BLOK SUBSTANSI OBAT DAN NUTRISI

Modul Skill Lab PERESEPAN OBAT

2012

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG

Hal ini sering menimbulkan suatu keadaan “patologik” atau tidak normal dalam peresepan dengan berbagai dampaknya yang merugikan. TUJUAN UMUM Area kompetensi:  Area Komunikasi Efektif  Area keterampilan Klinis  Area Etika. dosis. interval. Kenyataannya dalam praktek. unwanted effect. lama pengobatan. interaksi obat-obat. keahlian sekaligus berbagai pertimbangan profesional dalam setiap tahap sebelum membuat suatu keputusan meresepkan obat. II. Moral. sering dijumpai kebiasaan pengobatan/peresepan (prescribing habit) yang tidak berdasarkan proses dan tahap ilmiah tersebut. efek samping/adverse effect.2 Modul Skill Lab PERESEPAN OBAT DRUG PRESCRIBING I. mahasiswa mampu:  Memahami proses pengobatan/terapi  Menetapkan obat yang sesuai dengan kondisi pasien  Menuliskan resep secara lege artis  Menginformasikan kepada pasien tentang efek obat. interval. lama pengobatan.  Setelah mengikuti pembelajaran modul skill lab peresepan obat diharapkan mahasiswa mampu menuliskan resep dengan benar dan rasional berdasarkan penyebab penyakit dengan pendekatan yang holistik  III. komunikasi dokter-pasien mengenai obat yang diberikan (efek obat. PENDAHULUAN Proses pengobatan menggambarkan suatu proses normal atau “fisiologik” dari pengobatan yang memerlukan pengeahuan. Modul ini akan membahas secara umum tentang cara pemilihan obat berdasarkan beberapa kasus kesehatan yang ada dalam praktek dokter umum. cara penulisan resep. efek samping. interaksi obat makanan Blok Substansi Obat dan Nutrisi . interaksi obat-obat. Medikolegal. interaksi obat makanan). dosis. Profesionalisme dan Keselamatan Pasien. LEARNING OBJECTIVE Setelah mengikuti modul Skill Lab Peresepan Obat. Secara umum patologi peresepan ini lebih dikenal sebagai peresepan yang tidak rasional (irrational prescribing) atau peresepan yang tidak benar (in appropriate prescribing). unwanted effect.

TEORI Resep adalah permintaan tertulis dari dokter kepada apoteker/farmasi pengelola apotek untuk memberikan obat jadi atau meracik obat dalam bentuk tertentu sesuai dengan keahliannya. peresepan yang rasional adalah memberi dengan keperluan klinik. diberikan dalam jangka waktu yang sesuai dengan penyakit. dan dengan biaya termurah menurut pasien dan komunitasnya.3 Modul Skill Lab PERESEPAN OBAT IV. dosis sesuai dengan kebutuhan pasien. sebagaimana tertuang dalam bagan berikut: Blok Substansi Obat dan Nutrisi . takaran dan jumlah obat sesuai dengan yang diminta. kemudian menyerahkannya kepada yang berhak/pasien. Perjalanan pengeluaran resep di Indonesia. Menurut WHO. dimulai dengan pertemuan dokter dengan pasien dan diakhiri dengan pemberian obat oleh apotik.

SIP. interval waktu pemberian. tanggal menulis resep. alamat/telephon/tempat. Invocatio: permintaan tertulis dokter dalam singkatan latin “R/” (resipe) yang berarti berikanlah. Subciptio: tanda tangan/paraf dokter penulis resep sebagai legalitas resep tersebut Pro: terdiri atas nama pasien. umur dan bila perlu alamat Blok Substansi Obat dan Nutrisi . dosis pemberian.4 Modul Skill Lab PERESEPAN OBAT Format Penulisan Resep Ada enam bagian:       Inscriptio: nama dokter. Prescriptio/ordonatio: nama obat dan jumlah serta bentuk sediaan yang diinginkan Signatura: tanda cara pakai.

Bacalah farmakologi obat obat yang diberikan dalam skenario Blok Substansi Obat dan Nutrisi .5 Modul Skill Lab PERESEPAN OBAT IV.Biomed Instruktur Mahasiswa V. M. Irsan Saleh. RANCANGAN ACARA PEMBELAJARAN Waktu (menit) 20 menit 100 menit Aktivitas Belajar mengajar Pendahuluan Mahasiswa melakukan simulasi secara mandiri dengan pengawasan instruktur/ narasumber Keterangan Dr. PROSEDUR 1. SARANA DAN ALAT YANG DIPERLUKAN Laptop  Suatu artikel/skenario  Ruang dengan kapasitas 10 orang dengan setting ruang praktek dokter  VI. Bacalah artikel/skenario yang akan dibaca di rumah. 2. dr.

5. Blok Substansi Obat dan Nutrisi . dosis. Tuliskan resep obat yang dipilih secara benar sesuai dengan aturan farmasi. 4. cara pemberian obat. Lakukan peran sebagai dokter dan lakukan pemberian informasi terhadap pasien (salah seorang teman berperan sebagai pasien) dosis. umur.6 Modul Skill Lab PERESEPAN OBAT 3. 4. interaksi obat. efek samping obat. terminasi obat) 7. interval. status pernikahan Tentukan diagnosis/permasalahan pasien berdasarkan skenario Tentukan tujuan pengobatan Identifikasi obat pilihan  Nama obat  Furmula obat  Dosis  Waktu pemberian obat Tuliskan resep  Nama dan alamat dokter  Tanggal  Nama generik obat  Formulasi obat  Dosis  Cara pemberian  Jumlah  Instruksi  Signatura  Nama dan alamat pasien Berikan informasi. Langkah-langkah yang akan dilakukan mengikuti bagan daftar tilik di bawah ini: NO 1. 6. 2. AKTIVITAS Ucapkan salam kepada pasien dan persilahkan duduk dengan nyaman Perkenalkan diri saudara sebagai dokter Konfirmasi ulang identitas pasienL nama. 5. 8. pekerjaan. Lakukan analisis terhadap obat yang akan saudara berikan berdasarkan kondisi pasien. efek yang tidak diharapkan. 6. instruksi dan warning meliputi:  Efek pengobatan  Efek samping  Instruksi (kapan diberikan obat. berapa lama)  Warning (dosis maksimum. 3.

7 Modul Skill Lab PERESEPAN OBAT VII. Sebagai dokter saudara berencana akan memberikan propranolol. Selain hipertensi Tn Ariel juga menderita asma bronkiale. Obat antihipertensi yang saat ini diberikan enalapril dan hydrochlorothiazide. 2. SKENARIO Tn Ariel umur 65 tahun datang ke praktek saudara dengan riwayat hipertensi sejak 6 tahun yang lalu. Lakukan analisis terhadap obat yang akan saudara berikan berdasarkan kondisi pasien. Tugas: 1. tetapi tekanan darah Tn Ariel tetap meningkat mencapai 165/95 mmHg. Tuliskan resep obat yang dipilih secara benar sesuai dengan aturan farmasi. ========= MIS ========= Blok Substansi Obat dan Nutrisi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.