Anda di halaman 1dari 109

Perencanaan Jembatan Baja

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Data Perencanaan
Penyelesaian : Perencanaan dan Perhitungan Jembatan Baja
CL
Ketentuan :
- Jarak titik buhul () = 5 m
- Panjang bentang (L) = 7 m
- !udut "ak#erk () = 5$
%
- &inggi jembatan (') = ()5 m
- Lebar lantai kendaraan = 7 m
- Lebar jembatan (B) = * m
- Bahan rangka jembatan = baja Bj 5$
- Letak Lantai Kendaraan = di ba#ah
- Bahan lantai kendaraan = bet%n bertulang + as,al
- -lat !ambung = baut
.iminta :
- Perencanaan dan gambar k%nstruksi jembatan dengan ketentuan
diatas/
- 0ambat k%nstruksi jembatan

1
1
H = 6,5 m
L = 14 = 70 m
= 5 m
Perencanaan Jembatan Baja
1.2 Standar Acuan
.alam ,erencanaan jembatan jalan raya digunakan Ped%man
dan ,eraturan ,embebanan serta syarat teknis lainnya untuk
menca,ai ,erencanaan yang ek%n%mis/
Peraturan yang digunakan dalam ,erencanaan jembatan jalan raya
adalah:
1/ Perencanaan !truktur Baja untuk Jembatan (2!345&565$5)7
$/ Perencanaan !truktur Bet%n untuk Jembatan (2!345&51$5$8)7
6/ Perencanaan Pembebanan Jembatan (2!34 &5$5$5)7
8/ Peraturan Perencanaan Bangunan Baja 4nd%nesia (PPBB4 9 1*:6)7
5/ .a;tar Pr%;il Baja/
Peninjauan ,embebanan didasarkan ,ada 2!34 &5$5$5 yang
dibagi ke,ada dua keadaan rencana yaitu batas daya layan dan batas
daya ultimit/ -ksi rencana dig%l%ngkan kedalam aksi teta, dan
transien) se,erti terlihat ,ada &abel 1/1/ K%mbinasi beban umunya
didasarkan ,ada bebera,a kemungkinan ti,e yang berbeda dari aksi
yang bekerja secara bersamaan/ -ksi rencana ditentukan dari aksi
n%minal yaitu mengalikan aksi n%minal dengan ;akt%r beban yang
memadai/ K%mbinasi beban yang la<im da,at dilihat ,ada &abel 1/5/
&abel 1/1 &i,e -ksi 2encana

2
$
Perencanaan Jembatan Baja
1.3 Aksi eta!
1.3.1 Berat sendiri
Berat sendiri dari bagian bangunan adalah berat dari bagian
tersebut dan elemen struktural lain yang di,ikulnya/ .alam hal ini ada
lah berat bahan dan bagian jembatan yang meru,akan elemen
struktural) ditambah dengan elemen n%n struktural yang diangga,
teta,/
Bahan
!,esi;ikasi Berat 4si
Berat =
!atuan 4si
Kera,atan
>asa
(k3=m
6
) (kg=m
6
)
Cam,uran
aluminium
$()7 $/7$
La,isan ,ermukaan
beras,al
$$) $/$8
Besi tuang 71) 7/$
&imbunan tanah
di,adatkan
17)$ 1/7(
Kerikil di,adatkan 1:): 9 $$)7 1/*$ 9 $/6$
-s,al bet%n $$) $/$8
Bet%n ringan 1$)$5 9
1*)(
Bet%n $$) 9 $5) $/$8 9 $/5(
Bet%n bertulang $6)5 9 $5)5 $/8 9 $/(
Bet%n ,rategang $5) 9 $() $/5( 9 $/(8
Batu ,asangan $6)5 $/8
&imbal 111) 111/8
Lem,ung le,as 1$)5 1/$:
3e%,rin 11)6 1/15
Pasir kering 15)7 9 17)$ 1/( 9 1/7(
Pasir basah 1:) 9 1:): 1/:8 9 1/*$
Lum,ur lunak 17)$ 1/7(
Baja 77) 7/:5
Kayu (ringan) 7): :
Kayu (keras) 11) 1/1$
-ir murni *): 1/
-ir garam 1) 1/$5
Besi tem,a 76)5 7/(:
&abel 1/$ Berat 4si dan Bahan

3
6
Perencanaan Jembatan Baja
1.3.2 Beban mati tamba"an
Beban mati tambahan adalah berat seluruh bahan yang
membentuk suatu beban ,ada jembatan yang meru,akan elemen n%n
struktural/
Kecuali ditentukan lain %leh instansi yang ber#enang) semua
jembatan harus direncanakan untuk bisa memikul beban tambahan
yang beru,a as,al bet%n setebal 5 mm untuk ,ela,isan kembali
dikemudian hari/ Pengaruh dari alat ,elengka, se,erti ,i,a untuk
saluran air bersih) saluran air k%t%r dan lain5lain harus ditinjau/
1.# Aksi ransien
1.#.1 Beban $a$u $intas
&erdiri atas beban lajur ?.@ dan beban truk ?&@
Beban lajur ?.@ bekerja ,ada seluruh lebar jalur kendaraan dan
menimbulkan ,engaruh ,ada jembatan yang eki"alen dengan
suatu iring5iringan kendaraan yang sebenarnya/ Jumlah t%tal
beban lajur ?.@ yang bekerja tergantung ,ada lebar jalur
kendaraan itu sendiri/
Beban truk ?&@ adalah satu kendaraan berat dengan 6 as yang
ditem,atkan ,ada bebera,a ,%sisi dalam lajur lalu5lintas
rencana/ 'anya 1 truk ?&@ ditera,kan ,er lajur lalu5lintas
rencana/
Beban ?.@ akan menjadi ,enentu dalam ,erhitungan jembatan
bentang sedang sam,ai ,anjang) sedangkan beban ?&@
digunakan untuk bentang ,endek dan lantai kendaraan/
a% Beban $ajur &D'
Intensitas dari beban &D'
Beban lajur @.@ terdiri dari beban tersebar merata (B&2) yang
digabung dengan beban garis (B0&) se,erti ,ada 0ambar 1/1/

4
8
Perencanaan Jembatan Baja
0ambar 1/1 Beban Lajur @.@
Beban erba(i )ata *B)%
A = *) kPa untuk L B 6 m
A = *) ()5 + 15=L) kPa untuk L C 6 m
dimana :
A = 4ntensitas beban (kPa)
L = Panjang t%tal jembatan yang dibebani (m)
1 kPa = ):1(6$ t%n=m
$
'ubungan ini da,at dilihat ,ada 0ambar 1/$
0ambar 1/$ Beban @.@) B&2 "s ,anjang yang dibebani

5
5
4ntensitas ,
k3=m
90
o
-rah lalu
lintas
Beban
garis
D.L
Beban tersebar
merata
4ntensitas A kPa
UDL = Uniformly
Distributed Load
Perencanaan Jembatan Baja
Beban &erbagi 2ata (B&2) mungkin harus di,ecah menjadi
,anjang5,anjang tertentu untuk menda,atkan ,engaruh maksimum
,ada jembatan menerus atau bangunan khusus/
Beban +aris *B+%
, = 8*) k3=m
Beban garis (B0&) harus ditem,atkan tegak
lurus terhada, arah lalu5lintas ,ada jembatan/
Dntuk menda,atkan m%men lentur negati;
maksimum ,ada jembatan menerus) B0& kedua yang
identik harus ditem,atkan ,ada ,%sisi dalam arah
melintang jembatan ,ada bentang lainnya/
Pen,ebaran beban &D' !ada ara" me$intan(
Beban @.@ harus disusun ,ada arah melintang
sedemikian ru,a sehingga menimbulkan m%men
maksimum/
Beban @.@ 1 E harus ditem,atkan ,ada lebar
jalur jembatan 5)5 m atau kurang/ Jika lebar jalur lebih
besar 5)5 m) 1 E beban @.@ harus ditem,atkan ,ada
lebar jalur lalu5lintas yang tergantung ,ada jumlah lajur
dimana n
1
F $)75 m ( n
1
= jumlah lajur )) dan 5 E beban
@.@ tambah harus ditem,atkan ,ada seluruh lebar sisa
dari jalur lalu5lintas/
!usunan ,embebanan tersebut da,at dilihat
,ada 0ambar 1/6

6
(
Perencanaan Jembatan Baja
0ambar 1/6 Penyebaran ,embebanan @.@ arah melintang

7
7
Intensitas beban
n
1
x 2,75
b > 5,50 m Penempatan alternatif
n
1
x 2,75
b
50 %
b
b
100 %
Intensitas beban
Intensitas beban
100 %
b < 5,50 m
100 %
50 %
Perencanaan Jembatan Baja
b% Pembebanan truk ''
0ambar 1/8 Pembebanan &ruk ?&@ (5
k3)
&abel 1/6 Beban r%da
Lebar
(mm)
Panjang
(mm)
Beban
(k3)
2%da - 1$5 $ $5)
2%da B 5 $ 11$)5
'anya ada satu kendaraan truk @&@ yang bisa ditem,atkan ,ada
satu lajur lalu5lintas rencana/
c% -akt.r beban dinamis
Dntuk B0& dari @.@ beban:
400
50 L
4 , 0 i
E


&eta,i: )6 B i B )8
.imana: i = Gakt%r beban dinamis
L
H
=Panjang bentang (m)

8
:
5 m 4 s/d 9 m
0.5 0.5
2.75 m
1.75
50 kN 225 kN 225 kN
112,5 kN
200 mm
500 mm
200 mm
20 cm
125 mm
125 mm 500 mm
500 mm
500 mm
112,5 kN
200 mm
200 mm
20 cm
112,5 kN
25 kN
25 kN
112,5 kN
2.75 m
A B B
Perencanaan Jembatan Baja
Gakt%r Beban .inamis (GB.) meru,akan ;ungsi dari ,anjang
bentang eki"alen se,erti tercantum dalam 0ambar 1/5
0ambar 1/5 Gakt%r beban dinamis untuk B0& untuk ,embebanan lajur
@.@
Dntuk bentang menerus:
L
H
=
max av
.
.imana :
L
a"
= ,anjang bentang rata5rata dari kel%m,%k bentang yang
disambungkan secara menerus (m)
L
maF
= ,anjang bentang maksimum dalam kel%m,%k bentang yang
disambung secara menerus (m)
Dntuk ,embebanan truk @&@) GB. diambil 6 E/ 'arga
GB. yang dihitung digunakan ,ada seluruh bagian bangunan
yang berada diatas ,ermukaan tanah/
Dntuk bagian bangunan ba#ah dan ,%ndasi yang berada
diba#ah garis ,ermukaan) harga GB. harus diambil sebagai
,eralihan linier dari harga ,ada garis ,ermukaan tanah sam,ai
n%l ,ada kedalaman $ m/
i = )6 9 )15 F .
Dntuk bangunan yang terkubur) se,erti halnya g%r%ng5
g%r%ng dan struktur baja5tanah) harga GB. jangan diambil
kurang dari 8 E untuk kedalaman n%l dan jangan kurang dari
1 E untuk kedalaman $ m/

9
*
Perencanaan Jembatan Baja
i = )8 9 )15 F .
d% +a,a rem
0aya rem (k3) harus di,erhitungkan senilai 5 E dari
beban @.@ untuk semua lajur lalu5lintas) tan,a dikalikan dengan
;akt%r beban dinamis/
0aya rem tersebut diangga, bekerja h%ris%ntal dalam
arah sumbu jembatan dengan titik tangka, 1): m diatas
,ermukaan lantai kendaraan/
Beban lajur @.@ tidak direduksi bila ,anjang bentang
melebihi 6 m) dan digunakan nilai dari : A = * kPa
0ambar 1/( 0aya rem ,er lajur $)75 m (KBD)
e% Pembebanan untuk !eja$an kaki
0ambar 1/7 Pembebanan untuk ,ejalan kaki
&abel 1/8 Pembebanan untuk ,ejalan kaki

10
1
Perencanaan Jembatan Baja
Beban ,ejalan kaki
(kPa)
!emua elemen dari tr%t%ar dan
jembatan ,enyeberangan yang
langsung memikul ,ejalan kaki
I = 5
Jembatan ,ejalan kaki dan
tr%t%ar ter,isah dengan
bangunan atas jembatan
I = 1=15 F (1( 9
-)
8 B I B 5
Dntuk tr%t%ar yang di,asang
,ada bangunan atas jembatan
I = 1=6 F (1( 9
-)
$ B I B 5
.imana : - = Luas dibebani (m
$
)
-,abila tr%t%ar memungkinkan digunakan untuk kendaraan
ringan atau ternak) maka tr%t%ar harus direncanakan untuk bisa
memikul beban hidu, ter,usat $ k3/
1.#.2 Aksi $in(kun(an
a% Beban an(in
1. Beban an(in !ada ban(unan atas jembatan
0aya angin n%minal daya layan dan ultimate jembatan akibat
angin tergantung kece,atan angin rencana sebagai berikut:
&
HI
= )( C
#
(J
#
)
$
-
b
.imana:
&
HI
= 0aya angin ,ada struktur jembatan (k3)
J
#
= Kece,atan angin rencana (m=det)
C
#
= K%e;isien seret
-
b
= Luas eki"alen bagian sam,ing jembatan (m
$
)
Kece,atan angin rencana harus sesuai dengan &abel 1/5
&abel 1/5 Kece,atan -ngin 2encana J
#

11
11
Perencanaan Jembatan Baja
Keadaan
Batas
Jarak dari ,antai
B 5 km C 5 km
.aya layan 6 m=d $5 m=d
Dltimate 65 m=d 6 m=d
K%e;isien seret (C
#
) harus sesuai dengan &abel 1/(
&abel 1/( K%e;isien !eret C
#
&i,e Jembatan
C
#
Bangunan -tas
>asi;
(1)/($)
b=d = 1) $)1
(6)
b=d = $) 1)5
(6)
b=d = () 1)$5
(6)
Bangunan atas
rangka
1)$
Catatan :
(a) b = lebar keseluruhan jembatan dihitung dari sisi luar sandaran/
d = tinggi bangunan atas) termasuk tinggi bagian sandaran yang
masi;/
(b) Dntuk harga antara dari b=d bisa
diinter,%lasi linier
(c) -,abila bangunan atas mem,unyai
su,erele"asi) C
#
harus dinaikkan sebesar 6 E untuk setia, derajat
su,erele"asi) dengan kenaikan maksimum $5 E/
Luas eki"alen bagian sam,ing
jembatan (-
b
) adalah luas t%tal bagian yang masi; dalam arah
tegak lurus sumbu memanjang jembatan/
Beban angin harus diangga,
bekerja secara merata ,ada seluruh bangunan atas/
Dntuk jembatan rangka) luas
eki"alen diangga, 6 E dari luas yang dibatasi %leh batang5
batang bagian terluar/

12
1$
Perencanaan Jembatan Baja
2. Beban an(in !ada !ermukaan $antai kendaraan
&
HI
= )1$ C
#
(J
#
)
$
-
b
.imana :
&
HI
= &ambahan beban garis merata (k3) akibat angin ,ada jalur
lalu5lintas
jembatan) ditem,atkan ,ada ,ermukaan lantai jembatan
J
#
= Kece,atan angin (m=det)) sama dengan atas
C
#
= K%e;isien seret = 1)$
-
b
= Luas eki"alen bagian sam,ing jembatan (m
$
)
b% Beban (em!a
Ana$isa statis
-nalisa statis) dari cara s,ectral m%da tunggal leleh ,ada
eki"alen k%e;isien geser dasar ,lastis C
,lastic
digunakan untuk me#akili
m%de utama dari getaran/
>inimum beban gem,a rencana harus di,er%leh dari rumus berikut:

E/
0 1
"
. I . 2

.imana:
K
h
= C
,lastic
/!
&
HK
= 0aya geser dasar t%tal dalam arah yang ditinjau (k3)
K
h
= K%e;isien beban gem,a h%ris%ntal
C
,lastic
= K%e;isien geser dasar ,lastis untuk <%na yang sesuai)
,eri%de dan k%ndisi setem,at
4 = Gakt%r ke,entingan (&abel 1/7)
! = Gakt%r ti,e struktur (&abel 1/:)
I
&
= Berat t%tal n%minal bangunan yang mem,engaruhi
,erce,atan gem,a) diambil sebagai beban mati ditambah
beban mati tambahan (k3)

13
16
Perencanaan Jembatan Baja
&abel 1/7 Gakt%r ke,entingan 1
Klasi;ikasi
3ilai minimum
dari 1
1/ Jembatan memuat lebih dari $/
kendaraan = hari) jembatan ,ada jalan
raya utama atau arteri dan jembatan
dimana tidak ada rute alternati"e/
1)$
$/ !eluruh jembatan ,ermanent lainnya
dimana rute alternati"e tersedia) tidak
termasuk jembatan yang direncanakan
untuk ,embebanan lalu5lintas yang
dikurangi
1)
6/ Jembatan sementara (missal : Bailey)
dan jembatan yang direncanakan untuk
,embebanan lalu5lintas yang dikurangi
):
&abel 1/: Gakt%r ti,e bangunan
&i,e
jembatan
(1)
Gakt%r ti,e bangunan !
Jembatan
dengan
daerah sendi
bet%n
bertulang
atau baja
Jembatan dengan daerah sendi
bet%n ,rategang
Prategang
,arsial ($)
Prategang
,enuh ($)
&y,e -
(6)
1) G 1)15 G 1)6 G
&y,e B
(6)
1) G 1)15 G 1)6 G
&y,e C 6) 6) 6)

14
18
Perencanaan Jembatan Baja
1/51.mbinasi !embebanan dan (a,a
K%mbinasi ,ada keadaan batas daya layan
&abel 1/* K%mbinasi beban ,ada batas daya layan
K%mbina
si
Beban
Primer
-ksi &eta, + satu aksi
transien
!ekunder
Primer + /7 (satu aksi
transien lainnya)
&ersier
Primer + /5 (dua atau lebih
aksi transien)
gaya tegangan yang digunakan da,at dilihat ,ada PPPJJ251*:7) ,asal
5/

15
15
Perencanaan Jembatan Baja
BAB II
PE)HIUN+AN LANAI
1ENDA)AAN3 )44A)3 DAN SANDA)AN
2.1 Per"itun(an Lantai 1endaraan
2.1.1 Data Perencanaan
Lebar lantai kendaraan = 7 m
Lebar lantai tr%t%ar = $ F 1 m
Lebar jembatan = * m
Panjang Jembatan = 7 m
&inggi "ak#erk = ()5 m
Jarak gelagar memanjang = $)$5 m
Jarak gelagar melintang = 5 m
&ebal la,isan as,al = 1 cm = )1 m
&ebal ,lat lantai bet%n bertulang = $ cm = )$ m
BJ as,al = $)$ t=m
6
BJ bet%n bertulang = $)8 t=m
6
BJ air = 1 t=m
6
Jak#erk 0elagar
memanjang
&r%t%ar
Lantai kendaraan
0elagar melintang


16
1(
6,50 m
7
m
1)
mm
1)
2,25 m 2,25 m 2,25 m 2,25 m
Perencanaan Jembatan Baja
2.1.2 Pembebanan
a. 5uatan 5ati
- Berat ,lat lantai bet%n bertulang = )$ $)8 1 = )8: t=m
- Berat la,isan as,al = )1 $)$8 1 = )$$8 t=m
- Berat air hujan = )5 1) 1 = )5 t=m
Am = )758 t=m
Kecuali ditentukan lain %leh instansi yang ber#enang) semua
jembatan harus direncanakan untuk bisa memikul beban tambahan
yang beru,a as,al bet%n setebal 5 mm untuk ,ela,isan kembali di
kemudian hari/
b. 5uatan Hidu!
Dntuk ,erhitungan beban lalu lintas ,ada lantai kendaraan)
digunakan beban ?&@ yang meru,akan kendaraan truk semi5trailer
yang mem,unyai susunan dan berat as se,erti ,ada 0ambar $/1/
Berat dari masing5masing as disebarkan menjadi $ beban merata sama
besar yang meru,akan bidang k%ntak antara r%da dengan ,ermukaan
lantai/ .engan beban r%da diambil sebesar 11)$5 t%n/
0ambar $/1 Pembebanan &ruk @&@

17
17
Perencanaan Jembatan Baja
Beban r%da disebar merata ,ada lantai kendaraan berukuran
($)$5 F 5)) m yaitu ,ada jarak antara gelagar memanjang dan gelagar
melintang/ Bidang k%ntak r%da untuk beban 1E adalah ($ F 5) cm
(sumber: 2!34 &5$5$5 hal/$$)/ Penyebaran gaya terhada, lantai
jembatan dengan sudut 85L da,at dilihat ,ada gambar berikut/ -gar
lebih jelasnya da,at dilihat ,ada gambar ,enyebaran gaya terhada,
lantai jembatan sebagai berikut :
Penyebaran 0aya :
a = 5 + $ (
1
=
$
F tebal ,lat bet%n + tebal as,al)
= 5 + $ (
1
=
$
F $ + 1)
= *) cm
b = $+ $ (
1
=
$
F tebal ,lat bet%n + tebal as,al)
0 $ + $ (
1
=
$
F $ + 1)
= () cm
Jadi luas bidang k%ntak setelah ,enyebaran terjadi adalah (* F ()
cm/
A =
axb
T
=
6 , 0 9 , 0
25 , 11
x
= $):66 t=m
$

c. 5uatan An(in

18
1:
P = 11,25T
10
20
50 cm
20 cm
a b
P = 11,25T
aspal
Plat beton
Ly = 5 m
Perencanaan Jembatan Baja
>uatan angin meru,akan muatan sekunder/ Berdasarkan 2!34 &5
$5$5 maka besarnya angin rencana adalah:
C
#
= 1)$ (bangunan atas rangka)
.ikarenakan adanya su,erele"asi sebesar $ E) C
#
dinaikkan
sebesar 6 E untuk setia, derajatnya sehingga dida,at nilai C
#
= 1)$ +
)7$ = 1)$7$
J
#
= 6 m=s
-
b
= (5 F 6)$5) m
= 1()$5 m
$
2eaksi ,ada r%da akibat angin (T
EW
) da,at dihitung)
T
EW
= )1$ C
#
(J
#
)
$
-
b
= )1$ (1)$7$) (6)
$
( 6E F 1()$5)
= 6)8$ k3
= )68$ t
Beban angin ini akan menyebar dengan beban hidu, sehingga
,embebanan akibat beban hidu, + beban angin) adalah :
P = 11)$5 + )68$ = 11)5*$ t%n
2.1.3 Per"itun(an m.men
a. 5.men akibat beban mati *berat sendiri%
Berat sendiri (A) : )758 t=m
Dkuran ,lat : $)$5 m 5) m
Diasumsikan Plat bertumpu pada kedua tumpuan pada arah
memanjang dan terjadi elastis.
>enurut !K !34 9 & 9 15 9 1**1 9 6) m%men ,ada ,lat da,at
dihitung dengan ,eraturan &abel 8/$/b Jis 9 Kusuma 1**7 (skema 4J
d
)
je,it 9 je,it)/
>
lF
= + )1 / A / l
F
$
/ F

19
1*
Lx= 2,25 m
LyLx = 2,22 m
Perencanaan Jembatan Baja
= + )1 / )758/ ($)$5)
$
/ 5*)7(
= + )$$: tm
>
ly
= + )1 / A / l
F
$
/ F
= + )1 / )758/ ($)$5)
$
/ 18)5(
= + )5( tm
>
tF
= 5 )1 / A / l
F
$
/ F
= 5 )1 / )758/ ($)$5)
$
/ :$)88
= 5 )615 tm
>t
M
= 5)1 A LF
$
F
= 5)1 / )758/ ($)$5)
$
5$)15
= 5)1** tm
b. 5.men akibat beban "idu! dan beban an(in
.ihitung berdasarkan PB451*71 ,asal 16/6/1) m%men negati;
rencana harus di angga, menangka, ,ada bidang muka tum,uan
,ersegi) dimana tum,uan5tum,uan bulat atau dengan bentuk lain
harus diangga, sebagai tum,uan bujur sangkar dengan luas yang
sama/
1eadaan I 6
Plat menerima beban satu r%da (di tengah ,lat)
a = * cm 7 b = ( cm
Beban berada di tengah5tengah diantara kedua te,i yang tertum,u

20
$


Ly = 5 m
Lx = 2,25 m
a
b
Perencanaan Jembatan Baja
untuk :
Ly C 6 r LF r = 1=$ (dua tum,uan je,it)
Ly C 6 1=$ $)$5
5 C 6)675 ////////////////(NK)
!ehingga :
Lebar kerja maksimum ,elat dalam arah bentang LF (!a) dicari:
!a = O a + O r LF
= O )* + O P $)$5
= )5(* m
>%men arah bentang LF :
Sa
Mo
Mlx
.i mana >% diangga, sebagai m%men maksimum bal%k di atas dua
tum,uan/
>% = Q P LF = Q / 11)5*$ $)$5 = ()5$1 tm
!ehingga :
Sa
Mo
Mlx
=
8 , 1
521 , 6
= 6)($$ tm=m
>%men di arah bentang Ly (m%men ,%siti; ) :
Ly C $=6 LF
Ly C $=6 $)$5
5 C 1)5 ///////////(NK)
!ehingga :
Ly
a
Mlx
Mly
! 4
1+

=
5
90 , 0 ! 4
1
622 , 3
+

= $)1( tm=m

>%men di arah bentang Ly (m%men negati; ) :

21
$1
Perencanaan Jembatan Baja
Sa
Mo
Mly 10 , 0
8 , 1
521 , 6
10 , 0 Mly
= 5 )6($ tm=m
1eadaan II 6
Beban ter,usat dua r%da simetris terhada, sumbu ,lat/
11 * 1 * 11
" a
Bila beban tidak berdiri di tengah5tengah di antara kedua te,i
yang tidak ditum,u maka)Dntuk :
Ly C r LF r = 1=$ ( dua tum,uan je,it)
Ly C 1=$ 6)
5) C 1)5 ///////////(NK)
sehingga :
>%men akibat - :
!a = O a + Q r LF + "
= O )* + Q 1=$ $)$5 + 1)1
= $)5( m
>%men arah bentang LF :

Sa
Mo
Mlx =
056 , 2
521 , 6
= 6)17$ tm=m
>%men arah bentang Ly :

22
$$
ly = 500 cm
lx = 300 cm
"
#
Perencanaan Jembatan Baja
Ly
a
Mlx
Mly
! 4
1+

=
5
9 , 0 ! 4
1
172 , 3
+
= 1):88 tm=m
>%men akibat B :
untuk :
Ly C r LF r = 1=$ (tum,uan je,it)
Ly C 1=$ $)$5
5 C 1)1$5 //////////////(NK)
sehingga :
!a = O a + Q r LF + "
= O )* + Q 1=$ $)$5 + 6)
= 6)*5( m
>%men arah bentang LF :
Sa
Mo
Mlx =
956 , 3
521 , 6
= 1)(8: tm=m
>%men arah bentang Ly :
Ly
a
Mlx
Mly
! 4
1+

=
5
9 , 0 ! 4
1
648 , 1
+
= )*5: tm=m
.i,er%leh m%men akibat r%da a + r%da b :
>lF = 6)17$ + 1)(8: = 8):$ tm
>ly = 1):88 + )*5: = $):$ tm
Kesim,ulan :
1/ .engan mem,erhatikan kedua keadaan tersebut di atas da,at
disim,ulkan bah#a keadaan 44 (beban $ r%da) yang lebih
menentukan) dimana :
>lF = 8):$ tm
>ly = $):$ tm
$/ >%men yang terjadi seluruhnya ,ada ,lat lantai akibat beban mati
+ beban hidu, + beban angin adalah :
>lF = )$$: + 8):$ = 5)8: tm = 5)8: k3m
>ly = )5( + $):$ = $):5: tm = $:)5: k3m

23
$6
Perencanaan Jembatan Baja
>tF = 5 )615 tm = 5 6)15 k3m
>ti = 5 )1** tm = 5 1)** k3m
2.1.# Perencanaan !enu$an(an !$at $antai kendaraan
.ata ,erencanaan :
mutu baja (;y) = 8 >,a = 8 kg=cm
$
mutu bet%n (;Rc)= $5 >,a = $5 kg=cm
$
Dkuran ,lat bet%n direncanakan :
5 tebal ,lat bet%n (h) = $) cm = $ mm
5 lebar ,lat bet%n tia, 1 m( b ) = 1cm = 1 mm
5 diameter tulangan (.) = 1)8 cm = 18 mm
5 selimut bet%n (,) = 6cm = 6 mm
d = h , )5 d = $ 9 6 9 )5(18) = 1(6 mm
.ari &abel -/$: untuk ;
y
= 8 >,a dan ;R
c
= $5 >,a dan =
): di,er%leh :

min
= )65

maF
= )$6/
C%nt%h ,erhitungan untuk la,angan arah F :
>u = 5)8: k3m 7 b = 1) m 7 d = )1(6 m
k =
2
bd
Mu

=
2
6
163 1000 8 , 0
10 48 , 50

x
= $)678 >Pa
.ari tabel di,er%leh
00631 , 0
karena 0035 , 0 00631 , 0
m$n
> ) maka di,akai
hit

/
53 , 1028 163 1000 00631 , 0 bd As
perlu

mmS
.i,akai tulangan
100 14
) -s = 156*)8 mmS
Perhitungan selanjutnya da,at dilihat di dalam tabel berikut/
&abel tulangan ,lat lantai/
>utu bet%n ;R
c
= $5 >,a) ;
y
= 8 >,a dan = ):/
>%me
n
>u
(k3m)
K=>u=/bd
$
(>Pa)

min
-s ,erlu
(mm
$
)
&ulangan
.i,akai

24
$8
Perencanaan Jembatan Baja
(1) ($) (6) (8) (5) (() (7)
>
lF
5)8: $)678
)(6
1
)6
5
1$:)56 18 5 1
>
ly
$:)5: 1)(*
)81
*
)6
5
($8)61 18 5 1
>
tF
5 6)15 5 )18:
<)6
5
)6
5
57)5 18 5 1
>
ty
5 6)** 5)$5
<)6
5
)6
5
5$1)5 18 5 1
2.2 Per"itun(an Sandaran Jembatan
.ata ,erencanaan :
5 Jarak antar tiang sandaran: $)5 m
5 &inggi sandaran (dari tr%t%ar) : )* m
5 Pr%;il railing : Baja bulat ,i,a ()5 t = 8) (A = 5)57
kg=m)
5 Pr%;il tiang sandaran : Baja bulat ,i,a 11)( t = 8) (A = *)(6
kg=m)
5 >uatan hidu, "ertikal : 1 k3=m = 1 kg=m
5 Beban h%ri<%ntal : 1 k3=m = 1 kg=m
5
leleh
baja : 6( kg=cm
$


baja : $8 kg=cm
$


2.2.2 Pembebanan
a. Sandaran mendatar *rai$in(%
!andaran direncanakan dibuat dari baja bulat ,i,a ()5
dengan data sebagai berikut :
5 A = 5)57 kg=m
5 I
F
= *)81 cm
6

25
$5
&iang
!andaran
!andaran
>endatar
Lantai
&r%t%ar
$)5 m
)* m
Perencanaan Jembatan Baja
Beban yang bekerja :
5 Berat sendiri ,r%;il : 5)57 kg=m
5 Beban h%ri<%ntal : 1 kg=m
5 Beban "ertikal : 1 kg=m
>%men yang timbul :
>F = 1=: A L
$
+ Q P L
= 1=: 5)57 $)5
$
+ Q 1 $)5
= 8)65$ + ($)5
= (():5$ kgm = ((:5)$ kgcm
>y = 1=8 P L

= 1=8 1 $)5
= ($)5 kgm = ($5 kgcm
&egangan yang timbul :

ytb
=
%x
&y
%x
&x
+
=
9,41
6250
41 , 9
2 , 6685
+
= 1678)($$ kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / / (aman)
.engan demikian Pr%;il Baja Bulat U ()5 dengan t = 8 da,at
digunakan sebagai sandaran mendatar/
b. ian( sandaran *)ai$in( -ast%
.irencanakan menggunakan baja bulat ,i,a 11)( dengan t
= 8) mm sebagai tiang sandaran) dengan data sebagai berikut :
- A = *)(6 kg=m
- I
F
= I
n
= $:): cm
6

- i
F
= 6)85 cm
8
- G = 1$)$( cm
$

&inggi tiang sandaran terhitung dari ,a,an lantai tr%t%ar :
' = tinggi tiang sandaran +
1
=
$
tebal ,lat tr%t%ar
= * +
1
=
$
($)

26
$(
Perencanaan Jembatan Baja
= 1 cm = 1) m
Pembebanan "ertikal :
- Berat sendiri ,r%;il = 1) *)(6 =
*)(6 kg
- !andaran mendatar = $ '( x '5,57)100)100** x 2,5 =
516)*6 kg
- Beban muatan hidu, =
1) kg
P = ($6)5(
kg
Berdasarkan 2!34 & $5$5 hal 5() tiang sandaran
direncanakan untuk beban daya layan rencana )75 kPa=m V L dengan
titik tangka, sejarak * cm dari lantai tr%t%ar/
Besar gaya h%ri<%ntal ,ada tiang sandaran :
' = 1 kg=m F $)5 m = $5 kg
>%men yang timbul :
> = $5 kg F * cm
= $$5 kgcm
K%ndisi tum,uan adalah je,it 9 bebas)
l
k
= $L = $ F * = 1: cm
=
m$n
$
+
l
=
3,45
90 , 2
= 5$)178
.ari tabel ,r%;il baja) untuk BJ55$ dida,at ;akt%r tekuk :
= 5$)178 = 1)6:( (inter,%lasi)

&egangan yang timbul :

ytb
=
n
%
&
) -
.
P


=
28,8
22500
) 386 , 1
12,26
623,53


27
$7
90
P
H
Perencanaan Jembatan Baja
= :51)76* kg=cm
$
T tk==
= $8 kg=cm
$
/ / / ..
(aman)
Jadi untuk tiang sandaran da,at di,akai baja bulat ,i,a
11)( dengan t = 8) mm/
BAB III
PE)HIUN+AN +ELA+A) JE5BAAN
3.1 Perencanaan +e$a(ar 5emanjan(
.irencanakan:

28
$:
a
b
$/$5 $/$5 $/$5 $/$5
5/
Perencanaan Jembatan Baja
5 Jarak antara gelagar memanjang = $)$5 m
5 Jarak gelagar melintang = 5 m
5 Lebar tr%t%ar = $ F 1 m
5 Lebar jembatan (B) = * m
5 A
,lat
= )758 t=m
$

A
eA
ty,e a
A
eA
=
2
2 2
! 6
*! ! 3 !'
Ly
q Lx Ly Lx


=
2
2 2
5 6
754 , 0 *! 125 , 1 5 3 ' 125 , 1





= )817 t=m
A
eA
ty,e b
A
eA
= q Lx! !
3
1

= 754 , 0 25 , 2
3
1

= )5(( t=m
3.1.1 Pembebanan
0elagar memanjang direncanakan menggunakan ,r%;il .4295)
dengan data sebagai berikut:
Pr%;il .42 9 5
A = $(: Kg=m
d = $/1 cm
b = 6/5 cm

29
$*
Ly = 5 m
Lx = 1,125
Lx = 2,25 m
Perencanaan Jembatan Baja
IF = (: cm
6
4F =
15:5

cm
8
!F = 68* cm
6
G = 68$ cm
$
h = 5$ cm
Pembebanan r.t.ar
- Berat sendiri ,lat lantai tr%t%ar = )$ $)8 1 =
)8: t=m
- Beban air hujan = )5 1) 1 =
)5 t=m
- Beban hidu, di tr%t%ar = 5 kPa ):1(6$ t=m
$
1=
8):$ t=m

+
A = 8)(1$
t=m
3.1.1.1 +e$a(ar memanjan( 1 7 8
a. Beban teta! *P
5S
dan

P
5A
%
Berat sendiri gelagar (P
>!
) = )$(: t=m
Berat lantai ti,e a (P
>-
) = )817 t=m
Berat tr%t%ar (P
>-
) = 8)(1$ t=m
A
m
= 5)$*7 t=m
>
maF
=
2
8
1
L /

=
8
1
5)$*7 5
$
= 1()556 tm
.
maF
= L /
2
1
=
2
1
5)$*7 5 = 16)$86 t
b. Beban transien
1. Beban 'D' *
D
%

30
6
Perencanaan Jembatan Baja
Beban erba(i )ata *B)%
>enurut 2!34 &5$5$5) beban @.@ terdiri dari beban terbagi
rata (B&2) digabung dengan beban garis (B0&)/ Dntuk jembatan
dengan ,anjang bentang L C 6 meter maka B&2 untuk satu jalur lalu
lintas adalah:
A = *) ()5 + 15=L) kPa
1 kPa = ):1(6$ t%n=m
$
A = *) ()5 + 15=7) F ):1(6$ t%n=m
$
F $)$5 mR
A = 11):7 t=m
A

=
75 , 2
807 , 11
F $)$5 = *)(( t=m
Beban +aris er!usat *B+%
>enurut 2!34 &5$5$5) beban garis (B0&) adalah , = 8* k3=m
= 8)* t=m F $)$5 mR = 11)$5 t/
-akt.r Beban Dinamis *-BD%
Gakt%r beban dinamis untuk B0& dari beban @.@ adalah:
L
H
=
max av
.
= 70 5
= 1:)7:
400
50 L
4 , 0 i
E


400
50 708 , 18
4 , 0

i
= )87:
!esuai ,eraturan 2!34 & $5$5) nilai GB. untuk beban @.@ )6
B i B )8) maka diambil )8/
- >%men yang timbul:

31
61
Perencanaan Jembatan Baja
>
ytb
= i / ( Q / P / L + 1=: / A / L
$
)
= 1)8 / ( Q / 11)$5 / 5 + 1=: / *)(( / 5
$
)
= 8*)8:1 tm
- 0aya lintang yang timbul:
.
ytb
= i / ( P / P + P / A / l )
= 1)8 ( P / 11)$5 + P / *)(( / 5)
= 61):(7 t
2. Beban an(in *
E2
%
Besarnya angin rencana yang bekerja ,ada bentang gelagar
memanjang berdasarkan 2!34 &5$5$5 da,at dilihat ,ada B-B 44
halaman 1$) yaitu
T
EW
= )68$ t%n
- >%men yang timbul:
> = Q F T
EW
F l = Q F )68$ F 5 = )8$: tm
- 0aya lintang yang timbul:
. = P F T
EW
= P F )68$ = )171 t
3. Beban (em!a *
E/
%
Berdasarkan 2!34 &5$5$53 minimum beban gem,a rencana
harus di,er%leh dari rumus berikut:
&
HK
= K
h
/ 4 / I
&
.imana:
&V
HK
= gaya geser dasar t%tal dalam arah yang ditinjau (k3)
K
h
= C ! = k%e;isien beban gem,a h%ri<%ntal
C = k%e;isien geser dasar untuk daerah) #aktu) dan k%ndisi
setem,at yang sesuai = )1$ (tanah sedang di daerah gem,a
5)
4 = ;akt%r ke,entingan = 1)$
! = ;akt%r ti,e bangunan = 1) G
G = ;akt%r ,erangkaan

32
6$
Perencanaan Jembatan Baja
= 1)$5 9 )$5 n 7 n = jumlah sendi ,lastis = 1
I
&
= berat t%tal n%minal bangunan yang mem,engaruhi
,erce,atan gem,a) diambil sebagai beban mati ditambah
beban mati tambahan(k3) = 5$)*7 k3
!ehingga :
K
h
= C !
= )1$ F 1) F (1)$5 9 )$5 F 1) = )187
&
HK
= K
h
/ 4 / I
&
= )187 F 1)$ F 5$)*7 F $)$5
= $1)$8 k3 = $)1$ t
>aka :
- >%men yang timbul:
> = Q F &
HK
F L = Q F $)1$ F 5 = $)($7 tm
- 0aya lintang yang timbul :
. = P F &
HK
= P F $)1$ = 1)51 t
#. +a,a rem *
B
%
Berdasarkan 2!34 & $5$5) besarnya gaya ini di,erhitungkan
5E dari muatan ?.@ tan,a ;akt%r beban dinamis dan diangga, bekerja
h%ri<%ntal dengan titik tangka, setinggi h = 1): m diatas lantai
kendaraan/
Jarak gaya yang bekerja adalah:
' = h + as,al + tebal ,lat lantai
= 1): + )1 + )$
= $)1 m
Beban lajur @.@ tidak direduksi bila ,anjang bentang melebihi 6
m) dan digunakan nilai dari : A = * kPa
2 = 5 E F * F ):1(6$ t=m
$
F $)$5 mR
= ):$( t
- >%men yang timbul:
> = 2 F ' = ):$( F $)1 = 1)765 tm

33
66
Perencanaan Jembatan Baja
- 0aya lintang yang timbul:
. = P F 2 = P F ):$( = )816 t
c. 1.mbinasi beban
>%men akibat beban teta, (P
>!
dan

P
>-
) = 1()556 tm
>%men akibat beban hidu, ?.@ (&
&.
) = 8*)8:1 tm
>%men akibat beban angin (&
HI
) = )8$: tm
>%men akibat beban gem,a (&
HK
) = $)($7 tm
>%men akibat rem (&
&B
) = 1)765 tm
4/ K%mbinasi ,rimer = beban teta, + satu beban transien
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
= 1()556 + 8*)8:1
= (()68 tm
44/ K%mbinasi sekunder = beban ,rimer + )7 (satu beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )7 (&
HI
)
= (()68 + )7 ()8$:)
= (()668 tm
444/ K%mbinasi tersier = beban ,rimer + )5 (dua atau lebih beban
transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )5 (&
HK
+ &
&B
)
= (()68 + )5 ($)($7 + 1)765)
= (:)616 tm
.ari k%mbinasi beban diatas) yang menentukan adalah
k%mbinasi tersier dengan m%men sebesar (:)616 tm/
0aya lintang akibat beban teta, (P
>!
dan

P
>-
) = 16)$86 t
0aya lintang akibat beban hidu, ?.@ (&
&.
) = 61):(7 t
0aya lintang akibat beban angin (&
HI
) = )171 t

34
68
Perencanaan Jembatan Baja
0aya lintang akibat beban gem,a (&
HK
) = 1)51 t
0aya lintang akibat rem (&
&B
) = )816 t
K%mbinasi ,rimer = beban teta, + satu beban transien
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
= 16)$86 + 61):(7
= 85)11 t
K%mbinasi sekunder = beban ,rimer + )7 (satu beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )7 (&
HI
)
= 85)11 + )7 ()171)
= 85)$6 t
K%mbinasi tersier = beban ,rimer + )5 (dua atau lebih beban
transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )5 (&
HK
+ &
&B
)
= 85)11 + )5 (1)51 + )816)
= 85):8$ t
.ari k%mbinasi beban diatas) yang menentukan adalah
k%mbinasi tersier dengan gaya lintang sebesar 85):8$ t/
3.1.1.2 1.ntr.$ te(an(an dan $endutan
&egangan n%rmal
2
5
x
ma+s
lt
+0cm 46 , 1404
6080 0,8
10 313 , 68
%
&
1

lt
= 188)8( kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
W/W(aman)
&egangan geser
2
3
x
x
+0cm 031 , 482
158050 1 , 2
3490 x 10 x 842 , 5 4
2 ! 3
4 ! 5
6
x
= )5: F = )5: F $8 = 16*$ kg=cm
$

= 8:$)61 kg=cm
$
T = 16*$ kg=cm
$
WW/
(aman)
Lendutan
Lendutan maksimum (PPBB4 1*:8 : 1():

35
65
Perencanaan Jembatan Baja
; = L = $5 = 5 = $5 = $ cm
Jumlah beban terbagi rata yang diterima gelagar memanjang:
A = muatan terbagi rata akibat b/ mati + muatan terbagi rata akibat
b/ hidu, @.@
A = 5)$*7 + *)(( = 18)*57 t=m = 18*)57 kg=cm/
Jumlah beban ter,usat (P):
P = b/ angin + b/ gem,a + b/ hidu, ter,usat + b/rem
P = )68$ + $)1$ + 11)$5 + ):$( = 18)$*5 t = 18$*5 kg
Lendutan yang terjadi:
158050 x 10 ! 2,1 x 48
'500* x 14295
158050 x 10 ! 2,1 384
'500* 49,57 1 x 5
2 ! 7 ! 48
l ! P
2 ! 7 ! 384
l ! / ! 5
8
6
3
6
4
x
3
x
4
ytb
+ +
x
x
;
ytb
= )87* cm T ; = $ cm WW/(aman)
Jadi ,r%;il tersebut diatas da,at digunakan untuk gelagar
memanjang/
3.1.1.3 +e$a(ar memanjan( 23 3 7 #
a. Beban teta! *P
5S
dan

P
5A
%
Berat sendiri gelagar (P
>!
) = )$(: t=m
Berat lantai $ F ti,e a (P
>-
) = ):68 t=m
A
m
= 1)1$ t=m
>
maF
=
2
8
1
L /

=
8
1
1)1$ 5
$
= 6)856 tm
.
maF
= L /
2
1
=
2
1
1)1$ 5 = 1):67 t
Perhitungan beban transien yaitu beban ?.@) beban angin)
beban gem,a) gaya rem sama se,erti ,ada ,erhitungan gelagar
memanjang 1 dan 5/
b. 1.mbinasi beban
>%men akibat beban teta, (P
>!
dan

P
>-
) = 6)856 tm
>%men akibat beban hidu, ?.@ (&
&.
) = 8*)8:1 tm
>%men akibat beban angin (&
HI
) = )8$: tm

36
6(
Perencanaan Jembatan Baja
>%men akibat beban gem,a (&
HK
) = $)($7 tm
>%men akibat rem (&
&B
) = 1)765 tm
K%mbinasi ,rimer = beban teta, + satu beban
transien
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
= 6)856 + 8*)8:1
= 5$)*68 tm
K%mbinasi sekunder = beban ,rimer + )7
(satu beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )7 (&
HI
)
= 5$)*68 + )7 ()8$:)
= 56)$68 tm
K%mbinasi tersier = beban ,rimer + )5 (dua atau
lebih beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )5 (&
HK
+ &
&B
)
= 5$)*68 + )5 ($)($7 + 1)765)
= 55)115 tm
.ari k%mbinasi beban diatas) yang menentukan adalah
k%mbinasi tersier dengan m%men sebesar 55)115 tm/
0aya lintang akibat beban teta, (P
>!
dan

P
>-
) = 1):67 t
0aya lintang akibat beban hidu, ?.@ (&
&.
) = 61):(7 t
0aya lintang akibat beban angin (&
HI
) = )171 t
0aya lintang akibat beban gem,a (&
HK
) = 1)51 t
0aya lintang akibat rem (&
&B
) = )816 t
K%mbinasi ,rimer = beban teta, + satu beban
transien
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
= 1):67 + 61):(7

37
67
Perencanaan Jembatan Baja
= 66)78 t
K%mbinasi sekunder = beban ,rimer + )7
(satu beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )7 (&
HI
)
= 66)78 + )7 ()171)
= 66):$8 t
K%mbinasi tersier = beban ,rimer + )5 (dua atau
lebih beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )5 (&
HK
+ &
&B
)
= 66)78 + )5 (1)51 + )816)
= 68)86( t
.ari k%mbinasi beban diatas) yang menentukan adalah
k%mbinasi tersier dengan gaya lintang sebesar 68)86( t/
3.1.1.# 1.ntr.$ te(an(an dan $endutan
&egangan n%rmal
2
5
x
ma+s
lt
+0cm 121 , 1133
6080 0,8
10 115 , 55
%
&
1

lt
= 1166)1$1 kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
W/W
(aman)
&egangan geser
2
3
x
x
+0cm 749 , 985
58050 1 , 2
x3490 10 x 436 , 34
2 ! b
4 ! 5
6
x
= )5: F = )5: F $8 = 16*$ kg=cm
$

= *:5)78* kg=cm
$
T = 16*$ kg=cm
$
WW/
(aman)
Lendutan
Lendutan maksimum (PPBB4 1*:8 : 1():
; = L = $5 = 5 = $5 = $ cm

38
6:
Perencanaan Jembatan Baja
Jumlah beban terbagi rata yang diterima gelagar
memanjang:
A = muatan terbagi rata akibat b/ mati + muatan terbagi
rata akibat b/ 'idu, @.@
A = 1)1$ + *)((= 1)7($ t=m = 17)($ kg=cm/
Jumlah beban ter,usat (P):
P = b/ angin + b/ gem,a + b/ hidu, ter,usat + b/rem
P = )68$ + $)1$ + 11)$5 + ):$( = 18)$*5 t = 18$*5
kg
Lendutan yang terjadi:
x158050 10 ! 2,1 x 48
'500* x 14295
158050 x 10 ! 2,1 384
'500* 620 , 107 x 5
2 ! 7 ! 48
l ! P
2 ! 7 ! 384
l ! / ! 5
8
6
3
6
4
x
3
x
4
ytb
+ +
x
x
;
ytb
= )67( cm T ; = $ cm WW/(aman)
jadi ,r%;il tersebut diatas da,at digunakan untuk gelagar
memanjang/
3.2. +e$a(ar 5e$intan(
0elagar melintang direncanakan menggunakan ,r%;il .4297)
dengan data sebagai berikut:
A = $** kg=m = )$** t=m
G = 6:1 cm
$
/
I
F
= *16 cm
6
!
F
= 5$$ cm
6
4F = 6$817cm
8
b = 6)6 cm
d = $)1 cm
h = 71)$ cm
a. Beban eta!
Berat sendiri ,r%;il = )$** t=m
Berat lantai ($ F A
eA
ti,e b) = 1)16$ t=m +
A = 1)861 t=m

39
6*
Perencanaan Jembatan Baja
>
maF
=
2
8
1
L /

=
8
1
1)861 *)7
$
= 1():6 tm
.
maF
= L /
2
1
=
2
1
1)861 *)7 = 5)5(( t
Beban mati ter,usat dari gelagar memanjang 1 dan 5
Berat sendiri gelagar (P
>!
) = )$(: t=m
Berat lantai ti,e a (P
>-
) = )817 t=m +
P = )(:5 t=m
P = )(:5 F 5 = 6)8$5 t
Beban sandaran
5 Berat sendiri ,r%;il = 1 F *)(6 F $ = 1*)$( kg =
)1*6 t
5 !andaran mendatar = $ F 5 F 5)57 = 55)7 kg
= )557 t
5 Beban muatan hidu, = 1 kg =
)1 t +
P = 178)*( kg = )175 t
P
1
= 6)8$5 + )175 t = 6)( t
Beban mati ter,usat dari gelagar memanjang $)6) dan 8
Berat sendiri gelagar (P
>!
) = )$(: t=m
Berat sendiri lantai $ F ti,e a (P
>-
) = ):68 t=m +
P = 1)1$ t=m
P
$
= 1)1$ F 5 = 5)51 t
2eaksi tum,uan :
2
-
= 2
B
= ( (($ F P
1
) + ($ F P
$
))
= ( (($ F 6)() + ($ F 5)51))
= *)11 t
>%men yang timbul :
>
maks
= (2
-
F 8):5) + (P
1
F 8)5) + (P
$
F 1)5)
= (*)11 F 8):5) + (6)( F 8)5) + (5)51 F 1)5)

40
8
Perencanaan Jembatan Baja
= 1*)71: tm
0aya lintang yang timbul :
.
maks
= 2
-
= *)11 t

>
maks
= 1():6 + 1*)71: = 6()58: tm
.
maks
= 5)5(( + *)11 = 18)(7( t
b. Beban transien
1. Lajur 'D'
Beban erba(i )ata *B)%
>enurut 2!34 &5$5$5) beban @.@ terdiri dari beban terbagi
rata (B&2) digabung dengan beban garis (B0&)/ Dntuk jembatan
dengan ,anjang bentang L C 6 meter maka B&2 untuk satu jalur lalu
lintas adalah :
A = *) ()5 + 15=L) kPa
1 kPa = ):1(6$ t%n=m
$
A = *) ()5 + 15=7) F ):1(6$ t%n=m
$
F 5 mR
A = $()$6* t=m
A
1E
=
75 , 2
q
1E =
75 , 2
239 , 26
F 1E 0 *)581 t=m
A
5E
=
75 , 2
q
5E =
75 , 2
239 , 26
F 5E = 8)771 t=m
Beban +aris er!usat *B+%
>enurut 2!34 &5$5$5) beban garis (B0&) adalah , = 8* k3=m
= 8)* t=m/ Besarnya muatan yang diterima %leh gelagar melintang
adalah:
P
1E
=
75 , 2
q
1E =
75 , 2
9 , 4
F 1E = 1)7:$ k3=m
P
5E
=
75 , 2
q
5E =
75 , 2
9 , 4
F 5E = ):*1 k3=m

41
81
Perencanaan Jembatan Baja
Distribusi beban terba(i rata *5%
Beban yang bekerja di atas gelagar melintang didistribusikan
secara merata searah gelagar melintang/ Beban tersebut adalah berat
gelagar melintang) berat ,lat lantai dan beban hidu, garis/ !edangkan
beban yang lainnya didistribusikan searah gelagar memanjang atau
dijadikan beban ter,usat/
Pelim,ahan beban:
Berat gelagar melintang = )$** t=m
Berat ,lat lantai ($ ti,e b) = 1)16$ t=m
A1 = Berat gelagar melintang
A1 = )$** t=m
A$ = Berat gelagar melintang + Berat ,lal lantai ($ F ti,e b) +
Berat tr%t%ar
A$ = )$** + 1)16$ + 8)(1$ = ()86 t=m
A6 = Berat gelagar melintang + Berat ,lal lantai ($ F ti,e b)
+Berat 5 E
A6 = )$** + 1)16$ + 8)771 = ()$$ t=m
A8 = Berat gelagar melintang + Berat ,lal lantai ($ F ti,e b)
+Berat 1 E
A8 = )$** + 1)16$ + *)581 t = 1)*7$ t=m

42
8$
Perencanaan Jembatan Baja
2eaksi tum,uan:
2
-
= P X($ F A1 F L
1
) + ($ F A
$
F L
2
) + ($ F A
6
F L
6
) + (A
8
F L
8
)Y
= P X($ F )$** F )65) + ($ F ()86 F 1) + ($ F ()$$ F )75)
+ (1)*7$ F 5)5)Y
= 8)8:( t
>
maF
= 2-(8):5) 9 A
1
L
1
(8)(75) 9 A
$
L
$
(8) 9 A
6
L
6
(6)1$5) 5 P A
8
L
8
(1)765)
= (8)8:()(8):5) 9 ()$**)()65)(8)(75) 9 (()86)(1)(8) 9 (()$$)
()75) (6)1$5) 5 P (1)*7$)(5)5)(1)765)
= 18):* tm
.
maks
= 2- = 8)8:( t
$/ Beban angin (-)
Besarnya gaya angin yang bekerja ,ada tengah bentang gelagar
melintang sama dengan gaya angin yang bekerja ,ada gelagar
memanjang/ Berdasarkan 2!34 &5$5$5 maka besarnya angin
rencana adalah: T
EW
= )68$ t
- >%men yang timbul :
> = Q F T
EW
F l = Q F )68$ F 5 = )8$: tm
- 0aya lintang yang timbul :
. = P F T
EW
= P F )68$ = )171 t
3. +a,a )em *)%
>enurut 2!34 &5$5$5 halaman 1:) 0aya rem harus
di,erhitungkan senilai 5 E dari beban @.@ untuk semua lajur lalu5
lintas) tan,a dikalikan dengan ;akt%r beban dinamis dan diangga,
bekerja h%ri<%ntal dengan titik tangka, setinggi 1): m di atas lantai
kendaraan/ !ama halnya dengan hitungan ,ada gelagar memanjang:
- >%men yang timbul:
> = 2 F ' = 1)1$ F $)1 = $)618$ tm
- 0aya lintang yang timbul:
. = P F 2 = P F 1)1$ = )551 t
#. Akibat muatan (em!a

43
86
Perencanaan Jembatan Baja
Berdasarkan 2!34 &5$5$5) >inimum beban gem,a rencana
yaitu )17: t%n/ >aka:
&
HK
= )187 F 1)$ F (1)861 F 5) = 1)$($ t
- >%men yang timbul:
> = Q F &
HK
F L = Q F 1)$($ F 5 = 1)57: tm
- 0aya lintang yang timbul:
. = P F &
HK
= P F 1)$($ = )(61 t
c. 1.mbinasi beban
>%men akibat beban teta, (P
>!
dan

P
>-
) = 6()58: tm
>%men akibat beban hidu, ?.@ (&
&.
) = 18):* tm
>%men akibat beban angin (&
HI
) = )8$: tm
>%men akibat beban gem,a (&
HK
) = 1)57: tm
>%men akibat rem (&
&B
) = $)618 tm
K%mbinasi ,rimer = beban teta, + satu beban transien
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
= 6()58: + 18):*
= 181)657 tm
K%mbinasi sekunder = beban ,rimer + )7 (satu beban
transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )7 (&
HI
)
= 181)657 + )7 ()8$:)
= 181)(5( tm
K%mbinasi tersier = beban ,rimer + )5 (dua atau
lebih beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )5 (&
HK
+ &
&B
)
= 181)657 + )5 (1)57: + $)618)
= 186)66 tm

44
88
Perencanaan Jembatan Baja
0aya lintang akibat beban teta, (P
>!
dan

P
>-
) = 18)(7( t
0aya lintang akibat beban hidu, ?.@ (&
&.
) =
8)8:( t
0aya lintang akibat beban angin (&
HI
) = )171 t
0aya lintang akibat beban gem,a (&
HK
) = )(61 t
0aya lintang akibat rem (&
&B
) =
)551 t
K%mbinasi ,rimer = beban teta, + satu beban transien
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
= 18)(7( + 8)8:(
= 55)1($ t
K%mbinasi sekunder = beban ,rimer + )7 (satu beban
transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )7 (&
HI
)
= 55)1($ + )7 ()171)
= 55)$:$ t
K%mbinasi tersier = beban ,rimer + )5 (dua atau
lebih beban transien)
= P
>!
+

P
>-
+ &
&.
+ )5 (&
HK
+ &
&B
)
= 55)1($ + )5 ()(61 + )551)
= 55)756 t
d. 1.ntr.$ te(an(an $entur
&egangan lentur

ytb
=
9
ma+s
%
&
=
9130 0,8
10 303 , 143
5

= *(1)*: kg=cm
$
T1 = $8
kg=cm
$
(aman)
&egangan geser
6 = )5: F $8 = 16*$ kg=cm
$

45
85
Perencanaan Jembatan Baja

ytb
=
x
x
2 ! b
4 ! 5
=
324170 1 , 2
5220 10 753 , 55
3


= 8 kg=cm
$
T6 = 16*$
kg=cm
$
(aman)
Jadi ,r%;il tersebut diatas da,at digunakan untuk gelagar
melintang/
BAB I9
PE)HIUN+AN 9A12E)1
Pembebanan yang di,erhitungkan:
1/ >uatan mati)
$/ >uatan hidu,)
6/ >uatan angin/
#.1 5uatan 5ati
Berat sendiri $ (dua) buah "ak#erk menurut Prof. Ir. Loa Wan
Kiong - !"# (Konstru$si %a&a ' ( )alaman #*) adalah:
0 = ($ + 6/L) kg=m
$
Z L = ,anjang bentang = 7 m
= ($ + 6 / 7) = $6 kg=m
$
Beban seluruh jembatan untuk $ "ak#erk:
!emua beban yang bekerja ,ada jembatan dilim,ahkan ke
"ak#erk se,anjang 7 m/ Dntuk ,erhitungan "ak#erk) lebar jembatan

46
8(
Perencanaan Jembatan Baja
diambil *) m/ Panjang gelagar melintang yang direncanakan adalah
*)7 m/ Berat sendiri "ak#erk berdasarkan rumus di atas adalah:
Berat "ak#erk = $ F (7 m F ()5 m F $6 kg=m
$
) = $*6 kg
Beban seluruh jembatan untuk $ (dua) "ak#erk adalah:
a/ Berat "ak#erk (digunakan ,r%;il IG ( F 6) berat 175 kg=m):
Batang atas = 1$ F 5 F 175 = 15 kg
Batang ba#ah = 18 F 5 F 175 = 1$$5 kg
Batang "ertikal = 16 F ()5 F 175 = 187:7)5kg
Batang diag%nal = 18 F :)$ F 175 = $* kg +
&%tal = 57($7)5
kg
Berat $ "ak#erk = $ F 57($7)5 = 115$55 kg
b/ Berat gelagar:
: 0/ >emanjang (.4295) = $(: kg=m F 7 m F 5 =
*6: kg
: 0/ >elintang (.42 97) = 68* kg=m F $8 m F 11 =
8658)5 kg
c/ Lantai kendaraan:
: Plat lantai = )$ m F * m F 7 m F $8 kg=m
6
= 6$8 kg
: La,/ -s,al = )1 m F * m F 7 m F $$ kg=m
6
= 16:( kg
: -ir hujan = )$ m F * m F 7 m F 1 kg= m
6
= 1$(
kg
d/ Lantai tr%t%ar:
: Plat lantai = $ F X)$ m F 1) m F 7 m F $8 kg=m
6
Y
= (7$ kg

47
87
Perencanaan Jembatan Baja
: -ir hujan = $ F X)$ m F 1) m F 7 m F 1 kg= m
6
Y
= $: kg
e/ !andaran:
: &iang sandaran = $ F X$: F 1) m F *)(6 kg=mY = 56*)$:kg
: !andaran h%ri<%ntal = $ F X$ F 7 m F 5)57 kg=mY
= 155*)( kg
:. 4katan angin
$5 E dari berat "ak#erk = 115$55 F $5 E = $::16)75 kg +
P = :77$)16 kg
Berat yang diterima %leh 1 (satu) "ak#erk adalah:
=
2
13 , 807072
= 8656()(5 kg = 86)56( t
Beban yang diterima %leh tia, titik buhul (P) adalah:
=
14
403536,065
= $::$8)5 kg = $:):$8 t
0aya yang bekerja ,ada titik buhul te,i=ujung (PP) adalah:
=
2
28824,005
= 1881$)$ kg = 18)81$ t
2eaksi tum,uan:
2
-
= 2
B
= P F (8656()(5)= $17(:)66 kg = $1)7(: t
Perhitungan gaya batang (akibat muatan mati) dilakukan
dengan menggunakan crem%na) da,at dilihat ,ada lam,iran/
.ari ,erhitungan gaya batang akibat muatan mati dengan
menggunakan crem%na di,er%leh besar gaya batang sebagai berikut:
&abel /8/1 0aya Batang -kibat >uatan >ati

48
8:
Perencanaan Jembatan Baja
#.2 5uatan Hidu!
Lebar jalur kendaraan * m) muatan hidu, (.) bekerja
se,enuhnya (1 E) hanya untuk jalur selebar 5)5 m) sedangkan
selebihnya $ F )75 m dibebani hanya 5 E muatan hidu, (.)/ >uatan

#atan0
;aya #atan0
' ton *
#atan0
;aya #atan0
' ton *
"1 = "12 :266,075 <1 = <13 28,824
"2 = "11 :266,075 <2 = <12 0,000
"3 = "10 :443,453 <3 = <11 28,824
"4 = "9 :443,453 <4 = <10 0,000
"5 = "8 :532,150 <5 = <9 28,824
"6 = "7 :532,150 <6 = <8 0,000
<7 38,349
#1 = #14 144,120 51 = 514 :236,374
#2 = #13 144,120 52 = 513 200,009
#3 = #12 365,848 53 = 512 :163,653
#4 = #11 365,848 54 = 511 127,287
#5 = #10 498,886 55 = 510 :90,198
#6 = #9 498,886 56 = 59 54,555
#7 = #8 543,241 57 = 58 :18,191
49
8*
Perencanaan Jembatan Baja
tersebut terbagi menjadi muatan terbagi rata (A) dan muatan garis (P)
(2!34 &5$5$5 halaman 1*)/ Dntuk jembatan dengan ,anjang
bentang L C 6 m) maka B&2 untuk satu jalur lalu lintas adalah :
A = *) ()5 + 15=L) kPa
1 kPa = ):1(6$ t%n=m
$
A = *) ()5 + 15=7) F ):1(6$ t%n=m
$

A = 5)$8: t= m
$
A
1E
=
75 , 2
q
F 5)5 F 1E =
75 , 2
248 , 5
F 5)5 F 1E =
1)8*( t=m
A
5E
=
75 , 2
q
F )75 F 5E =
75 , 2
248 , 5
F )75 F 5E =
)71( t=m
Kemudian di,erhitungkan beban hidu, tr%t%ar sbb:
A
tr%t%ar
= (I) = 5 F ):1(6$ t=m
$
F 1 mR
= 8):$ t=m
>aka Jadi) beban terbagi rata t%tal (A
t%tal
) yang timbul adalah:
A
t%tal
= A
1E
+ A
5E
+ A
= 1)8*( + )71( + 8):$ = 15)$*8 t=m
Beban +aris er!usat *B+%
>enurut 2!34 &5$5$5) beban garis ter,usat (B0&) adalah , =
8* k3=m = 8)* t=m
P
1E
=
75 , 2
9 , 4
F 5)5 F 1E = *): t
P
5E
=
75 , 2
9 , 4
F )75 F 5E = )((: t
-akt.r Beban Dinamis *-BD%
Gakt%r beban dinamis untuk B0& dari beban @.@ adalah :
L
H
=
max av
.

50
5

B1
-
C . H G 0 ' 4 J K L > 3 N
B
P K 2 ! & D J I [ M \ -] B]
B$ B6 B8 B5 B( B7 B: B* B1 B11 B1$ B16 B18
-1 -$ -6 -8 -5 -( -7 -: -* -1 -11 -1$
J1
.1
J$ J6 J8 J5 J( J7 J: J* J1 J11 J1$ J16
.$ .6 .8 .5 .( .7 .: .* .1 .11 .1$ .16 .18
B1
.1
-
C
P
2a
a
a
Perencanaan Jembatan Baja
= 60 5
= 17)6$1
400
50 L
4 , 0 i
E


400
50 321 , 17
4 , 0

i
= )8:$
!esuai ,eraturan 2!34 & $5$5) nilai GB. untuk beban lajur
@.@ berkisar )6 B i B )8) maka diambil )8/
Jadi) beban t%tal (P t%tal) yang timbul adalah:
P
t%tal
= K X P
5E
+ P
1E
Y
= 1)8 X)((: + *):Y
= 18)(55 t%n
>uatan P dan A meru,akan beban bergerak yang secara
bersama5sama berjalan di atas jembatan/ 0aya5gaya batang akibat
beban hidu, dihitung dengan meto3e 0a=$s pen0a=>?!
4.2.1. Perhitungan Ordinat Garis Pengaruh
@nt>+ menca=$ 0aya:0aya batan0 3en0an 0a=$s pen0a=>?, ma+a 3$pa+a$
beban 8$+t$8 sebesa= 1 ton yan0 3$leta++an pa3a p>sat momen nas$n0:mas$n0
batan0 atas!
= 5$L
sin = )7::
c%s = )(1(
-/ P%t%ngan a9 a

51
51
B$
-1
.$
-
C .
K P
2a
b
b
B6
-$
.6
2a
-
C .
K P 2
H c
c
Perencanaan Jembatan Baja
a/ 1 t%n dititik - ( 2
-
= 1 t%n)
J =
2
-
9 1 + .
1
sin =
.
1
sin =
.
1
=
' =
B
1
+ .
1
c%s =
B
1
=
b/ 1 t%n di C ( 2
-
= 16=18 t)
>
,
=
2
-
(5) 5 B
1
(()5) =
B
1
= )718 t
' =
B
1
+

.
1
c%s =
B
1
= 5 1)15* t
B/ P%t%ngan b 9 b
a/ 1 t%n di titik C (2
-
= 16=18 t) b/ 1 t%n di titik . (2
-
= 1$=18
t )
>
,
= >
,
=
2
-
(5) 9 B
$
(()5) = 2
-
(5) + 1 (5) 9 B
$
(()5)
=
B
$
= )718 t B
$
= 1)8$*
t
>
.
= >
.
=
2
-
(1) 9 1 (5) + -
1
(()5) = 2
-
(1) + 1 (5) 9 B
$
(()5) =
-
1
= 5)(5* t -
1

= 5 1)61* t
J = J =
2
-
9 1 9 .
$
sin A = 2
-
9 .
$
sin A =
.
$
= 5 )* .
$
= 1)::
t

C/ P%t%ngan c 9 c

52
5$
B8
-6
.8
2a
-
C .
K P 2
H G
!
d
d
B5
-8
.5
2a
-
C .
K
P 2
H G
!
0
&
e
e
Perencanaan Jembatan Baja
a/ 1 t%n di titik . (2
-
= 1$=18 t) b/ 1 t%n di titik H (2
-
=
11=18 t) >
2
= >
2
=

2
-
(15) 5 1 (5) 9 B
6
(()5) = 2
-
(15) 9 B
6
(()5)
=
B
6
= 1)$* t B
6
=
1):16 t
>
.
= >
.
=
2
-
(1) + -
$
(()5) = 2
-
(1) + 1(5) + -
$
(()5) =

-
$
= 5 1)61* t -
$
= 51)*7: t
J = J =
2
-
9 1 + .
6
sin A = 2
-
+ .
6
sin A =
.
6
= )1:1 t .
6
= 5 )**7 t
./ P%t%ngan d 9 d

a/ 1 t%n di titik H (2
-
= 11=18 t) b/ 1 t%n di titik
G (2
-
= 1=18 t)
>
2
= >
2
=
2
-
(15) + 1 (5)

5 B
8
(()5) = 2
-
(15) + 1(5) 9 B
8
(()5) =
B
8
= 1):16 t B
8
=
$)81: t
>
H
= >
H
=
2
-
($) 9 1 (5)+ -
6
(()5) = 2
-
($) + -
6
(()5) =
-
6
= 51)(8: t -
6
= 5
$)1*: t
' = ' =
2
-
9 1 9 .
8
sin A = 2
-
9 .
8
sin A =
.
8
= 5)$7$ t .
8
= )*( t

53
56
B(
-5
.(
-
C .
2a
H G 0 '
P K 2 ! & D
;
;
Perencanaan Jembatan Baja
H/ P%t%ngan e 9 e

a/ 1 t%n di titik G (2
-
= 1=18 t) b/ 1 t%n di titik
G (2
-
= 1=18 t)
>
&
= >
2
=
2
-
($5) + 1 (5)

5 B
5
(()5) = 2
-
($5) 5 B
5
(()5)
=
B
5
= 1)*7: t B
5
=
$)876 t
>
H
= >
H
=
2
-
($) + -
8
(()5) = 2
-
($) + 1(5) + -
8
(()5)
=
-
8
= 5$)1*: t -
8
= 5
$)787 t
J = J =
2
-
9 1 9 .
5
sin A = 2
-
9 .
5
sin A =
.
5
= )6(6 t .
5
= 5 ):1( t
G/ P%t%ngan ; 9 ;

a/ 1 t%n di titik 0 (2
-
= *=18 t) b/ 1 t%n di titik
' (2
-
= :=18 t)
>
&
= >
2
=
2
-
($5) 5 B
(
(()5) = 2
-
($5) + 1 (5) 9 B
(
(()5)=
B
(
= $)876 t B
(
=
$)*(7 t
>
'
= >
'
=
2
-
(6) 9 1(5) + -
5
(()5) = 2
-
(6) + -
5
(()5)
=
-
5
= 5$)1*: t -
5
= 5$)(67
t
J = J =
2
-
9 1 9 .
(
sin A = 2
-
9 .
(
sin A =

54
58
B7
-(
.7
2a
-
C . H G 0 '
P K 2 ! & D
4
J
g
g
B1 B$
.1
J1
2a
-
C
P
h
h
Perencanaan Jembatan Baja
.
(
= 5 )856 t .
(
=
)7$5 t
0/ P%t%ngan g 9 g
a/ 1 t%n di titik ' (2
-
= :=18 t) b/ 1 t%n di titik
4 (2
-
= 7=18 t)
>
J
= >
"
=
2
-
(65) 9 1 (5) + B
7
(()5) = 2
-
(65) 9 B
7
(()5)
=
B
7
= $)6: t B
7
=
$)(*$ t
>
0
= >
0
=
2
-
(6) + -
(
(()5) = 2
-
(6) + 1(5) + -
(
(()5)
=
-
(
= 5$)(67 t -
(
=
56)77 t
J = J =
2
-
9 1 9 .
7
sin A = 2
-
9 .
7
sin A =
.
7
= )588 t .
7
= 5 )(65 t
'/ P%t%ngan h 9 h
a/ 1 t%n di titik - (2
-
= 1 t) b/ 1 t%n di titik C (2
-
= 16=18 t)
.
1
= .
1
=
J = J =
2
-
9 1 + .
1
sin A + J
1
= 2
-
9 1 + .
1
sin A ) <
1
=

55
55
B6
-1
J$
2a
.6
-
C .
P K
i
i
B8
-$
.6
J6
2a
-
C .
P K
H
2
j
j
B5
-6
.5
J8
2a
-
C .
P K
H
2
G
!
k
k
B(
-8
.5
J5
2a
l
l
-
C .
P K
H
2
G
!
0
&
B7
-5
.7
J(
2a
-
C .
P K
H
2
G
!
0
&
'
D
m
m
B:
-(
.7
J7
2a
-
C .
P K
H
2
G
!
0
&
'
D
4
J
l
l
Perencanaan Jembatan Baja
J
1
= t J
1
= )*:5
t
4/ P%t%ngan i 9 i
1 t%n di titik . (2
-
= 1$=18 t)
.
6
= )1:1 t
J =
2
-
9 1 + .
6
sin A + J
$
=
J
$
=

J/ P%t%ngan j 9 j
1 t%n di titik H (2
-
= 11=18 t)
.
6
= 5 )**7 t
J =
2
-
9 1 + .
6
sin A + J
6
=
J
6
= 1 t
K/ P%t%ngan k 9 k
1 t%n di titik G (2
-
= 1=18 t)
.
5
= 5 )6(6 t
J =
2
-
9 1 + .
5
sin A + J
8
=
J
8
=
L/ P%t%ngan l 9 l
1 t%n di titik 0 (2
-
= *=18 t)
.
5
= 5 ):1( t
J =
2
-
9 1 + .
5
sin A + J
5
=
J
5
= 1 t
>/ P%t%ngan m 9 m
1 t%n di titik ' (2
-
= :=18 t)
.
7
= )588 t
J =
2
-
9 1 + .
7
sin A + J
(
=
J
(
=

56
5(
-
C . H G 0 ' 4 J K L > 3 N
B
P 2 ! & D J I [ M \ -] B] P
- 1
1)61*t
(5)
1)*7:t
(5)
- $
CL
- 6
- 8
- 5
- (
B1 B$ B6 B8 B5 B( B7 B: B* B1 B11 B1$ B16 B18
.1 .$
.6 .8 .5 .( .7 .: .* .1 .11 .1$ .16 .18
-1 -$ -6 -8 -5 -( -7 -: -* -1 -11 -1$
J1 J$ J6 J8 J5 J( J7 J: J* J1 J11 J1$ J16
$)1*:t
(5)
$)787t
(5)
$)(67t
(5)
6)77t
(5)
Perencanaan Jembatan Baja
3/ P%t%ngan n 9 n
1 t%n di titik 4 (2
-
= 7=18 t)
.
7
= 5 )(65 t
J =
2
-
9 1 + .
7
sin A + J
7
=
J
7
= 1 t
.ari hasil analisis 2'4&'H2 maka da,at digambarkan diagram garis
,engaruh sebagai berikut:
0aris ,engaruh batang atas (-)

57
57
-
C . H G 0 ' 4 J K L > 3 N
B
P 2 ! & D J I [ M \ -] B] P
B 1
)718t
(+)
1)8$*t
B $
L
(+)
B1 B$ B6 B8 B5 B( B7 B: B* B1 B11 B1$ B16 B18
.1
.$
.6 .8 .5 .( .7 .: .* .1 .11 .1$ .16 .18
J1 J$ J6 J8 J5 J( J7 J: J* J1 J11 J1$
-1 -$ -6 -8 -5 -( -7 -: -* -1 -11 -1$
J16
B 6
B 8
B 5
B (
B 7
1):16t
(+)
$)81:t
(+)
$)876t
(+)
$)*(7t
(+)
$)6:t
(+)
-
C . H G 0 ' 4 J K L > 3 N
B
P 2 ! & D J I [ M \ -] B] P
. 1
1)15*t
(5)
)*t
. $
CL
(5)
1)::t
(+)
B1 B$ B6 B8 B5 B( B7 B: B* B1 B11 B1$ B16 B18
.1 .$
.6 .8 .5 .( .7 .: .* .1 .11 .1$ .16 .18
J1 J$ J6 J8 J5 J( J7 J: J* J1 J11 J1$
-1 -$ -6 -8 -5 -( -7 -: -* -1 -11 -1$
J16
(+) )1:1t
)**7t
(5) . 6
. 8
. 5
. (
. 7
)$7$t (5)
)*(t
(+)
(+) )6(6t
):1(t
(5)
)856t (5)
(+) )7$5t
(+) )588t
)(56t (5)
Perencanaan Jembatan Baja
0aris ,engaruh batang ba#ah (B)
0aris ,engaruh batang diag%nal (.)

58
5:
-
C . H G 0 ' 4 J K L > 3 N
B
P 2 ! & D J I [ M \ -] B] P
J 1
)*:5t
(+)
J $
L
B1 B$ B6 B8 B5 B( B7 B: B* B1 B11 B1$ B16 B18
.1
.$
.6 .8 .5 .( .7 .: .*
.1 .11 .1$ .16 .18
J1 J$ J6 J8 J5 J( J7 J: J* J1 J11 J1$
-1 -$ -6 -8 -5 -( -7 -: -* -1 -11 -1$
J16
J 6
J 8
J 5
J (
J 7
1t
(+)
1t
(+)
1t
(+)
Perencanaan Jembatan Baja
0aris ,engaruh batang "ertikal (J)
#.2.2 Per"itun(an (a,a batan( akibat muatan "idu!
.igunakan ,ersamaan :
! = P/y + A / G
.engan : ! = 0aya batang yang ditinjau
P = Beban hidu, ter,usat
y = Nrdinat garis ,engaruh
A = Beban hidu, terbagi rata
G = Luas bidang m%men terbesar
a. Batan( atas
! = (P y) + (A G)
= (P y) + (A P L y)
= y (P + P A L)
= y ( 18)((5 + P F 15)$*8 7)

59
5*
Perencanaan Jembatan Baja
= 58*)*85 y
maka gaya setia, batang :
-1 = -1$ = 58*)*85 1)61* = 7$5)677 t%n (5)
-$ = -11 = 58*)*85 1)*7: = 1:7)7*1 t%n
(5)
-6 = -1 = 58*)*85 $)1*: = 1$:)77* t%n (5)
-8 = -* = 58*)*85 $)787 = 151)7 t%n (5)
-5 = -: = 58*)*85 $)(67 = 185)$5 t%n (5)
-( = -7 = 58*)*85 F 6)77 = 1(*$)1:1 t%n (5)
b. Batan( ba;a"
! = (P y) + (A G)
= (P y) + (A P L y)
= y (P + P A L)
= y ( 18)(55 + P F 15)$*8 7)
= 58*)*85
maka gaya setia, batang:
B1 = B1$ = 58*)*85 )718 = 6*$)((1 t%n
(+)
B$ = B11 = 58*)*85 1)8$* = 7:5):71 t%n
(+)
B6 = B1 = 58*)*85 1):16 = **7)5 t%n
(+)
B8 = B* = 58*)*85 $)81:= 16$*)7(7 t%n
(+)
B5 = B: = 58*)*85 $)876= 16()18 t%n
(+)
B( = B7 = 58*)*85 F $)*(7= 1(61)(:7
t%n (+)
B7 = B: = 58*)*85 F $)6:= 1$(*)$76
t%n (+)

60
(
Perencanaan Jembatan Baja
c. Batan( dia(.na$
! = (P / y) + (A / G)
= (P / y) + (A / P / / y)
= y (P + P / A / )
= y ( 18)(55 + P / 15)$*8 / F)
= y (18)(55 + 7)(87 F)
maka gaya setia, batang :
F = 7 m
.1 = 51)15* (18)(55 + 7)(87 7) = (67)6:(
t%n (5)
.18 = 1)15* (18)(55 + 7)(87 7) = (67)6:(
t%n (+)
F = (8)(17 m
.$ = 1):: (18)(55 + 7)(87 F (8)(17) = 556)556 t%n (+)
.16 = 51):: (18)(55 + 7)(87 F (8)(17) = 556)556 t%n (5)
F = 5)6:6 m
.$ = 5)* (18)(55 + 7)(87 F 5)6:6) = 55)$8 t%n (5)
.16 = )* (18)(55 + 7)(87 F 5)6:6) = 5)$8 t%n (+)
F = 5*)$6$ m
.6 = 5)**7 (18)(55 + 7)(87 F 5*)$6$) = 8(()$* t%n (5)
.1$ = )**7 (18)(55 + 7)(87 F 5*)$6$) = 8(()$* t%n (+)
F = 1)7(: m

61
(1
Perencanaan Jembatan Baja
.6 = )1:1 (18)(55 + 7)(87 F 1)7(:) = 17)557 t%n (+)
.1$ = 5)1:1 (18)(55 + 7)(87 F 1)7(:) = 17)557 t%n (5)
F = 56):8( m
.8 = )*( (18)(55 + 7)(87 F 56):8() = 6:()66$ t%n (+)
.11 = 5)*( (18)(55 + 7)(87 F 56):8() = 6:()66$ t%n (5)
F = 1()158 m
.8 = 5)$7$ (18)(55 + 7)(87 F 1()158) = 567)5:( t%n (5)
.11 = )$7$ (18)(55 + 7)(87 F 1()158) = 67)5:( t%n (+)
F = 8:)8(1 m
.5 = 5):1( (18)(55 + 7)(87 F 8:)8(1) = 618)656 t%n (5)
.1 = ):1( (18)(55 + 7)(87 F 8:)8(1) = 618)656 t%n (+)
F = $1)56* m
.5 = )6(6 (18)(55 + 7)(87 F $1)56*) = (5)1* t%n (+)
.1 = 5)6(6 (18)(55 + 7)(87 F $1)56*) = (5)1* t%n (5)
F = 86)77 m
.( = )7$5 (18)(55 + 7)(87 F 86)77) = $8*)887 t%n (+)
.* = 5)7$5 (18)(55 + 7)(87 F 86)77) = $8*)887 t%n (5)
F = $()*$6 m
.( = 5)856 (18)(55 + 7)(87 F $()*$6) = **)*$ t%n (5)
.* = )856 (18)(55 + 7)(87 F $()*$6) = **)*$ t%n (+)
F = 67)(*6 m
.7 = 5)(56 (18)(55 + 7)(87 F 67)(*6) = 1*7)7:* t%n (5)
.: = )(56 (18)(55 + 7)(87 F 67)(*6) = 1*7)7:* t%n (+)
F = 6$)67 m
.7 = )588 (18)(55 + 7)(87 F 6$)67) = 18$)6(: t%n (+)
.: = 5)588 (18)(55 + 7)(87 F 6$)67) = 18$)6(: t%n (5)
d. Batan( <ertika$
! = (P y) + (A G)
= (P y) + (A P L y)

62
($
Perencanaan Jembatan Baja
= y (P + P A L)
= y ( 18)(55 + P F 15)$*8 1)
= *1)165
maka gaya setia, batang:
J1 = J16 = *1)165 )*:5 = :*)7(: t%n (+)
J$ = J1$ = *1)165 =
J6 = J11 = *1)165 1 = *1)165 t%n (+)
J8 = J1 = *1)165 =
J5 = J* = *1)165 1 = *1)165 t%n (+)
J( = J: = *1)165 F =
J7 = *1)165 F 1 = *1)165 t%n (+)
#.3 5uatan An(in
Bebera,a ketentuan mengenai beban angin berdasarkan 2!34 &5
$5$5:
0aya n%minal daya layan jembatan akibat angin tergantung
kece,atan angin rencana se,erti berikut:
&
HI
= )( C
I
(J
I
)
$
-
b
Xk3Y
&
HI
= )1$ C
I
(J
I
)
$
-
b
Xk3Y
dengan:
J
I
= kece,atan angin rencana (m=s) untuk keadaan yang
ditinjau
C
I
= k%e;isien seret (1)$ untuk bangunan atas jembatan
berbentuk rangka)
-
b
= luas ekui"alen bagian sam,ing jembatan (m
$
)/
Luas ekui"alen bagian sam,ing jembatan adalah luas t%tal
bagian yang massi; dalam arah tegak lurus sumbu memanjang
jembatan/ Dntuk rangka jembatan) rangka luas ekui"alen diangga, 6
E dari luas yang dibatasi %leh batang5batang bagian terluar/
&ekanan angin bekerja ,ada 6 (dua) daerah) yaitu :
1/ 0aya lantai ,ada lantai kendaraan (#
r
)/
$/ 0aya angin yang bekerja ,ada kendaraan) di,erhitungkan
bekerja setinggi $ m dari lantai kendaraan (#
m
)/

63
(6
Perencanaan Jembatan Baja
0aya angin ,ada kendaraan senilai 1)8( 3=mm/ 0aya angin
tersebut disalurkan ke r%da kendaraan/
6/ 0aya angin yang bekerja ,ada k%nstruksi jembatan="ak#erk
(#
br
)/
Luas bidang yang da,at menahan tekanan angin:
Pada lantai kendaraan
Gr = (tebal ,lat lantai kendaraan + tebal as,al) ^ ,anjang
jembatan
= ()$ + )1) ^ 7
= $1 m
$
Pada kendaraan
Gm= ; ^ ,anjang jembatan
= $ ^ 7
= 18 m
$

Pada sisi "ak#erk
Gbr= 7 F ()5 F 6E
= 16()5 m
$
Letak titik tangka, tekanan angin terhada, tum,uan "ak#erk
adalah:
'
r
= P (tebal ,lat lantai kendaraan + tebal as,al) + tinggi
gelagar melintang
= P ()$ + )1) + )71$
= )5( m
'
m
= P (tinggi kendaraan) + tebal ,lat lantai kendaraan + tinggi
as,al + tinggi gelagar melintang
= P ($) + )$ + )1 + )71$
= 1)*1$ m
'
br
= P (tinggi "ak#erk)
= P (()5)
= 6)$5 m

64
(8
Perencanaan Jembatan Baja
Besarnya tekanan angin yang bekerja adalah:
: I
r
= )1$ C
I
(J
I
)
$
-
b
= )1$ (1)$) (6)
$
($1) k3 F 1 kg
= $7$1)( kg
: I
m
= )1$ C
I
(J
I
)
$
-
b
= )1$ (1)$) (6)
$
(18) k3 F 1 kg
= 1:188 kg
- I
br
= )( C
I
(J
I
)
$
-
b
= )( (1)$) (6)
$
(16()5) k3 F 1 kg
= ::85)$ kg
2eaksi yang timbul akibat gaya angin ,ada "ak#erk adalah:
2- =
L
* H ! '% * H ! '% * H ! '%
b= b= m m = =
+ +
=
*)7
6)$5) (::85)$ 1)*1$) (1:188 )5() ($7$1)( + +
= ((:1)**( kg
2eaksi tum,uan akibat muatan angin adalah:
2
-
= 2
B
= P / (((:1)**() = 668)**: kg
0aya batang akibat muatan angin dihitung dengan mengalikan gaya
batang akibat muatan mati dengan ,erbandingan antara reaksi
tum,uan akibat muatan angin dengan reaksi tum,uan akibat muatan
mati/
; =
012 , 0
529 , 268443
998 , 3340

mati />/
-
2
angin />/
-
2
&abel/8/$ K%mbinasi 0aya Batang
3% >uatan >uatan >uatan K%mbinasi
0aya
.esain
Batang
>ati
(Kg)
'idu, (Kg)
-ngin
(Kg)
(Kg) (kg)
a b
c = )16
a
a+b+c
-
1
= -1$
5
$((75
57$5677
5
685:/*75
5**8*1/*75
5
**8*1/*
75
-
$
= -11 5
$((75
51:77*1 5
685:/*75
516576$8/*75 5
1(57**(/

65
(5
Perencanaan Jembatan Baja
:*
-
6
= -1
5
886856
51$:77*
5
57(8/::*
51(57**(/::*
-
8
= -*
5
886856
51517
5
57(8/::*
51*5**17/::*
5
$$61$8:/
*5
-
5
= -:
5
56$15
5185$5 5(*17/*5 51*:*$7$/*5
-
(
= -7
5
56$15
51(*$1:1 5(*17/*5 5$$61$8:/*5
B
1
= B18 1881$ 6*$((1 1:76/5( 56:(58/5(
*61:(8/5
( B
$
= B16 1881$ 7:5:71 1:76/5( *61:(8/5(
B
6
= B1$ 6(5:8: **75 875(/$8 16(7(58/$8
17671/
$8 B
8
= B11 6(5:8: 16$*7(7 875(/$8 17671/$8
B
5
= B1 8*:::( 16(18 (8:5/51: 1:(56:5/51:
$1675:/
51:
B
(
= B* 8*:::( 1(61(:7 (8:5/51: $1675:/51:
B
7
= B: 586$81 1$(*$76 7($/166 1:1*57(/166
.
1
= .18
5
$6(678
5
(676
:(

5
67$/:($
5
:7(:6$/:
(
5
$6*88(/
:(
5
:7(:6$/:
($
.
$
= .16
$/
*
5565
56
55/$8 $/(117
556755/(
*
1*7/5:5
1$
556755/(
*
.
6
= .1$
5
1(6(56
5
8(($
*
17/55
7
5
$1$7/8:*
5
(61*:*/8
:*
5
1(57($/
*6
5
(61*:*/8
:*
.
8
= .11 1$7$:7
6:(6
6$
5
67/5:
(
1(58/761
515$76/7
61
1$:*8/
15
515$76/7
61
.
5
= .1 5*1*:
5
6186
56
(5/1
*
5
117$/578
5
857$6/5
7
5
*165/8
(5
5
857$6/5
78
.
(
= .* 58555
$8*8
87
6$/6
7
7*/$15
68711/$
15
55$*(/5
$$
68711/$
15
.
7
= .: 51:1*1
5
1*77
:*
18$/6
(:
5$6(/8:6
5
$1($1(/8
:
5
1:$:5/1
15
5
$1($1(/8
:6
J
1
= J16 $::$8 :*7(: 678/71$ 11:*((/71$
1$666/7
1$
J
$
= J1$
J
6
= J11 $::$8 *1165 678/71$ 1$666/71$
J
8
= J1
J
5
= J* $::$8 *1165 678/71$ 1$666/71$
J
(
= J:

66
((
Perencanaan Jembatan Baja
J7 $::$8 *1165 678/71$ 1$666/71$
BAB 9
PENDI5ENSIAN 9A12E)1
Jak#erk direncanakan menggunakan ,r%;il ') maka rumus
yang di,akai adalah sebagai berikut:
1/ Batang tekan
a/ .i,engaruhi %leh tekuk
Panjang tekuk (Lk))
Lk = L F k%e;isien tekuk
Pada ,erhitungan digunakan sendi5sendi) sehingga
k%e;isien tekuk adalah 1/ !ehingga dida,at : Lk = L/
b/ Kelangsingan :
m$n
ma+s
$
L+

B 18
c/ &egangan yang timbul : x
.b=
P
1
ytb

$/ Batang tarik
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan akibat
baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E) sehingga:
a/ G
n
= )75 G
br Z
G
br
=
1 75 0,
P
0,75
.
n

b/ Kelangsingan batang tarik :

F
=
240 ,
maks maks
x
i
L

(k%nstruksi aman)
8.1 Batan( Atas *A%
Batan( A1 0 A12
P
desain
= **8*1)*75 kg (5)
L
k
= 5 m = 5 cm
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^$^6: dengan:
G = 5(): cm
$

i
min
= i
y
= 15)($ cm

67
(7
Perencanaan Jembatan Baja
=
15,479
500
$
L
m$n
+

= 6$)* B 18 //W/(aman)
.ari tabel da;tar k%nstruksi baja) untuk baja BJ55$ di,er%leh:
= 6$)* = 1)167
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
-
.b=
P

=
140 , 1
560,8
994910,975

= $17)67 kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / //
(aman)
Batan( A2 0 A3 0 A1= 0 A11
P
desain
= 1(57**():* kg (5)
L
k
= 5 m = 5 cm
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^8^( dengan:
G = *1$ cm
$

i
min
= i
y
= 15)81 cm
=
15,401
500
$
L
m$n
+

= 6$)8(5 B 18 //W/(aman)
.ari tabel da;tar k%nstruksi baja) untuk baja BJ55$ di,er%leh:
= 6$)8(5 = 1)18$
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
-
.b=
P

= 142 , 1
912
1657996,89

= $7()16$ kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / //
(aman)
Batan( A# 0 A8 0 A> 0 A? 0 A@ 0 AA
P
desain
= $$61$8:)*5 kg (5)
L
k
= 5 m = 5 cm
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^75^75 dengan:
G = 1$67)5 cm
$

i
min
= i
y
= 18):1 cm

68
(:
Perencanaan Jembatan Baja
=
14,81
500
$
L
m$n
+

= 66)75 B 18 //W/(aman)
.ari tabel da;tar k%nstruksi baja) untuk baja BJ55$ di,er%leh:
= 66) 75 = 1)155
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
-
.b=
P

=
155 , 1
1237,5
2231248,95

= $:$)8** kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / //
(aman)
8.2 Batan( Ba;a" *B%
Batan( B1 0 B2 0 B13 0 B1#
P
desain
= *61:(8)5( kg (+)
L
k
= 5 m = 5 cm
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan akibat
baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E) sehingga:
G
n
= )75 G
br
G
br
=
2400 75 , 0
56 , 931864
1 75 0,
P
0,75
.
n

= 517)76 cm
$
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^6^5 dengan:
G = 75 cm
$

i
min
= i
y
= 15)8*: cm
=
15,498
500
$
L
m$n
+

= 6$)$($ B $8 //W/(aman)
K%ntr%l tegangan:
ytb
1
=
750 75 , 0
931864,56
. A
P

= 1(5()(8: kg=cm
$
<

= $8 kg=cm
$
(aman)
Batan( B3 0 B# 0 B11 0 B12

69
(*
Perencanaan Jembatan Baja
P
desain
= 17671)$8 kg (+)
L
k
= 5 m = 5 cm
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan akibat
baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E) sehingga:
G
n
= )75 G
br
G
br
=
$8 )75
8 17671)$
_ )75
P
)75
G
n

= *88)(51 cm
$
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^(^( dengan:
G = 1: cm
$

i
min
= i
y
= 18)(7 cm
=
14,67
500
$
L
m$n
+

= 68):: B $8 //W/(aman)
K%ntr%l tegangan:
ytb
1
=
008 1 )75
8 17671)$
G `
P

= $$8*)1(: kg=cm
$
<

= $8 kg=cm
$
(aman)
Batan( B8 0 B> 0 B? 0 B@ 0 BA 0 B1=
P
desain
= $1675:)51: kg (+)
L
k
= 5 m = 5 cm
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan akibat
baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E) sehingga:
G
n
= )75 G
br
G
br
=
$8 )75
1675:)51:
_ )75
P
)75
G
n

2
= 11:7)$55 cm
$
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^7^75^75 dengan:
G = 161$ cm
$

i
min
= i
y
= 18)6* cm
=
14,39
500
$
L
m$n
+

= 68)78 B $8 //W/(aman)
K%ntr%l tegangan:

70
7
Perencanaan Jembatan Baja
ytb
1
=
312
518 , 2137058
1 )75 G `
P

= $171):7 kg=cm
$
<

= $8kg=cm
$
(aman)
8.3 Batan( Dia(.na$ *D%
Batan( D1 0 D1#
P
desain
= :7(:6$):($ kg (5)
L
k
= * 5 ' * 5 , 6 '
2 2
+ = :)$1 m = :$)1 cm
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^6^5 dengan:
G = 75 cm
$

i
min
= i
y
= 15)8*: cm
=
15,498
820,1
$
L
m$n
+

= 5$)*1( B 18 //W/(aman)
.ari tabel da;tar k%nstruksi baja) untuk baja BJ55$ di,er%leh:
= 5$)*1( = 1)6*7
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
-
.b=
P

= 397 , 1
750
876832,862

= 1(66)$87 kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / // (aman)
Batan( D2 0 D13
P
desain
= 556755)(* kg (+)
L
k
= * 5 ' * 5 , 6 '
2 2
+ = :)$1 m = :$)1 cm
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan
akibat baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E)
sehingga:
G
n
= )75 G
br
G
br
=
2400 75 , 0
553755,609
1 0,75
P
0,75
.
n

= 67)(8$ cm
$
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^$^6: dengan:
G = 5(): cm
$

i
min
= i
y
= 15)($ cm

71
71
Perencanaan Jembatan Baja
=
15,620
820,1
$
L
m$n
+

= 5$)51 B $8 //W/(aman)
K%ntr%l tegangan:
ytb
1
=
8 , 560 75 , 0
553755,609
. A
P

= 161()5:5 kg=cm
$
<

= $8 kg=cm
$
(aman)
Batan( D3 0 D12
P
desain
= (61*:*)8:* kg (5)
L
k
= * 5 ' * 5 , 6 '
2 2
+ = :)$1 m = :$)1 cm
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^$^6: dengan:
G = 5(): cm
$

i
min
= i
y
= 15)($ cm
=
15,620
820,1
$
L
m$n
+

= 5$)51 B 18 //W/(aman)
.ari tabel da;tar k%nstruksi baja) untuk baja BJ55$ di,er%leh:
= 5$)51 = 1)6*1
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
-
.b=
P

=
391 , 1
560,8
631989,489

= 15(7)8 kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / // (aman)
Batan( D# 0 D11
P
desain
= 515$76)761 kg (+)
L
k
= * 5 ' * 5 , 6 '
2 2
+ = :)$1 m = :$)1 cm
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan
akibat baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E)
sehingga:
G
n
= )75 G
br
G
br
=
2400 75 , 0
515273,731
1 0,75
P
0,75
.
n

= $:()$(6 cm
$

72
7$
Perencanaan Jembatan Baja
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^$^6: dengan:
G = 5(): cm
$

i
min
= i
y
= 15)($ cm
=
15,620
820,1
$
L
m$n
+

= 5$)51 B $8 //W/(aman)
K%ntr%l tegangan:
ytb
1
=
8 , 560 75 , 0
515273,731
. A
P

= 1$$5)*$ kg=cm
$
<

= $8 kg=cm
$
(aman)
Batan( D8 0 D1=
P
desain
= 857$6)578 kg (5)
L
k
= * 5 ' * 5 , 6 '
2 2
+ = :)$1 m = :$)1 cm
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^$^6: dengan:
G = 5(): cm
$

i
min
= i
y
= 15)($ cm
=
15,620
820,1
$
L
m$n
+

= 5$)51 B 18 //W/(aman)
.ari tabel da;tar k%nstruksi baja) untuk baja BJ55$ di,er%leh:
= 5$)51 = 1)6*1
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
-
.b=
P

=
391 , 1
560,8
405723,574

= 1()( kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / //
(aman)
Batan( D> 0 DA
P
desain
= 68711)$15 kg (+)
L
k
= * 5 ' * 5 , 6 '
2 2
+ = :)$1 m = :$)1 cm

73
76
Perencanaan Jembatan Baja
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan
akibat baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E)
sehingga:
G
n
= )75 G
br
G
br
=
2400 75 , 0
304711,215
1 0,75
P
0,75
.
n

= 1(*)$:8 cm
$
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^$^6: dengan:
G = 5(): cm
$

i
min
= i
y
= 15)($ cm
=
15,620
820,1
$
L
m$n
+

= 5$)51 B $8 //W/(aman)
K%ntr%l tegangan:
ytb
1
=
8 , 560 75 , 0
304711,215
. A
P

= 7$8)8(: kg=cm
$
<

= $8 kg=cm
$
(aman)
Batan( D? 0 D@
P
desain
= $1($1()8:6 kg (5)
L
k
= * 5 ' * 5 , 6 '
2 2
+ = :)$1 m = :$)1 cm
.ic%ba menggunakan ,r%;il ' (^(^$^6: dengan:
G = 5(): cm
$

i
min
= i
y
= 15)($ cm
=
15,620
820,1
$
L
m$n
+

= 5$)51 B 18 //W/(aman)
.ari tabel da;tar k%nstruksi baja) untuk baja BJ55$ di,er%leh:
= 5$)51 = 1)6*1
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
-
.b=
P

=
391 , 1
560,8
216216,483

= 56()117 kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
/ / / // (aman)

74
78
Perencanaan Jembatan Baja
8.# Batan( 9ertika$ *9%
P
desain
= 1$666)71$ kg (+)
L
k
= ()5 m = (5 cm
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) ,erlemahan akibat
baut ,ada sambungan di,erhitungkan sebesar $5 E) sehingga:
G
n
= )75 G
br
G
br
=
2400 75 , 0
579143,712
1 75 0,
P
0,75
.
n

= 6$1)757 cm
$
.ic%ba menggunakan ,r%;il $^$^$ dengan:
G = 7()8 cm
$

i
min
= i
y
= ()11 cm
=
6,11
650
$
L
m$n
+

= 1()6: B $8 //W/(aman)
K%ntr%l tegangan:
ytb
1
=
4 , 76 75 , 0
120333,712
. A
P

= $1)(5 kg=cm
$
<

= $8 kg=cm
$
(aman)
8.8 Stabi$itas Pr.:i$ er"ada! Li!at
Pr%;il yang digunakan ,ada "ak#erk adalah:
1/ ' ( F ( F $ F 6:
k%ntr%l ukuran saya, :
16 B 789 , 15
35
600

ts
b
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
K%ntr%l ukuran badan :
56 B 30
20
600

tb
h
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
$/ ' ( F ( F 8 F (
k%ntr%l ukuran saya, :
16 B 10
60
600

ts
b
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
K%ntr%l ukuran badan :

75
75
Perencanaan Jembatan Baja
56 B 15
40
600

tb
h
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
6/ ' ( F ( F 75 F 75
k%ntr%l ukuran saya, :
16 B 8
75
600

ts
b
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
K%ntr%l ukuran badan :
56 B 8
75
600

tb
h
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
8/ ' ( F ( F 6 F 5
k%ntr%l ukuran saya, :
16 B 12
50
600

ts
b
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
K%ntr%l ukuran badan :
56 B 20
30
600

tb
h
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
5/ ' ( F ( F ( F (
k%ntr%l ukuran saya, :
16 B 10
60
600

ts
b
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
K%ntr%l ukuran badan :
56 B 10
60
600

tb
h
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
(/ ' ( F 7 F 75 F 75
k%ntr%l ukuran saya, :
16 B 8
75
600

ts
b
///////////////////////////////////////////////////////(aman)
K%ntr%l ukuran badan :
56 B 33 , 9
60
700

tb
h
///////////////////////////////////////////////////////(aman)

76
7(
Perencanaan Jembatan Baja
BAB 9I
PE)HIUN+AN SA5BUN+AN
-lat sambung yang digunakan ,ada ,erencanaan k%nstruksi
jembatan baja ini adalah baut/ >enurut P%tma de Jries (1*:8) untuk
,erhitungan kekuatan baut atau ,aku keling harus dibedakan atas
sambungan tam,ang satu dan sambungan tam,ang dua/
>.1 Sambun(an tam!an( satu

77
77
Perencanaan Jembatan Baja
Kekuatan ditinjau terhada, geser jika tebal ,lat = ;lens minimum
dibandingkan dengan diameter/ Kekuatan baut tersebut dihitung dengan
rumus :
Pgs = Q F d
$
F 6
P
tu
= d F t F 1 tu
>.2 Sambun(an tam!an( dua
Kekuatan ditinjau terhada, geser jika tebal ,lat=;lens minimum
dibandingkan dengan diameter/ Kekuatan baut tersebut dihitung dengan
rumus :
Pgs = n F Q F F d
$
F 6 = n F Q F F d
$
F )( F 1
P
tu
= d F t F 1 tu
= d F t F 1)5 F 1
dimana : Pgs = kekuatan baut terhada, geser (kg)
Ptu = kekuatan baut terhada, tum,uan (kg)
t = tebal ,lat buhul (cm)
d = diameter baut (cm)
6 = tegangan geser i<in baut
= )(= )( F $8 kg=cm
$
= 188 kg=cm
$
1 tu
= tegangan tum,uan i<in baut
= 1)5= 1)5 F $8 kg=cm
$
= 6( kg=cm
$
7 untuk s
1
C$d
( PPBB451*:8) ,asal :/$))
= 1)$= 1)$ F $8 kg=cm
$
= $:: kg=cm
$
) bila 1)5d
!
1
T $d
n = jumlah bidang geser yang timbul
!
1
= jarak dari sumbu baut yang ,aling luar ke te,i bagian
yang disambung
>.3 Hubun(an +e$a(ar 5emanjan( Den(an +e$a(ar
5e$intan(
Pr%;il gelagar melintang = .42 9 7
Pr%;il gelagar memanjang = .42 9 5

78
7:
52C 70
150!150!18
baut 1 '
4at>an 3alam cm
#a>t "
#a>t #
52C 50
4
11
18
25
32
4 7 4
Perencanaan Jembatan Baja
!ambungan antara gelagar memanjang dan gelagar melintang
,ada jembatan ini memiliki $ k%ndisi) yaitu: untuk gelagar melintang
yang berada ,ada ujung jembatan dan untuk gelagar melintang yang
ada ,ada tengah5tengah jembatan/ Dntuk k%ndisi sambungan gelagar
melintang ,ada tengah5tengah jembatan digunakan sambungan
tam,ang dua) sedangkan ,ada ujung jembatan digunakan sambungan
tam,ang satu dan tam,ang dua/
6.3.1 Hubun(an (e$a(ar memanjan( den(an (e$a(ar me$intan(
ujun(
!ebagai ,lat ,enyambung digunakan ,r%;il ] 15/15/1: dan
alat sambung baut 1R = $)58 cm dengan tegangan i<in = $8
kg=cm
$
/ 0aya yang harus ditahan adalah gaya lintang gelagar
melintang yaitu 85):8$ t%n/ Jumlah baut yang digunakan dihitung
terhada, geser dan tum,uan/
Keterangan:
Jarak antara baut ke baut (u) dan baut ke ujung ,lat (!
1
) adalah
sebagai berikut :
$)5d u T 7d atau 18 t = ()65 7 T 17)7: atau $5)$////////////////(-man)
1)5d !
1
T 6d atau ( t = 6):1 T 8 7)($ atau 1):///////////////////(-man)
a. injauan Baut A
!ambungan tam,ang dua/
Pgs = n F Q F d
$
F )( F 1 = $ F Q F $)58
$
F )( F $8 =
185*6)175 kg

79
7*
Perencanaan Jembatan Baja
Ptu = $ F d F t F1)5^ 1 = $ F $)58 F 1): F 1)5 F $8 =6$*1:)8 kg
.ari kedua gaya tersebut diambil yang minimum) yaitu Pgsr =
185*6)175 kg
Jumlah baut yang digunakan : n =
P0s=
P
=
14593,175
45842
= 6)181 1
baut
Jadi digunakan 18 baut 1R/
1 tu
= 1)$ / $8 karena 1)5d !
1
T $d = 6):1 8 T 5):
0aya yang bekerja ,ada satu baut:
85:8)$kg
1
85:8$
n
maks
.
"
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
$
kg=cm 1
$
cm 1):) ($)58
kg 85:8)$
t d
J
67 , 002

ytb
=
67 , 1002
kg=cm
$
T
2
2880 cm kg tu /////////////////////////////(-man)

ytb
=
$
kg=cm
$
cm
$
a($)58)
8
1
$/
kg
$
ad
8
1
$/
J
35 , 452
4 , 4584

ytb
= 85$)65 kg=cm
$

C gs = 188 kg=cm
$
/////////////////////////////(aman)
b. injauan Baut B
!ambungan tam,ang satu:
P
gs
= Q d
$
/ )( / baut
= Q ($)58)
$
/
)( / $8 = 7$*()5:: kg
P
tu
= (d/t)

1
tu
= $)58 / 1): / 1)$ / $8 = 161(7)6(
kg
1 tu
= 1)$ / $8 karena 1)5d !
1
T $d = 6):1 5 T 5):
Mang menentukan adalah P
gs
= 7$*()5:: kg (karena minimum)
Jumlah baut:
n =
baut 1 5
kg 7$*()5::
85:8$
gs
P
maks
.
872 ,
>aka di,akai 18 baut 1@

80
:
52C 70
150!150!18
baut 1 '
4at>an 3alam cm
#a>t "
#a>t #
52C 50
4
11
18
25
32
4 7 4
Perencanaan Jembatan Baja
&injauan baut:
e
$
= (e
1
)
$
+ (e
$
)
$
+ (e
6
)
$
+ (e
8
)
$
+ (e
5
)
$
+ (e
(
)
$
+ (e
7
)
$
+ (e
:
)
$
+ (e
*
)
$
+ (e
1
)
$
= (6$)
$
+ ($5)
$
+ (1:)
$
+ (11)
$
+ (8)
$
+

(6$)
$
+ ($5)
$
+ (1:)
$
+
(11)
$
+

(8)
$

= 8$$ cm
$
3i =
kg
$
cm 118*8
$
cm kg 6$ 85:8$F*)6F
$
be
1
/e/e
maks
.
84 , 3232
0aya tarik yang ditahan %leh satu baut:
3 = P 3i = P (6$6$):8) = 1(1()81* kg

tr
=
$
cm
$
$)58 a
8
1
kg
$
ad
8
1
3

,
_

419 , 1616
= 61* kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
(-man)
0aya geser yang ditahan %leh satu baut:
P
geser
=
10
45842
n
ma+s
5
= 85:8)$ kg
=
$
cm
$
$)58 a
8
1
kg 8
$
ad
8
1
gs
P

,
_

2 , 584
= *8)76 kg=cm
$
T gs = 188 kg=cm
$
(-man)
&egangan ideal:

i
= 139 , 1774
2
703 , 904 56 , 1
2
319
2
! 56 , 1
2
+ +

,
_

,
_


tr
kg=cm
$

i
= 1778)16* kg=cm
$
T 2400 kg=cm
$
////////////////////////////////(-man)
6.3.2 Hubun(an (e$a(ar memanjan( den(an (e$a(ar me$intan(
ten(a"
!ebagai ,lat ,enyambung digunakan ,r%;il ] 15/15/1: dan
alat sambung baut 1R = $)58 cm dengan tegangan i<in = $8
kg=cm
$
/ 0aya yang harus ditahan adala h gaya lintang gelagar

81
:1
Perencanaan Jembatan Baja
melintang yaitu 88):8$ t%n/ Jumlah baut yang digunakan dihitung
terhada, geser dan tum,uan/
Keterangan:
Jarak antara baut ke baut (u) dan baut ke ujung ,lat (!
1
) adalah
sebagai berikut :
$)5d u T 7d atau 18 t = ()65 7 T 17)7: atau $5)$////////////////(-man)
1)5d !
1
T 6d atau ( t = 6):1 T 8 7)($ atau 1):///////////////////(-man)
a. injauan Baut A dan B
!ambungan tam,ang dua/
Pgs = n F Q F d
$
F )( F 1 = $ F Q F $)58
$
F )( F $8 =
185*6)175 kg
Ptu = $ F d F t F1)5^ 1 = $ F $)58 F 1): F 1)5 F $8 =6$*1:)8 kg
.ari kedua gaya tersebut diambil yang minimum) yaitu Pgsr =
185*6)175 kg
Jumlah baut yang digunakan : n =
P0s=
P
=
14593,175
45842
= 6)181 1
baut
Jadi digunakan 18 baut 1R/
1 tu
= 1)$ / $8 karena 1)5d !
1
T $d = 6):1 8 T 5):
0aya yang bekerja ,ada satu baut:
85:8)$kg
1
85:8$
n
maks
.
"
K%ntr%l tegangan:

82
:$
52C 70
150!150!18
ba>t D 1 E
71,2
4at>an 3alam cm
5
12
19
26
33
40
47
54
#a>t "
#a>t #
Perencanaan Jembatan Baja

ytb
=
$
kg=cm 1
$
cm 1):) ($)58
kg 85:8)$
t d
J
67 , 002

ytb
=
67 , 1002
kg=cm
$
T
2
2880 cm kg tu /////////////////////////////(-man)

ytb
=
$
kg=cm
$
cm
$
a($)58)
8
1
$/
kg
$
ad
8
1
$/
J
35 , 452
4 , 4584

ytb
= 85$)65 kg=cm
$

C gs = 188 kg=cm
$
/////////////////////////////(aman)
>.# Hubun(an +e$a(ar 5e$intan( Den(an +e$a(ar Utama
*9ak;erk%
!ambungan antara gelagar melintang dan ,elat buhul ,ada
jembatan ini memiliki $ k%ndisi) yaitu: sambungan antara gelagar
melintang dengan ,r%;il siku dan sambungan antara ,r%;il siku dan
,elat ,enyambung/ .i mana sambungan antara gelagar melintang
dengan ,r%;il siku digunakan sambungan tam,ang dua) sedangkan
sambungan antara ,r%;il siku dan ,elat ,enyambung digunakan
sambungan tam,ang satu/
!ebagai ,lat ,enyambung digunakan ,r%;il ] 15/15/1: dan
alat sambung baut 1R = $)58 cm dengan tegangan i<in = $8
kg=cm
$
/ 0aya yang harus ditahan adalah gaya lintang gelagar
melintang yaitu 55)756 t%n/ Jumlah baut yang digunakan dihitung
terhada, geser dan tum,uan/
Keterangan:
Jarak antara baut ke baut (u) dan baut ke ujung ,lat (!
1
) adalah
sebagai berikut :
$)5d u T 7d atau 18 t = ()65 7 T 17)7: atau $5)$////////////////(-man)
1)5d !
1
T 6d atau ( t = 6):1 T 5 7)($ atau 1):///////////////////(-man)

83
:6
Perencanaan Jembatan Baja
>.#.1 injauan Baut A
!ambungan tam,ang dua/
Pgs = n F Q F d
$
F )( F 1 = $ F Q F $)58
$
F )( F $8 =
185*6)175 kg
Ptu = $ F d F t F1)5^ 1 = $ F $)58 F 1): F 1)5 F $8 =6$*1:)8 kg
.ari kedua gaya tersebut diambil yang minimum) yaitu Pgsr =
185*6)175 kg
Jumlah baut yang digunakan : n =
P0s=
P
=
14593,175
55753
= 6):$ :
baut
Jadi digunakan 1 baut 1R/
1 tu
= 1)$ / $8 karena 1)5d !
1
T $d = 6):1 5 T 5):
0aya yang bekerja ,ada satu baut:
J =
8
55753
n
ma+s
5
= (*(*)1$5 kg
K%ntr%l tegangan:

ytb
=
$
kg=cm 1
$
cm 1):) ($)58
(*(*)1$5kg
t d
J
306 , 524

ytb
=
15$8)6(
kg=cm
$
T
2
2880 cm kg tu
////////////////////////////(-man)

ytb
=
$
kg=cm
$
cm
$
a($)58)
8
1
$/
kg
$
ad
8
1
$/
J
687 , 687
125 , 6969

ytb
= (:7)(:7 kg=cm
$

C gs = 188 kg=cm
$
///////////////////////////(aman)
>.#.2 injauan Baut B
Baut B terda,at ,ada sambungan gelagar melintang dengan
,lat ,enyambung/ !ambungan yang digunakan adalah sambungan
tam,ang satu) karena sambungan ini bukan sambungan simetris)

84
:8
Perencanaan Jembatan Baja
maka harus di,erhatikan m%men yang timbul akibat adanya
eksentrisitas (khusus ,ada gelagar melintang ujung)/
!ambungan tam,ang satu:
P
gs
= Q d
$
/ )( / baut
= Q ($)58)
$
/
)( / $8 = 7$*()5:: kg
P
tu
= (d/t)

1
tu
= $)58 / 1): / 1)$ / $8 = 161(7)6(
kg
1 tu
= 1)$ / $8 karena 1)5d !
1
T $d = 6):1 5 T 5):
Mang menentukan adalah P
gs
= 7$*()5:: kg (karena minimum)
Jumlah baut:
n =
baut : 7
kg 7$*()5::
kg 5
gs
P
maks
.
641 ,
5753
>aka di,akai 1 baut 1@
&injauan baut:
e
$
= (e
1
)
$
+ (e
$
)
$
+ (e
6
)
$
+ (e
8
)
$
+ (e
5
)
$
+ (e
(
)
$
+ (e
7
)
$
+ (e
:
)
$
= (58)
$
+ (87)
$
+ (8)
$
+ (66)
$
+ ($()
$
+ (1*)
$
+ (1$)
$
+

(5)
$

= *$ cm
$
3i =
kg
$
cm 176(5
$
cm kg 58 55756F*)6F
$
be
1
/e/e
maks
.
39 , 1612
0aya tarik yang ditahan %leh satu baut:
3 = P 3i = P ( 1(1$)6* kg) = :()1*5 kg

tr
=
$
cm
$
$)58 a
8
1
kg :()1*5
$
ad
8
1
3

,
_

= 158)15 kg=cm
$
T = $8 kg=cm
$
(-man)
0aya geser yang ditahan %leh satu baut:
P
geser
=
:
55756
n
maks
.
= (*(*)1$5 kg
=
$
cm
$
$)58 a
8
1
kg
$
ad
8
1
gs
P

,
_

125 , 6969
= 1675)678 kg=cm
$
T gs = 188 kg=cm
$
(-man)

85
:5
B1
-
C . H G 0 ' 4 J K L > 3 N
B
P K 2 ! & D J I [ M \ -] B]
B$ B6 B8 B5 B( B7 B: B* B1 B11 B1$ B16 B18
-1 -$ -6 -8 -5 -( -7 -: -* -1 -11 -1$
J1
.1
J$ J6 J8 J5 J( J7 J: J* J1 J11 J1$ J16
.$ .6 .8 .5 .( .7 .: .* .1 .11 .1$ .16 .18
Perencanaan Jembatan Baja
&egangan ideal:

i
= 739 , 1724
2
374 , 1375 56 , 1
2
105 , 154
2
! 56 , 1
2
+ +

,
_

,
_


tr
kg=cm
$

i
= 17$8)76* kg=cm
$
T 2400 kg=cm
$
////////////////////////////////(-man)
>. 8 Sambun(an itik Bu"u$
-lat sambung digunakan baut dengan diameter 1
6
=
:
= 6)8*$
cm dan ,elat buhul dengan ketebalan t = $ cm/ Perhitungan jumlah
baut yang digunakan didasarkan ,ada tinjauan geser dan tum,uan/
!ambungan yang terjadi adalah sambungan tam,ang satu/
!ambungan tam,ang satu :
Pgsr = Q / d
$
/ 6 = Q F (6)8*$)
$
F ()( F $8) = 167*1)1( kg
Ptu = d / t / 1 = 6)8*$ F $ F (1)5 F $8) = $518$8) kg
.ari kedua gaya tersebut diambil yang minimum) yaitu P gsr =
167*1)1( kg/
Jumlah baut yang digunakan ,ada titik buhul :
n =
gsr
maks
P
P
=
16 , 13791
maks
P
>.8.1 itik Bu"u$ A 7 B
B
1
= 56:(58)5( kg (+)
.
1
= :7(:6$):( kg (5)
Jumlah baut yang digunakan :
!ambungan B
1
7 n =
167*1)1(
56:(58)5(
= 6*)5: 8 baut

86
:(
Perencanaan Jembatan Baja
!ambungan .
1
7 n =
167*1)1(
:7(:6$):(
= (6)57* (8 baut
>.8.2 itik Bu"u$ B 7 4
B
1
= 56:(58)5( kg (+)
B
$
= *61:58)5( kg (+)
J
1
= 11:*(()71$ kg (+)
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan B
1
7 n =
167*1)1(
538654,56
= 6*)5: 8 baut
!ambungan B
$
7 n =
167*1)1(
*61:58)5(
= (7)5(* (: baut
!ambungan J
1
7 n =
13791,16
118966,712
= :)($( 1 baut
>.8.3 itik Bu"u$ P 7 BC
-
1
= **8*1)*75 kg (5)
.
1
= :7(:6$):( kg (5)
.
$
= 556755)(* kg (+)
J
1
= 11:*(()71$ kg (+)
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan -
1
7 n =
13791,16
994910,975
= 7$)181 *$ baut
!ambungan .
1
7 n =
13791,16
876832,86
= (6)57* (8 baut
!ambungan .
$
7 n =
13791,16
553755,609
= 8)156 ( baut
!ambungan J
1
7 n =
13791,16
118966,712
= :)($( 1 baut
>.8.# itik Bu"u$ D 7 N
B
$
= *61:(8)5( kg (+)
B
6
= 16(7(58)$8 kg (+)

87
:7
Perencanaan Jembatan Baja
.
$
= 556755)(* kg (+)
.
6
= (61*:*)8:* kg (5)
J
$
=

Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan B
$
7 n =
16 , 13791
56 , 931864
= (7)57 (: baut
!ambungan B
6
7 n =
13791,16
4 1367654,02
= **)1(* 1 baut
!ambungan .
$
7 n =
13791,16
553755,609
= 8)156 88 baut
!ambungan .
6
7 n =
13791,16
631989,489
= 85):$( 8: baut
!ambungan J
$
7 n =
13791,16
0
= 8 baut
>.8.8 itik Bu"u$ / 7 AC
-
1
= **8*1)*75 kg (5)
-
$
= 16576$8)*75 kg (5)
J
$
=
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan -
1
7 n =
13791,16
994910,975
= 7$)181 7( baut
!ambungan -
$
7 n =
13791,16
5 1357324,97
= *:)8$ 1 baut
!ambungan J
$
7 n =
13791,16
0
= 8 baut
>.8.> itik Bu"u$ E 7 5
B
6
= 16(7(58)$8 kg (+)
B
8
= 17671)$8 kg (+)
J
6
= 1$666)71$ kg (+)

Jumlah baut yang digunakan:

88
::
Perencanaan Jembatan Baja
!ambungan B
6
7 n =
13791,16
4 1367654,02
= **)1(* 1 baut
!ambungan B
8
7 n =
13791,16
4 1700371,02
= 1$6)$*8 1$8 baut
!ambungan J
6
7 n =
13791,16
120333,712
= :)7$5 1 baut
>.8.? itik Bu"u$ ) 7 D
-
$
= 16576$8)*75 kg (5)
-
6
= 1(57**()::* kg (5)
.
6
= (61*:*)8:* kg (5)
.
8
= 515$76)761 kg (+)
J
6
= 1$666)71$ kg (+)
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan -
$
7 n =
13791,16
5 1357324,97
= *:)8$ 11$ baut
!ambungan -
6
7 n =
13791,16
9 1657996,88
= 1$)$$ 1$8 baut
!ambungan .
6
7 n =
13791,16
631989,489
= 85):$( 8: baut
!ambungan .
8
7 n =
13791,16
515273,731
= 67)6(6 8: baut
!ambungan J
6
7 n =
13791,16
120333,712
= :)7$5 1 baut
>.8.@ itik Bu"u$ - 7 L
B
8
= 17671)$8 kg (+)
B
5
= 1:(56:5)51: kg (+)
.
8
= 515$76)761 kg (+)
.
5
= 857$6)578 kg (+)
J
8
=

Jumlah baut yang digunakan:

89
:*
Perencanaan Jembatan Baja
!ambungan B
8
7 n =
13791,16
4 1700371,02
= 1$6)$*8 1$8 baut
!ambungan B
5
7 n =
13791,16
8 1865385,51
= 165)$( 16( baut
!ambungan .
8
7 n =
13791,16
515273,731
= 67)6(6 5( baut
!ambungan .
5
7 n =
13791,16
405723,574
= $*)81* 5( baut
!ambungan J
8
7 n =
13791,16
0
= 8 baut
>.8.A itik Bu"u$ S 7 E
-
6
= 1(57**()::* kg (5)
-
8
= 1*5**17)::* kg (5)
J
8
=
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan -
6
7 n =
13791,16
9 1657996,88
= 1$)$$ 1$8 baut
!ambungan -
8
7 n =
13791,16
9 1959917,88
= 18$)11 188 baut
!ambungan J
8
7 n =
13791,16
0
= 8 baut
>.8.1= itik Bu"u$ + 7 1
B
5
= 1:(56:5)51: kg (+)
B
(
= $1675:)51: kg (+)
J
5
= 1$666)71$ kg (+)
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan B
5
7 n =
13791,16
8 1865385,51
= 165)$( 16( baut
!ambungan B
(
7 n =
13791,16
8 2137058,51
= 158)*5* 15( baut
!ambungan J
5
7 n =
13791,16
120333,712
= :)7$5 1 baut

90
*
Perencanaan Jembatan Baja
>.8.11 itik Bu"u$ 7 F
-
8
= 1*5**17)::* kg (5)
-
5
= 1*:*$7$)*5 kg (5)
.
5
= 857$6)578 kg (5)
.
(
= 68711)$15 kg (+)
J
5
= 1$666)71$ kg (+)
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan -
8
7 n =
13791,16
9 1959917,88
= 18$)111 188 baut
!ambungan -
5
7 n =
13791,16
0 1989272,95
= 188)$8 18: baut
!ambungan .
5
7 n =
13791,16
405723,574
= $*)81* 6$ baut
!ambungan .
(
7 n =
13791,16
304711,215
= $$)*5 6$ baut
!ambungan J
5
7 n =
13791,16
120333,712
= :)7$5 1 baut
>.8.12 itik Bu"u$ H7 I
B
(
= $1675:)51: kg (+)
B
7
= 1:1*57()166 kg (+)
.
(
= 68711)$15 kg (+)
.
7
= $1($1()8:6 kg (5)
J
(
=
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan B
(
7 n =
13791,16
8 2137058,51
= 158)*5* 15( baut
!ambungan B
7
7 n =
13791,16
3 1819576,13
= 161)*6: 16$ baut
!ambungan .
(
7 n =
13791,16
304711,215
= $$)*5 $8 baut

91
*1
Perencanaan Jembatan Baja
!ambungan .
7
7 n =
13791,16
216216,483
= 15)(7: 6$ baut
!ambungan J
(
7 n =
13791,16
0
= 8 baut
>.8.13 itik Bu"u$ U 7 2
-
5
= 1*:*$7$)*5 kg (5)
-
(
= $$61$8:)*5 kg (5)
J
(
=
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan -
5
7 n =
13791,16
0 1989272,95
= 188)$8 18: baut
!ambungan -
(
7 n =
13791,16
0 2231248,95
= 1(1)7* 1(8 baut
!ambungan J
(
7 n =
13791,16
0
= 8 baut
>.8.1# itik Bu"u$ I
B
7
= 1:1*57()166 kg (+)
B
:
= 1:1*57()166 kg (+)
J
7
= 1$666)71$ kg (5)
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan B
7
7 n =
13791,16
3 1819576,13
= 161)*6: 16$ baut
!ambungan B
:
7 n =
13791,16
3 1819576,13
= 161)*6: 16$ baut
!ambungan J
7
7 n =
13791,16
120333,712
= :)7$5 1 baut
>.8.18 itik Bu"u$ 9
-
(
= $$61$8:)*5 kg (5)
-
7
= $$61$8:)*5 kg (5)
.
7
= $1($1()8:6 kg (5)

92
*$
5,00 m 5,00 m 5,00 m 5,00 m 5,00 m 5,00 m 5,00 m
1
2
P P P P P P P
1
2
P
9,70 m
41
42
44
43
45
P P P
5,00 m 5,00 m 5,00 m
P P
5,00 5,00
Perencanaan Jembatan Baja
.
:
= $1($1()8:6 kg (5)
J
7
=1$666)71$ kg (+)
Jumlah baut yang digunakan:
!ambungan -
(
7 n =
13791,16
0 2231248,95
= 1(1)7* 1(8 baut
!ambungan -
7
7 n =
13791,16
0 2231248,95
= 1(1)7* 1($ baut
!ambungan .
7
7 n =
13791,16
216216,483
= 15)(7: 7$baut
!ambungan .
:
7 n =
13791,16
216216,483
= 15)(7: 7$ baut
!ambungan J
7
7 n =
13791,16
120333,712
= :)7$5 1 baut
BAB 9II
PE)HIUN+AN I1AAN AN+IN
?.1 Pembebanan
Besarnya gaya angin yang ditahan %leh ikatan ,ada k%nstruksi
jembatan rangka adalah sebagai berikut:
0aya angin ,ada lantai kendaraan (I
r
) = $7$1)( kg
0aya angin ,ada kendaraan (I
m
) = 1:188 kg
0aya angin ,ada "ak#erk (I
br
) = ::85)$ kg +
I = $*71): kg
0aya angin tersebut disebar ke tia,5tia, titik buhul sebesar:
$7)*:kg
11
$*71):
P
2eaksi ,ada tum,uan:
2
-
= 2
B
= P I = P $*71): = 18:55)8 kg
0aya untuk tia, titik buhul te,i:
P P = P ($7)*:) = 165)8* kg

93
*6
C"
P
1
2
42
"

43
42 cos
43 cos
42 s$n
43 s$n
Perencanaan Jembatan Baja
?.2 Pendimensian Ikatan An(in
0aya batang yang timbul ,ada ikatan angin da,at ditentukan
dengan menggunakan met%de kesetimbangan titik buhul :
= arc tg
5
85 , 4
= 88)1$:
%
sin = )(*( c%s = )71:
Panjang batang diag%nal = m 966 , 6 5 85 , 4
2 2
+
0aya batang S2 = 2a = 518:55)8 kg
0aya batang S1 = P P = 5165)8* kg

J =
!8 c%s 5 !6 c%s + !$ 9 !1 = WWWW//(1)

94
*8
Perencanaan Jembatan Baja

' =
!8 sin + !6 sin =
!8 = 5 !6 WWWW//($)
.engan mensubtitusi !8 = 5 !6 ke ,ersamaan $) maka di,er%leh:
5 !6 c%s 5 !6 c%s + !$ 9 !1 = WWWW//(6)
5 $ !6 c%s = !1 5 !$ WWWW//(8)
.engan memasukkan gaya batang !1 dan !$ ke,ersamaan 8 maka
di,er%leh:
5 $ !6 c%s 88)1$:
%
= 5165)8* + 18:55)8
!6 = 5 *87)66( kg (tekan)
!8 = *87)66( kg (tarik)
0aya batang !5
!5 = P WWWW//(5)
!5 = $7*)*: kg
?.2.1 batan( te!i *S2%
0aya maksimum yang bekerja = 18:55)8 kg (5)
Panjang batang (Lk) = 8):5 m
.i,ilih ,r%;il 1$/1$/15 dengan 4 = 88( cm
8
G = 66)* cm
$
i
min
= 6)(6 cm
-ngka kelangsingan:
=
m$n
i
lk
=
63 , 3
485
= 166)(*
.ari tabel baja di,er%leh:
= 166)(*

= 5)1*:
&egangan yang timbul:
ytb

=
198 , 5
9 , 33
4 , 14855

F
P
= $$77):$: kg=cm
$
< = $8
kg=cm
$
///////(aman)
Per"itun(an Jum$a" Baut

95
*5
Perencanaan Jembatan Baja
0aya maksimum yang bekerja = 18:55)8 kg
.igunakan baut 6=8 (1)* cm) dan ,lat buhul (t) = $ cm
!ambungan tam,ang satu:
Pgs =
2
4
1
d = 2400 6 , 0 9 , 1
4
1
2
= 8:$):1 kg
Ptu =
tu
t d
=
2400 5 , 1 0 , 2 9 , 1
= 16(:) kg
Mang menentukan adalah Pgs = 8:$):1 kg
Perhitungan jumlah baut yang digunakan ,ada titik buhul:
n =
gs
maks
P
P
=
8:$):1
18:55)8
6)(8 8 baut
.i,akai: 8 baut 6=8
?.2.2 batan( ten(a" *S8%
0aya maksimum yang bekerja = $7)*: kg (5)
Panjang batang (Lk ) = 8):5 m
.i,ilih ,r%;il 1/1/18 dengan 4 = $65 cm
8
G = $()$ cm
$
i
min
= 6) cm
-ngka kelangsingan:
=
m$n
i
lk
=
3
485
= 1(1)((7
.ari tabel baja di,er%leh:
= 1(1)((7

= 7)5*:
&egangan yang timbul :
7)5*: F
$()$
$7)*:
Fc
G
P
ytb
_
= 7:6)$:8 kg=cm
$
< = $8 kg=cm
$
WW/
(aman)
Per"itun(an Jum$a" Baut
0aya maksimum yang bekerja = $7)*: kg
.igunakan baut 1=$ (1)$7 cm) dan ,lat buhul (t) = $ cm
!ambungan tam,ang satu:

96
*(
Perencanaan Jembatan Baja
Pgs =
2
4
1
d = 2400 6 , 0 27 , 1
4
1
2
= 1:$8)15 kg
Ptu =
tu
t d
=
2400 5 , 1 0 , 2 27 , 1
= *188) kg
Mang menentukan adalah Pgs = 1:$8)15 kg
Perhitungan jumlah baut yang digunakan ,ada titik buhul :
baut $ 1)8:
1:$8)15
$7)*:
gs
P
maks
P
n
.i,akai: $ baut 1=$
?.2.3 batan( dia(.na$ utama *S3%
0aya maksimum yang bekerja = *87)66( kg (tekan)
Panjang batang diag%nal (Lk ) = ()*(( m
.i,ilih ,r%;il ] 15/15/18 dengan 4 = :85 cm
8
G = 8)6 cm
$
i
min
= 8)5: cm
-ngka kelangsingan:
=
min
i
lk
=
8)5:
(*()(
= 15$)*(
.ari tabel baja di,er%leh:
= 15$)*(

= ()(*(
&egangan yang timbul:
ytb

=
696 , 6
3 , 40
336 , 9407

F
P
= 15(6)(5 kg=cm
$
< = $8
kg=cm
$
///(aman)
Per"itun(an Jum$a" Baut
0aya maksimum yang bekerja = *87)66( kg
.igunakan baut 6=8 (1)* cm) dan ,lat buhul (t) = $ cm
!ambungan tam,ang satu:
Pgs =
2
4
1
d = 2400 6 , 0 9 , 1
4
1
2
= 8:$):1 kg
Ptu =
tu
t d
=
2400 5 , 1 0 , 2 9 , 1
= 16(:) kg
Mang menentukan adalah Pgs = 8:$):1 kg

97
*7
Perencanaan Jembatan Baja
Perhitungan jumlah baut yang digunakan ,ada titik buhul :
n =
gs
P
maks
P
=
81 , 4082
9407,336
= $)68 8 baut
.i,akai: 8 baut 6=8
BAB 9III
PE)HIUN+AN DEIN+
Besarnya <etting (,enurunan) yang terjadi ,ada suatu k%nstruksi
jembatan akibat muatan t%tal dihitung dengan menggunakan
,ersamaan berikut :
f
ytb
=
F
SL!
di mana : ; = <etting yang terjadi (cm)
! = gaya batang (Kg)
L = ,anjang batang (cm)
D = gaya batang akibat beban 1 t%n di tengah bentang (1
satuan)
H = >%dulus Hlastisitas Baja (H = $/1 1
(
kg=cm
$
)
G = luas ,enam,ang batang (cm
$
)
Berdasarkan 2!34 &565$5 halaman 1) lendutan maksimum yang
dii<inkan untuk k%ntruksi jembatan rangka baja adalah:
800
L
"
Dntuk L = ( cm (,anjang jembatan)) maka
800
7000
" = :)75 cm
Dntuk menghitung <etting ,ada k%nstrukis jembatan rangka baja
diangga, gaya P sebesar 1 t%n yang bekerja ,ada tengah5tengah
bentang/ 0aya5gaya batang da,at dihitung dengan met%de Crem%na/
Dntuk masing5masing gaya batang yang terjadi akibat beban
teta, dan beban 1 t%n da,at dilihat ,ada tabel ,erhitungan <etting/

98
*:
Perencanaan Jembatan Baja
ABEL PE)HIUN+AN DEIN+
Batan
g
! L D G H !LD=GH
(Kg) (cm)
(satua
n)
(cm
$
) (Kg=cm
$
) (cm)
-1 5656*:* 5 5/7(* 5(/: $1 /11(
-$ 5656*:* 5 5/7(* *1$ $1 /71
-6
55:**(7
5 51/56: *1$ $1 /$67
-8
55:**(7
5 51/56:
1$67/
5
$1 /175
-5
577*$*
5 5$/67
1$67/
5
$1 /618
-(
577*$*
5 5$/67
1$67/
5
$1 /618
-7
577*$*
5 5$/67
1$67/
5
$1 /618
-:
577*$*
5 5$/67
1$67/
5
$1 /618
-*
55:**(7
5 51/56:
1$67/
5
$1 /175
-1
55:**(7
5 51/56: *1$ $1 /$67
-11 5656*:* 5 5/7(* *1$ $1 /71
-1$ 5656*:* 5 5/7(* 5(/: $1 /11(
B1
1*175$
5 /6:8 75 $1 /$6
B$
1*175$
5 /6:8 75 $1 /$6
B6
8:(78(
5 1/156 1: $1 /166
B8
8:(78(
5 1/156 1: $1 /166
B5
((675
5 1/*$6 161$ $1 /$6$
B(
((675
5 1/*$6 161$ $1 /$6$
B7
7$$(66
5 $/(*$ 161$ $1 /656
B:
7$$(66
5 $/(*$ 161$ $1 /656
B*
((675
5 1/*$6 161$ $1 /$6$
B1
((675
5 1/*$6 161$ $1 /$6$
B11
8:(78(
5 1/156 1: $1 /166
B1$
8:(78(
5 1/156 1: $1 /166
B16
1*175$
5 /6:8 75 $1 /$6

99
**
Perencanaan Jembatan Baja
B18
1*175$
5 /6:8 75 $1 /$6
.1
56188:1
:$ 5/(6 75 $1 /16
.$
$((15
:$ /(6 5$( $1 /1$8
.6
5$1771
:$ 5/(6 5$( $1 /1$
.8
1(*6$:
:$ /(6 5$( $1 /7*
.5
51$*67
:$ 5/(6 5(/: $1 /56
.(
7$58
:$ /(6 5(/: $1 /6$
.7
5$8165
:$ 5/(6 5(/: $1 /11
.:
5$8165
:$ 5/(6 5(/: $1 /11
.*
7$58
:$ /(6 5(/: $1 /6$
.1
51$*67
:$ 5/(6 5(/: $1 /56
.11
1(*6$:
:$ /(6 5$( $1 /7*
.1$
5$1771
:$ 5/(6 5$( $1 /1$
.16
$((15
:$ /(6 5$( $1 /1$8
.18
56188:1
:$ 5/(6 75 $1 /16
J1
6:68*
(5
67(/6
$
$1 /
J$

(5
67(/6
$
$1 /
J6
6:68*
(5
67(/6
$
$1 /
J8

(5 7(/8 $1 /
J5
6:68*
(5 7(/8 $1 /
J(

(5 7(/8 $1 /
J7
6:68*
(5 1 7(/8 $1 /155
J:

(5 7(/8 $1 /
J*
6:68*
(5 7(/8 $1 /
J1

(5 7(/8 $1 /
J11
6:68*
(5 7(/8 $1 /
J1$

(5 7(/8 $1 /
J16
6:68*
(5 7(/8 $1 /
Jumlah
5/:7$*
1*
1.ntr.$6
f
ytb
= 5):76 cm T f
i+in
= :)75 cmWWWWWWWWWWWWW///(aman)

100
1
)
Perencanaan Jembatan Baja
BAB IF
PE)ENBANAAN PE)LEA1AN
A.1 Per$etakan
Bantalan untuk ,erletakan digunakan baja Bj55$ dengan = $8
kg=cm
$
) sedangkan r%l dibuat dari baja tuang dengan = :5
kg=cm
$
/
Beban t%tal yang diterima %leh tum,uan terdiri dari:
-kibat 2- beban mati = $$()68( t%n = $$(68(
kg
-kibat 2- beban hidu, = {(15)$*8 F 7)+18)(55} F P F1 =
8:$*1: kg
-kibat 2- beban angin = 6$)6*:
kg
P = 71$$(()6*:
kg
A.2 Perencanaan Per$etakan
A.2.1 Per$etakan ).$

101
11
Perencanaan Jembatan Baja
>enghitung lebar bantalan (lebar kursi)
.iambil lebar bantalan = lebar kursi = b = 1 cm
>enghitung ,anjang bantalan (,anjang kursi)
G yang dibutuhkan bl%k bet%n:
G =
2
2
107 , 11871
60
712266,398
cm
cm kg
kg
beto#
P

G = b/
=
cm cm
cm
cm
b
F
120 711 , 118
100
107 , 11871
3

Jadi ,anjang bantalan = Panjang kursi = = 1$ cm
>enghitung tebal bantalan (tebal kursi)
d = P
b
PL 3

= P
* 2400 ' 100
* 120 *' 712266,398 ' 3
di mana = $8 kg=cm
$

= 1()686 cm

17 cm
&ebal ,lat landasan:
d
$
diambil = d
1
= 17 cm
.iameter gelinding r%l:
d =
( )
2
$F$n
6
#
P 10 75 , 0


=
( )
2
6
8500 100
712266,398 10 75 , 0


= 76)*6: cm 78 cm

102
1$
Perencanaan Jembatan Baja
0ambar */1 Perletakan r%l
A.2.2 Per$etakan Sendi
.irencanakan untuk ,erletakan sendi sama dengan ,erletakan
r%l
- Panjang (L) = 1$ cm
- Lebar (B) = 1 cm
2
3
=
L
P 8 , 0
t=

2
3
=
120 2400
712266,398 8 , 0

= 1)*7* cm
d = $ F 1)*7* cm = 6)*5: cm 8 cm
0ambar */$ Perletakan sendi

103
16
120 cm
74
cm
108 cm
17 cm
4 cm
108 cm
17 cm
120 cm

Perencanaan Jembatan Baja
BAB F
PE)HIUN+AN 1UBI1ASI
1=.1 Per"itun(an 1ubikasi 9ak;erk
3%
Pr%;il
Luas Panjang Jumlah J%lume Berat
Batang Batang Batang
Batang
Batang Batang
(m
$
) (m
$
) (m
6
) (Kg)
-1 =
-1
$
'
(F(F$F6:
/5$( 5 $ /5$( 816/$58
-$ =
-1
1
'
(F(F8F(
/*1$ 5 $ /*1$ 71(1/$
-6 =
-1

'
(F(F8F(
/*1$ 5 $ /*1$ 71(1/$
-8 = -*
'
(F(F75F75
/1$6: 5 $ 1/$6: *7$1/15
-5 = -:
'
(F(F75F75
/1$6: 5 $ 1/$6: *7$1/15
-( = -7
'
(F(F75F75
/1$6: 5 $ 1/$6: *7$1/15
B1 =
B1
8
'
(F(F6F5
/75 5 $ /75 5::*/185
B$ =
B1
6
'
(F(F6F5
/75 5 $ /75 5::*/185
B6 =
B1
$
'
(F(F(F(
/1: 5 $ 1/: 7*15/11
B8 =
B1
1
'
(F(F(F(
/1: 5 $ 1/: 7*15/11
B5 =
B1

'
(F7F75F75
/161$ 5 $ 1/61$
16$/7
7

104
18
Perencanaan Jembatan Baja
B( = B*
'
(F7F75F75
/161$ 5 $ 1/61$
16$/7
7
B7 = B:
'
(F7F75F75
/161$ 5 $ 1/61$
16$/7
7
.1 =
.1
8
'
(F(F6F5
/75 :/$1 $ 1/$6 5::*/185
.$ =
.1
6
'
(F(F$F6:
/5$( :/$1 $ :/($7
816$/56
5
.6 =
.1
$
'
(F(F$F6:
/5$( :/$1 $ :/($7
816$/56
5
.8 =
.1
1
'
(F(F$F6:
/5$( :/$1 $ :/($7
816$/56
5
.5 =
.1

'
(F(F$F6:
/5$( :/$1 $ :/($7
816$/56
5
.( = .*
'
(F(F$F6:
/5$( :/$1 $ :/($7
816$/56
5
.7 = .:
'
(F(F$F6:
/5$( :/$1 $ :/($7
816$/56
5
J1 =
J1
6
] $F$F$ /7(8 (/5 $ /** 5**/*:
J$ =
J1
$
] $F$F$ /7(8 (/5 $ /** 5**/*:
J6 =
J1
1
] $F$F$ /7(8 (/5 $ /** 5**/*:
J8 =
J1

] $F$F$ /7(8 (/5 $ /** 5**/*:


J5 = J* ] $F$F$ /7(8 (/5 $ /** 5**/*:
J( = J: ] $F$F$ /7(8 (/5 $ /** 5**/*:
J7 ] $F$F$ /7(8 (/5 1 /5 5**/*:
&%tal (7/15(
6(866/*
8:
J%lume t%tal kedua "ak#erk = ($ F (7)15() + 1E ($ F (7)15()
= 187)786 md
Berat dua "ak#erk = $ F 6(866)*8: = 7$:(7):*( kg
1=.2 Per"itun(an 1ubikasi Lantai Jembatan
1=.2.1 Baja
K%nstruksi yang 3ama Luas
Panjan
g
Jumlah J%lume Berat
digunakan Pr%;il
Batang
Batan
g
Batang
Batang Batang
(m
$
) (m) (m
6
) (Kg)
(a) (b) (c) (d) (e)
(c) F
(d)
(d) F (e) F
A
0elagar
melintang
.42 7 /6:1 */7 15 /6(*( 8658/5
0elagar .42 5 /86$ 7 5 6/$8 *6:

105
15
Perencanaan Jembatan Baja
memanjang
&iang !andaran e 11)( /1$$( /* 5: /11 5$/(:(
!andaran
mendatar
e ()5 /57( 7 8 /86 155*/(
4katan angin atas
!1
] 1$/1$/
15
/66* 8/:5 $ /1(8 $5:/$
4katan angin atas
!$
] 1$/1$/
15
/66* 8/:5 $ /1(8 $5:/$
4katan angin atas
!6
] 1$/1$/
15
/66* (/*(( 18 /$6( $5*8/16:8
4katan angin atas
!8
] 1$/1$/
15
/66* (/*(( 18 /$6( $5*8/16:8
4katan angin atas
!5
] 1/1/
18
/$($ 8/:5 $( /1$7 $5*7/((
1=.2.2 Bet.n bertu$an(
K%nstruksi bet%n &ebal (m)
Panjang
(m)
Lebar
(m)
Luas (m
$
) J%lume
(a) (b) (c) (d)
(e) = (c)
(d)
(e)(b)
Lantai Kendaraan /$ 7 7 8* *:
Lantai &r%t%ar /$ 7 */7 (7* 165/:
&%tal $66/:
1=.2.3 As!a$
K%nstruksi bet%n &ebal (m)
Panjang
(m)
Lebar
(m)
Luas (m
$
) J%lume
(a) (b) (c) (d)
(e) = (c)
(d)
(e)(b)
Lantai Kendaraan /1 7 7 8* 8*
&%tal 8*
1=.3 Per"itun(an Jum$a" Baut
1=.3.1 Sambun(an titik bu"u$
&itik
buhul
D baut
Jumlah
baut
- = B 6)8*$ $:
C = N 6)8*$ $6(
P = B] 6)8*$ 6:
. = 3 6)8*$ 5$
K = -] 6)8*$ 65(
H = > 6)8*$ 8(:
2 = \ 6)8*$ (6$

106
1(
Perencanaan Jembatan Baja
G = L 6)8*$ ((8
! = M 6)8*$ 58
0 = K 6)8*$ (8
& = [ 6)8*$ 78
' = 4 6)8*$ ((8
D = I 6)8*$ ($8
4 6)8*$ 58:
J 6)8*$ 76$
&%tal baut $
"ak#erk
157(
Baut 1' *238# cm%
!ambungan gelagar memanjang ujung ke gelagar melintang
= 6 F $ F 18 F 15 = 1$(
!ambungan gelagar memanjang tengah ke gelagar melintang
= 8 F 6 F 18 F 15 = $5$
!ambungan gelagar melintang ke gelagar utama
= 6 F $ F 1 F 15 = *
Baut 3G#' *13A cm%
!ambungan ikatan angin batang te,i (!1) = $ F $ F 8 = 1( baut
!ambungan ikatan angin batang te,i (!$) = $ F $ F 8 = 1( baut
!ambungan ikatan angin batang te,i (!6) = $ F 18 F $ = 5( baut
!ambungan ikatan angin batang te,i (!8) = $ F 18 F $ = 5( baut

Baut 1G2' *132?cm%
!ambungan ikatan angin batang tengah (!5) = $ F $( F $ = 18
baut
)eka!itu$asi Baut

107
17
Perencanaan Jembatan Baja
Baut
Jumlah
Baut
D 1=$f (1)$7 cm) 18
D 6=8f (1)* cm) 188
D 1f ($)58 cm) 8(:
D 1 6=:f (6)8*$
cm)
157(
DA-A) PUSA1A

108
1:
Perencanaan Jembatan Baja
1/ -n%nim) 1*:8) Peraturan Perencanaan Ban(unan Baja
Ind.nesia *PPBBI H 1A@3%/ Mayasan Lembaga Penyelidikan
>asalah Bangunan : Bandung/
$/ Bustraan dan \/ Lambri) Da:tarIda:tar untuk 1.nstruksi
Baja. P&/ Pradnya Paramita : Jakarta/
6/ .i,%hus%d%) 4stima#an/ 1***) Struktur Bet.n Bertu$an(/ P&
0ramedia Pustaka Dtama : Jakarta/
8/ 0una#an) 2udy/ 1*:7) abe$ Pr.:i$ 1.nstruksi Baja/
Kanisius : M%gyakarta/
8. Perencanaan Pembebanan Jembatan *)SNI I=2I2==8%
>. Perencanaan Struktur Baja untuk Jembatan *)SNIII=3I
2==8%
?. Perencanaan Struktur Bet.n untuk Jembatan *)SNIII12I
2==#%

109
1*