Anda di halaman 1dari 20

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Teknologi membuat segala sesuatu yang kita lakukan menjadi lebih mudah. Manusia selalu
berusaha untuk menciptakan sesuatu yang dapat mempermudah aktivitasnya, hal inilah yang mendorong perkembangan teknologi yang telah banyak menghasilkan alat sebagai piranti untuk mempermudah kegiatan manusia bahkan menggantikan peran manusia dalam suatu fungsi

tertentu. Di jaman moderinisasi seperti saat ini lampu sudah merupakan kebutuhan masyarakat
sebagai sarana penerang diberbagai tempat dan sarana. Dalam penulisan proyek akhir ini kami mencoba membuat alat Pengontrolan Lampu Menggunakan Smartphone Android via Bluetooth dimana fungsi Smartphone ini sebagai pengontrol saklar on/off dengan menggunakan aplikasi yang bernama Blueterm.

1.2 Rumusan Masalah

1.3 Batasan Masalah

1.4 Tujuan Penulisan

1.5 Metode Penulisan

1.7 Metode Penelitian


Tempat dan Waktu Penelitian ini dilakukan Lab Elektronika Fakultas Teknik . Kami memperkirakan pembuatan alat ini memakan waktu selama 1 minggu. Pengumpulan Data Dalam pengolahan data yang lengkap kami menggunakan 2 (dua) metode penulisan yaitu:

Studi kepustakaan ( library ), yaitu untuk memperoleh pengetahuan dan landasan teori, dari berbagai buku-buku, referensi, literatur-literatur yang berhubungan dengan masalah yang dibahas. Internet, yaitu dengan mencari bahan referensi dari media teknologi canggih seperti google.

BAB II TEORI PENUNJANG

TERLAMPIR

BAB III LANGKAH KERJA


3.1 Tempat dan waktu

Pembuatan alat ini bertempat di Jl.MT.Haryono No.2 Ujung Jembatan Pasar Baru yaitu bengkel service HERTZ ELEKTRONIK. Adapun lama waktu yang digunakan dalam proses pembuatan alat kami perkirakan selama 1 Minggu.

3.2 Proses Pembuatan Alat


Point ini meliputi komponen komponen serta alat yang digunakan.

Komponen-Komponen yang digunakan PCB (Printed Circuit Board) Resistor Capasitor Dioda Kristal Transformator Transistor LED Relay ATMega 328 Socket ATMega 328 Terminal Kabel Bluetooth Module HC-05 Kabel IC Regulator 7812 Socket Power Supplay DC IC Shift Regsiter 74HC595 Fitting Lampu Acrylic / Kaca Mika Baut Lampu Pijar

Alat Yang Digunakan


Solder Panjerino Board Tang Potong Dan Tang Runcing Timah Obeng Set Pelarut PCB Kertas PCB (untuk pembuatan Layout) BOR Gurinda Mistar/Penggaris Pisau Catter Printer HP Laser Jet

3.3 Proses Kerja

Perancangan Skematik dan Layout Rangkaian Pada point ini kami membahas tentang bagaimana membuat skema serta layout pada papan PCB. Sebelum membuat layout terlebih dahulu kita membuat skema rangkaian menggunakan software yang bernama Diptrace skematik .Setelah skema tersusun rapi kita akan melanjutkan merancang layout yang akan kita gambar di PCB tapi sebelum layout tersebut kita gambar di PCB terlebih dahulu kita meracangannya di computer menggunakan software yang bernama Diptrac Layout. Setelah layout sudah tersusun dengan rapi kemudian kita print menggunakan printer Laser Jet dengan kertas khusus setelah kita melanjutkan memindahkan layout ke papan PCB. Cara memindahkan layout yang sudah kita cetak di kertas khusus tadi,sangatlah mudah ,pertama potong kertas yang sudah ada layout nya sesuai ukuran yang kita kehendaki setelah itu tempelkan bagian yang sudah kita print ke bagian tembaga pada PCB kemudian strika bagian atas kertas selama beberapa menit dengan panas yang sedang saja setelah dirasa cukup celup papan PCB beserta kertas yang ada layoutnya kedalam air dingin tunggu beberapa menit lalu buka kertas tadi maka semua jalur yang ada pada kertas tadi akan menempel ke papan PCB. Setelah layout sudah menempel pada PCB ,selanjutnya kita celup ke larutan HeCL untuk membentuk jalur ,goyang goyangkan PCB tadi selama beberapa menit sampai tembaga pada PCB habis terkikis oleh larutan kecuali jalur yang sudah kita pindahkan tadi ,kemuadian bersihkan PCB tadi dan PCB pun siap di pasangi komponen.

Rangkaian Power Supply

Pada rangkaian power supply yang kita gunakan tersusun dari 1 buah transformator 3 Amp , DIODA BRIDGE, 2 buah Capasitor 3300 mf/25 V dan 1 buah IC 7812 . Rangkaiannya bisa di lihat pada gambar di bawah ini.

Gambar : Skematik Rangkaian Power Supply Sumber : drawing in diptrace diakses 1/5/2013

Rangkaian Pengontrol

Rangkaian ini adalah penerima sinyal melalui Bluetooth berupa perintah menyalakan relay yang dikirim dari smartphone android menggunakan aplikasi blueterm. Rangkaian memiliki 8 buah relay yang di fungsikan sebagai saklar.

Berikut ini adalah beberapa komponen utama yang terdapat pada rangkaian Pengontrol ini :
ATMega 328. Relay . IC Shift Register 74HC595. Bluetooth.

Skematik Rangkaian Pengontrol

Gambar : Skematik Rangkaian Pengontrol Sumber : drawing in diptrace diakses 1/5/2013

Layout Rangkaian Pengontrol

Tampak Atas

Gambar : Tampak Atas Layout Rangkaian Pengontrol Sumber : drawing in diptrace diakses 1/5/2013

Tampak Bawah

Gambar : Tampak Bawah Layout Rangkaian Pengontrol Sumber : drawing in diptrace diakses 1/5/2013

Pemasangan Komponen Pada PCB

Pemasangan Komponen dilakukan dengan hati hati berhubung jalur yang digunakan pada rangkaian sangat tipis yaitu 1,5 mm,selain itu dikarenakan terdapat juga komponen kecil seperti resistor smd yang apabila dilakukan penyolderan berulang kali jalurnya akan terangkat dan putus, komposisi timah yang digunakan untuk menyolder harus secukupnya dikarenakan beberapa komponen letaknya berdekatan , beberapa dari komponen memiliki pin yang saling berdekatan hingga sangat sulit untuk melakukan penyolderan maka dari itu mata solder yang kami gunakan untuk menyolder berukuran 0,5 biasa digunakan untuk menyolder komponen komponen kecil serta panas dari solder tersebut haruslah tinggi agar timah meleleh dengan sempurna serta komponen melekat dengan baik. Setelah semua komponen terpasang dengan baik dan rapi bagian bawah PCB yang terdapat jalur kita lapisi dengan Clear agar tidak terjadi short apabila tersentuh dengan benda lain yang tidak diinginkan pada saat pengoprasian alat pengontrol tersebut.

Penulisan Program

Penulisan program atau biasanya disebut coding ditulis dengan software Arduino dengan downloader Arduino Board duemilanove mengunakan bahasa C,kenapa bahasa C karena bahasa C menghasilkan object code yang sangat kecil dan dieksekusi sangat cepat. Berikut adalah tampilan dari sofware Arduino :

Gambar12.4 program/coding yang ditulis di software arduino

Aplikasi Blueterm

Aplikasi blueterm digunakan sebagai tombol saklar untuk menyalakan lampu yang dikontrol oleh rangkaian pengontrol. Aplikasi ini mengirim code yang sudah diprogram untuk menyalakan relay sebagai saklar. Aplikasi ini menggunakan Bluetooth sebagai media komunikasi. Blueterm dapat di download di google play / market pada smartphone android. Berikut tampilan dari aplikasi blueterm.

Gambar 12.5 Logo dan tampilan dalam Blueterm Sumber : screen shoot on Samsung diakses 12/5/2013 Blueterm ini dapat diinstal disemua smartphone beroperasi system android ,download digoogl play secara gratis dan sangat mudah digunakan.

Prinsip Kerja Rangkaian Pengontrol Pada dasarnya prinsip kerja alat ini sama halnya remote tv dan pesawat television dimana remote merupakan transmitter sebagai pengirim sinyal dan pesawat television merupakan reseved sebagai penerima sinyal berkomunikasi menggunkan sensor infrared tapi dalam alat ini kami tidak menggunakan infrared sebagai media komunikasi melainkan menggunakan Bluetooth untuk mengirim perintah berupa sinyal ke alat pengontrol yang sudah diprogram sebelumnya. Dengan memanfaatkan aplikasi Blueterm pada smartphone android kita dapat mengirim sinyal berupa perintah untuk menyalakan relay sebagai saklar ,perintah yang dikirim merupakan huruf abjad yang sudah dicodekan ke dalam ATMega 328 setelah perintah tadi sampai ke Bluetooth maka akan dilanjutkan ke IC ATMega 328 tadi dan IC akan membaca perintah tersebut jika perintah yang dikirim tadi cocok maka IC ATMega 328 akan merespon relay sebagai saklar untuk menyalakan lampu, dimana relay akan berubah posisi dari NC (Normaly Close) menjadi NO (Normaly Open). Jika code yang dikirim tadi tidak cocok maka IC tidak akan merespon dan relay sebagai saklar tidak akan berfungsi. Jarak yang dapat di cakup Bluetooth kurang lebih 10 meter sangat cocok di terapkan dirumah tinggal sederhana ,pada alat ini kami menggunakan 8 relay sebagai saklar tetapi kami hanya mengunakan 4 relay sebagai simulasi menyalakan lampu saja, 4 relay lainnya hanya cadangan.

BAB IV PENUTUP
4.1 KESIMPULAN Dari hasil perancangan serta pembuatan alat Pengontrolan Lampu Menggunakan Smartphone Android Via Bluetooth ini dapat disimpulkan bahwa: Alat ini dapat menggantikan saklar saklar yang ada dirumah tinggal dengan demikian anda tidak udah lagi berdiri untuk mematikan dan menyalakan lampu yang ada dirumah anda karena saklar sudah ada digenggaman anda sendiri. Dengan dilengkapi 8 relay sebagai ganti fungsi saklar tak hanya lampu peralatan listrik lainya pun anda bisa kontrol dengan alat ini seperti kipas angin,pesawat television dan lain lain. 4.2 SARAN Untuk saat ini alat ini belum dapat mengontrol peralatan listrik yang memiliki daya besar berhubung relay yang digunakan kurang memadai butuh pengembagan lanjut untuk dapat mengontrol peralatan listrik yang memiliki daya besar serta alat ini hanya bisa digunakan didalam rumah tinggal berhubung media komunikasi yang digunakan yaitu Bluetooth yang dapat menerima sinyal kurang lebih 10M.

DAFTAR PUSTAKA
http://www.google.co.id http://www.duwiarsana.com http://arduino.cc Dedy Rusmadi (1995) Mengenal Komponen Elektronika. Bandung: Pionir Jaya .diakses 3/4/2013 Yeffri Handoko Putra.(2006). Perangkat Pengaturan Elektronik. Bandung: Talita Khoum. Diakses 6/4/2013 Fairchild Semiconductor. (2001). 3-Terminal 1A Positive Voltage regulator. Diakses 3/4/2013 Jacob Millman. Susanto.(1993). Mikroelektronika Sistem Digital Dan Analog. Jakarta: Gelora Aksara Pratama. Diakses 3/4/2013 Data Sheet Atmega328 .diakses 1/5/2013 Data Sheet IC Shift Regsiter 74HC595 .diakses 1/5/2013 Data Sheet Modul Bluetooth HC-05. diakses 1/5/2013 Atmel. (2011). 8-bit Atmel Microcontroller with 4/8/16/32 KBytes In-System Programmable Flash. . diakses 5/5/2013 McRoberts, Michael. (2010). Beginning Arduino. New York:Apress. Diakses 5/5/2013