera&ut otot dan terdiri dari fi&ro&last yang tipis. 4islokasi: lepasnya caput sendi dari mangkok sendi 2u&luksasi: lepasnya caput sendi dari &i&ir sendi 4islokasi coxae: @nterior: flexi @&duksi endorotasi

#aling sering

#ost: 2entral

flexi @&duksi *ksorotasi

4islokasi : - lama: : G minggu - &aru: 9 G minggu 2endi: adalah hu&ungan antar tulang "acam' sendi: 3. 2yndesmosis: hu&ungan antara tulang yang dilapisi oleh jaringan ikat fi&rosa (misal: artic radioulner '. 2yncondrosis: hu&ungan antara tulang yang diikat oleh tulang ra,an (missal: antara epifise dan metafise se&elum terjadi ossifikasi <. 2inostosis: telah mengalami o&literasi menjadi tulang (misalnya: aseta&ulum di&entuk oleh sinostosis dari os illi, ischii, & pu&isL antara epifise dan metafise setelah mengalami ossifikasi =. 2ymphisis: hu&ungan antara tulang dimana ujung' tulang dilapisi oleh cartilage hyaline dan diperkuat oleh jar fi&rosa. (missal: symphisis osis pu&is +. 2ynostosis: yang dilapisi oleh cartilage artic, cavum sendi dan cairan sendi @rticulatio coxae adalah: synovial join yang di&entuk oleh komponen' sendi coxae. .omponen' sendi coxae: - aceta&ulum (ter&entuk sinostosis dari os illium, iscium, pu&is - la&rum aceta&uli( fovea centralis - caput femoris - ligamentum (iliofemoralis, ischiofemoralis, pu&ofemoralis - lig teres capitis .omponen sendi 8enu: - condilus femur - fasies artic ti&ia - lig colateralle ti&ia & fi&ula - lig cruciatum ant & post - lig patella 4islokasi harus cito: spy cartilage sendi tidak mati $T*5 ada < kelainan: 3. @dducsi & supinasi (fore foot pada mid tarsal joint krn tarikan tendo' di &agian medial dan posterior maleolus medialis '. 5arus: pada su&talar joint: o m. flexor digitorum longus o m. flexor halucis longus o m. ti&ialis post dan ant o m. popliteus

<. *Auinus: pada ankle joint( su&talar joint krn tarikan triceps surae (gastroc, soleus, plantaris Tx $T*5: 2tretching, hrs pelan' krn jika stretching terlalu kuat akan merusak sendi talocrural. -deal: 3 mgg umur &ayi distretching dan dipertahankan pake gips, digips ulang 3 mgg (spy tdk sesak , dan dilakukan serial gips terus setiap minggu samapi umur ' &ulan --- diturunkan tiap ' minggu sampai posisi planty grade (posisi menapak . $ara ini dapat dilakukan pada anak sampai umur 1 th krn pada usia :1 th sendi dan tulang sudah ter&entuk shgg harus dioperasi. .ecuali pada spina &ifida( cere&ral palsy( neuromuscular deformity )tk mem&edakan dengan &tk normal pada &ayi &aru lahir dengan cara: dilakukan gerakan dorsofleksi pergelangan kaki. Dika jempol dapat menyentuh krista ti&ia &erarti &ukan $T*5. #ada fr femur pada &ayi &aru lahir dilakukan spalk dengan kaki sehat se&elahnya sampai umur kira' =-+ tahun. 7emoral neck fracture: 8arden classification: Type -: incomplete Type --: complete &ut undisplaced Type ---: partially undiplaced Type -5: completely displaced 2impson classification: Type -: su&capital Type --: transcervical Type ---: &asal