Anda di halaman 1dari 13

Nyonya R 65 tahun, sejak 6 hari yang lalu sulit berjalan, kalau berjalan merambat mencari pegangan (paraparese inferior)

dan kedua kaki terasa hipoestesia. 2 hari yang lalu pasien mengeluh tangan juga melemah sehinggga memegang gelaspun tak mampu (tetraparese). ejak tadi pagi tidak bisa berjalan dan pasien juga mengalami nyeri yang amat sangat terutama pada perut sampai punggung seperti terikat dan melingkar. !erasaan hioestesia dirasakan dari ujung kaki sampai umbilicus bersifat segmental dan pasien mengalami retensi urin dan retensi al"i

#$%&'R(
). Ny. R 65 tahun 2. sulit berjalan *. !araparese inferior +. ,ipoestesia 5. -etraparesis 6. Nyeri perut sampai punggung .. egmental /. Retensi urin 0. Retensi al"i

#12R343#2 3 3 -312,
). -etraparese adl kelumpuhan + anggota badan corak 56N yang disebabkan oleh lesi cer"ical atas batang otak atau hemisfer cerebri, bisa juga corak 16N akibat adanya neuropati perifer akut atau radikulopathi. 2tau kelemahan otot yang mengenai + ekstremitas 2. !araparesis inferior adl sindrom klinis dimana prosesnya di mediasi oleh sistem imun yg menyebabkan cedera neural medulla spinalis dan mengakibatkan berbagai derajat disfungsi sensorik motorik dan autonom. 2tau paralisis parsial ekstremitas ba7ah. *. Retensi urin adl tertahanya urin di dalam kandung kemih terjadi scra akut atau kronik (depkes R3) +. ,ypoestesia adl penurunan kepekaan scra abnormal trutama pada sentuhan (dorland) 5. Retensi al"i adl ketidakmampuan seseorang dlm menahan dan mengeluarkan tinja pada 7aktu dan tempat yg tepat

R565 2N 62 212,
). 2pa penyebab pasien mengalami keseluruh gejala tersebut8 2. 9agaimana interpretasi : *. 6$N;2!2 #2#3 !2 3$N 6$N;21263 ,%!' -$ 3 $;6$N-21 dari ujung kaki samapai umbilikus, retensi urin dan al"i, nyeri perut sampai punggung, paraparese inferior dan tetraparese 8 +. 6engapa tangan yg a7alnya bisa digerakkan lalu lama lama tidak bisa 8 5. 2pa diagnosa kerja8 6. -erapi a7al 8 .. apa komplikasi 8 /. !rognosis 8

2pa penyebab pasien mengalami keseluruh gejala tersebut8

2danya lesi di medulla spinalis ;g. 2utoimun (efisiensi gi<i yang berhubungan dengan metabolisme en<im

9agaimana interpretasi : 6$N;2!2 #2#3 !2 3$N 6$N;21263 ,%!' -$ 3 $;6$N-21 dari ujung kaki samapai umbilikus, retensi urin dan al"i, nyeri perut sampai punggung, paraparese inferior dan tetraparese 8

,%!' -$ 3 $;6$N-21 :;g traktur spinotalamikus anterior,-)= impuls tidak bisa dikirimkan k. 1obus parietalis sbg pusat sensorik #rn terjadi somatoisensorik yg diba7a jalas spinotalamikus lateral, anterior dan funikulus dorsalis Retensi urin dan al"i : penyumbatan sal. #emih dan gg transmisi sistem saraf dr otak. ;g sistem saraf otonom pada di"isi simpatis(-)> 12) dan parasimpatis (craniosacral) Nyeri perut sampai punggung : 1esi bersifat myelum !araparese akibat ada lesi trktus piramidalis setinggi thoracal #alau -etraparese setinggi cer"ical #arena arteri spinalis anterior sehingga suplai darah terganggu sehingga menyebabkan paraparesis

6engapa tangan yg a7alnya bisa digerakkan lalu lama lama tidak bisa 8

#arna accenden paralisis

2pa diagnosa kerja8


;9 ;g autoimun pada lesi medulla spinalis ;ejala otonom dan gejala scara akut serta ada gg sensorik lesi myleum trans"ersal egmental,sso,

2pa !emeriksaan 8
!emeriksaan neurologis : ). ensitibilitas (raba, suhu) 2. 6otorik *. so

-erapi a7al 8
-erapi sesuai etiologi (farmakologi dan non farmakologi) dan gejala

apa komplikasi 8

).

1'

). 2natomi fisiologi, patofisiologi 56N dan 16N 2. ?enis jenis lumpuh (56N (central),16N (perifer) *. !enyakit 56N dan 16N 5mn : -R2N @$R 21 6%$13-3 (komlit, inkomplit, 9 ),