Anda di halaman 1dari 15

I.

JUDUL USAHA/KEGIATAN
TEH HERBAL SUPER STAMHAE

II.

DASAR PEMIKIRAN
Setiap orang mempunyai kesibukan masing-masing. Banyak orang yang bekerja ataupun anak sekolahan yang memulai aktivitasnya dari pagi hari dan pulang kembali kerumah sekitar sore hari, maka bisa dibayangkan selama berapa jam kita melakukan aktivitas yang pastinya menguras energi dan pikiran. Kondisi tubuh kita pasti tidak akan tetap seperti pada pagi hari yang mungkin masih memiliki energy yang penuh. Kondisi tubuh kita akan mengalami penurunan stamina dalam melakukan aktivitas dan kegiatan. Oleh karena itu saya ingin membuat herbal yang memiliki khasiat untuk penambah atau memulihkan stamina tubuh. Tujuan saya membuat herbal yang berkhasiat penambah stamina ini karena banyak yang mengeluh tentang kegiatan dan aktivitasnya disekolah, misalnya saja siswa SMK Farmasi Ikasari, banyak yang mengatakan bahwa merasa capek dari pagi belajar sampai sore, merasa kondisi tubuhnya kurang memiliki energy yang penuh. Jadi saya berusaha membuat herbal yang bisa membuat orang yang meminumnya memiliki stamina yang kuat, bisa memulihkan kondisi tubuh menjadi segar kembali.

III.

PELUANG
Peluang agen herbal adalah pilihan yang tepat untuk menjadi rekan bisnis anda dalam bidang obat-obatan herbal, saya memilih herbal ini sebagai produk utama karna produk herbal adalah obat yang tidak ada efek sampingnya, asalkan pemakaiannya tidak berlebihan, berbeda dengan obat yang sudah dari terbuat dari bahanyang sudah tercampur bahan kimia.

IV.

TANTANGAN
Kendala yang sering dialami dalam membangun usaha minuman herbal biasanya dalam memasarkan produk karena belum semua orang mengetahui khasiat minuman herbal dibandingkan non herbal.

V.

HAMBATAN
Persaingan minuman herbal produksi rumahan dengan merek branded pabrikan saat ini cukup ketat di segmen menengah bawah. Hal itu karena peluang pasar menengah ke bawah lebih besan dibandingkan menengah atas. Jika pelaku usaha home industry ingin tetap menyasar kelas menengah bawah sebaiknya mengedepankan produk yang benar-benar menggunakan bahan baku herbal tanpa tambahan zat kimia/pengawet kimia. Selain itu dengan membuat produk lebih variatif. Adapun bagi pelaku usaha yang menyasar segmen menengah atas sebaiknya memperhatikan sisi kemasan yang dibuat tampil menarik. Kemasan produk sebaiknya menggunakan jenis kantong teh celup atau sirup. Adapun kendala yang biasanya muncul dalam bisnis ini, biasanya menyangkut masalah pemasaran, karena tidak semua orang suka herbal. Untuk itu sebaiknya divariasikan rasa baru minuman herbal dengan citarasa seperti minuman ala resto, misalnya bisa dibuat dengan tambahan krimer nabati atau cita rasa cappuccino yang lebih disukai masyarakat. Melihat minat dan peluang yang masih sangat berkembang pada bisnis minuman herbal, kesempatan untuk sukses di bisnis ini cukup menjanjikan.

VI.

PROSPEK KEDEPAN
Buktinya dengan varian yang beragam dan kemasan yang tampil menarik, produk minuman herbal mampu merambah pasar luar negeri.melakukan terobosan dengan menghadirkan minuman herbal sebagai menu siap saji di tempat makan selain dijual dalam kemasan. Varian minuman herbal saat ini terus berkembang, dan muncul inovasiinovasi baru dengan bahan baku herbal yang belum banyak dijumpai di pasaran, namun memiliki khasiat yang tinggi. Seperti saat ini sedang tren diminati minuman herbal berbahan baku daun sirsak yang dikemas menggunakan kantong teh celup. Pemasaran produk minuman herbal saat ini bisa menembus pasar modern seperti minimarket Alfamart atau Hypermart, toko obat atau apotik, menjalin jaringan pemasaran ke agen atau distributor, serta memperbanyak outlet penjualan minuman herbal siap saji dalam kemasan cup siap saji baik di mal-mal yang dijual di boothbooth baik dalam bentuk serbuk maupun siap minum. Produk minuman herbal juga diminati kalangan spa sebagai minuman penghangat setelah terapi selesai dilakukan. Segmen konsumen yang disasar bisa membidik kalangan menengah bawah sampai atas.

VII.

METODOLOGI
VII.I TINJAUAN TEORITIS VII.I.I Jahe Merah

Nama Latin Nama tanaman asal Keluarga

: Zingiber Officinale Roscoe atau Zingiber Officinale Rose : Zingiber officinale Roxb. var Rubra : Zingiberaceae

Zat berkhasiat utama : minyak atsiri mengandung Aspartic, acid, damar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat, dan gingerin Kegunaan : menghangatkan badan, penambah nafsu makan, peluruh keringat, serta mencegah dan mengobati masuk angin, meningkatkan stamina, meredakan asma Jahe merah (Zingiber officinale Roxb. var Rubra) atau Zingiberaceae Officinale Roscoe atau Zingiberaceae Officinale Rose adalah tanaman herba semusim, tegak, tinggi 40-50 cm. Batang semu, beralur, membentuk rimpang, warna hijau. Daun tunggal, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau tua. Bunga majemuk, bentuk bulir, sempit, ujung runcing, panjang 3,5-5 cm, lebar 1,5-2

cm, mahkota bunga bentuk corong, panjang 2-2,5 cm, warna ungu. Buah kotak, bulat panjang, warna cokelat. Manfaat Jahe Merah untuk Kebugaran Manfaat Jahe Merah sebagai bahan obat tradisional, jahe merah banyak dipilih karena memberikan rasa pahit dan pedas lebih tinggi dibanding jenis jahe lain. Khasiat umumnya bisa menambah nafsu makan dan menghangatkan badan. Karena pengaruh inilah orang cepat merasa bugar. Khasiat umum lainnya menghangatkan badan, penambah nafsu makan, peluruh keringat, serta mencegah dan mengobati masuk angin, meningkatkan stamina. Rimpang jahe merah mengandung minyak atsiri yang mempunyai efek sebagai antimikrobial dan antibakterial. Penelitian terdahulu telah membuktikan bahwa kandungan minyak atsiri dalam rimpang jahe merah dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Kandungan minyak atsiri jahe merah sekitar 2,58 2,72% dihitung berdasarkan berat kering. Kandungan minyak atsiri jenis jahe yang lain jauh berada dibawahnya. Minyak atsiri yang mengandung senyawa aspartic acid mempunyai efek untuk menyegarkan tubuh. Kandungan oleoresin setiap jenis jahe berbeda-beda. Oleoresin jahe bisa mencapai 3% tergantung jenis jahe yang bersangkutan. Jahe merah rasa pedasnya tinggi disebabkan kandungan oleoresinnya tinggi.

VII.I.2Buah Mahkota Dewa

Nama latin Nama tanaman asal Keluarga

: Phaleriae Fructus : Phaleria macrocarpa : Thymelacaceae

Zat berkhasiat utama : Alkaloid, Saponin, Flavanoid, Polifenol Kegunaan : Antihipertensi, asam urat, anti diabetes, lever, kanker pendaran, membersihkan racun, meningkatkan system

kekebalan tubuh, antihistamin

Tanaman atau pohon mahkota dewa seringkali ditanam sebagai tanaman peneduh. Ukurannya tidak terlalu besar dengan tinggi mencapai 3 meter, mempunyai buah yang berwarna merah menyala yang tumbuh dari batang utama hingga ke ranting. Untuk memperpanjang masa simpan buah mahkota dewa, dapat dilakukan pengawetan dengan beberapa cara antara lain pendinginan, pengalengan, dan pengeringan. Pengeringan yang dilakukan pada buah mahkota dewa bertujuan mengurangi kadar air dalam bahan, sehingga air yang tersisa tidak dapat digunakan sebagai media hidup mikroba perusak yang ada di dalam bahan tersebut, dengan kata lain dapat memperpanjang masa simpan buah mahkota dewa tersebut. Mahkota Dewa

dipercaya dapat mencegah dan membantu proses penyembuhan berbagai macam penyakit antara lain : Tekanan darah tinggi, Meningkatkan vitalitas bagi penderita diabetes, Kanker (zat damnacanthal : menghambat pertumbuhan sel kanker), Rematik, Meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh. Kandungan senyawa pada mahkota dewa : 1. Alkaloid Berfungsi sebagai detoksifikasi yang dapat meminimalisir racun-racun di dalam tubuh. 2. Saponin Menjadi sumber anti-bakteri dan anti-virus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula dalam darah, mengurangi penggumpalan darah. 3. Flavanoid berfungsi sebagai anti-oksidan - melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah, mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah, mengurangi kadar resiko penyakit jantung koroner, mengandung antiinflamasi (antiradang), membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan

VII.I.3 Kayu Secang

Nama latin Nama tanaman asal Keluarga

: Sappan Lignum : Caesalpinia sappan : Caesalpiniaceae

Zat berkhasiat utama : Asam galat, tanin, resin, resorsin, brasilin, brasilein Kegunaan : antibakteri, astringent, menghentikan pendarahan,antioksidan

Secang hidup di daerah pegunungan berbatu yang tidak mempunyai hawa terlalu dingin dan tanaman ini hidup sampai ketinggian 1.000 m dpl. Secang mempunyai tinggi pohon 5 sampai 10 m, mempunyai batang dan cabang berduri tempel yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebar. Batang kayu secang berbentuk bulat, berwarna hijau kecoklatan. Panenan kayu dapat dilakukan mulai umur 1-2 tahun. Kayu secang mempunyai berbagai macam khasiat antara lain : sebagai pewarna pada bahan anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta. Karena Kayu secang apabila direbus akan memberikan warna merah gading muda. Selain khasiat tersebut di atas, kayu secang ternyata juga berkhasiat untuk obat berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang dapat

diobati adalah : Diare, disentri, TBC, luka dalam, sifilis, darah kotor, berak darah, memar berdarah, malaria, tetanus, tumor, radang selaput lender mata. Adapun kandungan yang terdapat pada kayu secang : Tanin dan Asam Galat Tanin adalah komponen zat organik yang sangat komplek dan terdiri dari senyawa fenolik yang mempunyai berat molekul 500 3000, dapat bereaksi dengan protein membentuk senyawa komplek larut yang tidak larut. Tanin bersifat sebagai antibakteri dan astringent atau menciutkan dinding usus yang rusak karena asam atau bakteri. Kadar tanin ekstrak kayu secang yang diperoleh dengan perebusan selama 20 menit adalah 0,137%. Tanin dan asam galat dalam secang diduga berperan dalam menghentikan pendarahan.

Brasilin Basilin/brazilin adalah golongan senyawa yang memberi warna merah pada kayu secang dengan struktur C6H14O5 dalam bentuk kristal berwarna kuning sulfur, larut dalam air dan berasa manis, akan tetapi jika teroksidasi akan menghasilkan senyawa brazilein yang berwarna merah kecoklatan. Brazilin merupakan senyawa antioksidan yang mempunyai katekol dalam struktur kimianya. Berdasarkan aktivitas antioksidannya, brazilin diharapkan mempunyai efek melindungi tubuh dari keracunan akibat radikal kimia. Brazilin juga diduga mempunyai efek anti-inflamasi.

VII.2 Proses Pembuatan 1. 2. 3. Jahe merah, buah mahkota dewa diiris-iris melintang Kayu secang dipotong-potong Semua bahan dikeringkan dengan menggunakan oven sampai semuanya benar-benar kering 4. Jika sudah kering, semuanya diambil dari oven dan diblender hingga diperoleh massa serbuk kasar halus seperti teh 5. Dikemas menggunakan kantong teh dan dimasukkan kedalam kemasan primer

VII.3 Kemasan

SUPER STAMHAE The herbal penambah stamina

netto : 10 x 2 gr

netto : 10 x 2 gram
Komposisi : Jahe merah halus Mahkota dewa halus Kayu secang halus 0,5 gram 1 gram 0,5 gram
Aturan pakai: Diminum 2 x sehari (pagi & sore) Masukkan teh herbal kedalam gelas tambahkan air mendidih tunggu sampai kepekatan dan aroma yang mantap. Boleh tambahkan gula sesuai selera. Peringatan: Diperuntukkan menambah stamina tubuh Ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi karena bisa menyebabkan keguguran

Simpan ditempat yang sejuk

10

VIII.

ANGGARAN BIAYA a. simplisia b. kotak kemasan c. Konsumsi d. Peralatan e. Dokumentasi f. P3K g. etiket kemasan h. Biaya tak terduga JUMLAH : Rp.570.000, : Rp. 50.000,: Rp. 30.000,: Rp. 100.000,: Rp. 200.000,: Rp. 40.000,: Rp. 25.000,: Rp. 25.000,: Rp.100.000,-

IX.

PELAKSANAAN
Nama Kegiatan : Membuat Teh Herbal untuk Penambah Stamina

Waktu dan Tempat

N o

Nama Kegiatan

Waktu Seni n Selas a Rab u Kami s Juma Sabt t u Mingg u Ke t

1.

Membuat proposal

2.

Membeli simplisia

3.

Merajang s.d mengeringk an simplisia

4.

Menyiapkan

11

kemasan untuk sediaan 5. Membungku s dan X

mengemas sediaan 6. Menghitung pengeluaran X

Dalam hal ini kita harus membuat jaringan pemasaran seperti arisan, ibu-ibu pengajian, dan organisasi-organisasi di masyarakat. Kalau sudah modal kuat bisa beriklan diberbagai media maupun secara online. . Dalam pemasaran, strategi yang bisa dilakukan antara lain jika akan

membuka outlet minuman herbal sebaiknya pilih lokasi yang strategis, yang ramai dan menarik perhatian banyak orang, sebelumnya lakukan uji pasar dengan memberikan sampel cuma-cuma kepada konsumen, Jika respon bagus, produk minuman herbal tersebut layak jual. Selain itu melakukan survei terhadap para pesaing yang sudah ada mengenai harga jual. Dan tak kalah penting adalah dalam hal penyampaiaan informasi mengenai khasiat minuman herbal jika dikonsumsi secara teratur baik melalui penyebaran brosur, atau meminta publik figur atau dokter yang telah merasakan khasiat minuman herbal tersebut untuk memberikan testimoni.

12

X.

EVALUASI Evaluasi dilakukan secara periodik, untuk mengurangi kegagalan dalam berwirauasaha serta meningkatkan keuntungan, selain itu dilakukan secara adil, konsisten dan obyektif untuk melindungi karyawan dan usaha tersebut. Evaluasi dimulai dari kegiatan monitoring setiap proses dan usaha yang dilakukan. Kami juga terus memikirkan target usaha selanjutnya, selain itu evaluasi kinerja juga rutin dilakukan untuk menilai kontibusi karyawan dalam berorganisasi guna

mengembangkan tim kerja yang kuat

XI.
a.

TIM/KELOMPOK PELAKSANAAN
Nama lengkap : Anida Gusdiana : Surau Gading, 19 Agustus 1994 : 1203136112/2012 : Kimia : MIPA : Universitas Riau

1. Ketua pelaksanaan kegiatan

b. Tempat dan tanggal lahir c. Nim/Tahun angkatan d. Program studi e. Fakultas f. Perguruan tinggi

g. Waktu untuk kegiatan PKM : -

2. Anggota pelaksanaan 1 a. Nama lengkap Tempat dan tanggal lahir b. Nim/Tahun angkatan c. Program studi d. Fakultas e. Perguruan tinggi : Syamsul bahri : Kuala Merbau, 12 Agustus 1992 : 1003135185/2010 : Fisika : MIPA : Universitas Riau

f. Waktu untuk kegiatan PKM : 10

13

3. Anggota pelaksanaan 2 a. Nama lengkap b. Tempat dan tanggal lahir c. Nim/Tahun angkatan d. Program studi e. Fakultas f. Perguruan tinggi : Novita Resi kusuma : Kerinci, 30 Nopember 1997 ::::-

g. Waktu untuk kegiatan PKM : 10

4. Anggota pelaksanaan 3 a. Nama lengkap b. Tempat dan tanggal lahir c. Nim/Tahun angkatan d. Program studi e. Fakultas f. Perguruan tinggi : Septiara : Surau Gading, 30 september 2003 ::::-

g. Waktu untuk kegiatan PKM : 10

5. Anggota pelaksanaan 4 a. Nama lengkap b. Tempat dan tanggal lahir c. Nim/Tahun angkatan d. Program studi e. Fakultas f. Perguruan tinggi : Selvy Wandi : Surau Gading, 9 Juni 1999 ::::-

g. Waktu untuk kegiatan PKM : 10

14

6. Anggota pelaksanaan 5 a. Nama lengkap b. Tempat dan tanggal lahir c. Nim/Tahun angkatan d. Program studi e. Fakultas f. Perguruan tinggi : Ricky Rahmat Tanjung : Sei, Tapung 25 juli 1998 ::::-

g. Waktu untuk kegiatan PKM : 10

XII.

PENUTUP
XII.1 Kesimpulan Demikian proposal ini dibuat untuk dijadikan pedoman pelaksanan kegiatan. Hal hal lain yang belum diatur dalam proposal ini akan dibuat kemudian. Teh herbal super stamhae ini digunakan untuk penambah stamina tubuh, karena berkhasiat untuk menyegarkan tubuh, antibiotic alami, dan untuk menetralisir racun didalam tubuh. Harapan penulis tentang proposal ini agar mendapatkan dana untuk pembuatan teh herbal super stamhae.

XII.2 Saran Saran penulis agar ada penelitian lebih lanjut untuk teh herbal Super Stamhae yang memiliki khasiat untuk penambah stamina ini dikemudian hari.

15