P. 1
Ped Sertifikas Guru Dlm Jabatan Melalui Penilaian Por to Folio

Ped Sertifikas Guru Dlm Jabatan Melalui Penilaian Por to Folio

|Views: 1,760|Likes:
Dipublikasikan oleh adi suswanto

More info:

Published by: adi suswanto on Sep 05, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2011

pdf

text

original

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

BUKU 2 PEDOMAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 Buku 7

Pedoman Penetapan Peserta Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio – Untuk Guru Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan

Tim Penyusun Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd. (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. Achmad Dasuki, MM, M.Pd. (Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK) Prof. Dr. Amat Mukhadis, M.Pd. (Ketua Tim Sertifikasi/UM) Dr. Ismet Basuki, M.Pd. (Sekretaris Tim Sertifikasi/Unesa) Prof. Dr. Djoko Kustono, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UM) Dr. Badrun Karto Wagiran, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Drs. Suyud, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Dr. Yatim Riyanto, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/Unesa) Dr. Adi Rahmat, M.Si. (Anggota Tim Sertifikasi/UPI) Drs. Sederhana Sembiring, MM. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. E. Nurzaman A.M, M Si., MM. (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Santi Ambarrukmi, MEd (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Rahayu Retno Sunarni, M.Pd. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Kontributor Dr. Haris Anwar Syafrudie, M.Pd. (UM) Dr. Wardan Suyanto, M.Ed (UNY) Penelaah Prof. Sugeng Mardiyono, Ph.D (Rektor UNY) Prof. Dr. Haris Supratno (Rektor UNESA) Prof. Dr. M. Idris Arief (Rektor UNM) Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata (Rektor UPI) Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi (Rektor UNP) Prof. Dr. J.L.L. Lombok (Rektor UNIMA) Dr. P. Wiryono Priyotamtama, SJ. (Rektor USD Yogyakarta) Penyunting Dr. Omay Sumarna, M.Si.

KATA PENGANTAR
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undangundang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4, kompetensi, dan sertifikat pendidik. Sehubungan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Nasional menetapkan 1) Peraturan Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio, 2) Peraturan Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan. Untuk melaksanakan sertifikasi guru pada tahun 2008 yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tersebut di atas, disusunlah 7 (tujuh) buah pedoman dan rambu-rambu, yaitu: Pedoman Penetapan Peserta Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Panduan Penyusunan Portofolio Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio – Untuk Guru Buku 5: Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Buku 6: Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Buku 7: Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan Saya mengucapkan terimakasih kepada Tim Sertifikasi Guru yang tergabung dalam Konsorsium Sertifikasi Guru dan pihak lain yang telah berpartisipasi dalam pengembangan Pedoman Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan tahun 2008. Buku Buku Buku Buku 1: 2: 3: 4:

Jakarta, Februari 2008 Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Copyright © 2008, Departemen Pendidikan Nasional Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengcopy sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Departemen Pendidikan Nasional. ISBN 978-979-8439-57-5

dr. Fasli Jalal, Ph.D. NIP 131124234NIP 131 124 234 v
Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

DAFTAR ISI
Halaman ii iv vi 1 1 2 3 3 5 5 7

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar Hukum C. Tujuan D. Sasaran BAB II POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio B. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO A. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara B. Penilaian Portofolio C. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) D. Sertifikat Pendidik MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO DI LPTK A. Persiapan B. Pelaksanaan C. Tindak lanjut ORGANISASI PELAKSANA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. Rayonisasi LPTK B. Peran dan Tugas C. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2008 KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU
Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

BAB III

11 11 13 15 16 17 17 20 23 25 25 27 42 43 vii

BAB IV

BAB V

BAB IV vi
Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

A. B. C. D. E. F. G. LAMPIRAN

Rasional Dasar Hukum Tugas Penetapan Konsorsium Organisasi Deskripsi Tugas Unsur-unsur KSG Pembiayaan

43 44 45 45 45 47 49 51

DAFTAR LAMPIRAN
Halaman Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Lampiran 10 Lampiran 11 Lampiran 12 Lampiran 13 Lampiran 14 Lampiran 15 Format A1 Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru ...... 52 Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi 53 Guru Tahun 2008 ................................................................ Prosedur Pengelolaan Formulir Pendaftaran (Format A1) Dan Biodata (Format A2) Peserta Sertifikasi Guru ............... Format A2 Formulir Biodata Peserta Sertifikasi Guru ........... Tatacara Pemberian Nomor Peserta ................................ Daftar Provinsi (Digit 3 Dan 4) Dan Kabupaten/Kota (Digit 5 Dan 6) .................................................................. Kode Bidang Studi/Mata Pelajaran ................................ 61 62 64 66 81

Kode Bidang Studi S1 ................................................................ 91 Kode Bidang Studi S2 ................................................................ 95 Kode Bidang Studi S3 ................................................................ 98 Format B1 Rekapitulasi Peserta Sertifikasi Guru 100 Kabupaten/Kota ................................................................ Format B2 Rekapitulasi Peserta Sertifikasi Guru Provinsi ...... BA-PF: 1 Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada LPMP .......... BA-PF: 1A Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada LPMP .... 101 102 103

BA-PF: 2 Berita Acara Serah Terima Dokumen Portofolio 104 Dari Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada Rayon LPTK ................................................................ BA-PF: 3 Berita Acara Pelaksanaan Penilaian Portofolio ........ 105 Format C1 Penilaian Portofolio Individual ................................ 106 Format C2 Penilaian Portofolio Gabungan ................................ 107 Format C3 Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio ............... 108 Format C4 Daftar Portofolio Tiap Asesor ................................ 109 Daftar Hadir Asesor ................................................................ 110 ix

Lampiran 16 Lampiran 17 Lampiran 18 Lampiran 19 Lampiran 20 Lampiran 21 viii
Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Lampiran 22 Lampiran 23 Lampiran 24 Lampiran 25 Lampiran 26 Lampiran 27 Lampiran 28 Lampiran 29

Tanda Pengenal Asesor ................................................................ 111 Mekanisme Penilaian Portofolio ................................................................ 112 BA-PF: 4 Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio Dari 114 PSG Kepada Asesor Untuk Dinilai .............................................................. BA-PF: 5 Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio Dari Asesor Kepada PSG Setelah Dinilai ................................ 115

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru adalah pendidik profesional. Untuk itu, guru dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana atau Diploma IV (S1/D-IV) yang relevan dan menguasai kompetensi sebagai agen pembelajaran. Pemenuhan persyaratan kualifikasi akademik minimal S1/D-IV dibuktikan dengan ijazah dan pemenuhan persyaratan relevansi mengacu pada jejang pendidikan yang dimiliki dan mata pelajaran yang dibina. Misalnya, guru SD dipersyaratkan lulusan S1/D-IV Jurusan/Program Studi PGSD/Psikologi/Pendidikan lainnya, sedangkan guru Matematika di SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK/MAK dipersyaratkan lulusan S1/DIV Jurusan/Program Pendidikan Matematika atau Program Studi Matematika yang memiliki Akta IV. Pemenuhan persyaratan penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi. Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi guru bertujuan untuk (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, (3) meningkatkan kesejahteraan guru, (4) meningkatkan martabat guru; dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Sertifikasi guru diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik. Tunjangan tersebut berlaku, baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil (swasta).

Rambu-Rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam 116 Jabatan Kuota 2008 Melalui Penilaian Portofolio ................................ Rambu-Rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam 118 Jabatan Kuota 2008 Melalui Jalur Pendidikan ................................ Contoh Format Sertifikasi Pendidik ................................ 120 Panduan Pengisian Blanko Sertifikat Pendidik ................................ 121

x
Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

1

Di beberapa negara, sertifikasi guru telah diberlakukan, misalnya di Amerika Serikat, Inggris dan Australia. Di Denmark kegiatan sertifikasi guru baru dirintis dengan sungguh-sungguh sejak tahun 2003. Memang terdapat beberapa negara yang tidak melakukan sertifikasi guru, tetapi melakukan kendali mutu dengan mengontrol secara ketat terhadap proses pendidikan dan kelulusan di lembaga penghasil guru, misalnya di Korea Selatan dan Singapura. Semua itu mengarah pada tujuan yang sama, yaitu berupaya agar dihasilkan guru yang bermutu. Pelaksanaan kegiatan sertifikasi guru dalam jabatan akan melibatkan banyak instansi yang terkait. Agar dapat dilakukan penjaminan mutu terhadap mekanisme dan prosedur pelaksanaannya, maka diperlukan Pedoman Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan.

C. Tujuan
Pedoman sertifikasi bagi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio disusun sebagai acuan bagi instansi yang terkait terutama LPTK, dinas pendidikan provinsi, Lembaga Pejaminan Mutu Pendidikan (LPMP), dinas pendidikan kabupaten/kota agar memperoleh kesamaan persepsi dan prosedur penyelenggaraannya di lapangan.

D. Sasaran
Pedoman ini diperuntukkan bagi fihak terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi bagi guru dalam jabatan yang meliputi (1) Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan, (2) dinas pendidikan provinsi, (3) LPMP (4) dinas pendidikan kabupaten/kota, (5) asesor, (6) guru peserta sertifikasi, dan (7) pihak-pihak lain yang terkait.

B. Dasar Hukum
Dasar hukum pelaksanaan sertifikasi guru adalah sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik. Fatwa/Pendapat Hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. I.UM.01.02-253. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Peraturan Mendiknas Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Keputusan Mendiknas Nomor 056/O/2007 Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). tentang Pembentukan

Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan.

2

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

3

BAB II

POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN

Sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan melalui (1) Penilaian Portofolio, dan (2) Jalur Pendidikan. Sertifikasi melalui penilaian portofolio didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 18 Tahun 2007. Penilaian portofolio merupakan pengakuan atas pengalaman profesional guru dalam bentuk penilaian terhadap kumpulan dokumen yang mencerminkan kompetensi guru. Komponen penilaian portofolio mencakup: (1) kualifikasi akademik, (2) pendidikan dan pelatihan, (3) pengalaman mengajar, (4) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, (5) penilaian dari atasan dan pengawas, (6) prestasi akademik, (7) karya pengembangan profesi, (8) keikutsertaan dalam forum ilmiah, (9) pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial, dan (10) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan. Pola ini diorientasikan kepada guru senior yang memiliki pengalaman mengajar yang cukup. Sertifikasi guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan didasarkan pada Permendiknas Nomor 40 Tahun 2007. Pola ini diperuntukkan kepada guru berprestasi.

A. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio
Penilaian portofolio peserta sertifikasi guru dilakukan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi guru dalam bentuk Rayon yang terdiri dari LPTK Induk dan LPTK Mitra dikoordinasikan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Secara umum alur pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio disajikan pada Gambar 2.1. Alur sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan meliputi hal-hal sebagai berikut.

4

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

5

Lulus

SERTIFIKAT PENDIDIK

Misalnya ijazah belum dilegalisasi, pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai, dan sebagainya. 6) Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi belum mencapai angka minimal kelulusan, maka Rayon LPTK menetapkan alternatif sebagai berikut. a. Melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio (melengkapi substansi atau MS) bagi peserta yang memperoleh skor 841 s/d 849. Apabila dalam kurun waktu satu bulan peserta tidak mampu melengkapi akan diikutsertakan dalam Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

GURU DALAM JABATAN S1/D4

PENILAIAN PORTOFOLIO

Tidak Lulus

KEGIATAN MELENGKAPI PORTOFOLIO

PLPG
PELAKSANAAN DIKLAT UJIAN
Lulus

Tidak Lulus

PEMBINAAN OLEH DINAS PENDIDIKAN KAB./KOTA/

Tidak Lulus

UJIAN ULANG (2X)

Lulus

KOTA

b. Mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik. Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk.

Gambar 2.1 Alur sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio sebagaimana gambar di atas sebagai berikut. 1) 2) Guru dalam jabatan peserta sertifikasi, menyusun dokumen portofolio dengan mengacu Pedoman Penyusunan Portofolio. Dokumen portofolio yang telah disusun kemudian diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk diteruskan kepada Rayon LPTK Penyelenggara sertifikasi untuk dinilai. Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra. Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dapat mencapai angka minimal kelulusan, maka dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik. Apabila skor hasil penilaian portofolio telah mencapai batas kelulusan, namun secara administrasi masih ada kekurangan maka peserta harus melengkapi kekurangan tersebut (melengkapi administrasi atau MA).

B. Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
Sertifikasi guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan diorientasikan kepada guru yunior yang berprestasi dan mengajar pada pendidikan dasar (SD dan SMP). Penyelenggara adalah perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan Nasional dengan waktu penyelenggaraan selama-lamanya 2 (dua) semester. Bagan alur pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan jalur pendidikan dilaksanakan sesuai dengan Gambar 2.2.

3) 4)

5)

6

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

7

GURU DALAM JABATAN S1/D4

5.

Peserta yang lolos seleksi akademik mengikuti Pemetaan Kemampuan Awal untuk menentukan jumlah SKS yang wajib diambil selama mengikuti sertifikasi guru melalui jalur pendidikan. Pelaksanaan pendidikan selama 2 semester di LPTK, peserta wajib lulus semua matakuliah selama program, sebagai syarat untuk dapat mengikuti uji kompetensi dalam rangka memperoleh sertifikat pendidik. Peserta yang lulus semua mata kuliah diikutkan uji kompetensi. Bagi peserta yang belum lulus ujian mata kuliah diberi kesempatan mengikuti pemantapan dan ujian ulangan sampai 2 kali. Untuk peserta yang tidak lulus satu atau lebih mata kuliah setelah ujian ulangan sebanyak dua kali, maka peserta dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk mendapatkan pembinaan. Peserta uji kompetensi yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengikuti remidi di LPTK. Kesempatan remidi diberikan dua kali. Bila peserta gagal uji kompetensi yang ke-3, maka peserta diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten untuk mendapatkan pembinaan.

6.
DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA

PEMBINAAN

SELEKSI ADM

PROGRAM PENDIDIKAN
LPTK SELEKSI AKADEMIK

7.
L
TL PELAKSANAAN PENDIDIKAN

L

PKA

UJI KOMPETENSI

8.

TL

3 x TL

9.

REMIDI
PEMBINAAN

Gambar 2.2 Alur Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan sebagai berikut. 1. Guru yang memenuhi syarat untuk mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan mendaftar ke Dinas Kabupaten/Kota dengan melengkapi berkas sesuai pedoman penyelenggaraan. Dinas Kabupaten/Kota melakukan seleksi administratif kepada calon peserta sertifikasi melalui jalur pendidikan, sesuai dengan rambu rambu yang telah ada. Masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengusulkan 1 (satu) orang guru SMP per bidang studi dan 2 orang guru SD yang telah diseleksi ke Ditjen Dikti. Rekap calon peserta sertifikasi melalui jalur pendidikan beserta dokumen kelengkapannya dikirimkan ke Ditjen Dikti. Ditjen Dikti memfasilitasi seleksi akdemik yang dilakukan LPTK penyelenggara sertifikasi melalui jalur pendidikan untuk menetapkan calon peserta program. Ditjen Dikti menetapkan alokasi peserta pada masing-masing LPTK yang ditunjuk.

Dokumen ini memberikan fokus pada sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio. Panduan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan tertuang pada Buku 6 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan dan Buku 7 tentang Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan.

2.

3. 4.

8

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

9

BAB III

MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO

A. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara
Penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio melibatkan berbagai institusi pemerintah yaitu Ditjen Dikti, Ditjen PMPTK, LPTK, LPMP, Dinas Pendidikan Provinsi, dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Hubungan kerja antarinstitusi penyelenggara sertifikasi disajikan pada Gambar 3.1.

Gambar 3.1

Hubungan Kerja Antarinstitusi Penyelengara Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Hubungan kerja dan aktivitas antar dan setiap institusi penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio sebagaimana Gambar 3.1 dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) melakukan koordinasi dengan Ditjen Dikti, Ditjen PMPTK dan Depag untuk (a) merumuskan standarisasi proses dan hasil sertifikasi guru dan (b) melaksanakan harmonisasi dan

10

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

11

sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK menetapkan panduan-panduan sertifikasi guru berdasarkan hasil sinkronisasi dan standarisasi pelaksanaan sertifikasi guru yang dilakukan KSG. 2. KSG melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK dan menyampaikan hasil harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru untuk dilaksanakan. Ditjen PMPTK menyampaikan informasi yang tertuang dalam panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan provinsi dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dalam bentuk sosialisasi. Dinas pendidikan provinsi meneruskan informasi yang tertuang dalam panduan-panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. Kegiatan ini bisa dilakukan secara simultan dengan sosialisasi sertifikasi guru oleh Ditjen PMPTK. Dinas pendidikan kabupaten/kota meneruskan informasi dalam bentuk sosialisasi sertifikasi kepada guru. Materi sosialisasi antara lain mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran, (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan, (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, LPTK penyelenggara, LPMP), (4) syarat mengikuti serifikasi, (5) prosedur penyusunan portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio, dan (6) jadwal penyerahan dokumen portofolio. Guru peserta sertifikasi menyusun dokumen portofolio dan menyiapkan data lain yang terkait kemudian diserahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. Dinas pendidikan kabupaten/kota mengadministrasikan dokumen portofolio yang disusun guru beserta kelengkapan lainnya dan membuat rekapitulasi peserta sertifikasi, selanjutnya menyerahkan dokumen portofolio dan rekapitulasi tersebut kepada Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi. Daftar rekapitulasi tersebut juga diserahkan kepada dinas pendidikan provinsi untuk direkap menjadi peserta sertifikasi tingkat provinsi. Dinas pendidikan provinsi menyampaikan rekapitulasi tersebut kepada KSG.

10. LPMP mengadakan perjanjian dengan LPTK tentang penggunaan dana pelaksanaan sertifikasi guru. 11. LPTK memberikan laporan hasil penilaian portofolio kepada Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK melalui KSG. 12. LPTK menyerahkan hasil perjanjian tentang penilaian portofolio kepada LPMP dengan tembusan kepada dinas pendidikan provinsi. 13. LPTK menyampaikan kabupaten/kota. hasil penilaian portofolio kepada dinas

3.

4.

14. LPTK mengumumkan hasil penilaian portofolio kepada guru peserta dan memberikan sertifikat pendidik kepada peserta yang lulus. 15. Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik memberikan nomor registrasi kepada guru peserta sertifikasi yang lulus.

5.

Prosedur sertifikasi guru pada satuan pendidikan di bawah Departemen Agama menyesuaikan prosedur sertifikasi yang ditetapkan oleh Depdiknas.

B. Penilaian Portofolio
Portofolio adalah bukti fisik (dokumen) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi yang dicapai selama menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam interval waktu tertentu. Dokumen ini terkait dengan unsur pengalaman, karya, dan prestasi selama guru yang bersangkutan menjalankan peran sebagai agen pembelajaran. Dokumen portofolio guru berisi data dan informasi catatan pengalaman guru dalam upaya meningkatkan profesionalitasnya dalam proses belajar mengajar. Dokumen portofolio guru dinilai oleh 2 (dua) asesor berpedoman pada buku Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3). Asesor yang diberi tugas untuk menilai portofolio ditetapkan oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Kepada asesor yang dinyatakan lulus seleksi diberikan Nomor Induk Asesor (NIA). Berdasarkan hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dikelompokkan ke dalam 6 (enam) kategori, yaitu:

6.

7.

8. 9.

12

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

13

1.

Lulus Portofolio (L) Peserta yang dinyatakan lulus penilaian portofolio apabila mendapatkan skor penilaian portofolio sama dengan atau di atas skor minimal kelulusan.

b. terbukti secara sengaja melakukan usaha penyuapan. Dokumen peserta akan dikembalikan ke Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Kuota peserta yang didiskualifikasi tidak dapat digantikan oleh peserta lain.

2.

Melengkapi Administrasi (MA) Peserta yang harus melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolionya telah mencapai batas kelulusan, tetapi masih ada kekurangan administrasi. Misalnya ijazah belum dilegalisasi, pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai, dan sebagainya. Peserta harus melengkapi kekurangan tersebut kemudian dokumen dikirimkan lagi ke LPTK. Gambar 3.2. di bawah menyajikan prosedur tindaklanjut bagi guru peserta sertifikasi yang termasuk kategori 1, 2, 3, dan 4. Guru peserta sertifikasi kategori 5 yang terbukti memalsukan dokumen dan guru peserta kategori 6 akan dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dilakukan pembinaan.

3.

Melengkapi Substansi (MS) Peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan, yaitu 841-849 harus memenuhi skor minimal dengan melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio tersebut.

4.

Mengikuti PLPG (MPLPG) Peserta yang memiliki skor penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan harus mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik. Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Jadwal PLPG ditetapkan oleh LPTK.

5.

Klarifikasi (K) Peserta yang melampirkan sebagian atau keseluruhan dokumen portofolio yang diragukan keaslian/kebenar-nya, maka diberikan kategori klarifikasi. Jika peserta terbukti melakukan pemalsuan dokumen, maka peserta didiskualifikasi.

Gambar 3.2. Tindaklanjut Hasil Penilaian Portofolio

C. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG)
Tujuan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Diklat Profesi Guru atau PLPG) untuk meningkatkan kompetensi guru sesuai dengan persyaratan sebagai guru profesional yang ditetapkan dalam undang-undang. Peserta PLPG adalah guru peserta program sertifikasi yang belum lulus pada penilaian portofolio dan direkomendasikan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi untuk mengikuti PLPG.

6.

Diskualifikasi (D) Peserta sertifikasi akan didiskualifikasi apabila: a. tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta; atau

14

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

15

Penyelenggaraan PLPG dilakukan berdasarkan proses baku sebagaimana tertuang dalam Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Buku 5).

BAB IV

MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO DI LPTK

D. Sertifikat Pendidik
Pemberian sertifikat pendidik bagi peserta yang lulus sertifikasi guru dikeluarkan oleh LPTK berpedoman pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 02/KSG-DIKTI/2007 tanggal 22 Oktober 2007 dan Nomor 02/KSG-DIKTI/2008 tanggal 28 Februari 2008.

Mekanisme penilaian portofolio terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Uraian ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut.

A. Persiapan a. Rayon LPTK membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) melalui surat keputusan, minimal dengan susunan kepanitiaan sebagai berikut. Unsur Kepanitiaan Ketua Rayon Wakil Ketua Rayon Sekretaris dan Wakil Sekretaris Rayon Kriteria Personalia Pimpinan LPTK Induk Penyelenggara Sertifikasi. Pimpinan LPTK Mitra Penyelenggara Sertifikasi. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru, kesekretariatan, komitmen tinggi terhadap tugas, jujur, dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Menguasai prosedur, tata cara, dan aturan tentang sertifikasi guru, serta memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas, jujur, dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas; serta mampu mengelola keuangan negara dan pertanggungjawaban keuangan penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen, komitmen tinggi terhadap tugas, serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas, serta waktu yang cukup untuk

No. 1. 2. 3.

4.

Tim Ahli

5.

Bendahara dan Wakil Bendahara Rayon

6.

Ketua Pelaksana

7.

Sekretariat

16

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

17

No. 8.

Unsur Kepanitiaan Divisi Penilaian

Kriteria Personalia melaksanakan tugas. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen, komitmen tinggi terhadap tugas, serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan manajemen diklat, komitmen tinggi terhadap tugas, serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru, kemampuan mengelola data dan informasi terutama ICT, komitmen tinggi terhadap tugas, serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Sesuai kebutuhan.

nonkependidikan yang sudah memiliki Akta V atau sertifikat Applied Approach). d. Tiap LPTK penyelenggara sertifikasi guru memilih calon asesor untuk mengikuti pelatihan/pembekalan asesesor dalam menilai dokumen portofolio guru yang diselenggarakan Rayon LPTK dengan pelatih/instruktur dari Ditjen Dikti. e. PSG melaksanakan rapat koordinasi pelaksanaan sertifikasi guru antarLPTK dalam satu rayon, dengan agenda antara lain: 1) 2) 3) 4) f. g. penentuan sekretariat pelaksanaan sertifikasi guru, penentuan tempat pelaksanaan penilaian portofolio, penentuan jadwal pelaksanaan penilaian portofolio, penentuan tempat dan jadwal PLPG.

9.

Divisi Diklat Profesi Guru (PLPG)

10.

Divisi Data dan Informasi

11.

Divisi Lain

Rayon LPTK menerima dokumen portofolio1 dari dinas pendidikan kabupaten/kota dan daftar rekapitulasi peserta sertifikasi. PSG menyiapkan Berita Acara Pelaksanaan Penilaian Portofolio (BA-PF: 3) dengan format seperti pada Lampiran 16 dan menggandakan sesuai kebutuhan.

b. PSG menyusun deskripsi tugas tiap unsur kepanitiaan. c. Merekrut calon asesor1 penilaian portofolio. Kriteria asesor adalah sebagai berikut. 1) Warga negara Indonesia yang berstatus sebagai dosen atau widyaiswara yang memenuhi persyaratan dan ditugaskan oleh Ketua Rayon LPTK. Sehat jasmani dan rohani, sehingga mampu melaksanakan tugas dalam menilai portofolio. Memiliki komitmen, kinerja yang baik, dan sanggup melaksanakan penilaian portofolio guru secara jujur dan objektif. Berpendidikan minimal S2 (dapat S1 kependidikan dan S2 kependidikan; atau S1 kependidikan dan S2 nonkependidikan; atau S1 nonkependidikan dan S2 kependidikan, atau S1 dan S2

h. PSG membuat Daftar Penilaian Portofolio Individual dalam format excel yang dilengkapi dengan nama peserta, dan nama asesor (Format C1/Lampiran 17); dan mencetak sesuai dengan jumlah asesor, dalam format excel. i. PSG membuat Daftar Penilaian Portofolio Gabungan yang telah dilengkapi dengan nama peserta, dan nama dua asesor (Format C2/Lampiran 18); dan mencetak sesuai dengan jumlah pasang asesor, dalam format excel. PSG membuat Rekapitulasi Hasil Penilaian C3/Lampiran 19), dalam format excel. Portofolio (Format

2) 3) 4)

j. k.

1

PSG mengidentifikasikan dan melakukan pengemasan dokumen portofolio tiap asesor disertai dengan Daftar Portofolio Tiap Asesor kepada tiap asesor (Format C4/Lampiran 20). Setiap satu dokumen portofolio dinilai

Asesor tahun 2007 bisa ditugasi selama yang bersangkutan masih memenuhi persyaratan atau merekrut asesor baru tahun 2008 sesuai kebutuhan. Dalam merekrut asesor, LPTK bisa melibatkan widyaiswara LPMP dan atau P4TK sepanjang memenuhi persyaratan.

1

Setiap peserta 2 (dua) eksemplar dokumen portofolio.

18

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

19

oleh 2 (dua) orang asesor. Satu kemasan terdiri atas maksimal sepuluh bendel dokumen portofolio peserta. l. PSG menyiapkan Daftar Hadir Asesor (Lampiran 21).

d. PSG mengadakan pertemuan teknis (technical meeting) persiapan penilaian portofolio dengan para asesor. Informasi yang diberikan antara lain sebagai berikut1. (a) Mekanisme penilaian portofolio secara umum. (b) Mekanisme penilaian portofolio individual. (c) Mekanisme penyerahan hasil penilaian portofolio individual kepada petugas entry data. (d) Mekanisme verifikasi skor yang berbeda (di luar toleransi) antara dua asesor penilai portofolio yang sama. (e) Mekanisme entry data perbaikan skor setelah dilakukan verifikasi antar dua asesor penilai portofolio yang sama. (f) Mekanisme penandatanganan Berita Acara Hasil Penilaian Portofolio. (g) Informasi lain yang dianggap perlu. e. PSG mengalokasikan waktu kepada asesor untuk melaksanakan tugas penilaian dokumen portofolio. f. g. PSG memberikan layanan akademik dan administratif kepada para asesor. PSG menerima hasil penilaian portofolio dari asesor individual yang telah diisi oleh asesor (Format C1/Lampiran 17) dan melakukan entry data.

m. PSG menyiapkan Tanda Pengenal Asesor (Lampiran 22). n. PSG menyiapkan Mekanisme Penilaian Portofolio1 (Lampiran 23). o. PSG menyiapkan Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio tiap asesor yang telah dipak disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (kosong) dari PSG kepada setiap asesor (BA-PF: 4/Lampiran 24). p. PSG menyiapkan Berita Acara Penyerahan Dokumen Portofolio tiap asesor disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (yang telah diisi oleh Asesor) dari Tiap Asesor kepada PSG (BA-PF: 5/Lampiran 25). q. PSG menyiapkan software entry data hasil penilaian portofolio. r. s. t. PSG menyiapkan hardware dan petugas entry data (brainware) hasil penilaian portofolio. PSG menyiapkan ATK untuk pelaksanaan sertifikasi guru. PSG menyiapkan format-format Surat Pertanggungjawaban keuangan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

B. Pelaksanaan a. PSG menyiapkan sofware, hardware, brainware, dan ATK di tempat penilaian portofolio sesuai kesepakatan rapat rayon.

b. PSG membawa Dokumen Portofolio tiap asesor yang telah dikemas2 disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio ke tempat penilaian. c. PSG memberikan Dokumen Portofolio Tiap Asesor yang telah dikemas disertai dengan Daftar Penilaian Portofolio Individual (kosong) kepada Asesor terkait untuk dinilai secara independen (Dengan Berita Acara BAPF: 4 pada Lampiran 24).

h. PSG mencetak Hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2/Lampiran 18) dan memberikan kembali kepada asesor untuk diverifikasi apabila terdapat skor yang berbeda secara mencolok tiap unsur antardua asesor. Dua asesor harus melakukan verifikasi hasil penilaian portofolio untuk mencapai kesepakatan jika hasil penilaian antar dua asesor di setiap unsur melebihi angka sebagai berikut. (a) Kualifikasi dan tugas pokok (15) (b) Pengembangan profesi (35) (c) Pendukung profesi (20) i. Meskipun beda skor antardua asesor kurang dari batasan di atas, namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus; maka kedua asesor

1

Bisa dikembangkan sesuai kebutuhan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. 2 Dapat diikat dengan tali.
1

Bisa dikembangkan sesuai kebutuhan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada.

20

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

21

harus melakukan kesepakatan secara objektif. Apabila tidak terjadi kesepakatan antardua asesor maka diperlukan penilaian oleh asesor ketiga. j. k. PSG melakukan re-entry data setelah dua asesor mencapai kesepakatan objektif dan perbedaan tiap unsur tidak lebih dari ketentuan skor di atas. PSG mencetak kembali Hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2/Lampiran 18) dan memberikan kepada asesor untuk ditandatangani oleh dua asesor. PSG memberikan Berita Acara Hasil Penilaian Portofolio (BA-PF: 5/Lampiran 25) untuk ditandatangani oleh asesor, dan meminta kepada asesor untuk melampirkan Hasil Penilaian Individual Tiap Asesor (Format C1) dan Hasil Penilaian Gabungan (Format C2) yang telah ditandatangani oleh asesor; dan meminta kembali Berita Acara untuk PSG serta memberikan arsipnya kepada asesor.

C. Tindak Lanjut LPTK betanggung jawab dan menjamin bahwa guru yang lulus sertifikasi memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. 14 Tahun 2005. Jika pada saat sertifikasi dan atau di kemudian hari diperoleh informasi tentang penyimpangan pelaksanaan sertifikasi (oleh guru, asesor, atau PSG), LPTK menindaklanjutinya dengan melakukan verifikasi dan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

l.

m. PSG meminta berkas hasil penilaian awal beserta skor yang dicoret dan diparaf oleh asesor terhadap hasil kesepakatan objektif untuk diarsipkan. Coretan tidak boleh dilakukan dengan tip-ex. n. PSG mencetak Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio Tiap Mapel (Format C3/Lampiran 19) dan melaporkan ke Rektor LPTK Induk. o. PSG membuat laporan pelaksanaan dan hasil penilaian portofolio kepada LPTK Induk. p. PSG mengadministrasikan Hasil Penilaian Individual (sebelum kesepakatan dan mungkin ada perbaikan skor) sebagai arsip. q. PSG mengadministrasikan dokumen portofolio setelah selesai dinilai oleh asesor sebagai arsip. r. Rektor LPTK Induk selaku ketua rayon mengirim hasil pelaksanaan penilaian portofolio kepada Ditjen Dikti, Ditjen PMPTK, KSG, LPMP, dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi, dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

22

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

23

BAB V

ORGANISASI PELAKSANA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN

A. Rayonisasi LPTK
1. Rasional Sesuai dengan Keputusan Mendiknas Nomor 057/O/2007, pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan dengan rayonisasi. Hal ini didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut. a. Penyebaran informasi yang terkait dengan sistem penyelenggaraan sertifikasi guru dari berbagai pihak antara lain Depdiknas, Ditjen Dikti, Ditjen PMPTK, dan KSG ke LPTK penyelenggara dapat dilakukan lebih mudah, efektif, dan efisien.

b. LPTK yang memiliki jumlah program studi yang terbatas, memungkinkan untuk pelaksanaan sertifikasi guru sesuai dengan jenis keahlian guru di sekolah sangat beragam dengan cara memanfaatkan asesor antar LPTK dalam satu rayon atau antar LPTK di luar rayon. c. Objektivitas penilaian terjamin dan mengurangi beban psikologis asesor (tidak menilai portofolio guru se daerah atau yang dikenal).

2. Mekanisme Kerja Bagan organisasi Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru, disajikan pada Gambar 5.1. LPTK Induk dan mitra berkolaborasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan. Mekanisme kerja Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru diuraikan sebagai berikut.

24

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

25

Penilaian PF

f.
PROVINSI X
Penilaian PF Penilaian PF

Rayon LPTK melaporkan peserta yang lulus ke Ditjen PMPTK dengan tembusan KSG, dinas pendidikan provinsi, dan dinas pendidikan kabupaten/ kota. Rayon LPTK menerbitkan Sertifikat Pendidik (Format di Lampiran 28) yang ditandatangani oleh Rektor LPTK Induk selaku Ketua Rayon dan mengirimkannya kepada guru yang telah lulus sertifikasi.

RAYON I
(LPTK INDUK)

RAYON II (LPTK INDUK)

RAYON III

g.

(LPTK INDUK)

PF diserahkan

LPTK-MITRA

LPTK-MITRA

PF diserahkan

LPTK-MITRA

PF diserahkan

h. PSG merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi PLPG. i. PSG merencanakan dan memanfaatkan anggaran secara proporsional, transparan, dan akuntabel. Pengaturan lebih lanjut secara operasional dituangkan dalam perjanjian kerja.

Dinas Kab/kota

Dinas Kab/kota

Dinas Kab/kota

Dinas Kab/kota

Dinas Kab/kota

Dinas Kab/kota

B. Peran dan Tugas
GURU TK-SD-SMP-SMA-SMK-SLB PESERTA SERTIFIKASI
SERTIFIKASI KOORDINASI

1. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mendiknas menetapkan Peraturan dan Ketentuan tentang Sertifikasi Guru, antara lain sebagai berikut. a. Peraturan Mendiknas tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio.

Gambar 5.1 Bagan Rayonisasi LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru

Penjelasan Bagan Rayonisasi LPTK Penyelengara Sertifikasi Guru. a. LPTK Induk bersama LPTK Mitra dalam satu rayon membentuk Panitia Pelaksana Sertifikasi Guru (PSG).

b. Peraturan Mendiknas tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. c. Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan

b. PSG merencanakan pelaksanaan penilaian portofolio. c. Apabila dalam rayon tidak terdapat program studi yang relevan dengan keahlian yang dinilai maka rayon dapat meminta bantuan asesor dari rayon lain.

d. Keputusan Mendiknas tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). e. Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Penyelenggara Pendidikan Profesi bagi Guru Dalam Jabatan. f. g. Kuota sertifikasi guru dalam jabatan secara nasional. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio.

d. Penilaian portofolio oleh asesor dilakukan secara konsinyasi (dilakukan dalam tempat dan waktu yang sama) yang dikoordinasikan oleh LPTK Induk. e. PSG mengadministrasikan hasil penilaian portofolio.

h. Keputusan Mendiknas tentang Panduan Penyusunan Portofolio.

26

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

27

i. j. k. l.

Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Keputusan Mendiknas tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Penyelenggaraan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Program

3. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Ditjen Dikti melakukan hal-hal sebagai berikut. a. Mengembangkan naskah akademik sistem sertifikasi guru.

b. Melaksanakan seleksi LPTK penyelenggara sertifikasi guru dan pendidikan profesi. c. Menyusun naskah akademik KSG.

Keputusan Mendiknas tentang Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan.

d. Memfasilitasi kegiatan KSG. e. Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. f. Mengembangkan Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Mengembangkan Panduan Penyusunan Portofolio.

m. Keputusan Mendiknas tentang Pedoman Penetapan Peserta.

2. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) KSG melakukan hal-hal sebagai berikut. a. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru. g.

h. Mengembangkan Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. i. j. k. l. Mengembangkan Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Mengembangkan Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Mengembangkan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Mengembangkan pedoman penyelenggaraan sertifikasi guru prajabatan.

b. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. c. Mengkoordinasikan pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh tim independen.

d. Melakukan koordinasi antar LPTK Penyelenggara, LPTK dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan LPMP. e. Mengumpulkan, mengolah, dan mempublikasikan informasi sertifikasi guru. f. g. Mengelola sistem registrasi guru yang bersertifikat. Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru.

m. Mengembangkan instrumen tes tulis peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengelola bank soal. n. Mengembangkan instrumen tes kinerja peserta PPG. o. Mengembangkan instrumen tes tulis dan tes kinerja bagi peserta sertifikasi guru melalui jalur pendidikan p. Mengembangkan instrumen lain yang terkait dengan sertifikasi guru. q. Menetapkan kabupaten/kota penyelenggara sertifikasi guru. yang menjadi wilayah rayon LPTK

h. Melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru serta merumuskan rekomendasi dalam rangka pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru. i. j. k. Menampung, menganalisis, dan menindaklanjuti masukan masyarakat. Merancang rayonisasi PTPTK/LPTK penyelenggara sertifikasi guru. Melaksanakan penjaminan mutu penyelenggaraan sertifikasi guru.

28

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

29

r.

Melaksanakan sosialisasi mekanisme dan pelaksanaan sertifikasi guru kepada LPTK penyelenggara.

a.

Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat provinsi untuk melaksanakan tugas-tugas sebagai berikut. 1) Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK sebagai berikut. a). Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari: Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 : : : : : : Pedoman Penetapan Peserta. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Panduan Penyusunan Portofolio. Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan.

4. Direktorat Jenderal Peningkatan Kependidikan (Ditjen PMPTK)

Mutu

Pendidik

dan

Tenaga

Ditjen PMPTK melakukan hal-hal sebagai berikut. a. b. c. d. e. Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. Mengidentifikasikan dan mengolah data untuk menetapkan kuota peserta sertifikasi guru di setiap provinsi dan kabupaten/kota. Mengembangkan sistem manajemen informasi peserta sertifikasi guru. Menyusun Pedoman Penetapan Peserta sertifikasi guru. Memfasilitasi dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota dalam menjabarkan rambu-rambu kriteria seleksi internal provinsi. Mensosialisasikan kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota. Mengkoordinasikan pelaksanaan sertifikasi guru dengan dinas pendidikan provinsi, LPMP, dan dinas pendidikan kabupaten/kota. Memberi Nomor Registrasi Guru yang telah mendapat Sertifikat Pendidik untuk ditetapkan sebagai penerima tunjangan profesi. Memfasilitasi Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru. Menyusun panduan penyaluran dana pelaksanaan sertifikasi guru. Menyusun panduan penyaluran dana tunjangan profesi guru. 5) 4) 2) 3)

Buku 7

:

f.

b). Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Melaksanakan sosialisasi program sertifikasi kepada dinas kabupaten/kota dan guru di wilayah kerjanya. Memonitor kegiatan dinas pendidikan kabupaten/kota yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru, antara lain: rekapitulasi peserta sertifikasi guru ke dinas pendidikan provinsi, dan pengiriman berkas portofolio ke LPTK penyelenggara. Membuat rekapitulasi peserta sertifikasi guru dari dinas pendidikan kabupaten/kota. Melakukan kegiatan rekrutmen peserta sertifikasi guru SLB sebagai berikut: a). Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah, guru, pengawas, PGRI, Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota dan asosiasi Guru lainnya.

g. h. i. j. k. l.

m. Mengolah dan menganalisis data sertifikasi guru.

5. Dinas Pendidikan Provinsi Dinas pendidikan provinsi melakukan hal-hal sebagai berikut.

30

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

31

a). Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari: b). Menetapkan peserta sertifikasi guru sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan provinsi. c). Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru di wilayahnya berdasarkan rentang yang dibuat oleh LPMP. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 5. 6) Melaksanakan tugas lain berkaitan dengan sertifikasi guru. Buku 1 : Pedoman Penetapan Peserta. Buku 2 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Buku 3 : Panduan Penyusunan Portofolio. Buku 4 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Buku 5 : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Buku 6 : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Buku 7 : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. b). Format A1 (formulir pendaftaran) dan Format A2 (Biodata) kosong dari Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik. c). Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru c. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) di LPMP untuk melaksanakan tugas-tugas berkaitan dengan sertifikasi guru.

b. Bersama LPMP dan dinas pendidikan kabupaten/kota menghitung dan menetapkan kuota peserta sertifikasi kabupaten/kota. c. Merekrut, menetapkan (dengan surat keputusan dinas pendidikan provinsi), memverifikasi dokumen portofolio guru SLB dan mengirimkan ke LPTK penyelengara sertifikasi guru dalam jabatan1.

d. Memfasilitasi kegiatan panitia sertifikasi guru. e. Mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan sertifikasi guru di wilayahnya. f. g. Memfasilitasi pendanaan persiapan pelaksanaan diklat profesi guru di wilayahnya. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru di wilayahnya.

d. Bersama dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota menghitung dan menyepakati kuota peserta sertifikasi kabupaten/kota. e. Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru provinsi dan kabupaten/kota dalam bentuk rentang menurut jenjang dan jenis pendidikan. f. Menyalurkan nomor peserta dalam bentuk rentang ke dinas pendidikan kabupaten/kota, dan ke dinas pendidikan provinsi untuk guru Pendidikan Luar Biasa (PLB). Mendistribusikan Format A1 tentang Formulir Pendaftaran (Lampiran 1) dan Format A2 tentang Biodata Peserta Sertifikasi Guru (Lampiran 4) ke kabupaten/kota.

h. Mengendalikan kualitas penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan pedoman dan kewenangan dinas pendidikan provinsi. i. Memproses dan menyalurkan tunjangan profesi bagi guru yang telah lulus sertifikasi.

6. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) LPMP melakukan antara lain hal-hal sebagai berikut. a. Mengidentifikasikan dan menampilkan data based guru, terutama guru yang memiliki kualifikasi akademik S1/D4.

g.

h. Menerima kembali Format A1 kemudian mengirimkan format tersebut ke Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik. i. Menerima kembali Format A2 menjadi data dalam bentuk soft file, kemudian mengirimkan data tersebut (hardcopy dan softcopy) ke Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik.

b. Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK sebagai berikut.
1

Disertai Rekapitulasi Peserta menggunakan Format B2 dalam bentuk hardcopy dan softcopy.

32

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

33

j.

Membuat dan melakukan perjanjian kerja dengan LPTK tentang penggunaan dana sertifikasi guru sesuai Pedoman Penyaluran Dana Sertifikasi Guru dari Ditjen PMPTK. Menyalurkan biaya penyelenggaraan sertifikasi kepada LPTK. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru.

k. l.

m. Membuat laporan pelaksanaan sertifikasi guru kepada Dirjen PMPTK melalui Direktur Profesi Pendidik. n. Melakukan koordinasi dengan instansi lain yang terkait.

Buku 4 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. Buku 5 : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Buku 6 : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Buku 7 : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. b) Format A1 dan Format A2 untuk sejumlah peserta c) Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru 5) Mengkomunikasikan: (a) Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk guru (Buku 4), (b) Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3) sejumlah peserta sertifikasi guru yang ada di wilayahnya. Mendistribusikan nomor peserta, Panduan Penyusunan Portofolio (Buku 3), Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk guru (Buku 4), Format A1 dan Format A2 kepada guru yang masuk kuota. Melakukan sosialisasi sertifikasi kepada guru di wilayahnya. Materi sosialisasi minimal mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran, (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan, (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, LPTK penyelenggara, LPMP), (4) syarat mengikuti serifikasi, (5) prosedur penyusunan portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio, dan (6) jadwal penyerahan dokumen portofolio. Menugaskan kepala sekolah untuk memverifikasi kebenaran dan keabsahan dokumen-dokumen yang diserahkan oleh guru dan memberikan sangsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada kepala sekolah yang tidak melaksanakan tugas ini dengan baik. Menugaskan pengawas untuk melakukan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kompetensi kepribadian dan sosial (penilaian atasan) secara objektif dan memberikan sangsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada pengawas yang tidak melakukan tugas ini dengan baik.

7. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Dinas pendidikan kabupaten/kota bertugas sebagai berikut. a. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat kabupaten/kota dengan tugas-tugas sebagai berikut. 1) Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen PMPTK dan kesepakatan tingkat provinsi. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah, guru, pengawas, PGRI, dan asosiasi Guru lainnya. Menetapkan peserta sertifikasi guru sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru di wilayahnya berdasarkan rentang yang dibuat oleh LPMP. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 5. Menerima dokumen dari Ditjen PMPTK atau dinas pendidikan provinsi sebagai berikut. a) Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 terdiri dari Buku 1 : Pedoman Penetapan Peserta. Buku 2 : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. Buku 3 : Panduan Penyusunan Portofolio.

6)

7)

2) 3)

4)

8)

9)

34

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

35

10) Mengecek kebenaran dokumen-dokumen dari guru sebagai berikut: a) Format A1 dan Format A2 yang telah diisi oleh guru b) Dokumen Portofolio rangkap dua c) Pasfoto terbaru berwarna ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 lembar. Di bagian belakang setiap foto ditulis identitas peserta (nama dan nomor peserta)

c)

Pas photo terbaru peserta, berwarna, ukuran 3 x 4 cm, sebanyak 4 lembar. Di bagian belakang setiap pas photo dituliskan identitas peserta (nama dan nomor peserta).

Penyerahan dokumen tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Dokumen Portofolio (BA-PF: 2 pada Lampiran 15). 17) Menyerahkan rekapitulasi peserta sertifikasi guru (Format B1 pada Lampiran 11) yang telah diisi ke dinas pendidikan provinsi. Penyerahan disertai dengan Berita Acara Serah Terima Dokumen (BAPF: 1A di Lampiran 14). 18) Menerima dokumen rekapitulasi hasil penilaian portofolio dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C3 pada Lampiran 19 yang telah diisi LPTK Penyelenggara). 19) Menindaklanjuti hasil penilaian portofolio sebagai berikut. a) Meneruskan pengumuman hasil sertifikasi guru kepada peserta sertifikasi.

11) Memverifikasi kebenaran dan keabsahan dokumen-dokumen portofolio dengan melibatkan pengawas sebelum diserahkan ke LPTK/. 12) Membuat rekapitulasi peserta sertifikasi guru menggunakan Format B1 (Rekap Peserta Sertifikasi Kabupaten/Kota) (Lampiran 11). Dokumen dibuat dalam bentuk hardcopy dan softcopy Excel. 13) Menyerahkan kepada LPMP dokumen-dokumen sebagai berikut: a) Format A1 yang telah diisi oleh peserta sertifikasi disertai rekapitulasinya (Format B11 pada Lampiran 11 yang telah diisi) dalam bentuk hard copy dan soft copy Excel.

b) Format A2 yang telah diisi oleh peserta sertifikasi disertai rekaputulasinya (Format B1 pada Lampiran 11 yang telah diisi). Penyerahan dokumen tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru (BA-PF: 1) pada Lampiran 13. 14) Menghimpun dokumen portofolio yang telah disusun oleh peserta sertifikasi guru (dua rangkap untuk setiap guru secara tidak terpisah). 15) Merekap peserta yang menyerahkan portofolio dengan Format B1 pada Lampiran 11. 16) Menyerahkan dokumen-dokumen kepada Rayon LPTK sebagai berikut: a) Portofolio, masing-masing peserta rangkap dua.

b) Meminta peserta yang lulus menunggu pengumuman lebih lanjut untuk memperoleh sertifikat pendidik dan nomor registrasi dari Depdiknas. c) Menyerahkan sertifikat pendidik kepada peserta yang melalui sekolah tempat peserta bertugas. lulus

d) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta yang harus melakukan kegiatan-kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio, selanjutnya diserahkan kembali ke Rayon LPTK. e) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta yang harus mengikuti PLPG. 20) Mengambil bendel pertama dokumen portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8, minimal setelah 2 minggu dari pengumuman kelulusan. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan, dokumen portofolio tersebut tidak diambil, maka di luar tanggung jawab LPTK. b. Mengendalikan kualitas penyelengaraan sertifikasi guru sesuai dengan pedoman dan kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

b) Rekapitulasi peserta berdasarkan nomor peserta (Format B1 pada Lampiran 11 yang telah diisi).
1

Format B1 adalah Daftar Rekapitulasi Peserta yang telah menyerahkan: (1) Format A1, (2) Format A2, dan (3) Dokumen Portofolio. Format B1 dalam bentuk hardcopy dan softcopy.

36

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

37

c.

Memproses tunjangan profesi bagi guru yang telah lulus sertifikasi.

Guru Kabupaten/Kota (Format B1 pada Lampiran 11) dalam bentuk hard dan softcopy). h. Mengadministrasikan dokumen portofolio untuk dinilai oleh dua asesor.

8. Rayon LPTK Rayon LPTK terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra sesuai dengan penetapan Depdiknas. LPTK Induk dan LPTK Mitra dalam satu rayon membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG), dengan tugas sebagai berikut. a. Melakukan koordinasi dengan LPMP berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi guru.

i. j. k. l.

Menyiapkan tempat dan mengalokasikan waktu penilaian portofolio beserta perangkat pendukungnya. Mengundang asesor dan melakukan pengarahan (coaching). Mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan penilaian portofolio. Melakukan entry rekapitulasinya. data hasil penilaian kegiatan asesor persiapan dan dan

membuat

b. Merencanakan penilaian portofolio. c. Menerima dokumen Pedoman Pelaksanaan Sertifikasi Guru dari Ditjen Dikti, yang terdiri dari: Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Buku 5 Buku 6 Buku 7 : Pedoman Penetapan Peserta : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. : Panduan Penyusunan Portofolio. : Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru. : Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). : Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. : Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan.

m. Menetapkan hasil penilaian portofolio: 1) 2) 3) 4) 5) 6) lulus sertifikasi melengkapi Administrasi melengkapi substansi mengikuti PLPG Tidak lulus sertifikasi didiskualifikasi

n. Memberikan Sertifikat Pendidik bagi guru yang telah lulus sertifikasi. Sertifikat ditandatangani oleh Rektor LPTK ketua rayon. Format Sertifikat Pendidik tertera di Lampiran 28. Pengisian bangko sertifikat pendidik berpedoman pada ketentuan di Lampiran 29. o. Memverifikasi peserta yang diindikasikan melakukan pelanggaran dan jika benar peserta yang bersangkutan melakukan pelanggaran/kecurangan, LPTK menetapkan status diskualifikasi dan dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. p. Merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi PLPG. q. Memberi Nomor Pokok Peserta PLPG. r. Melaksanakan penilaian ulang portofolio oleh asesor yang sama bagi peserta yang telah melengkapi kekurangan dokumen portofolio.

d. Merekrut asesor berdasarkan rambu-rambu kriteria yang ditetapkan Ditjen Dikti (jika asesor yang direkrut tahun 2008 kurang mencukupi). e. Melaksanakan pelatihan/pembekalan asesor dengan nara sumber dari Ditjen Dikti (jika merekrut asesor baru). f. g. Meminta asesor dari rayon lain apabila dalam rayon tersebut tidak terdapat asesor program studi yang relevan (jika diperlukan). Menerima dokumen portofolio dari dinas pendidikan kabupaten/kota beserta daftar rekapitulasinya. Daftar Rekaiptulasi Peserta Sertifikasi

38

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

39

s.

Melaksanakan ujian ulang bagi peserta PLPG yang belum lulus. Kesempatan mengikuti ujian ulang diberikan sebanyak dua kali dengan rentang waktu sekurang-kurangnya dua minggu terhitung sejak tanggal pengumuman. Melaporkan hasil sertifikasi kepada Ditjen Dikti, Ditjen PMPTK, KSG, dan LPMP menggunakan Format C3 pada Lampiran 19, dengan tembusan dinas pendidikan provinsi, dan dinas pendidikan kabupaten/kota.

prosedur dan tatacara pendaftaran, (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan, (3) syarat mengikuti serifikasi, (4) prosedur penyusunan dokumen portofolio dan penjelasan tentang rubrik portofolio, dan (5) jadwal penyerahan dokumen portofolio. b. Peserta sertifikasi memperoleh: (a) Nomor Peserta, (b) Pedoman Sertifikasi bagi Peserta untuk guru, (c) Pedoman Penyusunan Perangkat Portofolio Sertifikasi Guru (Buku 3), (d) Format A1 (Lampiran 1), dan (5) Format A2 (Lampiran 4) dari dinas pendidikan kabupaten/kota. c. Mempelajari berbagai persyaratan peserta sertifikasi, yang meliputi:
1) 2) 3)

t.

u. Melaporkan peserta sertifikasi guru yang sudah mendapat sertifikat pendidik kepada Ditjen PMPTK untuk memperoleh Nomor Registrasi Guru. v. Menyerahkan kepada guru melalui dinas pendidikan kabupaten/kota bendel pertama dokumen portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8, minimal setelah 2 minggu setelah pengumuman kelulusan. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan, dokumen portofolio tersebut tidak diambil, maka di luar tanggung jawab LPTK. Penyerahan dokumen dilengkapi dengan bukti serah terima secara tertulis. 1

Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi. Mengajar di sekolah umum di bawah binaan Departemen Pendidikan Nasional. Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau guru yang diperbantukan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. Guru bukan PNS yang berstatus guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang diangkat oleh Pemda yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun pada satu sekolah atau sekolah yang berbeda dalam yayasan yang sama; Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).

w. Merencanakan, mengalokasikan, dan memanfaatkan anggaran secara proporsional, transparan, dan akuntabel.
4)

9. Peserta Sertifikasi Mengacu pada Permendiknas Nomor 18 Tahun 2007, persyaratan utama peserta sertifikasi bagi guru dalam jabatan adalah guru yang telah memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dan masa kerja minimal 5 (lima) tahun. Selain itu, mengingat kuota peserta sertifikasi tiap tahun terbatas dan jumlah guru yang memenuhi persyaratan kualifikasi akademik minimal bervariasi maka dinas pendidikan provinsi atau dinas kabupaten/kota memprioritaskan (1) masa kerja/pengalaman mengajar sebagai guru, (2) usia, (3) pangkat/golongan (bagi PNS), (4) beban mengajar, (5) jabatan/tugas tambahan, dan (6) prestasi kerja. Guru dalam jabatan peserta sertifikasi melaksanakan aktivitas sebagai berikut. a. Mengikuti sosialisasi sertifikasi guru yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota, dengan materi minimal meliputi: (1)
1

5) 6)

d. Peserta mengisi Format A1, Format A2, menyiapkan pas photo terbaru (6 bulan terakhir), berukuran 3 x 4 (berwarna, bukan polaroid), sebanyak 4 lembar, dan menyusun dokumen portofolio 2 (dua) bendel1 kemudian menyerahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota. Di belakang setiap pas photo dituliskan nama dan nomor peserta. Pengisian Format A1 berpedoman pada Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2008 (Lampiran 2). e. Peserta menunggu hasil penilaian portofolio.
Bukti fisik (sertifikat/piagam) untuk komponen 2 dan 8 dalam bendel pertama harus asli

1

Bukti serah terima dibuat LPTK

40

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

41

f. g.

Peserta yang Lulus memperoleh Sertifikat Pendidik. Peserta yang Tidak Lulus dalam penilaian portofolio direkomendasi oleh LPTK penyelenggara sertifikasi sebagai berikut. 1) 2) Melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolio telah mencapai batas kelulusan, tetapi masih ada kekurangan administrasi. Melakukan berbagai kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio bagi peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan yaitu memiliki skor 841-849 harus memenuhi skor minimal. Mengikuti PLPG yang dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi dan diakhiri dengan uji kompetensi yang pelaksanaannya difasilitasi oleh dinas pendidikan provinasi dan atau dinas pendidikan kabupaten/kota. Peserta yang tidak lulus diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak dua kali, dengan tenggang waktu sekurang-kurangnya dua minggu. Apabila tidak lulus peserta diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota, khusus untuk guru PLB ke dinas pendidikan provinsi.

BAB VI

KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU

A. Rasional
Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru dan dosen adalah pendidik profesional. Untuk itu dalam rangka menjamin kualitas guru perlu dilakukan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat pendidik. Sertifikasi guru merupakan upaya peningkatan mutu pendidik yang diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Melalui sertifikasi diharapkan kinerja guru meningkat yang berimplikasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan. Sesuai Undang undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 11 ayat (2), institusi penyelenggara sertifikasi guru adalah perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh pemerintah. Penetapan perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan (PTPTK/LPTK) sebagai penyelenggara sertifikasi guru berdasarkan berbagai pertimbangan objektif yang terkait dengan (1) keberadaan dan kualitas sumberdaya manusia, (2) kualitas proses pembelajaran sebagai wujud pelaksanan tridharma perguruan tinggi, (3) peringkat akreditasi BAN-PT, (4) jumlah program studi kependidikan yang ada (S1, S2, dan S3), (5) komitmen perguruan tinggi dalam memberikan laporan Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) kepada Ditjen Dikti setiap akhir semester, dan (6) ketaatan azas dalam penyelenggaraan perguruan tinggi sesuai dengan peraturan dan perundangan yang ada. Pelaksanaan sertifikasi guru melibatkan berbagai institusi, maka untuk standarisasi kualitas proses dan hasil sertifikasi guru diperlukan institusi berbentuk konsorsium, yakni Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 056/P/2007, keanggotaan KSG terdiri atas berbagai institusi yang terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi guru, sebagai berikut.

3)

4)

h. Peserta yang dinyatakan tidak lulus karena tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta atau terbukti melakukan pemalsuan dokumen portofolio dan tidak lulus ujian ulang kedua diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota

C. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2008
Pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2008 meliputi dua kelompok sasaran, yaitu: (1) melalui penilaian portofolio dan (2) melalui jalur pendidikan. Jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio terdapat pada Lampiran 26 dan Lampiran 27 adalah jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan.

42

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

43

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas. Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas. Sekretaris Jenderal Departemen Agama. Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. Rektor Universitas Negeri Makasar. Rektor IKIP PGRI Semarang. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya.

C. Tugas
1. 2. Merumuskan standarisasi proses dan hasil sertifikasi guru. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru.

D. Penetapan Konsorsium
1. 2. 3. Mendiknas menetapkan Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru dengan susunan keanggotaan: ketua, wakil ketua, dan anggota konsorsium. Dalam rangka melaksanakan tugas, Ketua Konsorsium Sertifikasi Guru membentuk Pelaksana Harian yang diketuai oleh Sekretaris Eksekutif. Konsorsium Sertifikasi Guru dan Pelaksana Harian dalam melaksanakan tugas dibantu sekretariat yang berkedudukan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Sekretaris Eksekutif membentuk divisi-divisi dan tim ad hoc sesuai kebutuhan. KSG menetapkan tata kerja dan program kerja konsorsium berdasarkan keputusan Ketua.

10. Rektor Universitas Negeri Padang. 11. Dekan FKIP Universitas Palangkaraya. 4. 5.

B. Dasar Hukum
1. 2. 3. 4. 5. 6. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 056/P/2007 tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 057/O/2007 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan.

E. Organisasi
Bagan struktur organisasi KSG disajikan pada gambar 6.1. berikut ini.

44

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

45

Ketua

: Dirjen Dikti

F. Deskripsi Tugas Unsur-Unsur KSG
1. Tugas Konsorsium Sertifikasi Guru a. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru

Wakil Ketua : Dirjen PMPTK Anggota a. b. c. d. e. f. g. h. i. :

Sekretaris Jenderal Departemen Agama. Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. Rektor Universitas Negeri Makasar. Rektor IKIP PGRI Semarang. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya. Rektor Universitas Negeri Padang. Dekan FKIP Universitas Palangkaraya.

b. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. c. Mengkoordinasikan pelaksanaan dilakukan oleh Tim independen. monitoring dan evaluasi yang

2. Sekretaris Eksekutif a. Melaksanakan kebijakan KSG dalam kegiatan sehari-hari

b. Melakukan koordinasi dengan berbagai institusi lain yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru c. Mengkoordinasikan pelaksanaan kerja divisi dan tim ad hoc

d. Menjabarkan dan melaksanakan program kerja KSG
Tim Monev Independen

e. Bertanggungjawab atas seluruh pelaksanaan tugas harian
Sekretaris Eksekutif : Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti

Wakil Sekretaris Eksekutif I : Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK Wakil Sekretaris Eksekutif II : Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Depag

3. Sekretariat a. Memfasilitasi pelaksanaan tugas Sekretaris Eksekutif.

b. Memfasilitasi pelaksanaan tugas divisi dan tim ad hoc.
Sekretariat 1 (Ditjen Dikti) Sekretariat 2 (Depag)

c.

Mengadministrasikan dokumen hasil kerja divisi dan tim ad hoc.

4. Divisi Penjaminan Mutu
Divisi Penjaminan Mutu Divisi Data dan Informasi Tim Ad Hoc

a.

Melakukan koordinasi antar LPTK Penyelenggara, LPTK dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota, dan LPTK dengan KSG

b. Melakukan pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru
Rayon LPTK

c.

Mengembangkan indikator kompetensi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG)

Gambar 6.1 Bagan Organisasi Konsorsium Sertifikasi Guru

d. Menyusun Pedoman Penetapan Peserta.

46

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

47

e. Menyusun Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio. f. g. Menyusun Panduan Penyusunan Portofolio. Menyusun Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio untuk Guru.

b. Mengembangkan instrumen tes kinerja peserta PPG. c. Mengembangkan instrumen portofolio guru beserta rubriknya.

d. Mengembangkan instrumen lain yang terkait dengan sertifikasi guru. e. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan devisi. f. g. Menyusun naskah akademik sistem sertifikasi guru. Mengembangkan rambu-rambu kurikulum Diklat Profesi Guru (PLPG).

h. Menyusun Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). i. j. Menyusun Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan. Menyusun Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan.

h. Menetapkan rayonisasi PTPTK/LPTK penyelenggara sertifikasi guru. i. j. Menyusun naskah akademik dan pedoman penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan dan prajabatan. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan divisi.

5. Divisi Data dan Informasi a. Mengembangkan dan mengelola sistem koding data sertifikasi guru.

G. Pembiayaan
Biaya operasional kegiatan Konsorsium Sertifikasi Guru dibebankan pada: 1. 2. masukan Anggaran yang relevan pada Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama. Sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat.

b. Mengumpulkan, mengolah, dan mempublikasikan informasi sertifikasi guru. c. Mengelola sistem registrasi guru yang bersertifikat.

d. Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru. e. Menampung, masyarakat. f. g. menganalisis, dan menindaklanjuti

Menyusun laporan kegiatan divisi. Melaksanakan monitoring dan evaluasi internal penyelenggaraan sertifikasi guru.

6. Tim AD HOC Melaksanakan kegiatan sesuai dengan deskripsi tugas yang diberikan sekretaris eksekutif, antara lain sebagai berikut. a. Mengembangkan instrumen tes tulis perserta PPG dan mengelola bank soal.

48

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

49

LAMPIRAN

50

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

51

Lampiran 1
CONTOH FORMAT A1 PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2008

Lampiran 2

A. PETUNJUK UMUM 1. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru (Format A1) akan dibaca komputer secara digital (dengan menggunakan mesin Digital Mark Reader (DMR). Oleh karena itu, pendaftar harus membaca panduan ini dengan seksama, sehingga tidak akan membuat kesalahan. Format A1 harus diisi dengan pensil 2B (gunakan pensil 2B yang asli dan hati-hati dengan pensil tiruan). Format A1 tidak boleh diisi dengan balpoin, pen, dan pensil HB; kecuali pada kolom pernyataan dan tanda tangan. Format A1 tidak boleh kotor, sobek, terlipat, atau basah. Jika terjadi salah pengisian, hapuslah bagian/bulatan yang salah dengan penghapus pensil yang baik dan bersih. Jangan sekali-kali menghitamkan bulatan atau menulis sesuatu pada bagian formulir yang tidak diminta untuk diisi. Pada waktu menghitamkan satu bulatan, harus sehitam mungkin tetapi jangan sampai merusak formulir, kemudian perhatikan hal-hal sebagai berikut. a. Cara mengarsir bulatan harus dihitamkan sampai penuh dan jangan sampai keluar dari garis bulatan.

2.

3. 4. 5. 6.

b. Jangan sampai menghitamkan lebih dari satu bulatan dalam satu kolom, karena isian tersebut otomatis dianggap salah. c. Periksa ulang apakah antara huruf/angka yang Anda tulis di dalam kotak dengan bulatan yang Anda arsir sudah sesuai; atau jangan sampai lupa, Anda sudah mengisi huruf/angka di dalam kotak tetapi tidak menghitamkan bulatannya.

52

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

53

B. PETUNJUK PENGISIAN K-01 NOMOR PESERTA Isilah nomor peserta pada Format A1 pada tempat yang tersedia sesuai dengan nomor peserta Anda, kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan nomor peserta. Nomor peserta diberikan oleh dinas pendidikan Kabupaten/Kota. Ketentuan pemberian nomor peserta dijelaskan secara rinci pada buku Pedoman Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. Contoh: Peserta sertifikasi guru dengn nomor peserta 08091540210101, tulislah secara lengkap 08091540210101, kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka tersebut.

K-03 NIP (Khusus bagi PNS) Isilah NIP Anda sesuai dengan SK Pengangkatan Anda pada kolom yang tersedia (9 angka). Jika guru tetap yayasan tidak perlu menuliskan nomor ini. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: Peserta yang memiliki NIP 132098120, tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri.

K-04 NAMA PESERTA (Tanpa Gelar) Isilah nama Anda pada tempat yang tersedia. Nama harus ditulis sedemikian rupa sehingga dapat tercakup dalam tempat yang tersedia (20 huruf). Susunan dan ejaan harus sesuai dengan nama yang tertulis pada SK Anda. Nama yang terlalu panjang bisa disingkat dengan singkatan yang lazim digunakan. Jika nama Anda terdiri atas dua atau lebih suku kata, maka antar suku kata diberi spasi, termasuk antara singkatan nama dan nama. Contoh: MOHAMMAD ALDI FIRMANSYAH, disingkat menjadi: M ALDI FIRMANSYAH.

K-02 NUPTK Contoh: Peserta yang memiliki NUPTK 1038755657300033, tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri.

54

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

55

K-05 NOMOR STATISTIK SEKOLAH Isilah nomor statistik sekolah tempat Anda bertugas. Bagi Anda yang mengajar di beberapa sekolah, gunakan nomor statistik sekolah tempat mengajar utama. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: Nomor statistik sekolah tempat seorang peserta sertifikasi guru bertugas adalah 20.2.21.0501.005 tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri tidak disertai titik.

K-08 PENDIDIKAN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan kualifikasi akademik tertinggi Anda. Contoh: Jika Anda memiliki kualifikasi tertinggi S2, maka Anda harus menghitamkan bulatan S2 K-09 BIDANG STUDI S1/D-IV Isilah kode bidang studi S1/D-IV Anda, pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi S1/D-IV terdapat pada Lampiran 8. Contoh: Peserta dengan latar belakang S1 Pendidikan Kimia mengisikan kode 403

K-06 TANGGAL LAHIR Isilah tanggal lahir Anda pada tempat yang tersedia, dengan mengisi tanggal, bulan dan tahun masingmasing 2 angka dari belakang. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: Jika Anda lahir pada tanggal 5 April 1964, maka ditulis 050464

K-10 BIDANG STUDI S2 Jika memiliki ijazah S2, isilah kode bidang studi S2 Anda pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi S2 terdapat pada Lampiran 9. Contoh: Peserta dengan latar belakang S2 Ilmu Ekonomi dan Akuntansi mengisikan kode 012

K-11 BIDANG STUDI S3 Jika memiliki ijazah S3, isilah kode bidang studi S3 Anda pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi S3 terdapat pada Lampiran 10. Contoh: Peserta dengan latar belakang S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat mengisikan kode 012

K-07 JENIS KELAMIN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenis kelamin Anda. Contoh : Peserta sertifikasi bernama MOHAMMAD ALDI FIRMANSYAH memiliki jenis kelamin laki-laki.

56

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

57

K-12 TAHUN LULUS PERGURUAN TINGGI (PT) S1/D-IV Isilah tahun ijazah S1/D-IV yang Anda miliki (4 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Jika Anda menempuh S/D-IV kedua, isikan salah satu dan dipilih yang paling relevan. Kolom ketiga hanya memiliki dua bulatan, oleh karena itu untuk angka ketiga yang lebih dari 1, maka buatlah bulatan yang dihitamkan di kolom ketiga sejajar dengan bulatan di kiri dan kanan. Contoh :Jika Anda lulus S1/D-IV pada tahun 1986, maka ditulis 1986 dan hitamkan bulatan yang sesuai.

K-15 PENGALAMAN MENGAJAR Isilah masa kerja Anda selama mengajar, dihitung dari bulan pertama kali Anda mengajar. Bagi Anda yang pernah berhenti mengajar dalam kurun waktu tertentu, masa kerja dihitung hanya selama Anda mengajar saja. Contoh: Jika Anda memiliki masa kerja 25 tahun 5 bulan, maka diisikan: 2505

K-16 BIDANG STUDI SERTIFIKASI Isilah kode bidang studi yang akan Anda ikuti dalam sertifikasi guru. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi terdapat pada Lampiran 7. Contoh: Guru yang mengikuti sertifikasi untuk bidang studi matematika SMP akan mengisikan kode 094

K-13 TUGAS TAMBAHAN Jika Anda memiliki tugas tambahan, hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan tugas tambahan yang saat ini Anda laksanakan. Jika Anda tidak memiliki tugas tambahan, kosongkan.

K-16 JENJANG PENDIDIKAN TEMPAT MENGAJAR K-14 BIDANG STUDI MENGAJAR Isilah kode bidang studi yang Anda asuh di sekolah tempat Anda mengajar sekarang pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi terdapat pada Lampiran 7. Contoh: Peserta yang mengajar matematika di SMP mengisikan kode 094 Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenjang pendidikan tempat Anda mengajar. Contoh: Jika Anda mengajar di SMK, maka hitamkan bulatan SMK

58

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

59

Lampiran 3
K-17 PERNYATAAN Isilah nama sekolah dan kabupaten/kota tempat Anda bertugas dengan tulisan biasa, bukan huruf cetak. Kemudian salinlah dengan balpoin pada tempat yang tersedia pernyataan: Dengan ini saya menyatakan bahwa data yang diisikan dalam formulir ini adalah benar. Tulislah nama terang dan tanda tangan Anda dengan balpoin. Tanda tangan jangan sampai keluar dari kotak yang tersedia.
PROSEDUR PENGELOLAAN FORMULIR PENDAFTARAN (FORMAT A1) DAN BIODATA (FORMAT A2) PESERTA SERTIFIKASI GURU
1. 2. 3. Formulir Pendaftaran Format A1 dan Biodata Format A2 diproduksi oleh Depdiknas, Dikirim ke LPMP dengan jumlah yang sama dengan kuota di daerah kerja LPMP tsb Dikirim dgn berita acara

1. LPMP, Dinas Pend Prov dan Dinas Pend Kab/Kota bersidang menentukan kuota guru Kab/kota 2. Berdasarkan kuota ini Format A1 dan A2 diserahkan ke Dinas Pend Kab/kota sesuai kuota masing-masing 3. Dikirim dengan berita acara

1. Peserta sertifikasi mengisi formulir sesuai dengan petunjuk pengisian 2. Diserahkan ke Dinas Pend. Kab/kota

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Dinas Pend Kab/Kota mengemas semua isian Format A1 dan A2 Disusun nomor kecil di atas. Dimasukkan plastik, per plastik diisi maksimum 30 peserta. Dimasukkan amplop Cover amplop diberi catatan tentang isi amplop. Dikirim ke LPMP dengan berita acara.

1. Di LPMP Format A2 di proses dan diwujudkan soft copy. 2. Soft copy ini kemudian dikirim ke PMPTK 3. Format A1 langsung dikirim ke PMPTK

1. Di PMPTK Format A1 diproses sehingga menjadi data. 2. Data dari Format A1 dan A2 kemudian dipakai untuk memverifikasi data peserta dari Dinas Pend. Kab/kota.

Hasil verifikasi merupakan data guru peserta sertifikasi.

60

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

61

Lampiran 4 FORMAT A2
FORMULIR BIODATA PESERTA SERTIFIKASI GURU

62

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

63

Lampiran 5
TATACARA PEMBERIAN NOMOR PESERTA Nomor peserta mencakup 14 (empat belas) digit dengan ketentuan pemaknaan sebagai berikut. Digit 7, 8, dan 9 adalah kode untuk jenjang dan bidang studi yang diampu oleh guru peserta sertifikasi. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 7. Contoh, guru melaksanakan tugas mengajar bidang studi matematika SMP diisi dengan kode 094. Jika peserta sertifikasi adalah guru kelas SD diisi dengan kode 027. Pengisian Digit 10 Digit 10 diisi dengan kode peserta sertifikasi yang diselenggarakan oleh Depdiknas angka 1, dan oleh Departemen Agama angka 2. Pengisian Digit 11, 12, 13, dan 14 Digit 11, 12, 13, dan 14 adalah nomor urut peserta sertifikasi. Nomor urut tersebut diberikan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota kepada peserta sertifikasi sesuai dengan urutan peserta yang mengikuti sertifikasi dengan mempertimbangkan jenjang pendidikan dan kuota (jenjang TK lebih dulu, berikutnya SD, berikutnya SMP, berikutnya SMA/SMK). Misal, peserta sertifikasi nomor urut 15, digit tersebut ditulis 0015. Contoh Nomor Peserta yang Ditulis secara Lengkap: Pengisian Digit 3 dan 4 Digit 3 dan 4 adalah kode untuk provinsi tempat guru melaksanakan tugas mengajar. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 6. Contoh, guru melaksanakan tugas mengajar di Provinsi Jawa Barat, digit tersebut diisi dengan kode 02. Pengisian Digit 5 dan 6 Digit 5 dan 6 adalah kode untuk kabupaten/kota tempat guru melaksanakan tugas mengajar. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 6. Contoh, guru melaksanakan tugas mengajar di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, digit tersebut diisi dengan kode 16. Peserta sertifikasi tahun 2008 (kode 08), di Provinsi Jawa Barat (Kode 02) Kabupaten Indramayu (kode 16), guru SMP pengampu mata pelajaran matematika (kode 094), guru binaan Depdiknas (kode 1), sebagai peserta sertifikasi dengan nomor urut 15; maka nomor peserta guru tersebut adalah sebagai berikut. 08021609410015 Tatacara penulisan nomor peserta tanpa indentasi (tidak diperbolehkan diberi spasi). Contoh penulisan nomor peserta yang salah adalah sebagai berikut. 08 2608 094 10108 (salah)

Pengisian Digit 1 dan 2 Digit 1 dan 2 adalah kode untuk tahun ketika guru menjadi peserta sertifikasi, diisi tahun (dua digit dari belakang). Contoh, guru menjadi peserta sertifikasi tahun 2008, diisi 08; jika guru peserta sertifikasi tahun 2008 diisi 08.

salah
Pengisian Digit 7, 8, dan 9

salah

salah

64

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

65

Lampiran 6 KODE PROVINSI (DIGIT 3 DAN 4) DAN KABUPATEN/KOTA (DIGIT 5 DAN 6)
Provinsi DKI Jakarta Kode Provinsi 01 01 01 01 01 01 Jawa Barat 02 02 02 02 Kode Kabupaten 01 60 61 62 63 64 05 06 07 08 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kepulauan Seribu Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kabupaten Bogor Kabupaten Sukabumi Kabupaten Cianjur Kabupaten Bandung

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Jawa Tengah

02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02

10 11 12 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 60 61 62 63

Kabupaten Sumedang Kabupaten Garut Kabupaten Tasikmalaya Kabupaten Ciamis Kabupaten Kuningan Kabupaten Majalengka Kabupaten Cirebon Kabupaten Indramayu Kabupaten Subang Kabupaten Purwakarta Kabupaten Kerawang Kabupaten Bekasi Kabupaten Bandung Barat Kota Bandung Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Cirebon

02 02 02 02 02 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03

65 66 67 68 69 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kabupaten Cilacap Kabupaten Banyumas Kabupaten Purbalingga Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Kebumen Kabupaten Purworejo Kabupaten Wonosobo Kabupaten Megelang Kabupaten Boyolali Kabupaten Klaten Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Wonogiri Kabupaten Karanganyar Kabupaten Sragen Kabupaten Grobogan Kabupaten Blora Kabupaten Rembang Kabupaten Pati Kabupaten Kudus Kabupaten Jepara Kabupaten Demak Kabupaten Semarang Kabupaten Temanggung Kabupaten Kendal Kabupaten Batang Kabupaten Pekalongan Kabupaten Pemalang Kabupaten Tegal

66

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

67

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

DI Yogyakarta

Jawa Timur

03 03 03 03 03 03 03 04 04 04 04 04 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05

29 60 61 62 63 64 65 01 02 03 04 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

Kabupaten Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Kabupaten Bantul Kabupaten Sleman Kabupaten Gunung Kidul Kabupaten Kulonprogo Kota Yogyakarta Kabupaten Gresik Kabupaten Sidoarjo Kabupaten Mojokerto Kabupaten Jombang Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Tuban Kabupaten Lamongan Kabupaten Madiun Kabupaten Ngawi Kabupaten Magetan Kabupaten Ponorogo Kabupaten Pacitan Kabupaten Kediri Kabupaten Nganjuk Kabupaten Blitar Kabupaten Tulungagung Kabupaten Trenggalek Kabupaten Malang Kabupaten Pasuruan Kabupaten Probolinggo Kabupaten Lumajang

Nangroe Aceh Darussalam

05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06

22 23 24 25 26 27 28 29 60 61 62 63 64 65 66 67 68 01 02 03 04 05 06 07 08 11 12 13 14 15 16 17 18

Kabupaten Bondowoso Kabupaten Situbondo Kabupaten Jember Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Pamekasan Kabupaten Sampang Kabupaten Sumenep Kabupaten Bangkalan Kota Surabaya Kota Malang Kota Madiun Kota Kediri Kota Mojokerto Kota Blitar Kota Pasuruan Kota Probolinggo Kota Batu Kabupaten Aceh Besar Kabupaten Pidie Kabupaten Aceh Utara Kabupaten Aceh Timur Kabupaten Aceh Tengah Kabupaten Aceh Barat Kabupaten Aceh Selatan Kabupaten Aceh Tenggara Kabupaten Simeulue Kabupaten Bireuen Kabupaten Aceh Singkil Kabupaten Aceh Tamiang Kabupaten Aceh Nagan Raya Kabupaten Aceh Jaya Kabupaten Aceh Barat Daya Kabupaten Gayo Luas

68

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

69

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Sumatera Utara

06 06 06 06 06 06 06 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07

19 20 60 61 62 63 64 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 15 16 17 18 19 20 21 22 60 61 62 63 64 65 66

Kabupaten Bener Meriah Kabupaten Pidie Jaya Kota Sabang Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe Kota Langsa Kota Subulussalam Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Langkat Kabupaten Karo Kabupaten Simalungun Kabupaten Dairi Kabupaten Asahan Kabupaten Labuhan Batu Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Tapanuli Tengah Kabupaten Tapanuli Selatan Kabupaten Nias Kabupaten Mandailing Natal Kabupaten Toba Samosir Kabupaten Nias Selatan Kabupaten Pakpak Bharat Kabupaten Humbang Hasundutan Kabupaten Samosir Kabupaten Serdang Bedagai Kabupaten Batu Bara Kota Medan Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Pematang Siantar Kota Tanjung Balai Kota Sibolga Kota Padang Sidempuan

Sumatera Barat

08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 10 10 10

01 02 03 04 05 06 07 08 10 11 12 13 60 61 62 63 64 65 66 01 02 04 05 08 09 10 11 14 60 62 01 02 03

Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten

Agam Pasaman Lima Puluh Kota Solok Padang Pariaman Pesisir Selatan Tanah Datar

Kabupaten Sawah Lunto Sijunjung Kabupaten Kepulauan Mentawai Kabupaten Solok Selatan Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Pasaman Barat Kota Bukittinggi Kota Padang Kota Padang Panjang Kota Sawahlunto Kota Solok Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kabupaten Kampar Kabupaten Bengkalis Kabupaten Indragiri Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Kabupaten Pelalawan Kabupaten Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hilir Kabupaten Siak Kabupaten Kuantan Singingi Kota Pekanbaru Kota Dumai Kabupaten Batanghari Kabupaten Bungo Kabupaten Sarolangun

Riau

Jambi

70

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

71

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 13

04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 60 61 01

Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten

Tanjung Jabung Barat Kerinci Tebo Muara Jambi

Barat

Sumatera Selatan

Lampung

Kalimantan

Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kabupaten Merangin Kota Jambi Kabupaten Musi Banyuasin Kabupaten Ogan Komering Ilir Kabupaten Ogan Komering Ulu Kabupaten Muara Enim Kabupaten Lahat Kabupaten Musi Rawas Kabupaten Banyuasin Kabupaten Oku Timur Kabupaten Oku Selatan Kabupaten Ogan Ilir Kabupaten Empat Lawang Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Lubuk Linggau Kota Pagar Alam Kabupaten Lampung Selatan Kabupaten Lampung Tengah Kabupaten Lampung Utara Kabupaten Lampung Barat Kabupaten Tulang Bawang Kabupaten Tanggamus Kabupaten Lampung Timur Kabupaten Way Kanan Kota Bandar Lampung Kota Metro Kabupaten Sambas

Kalimantan Tengah

13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15

02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 60 01 02 03 04 05 06

Kabupaten Pontianak Kabupaten Sanggau Kabupaten Sintang Kabupaten Kapuas Hulu Kabupaten Ketapang Kabupaten Kayong Utara Kabupaten Bengkayang Kabupaten Landak Kabupaten Melawi Kabupaten Sekadau Kabupaten Kubu Raya Kota Pontianak Kota Singkawang Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Katingan Kabupaten Seruyan Kabupaten Sukamara Kabupaten Lamandau Kabupaten Gunung Mas Kabupaten Pulang Pisau Kabupaten Murung Raya Kabupaten Barito Timur Kota Palangkaraya Kabupaten Banjar Kabupaten Tanah Laut Kabupaten Barito Kuala Kabupaten Tapin Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Kalimantan Selatan

72

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

73

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Kalimantan Timur

15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16

07 08 09 10 11 60 61 01 02 03 04 07 08 09 10 11 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 61 62 63

Kabupaten Hulu Sungai Utara Kabupaten Tabalong Kabupaten Kotabaru Kabupaten Balangan Kabupaten Tanah Bumbu Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Kabupaten Pasir Kabupaten Kutai Kartanegara Kabupaten Berau Kabupaten Bulongan Kabupaten Malinau Kabupaten Nunukan Kabupaten Kutai Barat Kabupaten Kutai Timur Kabupaten Penajam Paser Utara Kota Samarinda Kota Balikpapan Kota Tarakan Kota Bontang Kabupaten Bolaang Mengondow Kabupaten Minahasa Kabupaten Kepulauan Sangihe Kabupaten Kepulauan Talaud Kabupaten Minahasa Selatan Kabupaten Minahasa Utara Kabupaten Mitra Kabupaten Bolmong Utara Kabupaten Kepulauan Sitaro Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu

Sulawesi Tengah

Sulawesi Selatan

18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19

01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 24 26 60 61 62

Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kota Palu Kabupaten

Banggai Kepulauan Donggala Poso Banggai Buol Toli Toli Morowali Parigi Muotong Tojo Una-Una Maros

Sulawesi Utara

17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17

Kabupaten Pangkajene Kepulauan Kabupaten Gowa Kabupaten Takalar Kabupaten Jeneponto Kabupaten Barru Kabupaten Bone Kabupaten Wajo Kabupaten Soppeng Kabupaten Bantaeng Kabupaten Bulukumba Kabupaten Sinjai Kabupaten Selayar Kabupaten Pinrang Kabupaten Sidenreng Rappang Kabupaten Enrekang Kabupaten Luwu Kabupaten Tana Toraja Kabupaten Luwu Utara Kabupaten Luwu Timur Kota Makasar Kota Pare Pare Kota Palopo

74

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

75

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Sulawesi Tenggara

Maluku

20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 21 21 21 21 21 21 21 21 22 22 22 22 22 22 22 22 22 23 23 23 23

01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 60 61 01 02 03 04 05 06 07 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04

Kabupaten Konawe Kabupaten Muna Kabupaten Buton Kabupaten Kolaka Kabupaten Konawe Selatan Kabupaten Wakatobi Kabupaten Bombana Kabupaten Kolaka Utara Kabupaten Kowane Utara Kabupaten Buton Utara Kota Kendari Kota Bau-Bau Kabupaten Maluku Tengah Kabupaten Maluku Tenggara Kabupaten Buru Kabupaten Maluku Tenggara Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Kabupaten Seram Bagian Timur Kabupaten Kepulauan Aru Kota Ambon Kabupaten Buleleng Kabupaten Jembrana Kabupaten Tabanan Kabupaten Badung Kabupaten Gianyar Kabupaten Klungkung Kabupaten Bangli Kabupaten Karang Asem Kota Denpasar Kabupaten Lombok Barat Kabupaten Lombok Tengah Kabupaten Lombok Timur Kabupaten Sumbawa

Nusa Tenggara Timur

23 23 23 23 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 25 25 25 25 25 25 25 25 25

05 06 07 60 61 01 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 60 01 02 03 07 08 09 10 11 12

Kabupaten Dompu Kabupaten Bima Kabupaten Sumbawa Barat Kota Mataram Kota Bima Kabupaten Kupang Kabupaten Timor Tengah Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara Kabupaten Belu Kabupaten Alor Kabupaten Flores Timur Kabupaten Sikka Kabupaten Ende Kabupaten Ngada Kabupaten Manggarai Kabupaten Sumba Timur Kabupaten Sumba Barat Kabupaten Lembata Kabupaten Rote Ndao Kabupaten Manggarai Barat Kabupaten Nagekeo Kabupaten Sumba Tengah Kabupaten Sumba Barat Daya Kota Kupang Kabupaten Jaya Pura Kabupaten Biak Numfor Kabupaten Yapen Waropen Kabupaten Marauke Kabupaten Jayawijaya Kabupaten Nabire Kabupaten Paniai Kabupaten Puncak Jaya Kabupaten Mimika

Bali

Papua

Nusa Tenggara Barat

76

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

77

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

Provinsi

Kode Provinsi

Kode Kabupaten

Nama Kabupaten/Kota

25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 26 26 26 26 26 26 26 26 26 27 27 27 27 27 27 27 27 28 28 28 28

13 14 15 16 17 18 19 20 26 27 28 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 02 03 04 05 06 07 60 61 01 02 03 04

Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten

Boven Digul Mappi Asmat Yahukimo

Babel

Bengkulu

Maluku Utara

Kabupaten Pegunungan Bintang Kabupaten Tolikara Kabupaten Sarmi Kabupaten Keerom Kabupaten Waropen Kabupaten Supiori Kabupaten Memberano Raya Kota Jayapura Kabupaten Bengkulu Utara Kabupaten Rejang Lebong Kabupaten Bengkulu Selatan Kabupaten Muko-Muko Kabupaten Kepahiang Kabupaten Lebong Kabupaten Kaur Kabupaten Seluma Kota Bengkulu Kabupaten Halmahera Tengah Kabupaten Halmahera Barat Kabupaten Halmahera Utara Kabupaten Halmahera Selatan Kabupaten Halmahera Timur Kabupaten Kepulauan Sula Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Kabupaten Pandeglang Kabupaten Lebak Kabupaten Tangerang Kabupaten Serang

Gorontalo

Kepulauan Riau

Irian Jaya Barat

Banten

Sulawesi Barat

28 28 29 29 29 29 29 29 29 30 30 30 30 30 30 31 31 31 31 31 31 32 32 32 32 32 32 32 32 32 33 33 33

60 61 01 02 03 04 05 06 60 01 02 03 04 05 60 01 02 03 04 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03

Kota Cilegon Kota Tangerang Kabupaten Bangka Kabupaten Belitung Kabupaten Bangka Tengah Kabupaten Bangka Barat Kabupaten Bangka Selatan Kabupaten Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Kabupaten Boalemo Kabupaten Gorontalo Kabupaten Pouwato Kabupaten Bonebolango Kabupaten Gorontalo Utara Kota Gorontalo Kabupaten Kepulauan Riau Kabupaten Karimun Kabupaten Natuna Kabupaten Lingga Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Fak-Fak Kabupaten Sorong Kabupaten Manokwari Kabupaten Kaimana Kabupaten Sorong Selatan Kabupaten Raja Ampat Kabupaten Teluk Bintuni Kabupaten Teluk Wondama Kota Sorong Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Utara Kabupaten Polewali

78

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

79

Lampiran 7
Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota

KODE BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN (DIGIT 7, 8, DAN 9) I.
Guru TK/RA No 1 II. Bidang Studi/Mata Pelajaran TK/RA (Guru Kelas) Kode 020

33 33

04 05

Kabupaten Mamasa Kabupaten Majene

Guru SD/MI No 1 2 3 4 5 6 7 Bidang Studi/Mata Pelajaran SD/MI (Guru Kelas) Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Bidang Studi Lainnya Kode 027 030 034 037 040 044 061

III. Guru SMP/MTs No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia (Sastra) Bahasa Inggris Matematika Pengetahuan Alam (IPA Terpadu, Fisika) Pengetahuan Sosial (Sosiologi, IPS Terpadu) Kode 067 070 074 077 080 084 087 090 094 097 100

80

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

81

No 12 13 14 15 16 17 18 19

Bidang Studi/Mata Pelajaran Kesenian, Budaya dan Keterampilan Pendidikan Jasmani (Olahraga & Kesehatan) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Geografi Sejarah Ekonomi (Umum, Koperasi, Akuntansi) Biologi Bidang Studi Lainnya

Kode 104 107 110 114 117 120 124 125

No 21 22 23 24 25 26 27

Bidang Studi/Mata Pelajaran Ekonomi (Umum, Koperasi, Akuntansi) Pengetahuan Sosial (Sosiologi, IPS Terpadu) Kesenian (dan budaya) Pendidikan Jasmani (Olahraga dan Kesehatan) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Keterampilan Bidang Studi Lainnya

Kode 210 214 217 220 224 227 230

V. GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN IV. Guru SMA/MA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Indonesia (dan Sastra Indonesia) Bahasa Inggris Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Bahasa Asing Lain Matematika Fisika Kimia Biologi Sejarah Geografi Kode 127 130 134 137 140 154 156 157 160 164 167 170 174 177 180 184 187 190 204 207 A. UMUM No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Bidang Studi/Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Bahasa Inggris Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Bahasa Asing Lain Matematika Fisika Kimia Biologi Bidang Studi Umum Lainnya Kode 300 301 302 303 304 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322

82

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

83

B. BIDANG KEJURUAN No 1 Bidang Keahlian Teknik Bangunan/Sipil Program Keahlian Teknik Bangunan Umum (Sipil) Teknik Konstruksi Baja Teknik Konstruksi Kayu Teknik Batu dan Beton Teknik Pekerjaan Finishing Teknik Konstruksi Bangunan Sederhana Teknik Gambar Bangunan Teknik Plumbing & Sanitasi Teknik Bangunan/Sipil Lainnya 2 Perabot Perabot Umum Perabot Kayu Perabot Logam Perabot Lainnya 3 Teknik Listrik/Elektro Teknik Listrik (Elektro) Umum Teknik Transmisi Tenaga Listrik Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Teknik Distribusi Tenaga Listrik Teknik Listrik Industri Teknik Listrik/Elektro Lainnya 4 Teknik Mesin Teknik Mesin Umum Teknik Las Teknik Pembentukan Teknik Pengecoran Teknik Pemesinan Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri Teknik Gambar Mesin Teknik Mekanik Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Body Otomotif Kode 400 401 402 403 404

No

Bidang Keahlian

Program Keahlian Teknik Elektro Otomotif Teknik Mesin Lainnya

Kode 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461

5

Tata Boga

Tataboga Umum Restoran Patiseri Tataboga Lainnya

6 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 11 10 9 8 7

Tata Kecantikan

Tata Kecantikan Umum Tata Kecantikan Kulit Tata Kecantikan Rambut Spa Tata Kecantikan Lainnya

Tata Busana

Tata Busana Umum Design Busana Tata Busana Lainnya

Budidaya Ternak

Budidaya Ternak Umum Budidaya Ternak Ruminansia Budidaya Ternak Unggas Budidaya Ternak Harapan Budidaya Ternak Lainnya

Budidaya Ikan

Budidaya Ikan Budidaya Ikan Air Tawar Budidaya Ikan Air Laut Budidaya Ikan Air Payau Budidaya Rumput Laut Budidaya Perikanan Lainnya

Teknologi Hasil Pertanian Pengawasan mutu

Teknologi Hasil Pertanian Pengolahan Hasil Pertanian Pangan Pengolahan Hasil Pertanian NonPangan Pengawasan Mutu Kerajinan Umum Kria Tekstil Kria Kulit

Kerajinan

84

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

85

No

Bidang Keahlian

Program Keahlian Kria Keramik Kria Logam Kria Kayu Kria Lainnya

Kode 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493

No 16

Bidang Keahlian Geologi Pertambangan

Program Keahlian Geologi Pertambangan Umum Geologi Pertambangan Perminyakan Geologi Khusus Lainnya

Kode 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525

12

Teknologi Pesawat Terbang

Teknologi Pesawat Terbang Umum Permesinan Konstruksi Rangka Pesawat Udara Konstruksi Badan Pesawat Udara Air Frame & Power Plant Air Maintenance & Repair Kelistrikan Pesawat Udara Elektronika Pesawat Udara Teknologi Pesawat Terbang Lainnya

17

Instrumentasi Industri

Instrumentasi Industri Umum Kontrol Proses Kontrol Mekanik Instrumentasi Logam Instrumentasi Gelas Instrumentasi Lainnya

18

Kimia

Kimia Umum Kimia Industri Analis Kimia Kimia Lainnya

13

Teknik Perkapalan

Teknik Perkapalan Umum Pembangunan dan Perbaikan Kapal Baja Las Kapal Instalasi Pemesinan Kapal Listrik Kapal Gambar Rancang Bangun Bangunan Kapal Kayu dan Fiberglass Teknik Perkapalan Lainnnya

19

Pelayaran

Pelayaran Umum Nautika Kapal Niaga Teknika Kapal Niaga Nautka Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal/Pelayaran Lainnya

20

Telekomunikasi

Telekomunikasi Umum Teknik Transmisi Radio Teknik Transmisi Kabel Teknik Suitsing (Swiching) Teknik Akses Radio Teknik Akses Kabel Teknik Telekomunikasi Khusus Lainnya Teknik Survei dan Pemetaan Teknik Survei dan Pemetaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Rekayasa Perangkat Lunak Teknik Komputer dan Jaringan

14

Teknologi Tekstil

Teknologi Tekstil Umum Teknologi Pemintalan Serat Buatan Teknologi Pembuatan Benang Teknologi Pembuatan Kain Tenun Teknologi Pencelupan Teknologi Pencapan Teknologi Tekstil Khusus Lainnya

21 22

Teknik Survei dan Pemetaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

15

Grafika

Grafika Umum Produksi Grafika Persiapan Grafika Grafika Khusus Lainnya

86

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

87

No

Bidang Keahlian

Program Keahlian Multi Media TIK Lainnya Teknik Radio, Televisi dan Film Umum Teknik Siaran Radio Produksi Program Pertelevisian Teknik Radio, Televisi dan Film Lainnya Teknik Elektronika Umum Teknik Audio-Video Teknik Elektronika Industri Teknik Elektronika Lainnya Teknik Pendingin dan Tata Udara Umum Teknik Pendingin dan Tata Udara Bisnis dan Manajemen Umum Administrasi Perkantoran Akuntansi Penjualan Perdagangan Perbankan Asuransi Koperasi Bisnis dan Manajemen Lainnya

Kode 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556

No

Bidang Keahlian

Program Keahlian Budidaya Tanaman Buah Semusim Budidaya Tanaman Perkebunan Pengolahan Hasil Hutan Pembibitan Tanaman Budidaya Tanaman Lainnya

Kode 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585

23

Teknik Radio, Televisi dan Film

30

Seni Rupa

Seni Rupa Umum Seni Murni Grafis Komunikasi Animasi Seni Rupa Lainnya

24

Teknik Elektronika

31

Seni Pertunjukan

Seni Pertunjukan Umum Seni Musik Klasik Seni Musik Non Klasik Seni Tari Seni Karawitan Seni Pedalangan Seni Teater Seni Pertunjukkan Lainnya

25

Teknik Pendingin dan Tata Udara

26

Bisnis dan Manajemen

32

Keperawatan

Keperawatan Umum Perawat Medis Pengatur Rawat Gigi Keperawatan Lainnya

33

Kesehatan

Kesehatan Umum Analisis Kesehatan Kesehatan Lainnya

27

Pariwisata

Pariwisata Umum Usaha Jasa Pariwisata Akomodasi Perhotelan Pariwisata Lainnya

34

Kefarmasian

Kefarmasian Umum Teknik Produksi Obat Kefarmasian Lainnya

28 29

Pekerjaan Sosial Budidaya Tanaman

Pekerjaan Sosial Umum Dan Khusus Budidaya Tanaman Umum Budidaya Tanaman Pangan Budidaya Tanaman Sayuran Budidaya Tanaman Hias Budidaya Tanaman Buah Tahunan

35

Bidang Kejuruan Lainnya

Bidang Kejuruan Lainnya

88

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

89

VI. GURU LAINNYA No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Bidang Studi/Mata Pelajaran Guru Pendidikan Luar Biasa Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam belum tercantum Guru Bimbingan Konseling rumpun kesehatan rumpun pertanian yang rumpun perikanan yang rumpun kesehatan yang Kode 800 802 804 806 808 810 812 814 815 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 1 2 3 4 5 No. Kelompok IPS Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendidikan Sejarah Pendidikan Ekonomi Pendidikan Geografi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Pendidikan Akuntansi Pendidikan Tata Niaga Pendidikan Administrasi Perkantoran Pendidikan Sosiologi Pendidikan Koperasi Pendidikan Ekonomi dan Koperasi Akuntansi Manajemen Ekonomi Pembangunan Sosiologi Ilmu Administrasi Negara Ilmu Administrasi Niaga Ilmu Informasi dan Perpustakaan Ilmu Sejarah Ilmu Hukum Program Studi IPS lainnya Kelompok Bahasa Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Bahasa Jerman

Lampiran 8 KODE PROGRAM STUDI S1
Program Studi Kode 100 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 120 121 122 123 124 125 126 127 128 150 200 201 202 203 204

Guru Pendidikan Luar sekolah yang belum tercantum Guru dalam rumpun pekerja sosial yang belum tercantum Guru bidang studi lainnya yang belum tercantum

90

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

91

No. 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6

Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Bahasa Perancis Pendidikan Bahasa Jawa Pendidikan Bahasa Jepang Pendidikan Bahasa Mandarin Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Indonesia Sastra Jawa Bahasa Inggris Sastra Inggris Bahasa dan Sastra Inggris Sastra Perancis Bahasa Perancis Bahasa Jepang Bahasa dan Sastra Jerman Sastra Mandarin Program Studi Bahasa lainnya Kelompok Olahraga Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Ilmu Keolahragaan Program Studi Olahraga lainnya Kelompok MIPA Pendidikan Biologi Pendidikan Matematika Pendidikan Fisika Pendidikan Kimia Biologi Matematika

Kode 205 206 207 208 209 210 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 250 300 301 302 303 310 350 400 401 402 403 410 411

No. 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 1 2 3 4 5 Fisika Kimia

Program Studi

Kode 412 413 414 415 416 417 418 419 450 500 501 502 503 504 505 605 510 511 512 513 514 515 516 517 550 600 601 602 603 604

Statistik Terapan dan Komputasi Statistika Instrumentasi dan Komputasi Manajemen Informatika Ilmu Komputer Sistem Informasi Program Studi MIPA lainnya Kelompok Teknologi Pendidikan Teknik Mesin Pendidikan Teknik Bangunan Pendidikan Teknik Elektro Pendidikan Teknik Elektronika Pendidikan Teknik Otomotif Pendidikan Informatika Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Teknik Mesin Teknik Sipil Teknik Elektro Teknik Elektronika Teknik Otomotif Teknik Mesin Produksi Teknologi Jasa dan Produksi Busana Teknologi Jasa dan Produksi Boga Program Studi Teknologi lainnya Kelompok Ilmu Pendidikan Pendidikan Luar Biasa Pendidikan Luar Sekolah PGSD PGTK Psikologi Pendidikan

92

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

93

Lampiran 9
No. 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 Program Studi Teknologi Pendidikan Administrasi Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Psikologi Program Studi Ilmu Pendidikan lainnya Kelompok Seni Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik Pendidikan Seni Rupa Pendidikan Seni Musik Pendidikan Seni Tari Pendidikan Keterampilan dan Kerajinan Pendidikan Seni Kerajinan Seni Rupa Program Studi Seni lainnya 700 701 702 703 704 705 710 750 Kode 606 607 608 609 610 620 650 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Program Studi Administrasi Bisnis Administrasi Negara Administrasi Niaga Administrasi Pendidikan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Budidaya Perairan Budidaya Pertanian Ekonomi Manajemen Ekonomi Pembangunan Fisika Geografi Ilmu Administrasi Ilmu Administrasi Niaga Ilmu Akuntansi Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi dan Akuntansi Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi Ilmu Lingkungan Ilmu Manajemen Ilmu Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial Ilmu Psikologi Ilmu Sastra Ilmu Sejarah Ilmu Sosial Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028 029

KODE PROGRAM STUDI S2

94

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

95

No 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Ilmu-Ilmu Sosial Informatika

Program Studi

Kode 030 031 032 033 034 035 036 037 038 039 040 041 042 043 044 045 046 047 048 049 050 051 052 053 054 055 056 057 058 059 060

No 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 Pendidikan Umum

Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengajaran Seni Pertunjukan Pengembangan Kurikulum Pengembangan Sumber Daya Manusia Perencanaan dan Kebijakan Publik Psikologi Psikologi Perkembangan Seni Rupa Seni Rupa dan Desain Sosiologi Statistika Teknologi Hasil Pertanian Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informasi Teknologi Kelautan Teknologi Pascapanen Teknologi Pembelajaran Teknologi Pendidikan Program Studi S2 lainnya

Kode 061 062 063 064 065 066 067 068 069 070 071 072 073 074 075 076 077 078 079 080 099

Instrumentasi dan Kontrol Kimia Linguistik Manajemen Manajemen Pendidikan Manajemen Sistem Informasi Manajemen Teknologi Matematika Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa dan Sastra Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Bahasa Jepang Pendidikan Biologi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar Pendidikan Islam Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Kimia Pendidikan Linguistik Terapan Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika Sekolah Dasar Pendidikan Olahraga Pendidikan Sains Pendidikan Sejarah

96

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

97

Lampiran 10 KODE PROGRAM STUDI S3

No. 29 30 31

Program Studi Pendidikan Matematika Pendidikan Olahraga Pendidikan Umum Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengembangan Kurikulum Sains Veteriner Sosiologi Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informatika Teknologi Kelautan Teknologi Pendidikan Program Studi S3 lainnya

Kode 029 030 031 032 033 034 035 036 037 038 039 040

No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Program Studi Administrasi Pendidikan Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Biologi Reproduksi Budidaya Pertanian Epidemiologi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Ilmu Administrasi Ilmu Ekonomi Ilmu Hukum Ilmu Kedokteran Ilmu Kesehatan Masyarakat Ilmu Material Ilmu Pangan Ilmu Penyuluhan Pembangunan Ilmu Perairan Ilmu Politik Ilmu Ternak Ilmu-Ilmu Pertanian Kajian Budaya Kehutanan Opto Elektronika dan Aplikasi Laser Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Luar Sekolah

Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028

32 33 34 35 36 37 38 39 40

98

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

99

LAMPIRAN 11 FORMAT B1 REKAPITULASI PESERTA SERTIFIKASI GURU KABUPATEN/KOTA1

LAMPIRAN 12
FORMAT B2 REKAPITULASI PESERTA SERTIFIKASI GURU PROVINSI PROVINSI: ______________________________ Tempat2 dan Tgl Lahir Bidang Studi/ Guru Kelas Sekolah Tempat Mengajar Nama Alamat

KABUPATEN/KOTA : __________________________ No Urut 1. 2. 3. 4. Dst Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota _____________ Nomor Peserta Nama Lengkap2 Tempat3 dan Tgl Lahir Bidang Studi/Guru Kelas Sekolah Tempat Mengajar Nama Alamat Alamat Peserta

No Urut 1. 2. 3. 4. Dst

Nomor Peserta

Nama Lengkap1

Alamat Peserta

Rayon LPTK

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi_____________

(_______________________) Nama lengkap dan NIP/NIK Catatan: 1. 2.
1

(_______________________) Nama lengkap dan NIP/NIK

Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (peserta yang telah mengisi Format A1, Format A2, dan menyerahkan Dokumen Portofolio). Format dikirimkan ke Rayon LPTK dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi.

Catatan: 1. Format ini dibuat oleh Dinas Pendidikan Provinsi. 2. Format dikirimkan ke Ditjen PMPTK (cq. Direktorat Profesi Pendidik) melalui KSG.

Dibuat oleh dinas kabupaten/kota. Format ini diserahkan ke LPMP dan dinas pendidikan provinsi. 2 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1 3 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1

1 2

Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1 Sesuai dengan yang diisikan pada Format A1

100

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

101

Lampiran 13 Lampiran 14
BERITA ACARA1 SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA LPMP BA-PF: 1 BERITA ACARA
1

SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI

BA-PF: 1A

Pada hari ini: ..............tanggal/bulan ....................tahun ........…, telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: ..................................... Kepada: Kepala LPMP: .................................................

Pada hari ini: ..............................tanggal/bulan......................tahun ....., telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi GURU DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA: .............................................................................................. Kepada: Kepala DINAS PENDIDIKAN PROVINSI: .........................................……..

1. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi (Format A1) yang telah Diisi 2. 3.
oleh Peserta, sebanyak ............ (……………………………………………………) eksemplar. Biodata Peserta Sertifikasi (Format A2) yang telah Diisi oleh Peserta, sebanyak ............ (…………………………………………………….…) eksemplar. Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (Format B1), sebanyak ……….……………………… (……………………………....................................) berkas, dengan jumlah peserta ………………. (………………………………) orang. Yang Menerima Yang Menyerahkan

Rekapitulasi Peserta Sertifikasi (Format B1), sebanyak ………….……………… (……………………………....................................................................) berkas, dengan jumlah peserta ………………. (………………………………….…) orang.

Yang Menerima

Yang Menyerahkan

....................................... Tanda tangan dan nama lengkap

......................................... Tanda tangan dan nama lengkap

........................................ Tanda tangan dan nama lengkap

..................................... Tanda tangan dan nama lengkap

Ukuran Kertas A4
Ukuran Kertas A4
1

Format ini Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota rangkap 2 (1 lembar untuk dinas pendidikan provinsi, 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip).

1

Format ini Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota rangkap 2 (1 lembar untuk LPMP, 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip).

102

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

103

LAMPIRAN 15 LAMPIRAN 16

BERITA ACARA SERAH TERIMA DOKUMEN PORTOFOLIO DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA RAYON LPTK1

BA-PF: 2

BERITA ACARA PELAKSANAAN PENILAIAN PORTOFOLIO1 Pada hari ini: .............tanggal/bulan:.......... 2008

BA-PF: 3

Pada hari ini: ..........tanggal/bulan:.......tahun ....., telah diserahkan oleh: Panitia Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: ..................... Kepada: Rayon LPTK: .............................................................................. Dokumen Portofolio Peserta Sertifikasi Guru

hingga hari: ............. tanggal/bulan: ........... 2008, Lokasi: .................., Ruang: ............................. Dimulai pukul ...................hingga pukul ........................................ telah dilaksanakan Penilaian Portofolio.
1. 2.

Jumlah portofolio yang dinilai ......... (.................................) eks Terlampir:
a. b.

1. 2. 3.

Jumlah peserta ……… (……….…………………………………..) orang Jumlah Dokumen ……...…..………... (…………………………) bendel2 Berkas Rekapitulasi Peserta Sertifikasi, sebanyak ……………………..… ( …………………………………………………………………………………………………).

Format C1………….……eksemplar Format C2………….……eksemplar Format C3 ……………...eksemplar

c.

Hal-hal yang terjadi pada saat penilaian portofolio:

4.

Pas Photo Berwarna, 3 X 4, @ 4 Lembar, sebanyak …….……..........… ( …………………………........................................................……) Yang Menerima Yang Menyerahkan ............................................. Tanda tangan dan nama lengkap

.................................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas A4

Ketua Panitia Sertifikasi Guru Tingkat Rayon LPTK

1

2

Dibuat Rangkap 2 (1 lembar untuk penerima, 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip). Dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Seorang peserta membuat dua eks portofolio, dengan demikian jumlah bendel portofolio sama dengan dua kali lipat jumlah peserta.
1

.......................................................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4

Dibuat PSG Tingkat Rayon LPTK

104

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

105

LAMPIRAN 17 FORMAT C1 PENILAIAN PORTOFOLIO INDIVIDUAL RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS JENJANG PENDIDIKAN NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 Digit) : : : : : FORMAT C2 PENILAIAN PORTOFOLIO GABUNGAN RAYON LPTK PENYELENGGARA : MATA PELAJARAN/GURU KELAS : JENJANG PENDIDIKAN : SD/SMP/SMA/SMK/SLB1 NAMA LENGKAP PESERTA : NOMOR PESERTA (14 Digit) :
SKOR ASESOR I UNSUR KOMPONEN PORTOFOLIO
Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH

LAMPIRAN 18

SD/SMP/SMA/SMK/SLB1

SKOR ASESOR II KOMPONEN UNSUR

UNSUR
1. 2. 3. 1. 2. 3. 4. 1. 2. 3.

KOMPONEN PORTOFOLIO Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH

JUMLAH SKOR KOMPONEN UNSUR
A

KOMPONEN

UNSUR

A

B

B

C

C

Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung Profesi Catatan: ……………………………………………………………………………………………. ……………………………………………………………………………………………. ………………….., ………………. 2008 Asesor I / II …..………………………………………… Tanda tangan dan nama lengkap
1

Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung Profesi Catatan: …………………………………………………………………………………………………………………………. ………………………………………………………………………………………………………………………….

Asesor I

…………….., ………………. 2008 Asesor II

Coret yang tidak sesuai

1

Coret yang tidak sesuai

106

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

107

LAMPIRAN 19 FORMAT C3 REKAPITULASI HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS JENJANG PENDIDIKAN : : :
1

LAMPIRAN 20 FORMAT C4 DAFTAR PORTOFOLIO TIAP ASESOR RAYON LPTK PENYELENGGARA MATA PELAJARAN/GURU KELAS
KETERANGAN*)
1

: : : : : SD/SMP/SMA/SMK/SLB2

SD/SMP/SMA/SMK/SLB2
SKOR SKOR ASESOR 2

NO. URUT 1. 2. 3. Dst.

NOMOR PESERTA

NAMA PESERTA

ASAL SEKOLAH

ASESOR 1

SKOR RATA-RATA

JENJANG PENDIDIKAN ASESOR 1 ASESOR 2

……………………, …………… Ketua panitia Penyelenggara3

(_____________________) NIP/NIK. Catatan: Diisi: L : MA : MS : MPLPG : K : D :
*)
1

NO. URUT 1. 2. 3. 4. 5. Dst.

NOMOR PESERTA

NAMA PESERTA

SEKOLAH ASAL

Lulus Melengkapi Administrasi Melengkapi Substansi Mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Klarifikasi Diskualifikasi

……………………, ……………………… Panitia Sertifikasi Guru Rayon: ……………

Format ini dibuat oleh Ketua Panitia Penyelenggara dan diserahkan kepada Rektor LPTK Induk Penyelengara Srtifikasi Guru. 2 Coret yang tidak sesuai. 3 Untuk Laporan Rektor LPTK Rayon kepada KSG/Ditjen Dikti/Ditjen PMPTK dengan tembusan Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidkan Kabupaten/Kota format ini ditandatangani oleh Rektor LPTK Rayon.

(________________________) NIP/NIK.
1

Setiap kemasan bendel dokumen portofolio dibuat daftar dengan menggunakan Format C4. Satu kemasan bendel terdiri atas maksimum 10 bendel dokumen ortofolio. Format C4 dibuat oleh PSG Rayon. 2 Coret yang tidak sesuai

108

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

109

LAMPIRAN 21 DAFTAR HADIR ASESOR Hari/Tanggal Pukul Acara Tempat : : : : TANDA PENGENAL ASESOR

LAMPIRAN 22

SERTIFIKASI GURU 2008 RAYON ………
Nama Tanda Tangan

No 1 2 3 4 5 6 7 8 Dst

…………NAMA LENGKAP……… ---------------LPTK ASAL--------------Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon: ……………

Stempel Rayon

(________________________) NIP.

………………, .……………………….. Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon: ……………

(________________________) NIP.

110

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

111

LAMPIRAN 23 MEKANISME PENILAIAN PORTOFOLIO
1

kompromi. Apabila tidak terjadi kesepakatan antar dua asesor maka diperlukan penilaian oleh asesor ketiga. 9. PSG melakukan pemasukan skor perbaikan (re-entry) data setelah dua asesor kompromi dan perbedaan tiap unsur tidak lebih dari ketentuan skor di atas.

1. 2.

Asesor mengikuti penjelasan teknis penilaian portofolio. Asesor menerima satu bendel (10-50) dokumen portofolio disertai dengan: Daftar Portofolio Tiap Asesor (Format C4), Lembar Penilaian Individual (Format C1), dan dokumen lain yang relevan. Langkah pertama, asesor mengecek apakah Format C4 sudah sesuai dengan dokumen portofolio/belum. a. Jika sudah sesuai, maka asesor dapat langsung memberikan penilaian terhadap dokumen-dokumen portofolio guru.

10. PSG mencetak hasil Penilaian Portofolio Gabungan (Format C2) dan memberikan kepada asesor untuk ditandatangani oleh dua asesor. 11. PSG memberikan Berita Acara Penilaian Portofolio (BA-PF: 5/Lampiran 25) untuk ditandatangani oleh Asesor, beserta lampirannya berupa Format Hasil Penilaian Individual Tiap Asesor (Format C1) dan Hasil Penilaian Gabuangan (Format C2); dan meminta kembali Berita Acara tersebut. 12. PSG meminta hasil penilaian awal beserta skor yang dicoret dan diparaf oleh asesor hasil kompromi untuk diarsipkan. Coretan tidak boleh di tipe-x. 13. PSG mencetak Rekapitulasi Hasil Penilaian Portofolio Tiap Mapel (Lampiran 14). 14. PSG mengadministrasikan Hasil Penilaian Individual (sebelum kesepakatan dan mungkin ada perbaikan skor) sebagai arsip. 15. PSG mengadministrasikan dokumen portofolio setelah selesai dinilai oleh asesor.

3.

b. Jika belum sesuai, maka asesor dapat menghubungi panitia (PSG) untuk klarifikasi data. 4. 5. Asesor melakukan penilaian terdahap dokumen porto folio secara independen, objektif, dan jujur. Jika proses penilaian sudah selesai atau sedang berjalan, tiap asesor dapat meminta bantuan PSG terkait untuk memasukkan data. Demikian seterusnya, sehingga proses pemasukan data selesai. Jika proses pemasukan data telah selesai, maka asesor minta kepada PSG agar Format C2 yang telah terisi data untuk dicetak. Kedua asesor melakukan verifikasi data hasil penilaian portofolio; untuk mencapai kesepakatan jika hasil penilaian antar dua asesor, melebihi angka sebagai berikut. a. Kualifikasi dan tugas pokok (15)

6. 7.

b. Pengembangan profesi (35) c. 8. Pendukung profesi (20)

Meskipun beda skor atar dua asesor kurang dari batasan di atas, namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus; maka kedua asesor harus

1 Dapat dilengkapi dengan ketentuan lain oleh Rayon LPTK selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada.

112

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

113

LAMPIRAN 24

LAMPIRAN 25

BERITA ACARA PENYERAHAN DOKUMEN PORTOFOLIO DARI PSG KEPADA ASESOR UNTUK DINILAI1 BA-PF: 4

BERITA ACARA PENYERAHAN BERKAS HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO DARI ASESOR KEPADA PSG SETELAH DINILAI1

BA-PF: 5

Pada hari ini: .....................tanggal/bulan ..................................... 2008 telah diserahkan Dokumen Portofolio dari Panitia PSG kepada Asesor untuk dinilai. Jumlah Dokumen Portofolio yang Diserahkan untuk Dinilai ............................... (...........................................................) eksemplar. Terlampir:

Pada hari ini: .............................tanggal/bulan:............................ 2008 telah diserahkan Berkas Penilaian Portofolio oleh ASESOR kepada PSG.

1.

Dokumen Portofolio yang telah dinilai, sebanyak: ………………………………………… (...................................................................................) eksemplar Format C1 yang diisi skor dan ditandatangani oleh asesor yang bersangkutan, sebanyak 1 (satu ) eksemplar Format C2 yang diisi skor dan ditandatangani oleh dua asesor yang bersangkutan, sebanyak 1 (satu ) eksemplar

2. 3.

a. b.

Format C1 (kosong) Format C2 (kosong)

Penerima (Asesor)

Yang Menyerahkan
Yang Menyerahkan (Asesor) Penerima (PSG) Asesor 2 Asesor 1

...................................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4
1

........................................... Tanda tangan dan nama lengkap
......................... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 ............................. Tanda tangan dan nama lengkap ........................... Tanda tangan dan nama lengkap

Dibuat rangkap 2 (1 lembar untuk penerima, 1 lembar untuk yang menyerahkan/arsip)

1

Dibuat rangkap 4 (1 lembar untuk penerima (PSG), 1 lembar untuk asesor 1, 1 lembar untuk asesor 2)

114

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

115

LAMPIRAN 26 RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KUOTA 2008 MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO
JADWAL TAHUN 2008 No. KEGIATAN Februari 1 Informasi kuota provinsi LPMP, Dinas Provinsi, dan Dinas Kab/Kota menetapkan kuota kab/kota LPMP menyusun dan menyerahkan no. peserta ke Dinas Kab/Kota Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menetapkan peserta Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menyerahkan SK Penetapan peserta ke LPMP Ditjen PMPTK dan Ditjen Dikti melakukan sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru ke Dinas Prop, Kab/Kota, LPMP, guru, pengawas, dll Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota melakukan sosialisasi ke guru peserta sertifikasi dan Maret April Mei Juni Juli Agustus

JADWAL TAHUN 2008 No. KEGIATAN Februari penyerahan nomor peserta, Format A1 dan Format A2 ke guru 8 Guru mengisi dan menyerahkan Format A1 Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota menyerahkan Format A1 ke LPMP LPMP menyerahkan A1 ke Dit Profesi Pendidik Guru menyusun portofolio Guru menyerahkan dok Portofolio ke Dinas Kab/Kota Dinas Kab/Kota mengirimkan dokumen portofolio ke LPTK Pelaksanaan penilaian portofolio oleh LPTK Pelaksanaan PLPG Maret April Mei Juni Juli Agustus

2

9

3

10

4

11

12

5

13

6

14

15

7

116

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

117

LAMPIRAN 27 RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KUOTA 2008 MELALUI JALUR PENDIDIKAN

JADWAL TAHUN 2008 NO. KEGIATAN Februari dokumen 7 LPTK dan Ditjen Dikti melakukan seleksi akademik LPTK memanggil peserta sertifikasi LPTK melaksanakan pendidikan Maret April Mei Juni Juli Agustus

JADWAL TAHUN 2008 NO. KEGIATAN Februari 1 Informasi program dan sasaran sertifikasi jalur pendidikan ke Dinas Kabupaten/Kot a dan Provinsi Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK melakukan sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru ke Dinas Prop, Kab/Kota, LPMP, guru, pengawas, dll Dinas Kab/Kota melakukan sosialisasi ke Cabang Dinas dan guru peserta sertifikasi Guru menyiapkan dokumen, mendaftar dan menyerahkan dokumen ke Dinas Kab/Kota Dinas Kab/Kota melakukan seleksi administrasi Dinas Kab/Kota mengirimkan calon terpilih ke Ditjen Dikti beserta Maret April Mei Juni Juli Agustus

8

9

2

3

4

5

6

118

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

119

LAMPIRAN 28 CONTOH FORMAT SERTIFIKAT PENDIDIK PANDUAN PENGISIAN BLANKO SERTIFIKAT PENDIDIK

LAMPIRAN 29

A. Pendahuluan

Sertifikasi guru seperti dinyatakan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah pemberian sertifikat pendidik untuk guru. Sertifikat pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional.

Pemberian sertifikat pendidik bagi guru dilakukan melalui sebuah proses pembuktian penguasaan kompetensi guru atau uji sertifikasi guru. Uji sertifikasi guru bagi guru dalam jabatan dilakukan melalui penilaian portofolio. Kepada guru yang telah terbukti menguasai kompetensi dan dinyatakan lulus diberikan sertifikat pendidik. Sertifikat pendidik dikeluarkan oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional. Tahun 2007 ini ditetapkan 31 perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan.

Sertifikat pendidik yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi mencantumkan nomor sertifikat sebagai salah satu bahan kendali bagi perguruan tinggi yang mengeluarkan sertifikat. Agar nomor tersebut dapat dikenali sebagai suatu kendali dan suatu ciri khas bagi instansi yang membutuhkan, maka perlu dibuat suatu formulasi yang seragam untuk semua perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru.

B. Nomor Sertifikat Pendidik Nomor sertifikat pendidik terdiri atas 12 digit yang mencerminkan beberapa informasi sebagai berikut. 1. Rayon perguruan tinggi (digit 1 dan 2)

120

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

121

2. 3. 4.

Tahun sertifikat (digit 3 dan 4) Bidang studi (digit 5,6, dan 7) Nomor urut sertifikat (digit 8, 9, 10, 11, dan 12)

2.

Tahun sertifikat, digit 3 dan 4 terdiri dari 2 angka, sebagai identitas tahun dikeluarkannya sertifikat pendidik. Misalnya: Sertifikat yang dikeluarkan tahun 2007 diberi kode tahun “07”

Formulasi Nomor Sertifikat Pendidik adalah sebagai berikut: 3. Bidang studi, digit 5,6, dan 7 terdiri dari 3 angka, sebagai identitas bidang studi yang diampu oleh guru peserta sertifikasi. Kode bidang studi menggunakan kode yang telah ditentukan dalam buku pedoman sertifikasi guru. Misalnya:

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10 11 12

Bidang Studi

Nomor Urut
4.

Guru bidang studi matematika diberi kode “094”

Tahun Sertifikat Rayon LPTK
C. Ketentuan Pemberian Nomor

Nomor urut sertifikat, digit 8, 9, 10, 11, dan 12 terdiri dari 5 angka, sebagai identitas nomor urut sertifikat pendidik. Ketentuan pemberian nomor urut sertifikat ini dimulai dari nomor “00001” sampai dengan jumlah peserta yang disertifikasi. Misalnya: Universitas Negeri Medan memiliki kuota 11.539, nomor urut sertifikat dimulai dari “00001” sampai dengan “11539”. Nomor urut sertifikat ini setiap tahun dimulai dari nomor “00001” lagi.

1.

Rayon perguruan tinggi, digit 1 dan 2 terdiri dari 2 angka, sebagai identitas perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru yang mengeluarkan sertifikat pendidik. Kode rayon perguruan tinggi sesuai dengan nomor urut rayon sebagaimana tercantum pada lampiran SK Mendiknas Nomor: 057/O/2007. Misalnya: Nomor rayon untuk Universitas Negeri Medan adalah 02

Contoh: Universitas Negeri Medan tahun 2007 mengeluarkan sertifikat pendidik bagi peserta sertifikasi guru bidang studi matematika dan diberi nomor urut pertama, maka penulisan nomor sertifikatnya sebagai berikut:

Nomor: 020709400001

122

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

123

D. Kode Perguruan Tinggi

Kode 23

Perguruan Tinggi Universitas Nusa Cendana Universitas Negeri Makassar Universitas Tadulako Universitas Haluoleo Universitas Negeri Manado Universitas Negeri Gorontalo Universitas Pattimura Universitas Khairun Ternate Universitas Cenderawasih

Kode 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala Universitas Negeri Medan Universitas Bengkulu Universitas Sriwijaya Universitas Riau Universitas Negeri Padang Universitas Lampung Universitas Jambi Universitas Negeri Jakarta Universitas Pendidikan Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Semarang Universitas Sebelas Maret Universitas Negeri Surabaya Universitas Negeri Malang Universitas Jember Universitas Lambung Mangkurat Universitas Palangkaraya Universitas Mulawarman Universitas Tanjung Pura Universitas Pendidikan Ganesha Universitas Mataram

24 25 26 27 28 29 30 31

E. Kode Bidang Studi/Mata Pelajaran Kode bidang studi/matapelajaran dapat dilihat pada Lampiran 7

124

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio

125

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->