Anda di halaman 1dari 36

Filter dan Regulator

APLIKASI DIODA (2)


Power Supply Filter dan Regulator
Karena output rectifier adalah sinyal DC maka dengan filtering
tegangan DC dapat dibuat lebih halus dan tetap.
2
Filtering
Proses yang digunakan untuk memperhalus output dari rangkaian
rectifier.
Salah satu filter yang umum digunakan adalah rangkaian RC
Kapasitor menyebabkan adanya charge dan discharge
yang akan mengurangi variasi tegangan output peak
yang disebut tegangan ripple
Ripple
Pada Fullwave rectifier kapasitor dapat bekerja lebih efektif mengurangi
ripple ketika waktu antar peak lebih pendek.
Nilai Ripple
mendekati pada
full-wave
rectification.
5
Ripple vs Nilai kapasitor
Untuk nilai C
1
besar menyebabkan V
out

memiliki ripple kecil
Peak to Peak amplitudo Ripple
on D p
in L
on D p
dc
in L
on D p
R
in
L
on D p
R
L
on D p
on D p
L
on D p out
L
on D p out
V V
f C R
V V
V
f C R
V V
V
C
T
R
V V
V
C
t
R
V V
V V
C R
t
V V t V
C R
t
V V t V
,
1
,
1
,
1
,
1
,
,
1
,
1
,
1
) ( ) 1 )( ( ) (
exp ) ( ) (

|
|
.
|

\
|

=

~ ~

=
Faktor Ripple
V
p(rect)
: unfiltered peak rectified voltage
V
r(pp)
: peak to peak ripple voltage
V
DC
: average value of ripple voltage
C R f
V
V
r
L in
DC
pp r
hwr
3 2
1
) (
= =
C R f
V
V
r
L in
DC
pp r
fwr
3 4
1
) (
= =
Maximum Arus Diode
Dioda memiliki arus maksimum pada t
1
ketika nilai slope
terbesar
) 1
2
(
2
1 1
+ ~ + ~
p
R
in L
L
p
L
p
p
R
p in p
V
V
C R
R
V
R
V
V
V
V C I e e
10
Rangkaian half-wave rectifier dengan
transformer dan filter
11
Rangkaian full-wave rectifier dengan
transformer dan filter.
12
Rangkaian full-wave bridge rectifier circuit
dengan filter.
Kesimpulan
14
Rangkaian rectifier
dengan voltage regulator.
Regulator adalah step terakhir untuk menghilangkan ripple dan menjaga
tegangan output pada nilai yang spesifik.
Tiga dioda dapat dioperasikan sebagai regulator primitif.
Voltage Regulator
Rangkaian menggunakan IC regulator.
DIODA ZENER
Dioda zener
Sebagian besar penggunaan dioda zener adalah untuk regulator
tegangan pada DC power supply
Dioda zener beroperasi pada daerah reverse
Dari kurva karakteristik zener terlihat bahwa ketika dioda
mencapai tegangan breakdown maka tegangan hampir dikatakan
konstan meskipun terjadi perubahan arus yang besar
Kunci utama dioda zener adalah kemampuan untuk menjaga
tegangan konstan pada terminalnya.
Nilai minimum arus reverse harus dijaga agar dioda tetap pada
breakdown untuk dapat menghasilkan regulasi tegangan.
Arus maksimumnya harus dijaga agar tidak melebihi power
disipasinya yang dapat merusakkan zener.
I
ZK
=
I
ZT
=
I
ZM
=
Zener knee
current
Zener test
current
Maximum
Zener current
I
R
V
R
V
Z
I
F
V
F
R V
S
I
R
Karakteristik zener
Zener sebagai Regulator
+
V
S
-
+
V
S
-
+
V
Z
-
+
V
Z
-
R
S
R
S
R
L
Rangkaian regulator sederhana Rangkaian regulator dengan beban resistor
Zener Diode
Ada tiga tipe analisa Zener
Fixed V
S
dan R
L
Fixed V
S
dan variable R
L
Variable V
S
dan fixed R
L


- Fixed V
S
and R
L

Aplikasi dc voltage dan RL fixed
Analisa :
1. Gantikan zener dengan open circuit kemudian hitung
tegangannya untuk menentukan dioda zener on atau
off
Hitung V dengan voltage devider
Jika V Vz , dioda zener ON
Jika V <Vz , dioda zener OFF



- Fixed V
S
and R
L

2. Setelah dinyatakan ON gambarkan kembali rangkaian
tsb dengan mengganti dioda zener dengan rangkaian
equivalentnya.
Untuk kondisi diode on, tegangan pada elemen
pararel harus sama :
V
L
=V
Z
Arus dioda Zener diperoleh dengan KCL:
I
Z
= I
R
I
L
Power dissipated pada zener :
P
Z
= V
Z
I
Z

Untuk kondisi dioda off , rangkaian equivalent adalah
open-circuit.
- Fixed V
S
and R
L

- Fixed V
S
dan Variable R
L
Step 1- dapatkan nilai R
Lmin
sehingga zener on.

L S
L
L
R R
Vs R
V
+
=
Z S
Z S
L
V V
V R
R

=
min
- Jika R
L
R
Lmin
, zener diode on, sehingga V
L
=V
Z

Zener Diode
Zener Diode
min max constant 1 max min atau L atau Z
I I I =
; Izmax daridata sheet
Izmin = 0, iika tdk diberikan
S
Z S
R
V V
I

=
1
min
max
L
Z
L
R
V
I =
min
max
L
Z
L
I
V
R =
dimana
dan
atau
Step 2: Hitung I
Z
dengan KCL: 2 kondisi
1. Jika R
Lmin
, maka I
Lmax
dan I
Zmin
karena constant I
1

2. Jika R
Lmax
, maka I
Lmin
dan I
Zmax
Zener Diode
- Variable V
S
and fixed R
L
Step 1- dapatkan nilai V
smin
agar zener on.

L S
L
L z
R R
Vs R
V V
+
= =
L
Z S L
S
R
V R R
V
) (
min
+
=
Jika V
S
V
Smin
, zener diode akan on, maka V
L
=V
Z

Zener Diode
constant max min 1 max min L atau atau Z
I I I =
; Izmax= Pzmax/Vz
dimana
L
L
L
R
V
I =
S
Z S
R
V V
I

=
min
min 1
Z S S
V R I V + =
max 1 max
dan
atau
1. Jika V
Smin
, maka I
1min
dan I
zmin
karena I
L
konstan
2. Jika V
Smax
, maka I
1max
dan I
Zmax
Step 2: Hitung I
Z
menggunakan KCL: 2 kondisi
Diode Limiters (Clippers)
Diode Limiters memotong pada siklus positive (a) sedang
ketika diode reversed (b) memotong siklus negatif
Diode Limiters (Clippers)
Diode Limiters (Clippers)
Saat dioda D1 dalam kondisi aktif (forward), D2 reversed maka
skilus positif akan terpotong. Pada saat Saat dioda D1 reversed
dan D2 forward maka Siklus negatif yang akan terpotong
Pemotongan sinyal output yang diinginkan dapat menggunakan
metode penambahan power supply atau voltege devider. Level
pemotongan diatur melalui pengaturan level V
BIAS
.
Power supply membatasi output menjadi V
BIAS
+ .7V
Diode Limiters (Clippers)
Penambahan supply
voltage divider menghasilkan tegangan V
BIAS
.
V
BIAS
=(R3/(R2+R3))V
supply
Diode Limiters (Clippers)
voltage devider
Diode Limiters (Clippers)
Diode Clampers (DC Restorers)
diode clamper menambahjkan DC level pada AC voltage.
Kapasitor charges sebesar tegangan peak dikurangi diode drop.
Ketika kondisi charges kapasitor seperti battery seri dengan tegangan input.
0V.
Diode Clampers