Anda di halaman 1dari 6

Analisis SWOT Dari hasil pengkajian dilakukan analisis SWOT berdasarkan Man, Methode, Marketing dan Material didapatkan

data sebagai berikut: 1. Strength (Kekuatan) 1) Sebagian besar (62.67%) penduduk usia produktif. 2) Hampir sebagian penduduk (27.23%) dengan pendidikan SMA 3) Sebagian besar (55%) dari ( PUS) memiliki pengetahuan tentang PapSmear/ IVA. 4) Sebagian besar (55%) dari (PUS) memiliki pengetahuan tentang Sarari 5) Sebagian besar penduduk memiliki pekerjaan 6) Sebagian besar balita memiliki status gizi di area hijau. 7) Ada Kader Kesehatan yang berperan aktif 8) Terdapat struktur organisasi dan kinerja yang baik di dalam kegiatan PKK, pengajian dan posyandu. 9) Imunisasi bayi hampir seluruhnya lengkap sesuai usia. 10) Cakupan imunisasi difteri anak sekolah sebagian besar lengkap sesuai usia 11) Ibu hamil ANC ke tenaga kesehatan 12) Terdapat fasilitas tempat beribadah. 13) Terdapat fasilitas tempat pertemuan warga 14) Terdapat fasilitas pendidikan, mulai dari PAUD, SD&MI, hingga SMP 15) Ada fasilitas informasi dan komunikasi umum (WARNET) 16) Ada Puskesmas 17) Ada akses transportasi umum 18) Kebutuhan air bersih untuk warga terpenuhi 19) Sebagian besar penduduk sudah memiliki jamban 20) Dekat dengan tempat wisata 21) Dekat dengan kota

2. Weakness (Kelemahan) 1) Hampir sebagian penduduk (27.23%) dengan pendidikan SD 2) Hampir seluruhnya 85% (PUS) belum pernah melakukan PapSmear 3) Hampir seluruhnya 93% (PUS) belum pernah melakukan Sarari 4) Ada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan tidak mendapatkan ASI eksklusif.

5) Daerah pinggir kota besar sehingga banyak penduduk pendatang yang berpeluang tidak terdata. 6) Tidak tersedia tempat untuk pemeriksaan ibu hamil di posyandu. 7) Sebagian besar permukiman warga berdekatan dan tidak sehat. 8) Tempat pembuangan sampah akhir terdapat di lingkungan tempat tinggal warga 9) Terdapat organisasi karang taruna tetapi tidak berjalan dengan baik. 3. Oportunity (Kesempatan) 1) Masyarakat dekat dengan fasilitas kesehatan. 2) Masyarakat dekat dengan fasilitas transportasi umum/terminal. 3) Masyarakat dekat dengan akses pariwisata pantai. 4) Puskesmas memfasilitasi kegiatan posyandu (nakes). 5) Masyarakat dekat dengan fasilitas sarana pendidikan (PAUD, MI, Mts). 6) Ada pembinaan kader/paguyuban kader oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan. 4. Threat (Ancaman) 1) Dekat dengan fasilitas transportasi umum/terminal memungkinkan terjadinya kriminalitas. 2) Dekat dengan fasilitas pariwisata pantai memungkinkan terjadinya tindakan asusila & kriminalitas. 3) Dekat dengan tempat pembuangan sampah akhir sehingga beresiko mudah terjangkitnya penyakit.

Tabel Analisis SWOT Tabel 2.52 Analisis SWOT IFAS Wilayah Binaan RT.04/RW.1 Kelurahan Kenjeran di Puskesmas Kenjeran INTERNAL FACTORS ANALYSIS SCORE STRENGTH 1) 2) Sebagian besar (62.67%) penduduk usia produktif. Hampir sebagian penduduk (27.23%) dengan pendidikan SMA 3) Sebagian besar (55%) dari ( PUS) memiliki pengetahuan tentang PapSmear/ IVA. 0,06 4 0,24 Bobot 0,07 0,06 Rating 4,6 4 Skor 0,32 0,24

4)

Sebagian besar (55%) dari (PUS) memiliki pengetahuan tentang Sarari

0,05

3,6

0,18

5) 6)

Sebagian besar penduduk memiliki pekerjaan Sebagian besar balita memiliki status gizi di area hijau.

0,06 0,05

4 3,2

0,24 0,16

7) 8)

Ada Kader Kesehatan yang berperan aktif Terdapat struktur organisasi dan kinerja yang baik di dalam kegiatan PKK, pengajian dan posyandu.

0,05 0,05

3,8 3,6

0,19 0,18

9)

Imunisasi bayi hampir seluruhnya lengkap sesuai usia.

0,05

3,6

0,18

10) Cakupan imunisasi difteri anak sekolah sebagian besar lengkap sesuai usia 11) Ibu hamil ANC ke tenaga kesehatan 12) Terdapat fasilitas tempat beribadah. 13) Terdapat fasilitas tempat pertemuan warga 14) Terdapat fasilitas pendidikan, mulai dari PAUD, SD&MI, hingga SMP 15) Ada fasilitas informasi dan komunikasi umum (WARNET) 16) Ada Puskesmas 17) Ada akses transportasi umum 18) Kebutuhan air bersih untuk warga terpenuhi 19) Sebagian besar penduduk sudah memiliki jamban 20) Dekat dengan tempat wisata 21) Dekat dengan kota

0,06

0,24

0,05 0,06 0,04 0,07

3,8 4 3 4,8

0,19 0,24 0,12 0,34

0,03

2,4

0,07

0,07 0,05 0, 06 0,05 0,03 0,04

4,8 3,4 4 3,6 2,4 3

0,34 0,17 0,24 0,18 0,07 0,12

TOTAL No WEAKNESS 1) Hampir sebagian penduduk (27.23%) dengan pendidikan SD 2) Hampir seluruhnya 85% (PUS) belum pernah melakukan PapSmear 3) Hampir seluruhnya 93% (PUS) belum pernah melakukan 0,11 0,14 Bobot 0,16

4,66 Rating 4 Skor 0,70

0,56

3,2

0,35

Sarari 4) Ada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan tidak mendapatkan ASI eksklusif. 5) Daerah pinggir kota besar sehingga banyak penduduk pendatang yang berpeluang tidak terdata. 6) Tidak tersedia tempat untuk pemeriksaan ibu hamil di posyandu. 7) Sebagian besar permukiman warga berdekatan dan tidak sehat. 8) Tempat pembuangan sampah akhir terdapat di lingkungan tempat tinggal warga 9) Terdapat organisasi karang taruna tetapi tidak berjalan dengan baik. TOTAL S-W = 4,66 3,43 = 1,23 0,06 1,6 0,10 3,43 0,11 3 0,33 0,1 0,15 2,8 0,28 0,05 1,4 0,07 0,12 3,4 0,41

4,2

0,63

Tabel 2.53 Analisis SWOT EFAS Wilaya\h Binaan RT.04/RW.1 Kelurahan Kenjeran di Puskesmas Kenjeran External Factors Analysis Score No 1) 2) Opportunity Masyarakat dekat dengan fasilitas kesehatan. Masyarakat dekat dengan fasilitas transportasi umum/terminal. 3) 4) 5) Masyarakat dekat dengan akses pariwisata pantai. Puskesmas memfasilitasi kegiatan posyandu (nakes). Masyarakat dekat dengan fasilitas sarana pendidikan (PAUD, MI, Mts). 6) Ada pembinaan kader/paguyuban kader oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Total No 1) Threat Dekat dengan fasilitas transportasi umum/terminal Bobot 0,27 Rating 2,6 3,92 Skor 0,70 0,16 3,4 0,54 0,16 0,14 0,20 3,4 5 4,4 0,54 0,70 0,88 Bobot 0,20 0,14 Rating 4,2 3 Skor 0,84 0,42

memungkinkan terjadinya kriminalitas. 2) Dekat dengan fasilitas pariwisata pantai memungkinkan terjadinya tindakan kriminalitas. 3) Dekat dengan tempat pembuangan sampah akhir sehingga beresiko mudah terjangkitnya penyakit Total O-T = 3,92-3,56 = 0,36 3,56 0,47 4,6 2,16 0,27 2,6 0,70

1.7.2.1 Diagram Layang Analisis SWOT


1,2 1,0 (1,23; 0,36) 0,8 0,6 0,4 0,2 W -0,2 -0,4 -0,6 -0,8
-1,0

0,2

0,4

0,6

0,8

-1 -0,8 -0,6 -0,4 -0,2

Keterangan diagram: Kwadran I Kwadran II


Kwadran III Kwadran IV

Agressive strategy Turn Around Strategy


Defensive Strategy Diversification Strategy

Gambar 2.19 Diagram Cartecius Analisis SWOT Analisa data : dari diagram cartecius di atas diperoleh bahwa RT.01/RW.1 berada pada kwadran I yang artinya menggunakan strategi agresive tujuan meningkatkan kekuatan internal dan memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang akan digunakan untuk Wilayah Binaan RT.01/RW.1 Kelurahan Kenjeran di Puskesmas Kenjeran adalah: 1. Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan pengetahuan. 2. Meningkatkan kerjasama lintas sektor dan lintas program untuk pengembangan wilayah binaan. 3. Meningkatkan kemauan warga (khususnya perempuan) untuk mendukung dan melaksanakan pap smear/IVA dan SARARI