Anda di halaman 1dari 17

1

Bab 6 Evaluasi Field Test Apa itu 'field test'? Field test adalah uji yang dibuat dimana situasinya dibuat seperti pembelajaran yang sebenarnya. Field test juga disebut juga dengan uji beta dan uji coba lapangan. Field test biasanya punya banyak tujuan antara lain: * * * Membuktikan bah a memang ada re!isi setelah adanya e!aluasi formatif Mencari apakah ada perbaikan "re!isi# yang bisa dilakukan Melihat keefektifan pembelajaran

$ntuk melakukan field test pembelajaran yang digunakan ataupun media yang dikembangkan maka field test dilakukan saat media atau pembelajaran yang kita kembangkan sudah sempurna "tidak ada lagi perubahan# menurut pendesain pembelajaran atau media tersebut% alaupun tentu saja masih bisa diubah setelah dilakukannya field test. &iasanya% pendesain akan bertindak sebagai pengamat untuk melihat seberapa baik efek pengajaran yang didesain terhadap guru dan anak didik. Field test bisa dilakukan di beberapa tempat ataupun hanya dilakukan di satu tempat saja. &iasanya pendesain pengajaran "desainer pembelajaran# perlu beberapa tempat field test sekaligus karena dia ingin menguji simulasi pembelajaran bila dilakukan pada beberapa tempat berbeda. 'alam field test semua komponen pembelajaran harus ada% mulai dari alat(alat yang akan digunakan% petunjuk pelaksanaan untuk guru% bahan ajar)bahan belajar untuk guru dan sis a% petunjuk pelaksanaan untuk sis a dan juga test(test apa yang bisa dilakukan terhadap sis a. *erkadang hasil akhir seperti !ideo pembelajaran yang akan digunakan dalam field test% biasanya untuk menghemat biaya% pengembangan !ideo paling akhirlah yang akan dipakai dalam field test. +uasana atau situasi field test dibuat sedemikian rupa sehingga mirip)sesuai dengan situasi pembelajaran yang sebenarnya. *api dalam situasi khusus% bisa saja sis a tidak ikut serta dalam field test ini atau tidak ada guru ikut serta dalam field test. Misalnya saja% untuk menguji pembelajaran yang tujuannya

untuk digunakan di rumah "home(schooling# maka tidak perlu ada guru dalam field test ini. +eperti halnya e!aluasi kelompok kecil suasana atau situasi field test harus seotentik mungkin. -amun misalnya e!alauasi kelompok kecil "e!aluasi kelompok kecil ini mungkin sama dengan microteaching# lebih mirip simualasi pembelajaran daripada pembelajaran yang sebenarnya% maka tidak sedemikian halnya dengan field test% jadi semua elemen belajar harus ada dalam field test. .adi bila ingin hasil field test yang lebih baik% maka sebaiknya field test dilakukan dalam beberapa situasi)suasana yang berbeda% sehingga hasil yang didapatkan lebih beragam)banyak. /alaupun field test dilakukan untuk mere!isi dan memperbaiki sebuah pembelajaran yang didesain% namun ternyata tujuan pang penting dalam field test bukannya mencari mana yang perlu diperbaiki dalam field test tersebut% melainkan untuk melihat seberapa efektifkah pembelajaran tersebut "0Andasa amany% 1121#3 -e!o% 1144#. .adi tujuan utama field test yang dilakukan pembuatnya adalah untuk melihat mana komponen dalam pembelajaran tersebut yang efektif dan mana yang tidak. Apalagi bila tujuan utama field test memang didesain untuk melihat keefektifan pembelajaran% maka terkadang tidak ada re!isi dilakukan setelah field test% namun pendesain hanya mendokumentasikan apa pendapat sis a atau guru tentang keefektifan pembelajaran yang kita uji dalam field test tersebut. &iasanya keefektifan dilakuakn setelah media atau pembelajran yag dikembangkan sudah berada di tahap final "akhir#. +ehingga tujuan utama yang pendesain cari dalam field test bukan lagi mencari kelemahan pembelajaran yang ia desain tetapi yang dicari adalah sejauh mana pembelajaran tersebut efektif. 'ilihat dari sini% salah satu fungsi utama 'field test' adalah tnuk menguji apakah pembelajaran yang kita buat bisa dipakai atau tidak dalam pembelajaran yang sebenarnya. &iasanya pembelajaran yang dipakai dalam field test adalah hasil akhir desain pembelajaran "tidak ada lagi re!isi# dan pembelajaran ini lah yang nantinya akan digunakan dalam situasi belajar yang sebenarnya. .adi suasana kelas% sis a dan guru semuanya dibuat sedemikian rupa sama seperti bila mereka benar(benar akan belajar menggunakan pembelajaran tersebut "bukan simulasi

ataupun microteaching#. $ntuk menguji apakah situasi dan suasana belajar memang otentik "seperti keadaan sebenarnya# maka pendesain harus melihat dan mencatat apakah suasana belajar memang otentik dan mencatat masalah(masalah yang timbul selama proses pelaksanaan pembelajaran berlangsung. 'engan begini% field test bisa digunakan utnuk melihat kira(kira kesulitan apa yang bakal timbul saat implementasinya di situasi kelas yang sebenarnya dan pendesain bisa memberikan)mendesain petunjuk yang lebih baik bagi guru dan sis a sehingga pembelajaran tersebut lebih mudah digunakan "lihat gambar 6.1#% dengan begini field test jauh lebih efektif daripada hanya sekedar e!aluasi formatif. Field test juga menjadi gambaran bagaimana seharusnya pembelajaran tersebut digunakan nantinya. 7endapat ahli 8ersi a al 9nteraksi lebih banyak 9si /a ancara satu per satu 0elompok 0ecil 8ersi re!isi 9nteraksi lebih sedikit 7enggunaan dan kinerja :ambar 6.1 *ipe(tipe e!aluasi formatif 0arena tujuannya lebih spesifik seperti yang diterangkan sebelumnya di paragraf sebelumnya% field test seringkali digunakan untuk melihat)menge!aluasi)menilai apakah pembelajaran yang baru kita kembangkan tersebut cocok utnuk sebuah sistem pembelajaran dan apakah pembelajaran tersebut dapat diterima dengan baik oleh pengguna. +eringkali ino!asi baru seperti ini tidak sesuai dengan sistem pembelajaran sehingga seringkali tidak diterima untuk digunakan pada satu sistem pembelajaran. ;a kins dan ;oney "111<# berpendapat apalagi untuk ino!asi berupa teknologi interaktif yang dipakai dalam dunia pendidikan harus dilakukan field test terlebih dahulu sebelum dilepas di pasaran. *essmer dan ;arris "111,# juga berpendapat yang sama bah a sebuah desain pembelajaran yag baru bisa Field test

berhasil diimplementasikan bila desain pembelajaran tersebut sesuai dan cocok dengan lingkungan atau situasi dimana pembelajaran tersebut akan dilakukan. +elain bisa digunakan untuk alat e!aluasi yang sangat bermanfaat% field test juga bisa digunakan untuk dijadikan alat yang menyatakan bah a desain atau ino!asi pembelajaran yang dibuat adalah milik pendesain ataupun institusi yang mendanai pengembangan pembelajaran tersebut% termasuk juga orang(orang yang ikut field test pun nantinya akan punya hak untuk menyatakan bah a mereka ikut dalam pengembangan pembelajarna ini. &iasanya orang yang ikut dalam pengembangan sebuah ino!asi pembelajaran adalah orang(orang yang paling mudah menerima sebuah cara atau ino!asi pembelajaran yang baru ";a!elock% 1144#. &ahkan field test juga bisa menjadi ajang promosi strategi)media pembelajaran yang baru. -amun selain kelebihan field test seperti yang disebutkan di atas% ada juga kelemahan)kekurangan field test% dimana% karena field test kebanyakan dilakukan diakhir pengembangan% seringkali tidak ada lagi deadline aktu untuk melakukan re!isi ";a kins dan ;oney% 111<3 Abedor% 114,#. .adi terkadang karena adanya aktu untuk mengubah format media atau pembelajaran yang sudah aktu dan biaya yang sudah dikembangkan tidak ada lagi% karena sudah banyak

dikeluarkan. &elum lagi bila satu hal di ubah dari pengembangan itu% bisa dipastikan pasti ada hal lain yang juga harus diubah sehingga tercipta efek domino "Abedor% 114,#. .adi untuk menghindari hal(hal seperti ini% sebaiknya field test dilakukan secepat mungkin% sehingga re!isi bisa dilakukan dan perubahannya juga efektif. &iasanya bila produk pengembangan yang dikerjakan tidak terlalu besar% maka biasanya tidak akan ada hany ada aktu yang banyak untuk field test. Misalnya bila aktu untuk tes aktu dua minggu untuk menyelesaikan pengembangan tersebut% a ancara orang per orang%

ditambah dana yang sangat terbatas% maka pasti tidak akan ada atau uji coba dengan bantuan ahli% atau melakukan

apalagi bila mau melakukan re!isi. 0alau sudah begini% maka pendesain pembelajaran tersebut hanya punya satu pilihan% entah hanya melakukan e!aluasi dengan satu a ancara dengan satu orang peserta saja% hanya meminta tolong

>

satu orang ahli melakukan re!ie % ataupun satu test e!aluasi formati!e lain. .adi daripada kehabisan aktu% biasanya dicari satu hal paling penting yang harus dites. Misalnya pada pengembangan sebuah alatyang dilakukan dalam field test adalah menguji alat tersebut dan melihat apakah alat tersebut bisa digunakan dan diterima oleh guru atau sis a ataukah tidak% tanpa melakukan a ancara ataupun re!ie seorang ahli. Perencanaan field test Informasi yang bisa didapatkan dari field test Field test biasanya digunakan untuk melihat apakah pembelajaran yang didesain pendesain bisa digunakan atau diterima oleh penggunanya. &anyak pertanyaan yang bisa dija ab tentang produk yang kita kembangkan bila kita melakukan field test. Misalnya pertanyaan(pertanyaan seperti di ba ah ini: &isakan produk atau pembelajaran yang kita kembangkan bisa dilaksanakan di kelas yang sebenarnya? &isakan produk yang kita kembangkan dapat digunakan sesuai dengan yang kita inginkan? Apakah sis a dan guru perlu ditraining dulu sebelum menggunakan produk atau pembelajaran yang kita desain? 0;usus untuk media pembelajaran yang berupa !ideo interaktif% hiperte?t "te?t yang bisa diklik#% hypermedia ataupun media menggunakan komputer% maka produk atau media tersebut harus dibuat yang memungkinkah penggunaan yang mudah dan tidak rumit "*essmer dan ;Arris% 111,#. /alaupun e!aluasi kelompok lebih mudah digunakan untuk menilai apakah produk pengembangan kita mudah digunakan atau die!aluasi% tetapi field test adalah uji coba yang paling lengkap yang bisa digunakan% karena didalamnya kita bisa menge!aluasi unsur sosial dan fisik dari produk atau pembelajaran yang kita kembangkan% dan memberikan gambaran realistis apakah produk tersebut mudah digunakan atau tidak. Memperhatikan implementasi pembelajaran yang kita kembangkan selama proses field test akan membuat kita tahu bagaimana pembelajaran yang kita kembangkan digunakan oleh sis a atau guru. &iasanya% bila ada strategi pembelajaran atau ino!asi pembelajaran yang baru% guru atau sis a biasanya menilai pembelajaran yang baru itu dari apakah ada yang berguna atau tidak bagi

diri mereka "Apple dan .uncyk% 111<3 ;a kins dan ;oney% 111<#. .adi biasanya guru hanya menggunakan bagian tertentu dari pembelajaran tersebut dan mengadaptasinya ke cara mengajar guru tersebut sendiri dan bukannya menggunakan keseluruhan pembelajaran)media pembelajaran "misalnya !ideo# secara keseluruhan. Misalnya% ada sebuah !ideo yang kita kembangkan yang bisa digunakan sebagai pembelajaran% namun biasanya guru hanya menggunakan !ideo tersebut sebagai penambah penjelasan konsep dan bukan menjadi unsur utama pembelajaran. +is a bisa saja hanya menggunakan bahan ajar yang kita kembangkan hanya sebagai sumber referensi dan jarang sekali memang menggunakan bahan ajar tersebut sebagai bahan pembelajaran. &iasanya dari field test lah kita bisa melihat apakah bahan atau pembelajaran yang kita kembangkan digunakan guru atau sis a sebagai media pembelajaran ataukah hanya sebagai referensi saja. *erkadang apa yang mereka lihat dari pembelajaran yang kita kembangkan bisa saja mereka gunakan pada satu hal% namun bisa saja pembelajaran tersebut tidak bisa digunakan. 'engan melihat atau mengamati bagaimana pembelajaran)media yang kita kembangkan digunakan selama testlah maka kita bisa menambahkan sedikit re!isi "atau banyak re!isi# agar alat)pembelajaran)media yang kita kembangkan dapat lebih mudah digunakan oleh sis a atau guru. &agaimana agar pembelajaran)media pembelajaran)strategi pembelajaran yang kita kembagkan bisa dipakai terus menerus oleh guru atau sis a? ;ambatan apa yang kira(kira muncul yang menghalangi pembelajaran yang kita kembangkan selalu digunakan? &Agaimana misalnya ada kerusakan pada program atau alat yang kita kembangkan% apakah ada pemecahan sehingga alat tersebut bisa terus digunakan? &agaimana dengan isinya% bagaimana bila isi dari pembelajaran yang kita kembangkan ketinggalan @aman dan tidak sesuai dengan situasi atau perkembangan sekarang? Apakah pembelajaran yang kita desain bisa terus digunakan dari tahun ke tahun? 7embelajaran atau media yang kita kembangkan bisa disebut berhasil bukan hanya berhasil digunakan selama field test% tapi bagaimana alat atau pembelajaran yang kita desain memang digunakan dan bukan hanya menjadi ino!asi baru yang tidak terpakai "sia(sia#. 'alam field test% kita

bisa melihat kira(kira permasalahan seperti apa yang timbul yang mungkin menyebabkan alat yang kita desain tidak bisa digunakan atau rusak. 'engan field test% pendesain bisa melihat bagaimana sebenarnya alat atau pembelajaran kita digunakan oleh sis a dan guru dan kita juga bisa melihat masalah(masalah apa yang timbul selama proses implementasi. Field test dapat menunjukkan atau memperlihatkan berbagai re!isi yang bisa kita lakukan sehingga alat atau pembelajaran yang kita desain bisa beradaptasi dengan perkembangan @aman dan bisa terus digunakan alaupun aktu terus bergulir. Apakah pembelajaran)media)strategi)alat pembelajaran yang kita gunakan itu efektif? 0alau tidak efektif atau gagal apa penyebabnya? Apakah re!isi yang kita lakukan sebelumya bisa meningkatkan cara kerja alat)pembelajaran yang kita buat? +etelah dilakukan pretest% pemberian petunjuk penggunaan% dan lain(lain % bisakan alat)pembelajaran yang kita kembangkan bisa digunakan sis a langsung? &iasanya field test adalah semacam cara akhir untuk membuat pembelaajran yang dikembangkan berkualitas saat diluncurkan ke pasaran. Aalu apakah pembelajaran kita menarik? +etelah field testing apakah sis a dan guru serta pemakai lain mau memakainya? Apakah mereka bilang bagaimana mereka akan menggunakan pengembangan pembelajaran yang kita buat? &agian mana yang membingungkan dan sangat membosankan? Bang namanya pembelajaran yang berhasil adalah saat pembelajaran tersebut akan digunakan ulang oleh orang yang memakainya dan orang tersebut tahu mau diapakan pembelajaran tersebut. Field test adalah aktu dimana pendesain sebuah pembelajaran membuat semacam perbaikan pada pembelajarannya sehingga terlihat lebih menarik untuk pengguna% dan kita akan lebih tahu apa pendapat pengguna tentang pembelajaran yang kita kembangkan bila pengguna diberikan kesempatan untuk memberikan e!aluasi juga terhadap pembelajaran yang sedang diuji coba tersebut. Apakah pembelajaran yang kita kembangkan sesuai dengan lingkungan belajar yang akan memakai pembelajaran tersebut? Apakah pembelajaran yang kita kembangkan dapat digunakan di lingkungan tujuan pembelajaran ini didesain "misalnya apakah pembelajaran yang kita buat bisa dipakai di kelas% di kantor% di

rumah atau bisa di mana saja? Apakah pembelajaran yang kita desain dapat digunakan kapan saja ataukah harus ada aktu( aktu tertentu pemakaian pembelajaran kita? Menilai apakah pembelajaran yang kita desain sesuai dengan lingkungan dimana pembelajaran tersebut akan digunakan tidak sama dengan melihat apakah pembelajaran tersebut mudah digunakan pengguna atau tidak. Field test biasanya menguji apakah pembelajaran yang kita buat dapat masuk ke sistem pembelajaran yang sudah ada% misalnya apakah pembelajaran kita sesuai dengan fasilitas% alat ataupun jad al yang tersedia. Field test biasanya digunakan untuk mengidentifikasi faktor(faktor dalam analisis lingkungan yang sudah di bahas pada bab , sebelumnya. Apakah petunjuk penggunaan% test dan lain(lain "hal yang mendukung terlaksananya field test# sudah efektif? Apakah petunjuk yang ada untuk guru menjelaskan langkah satu per satu pelaksanaan dengan jelas? Apakah soal test yang akan dilakukan membingungkan sis a? Apakah soal test sesuai dengan tujuan pembelajaran? Apakah sis a benar(benar melihat petunjuk bagaimana cara belajar ataukah tidak? Apa ada bahan tambahan lain yang harus disiapkan? &iasanya field test juga dilakukan untuk menilai apakah bahan pendukung pembelajaran memang sudah ada dan apakah ada kekurangan dari bahan pendukung tersebut. Apakah pembelajaran yang dibuat dan di test dalam field test memberikan hasil yang memuaskan? Apakah pembelajaran yang didesain dapat memecahkan masalah(masalah yang menjadi latar belakang dikembangkannnya pembelajaran ini? Apakah harus ada insentif sehingga orang mau menggunakan pembelajaran yang kita kembangkan? Untuk Apa Field Test ini Dilakukan Field test% selain mencari sis a atau pengguna% sebenarnya lebih kepada mencari situasi seperti apa yang bisa menjadi latar belakang diujinya pembelajaran yang kita kembangkan. .adi bila tempat sudah dipilih% maka kita tinggal memakai sis a atau pengguna yang berada di tempat tersebut. &ila kita mendesain pembelajaran untuk anak kelas 6 +' berarti harus dicari tempat uji coba di kelas 6 +'% kalau

bisa kelas 6 +' yang memang sedang belajar materi yang sedang kita desain. &ila kita mendesain sebuah training untuk pega ai perusahaan% maka kita bisa mencari perusahaan yang sesuai atau yang kira(kira akan membutuhkan training yang kita desain. +upaya adil% maka bila kita banyak populasi sampel% maka kita harus memilih tempat untuk dilakukannya field test secara random. Misalnya bila kita harus memilih enam dari enam puluh dua sekolah% maka kita bisa memilih ke enam sekolah tersebut secara random. -amun bila tempat atau situasi yang tersedia terbatas% maka kita tidak harus memiihnya secara random% dan hanya pilih dari kedua itu mana yang kira( kira tempat atau situasi yang cocok dimana dilakukannya field test. 0ira(kira sekolah mana yang situasi atau lingkungan belajarnya paling sesuai dengan situasi dimana pembelajaran tersebut akan digunakan nantinya. *anyakan juga apakah guru yang akan kita pilih disana punya pengalaman memakai tipe pembelajaran yang kita kembangkan dan kita juga harus tahu apa moti!asi guru tersebut sehingga mau menjadi tes instruktur dalam field test ini. 0alau bisa jangan pilih tempat atau sekolah yang kira(kira suasananya hampir ideal% apalagi bila ini bukan lingkungan belajar yang sebenarnya dimana pembelajaran ini akan digunakan nantinya. m9salnya untuk mengetes sebuah simulasi komputer% maka lebih baik bila kita memilih tempat yang tidak ideal% misalnya di sekolah di mana fasilitas komputernya terbatas% bahkan kalau perlu cari guru yang tidak terlalu melek komputer% hal ini dilakukan karena biasanya sekolah yang ideal "fasilitas lengkap% guru pintar# adalah sekolah yang mungkin hanya 1C dari seluruh sekolah yang ada "yang lain pasti fasilitas komputer dan gurunya tidak sebagus sekolah 'ideal' tersebut#% apalagi dengan memilih tempat yang tidak terlalu ideal% bisa membuktikan bah a pembelajaran yang kita desain dapat digunakan atau lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan yang lain. Pelaksanaan Field Test Field test itu dilakukan hampir mirip dengan melakukan e!aluasi kelompok kecil "microteaching# ( bisa dilihat di bab > sebelumya. -amun ada beberapa hal yang membedakan antara e!aluasi kelompok kecil dengan field test. +atu perbedaan

1<

yang paling menonjol adalah bila dalam e!aluasi kelompok kecil situasi belajar bisa apa saja( tidak ditentukan% namun dalam field test kita yang menentukan lingkungan atau situasi belajar seperti apa pembelajaran akan digunakan. &edanya lagi% tidak seperti e!aluasi kelompok kecil% pengguna "sis a# tidak pernah melakukan atau merasakan pembelajaran yang kita desain sebelumnya "mereka tidak tahu apa(apa tentang pembelajaran yang akan kita lakukan#. ;anya saja pengumpulan datanya sama dengan pengumpulan data dalam e!aluasi kelompok kecil. *erakhir% setiap field test ajib punya laporan hasil pelaksanaan field test. Mempersiapkan Memilih tempat akan dilakukannya field test Mendesain cara mengumpulkan data Mempersiapkan guru Pengumpulan data Mengamati proses pembelajaran berlangsung Memberikan test bagi sis a)sur!ei Memberikan petunjuk bagi sis a bagaimana pembelajaran sebelum dimulai Review dan Revisi De!ie data yang masuk Mere!isi pembelajaran Mengulang field test atau)dan membuat laporan Gambar 6.2 Prosedur pelaksanaan field test Memilih tempat akan dilakukannya field test. 'i dalam field test kita harus memilih sekolah atau tempat dimana kira(kira situasi belajar% sis a dan gurunya akan serupa dimana pembelajaran ini mungkin akan digunakan nantinya. &iasanya untuk mengetahui lingkungan atau situasi belajar seperti apa yang akan kita gunakan kita dapat melakuan analisis lingkungan seperti yang sudah dijelaskan di bab ,. $ntuk menentukan situasi belajar seperti apa yang kita inginkan% langkah

11

pertama dalam tahap perencaaan field test adalah mengetahui faktor(faktor lingkungan belajar apa yang akan mempengaruhi berhasil atau tidaknya pembelajaran yang akan kita uji. $ntuk mengetahui faktor(faktor lingkungan apa saja% maka kita dapat mengikuti cara yang dikembangkan oleh -e!o "1144# yang disebut skenario dan apa yang dikembangkan oleh *essmer dan ;arris "111,# yang disebut 'gambaran lingkungan' situasi belajar. 9nstrumen yang dikembangkan oleh *essmer dan ;arris ini berisi , (5 halaman yang berisi intruksi bagaimana gambaran lingkungan ini bisa dipakai% apa syarat dan fasilitas fisik dimana field test ini akan dilakukan% dan apakah ada alat yang harus digunakan dalam pembelajaran yang kita kembangkan. 9ni biasanya disebut dengan cetak biru field test dan biasanya dikembangkan setelah kita mengunjungi sekolah atau tempat yang akan kita gunakan untuk field test. esain instrumen pen!umpulan data. 'ata yang diukur dalam field test hampir sama dengan data(data yang dikumpulkan dalam e!aluasi kelompok kecil% hanya saja jumlah data lebih banyak dan tidak sedetail dengan data yang diambil dari e!aluasi(e!aluasi kelompok kecil. .adi karena hampir sama berikut adalah data yang bisa didapat dari field test: 3 Aama aktu belajar% biasanya diukur lebih akurat daripada e!aluasi aktu kelompok sebenarnya kecil% lama karena field ini pembelajaran aktu test akan berlangsungnya menggambarkan berlangsung. 3 3 3 7erforma sis a yang didapat melalui pretest% praktek% post test dan performa kerja sis a selama proses pembelajaran berlangsung. Apakah sis a senang dengan pembelajaran yang kita desain dan apakah mereka ingin belajar dengan cara ini lagi. :erak gerik sis a dan guru selama pembelajaran berlangsung% misalnya apakah mereka mendapat kesulitan selama belajar dan bagaimana mereka menggunakan pembelajaran yang kita desain. 'ata yang didapat dari lama aktu pembelajaran% performa sis a% apakah sis a

tertarik atau tidak dapat dikumpulkan dengan instrumen pengumpulan data

1,

e!aluasi kelompok yang bisa dilihat di &ab >. +edangkan gerak garik sis a dan guru selama pembelajaran berlangsung dicatat dalam bentuk log "catatan# seperti pada gambar 6.5. learner ((((((((( komentar tentang sis a EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE EEEEEEEEEEEEEE komentar sis a tentang soft are EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE :uru Mr. +loane 0omentar guru EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE EEEEEEEEEEEEEE :erak gerik EEEEEEEEEEEEEE :erak(gerik

Gambar 6." #atatan pen!amatan dalam field test Apabila kita tidak bisa hadir selama field test% maka kita bisa meminta orang untuk mengantarkan beberapa pertanyaan yang ingin kita tanyakan kepada sis a atau guru% atau bisa juga langsung berbicara dengan guru melalui telpon. +eorang pengamat pengganti juga bisa kita cari untuk menggantikan kita melakukan obser!asi dan mencatatnya dalam catatan pengamatan. Apabila kita punya banyak tempat untuk melakukan field test kita bisa mengirim kuesioner kepada sis a melalui surat% dan contoh kuesioner dapat kita buat sesuai dengan contoh pada bab empat "lihat gambar =.6 pada bab empat#. :uru juga bisa diminta untuk membuat catatan atau jurnal yang berisi apa kesulitan yang mereka hadapi selama pembelajaran dan apa kira(kira yang bisa didapat guru selama pembelajaran berlangsung. Persiapkan !uru. $ntuk mengetahui bagaimana guru akan melaksanakan pembelajaran yang akan kita lakukan% maka sebaiknya kita mengadakan a ancara terlebih dahulu dengan guru sebelum field test. 0ita bisa menggunakan a ancara ini untuk melihat apa persepsi guru terhadap pembelajaran yang kita desain% bagaimana apakah kira(kira pembelajaran yang kita desain cocok dengan cara mengajar guru tersebut% dan bagaimana kira(kira guru tersebut bisa menggunakan pembelajaran yang kita desain dalam kelasnya%

15

lalu kira(kira apa yang kurang mereka sukai atau takuti saat akan menggunakan pembelajaran yang akan kita desain. &iasanya a ancara membuat kita bisa mengatur apa yang akan kita tanyakan selama obser!asi nantinya dan kira(kira petunjuk apa yang harus kita berikan kepada guru tersebut sebelum pelaksanaan field test sehingga guru tersebut dapat menjalankan tugasnya selama pembelajaran dengan baik. 'engan a ancara dengan guru sebelum field test akan membuat kita tahu mengapa dan bagaimana guru tersebut akan melaksanakan pembelajaran kita dan kita juga akan tahu mengapa misalnya guru tersebut mengalami beberapa kesulitan selama pelaksanaan pembelajaran yang kita desain. *api perlu diingat% kita tidak perlu memberikan training bagaimana guru bisa melaksanakan pembelajaran tersebut% kecuali memang pemberian training sebelum pembelajaran adalah bagian dari setiap orang yang akan menggunakan pembelajaran kita. karena kita hanya menjadi pengamat dalam field test% maka kita boleh tidak memberikan pengarahan kepada sis a apa yang harus mereka lakukan selama pembelajaran. *api karena kita juga berada di dalam ruang kelas% maka untuk menghilangkan kecurigaan sis a mengapa kita berada di dalam ruangan kelas% guru bisa menjelaskan kepada sis a bah a kita berada di sana karena kita ingin tahu bagaimana pembelajaran kita digunakan orang dan di akhir pelajaran kita akan memberikan sedikit penjelasan kepada sis a mengenai pembelajaran tersebut. $mati pembela%aran. &erbeda dengan penjelasan di bab(bab sebelumnya yang menganjurkan kita agar terjun langsung dalam e!aluasi dan bertindak aktif dalam kelas% maka dalam field test kita malah sebaiknya tidak melakukan apa(apa kecuali hanya mengamati. &ahkan bila mereka menghadapi masalah dalam pelaksanaan pembelajaran% jangan memberikan petunjuk apa(apa kecuali diminta% semakin kita tidak melakukan interaksi dengan mereka% semakin baik. +elama pengamatan kita bisa mengamati sis a dan guru dan mencatat ke dalam catatan pengamatan apa(apa masalah yang timbul selama pembelajaran dan kira(kira apa solusi yang bisa diberikan bila masalah itu timbul lagi bila pembelajaran itu dipakai nantinya. ;al(hal seperti pengaturan kursi% cahaya% dan apapun suasana dalam ruangan kelas perlu kita perhatikan bila hal(hal tersebut

1=

dapat menggangu pembelajaran yang sedang berlangsung. &ila pembelajaran berlangsung terlalu lama% kita tidak harus mengamati keseluruhan pembelajaran melainkan kita bisa menentukan bagian(bagian mana yang akan kita perhatikan "contoh bisa kita lihat pada pembahasan masalah yang mungkin timbul selama field test pada hal. 1>, di buku ini#. Melakukan test dan survei. Ada beberapa test dan sur!ey dalam field test yang sebenarnya bukan bagian dari pembelajaran. k9ta bisa menggunakan entri test% pre tes% post tes% yang biasanya tidak ada dalam pembelajaran dan khusus dilakukan hanya dalam field test ini saja. +ur!ey persepsi sis a dan guru terhadap pembelajaran juga bukan bagian dari pembelajaran yang sebenarnya namun biasa dilakukan dalam field test. 0arena field test merupakan e!aluasi formatif% bukan sumatif% maka pasti ada beberapa re!isi yang bisa dicatat% alaupun seringkali hal ini mengurangi keotentikan suasana pembelajaran% namun untuk mengurangi kesan bah a pembelajaran dalam field test adalah pembelajaran yang tidak asli selama field test% maka kita dapat meminta gurulah yang memberikan sur!ey selama pembelajaran. Atau untuk mengurangi kesan tidak asli% maka kita bisa melakukan sur!ey dan tes satu atau dua hari sebelum pelaksanaan pembelajaran. 0ita juga bisa menggunakan sur!ey perilaku dan identifikasi masalah berkala "jadi tidak hanya dilakukan satu kali# bila field test berjalan lebih dari satu hari. Misalnya kita bisa melakukan sur!ey setelah bagian tertentu dari pembelajaran selesai% jadi tidak hanya melakukan sur!ey di akhir pembelajaran saja. +ur!ey berkala yang dilakukan lebih dari satu kali memang akan menggangu keotentikan pembelajaran yang dirasakan sis a dan guru% namun sur!ey periodis seperti ini jauh lebih banyak memberikan informasi mendetail daripada sur!ey yang hanya dilakukan di akhir pembelajaran. Melakukan &a&ancara terhadap sis&a. /a ancara yang dilakukan sama dengan cara 3 Apakah a ancara yang dilakukan pada e!aluasi kelompok kecil. menghadapi permasalahan dalam implementasi ;anya pertanyaannya saja yang agak berbeda% seperti: guru pembelajaran?

1>

3 3 3 3 3

Apa permasalahan yang dihadapi sis a yang berhubungan dengan peralatan? Apakah sis a mempunyai masalah saat menggunakan materi)soft are? Apakah ada masalah yang dihadapi sis a selama akti!itas pembelajaran? Apakah diperlukan training tertentu setiap pembelajaran dilakukan? Apakah fasilitas fisik sekolah atau ruang kelas mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran yang kita desain?

.adi bila saat pelaksanaan pembelajaran kita mengamati adanya masalah yang dihadapi guru atau sis a% setelah pembelajaran berakhir kita dapat menanyakan kepada sis a dan guru tentang hal tersebut dan berusaha mencari pemecahan apa kira(kira yang bisa kita lakukan untuk memecahkan masalah tersebut. Melakukan data revie&. Field test bisa dilakukan di satu tempat atau di beberapa tempat. dan bila dilakukan pada beberapa tempat% berarti kita akan berhubungan dengan banyak data dari banyak pengguna "sis a#. &ila sudhah begini karena banyaknya data% maka field test akan berbeda dengan e!aluasi formatif lainya. 'an untuk mengolah data kita bisa membuatnya dalam tabel dan membandingkan data dari satu sekolah "tempat field test satu# dengan data sekolah lain "tempat field test lainnya#. &ila kita melakukan field test di beberapa tempat sekaligus% sehingga kita akan punya banyak guru yang ikut dalam field test% maka data dari guru(guru ini dapat dianalisa sama seperti analisa data dalam e!aluasi kelompok kecil. .adi data dari guru ini dikelompokkan berdasarkan kategori data yang akan die!aluasi dan bukan dianalisan berdasarkan guru tersebut satu per satu "lihat contoh gambar 6.=#. :uru juga bisa dikelompokkan berdasarkan besar tempat field test% untuk melihat apakah masalah yang timbul selama pembelajaran ada hubungannya dengan besar kecil tempat field test tersebut.

16

7engoperasian F'(DGM *rainer 1 7ro'ata *rainer , 7ro'ata *idak bisa memasukkan F' Meminta bantuan sis a untuk pengoperasian F' Menggunakan bantuan yang ada. *idak ada masalah *idak bisa memasukkan F'

7elaksanaan

Masalah yang timbul

*rainer 5 7ro'ata

0ehabisan aktu *idak pernah menggunakan F'(DGM *idak 0ursi sis a tidak menjelaskan bisa dipindah( tujuan dan pindahkan peratuaran sebelum pembelajaran Masalah dengan *idak suka role kelompok play

Bang paling disukai guru field test :ampang beradaptasi dengan isi. Mau belajar menggunakan F' DGM.

*rainer = 7ro'ata

+emua sis anya butuh bantuan selama pembelajaran Gambar 6.' Masukan dari !uru dari empat tempat field test

+elesai tepat aktu

+is a memecahkan masalah yang timbul sendiri selama pembelajaran Dole play dilakukan dengan baik

Apabila sis a dalam field test yang kita lakukan sangat banyak% maka sis a bisa didata secara umum saja "secara keseluruhan#% lihat gambar 6.>. 0ita juga bisa melakukan analisa kelompok sis a berdasarkan tempat field test% untuk melihat masalah apa yang timbul dan kesuksesan yang didapat berdasarkan tempat. +etelah melihat tempat field test mana yang paling banyak mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran% baru kita bisa menganalisa sis a dan apa kesulitan yang mereka alami di tempat field test tersebut. 'ata sis a kemudian bisa ditriangulasi dengan data guru untuk mendapatkan masalah apa yang paling sering timbul dan kira(kira apa yang bisa dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut. (evisi pembela%aran yan! kita buat. Field test dapat memberikan gambaran re!isi apa yang dapat kita lakukan pada pembelajaran yang kita buat. &iasanya dalam field test% yang perlu kita tanyakan bukan apa re!isi yang perlu

14

kita lakukan pada pembelajaran yang kita buat% melainkan 'kira(kira apakah re!isi bisa dilakukan terhadap pembelajaran kita?' dan 'bagaimana kita bisa melakukan re!isi terhadap pembelajaran tersebut?' karena biasanya field test dilakukan di tahap akhir% biasanya re!isi yang kita lakukan tidak perlu re!isi yang besar( besaran yang bisa mengubah keseluruhan pembelajaran kita% karena hal itu sama saja dengan membuat aktu dan uang yang sudah kita keluarkan selama kita mengembangkan pembelajaran yang kita buat sebelumnya. (epeat )ulan!i* dan (eport )laporkan*. 0apan kita tahu bah a pembelajaran yang kita buat sudah cukup die!aluasi? 0apan kita tahu bah a kita sudah cukup melakukan field test? &aker dan +chut@ "1141# berpendapat bah a selagi sis a yang ikut dalam field test masih menja ab salah sebanyak ,< ( 5< persen dari test yang diberikan% maka re!isi masih perlu dilakukan. +edangkan .ohnson dan .ohnson "114># berpendapat bah a kita harus melakukan re!isi sampai ada hasil dari pembelajaran yang konsisten. 'i ba ah ada beberapa tanda( tanda bah a masih harus ada re!isi yang harus dilakukan terhadap pembelajaran kita: * &ila sebagian besar sis a tidak bisa menyelesaikan tugas dalam pembelajaran tersebut atau sebagian besar sis a tidak bisa melakukan hal atau akti!itas yang menjadi tujuan pembelajaran. * * * * &eberapa guru yang dites tidak melakukan pembelajaran dengan benar3 +ebagian besar sis a butuh bantuan dalam melaksanakan pembelajaran3 &anyak sis a yang menganggap pembelajaran tersebut membosankan dan tidak menarik. +ekolah tidak merasa pembelajaran tersebut bisa dilakukan di sekolah.

Ba!aimana melakukan analisa data field test Field test menggunakan metode analisis data yang sama dengan e!aluasi kelompok kecil. &edanya pada field test kita akan lebih banyak menggunakan alat pencatat pengamatan seperti catatan pengamatan "log obser!asi#. Aagipula karena ukurannya% lebih banyak data yang harus dianalisis dalam e!aluasi field test dibandingkan dengan e!alusi kelompok kecil seperti pada bab >.