Anda di halaman 1dari 1

KARANGAN EKSPOSISI PERBANDINGAN Oleh : Etin Supriatin

Melakukan investasi di pasar modal bisa diibaratkan seperti nelayan yang memancing di laut. Keduanya sama-sama memiliki resiko yang tidak sedikit. Bila berinvestasi di pasar modal dengan hanya menggunakan sedikit modal, maka pendapatan atau keuntungan yang didapat juga akan sedikit. Begitu juga dengan nelayan, bila kita hanya punya sedikit modal, yakni hanya punya perahu kecil dengan peralatan seadanya, maka hasil tangkapan yang kita dapat juga tidak akan sebanyak hasil yang didapat jika menggunakan kapal yang lebih besar. Mengapa demikian?. Ini disebabkan dengan adanya keterbatasan

perlengkapan dan perahu, nelayan tidak bisa melaut jauh dari bibir pantai, selain itu daya tampungnya juga terbatas. Hal ini mengakibatkan hasil tangkapan nelayan tersebut sedikit. Hal ini juga berlaku di dunia investasi modal. Investor akan mendapat keuntungan yang besar karena modal yang ditanamkan juga besar. Dan bila modal yang ditanamkan sedikit maka keuntungan yang didapatkanpun akan sedikit. Bagaimana dengan tingkat resiko? Keduanya juga sama-sama mempunyai resiko. Di dunia pasar modal dikenal istilah high risk high gain, artinya semakin tinggi resiko maka semakin tinggi pula keuntungan yang bisa kita dapatkan. Sedangkan di dunia nelayan, semakin besar dan komplit peralatan yang digunakan maka resikonya juga akan semakin besar. Seperti resiko ditangkap bajak laut atau tenggelam oleh badai yang saat ini sedang marak. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar modal, perlu diketahui agar kita memikirkan matang-matang karena semua investasi mempunyai resiko.