Anda di halaman 1dari 2

PEMETAAN HARI KE-2 Seperti hari sebelumnya, kegiatan hari ke-2 di lapangan diawali dengan sarapan bersama pada

pukul 06.30 di masing-masing basecamp. Kemudian para peserta mempersiapkan diri untuk berangkat ke lapangan untuk melanjutkan pemetaan di masing-masing kapling. Para peserta diwajibkan untuk melapor ke pos pemberangkatan sebelum ke lapangan, untuk mencatatkan waktu keberangkatan dan nantinya digunakan sebagai acuan untuk menentukan rentang waktu pemetaan pada hari ini, yaitu maksimal 8 jam. Di hari kedua ini, peserta dari Universitas Pandjajaran memutuskan untuk berpencar supaya menghemat waktu dan dapat meng-cover area lebih luas. Sedangkan peserta dari UPN langsung menuju ke area bagian tengah kapling mereka dengan melewati medan yang cukup menantang. Salah satu peserta dari UPN, yaitu Ari menuturkan bahwa kegiatan pemetaan mereka di hari kedua sudah sesuai dengan target yang mereka inginkan hanya saja kendala pemetaan pada hari ini adalah cuaca yang sangat panas dan juga pada lokasi pemetaan tim UPN dijumpai banyak ladang sehingga agak sukar menemukan singkapan batuan yang ideal untuk pengambilan data. Ari juga menambahkan bahwa acara kompetisi ini sudah berjalan dengan baik dan dari pihak panitia sudah berusaha dengan sangat baik untuk mengakomodasi kebutuhan peserta. Hanya saja menurut tim UPN, penempatan pos pemberangkatan dan meeting point mereka tidak berada di ujung kapling sehingga memperlambat mereka untuk memulai pemetaan.

Second Day Mapping IGC 2013

Like a day before, second day filed activity started with breakfast at 6.30 at each base camp. And then participants prepare them self for fieldwork in their area. Before fieldwork, participants had to inform at meeting point to record their starting time for fieldwork, and next will be used to determine their mapping time for today which is 8 hours and before that they should be in meeting point again. At the second day fieldwork, participants from Universitas Padjajaran (UNPAD) decided to split their traverse so they can covering wider area. Meanwhile, participants from Universitas Pembangunan Nasional (UPN) straight to center of their area trough challenging road. One of participants from UPN, Ari, said that their second day fieldwork have been done as their target that they wanted but they had some problems like hot weather and their area was full of agricultural fields so it is hard to found any ideal outcrops for their datas. He also said that this competition has been going smoothly and the committee has been put their best effort to accommodate participants needs. But, they thought that the meeting point plotting for them was not located at the edge of mapping area so retard them to start the mapping.