Anda di halaman 1dari 20

Jawaban Latihan pembuatan scatter diagram: (Hal 4, hand out)

Data dibawah ini merupakan catatan manajer pemasaran nutrisari salam 20 minggu mengenai jumlah kunjungan dan jumlah order yang diterima oleh perusahaan.

Minggu 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

Jumlah kunjungan 20 23 25 27 30 31 35 36 40 41 45 46 35 30 31 47 50 51 55 40

Jumlah order 5 5 6 6 7 7 7 9 12 15 16 15 8 8 9 20 25 24 25 15

1 scatter diagram

Grafik hubungan jumlah kunjungan dengan penerimaan order


30 25 20 y = 0.6463x - 11.65 R = 0.8873
Jumlah order Linear (Jumlah order)

Order

15 10
5 0

10

20

30

40

50

60

Kunjungan

2 Kesimpulan Ada korelasi positif antara jumlah kunjungan dengan jumlah order. Jadi semakin sering mengadakan kunjungan, maka semakin besar pula penerimaan order. Hal ini bisa dilihat pada trend line yg naik ke kanan atas, atau pada korelasi yang positif = R2(0,887). Semakin ada Korelasi/hubungan yang kuat maka nilai R2 mendekati 1.

Created by ndy

Pertanyaan tambahan : 1. Bila mengadakan kunjungan 65 kali, berapa jumlah order yang mungkin diterima? 2. Bila ingin menerima 50 order, berapa kali manajer tersebut harus mengadakan kunjungan? Jawab: 1. 30 order 2. 89 kunjungan Cara manual : gunakan rumus y = 0.6463x - 11.65 Cara forecast :

Created by ndy

Step by step pembuatan scatter diagram: (Hal 4, hand out)


Data dibawah ini merupakan catatan manajer pemasaran nutrisari salam 30 minggu mengenai jumlah kunjungan dan jumlah order yang diterima oleh perusahaan.

Minggu 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Pertny. 1 Pertny. 2

Jumlah kunjungan 20 23 25 27 30 31 35 36 40 41 45 46 35 30 31 47 50 51 55 40
65 89

Jumlah order 5 5 6 6 7 7 7 9 12 15 16 15 8 8 9 20 25 24 25 15
30 50

Step by step 1 Blok/sorot range B2:C22 2 Klik Chart Wizard 3 Pilih Chart type: XY (Scatter)

4 Klik Next 5 Klik Next Ketik judul grafik, X dan Y

6 Klik Finish
Grafik hubungan jumlah kunjungan dengan penerimaan order
30 25 20

Order

15

Jumlah order
10 5 0 0 10 20 30 40 50 60

Kunjungan

7 Tambahkan "Trend Line", dengan cara: 7. 1-3 (lihat gambar, text merah)

7.4 Pilih Type Trend/Regresi: Linear

7.5 Klik Tab Options untuk memunculkan RUMUS Regresi >> tandai (checked)

Grafik hubungan jumlah kunjungan dengan penerimaan order


30 25 20

y = 0.6463x - 11.65 R = 0.8873


Jumlah order

Order

15 10 5 0 0 10 20 30 40 50 60

7.6 OK, Edit grafik sesuai selera

Linear (Jumlah order)

Kunjungan

Contoh pembuatan histogram (Hand out, hal 8): distribusi frekuensi Departemen Office ingin mengetahui rata-rata hasil foto copy yang tidak sempurna setiap hari. Telah terkumpul data sebanyak 40

copy-an cacat 77 41 60 18 58 60 63 58 45 84 53 66 38 51 83 54 62 71 56 43 63 59 52 58 54 53 61 56 63 71 36 62 26 62 50 65 34 61 44 62

1 Descriptive statistik copy-an cacat Mean Standard Error Median Mode Standard Deviation Sample Variance Kurtosis Skewness Range Minimum Maximum Sum Count Confidence Level(95.0%) 55.825 2.1619932 58 62 13.673646 186.96859 0.9877168 -0.5271607 66 18 84 2233 40 4.3730398

2 Jumlah Kelas K = 1 + 3,322 log n 3 Interval Kelas = 6.322

7 10

C = R/K

9.43

4 Menentukan batas bawah kelas (ai)

a1 = min - {(K.C - R)/2} = a2 = a1 + C =

16 26

5 Menentukan batas atas kelas (bi)

b1 = a2 - satuan unit terkecil b1 = 26 -1 = b2 = b1 + C = b3 b4 b5 b6 b7


6 Membuat grafik Interval atas 25 35 45 55 65 75 85

25 35 45 55 65 75 85

Frequency 1 2 6 7 18 3 3 40

Histogram
20 18 16 14 12 10 8 6 4 2 0

18

Frequency

Frequency

6 1 25 2 35 45

7 3 55 65 75 3 85

Copy-an tidak sempurna

Contoh pembuatan histogram (Hand out, hal 8): distribusi frekuensi Departemen Office ingin mengetahui rata-rata hasil foto copy yang tidak sempurna setiap hari. Telah terkumpul data sebanyak 40
1a 1

Membuat descriptives statistics: pada menu bar klik Tools >> da Descriptive statistik copy-an cacat Mean Standard Error Median Mode Standard Deviation Sample Variance Kurtosis Skewness Range Minimum Maximum Sum Count Confidence Level(95.0%)

copy-an cacat 77 41 60 18 58 60 63 58 45 84 53 66 38 51 83 54 62 71 56 43 63 59 52 58 54 53 61 56 63 71 36 62 26 62 50 65 34 61 44 62

Jumlah Kelas K = 1 + 3,322 log n Interval Kelas

C = R/K
4

Menentukan batas bawah kelas (ai) a1 = min - {(K.C - R)/2} = a2 = a1 + C = Menentukan batas atas kelas (bi) b1 = a2 - satuan unit terkecil b1 = 26 -1 = b2 = b1 + C = b3 b4 b5 b6 b7 Membuat grafik
Interval atas =E34 =E35

=E36 =E37 =E38 =E39 =E40

Cara membuat histogram 1 2 3 Blok/sorot range D43:e50 Klik Chart Wizard Pilih chart type: Column >> Next Masukkan data range (kolom I)

Masukkan Category (x)

Finish Frequency 20 15 10 5 0 25 35 45 55 65 75 85
Frequency

Modifikasi sesuai selera

a setiap hari. Telah terkumpul

ics: pada menu bar klik Tools >> data analysis>>descriptives statistics 1b masukakan range yang diperlukan (gbr)

55.825 2.16199323393709 58 62 13.6736458102289 186.96858974359 0.98771684431436 -0.527160695543657 66 18 84 2233 40 4.37303978513142

=1+(3.322*LOG(40))

=ROUNDUP(E23,0) =ROUNDUP(E26,0)

=E15/G23

=E16-((G23*G26-E15)/2) =E29+$G$26

=E30-1 =E34+G26 =E35+$G$26 =E36+$G$26 =E37+$G$26 =E38+$G$26 =E39+$G$26 cara menghitung frekuensi a masukan data di bawah field name interval atas blok kolom dibawah field Frequency b c klik paste functions pilih all >> frequecy

Frequency =FREQUENCY(A5:A44,D44:D50) =FREQUENCY(A5:A44,D44:D50)

=FREQUENCY(A5:A44,D44:D50) =FREQUENCY(A5:A44,D44:D50) =FREQUENCY(A5:A44,D44:D50) =FREQUENCY(A5:A44,D44:D50) =FREQUENCY(A5:A44,D44:D50) =SUM(E44:E50)

Masukan range spt gambar

Penting: Saat menekan menahan (press and ho tombol Shift

Frequency

Penting: Saat menekan OK, pastikan kita menahan (press and hold) tombol Shift + Ctrl (bersamaan)

Contoh pembuatan histogram (Hand out, hal 8): distribusi frekuensi Departemen Office ingin mengetahui rata-rata hasil foto copy yang tidak sempurna setiap hari. Telah terkumpul data sebanyak 40
Cara Cepat 1 Statistik n Max Min Range R Kelas K Interval C 40 84 18 66 akar n range/kelas 6.325 9.429 7 10

Frequency

copy-an cacat 77 41 60 18 58 60 63 58 45 84 53 66 38 51 83 54 62 71 56 43 63 59 52 58 54 53 61 56 63 71 36 62 26 62 50 65 34 61 44 62

2 Menentukan batas bawah kelas (ai)

a1 = min - {(K.C - R)/2} = a2 = a1 + C =


3 Menentukan batas atas kelas (bi)

16 26

b1 = a2 - satuan unit terkecil b1 = 26 -1 = b2 = b1 + C = b3 b4 b5 b6 b7

Range 25 35 45 55 65 75 85

3 Membuat grafik tools >> data analysis >> histogram OK >> (output) Bin Frequency 25 1 35 2 45 6 55 7 65 18 75 3 More 3

Histogram
20 15 10 5 0
25 35 45 55 65 75 More

Frequency

Bin

Memasang data analysis dgn Add-Ins

Temukan Data Analysis disini:

n Data Analysis disini:

Pareto
Contoh: (hand out, hal 10) Identifikasi penyebab masalah dan frekuensinya dalam satu bulan pada proses print nomer batch outerpack produk A sbb

Penyebab
Miring Tidak jelas terlalu pekat Skala salah mesin macet

Frequency

jumlah %Kumulatif 50 41.7 30 66.7 20 83.3 15 95.8 5 100.0 120

Pareto
60 50 40 30 20 10 0

Miring

Tidak jelas

terlalu pekat

Skala salah

mesin macet

Copy-an tidak sempurna

60 50 50 40 30 20 10 0 Miring Tidak jelas terlalu pekat Skala salah mesin macet 41.7 30 66.7 20 15 5 83.3 95.8

120.0 100.0 100.0 80.0 60.0 40.0 20.0 0.0


jumlah %Kumulatif

120 100 80 60 40 20 0
mesin macet

jumlah %Kumulatif