Anda di halaman 1dari 6

PRE PLANNING KEGIATAN KEPERAWATAN KOMUNITAS SENAM LANSIA DI RW 10 DUSUN PALINTANG DESA CIPANJALU KECAMATAN CILENGKRANG KABUPATEN BANDUNG

A. Latar Belakang Lansia merupakan suatu proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia. Kemampuan untuk beraktifitas, baik sosial maupun ekonomi akan mengalami penurunan. Dengan demikian, definisi penduduk lanisia ditentukan oleh 3 (tiga) aspek, yaitu aspek biologi, ekonomi, dan sosial. Secara biologi penduduk lansia adalah penduduk yang telah mengalami proses penuaan dan menurunnya daya tahan fisik sehingga rentan terhadap penyakit. Secara ekonomi, penduduk lansia dipandang sebagai beban terhadap perekonomian. Sedangkan secara sosial, penduduk lansia sebagai satu kelompok sosial tersendiri (BKKBN, 2000). Pada usia lanjut telah terjadi kemunduran fisik pada organ tubuh. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap sehat di usia lanjut yaitu dengan memperhatikan faktor gizi dan olahraga. Dengan semakin meningkatnya usia maka sudah jelas kesegaran jasmani akan turun. Penurunan kemampuan akan semakin terlihat setelah umur 40 tahun, sehingga saat usia lanjut kemampuan akan turun antara 30-50%. Dari beberapa uraian di atas maka telah dijelaskan bahwa program pembinaan kesehatan lanjut usia sangat dibutuhkan. Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan oleh mahasiswa pendidikan profesi Ners STIKes Dharma Husada Bandung di RW 10 dusun Palintang Desa Cipanjalu

kecamatan Cilengkrang tanggal 27-29 November 2013 didapatkan jumlah lansia 132 orang dengan angka kesakitan lansia, yaitu: Rematik 17,16% ,

hipertensi 11%, asma 27%, jantung 0,5%, dan stroke 0,5%. Oleh karena kondisi lansia yang mengalami penurunan kesehatan dan mudah mengalami cedera sehingga perlu mendapatkan pengawasan kesehatan yang rutin yaitu dengan diberikannya kegiatan senam lansia. Berdasarkan hasil musyawarah warga RW 10 Dusun Palintang Desa Cipanjalu Kecamatan Cilengkrang kabupaten Bandung pada tanggal 03 Desember 2013 disepakati bahwa perlu diadakannya kegiatan yang difokuskan kepada kaum lanjut usia.

B. Tujuan 1. Tujuan Umum Setelah mengikuti kegiatan senam lansia para lansia dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia yang ada di RW 10 Dusun Palintang Desa Cipanjalu. 2. Tujuan Khusus Setelah dilakukan Kegiatan Senam lansia, para lansia mampu : a. Mengikuti kegiatan senam lansia yang diadakan. b. Mengaplikasikan kegiatan senam lansia secara mandiri

C. Langkah pencapaian Tujuan 1. Persiapan a. Persiapan Acara 1) Membuat pre planning kegiatan Senam Lansia 2) Mempersiapkan demonstrasi senam lansia 3) melakukan koordinasi senam dengan lansia pihak sebagai puskesmas bagian dalam kegiatan

penyelenggaraan

pengaktifan posyandu lansia. 4) Berkoordinasi dengan kader serta tokoh masyarakat tentang tempat kegiatan. 5) Mempersiapkan media dan alat seperti sound system, LCD, layar, dan video SKJ 2. Pelaksanaan a. Pelaksanaan kegiatan senam lansia dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1) Lansia di arahkan untuk berbaris di lapangan 2) Senam dipimpin oleh instruktur senam, beberapa panitia ikut mendampingi lansia selama senam berlangsung 3) Lansia dianjurkan istirahat setelah senam b. Peserta kegiatan senam lansia adalah sebagai berikut: 1) Seluruh kader RW 10 2) Seluruh para lansia yang berada di RW 10

c.

Tempat dan Waktu Kegiatan senam Lansia ini dilakukan pada: Hari dan Tanggal Tempat Waktu : Sabtu, 14 Desember 2013 : Lingkungan RW 10 Dusun Palintang : 08.00 WIB sampai dengan selesai

d.

Strategi antisipasi 1) Bila ada lansia tidak mampu melakukan gerakan, maka dibantu sesuai dengan batas optimal gerakan lansia. 2) Apabila ada lansia yang tekanan darah tinggi, menderita rematik, jantung, asma, DM, perlu mendapkan pengawasan secara khusus. 3) Bilamana ada lansia yang lelah ditengah kegiatan senam, dianjurkan untuk istirahat.

D. Pendanaan Sumberdana Alokasi dana : Swadaya Mahasiswa : Rp. 30.000,00 (untuk konsumsi)

E. Struktur Panitia Ketua pelaksana Bendahara Seksi perlengkapan Seksi Konsumsi : Alfiah Munawaroh, S.Kep : Fitri jayanti Boru Karo Sekali, S.Kep : Diah Tri Widyawati, S.Kep : Atria Indra Nilla, S.Kep

Seksi Dokumentasi Instruktur Senam

: Desi Berliantini, S.kep : Alfiah Munawaroh dan seluruh Kader RW 10

F. Metode Metode yang digunakan dalam kegiatan senam lansia adalah dengan demonstrasi

G. Media LCD, sound system, VCD SKJ, Laptop

H. Evaluasi 1. Evaluasi struktur a. Menyiapkan pre planning 1 minggu sebelum kegiatan dan dilakukan konsultasi pre planning b. Waktu pelaksanaan Kegiatan Senam Lansia dan Pemeriksa Lansia ditetapkan pada tanggal 14 Desember 2013 c. Tempat dan perlengkapan acara dipersiapkan 1 hari sebelum Kegiatan Senam Lansia d. Terbentuk panitia penyelenggara 4 hari sebelum Kegiatan Senam Lansia e. Koordinasi dengan pihak terkait, yaitu RT, RW, dan petugas kesehatan puskesmas 1 minggu sebelum kegiatan Senam Lansia.

2.

Evaluasi proses a. b. Peserta hadir 50% Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan lokasi waktu yang telah ditentukan c. d. e. Instruktur Senam memimpin kegiatan senam lansia. Lansia mengikuti kegiatan senam dengan aktif dan koperatif Pemeriksa melakukan pemeriksaan kesehatan, bekerjasama dengan kader serta petugas kesehatan

3.

Evaluasi hasil a. b. Terbina hubungan saling percaya dengan para lansia RW 10 75% lansia yang hadir mampu mempraktekan gerakan senam