Anda di halaman 1dari 95

KODE ETIK PENCINTA ALAM INDONESIA Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan

Tuhan Yang Maha Esa Pecinta Alam Indonesia adalah (sebagian) bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan !angsa dan Tanah Air Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa Pecinta Alam adalah sebagian dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Yang Maha "uasa #esuai dengan hakekat diatas kami dengan kesadaran menyatakan $ %& Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa '& Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya (& Mengabdi kepada !angsa dan Tanah air )& Menghormati Tata "ehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya *& !erusaha mempererat tali persaudaraan antara Pecinta Alam sesuai dengan A+as Pecinta Alam ,& !erusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan !angsa dan Tanah air -& #elesai .isyahkan bersama dalam /ladian 0asional ke ) 1jung Pandang %2-)

PRAKATA
%

Asalammualaikum. Wr. Wb Salam rimba,, Puji dan sukur penulis panjatkan kehadirat Allah #3T yang telah melimpahkan rahmat dan karunia0ya sehingga .iktat Pendidikan .asar 4IMA5AYA 1I#1 ini dapat terselesaikan dengan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti& #ebagaimana kita ketahui bersama bahwa alam beserta kekayaannya merupakan anugerah Allah #3T yang di limpahkan kepada manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup& "eindahan alam yang tiada banding sering dijadiakan akti6itas bagi pengiat alam terbuka& 7enis akti6itas yang di lakukan banyak ragamnya tergantung tujuan dan hobi& 3alaupun beragam bukan berarti bisa seenaknya dalam melakuan akti6itas& #ebagai manusia yang hidup berantung pada alam dan segala isinya kita wajib menjaga dan merawat kelestarian alam dan segala isinya demi kesembangan ekosistem juga sekaligus mengagumi kebesara80ya& .iktat ini dikaji untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta untuk mengajak kita mrenung sejenak tentang alam kita& .iktat ini keadaanya masih jauh dari cukup untuk itu akan sangat bahagia bila adanya kritik dan saran yang si9atnya membangun& #ebagaimana la+imnya diktat ini bukan karangan asli tetapi merupakan himpunan dari a+as gagasan atau penuturan yang telah di muat di berbagai penerbit& .alam kesempatan ini penulis ingin sekali mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materil sehingga terselesaikannya diktat ini& .engan adanya diktat ini tersimpan harapan besar agar akti6itas di alam terbuka dijadikan momen yang tepat untuk semakin berjabat eratnya kita dalam merawat dan menjaga kelestarian alam& Medan 0opember ':%( Penyusun

'

DAFTAR ISI KODE ETIK PECINTA ALAM DAFTAR ISI BAB 1 PENGENALAN ORGANISASI 1.1. Sejarah PEcinta Alam 1. . !IMALA"A #IS# 1. .1 Sejarah 1. . Ma$%&' 'an T&j&an 1. .( Pen)&r&% 'an An))*ta

BAB 1 PENGENALAN ORGANISASI


(

1.1 Sejarah Pecinta Alam In'*ne%ia 7ika saja kita mau melihat ke masa lalu sebetulnya sejarah manusia erat hubungannya dengan alam& #ejak +aman prasejarah dimana manusia masih berburu dan mengumpulkan makanan (meramu) alam adalah tempat tinggal mereka tempat mereka bergantung dan hidup& 7ajaran pegunungan adalah tempat mereka bersandar lembah padang rumput merupakan tempat mereka berbaring sungai adalah tempat mereka melepaskan dahaga dan goa8goa adalah tempat mereka berlindung dari sengatan matahari dan terpaan hujan& Akan tetapi setelah manusia menemukan kebudayaan dan teknologi alam menjadi seperti barang aneh dan selalu di eksploitasi& Manusia mulai mendirikan bangunan untuk mereka berlindung manusia mulai menciptakan barang8barang untuk mendapatkan kemudahan dalam hidup mereka walau mereka tak menyadari barang8barang tersebut dapat mencemari alam& Manusia juga menciptakan gedung8gedung bertingkat untuk mengangkat kepala mereka dan menonjolkan keegoisan mereka hingga pada akhirnya manusia dan alam mengukir sejarahnya sendiri8sendiri& "etika keduanya bersatu dan saling menghormati kembali maka saat itulah #ejarah Pecinta Alam dimulai$ Pada sekitar tahun %)2' sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba memanjat tebing Mont Aiguille (2097 m) di kawasan Vercors Massi & 3aktu itu belumlah terlalu jelas apakah mereka ini tergolong sebagai para pendaki gunung yang pertama& 0amun beberapa dekade kemudian orang8 orang yang naik turun tebing8tebing batu di pegunungan Al!en adalah para pemburu chamois (sejenis kambing gunung)& Mungkin saja mereka ini para pemburu yang mendaki gunung namun inilah pendakian gunung tertua yang pernah dicatat dalam sejarah& Pada sekitar tahun %-;, puncak gunung tertinggi pertama yang dapat dicapai manusia adalah puncak Mont "lanc (#$07 m) di Perancis& 5alu pada tahun %;*' puncak %&erest setinggi ;;): meter diketemukan& <rang8orang 0epal menyebutnya Sagarmatha atau menurut orang Tibet menyebutnya 'homolungma& Puncak %&erest berhasil dicapai manusia pada tahun %2*( melalui kerjasama Sir %dmund (illar) dari #elandia !aru dan Sher!a *en+ing ,orga) yang tergabung dalam suatu ekspedisi Inggris& #ejak saat itulah pendakian ke atap8atap dunia semakin ramai& .i Indonesia sendiri sejarah pendakian gunung dimulai sejak tahun %,'( saat -an 'arstens+ menemukan =Pegunungan sangat tinggi di beberapa tempat tertutup salju> di Papua& 0ama orang Eropa ini dikemudian hari digunakan untuk salah satu gunung di gugusan .egunungan /a)a Wi0a)a yaitu .uncak 'arstens+& Pada tanggal %; <ktober %2*( di Indonesia berdiri sebuah perkumpulan yang diberi nama =Perkumpulan Pentjinta Alam> ( ..A)& ..A merupakan perkumpulan hobby yang dimaksudkan sebagai suatu
)

kegemaran positi9 terlepas dari si9at maniak yang semata8mata ingin melepaskan na9sunya dalam corak negati9& Perkumpulan ini bertujuan mengisi kemerdekaan dengan kecintaan terhadap negeri ini selepas masa re6olusi yang diwujudkan dengan mencintai alamnya serta memperluas dan mempertinggi rasa cinta terhadap alam seisinya dalam kalangan anggotanya dan masyarakat umumnya& A1ibo1o salah satu pendiri perkumpulan ini mengusulkan istilah pecinta alam karena cinta lebih dalam maknanya daripada gemar?suka yang mengandung makna eksploitasi belaka tapi cinta mengandung makna mengabdi&>!ukankah kita dituntut untuk mengabdi kepada negeri ini @&> #atu kegiatan besar yang pernah diadakan ..A adalah pameran tahun %2*) dalam rangka ulang tahun kota 7ogja mereka membuat taman dan memamerkan 9oto kegiatan& Mereka juga sempat mereno6asi Argodumilah (tempat melihat pemandang di desa Patuk) tepat di jalan masuk "abupaten /unung "idul 7ogjakarta& ..A juga sempat menerbitkan majalah =.ecint0a Alam> yang terbit bulanan& 0amun sayang perkumpulan ini tidak berumur lama penyebabnya antara lain 9aktor pergolakan politik dan suasana yang belum terlalu mendukung hingga akhirnya pada tahun %2,: ..A dibubarkan& #ejarah pecinta alam kampus di Indonesia dimula pada era tahun %2,:8%2-: an& Pada saat itu kegiatan politik praktis mahasiswa dibatasi dengan dikeluarkannya S2 02$343597$ tentang Pembekuan Total "egiatan .ewan Mahasiswa dan #enat Mahasiswa yang melahirkan "onsep 0ormalisasi "ehidupan "ampus (0"")& /agasan mula8mula pendirian Pecinta Alam kampus dikemukakan oleh Soe (ok 6ie pada suatu sore ; 0opember %2,) ketika mahasiswa A#1I sedang beristirahat setelah bekerja bakti di *M. 2alibata& #ebetulnya gagasan ini seperti yang dikemukakan Soe (ok 6ie sendiri diilhami oleh organisasi pecinta alam yang didirikan oleh beberapa orang mahasiswa A#1I pada tanggal %2 Agustus %2,) di .uncak 6unung .angrango& <rganisasi yang bernama 7katan .encinta Alam Mandala1angi itu keanggotaannya tidak hanya terbatas di kalangan mahasiswa saja& #emua yang berminat dapat menjadi anggota setelah melalui seleksi yang ketat namun sayangnya organisasi ini mati pada usianya yang kedua& #etelah berbincang B bincang selama kurang lebih satu jam semua yang hadir antara lain $ Soe (ok 6ie, Maulana, 2o) 6andasute0a, 8atnaesih (kemudian menjadi ,). Maulana), %dhi Wur)antoro, Asminur So )an 9din, : armatin Sur)adi, /udi (ida)at Sutarnadi, Wah0ono, %ndang .us!ita, 8aha)u,Sutiarti ( kemudian menjadi ,). /udi (ida)at) sepakat untuk membicarakan gagasan tadi pada keesokan harinya di A#1I& Pada pertemuan kedua yang diadakan di 1nit III bawah gedung A#1I Cawamangun di depan ruang perpustakaan& 4adir pada saat itu semua yang sudah disebut ditambah (erman ;.
*

<antang yang saat itu menjabat sebagai "etua #enat Mahasiswa A#1I& Pada saat itu dicetuskan nama organisasi yang akan lahir itu 7M.A<A singkatan dari 7katan Mahasis1a .encinta Alam& #etelah pendapat ditampung akhirnya diputuskan nama organisasi yang akan lahir itu 7M.A<A& "emudian pembicaraan dilanjutkan dengan membahas kapan dan dimana 7M.A<A akan diresmikan& Akan tetapi setelah bertukar pikiran dengan Pembantu .ekan III bidang Mahalum yaitu .rs& #oemadio dan .rs& Moendardjito yang ternyata juga menaruh minat terhadap organisasi tersebut dan menyarankan agar merubah nama 7M.A<A menjadi MA.A<A .8A/,A.A8AM7*A& 0ama ini diberikan oleh !pk& Moendardjito karena menggangap nama 7M.A<A terlalu borjuis& MA.A<A merupakan singkatan dari Mahasis1a .ecinta Alam selain itu MA.A<A juga memiliki arti berbuah atau berhasil& .an .8A/,A.A8AM7*A berarti dewi pengetahuan& 7adi dengan menggunakan nama ini diharapkan segala sesuatu yang dilaksanakan oleh anggotanya akan selalu berhasil berkat perlindungan dewi pengetahuan& Ide pencetusan pada saat itu memang didasari oleh 9aktor politis selain dari hobi indi6idual pengikutnya dimaksudkan juga untuk mewadahi para mahasiswa yang sudah muak dengan organisasi mahasiswa lain yang sangat berbau politik dan perkembangannya mempunyai iklim yang tidak sedap dalam hubungannya antar organisasi& #ampai akhirnya diresmikanlah organisasi ini pada tanggal %% .esember %2,) dengan peserta mencapai lebih dari (: orang& .alam tulisannya di "ara %ka (54 Maret 59==) Soe (ok 6ie mengatakan bahwa >*u0uan Ma!ala ini adalah mencoba untuk membangunkan kembali idealisme di kalangan mahasis1a untuk secara 0u0ur dan benar?benar mencintai alam, tanah air, rak)at dan almamatern)a. Mereka adalah sekelom!ok mahasis1a )ang tidak !erca)a bah1a !atriotisme da!at ditanamkan han)a melalui slogan?slogan dan 0endela?0endela mobil. Mereka !erca)a bah1a dengan mengenal rak)at dan tanah air 7ndonesia secara men)eluruh barulah seseorang da!at men0adi !atriot?!atriot )ang baik.@ Para mahasiswa itu diawali dengan berdirinya Mapala 1ni6ersitas Indonesia mencoba menghargai dan menghormati alam dengan menapaki alam mulai dari lautan hingga ke puncak8puncak gunung& Mencoba mencari makna akan hidup yang sebenarnya dan mencoba membuat sejarah bahwa manusia dan alam sekitar mempunyai kaitan yang erat& #ejak saat itulah Pecinta Alam merasuk tak hanya di kampus melainkan ke sekolah8sekolah ke bilik8bilik rumah ibadah lorong8lorong bahkan ke dalam jiwa8jiwa bebas yang merindukan pelukan sang alam&

1. !IMALA"A #IS# 1. .1 Sejarah


,

.ilatarbelakangi hal diatas beberapa mahasiswa dari berbagai 9akultas di 1ni6ersitas Islam #umatera 1tara terinspirasi untuk membentuk pecinta alam guna menampung aspirasi8aspirasi dan hobby dikalangan mahasiswa& Tepatnya pada tanggal %) #eptember %22' terbentuklah organisasi pecinta alam yang diberi nama 4impunan Mahasiswa Pecinta 5ingkungan Penyayang Alam atau disingkat 4IMA5AYA& Terbentuknya 4IMA5AYA dipelopori Camadhan "aro8karo dan Prasetyo Edi #asono yang selanjutnya mereka dijadikan sebagai Pendiri 4IMA5AYA& 1. . Ma$%&' 'an T&j&an Maksud didirikannya 4IMA5AYA adalah sebagai wadah bagi mahasiswa?i 1I#1 untuk mengembangkan potensi terhadap konser6asi lingkungan dan kegiatan alam bebas& Tujuan dari 4IMA5AYA adalah untuk membina secara akti9 mahasiswa 1I#1 sebagai insan akademik yang penuh loyalitas terhadap konser6asi lingkungan dan kegiatan alam bebas& 1. .( Pen)&r&% 'an Kean))*taan <rganisasi 4IMA5AYA disusun secara 6ertikal yaiitu Pelindung Pembina .ewan Pengurus 4arian ("etua 3akil "etua #ekretaris dan !endahara) serta #eksi ? !idang (4umas 5itbang 5ingkungan .iklat dan !ekang)& "eanggotaan terdiri dari Anggota Muda Terdidik 5uar !iasa #impatisan dan "ehormatan&

BAB KONSER+ASI S#MBER DA"A ALAM ,KSDA.1 De%$ri.%i Fi%i$ /ila0ah In'*ne%ia 3ilayah Indonesia merupakan pertemuan dari dua rangkaian pegunungan yaitu sikrum pasi9ik dan sikrum mediteran& 7alur sikrum pasi9ik melewatti bagian utara papua menuju selatan sampai #elandia !aru dan membentuk beberapa pegunungan sikrum pasi9ik tidak mempunyai gunung berapi& 7alur pegunungan sikrum mediteran melewati pulau #umatra dari utara hingga selatan kemudian ke pulau jawa dan bali di #umatra rangkaian ini berupa barisan bukit pegunungan yang terbentang sepanjang pulau sedangkan dipulau jawa pegunungan tidak membetuk deretan melainkan tersebar dan terpisah dikelilingi oleh daratan& /unung berapi yang terdapat di pulau jawa lebih akti9 dibandingkan dengan pulau #umatra yang menyebabkan tanah di pulau 7awa jauh lebih subur& Pulau "alimantan tidak mempunyai gunung berapi yang akti9& !erikut adalah sedikit uraian singkat tentang beberapa medan penempuhan yang biasa di tempuh oleh para penggiat alam terbuka& !&tan "lasi9ikasi hutan berdasarkan cara terbaginya dibagi menjadi dua yaitu hutan alam dan hutan buatan (anthro!ogen). 4utan alam (primer) terjadi secara e6olusi alami tanpa ada campur tangan manusia 7arak pandang tergantung dari kerapatan tumbuhan yang ada berkisar antara * sampai dengan -: meter&4utan Primer memiliki pohon dewasa yang berumur sekitar %:: tahun dan tumbuh di daerah hutan yang masih asli dan belum dijelajahi oleh manusia&Pucuk8pucuk pohon tersebut membentuk tajuk (kanopi) yang rapat dan tingginya lebih dari (: meter& 4al tersebut menyebabkan sedikitnya cahaya pada bagian bawahnya dan terdapat semak belukar yang rapat& 4utan ini biasanya bersi9at heterogen (bermacam8macam tumbuhan) 4utan sekunder Merupaka bekas hutan pimer yang sudah dieksploitasi dan telah dibiarkan menjadi hutan kembali Terdapat banyak belukar yang sulit ditembus karena kurangnya gambaran medan tetapi dapat ditembus dengan bantuan kompas& Aauna yang tinggal didaerah ini ber6ariasi didasarnya terdapat reptil diatas perdu terdapat burung yang beraneka ragam dan diatas pohon sering terdapat kera& 4utan sekunder bisa juga disebut dengan hutan yang dibuat oleh manusia untuk tujuan tertentu misalnya cadangan air minum dan budidaya
;

hutan& 4utan ini bisa bersi9at 4eterogen (bermacam8macam tumbuhan) ataupun heterogen (satu jenis tumbuhan)& !erikut ini merupakan jenis hutan di indonesia (Mackinnon %222) $ %& 4utan hujan di!terokar! dataran rendah yaitu hutan yang lebat di dominasi oleh tumbuhan jenis di!terocar!acae dan beberapa leguminosae& PohonBpohon besar dan tinggi yang didihiasi akar serta banyaknya epi9it merupakan salah satu ciri dari hutan ini& !iasanya di hiasi sungai besar yang membelah hutan& .iperkirakan keberadaan hutan ini di pulau jawa sudah jarang& '& 4utan di!terokar! perbukitan yaitu daerah perbukitan yang didominasi oleh di!terocar!acae. !iasanya medan perbukitan ini sukar untuk dilalui tetapi mempunya keaneka ragaman satwa dan tumbuhan& (& 4utan hujan tropis pegunungan bawah (sub montain) terletak pada ketinggian %::: sampai %':: mdpl& "omposisi tumbuhanya berbeda dan didominasi oleh pohon castano!is, Auercus, dan marga lain dari daerah beriklim sedang& )& 4utan tropis pegunungan atas (montain) terletak pada puncak8 puncak gunung tetapi masih berada pada garis tumbuh pohon biasanya ditumbuhi oleh tipe anggrek lumut kerak dan empi9it& "eanekaragaman hewan dan tumbuhan sangat terbatas tapi kadang ada jenis yang menarik misalnya edelweis& Sa1ana Merupakan padang rumput yang diselingi oleh perdu daerah ini merupakan daerah peralihan dari stepa ke hutan& .an stepa itu merupakan padang rumput di daerah sedang yang akan hijau pada musim penghujan dan renggas pada musim kemarau& Lahan 2a%ah Yang dimaksud lahan basah adalah daerah rawa hutan payau (mangro6e) lahan gambut dan perairan baik alami ataupun buatan termasuk wilayah laut yang kedalamannya tidak lebih dari enam meter pada saat air surut& 5ahan basah bisa dide9inisikan sebagai peralihan antara system perairan dan system daratan& !erikut jenis lahan basah $ %& 4utan rawa yaitu hutan yang selalu digenangi air (hutan rawa gambut)& Terjadinya rawa disebabkan oleh$ a& !ahanBbahan organik yang tertimbun dalam waktu yang lama& b& /enangan air yang tidak terbuang karena kedaan alam sekitarnya c& 4utan primer yang dibuka yang menyebabkan air tidak tertahan lagi oleh pepohonan yang dapat menyebabkan erosi dan banjir& d& Pertemuan air laut dan air sungai

e& '& (& )&

,& -&

Pendangkalan yang disebabkan oleh peristiwa alam selanjutnya terisi air& 4utan payau ? bakau yaitu hutan yang didominasi oleh tumbuhan bakau berada di tepi pantai& Estuari ? muara sungai perhubungan antara sungai dan laut dipengaruhi oleh pasang surut& #ungai yaitu bagian dari permukaan bumi karena si9atnya sungai menjadi tempat air mengalir dari mata air& !agian melintang dari pro9il sungai disebut pro9il melintang sungai dan searah sungai disebut pro9il memanjang& !anyak air yang melewati pro9il yang memanjang disebut kapasitas sungai& Pada tempat yang lurus air pada bagian tengah permukaan sungai alirannya tercepat disebut benang arus atau garis arus& Pro9il memanjang sungai dapat dibagi menjadi $ a& !agian 4ulu& "emiringan sungai besar arus air kencang dan tenaga erosi kuat& b& !agian Tengah #ungai& "emiringan sungai semakin kurang sehingga tenaga erosi dan transportasi juga berkurang& c& !agian 4ilir "emiringan sungai mendekati nol& Arus air sabgat kecil erosi hampir tidak ada banyak terdapat sedimen air keruh kadangkadang terdapat pulau ditengah sungai& Arah berkelok kadang berganti aliran pada waktu banjir sehingga mempunyaai muara baru& *& /oba yaitu danau dangkal yang ada di pantai atau pulau karang yang di bentuk oleh karang dan pasir& .anau cekungan yang terjadi karena peristiwa alami atau buatan untuk menampung dan menyimpan air yang berasal dari hujan mata air atau sungai& Pantai dan 5aut& /aris pantai merupakan garis yang menujkukkan tinggi air pasang rata8rata antara laut dan darat& Pantai merupakan bagian darat yang terdekat dengan laut& Pesisir adalah daerah yang tergenang air laut pada saat pasang dan kering ketika pasang surut& #ebagian besar lautan umumnya kedalamannya kurang dari ':: meter& 0ama bagian ini adalah laut dangkal& !agian ini menjadi batasan antara daratan dan lautan dan disebut paparan (shel9)& Paparan sebenarnya termasuk "ontinental& 5ebar paparan tidak akan sama disuatu tempat& 5autan dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu $ a& 5aut Ingresi& Terjadi karena gerakan8gerakan tektonik terlebih8lebih gerakan 6ertikal yang menyebabkan terdapatnya daerah yang turun& 1mumnya laut ingresi merupakan laut dalam& b& 5aut Transgresi& Terjadi karena terdapatnya daratan yang turun sehinggan daerah ini digenagi air laut atau air laut sendiri yang naik&

%:

Ka3a%an Lin'&n) "awasan lindung adalah hamparan lahan karena 9ungsi atau bentang alamnya mempunyai nilai khusus sehingga ditetapkan pemerintah sebagai daerah yang dilindungi termasuk komponen ekosistemnya& "awasan suaka terdiri dari cagar alam dan suaka margasatwa sedangkan kawasan pelestarian terdiri dari taman nasional taman hutan raya dan taman wisata alam& %& Dagar alam adalah kawasan yang keadaan alamnya mempunyai kekhassan satwa tumbuhan dan ekosistemnya& Tentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami& '& #uaka margasatwa adalah kawasan yang mempunyai keanekaragaman dan keunikan satwa& 1ntuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya& (& Taman nasional adalah kawasan pelestarian yang mempunyai ekosistem asli dikelola dengan system +onasi yang diman9aatkan untuk tujuan penelitian ilmu pengetahuaan pendidikan penunjang budaya serta rekreasi dan pariwisata& )& Taman hutan raya adalah kawasan yang bertujuan untuk koleksi tumbuhan atau satwa yang alami atau buatan& Yang diman9aatkan untuk tujuan penelitian ilmu pengetahuaan pendidikan penunjang budaya serta rekreasi dan pariwisata& *& Taman wisata alam adalah kawasan pungsi utama untuk pariwisata dan rekreasi& #iapapun dilarang untuk melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan perubahan terhadap kawasan suaka alam kecuali untuk tujuan penelitian pengembangan ilmu pengetahuan dan kegiatan yang menunjang kebudayaan itupu seijin pemerintah& Menja)a Kele%tarian Alam "eanekaragaman hayati memberikan jasa ekologis atau jasa alam bagi manusia& Ekosistem hutan melindungi keseimbangan siklus hidrologi dan tata air sehingga menghindarkan manusia dari bahaya banjir maupun kekeringan& 4utan juga menjaga kesuburan tanah melalui pasok unsur hara dari serasah hutan mencegah erosi dan mengendalikan iklim mikro& Ekosistem terumbu karang dan hutan bakau melindungi pantai dari abrasi& .emikian pula hutan mangro6e yang menyediakan tempat pengasuhan benih bagi berbagai spesies ikan dan udang& #elain man9aat konsumti9 produkti9 maupun alam yang diperoleh manusia keanekaragaman hayati juga merupakan satu kesatuan dimana komponen yang ada saling berkaitan dan tergantung& .emikian pula jasa alam yang disediakan ekosistem juga dibutuhkan dan dinikmati oleh beragam spesies yang lain "eanekaragaman genetik dibutuhkan oleh setiap spesies untuk menjaga kemampuan mereka dalam berkembang biak ketahanan
%%

terhadap penyakit serta kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan kondisi alam& #pesies membutuhkan cadangan genetik yang beragam untuk terus bertahan hidup dalam alam yang selalu berubah& "erusakan alam yang dilakukan tanpa memperhatikan aspek8aspek kelestarian dan daya dukung alam telah menyebabkan perubahan kondisi alam hidup secara sangat cepat& "ondisi ini menyebabkan masyarakat dan alam berada pada kondisi yang rentan& 4arus diakui hingga detik ini belum ada satupun yang bisa menghentikan laju kerusakan ekologis yang begitu cepat begitu juga akibat kerusakankanya masyarakat dan pemerintah betul8 betul tidak berdaya menghentikkannya& !ila kondisi ini tidak segera mendapatkan jalan keluarnya maka tidak hanya alam yang rusak dan punah tetapi manusia juga akan mengikutinya& 4utan sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa yang dianugerahkan kepada manusia merupakan kekayaan yang memberikan man9aat serbaguna bagi umat manusia namun kondisinya semakin menurun& 4utan juga merupakan salah satu sumber daya alam yang berperan dalam menjaga mempertahankan dan meningkatkan ketersediaan air dan kesuburan tanah& "etersediaan air dan kesuburan tanah merupakan urat nadi kehidupan manusia& 4utan lindung sebagai salah satu sumber daya alam yang berperan menjaga mempertahankan dan meningkatkan ketersediaan air dan kesuburan tanah merupakan urat nadi kehidupan manusia yang saat ini cenderung menurun keberadaannya& Pembalakan liar (illegal logging) terjadi di mana8mana dan menyebabkan kerusakan hutan yang tidak terkendali& Akibatnya bencana alam seperti banjir tanah longsor sudah menjadi langganan pada musim hujan tiba yang tidak jarang menelan korban ratusan jiwa masyarakat yang tidak berdosa& Ironisnya banyak pihak termasuk pemerintah selalu menyalahkan dan bahkan menuduh masyarakat sekitar kawasan hutan sebagai penyebab utama kerusakan hutan& Tuduhan ini sangat tidak beralasan apalagi jika dilihat secara dekat kondisi kehidupan masyarakat sekitar kawasan hutan& Paradigma perencanaan pengelolaan hutan dan pemberdayaan masyarakat yang sentralistik yaitu program dirancang dari atas tanpa melibatkan masyarakat harus diubah kearah peningkatan partisipasi masyarakat lokal secara optimal& Anggapan sebagian elit bahwa untuk mencapai e9isiensi pembangunan masyarakat tidak mempunyai kemampuan menganalisis kondisi dan merumuskan permasalahan serta solusi pemecahannya harus diubah bahwa setiap indi6idu memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan masyarakatlah yang paling mengetahui dan mengenal potensi dan permasalahan yang sedang di hadapi& Perencanaan sentralistik dan anggapan bahwa masyara8kat tidak mampu menganalisis dan merumuskan permasalahannya disinyalir merupakan salah satu penyebab kegagalan program pengelolaan hutan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan& #asaran utama
%'

pemberdayaan masyarakat adalah mereka yang lemah dan tidak memiliki daya kekuatan atau kemampuan mengakses sumberdaya produkti9 atau masyarakat terpinggirkan dalam pembangunan& Tujuan akhir dari proses pemberdayaan masyarakat adalah untuk memandirikan warga masyarakat agar dapat meningkatkan tara9 hidup keluarga dan mengoptimalkan sumberdaya yang dimilikinya& .aya kekuatan dan kemampuan yang dimiliki masyarakat secara memadai akan mendorong masyarakat untuk dapat mengakses sumber8sumber daya produkti9 mandiri dalam pengambilan keputusan dan percaya diri dalam bertindak& . .1 Mencintai alam Mencintai alam sebenarnya dapat dimulai dari kita sendiri& "enapa kita bisa begitu takut untuk mebuang sampah sembarangan di rumah kita sendir sementara di jalan kita membuang sampah sembarangan@ "enapa kita begitu semangatnya mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk menyewa konsultan penata taman di rumah kita sementara kita menggunduli hutan kita@ "alau semua orang berpikir ke belakang seperti itu sebenarnya kita sudah menjadi seorang pecinta alam& Tinggal sekarang bagaimana implementasi kita& #T<PE membuang sampah sembarangan #T<PE menebangi hutan #T<PE mencemari udara "ita memang hidup tidak lama lagi tapi sebelum kita berakhir kita sudah melahirkan keturunan kita& Apa yang akan mereka makan kalau semua tanah tidak dapat ditanami akibat terkontaminasi sampah kimia dan plastik@ Apa yang akan mereka minum kalau sudah tidak ada lagi hutan sebagai penyerap air tanah& 1dara apa yang harus mereka hirup untuk berna9as kalau udara di bumi ini sudah tercemar asap polusi pabrik polusi nuklir dan sebagainya& Marilah kita cintai alam ini seperti kita mencintai diri kita sendiri dan orangBorang yang kita cintai& "arena kita dan mereka adalah bagian dari alam itu sendiri& "ita bagian dari alam yang akan selalu bergantung pada alam termasuk alam itu sendiri yang tetap bergantung pada kita& "arena tidak ada alam semesta ini tanpa kita dan begitu pula sebaliknya tidak akan ada manusia tanpa alam semesta& Peran Pecinta Alam 'alam Pele%tarian Lin)$&n)an Menurut hukum perundangan yang berlaku di Indonesia (1154 pasal %2) keberadaan pecinta alam dapat diakui sebagai bentuk 5embaga #wadaya masyarakat yang bersi9at hobi& 0amun bila kita pandang mulai dari diri kita sendiri mungkin akan terjadi bentuk dialog seperti berikut ini $ bila seorang yang mengaku pecinta alam ditanyakan apa saja pengalamannya selama ini kemungkinan orang tersebut akan menceritakan bahgaimana ia berada dalam suatu keadaan dalam sebuah perjalanan sukanya dukanya keadaan daerahnya& Mungkin pula ia akan menjelaskan masyarakatnya kebudayaannya permasalahan yang dihadapi
%(

. .

daerah tersebut dan banyak lagi lainnya& #emua hal itu dapat diamati dan ditangkap selama perjalanan& .ari hal inilah kita dapat mengembangkan pertanyaan8pertanyaan lebih lanjut mengenai keadaan suatu daerah misalnya masalah daerah tersebut atau sikap dan pandangan dari seseorang yang menceritakan permasalahan tersebut& #ebenarnya bila kita renungi lebih jauh maka kita dapat melihat suatu bentuk kepedulian entah itu sedikit atau banyak mengenai lingkungan dimana pecinta alam ini melakukan kegiatannya& .an akan lebih baik lagi apabila setelah dilakukan sebuah kegiatan timbul suatu bentuk kegiatan yang berorientasikan lingkungan hidup& 0amun bagi yang belum mampu melakukan paling tidak didalam hatinya akan timbul rasa cinta dan peduli pada lingkungan kapanpun dan dimanapun ia melakukan kegiatan di alam bebas& #ebagai manusia yang mencintai lingkungannya mungkin pertanyaan yang timbul adalah saya ingin ikut kegiatan yang berorientasi lingkungan tapi seperti apa bentuknya @&& #ebenarnya banyak kegiatan berorientasi lingkungan yang dapat kta lakukan& #alah satunya mungkin pendataan 9lora dan 9auna& #etidaknya setelah melakukan pendataan ini kita dapat merasakan bahwa alam yang kita tempati memberikan banyak jasa ekologis bagi manusia& !entuk kegiatan yang lain misalnya obser6asi penyebaran tentang kebersihan lingkungan atau penyuluhan atau demo sehari tentang lingkungan susur sungai untuk membersihkan sungai dari sampah& .an banyak lagi kegiatan yang mencakup lingkungan& .ibalik semua kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian masyarakat pada lingkungan& Perlu diingat bahwa dalam mengadakan suatu bentuk kegiatan hendaknya kegiatan ini merupakan suatu rangkaian jangka panjang yang dirancang dengan baik dan dilaksanakan secara berkesinambungan dan terasa langsung bagi lingkungan yang dituju serta melibatkan masyarakat di daerah dimana dilakukan kegiatan tersebut agar timbul rasa memiliki atas hasil kegiatan& . .( Ber%i$a. Bija$ Terha'a. Sam.ah #ampah meupakan masalah yang tak pernah habis dari dulu hingga sekarang penemuan bahan plastik dan kaleng sangat menguntungkan bagi manusia karena kepraktisannya namun disisi lain bisa menjadi masalah jika dibuang sembarangan karena bahan tersebut sulit untuk diuraikan oleh tanah dan mikroba tanah& Tinggalkan tempat camp tanpa jejak kecuali jejak kaki uangkapan ini adalah ungkapan sang petualang& #ampah juga sangat merugikan hewan liar kematian penyu burung air dan hewan lainnya banyak disebabkan oleh sampah yang menjerat tubuh mereka sehingga sukar untuk berna9as& .imana kamar kecil waktu kita berada di hutan @ tentu pertanyaan ini ada jawabannya cara terbaik membuang kotoran yaitu jauh dari tempat camp sumber mata air dan jalan setapak dengan jarak minimum ':: meter dari
%)

tempat tersebut kotoran ditimbun kembali dengan tanah yang telah digali terlebih dahulu (sekitar ': cm)& . .4 Mn)hin'ari Ke2a$aran !&tan "ebakaran hutan dapat terjadi secara alami ataupun kelalaian manusia sangat kecil kemungkinan hutan hujan tropis terbakar oleh proses alami kecuali pada saat musim kemarau yang berkepanjangan& !erakti6itas dihutan dapat memacu kebakaran hutan jika kita tidak berhati8hati sisa api unggun dan memasak bisa menyebabkan kebakaran hutan& 1ntuk menghindari kebakaran sebaiknya semak dan tumbuhan yag mudah terbakar dibersihkan dahulu sebelum dan sesudah camp sebaiknya sisa perapian disiram untuk membuktikan bahwa api telah padam dan setelah itu timbun dengan tanah agar tidak menarik perhatian hewan& . .5 Menja)a Ke%eim2an)an E$*%i%tem Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dan lingkungannya& "erusakan yang terjadi pada komponen ekosistem dapat menyebabkan masalah contoh nyata yaitu penangkapan burung gelatik hilangnya burung gelatik dapat menyebabkan pertumbuhan hama serangga melonjak tinggi dan dampaknya sangat merugikan petani& #atwa dan tumbuhan liar di Indonesia merupakan merupakan kekayaan alam yang tiada banding& Indonesia merupakan tempat dimana terdapat satwa dan tumbuhan endemik yang hanya terdapat dibumi Indonesia kewajiban kitalah menjaga kelestariannya demi tewujudnya keseimbangan ekosistem dengan demikian anak cucu kita kelak masih bisa menikmati keindahan alam Indonesia& BAB MO#NTAINEERING .1 Pen'ah&l&an Akti6itas mendaki gunung akhir8akhir ini nampaknya bukan lagi merupakan suatu kegiatan yang langka artinya tidak lagi hanya dilakukan oleh orang tertentu (yang menamakan diri sebagai kelompok Pencinta Alam Penjelajah Alam dan semacamnya)& Melainkan telah dilakukan oleh orang8orang dari kalangan umum& 0amun demikian bukanlah berarti kita bisa menganggap bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan akti6itas mendaki gunung menjadi bidang keterampilan yang mudah dan tidak memiliki dasar pengetahuan teoritis& .idalam pendakian suatu gunung banyak hal8 hal yang harus kita ketahui (sebagai seorang pencinta alam) yang berupa $ aturan8aturan pendakian perlengkapan pendakian persiapan cara8cara yang baik untuk mendaki gunung dan lain8 lain& #egalanya inilah yang tercakup dalam bidang Mountaineering&

%*

Mendaki gunung dalam pengertian Mountaineering terdiri dari tiga tahap kegiatan yaitu $ %& !erjalan ((ill Walking) #ecara khusus kegiatan ini disebut mendaki gunung& 4ill 3alking adalah kegiatan yang paling banyak dilakukan di Indonesia& "ebanyakan gunung di Indonesia memang hanya memungkinkan berkembangnya tahap ini& .isini aspek yang lebih menonjol adalah daya tarik dari alam yang dijelajahi (nature interested) '& Memanjat (8ock 'limbing) 3alaupun kegiatan ini terpaksa harus memisahkan diri dari Mountaineering namun ia tetap merupakan cabang darinya& Perkembangan yang pesat telah melahirkan banyak metode8 metode pemanjatan tebing yang ternyata perlu untuk diperdalam secara khusus& 0amun prinsipnya dengan tiga titik dan berat dan kaki yang berhenti tangan hanya memberi pertolongan& (& Mendaki gunung es (7ce B Sno1 'limbing) "edua jenis kegiatan ini dapat dipisahkan satu sama lain& Ice Dlimbing adalah cara8cara pendakian tebing?gunung es sedangkan #now Dlimbing adalah teknik8teknik pendakian tebing gunung salju& .alam ketiga macam kegiatan di atas tentu didalamnya telah mencakup $ Mountcamping Mount CesFue 0a6igasi medan dan peta PPP" pegunungan teknik8teknik Cock Dlimbing dan lain8 lain& . Per%ia.an Men'a$i G&n&n) . .1 Pen)enalan Me'an 1ntuk menguasai medan dan memperhitungkan bahaya obyek seorang pendaki harus menguasai pengetahuan medan yaitu membaca peta menggunakan kompas serta altimeter& Mengetahui perubahan cuaca atau iklim& Dara lain untuk mengetahui medan yang akan dihadapi adalah dengan bertanya dengan orang8orang yang pernah mendaki gunung tersebut& Tetapi cara yang terbaik adalah mengikut sertakan orang yang pernah mendaki gunung tersebut bersama kita& . . . Per%ia.an Fi%i$ Persiapan 9isik bagi pendaki gunung terutama mencakup tenaga aerobic dan kelenturan otot& "esegaran jasmani akan mempengaruhi transport oksigen melelui peredaran darah ke otot8 otot badan dan ini penting karena semakin tinggi suatu daerah semakin rendah kadar oksigennya& . .( Per%ia.an Tim
%,

Menentukan anggota tim dan membagi tugas serta pengelompokkannya dan merencanakan semua yang berkaitan dengan pendakian& . .4 Per2e$alan 'an Peralatan Persiapan perlengkapan merupakan awal pendakian gunung itu sendiri& Perlengkapan mendaki gunung umumnya mahal tetapi ini wajar karena ini merupakan pelindung keselamatan pendaki itu sendiri& /unung merupakan lingkungan yang asing bagi organ tubuh kita yang terbiasa hidup di daerah yang lebih rendah& "arena itu diperlukan perlengkapan yang memadai agar pendaki mampu menyesuaikan di ketinggian yang baru itu& #eperti sepatu ransel pakaian tenda perlengkapan tidur perlengkapan masak makanan obat8obatan dan lain8lain& .(. Baha0a Di G&n&n) .alam olahraga mendaki gunung ada dua 9aktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya suatu pendakian& %& Aaktor Internal Yaitu 9aktor yang datang dari si pendaki sendiri& Apabila 9aktor ini tidak dipersiapkan dengan baik akan mendatangkan bahaya subyek yaitu karena persiapan yang kurang baik baik persiapan 9isik perlengkapan pengetahuan ketrampilan dan mental& '& Aaktor Eksternal Yaitu 9aktor yang datang dari luar si pendaki& !ahaya ini datang dari obyek pendakiannya (gunung) sehingga secara teknik disebut bahaya obyek& !ahaya ini dapat berupa badai hujan udara dingin longsoran hutan lebat dan lain8lain& "ecelakaan yang terjadi di gunung8gunung Indonesia umumnya disebabkan 9aktor intern& Casa keingintahuan dan rasa suka yang berlebihan dan dorongan hati untuk pegang peranan penyakit ingin dihormati oleh semua orang serta keterbatasan8 keterbatasan pada diri kita sendiri&

.4 Lan)$ah6Lan)$ah Dan Pr*%e'&r Pen'a$ian 1mumnya langkah8langkah yang biasa dilakukan oleh kelompok8kelompok pencinta alam dalam suatu kegiatan pendakian gunung meliputi tiga langkah yaitu $ %& Persiapan Yang dimaksud persiapan pendakian gunung adalah $ Menentukan pengurus panitia pendakian yang akan bekerja mengurus $ Perijinan pendakian perhitungan anggaran biaya penentuan jadwal pendakian persiapan perlengkapan? transportasi dan segala macam urusan lainnya yang berkaitan dengan pendakian&
%-

'&

(&

Persiapan 9isik dan mental anggota pendaki ini biasanya dilakukan dengan berolahraga secara rutin untuk mengoptimalkan kondisi 9isik serta memeksimalkan ketahanan na9as& Persiapan mental dapat dilakukan dengan mencari?mempelajari kemungkinan8kemungkinan yang tak terduga timbul dalam pendakian beserta cara8cara pencegahan?pemecahannya& Pelaksanaan !ila ingin mendaki gunung yang belum pernah didaki sebelumnya disarankan membawa guide?penunjuk jalan atau paling tidak seseorang yang telah pernah mendaki gunung tersebut atau bisa juga dilakukan dengan pengetahuan membaca jalur pendakian& 1ntuk memudahkan koordinasi semua peserta pendakian dibagi menjadi tiga kelompok yaitu 8 "elompok pelopor 8 "elompok inti 8 "elompok penyapu Masing8masing kelompok ditunjuk penanggungjawabnya oleh komandan lapangan (penanggungjawab koordinasi)& .a9tarkan kelompok anda pada buku pendakian yang tersedia di setiap base camp pendakian biasanya menghubungi anggota #AC atau juru kunci gunung tersebut& .idalam perjalanan posisi kelompok diusahakan tetap yaitu $ Pelopor di depan (disertai guide) kelompok initi di tengah dan team penyapu di belakang& 7angan sesekali merasa segan untuk menegur peserta yang melanggar peraturan ini& .emikian juga saat penurunan posisi semula diusahakan tetap& #etelah tiba di puncak dan di base camp jangan lupa mengecek jumlah peserta siapa tahu ada yang tertinggal& E6aluasi !iasakanlah melakukan e6aluasi dari setiap kegiatan yang anda lakukan karena dengan e6aluasi kita akan tahu kekurangan dan kelemahan yang kita lakukan& Ini menuju perbaikan dan kebaikan (6i6at et 9loreat)&

.5. Fi%i*l*)i T&2&h Di Pe)&n&n)an Mendaki gunung adalah perjuangan perjuangan manusia melawan ketinggian dan segala konsekuensinya& .engan berubahnya ketinggian tempat maka kondisi lingkungan pun jelas akan berubah& Anasir lingkungan yang perubahannya tampak jelas bila dikaitkan dengan ketinggian adalah suhu dan kandungan oksigen udara& #emakin bertambah ketinggian maka suhu akan semakin turun dan kandungan oksigen udara juga semakin berkurang&
%;

Aenomena alam seperti ini beserta konsekuensinya terhadap keselamatan jiwa kita itulah yang teramat penting kita ketahui dalam mempelajari proses 9isiologi tubuh di daerah ketinggian& !anyak kecelakaan terjadi di pegunungan akibat kurang pengetahuan hampa pengalaman dan kurang lengkapnya sarana penyelamat& .5.1 K*n%e$&en%i Pen&r&nan S&h& Manusia termasuk organisme berdarah panas (poikiloterm) dengan demikian manusia memiliki suatu mekanisme thermoreguler untuk mempertahankan kondisi suhu tubuh terhadap perubahan suhu lingkungannya& 0amun suhu yang terlalu ekstrim dapat membahayakan& 7ika tubuh berada dalam kondisi suhu yang rendah maka tubuh akan terangsang untuk meningkatkan metabolisme untuk mempertahankan suhu tubuh internal (mis $ dengan menggigil)& 1ntuk mengimbangi peningkatan metabolisme kita perlu banyak makan karena makanan yang kita makan itulah yang menjadi sumber energi dan tenaga yang dihasilkan lewat oksidasi& K*n%e$&en%i Pen&r&nan 7&mlah O$%i)en <ksigen bagi tubuh organisme aerob adalah menjadi suatu konsumsi 6ital untuk menjamin kelangsungan proses8proses biokimia dalam tubuh konsumsi dalam tubuh biasanya sangat erat hubungannya dengan jumlah sel darah merah dari konsentrasi haemoglobin dalam darah& #emakin tinggi jumlah darah merah dan konsentrasi 4aemoglobin maka kapasitas oksigen respirasi akan meningkat& <leh karena itu untuk mengatasi kekurangan oksigen di ketinggian kita perlu mengadakan latihan aerobic karena disamping memperlancar peredaran darah latihan ini juga merangsang memacu sintesis sel8sel darah merah& .5.( Ke%e)aran 7a%mani "esegaran jasmani adalah syarat utama dalam pendakian& "omponen terpenting yang ditinjau dari sudut 9aal olahraga adalah system kardio6askulare dan neuromusculare& #eorang pendaki gunung pada ketinggian tertentu akan mengalami hal8hal yang kurang enak yang disebabkan oleh hipoksea (kekurangan oksigen) ini disebut penyakit gunung (mountain sickness)& "apasitas kerja 9isik akan menurun secara menyolok pada ketinggian '::: meter sementara kapasitas kerja aerobic akan menurun (dengan membawa beban %* "g) dan juga derajat aklimasi tubuh akan lambat& Mountain sickness ditandai dengan timbulnya gejala8gejala $ Merasakan sakit kepala atau pusing8pusing #ukar atau tidak dapat tidur
%2

.5.

"ehilangan control emosi atau lekas marah !erna9as agak berat?susah #ering terjadi penyimpangan interpretasi?keinginannya aneh8 aneh bersikap semaunya dan bisa mengarah kepenyimpangan mental& !iasanya terasa mual bahkan kadang8kadang sampai muntah bila ini terjadi maka orang ini harus segera ditolong dengan memberi makanan?minuman untuk mencegah kekosongan perut& /ejala8gejala ini biasanya akan lebih parah di pagi hari dan akan mencapai puncaknya pada hari kedua& Apabila diantara peserta pendakian mengalami gejala ini maka perlu secara dini ditangani?diberi obat penenang atau dicegah untuk naik lebih tinggi& !ilamana sudah terlanjur parah dengan emosi dan kelakuan yang aneh8aneh serta tidak peduli lagi nasehat (keras kepala) maka jalan terbaik adalah membuatnya pingsan& Pada ketinggian lebih dari (::: mdpl hipoksea cerebral dapat menyebabkan kemampuan untuk mengambil keputusan dan penalarannya menurun& .apat pula timbul rasa percaya diri yang keliru pengurangan ketajaman penglihtan dan gangguan pada koordinasi gerak lengan dan kaki& Pada ketinggian *::: m hipoksea semakin nyata dan pada ketinggian ,::: m kesadarannya dapat hilang sama sekali& .5.4 Pr*)ram Aer*2i$ Program?latihan ini merupakan dasar yang perlu mendapatkan kapasitas 9isik yang maksimum pada daerah ketinggian& "apasitas kerja 9isik seseorang berkaitan dengan kelancaran transportasi oksigen dalam tubuh selai respirasi& "ebiasaan melakukan latihan aerobic secara teratur dapat menambah kelancaran peredaran darah dalam tubuh memperbanyak jumlah pembuluh darah yang mrmasuki jaringan memperbanyak sintesis darah merah menambah kandungan jumlah haemoglobin darah dan juga menjaga optimalisasi kerja jantung& .engan terpenuhinya hal8hal tersebut di atas maka mekanisme pengiriman oksigen melalui pembuluh darah ke sel8sel yang membutuhkan lebih terjamin& 1ntuk persiapan?latihan aerobic ini biasanya harus diintensi9kan selama dua bulan sebelumnya& 5atihan yang teratur ternyata juga dapat meningkatkan kekuatan (endurance) dan kelenturan (9leksibility) otot peningkatan kepercayaan diri (mental) keteguhan hati serta kemauan yang keras& .idalam latihan diusahakan denyut nadi mencapai ;:G dari denyut nadi maksimal biasanya baru tercapai setelah lari selama ': menit& #eorang yang dapat dikatakan tinggi kesegaran aerobiknya apabila ia dapat menggunakan minimal oksigen per menit per "g berat badan& Yang
':

tentunya disesuaikan dengan usia latihan kekuatan juga digunakan untuk menjaga daya tahan yang maksimal dan gerakan yang luwes& Ini biasanya dengan latihan beban 1ntuk baiknya dilakukan aerobic '*8*: menit setiap harinya& .4.8. Pen)etah&an Da%ar Ba)i M*&ntaineer '&)&,&%& <rientasi Medan A& Menentukan arah perjalanan dan posisi pada peta .engan dua titik di medan yang dapat diidenti9ikasikan pada gambar di peta& .engan menggunakan perhitungan teknik?a+imuth tariklah garis pada kedua titik diidenti9ikasi tersebut di dalam peta& /aris perpotongan satu titik yaitu posisi kita pada peta& !ila diketahui satu titik identi9ikasi& Ada beberapa cara yang dapar dicapai $ %& "alau kita berada di jalan setapak atau sungai yang tertera pada peta maka perpotongan garis yang ditarik dari titik identi9ikasi dengan jalan setapak atau sungai adalah kedudukan kita& '& Menggunakan altimeter& Perpotongan antara garis yang ditarik dari titik identi9ikasi dengan kontur pada titik ketinggian sesuai dengan angka pada altimeter adalah kedudukan kita& (& .ilakukan secara kira8kira saja& Apabila kita sedang mendaki gunung kemudian titik yang berhasil yang diperoleh adalah puncaknya maka tarik garis dari titik identi9ikasi itu lalu perkirakanlah berapa bagian dari gunung itu yang telah kita daki& !& Menggunakan kompas 1ntuk membaca peta sangat dibutuhkan banyak bermacam kompas yang dapat dipakai dalam satu perjalanan atau pendakian yaitu tipe sil6a prisma dan lensa& D& Peka dalam perjalanan .engan mempelajari peta kita dapat membayangkan kira8 kira medan yang akan dilaui atau dijelajahi& Penggunaan peta dan kompas memang ideal tetapi sering dalam praktek sangat sukar dalam menerapkannya di gunung8gunung di Indonesia& 4utan yang sangat lebat atau kabut yang sangat tebal acap kali menyulitkan orientasi& Penanggulangan dari kemungkinan ini seharusnya dimulai dari awal perjalanan yaitu dengan mengetahui dan mengenali secara teliti tempat pertama yang menjadi awal perjalanan& /erak yang teliti dan cermat sangat dibutuhkan dalam situasi seperi di atas& Ada baiknya tanda alam sepanjang jalan yang kita lalui diperhatikan dan diha9al mungkin akan sangat berman9aat kalau kita kehilangan arah dan terpaksa kembali ketempat semula&
'%

.ari pengalaman terutama di hutan dan di gunung tropis kepekaan terhadap lingkungan alam yang dilalui lebih menentukan dari pada kita mengandalkan alat8alat seperti kompas tersebut& 4anya sering dengan berlatih dan melakukan perjalanan kepekaan itu bisa diperoleh& '&)&,&'& Membaca "eadaan Alam A& "eadaan udara #inar merah pada waktu Matahari akan terbenam& #inar merah pada langit yang tidak berawan mengakibatkan esok harinya cuaca baik& #inar merah pada waktu Matahari terbit sering mengakibatkan hari tetap bercuaca buruk& Perbedaan yang besar antara temperature siang hari dan malam hari& Apabila tidak angin gunung atau angin lembab atau pagi8pagi berhembus angina panas maka diramalkan adanya udara yang buruk& 4al ini berlaku sebaliknya& Awan putih berbentuk seperti bulu kambing& Apabila awan ini hilang atau hanya lewat saja berarti cuaca baik& #ebaliknya apabila awan ini berkelompok seperti selimut putih maka datanglah cuaca buruk& !& Membaca sandi8sandi yang diterapkan di alam menggunakan bahan8bahan dari alam seperti $ 8 #andi dari batu yang dijejer atau ditumpuk 8 #andi dari batang?ranting yang dipatahkan?dibengkokkan 8 #andi dari rumput?semak yang diikat Tujuan dari penggunaan sandi8sandi ini apabila kita kehilangan arah dan perlu kembali ke tempat semula atau pulang& '&)&,&(& Tingkatan Pendakian gunung Agar setiap orang mengetahui apakah lintasan yang akan ditempuhnya sulit atau mudah maka dalam olahraga mendaki gunung dibuat penggolongan tingkat kesulitan setiap medan atau lintasan gunung& Penggolongan ini tergantung pada karakter tebing atau gunungnya temperamen dan penampilan 9isik si pendaki cuaca kuat dan rapuhnya batuan di tebing dan macam8macam 6ariabel lainnya& "elas % $ !erjalan& Tidak memerlukan peralatan dan teknik khusus& "elas ' $ Merangkak (scrambling)& .ianjurkan untuk memakai sepatu yang layak& Penggunaan tangan mungkin diperlukan untuk membantu& "elas ( $ Memanjat (climbing)& Tali diperlukan bagi pendaki yang belum berpengalaman& "elas ) $ Memanjat dengan tali dan belaying& Anchor untuk belaying mungkin diperlukan& "elas * $ Memanjat bebas dengan penggunaan tali belaying dan runner& "elas ini dibagi lagi menjadi %( tingkatan&
''

"elas , $ Pemanjatan arti9icial& Tali dan anchor digunakan untuk gerakan naik& "elas ini sering disebut kelas A& #elanjutnya dibagi dalam * tingkatan& BAB ( MANA7EMEN PER7ALANAN 9 PERALATAN (.1 Perencanan Perjalanan 4al pertama yang harus dilakukan adalah mencari in9ormasi& 1ntuk mendapatkan data8data kita dapat memperoleh dari literatur8 literatur yang berupa buku8buku atau artikel8artikel yang kita butuhkan atau dari orang8orang yang pernah melakukan pendakian pada objek yang akan kita tuju& Tidak salah juga bila meminta in9ormasi dari penduduk setempat atau siapa saja yang mengerti tentang gambaran medan lokasi yang akan kita daki& #elanjutnya buatlah C<P (Cencana <perasi Perjalanan)& !uatlah perencanaan secara detail dan rinci yang berisi tentang daerah mana yang dituju berapa lama kegiatan berlangsung perlengkapan apa saja yang dibutuhkan makanan yang perlu dibawa perkiraan biaya perjalanan bagaimana mencapai daerah tersebut serta prosedur pengurusan ijin mendaki di daerah tersebut& 5alu buatlah C<P secara teliti dan sedetail mungkin mulai dari rincian waktu sebelum kegiatan sampai dengan setelah kegiatan& Aturlah pembagian job dengan anggota pendaki yang lain (satu kelompok) tentukan kapan waktu makan kapan harus istirahat dan sebagainya&Intinya dalam perencanaan pendakian hendaknya memperhatikan kemampuan diri dalam tim dalam menghadapi medan& %& Mempelajari medan yang akan ditempuh& '& Teliti rencana pendakian dan rute yang akan ditempuh secermat mungkin& (& Pikirkan waktu yang digunakan dalam pendakian& )& Periksa segala perlengkapan yang akan dibawa& *& Perlengkapan dasar perjalanan Perlengkapan jalan $ sepatu kaos kaki celana ikat pinggang baju topi jas hujan dll& ,& Perlengkapan tidur $ sleeping bag tenda matras dll& -& Perlengkapan masak dan makan$ kompor sendok makanan korek dll& ;& Perlengkapan pribadi $ jarum benang obat pribadi sikat toilet paper ? tissu dll& Cansel ? carrier& 2& Perlengkapan pembantu "ompas senter pisau pinggang golok tebas <bat8obatan& %:& Alat komunikasi (4andy talky) sur6i6al kit /P# Hkalo adaI %%& 7am tangan& Packing atau menyusun perlengkapan kedalam ransel& J "elompokkan barang barang sesuai dengan jenis jenisnya&
'(

J Masukkan dalam kantong plastik& J 5etakkan barang barang yang ringan dan jarang penggunananya (mis$ Perlengkapan tidur) pada yang paling dalam& J !arang barang yang sering digunakan dan 6ital letakkan sedekat mungkin dengan tubuh dan mudah diambil& J Tempatkan barang barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin dengan badan ? punggung& J !uat Dhecklist barang barang tersebut (. Pe'*man Perjalanan Alam Ter2&$a 1ntuk merencanakan suatu perjalanan ke alam bebas harus ada persiapan dan penyusunan secara matang& Ada rumusan yang umum digunakan yaitu )3 K % 4 yang kepanjangannya adalah 3here 3ho 3hy 3hen dan 4ow& !erikut ini aplikasi dari rumusan tersebut $ 3here (.imana) untuk melakukan suatu kegiatan alam kita harus mengetahui dimana yang akan kita digunakan misalnya$ Tangkiling8!ukit !atu8Palangkaraya& 3ho (#iapa) apakah anda akan melakukan kegiatan alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok& contoh$ satu kelompok ('* personil) terdiri dari * orang anggota penuh (panitia) dan ': orang siswa .I"5AT (peserta) 3hy (Mengapa) ini adalah pertanyaan yang cukup panjang jawabannya dan bisa bermacam8macam contoh $ 1ntuk melakukan .I"5AT#AC& 3hen ("apan) waktu pelaksanaan kegiatan tersebut berapa lama @ contoh $ '( Aebruari '::* sampai dengan '* Aebruari '::* .ari pertanyaan8pertanyaan ) 3 maka didapat suatu gambaran sebagai berikut$ pada tanggal '(8'* Aebruari '::akan diadakan .I"5AT yang akan dilaksanakan oleh * panitia dan diikuti ': orang siswa .I"5AT& Tempat yang digunakan untuk .I"5AT tersebut yaitu di 5ompobattang8!awakaraeng& 1ntuk 4ow H!agaimanaI merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensi9 dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut $ J !agaimana kondisi lokasi J !agaimana cuaca disana J !agaimana peri+inannya J !agaimana mendapatkan air J !agaimana pengaturan tugas panitia J !agaimana acara akan berlangsung J !agaimana materi yang disampaikan dan masih banyak =bagaimana @> lagi (silahkan anda mengembangkannya lagi) .ari jawaban dari pertanyaan8pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun rencana gegiatan yang didalamnya mencakup rincian $
')

%&

Pemilihan medan dengan memperhitungkan lokasi basecamp pembagian waktu dan sebagainya& '& Pengurusan peri+inan (& Pembagian tugas panitia )& Persiapan kebutuhan acara *& "ebutuhan peralatan dan perlengkapan ,& dan lain sebagainya& "eberhasilan suatu kegiatan di alam terbuka juga ditentukan oleh perencanaan dan perbekalan yang tepat& .alam merencanakan perlengkapan perjalanan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah %& Mengenal jenis medan yang akan dihadapi (hutan rawa tebing dll) '& Menentukan tujuan perjalanan (penjelajahan latihan penelitian #AC dll) (& Mengetahui lamanya perjalanan (misalnya ( hari seminggu sebulan dsb) )& Mengetahui keterbatasan kemampuan 9isik untuk membawa beban *& Memperhatikan hal8hal khusus (misalnya $ obat8obatan tertentu) #etelah mengetahui hal8hal tersebut maka kita dapat menyiapkan perlengkapan dan perbekalan yang sesuai dan selengkap mungkin tetapi beratnya tidak melebihi sepertiga berat badan (sekitar %*8': kg) walaupun ada yang mempunyai kemampuan mengangkat beban sampai (: kg& .ari kegiatan penjelajahan ada beberapa jenis perjalanan yang disesuaikan dengan medannya yaitu $ %& Perjalanan pendakian gunung '& Perjalanan menempuh rimba (& Perjalanan penyusuran sungai pantai dan rawa )& Perjalanan penelusuran gua *& Perjalanan pelayaran 1ntuk perjalanan ilmiah dan kemanusiaan bisa pula dikelompokkan berdasarkan jenis medan yang dihadapi& .ari setiap kegiatan tersebut kita dapat mengelompokkan perlengkapannya sebagai berikut $ %& Perlengkapan dasar meliputi $ o Perlengkapan dalam perjalanan ? pergerakkan o Perlengkapan untuk istirahat o Perlengkapan makan dan minum o Perlengkapan mandi o Perlengkapan pribadi '& Perlengkapan khusus disesuaikan dengan perjalananan misalnya o Perlengkapan penelitian (kamera buku dll) o Perlengkapan penyusuran sungai (perahu dayung pelampung dll)
'*

Perlengkapan pendakian tebing batu (carabineer tali chock dll) o Perlengkapan penelusuran gua (helm headlamp?senter harness sepatu karet dll) (& Perlengkapan tambahan Perlengkapan ini dapat dibawa atau tergantung e6aluasi yang dilakukan (misalnya $ semir kelambu gaiter dll)& Mengingat pentingnya penyusunan perlengkapan dalam suatu perjalanan maka sebelum memulai kegiatan sebaiknya dibuatkan check8list terlebih dahulu& Perlengkapan dikelompokkan menurut jenisnya lalu periksa lagi mana yang perlu dibawa dan tidak& Apabila perjalanan kita lakukan dengan berkelompok maka check8list nya untuk perlengkapan regu dan pribadi& .alam perjalanan besar dan memerlukan waktu yang lama kita perlu menentukan perlengkapan dan perbekalan mana saja yang dibawa dari rumah atau titik keberangktan dan perlengkapan atau perbekalan mana saja yang bisa dibeli di lokasi terdekat dengan tujuan perjalanan kita& Yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan point8point bagi kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tersebut& (.( Pac$in) #ebelum melakukan kegiatan alam bebas kita biasanya menentukan dahulu peralatan dan perlengkapan yang akan dibawa jika telah siap semua inilah saatnya mempacking barang8barang tersebut ke dalam carier atau backpack& Packing yang baik menjadikan perjalanan anda nyaman karena ringkas dan tidak menyulitkan& Prinsip dasar yang mutlak dalam mempacking adalah $ %& Pada saat back8pack dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak Mengapa beban harus jatuh kepundak ini disebabkan dalam melakukan perjalanan Hmisalnya pendakianI kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak dan menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul belakang& Ingat $ 5etakkan barang yang berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung& '& Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti $ meniti jembatan dari sebatang pohon berjalan dibibir jurang dan keadaan lainnya& Pertimbangan lainnya adalah sebagai berikut $

',

J "elompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya& Misal $ alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik& J Maksimalkan tempat yang ada misalkan 0esting (Panci #erbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam carrier isikan bahan makanan kedalamnya misal $ beras dan telur& J Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan misalnya$ rain coat?jas hujan pada kantong samping carrier& J 4indarkan menggantungkan barang8barang diluar carrier karena barang diluar carrier akan mengganggu perjalanan anda akibat tersangkut8sangkut dan berkesan berantakan usahakan semuanya dapat dipacking dalam carrier& Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda sebenarnya adalah suatu angka yang relati9 patokan umum idealnya adalah %?( dari berat badan anda tetapi ini kembali lagi ke kemampuan 9isik setiap indi6idu yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa dengan selalu memilih barang?alat yang ber9ungsi ganda dengan bobot yang ringan dan hanya membawa barang yang benar8benar perlu& (.4 Memilih 'an Menem.at$an Baran) .alam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki atau kegiatan alam bebas selalu cari alat?perlengkapan yang ber9ungsi ganda tujuannya apalagi kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa contoh $ Alumunium 9oil bisa untuk pengganti piring bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di carrier& Matras L #ebisa mungkin matras disimpan didalam carrier jika akan pergi kelokasi yang hutannya lebat atau jika akan membuka jalur pendakian baru& !anyak rekan pendaki yang lebih senang mengikatkan matras diluar memang kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur pendakian baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi lagipula pada saat akan digunakan matrasnya sudah kotor& "antung Plastik L #elalu siapkan kantung plastik didalam carreir anda karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang harus anda bawa turun baju basah dan lain sebagainya& /unakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang barang didalam carrier anda (dapat dikelompokkan masing8 masing pakaian makanan dan item lainnya) ini untuk mempermudah jika sewaktu8waktu anda ingin memilih pakaian makanan dsb&
'-

Menyimpan Pakaian L jika anda meragukan carrier yang anda gunakan kedap air atau tidak selalu bungkus pakaian anda didalam kantung plastik Hdry8+aMI gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab& #ebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri dan tidak dicampur dengan pakaian bersih& Menyimpan Makanan L pada gunung8gunung tertentu (misalnya Cinjani) usahakan makanan dibungkus dengan plastik dan ditutup rapat kemudian dimasukkan kedalam keril karena monyet8 monyet didekat puncak ? base camp terakhir suka membongkar isi tenda untuk mencari makanan& Menyimpan "orek Api !atangan L#impan korek api batangan anda didalam bekas tempat 9ilm (photo) agar korek api anda selalu kering& Packing !arang ? Menyusun !arang .i Darrier L#elalu simpan barang yang paling berat diposisi atas gunanya agar pada saat carrier digunakan beban terberat berada dipundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah& (.5 Perlen)$a.an Pri2a'i Alam Be2a% <utdoor acti6ity atau kegiatan alam bebas merupakan kegiatan yang penuh resiko dan memerlukan perhitungan yang cermat& 7ika salah8salah maka bukan mustahil musibah akan mengancam setiap saat& #ebagai contoh sebuah re9erensi pernah mencatat bahwa salah satu kegiatan alam bebas yaitu rock climbing Hpanjat tebingI merupakan jenis olahraga yang resiko kematiannya merupakan peringkat ke8' setelah olahraga balap mobil 9ormula8%& Tentu saja resiko tersebut terjadi apabila sa9ety8procedure tidak menjadi perhatian yang serius tetapi apabila sa9ety8procedure diperhatikan dan sering berlatih maka resiko tersebut dapat ditekan sampai titik paling aman& Perjalanan alam bebas pasti akan bersentuhan dengan cuaca situasi medan dan waktu yang kadang tidak bersahabat baik malam atau siang hari oleh karena itu perlu dipersiapkan perlengkapan yang memadai& #alah satu =perisai diri> ketika melakukan akti6itas alam bebas adalah perlengkapan diri pribadi& !erikut digambarkan beberapa perlengkapan pribadi standard& %& Tutup kepala?topi 1ntuk melindungi diri dari cuaca panas atau dingin perlu penutup kepala& .alam keadaan panas atau hujan maka tutup kepala yang baik adalah yang juga dapat melindungi kepala dan wajah sekaligus& 1ntuk ini pilihan terbaik adalah topi rimba atau topi yang punya pelindung keliling& Topi pet atau topi so9tball tidak direkomendasikan&

';

Pada cuaca dingin malam hari atau di daerah tinggi maka penutup kepala yang baik adlah yang dapat memberikan rasa hangat& Pilihannya adalah balakla6a atau biasa disebut kupluk& '& #yal8slayer #layer atau syal bukan hanya digunakan sebagai identitas organisasi tetapi sebetulnya mempunyai 9ungsi lainnya& #yal?slayer dapat digunakan untuk menghangatkan leher ketika cuaca dingin dapat juga digunakan sebagai saringan air ketika sur6i6al& #yal?slayer juga sangat berguna ketika dalam keadaan darurat baik digunakan untuk perban darurat atau sebagai alat peraga darurat& <leh karenanya disarankan menggunakan syal?slayer yang berwarna mecolok dan terbuat dari bahan yang kuat serta dapat menyerap air namun cepat kering& (& !aju "ebutuhan ini multak tidak bisa berakti6itas tanpa baju Hbayangkan kalau tanpa ini maka kulit akan terbakar matahariI& !aju yang baik adalah dari bahan yang dapat menyerap keringat tidak disarankan menggunakan baju dari bahan nilon karena panas dan tidak dapat meyerap keringat& !aju dengan bahan demikian biasanya adalah planel atau paling tidak kaos dari bahan katun&Pilihan warna untuk akti6itas lapangan seperti halnya juga slayer?syal adalah yang mencolok agar bisa terjadi keadaan darurat Hmisalnya hilangI dapat dengan mudah diidenti9ikasi dan dikenali& .alam berakti6itas di alam bebas jangan pernah melupakan baju salin?ganti hal ini karena akti6itas lapangan akan sangat banyak mengeluarkan energi yang membuat badan kita berkeringat& !awalah baju salain ' atau ( buah& )& Delana Delana lapang yang baik adalah yang memnuhi syarat ringan mudah kering dan dapat menyerap keringat& Pemakaian bahan jeans sangat tidak direkomendasikan karena berat dan susah kering dan membuat lecet& Delana yang baik adalah kain dengan tenunan ripstop Hbila berlubang kecil tidak merembet atau robek memanjangI& !ila akti6itas dilakukan di daerah pantai atau perairan juga baik bila menggunakan bahan dari parasut tipis&#elain celana panjang jangan lupa bahwa under8wear juga penting& jangan lupa juga untuk menyediakan serep ganti& *& 7aket #alah satu perlengkapan penting dalam alam bebas adalah jaket& 7aket digunakan untuk melindungi diri dari dingin bahkan sengatan matahari atau hujan&7aket yang baik adalah model lar6a yaitu jaket yang panjang sampai ke pangkal paha& 7aket ini juga biasanya dilengkapi dengan penutup kepala HkuplukI& Akan sangat
'2

baik bila jaket yang memiliki dua lapisan (double8layer)& 5apisan dalam biasanya berbahan penghangat dan menyeyerap keringat seperti wool atau polarteM sedang lapisan luar ber9ungsi menahan air dan dingin& "ini teknologi tekstil sudah mampu memproduksi /ore8TeM bahan jaket yang nyaman dipakai saat mendaki bahan ini memungkinkan kulit tetap berna9as tidak gerah mengeluarkan keringat mampu menahan angin (wind breaking) dan resapan air hujan (water pro99) sayang bahan ini masih mahal& Yang paling baik jaket terbuat dari bulu angsa8biasanya digunakan untuk kegiatan pendakian gunung esI& ,& #lepping bag Istirahat adalah kebutuhan pegiat alam bebas setelah akti6itas yang melelahkan seharian& Tempat istirahat yang ideal adalah dengan menggunakan slepping bag Hkantong tidurI& #lepping bag yang baik juga biasanya terbuat dari dua sisi yaitu yang dingin licin dan tahan air satu sisi dan yang hangat dan tebal disisi lain& Penggunaannya sesuai dengan cuaca saat istirahat& -& #epatu #epatu yang baik yaitu yang melindungi tapak kaki sampai mata kaki kulit tebal tidak mudah sobek bila kena duri& keras bagian depannya untuk melindungi ujung jari kaki apabila terbentur batu& bentuk sol bawahnya dapat menggigit ke segala arah dan cukup kaku ada lubang 6entilasi bersekat halus& /unakan sepatu yang dapat dikencangkan dan dieratkan pemakaiannya Hmenggunakan ban atau tali& .ilapangan sepatu tidak boleh longgar karena akan menyebabkan pergesekan kaki dengan sepatu yang berakibat lecet& Penggunaan sepatu juga harus dibarengi dengan kaos kaki& 1ntuk ini juga sebaiknya disediakan kaos kaki serep bila suatu saat basah& ;& Darrier Darrier bag atau ransel sebaiknya gunakan yang tidak terlalu besar tetapi juga tidak terlampau kecil artinya mampu menampung perlengkapan dan peralatan yang dibawa& #ebaiknya jangan menggunakan carrier yang mempunyai banyak kantong dibagian luar karena dalam keadaan tertentu ini akan menghambat pergerakan& /unakan carrier yang ramping walaupun agak tinggi ini lebih baik daripada yang gemuk tetapi rendah& #ebelum berangkat harus diperhatikan jahitan8jahitannya karena kerusakan pada jahitan terutama sabuk sandang akan berakibat sangat 9atal& 2& Alat masak makan dan mandi Perlengkapan sangat penting lainnya adalah alat masak makan dan mandi& !agimanapun juga dalam kondisi lapangan kita sangat perlu untuk menghemat aktu dan bahan masalak& /unakan
(:

alat dari alumunium karena cepat panas untuk ini nesting menjadi pilihan yang sangat baik disamping dia ringkas dan serba guna& 7uga perlu dipersiapkan alat bantu makan lainnya (sendok piring dll) dan pastikan bahan bakar untuk memasak ? membuat api seperti lilin spirtus para9in dll&7angan lupa juga siapkan phiples minum sebagai bekal perjalanan Hsaat ini banyak tersedia model dan jenis phiplessI&Perlengkapan mandi juga sangat penting karena tidak jarang perjalanan dilakukan berhari8hari dengan tubuh penuh keringat& !awalah alat mandi seperti sabun yang berkemasan tube agar mudah disimpan dan tidak perlu membuang sampah bungkusan disembarang tempat& %:& <bat8obatan dan #ur6i6al "its Perlengkapan pribadi lainnya yang sangat penting adalah obat8obatan apalagi kalau pegiat mempunyai penyakit khusus tertentu seperti asma& .isamping obat8obatan juga setidaknya mempunyai kelengkapan sur6i6al kits& (.8 Perencanaan Per2e$alan .alam perencanaan perjalanan perencanaan perbekalan merupakan salah satu hal yang perlu mendapat perhatian khusus& !eberapa hal yang perlu diperhatikan $ a& lamanya perjalanan yang akan dilakukan b& Akti9itas apa saja yang akan dilakukan c& "eadaaan medan yang akan dihadapi (terjal sering hujan dsb) #ehubungan dengan keadaan diatas ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam merencanakan perjalanan$ a& Dukup mengandung kalori dan mempunyai komposisi gi+i yang memadai& b& Terlindung dari kerusakan tahan lama dan mudah menanganinya& c& #ebaiknya makanan yang siap saji atau tidak perlu dimasak terlalu lama irit air dan bahan bakar& d& Cingan mudah didapat e& Murah 1ntuk dapat merencanakan komposisi bahan makanan agar sesuai dengan syarat8syarat diatas kita dapat mengkajinya dengan langkah8langkah berikut $.engan in9ormasi yang cukup lengkap perkirakan kondisi medan akti9itas tubuh yang perlukan dan lamanya waktu& Perhitungkan jumlah kalori yang diperlukan&#usun da9tar makanan yang memenuhi syarat diatas kemudian kelompokan menurut komposisi dominan& 4idrat arang ptotein lemak hitung masing8masing kalori totalnya (setelah siap dimakan)& Perhitungan untuk 6itamin dan mineral dapat dilakukan terakhir dan apabila ada kekurangan dapat ditambah tablet 6itamin dan mineral secukupnya&

(%

Perjalanan ke alam terbuka pasti mengandung resiko& Tiap perjalanan memiliki tingkat resiko dan bahaya yang ber6ariasi&bahaya dan resiko tersebut dapat jauh diminimalisir dengan berbagai persiapan& Persiapan umum yang harus dimiliki seorang pendaki sebelum mulai naik gunung antara lain$ %& Membawa alat na6igasi berupa peta lokasi pendakian peta altimeter HAlat pengukur ketinggian suatu tempat dari permukaan lautI atau kompas& 1ntuk itu seorang pendaki harus paham bagaimana membaca peta dan melakukan orientasi& 7angan sekali8sekali mendaki bila dalam rombongan tidak ada yang berpengalaman mendaki dan berpengetahuan mendalam tentang na6igasi& '& Pastikan kondisi tubuh sehat dan kuat& !erolahragalah seperti lari atau berenang secara rutin sebelum mendaki& (& !awalah peralatan pendakian yang sesuai& Misalnya jaket anti air atau ponco pisahkan pakaian untuk berkemah yang selalu harus kering dengan baju perjalanan sepatu karet atau boot (jangan bersendal) senter dan baterai secukupnya tenda kantung tidur matras& )& 4itunglah lama perjalanan untuk menyesuaikan kebutuhan logistik& !erapa banyak harus membawa beras bahan bakar lauk pauk dan piring serta gelas& !awalah wadah air yang harus selalu terisi sepanjang perjalanan& *& !awalah peralatan medis seperti obat merah perban dan obat8obat khusus bagi penderita penyakit tertentu& ,& 7angan malu untuk belajar dan berdiskusi dengan kelompok pencinta alam yang kini telah tersebar di sekolah menengah atau uni6ersitas8uni6ersitas& -& 1kurlah kemampuan diri& !ila tidak sanggup meneruskan perjalanan jangan ragu untuk kembali pulang& Memang mendaki gunung memiliki unsur petualangan& Petualangan adalah sebagai satu bentuk pikiran yang mulai dengan perasaan tidak pasti mengenai hasil perjalanan dan selalu berakhir dengan perasaan puas karena suksesnya perjalanan tersebut& Perasaan yang muncul saat bertualang adalah rasa takut menghadapi bahaya secara 9isik atau psikologis& Tanpa adanya rasa takut maka tidak ada petualangan karena tidak ada pula tantangan& Cisiko mendaki gunung yang tinggi tidak menghalangi para pendaki untuk tetap melanjutan pendakian karena Nuckerma menyatakan bahwa para pendaki gunung memiliki kecenderungan sensation seeking Hpemburuan sensasiI tinggi& Para sensation seeker menganggap dan menerima risiko sebagai nilai atau harga dari sesuatu yang didapatkan dari sensasi atau pengalaman itu sendiri& Pengalaman8pengalaman yang menyenangkan maupun kurang menyenangkan tersebut membentuk sel98esteem Hkebanggaan ?kepercayaan diriI&

('

BAB 4 PENGETA!#AN DASAR NA+IGASI DARAT 0a6igasi darat adalah ilmu praktis& "emampuan berna6igasi dapat terasah jika sering berlatih& Pemahaman teori dan konsep hanyalah 9aktor yang membantu dan tidak menjamin jika mengetahui teorinya secara lengkap maka kemampuan na6igasinya menjadi tinggi& !ahkan seorang jago na6igasi yang tidak pernah berlatih dalam jangka waktu lama dapat mengurangi kepekaannya dalam menerjemahkan tanda8tanda di peta ke medan sebenarnya atau menerjemahkan tanda8tanda medan ke dalam peta& 1ntuk itu latihan sesering mungkin akan membantu kita

((

untuk dapat mengasah kepekaan dan pada akhirnya na6igasi darat yang telah kita pelajari menjadi berman9aat untuk kita& Pada prinsipnya na6igasi adalah cara menentukan arah dan posisi yaitu arah yang akan dituju dan posisi keberadaan na6igator berada dimedan sebenarnya yang di proyeksikan pada peta&!eberapa media dasar na6igasi darat adalah $ 4.1 Peta Peta adalah penggambaran dua dimensi (pada bidang datar) dari sebagian atau keseluruhan permukaan bumi yang dilihat dari atas kemudian diperbesar atau diperkecil dengan perbandingan tertentu& .alam na6igasi darat digunakan peta topogra9i& Peta ini memetakan tempat8tempat dipermukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut menjadi bentuk garis kontur& !eberapa unsur yang bisa dilihat dalam peta $ a& 7udul petaL biasanya terdapat di atas menunjukkan letak peta b& 0omor petaL selain sebagai nomor registrasi dari badan pembuat kita bisa menggunakannya sebagai petunjuk jika kelak kita akan mencari sebuah peta c& "oordinat petaL penjelasannya dapat dilihat dalam sub berikutnya d& "onturL adalah merupakan garis khayal yang menghubungkan titik titik yang berketinggian sama diatas permukaan laut& e& #kala petaL adalah perbandingan antara jarak peta dan jarak hori+ontal dilapangan& Ada dua macam skala yakni skala angka (ditunjukkan dalam angka misalkan %$'*&::: satu senti dipeta sama dengan '*&::: cm atau '*: meter di keadaan yang sebenarnya) dan skala garis (biasanya di peta skala garis berada dibawah skala angka)& 9& 5egenda peta L adalah simbol8simbol yang dipakai dalam peta tersebut dibuat untuk memudahkan pembaca menganalisa peta& .i Indonesia peta yang la+im digunakan adalah peta keluaran .irektorat /eologi !andung lalu peta dari 7awatan Topologi yang sering disebut sebagai peta AM# (American Map #er6ice) dibuat oleh Amerika dan rata8rata dikeluarkan pada tahun %2,:& Peta AM# biasanya berskala %$*:&::: dengan inter6al kontur (jarak antar kontur) '* m& #elain itu ada peta keluaran !akosurtanal (!adan "oordinasi #ur6ey dan Pemetaan 0asional) yang lebih baru dengan skala %$*:&::: atau %$'*&::: (dengan inter6al kontur %' * m)& Peta keluaran !akosurtanal biasanya berwarna&

()

/ambar )&% Peta ).1.1 K**r'inat Peta Topogra9i selalu dibagi dalam kotak8kotak untuk membantu menentukan posisi dipeta dalam hitungan koordinat& "oordinat adalah kedudukan suatu titik pada peta& #ecara teori koordinat merupakan titik pertemuan antara absis dan ordinat& "oordinat ditentukan dengan menggunakan sistem sumbu yakni perpotongan antara garis8garis yang tegak lurus satu sama lain& #istem koordinat yang resmi dipakai ada dua macam yaitu $ a& "oordinat /eogra9is (/eographical Doordinate) L #umbu yang digunakan adalah garis bujur (bujur barat dan bujur timur) yang tegak lurus dengan garis khatulistiwa dan garis lintang (lintang utara dan lintang selatan) yang sejajar dengan garis khatulistiwa& "oordinat geogra9is dinyatakan dalam satuan derajat menit dan detik& Pada peta !akosurtanal biasanya menggunakan koordinat geogra9is sebagai koordinat utama& Pada peta ini satu kotak (atau sering disebut satu kar6ak) lebarnya adalah (&- cm& Pada skala %$'*&::: satu kar6ak sama dengan (: detik ((:O) dan pada peta skala %$*:&::: satu kar6ak sama dengan % menit (,:O)& b& "oordinat /rid (/rid Doordinate atau 1TM) L .alam koordinat grid kedudukan suatu titik dinyatakan dalam ukuran jarak setiap titik acuan& 1ntuk wilayah Indonesia titik acuan berada disebelah barat 7akarta (,: 51 2;: !T)& /aris 6ertikal diberi nomor urut dari selatan ke utara sedangkan hori+ontal dari barat ke timur& #istem koordinat mengenal penomoran ) angka , angka dan ; angka& Pada peta AM# biasanya menggunakan koordinat grid& #atu kar6ak sebanding dengan ' cm& "arena itu untuk penentuan koordinat koordinat grid ) angka dapat langsung ditentukan& Penentuan koordinat grid , angka satu kar6ak dibagi terlebih dahulu menjadi %: bagian (per ' mm)&
(*

#edangkan penentuan koordinat grid ; angka dibagi menjadi sepuluh bagian (per % mm)& 4.1. Anali%a Peta #alah satu 9aktor yang sangat penting dalam na6igasi darat adalah analisa peta& .engan satu peta kita diharapkan dapat memperoleh in9ormasi sebanyak8banyaknya tentang keadaan medan sebenarnya meskipun kita belum pernah mendatangi daerah di peta tersebut& a& 1nsur dasar peta L 1ntuk dapat menggali in9ormasi sebanyak8banyaknya pertama kali kita harus cek in9ormasi dasar di peta tersebut seperti judul peta tahun peta itu dibuat legenda peta dan sebagainya& .isamping itu juga bisa dianalisa ketinggian suatu titik (berdasarkan pemahaman tentang kontur) sehingga bisa diperkirakan cuaca dan 6egetasinya& b& Mengenal tanda medan L .isamping tanda pengenal yang terdapat dalam legenda peta kita dapat menganalisa peta topogra9i berdasarkan bentuk kontur& !eberapa ciri kontur yang perlu dipahami sebelum menganalisa tanda medan $ a) garis kontur satu dengan yang lainnya tidak pernah saling berpotongan b) yang berketinggian lebih rendah selalu mengelilingi garis yang berketinggian lebih tinggi kecuali diberi keterangan secara khusus misalnya kawah c) ketinggian antar kontur adalah tetap meskipun kerapatan berubah8ubah d) datar mempunyai kontur jarang8jarang sedangkan daerah terjal mempunyai kontur rapat& e) tanda medan yang dapat dikenal dalam peta topogra9i$ %& Puncak bukit atau gunung biasanya berbentuk lingkaran kecil tertelak ditengah8tengah lingkaran kontur lainnya& '& Punggungan terlihat sebagai rangkaian kontur berbentuk 1 yang ujungnya melengkung menjauhi puncak (& 5embahan terlihat sebagai rangkaian kontur berbentuk P yang ujungnya tajam menjorok kepuncak& "ontur lembahan biasanya rapat& )& #addle daerah rendah dan sempit diantara dua ketinggian *& Pass merupakan celah memanjang yang membelah suatu ketinggian ,& #ungai terlihat dipeta sebagai garis yang memotong rangkaian kontur biasanya ada di lembahan dan namanya tertera mengikuti alur sungai& .alam membaca alur sungai ini harap diperhatikan lembahan curam kelokan8kelokan dan arah aliran&

(,

-& ;&

!ila peta daerah pantai muara sungai merupakan tanda medan yang sangat jelas begitu pula pulau8pulau kecil tanjung dan teluk Pengertian akan tanda medan ini mutlak diperlukan sebagai asumsi awal dalam menyusun perencanaan perjalanan

4.

K*m.a% "ompas adalah alat penunjuk arah dan karena si9at magnetnya jarumnya akan selalu menunjuk arah utara8selatan (meskipun utara yang dimaksud disini bukan utara yang sebenarnya tapi utara magnetis)& #ecara 9isik kompas terdiri dari $ %& !adan tempat komponen lainnya berada '& 7arum selalu menunjuk arah utara selatan dengan catatan tidak dekat dengan megnet lain?tidak dipengaruhi medan magnet dan pergerakan jarum tidak terganggu?peta dalam posisi hori+ontal& (& #kala penunjuk merupakan pembagian derajat sistem mata angina

/ambar )&' "ompas 7enis kompas yang biasa digunakan dalam na6igasi darat ada dua macam yakni kompas bidik (misal kompas prisma) dan kompas orienteering (misal kompas sil6a suunto dll)& 1ntuk membidik suatu titik kompas bidik jika digunakan secara benar lebih akurat dari kompas sil6a& 0amun untuk pergerakan dan kemudahan ploting peta kompas orienteering lebih handal dan e9isien& .alam memilih kompas harus berdasarkan penggunaannya& 0amun secara umum kompas yang baik adalah kompas yang jarumnya dapat menunjukkan arah utara secara konsisten dan tidak bergoyang8goyang dalam waktu lama& !ahan dari badan kompas pun perlu diperhatikan harus dari bahan yang kuat?tahan banting mengingat kompas merupakan salah satu unsur 6ital dalam na6igasi darat& 4.( Orienta%i Peta
(-

<rientasi peta adalah menyamakan kedudukan peta dengan medan sebenarnya (atau dengan kata lain menyamakan utara peta dengan utara sebenarnya)& #ebelum anda mulai orientasi peta usahakan untuk mengenal dulu tanda8tanda medan sekitar yang menyolok dan posisinya di peta& 4al ini dapat dilakukan dengan pencocokan nama puncakan nama sungai desa dll& 7adi minimal anda tahu secara kasar posisi anda dimana& <rientasi peta ini hanya ber9ungsi untuk meyakinkan anda bahwa perkiraan posisi anda dipeta adalah benar& 5angkah8langkah orientasi peta $ %& 1sahakan untuk mencari tempat yang berpemandangan terbuka agar dapat melihat tanda8tanda medan yang menyolok& '& #iapkan kompas dan peta anda letakkan pada bidang datar (& 1tarakan peta dengan berpatokan pada kompas sehingga arah peta sesuai dengan arah medan sebenarnya )& Dari tanda8tanda medan yang paling menonjol disekitar anda dan temukan tanda8tanda medan tersebut di peta& 5akukan hal ini untuk beberapa tanda medan *& Ingat tanda8tanda itu bentuknya dan tempatnya di medan yang sebenarnya& Ingat hal8hal khas dari tanda medan& 7ika anda sudah lakukan itu semua maka anda sudah mempunyai perkiraan secara kasar dimana posisi anda di peta& 1ntuk memastikan posisi anda secara akurat dipakailah metode resection& 4.4 Re%ecti*n Prinsip resection adalah menentukan posisi kita dipeta dengan menggunakan dua atau lebih tanda medan yang dikenali& Teknik ini paling tidak membutuhkan dua tanda medan yang terlihat jelas dalam peta dan dapat dibidik pada medan sebenarnya (untuk latihan resection biasanya dilakukan dimedan terbuka seperti kebun teh misalnya agar tanda medan yang ekstrim terlihat dengan jelas)& Tidak setiap tanda medan harus dibidik minimal dua tapi posisinya sudah pasti&5angkah8langkah melakukan resection$ %& 5akukan orientasi peta '& Dari tanda medan yang mudah dikenali di lapangan dan di peta minimal ' buah (& .engan busur dan penggaris buat salib sumbu pada tanda8 tanda medan tersebut (untuk alat tulis paling ideal menggunakan pensil mekanik8!')& )& !idik tanda8tanda medan tersebut dari posisi kita dengan menggunakan kompas bidik& "ompas orienteering dapat digunakan namun kurang akurat& *& Pindahkan sudut back a+imuth bidikan yang didapat ke peta dan hitung sudut pelurusnya& 5akukan ini pada setiap tanda medan yang dijadikan sebagai titik acuan&
(;

,&

Perpotongan garis yang ditarik tersebut adalah posisi kita dipeta&

dari

sudut8sudut

pelurus

4.5 Inter%ecti*n Prinsip intersection adalah menentukan posisi suatu titik (benda) di peta dengan menggunakan dua atau lebih tanda medan yang dikenali di lapangan& Intersection digunakan untuk mengetahui atau memastikan posisi suatu benda yang terlihat dilapangan tetapi sukar untuk dicapai atau tidak diketahui posisinya di peta& #yaratnya sebelum intersection kita sudah harus yakin terlebih dahulu posisi kita dipeta& !iasanya sebelum intersection kita sudah melakukan resection terlebih dahulu& 5angkah8langkah melakukan intersection adalah$ %& 5akukan orientasi peta '& 5akukan resection untuk memastikan posisi kita di peta& (& !idik obyek yang kita amati )& Pindahkan sudut yang didapat ke dalam peta *& !ergerak ke posisi lain dan pastikan posisi tersebut di peta& 5akukan langkah %8( ,&Perpotongan garis perpanjangan dari dua sudut yang didapat adalah posisi obyek yang dimaksud& 4.8 A:im&th 6 Bac$ A:im&th A+imuth adalah sudut antara satu titik dengan arah utara dari seorang pengamat& A+imuth disebut juga sudut kompas& 7ika anda membidik sebuah tanda medan dan memperolah sudutnya maka sudut itu juga bisa dinamakan sebagai a+imuth& "ebalikannya adalah back a+imuth& .alam resection back a+imuth diperoleh dengan cara$ %& 7ika a+imuth yang kita peroleh lebih dari %;:Q maka back a+imuth adalah a+imuth dikurangi %;:Q& Misal anda membidik tanda medan diperoleh a+imuth '::Q& !ack a+imuthnya adalah '::Q 8 %;:Q R ':Q '& 7ika a+imuth yang kita peroleh kurang dari %;:Q maka back a+imuthnya adalah %;:Q ditambah a+imuth& Misalkan dari bidikan terhadap sebuah puncak diperoleh a+imuth %,:Q maka back a+imuthnya adalah %;:QS%,:Q R ():Q .engan mengetahui a+imuth dan back a+imuth ini memudahkan kita untuk dapat melakukan ploting peta (penarikan garis lurus di peta berdasarkan sudut bidikan)& #elain itu sudut kompas dan back a+imuth ini dipakai dalam metode pergerakan sudut kompas (lurus? man to man8biasa digunakan untuk ="ompas !intang>)& Prinsipnya membuat lintasan berada pada satu garis lurus dengan cara membidikaan kompas ke depan dan ke belakang pada jarak tertentu& 5angkah8langkahnya adalah sebagai berikut$ %& Titik awal dan titik akhir perjalanan di plot di peta tarik garis lurus dan hitung sudut yang menjadi arah perjalanan (sudut
(2

kompas)& 4itung pula sudut dari titik akhir ke titik awal& #udut ini dinamakan back a+imuth& '& Perhatikan tanda medan yang menyolok pada titik awal perjalanan& Perhatikan tanda medan lain pada lintasan yang dilalui& (& !idikkan kompas seusai dengan arah perjalanan kita dan tentukan tanda medan lain di ujung lintasan?titik bidik& #udut bidikan ini dinamakan a+imuth& )& Pergi ke tanda medan di ujung lintasan dan bidik kembali ke titik pertama tadi untuk mengecek apakah arah perjalanan sudah sesuai dengan sudut kompas (back a+imuth)& *&#ering terjadi tidak ada benda?tanda medan tertentu yang dapat dijadikan sebagai sasaran& 1ntuk itu dapat dibantu oleh seorang rekan sebagai tanda& #istem pergerakan semacam ini sering disebut sebagai sistem man to man& Merencanakan 7alur 5intasan.alam na6igasi darat tingkat lanjut kita diharapkan dapat menyusun perencanaan jalur lintasan dalam sebuah medan perjalanan& #ebagai contoh anda misalnya ingin pergi ke suatu gunung tapi dengan menggunakan jalur sendiri& Penyusunan jalur ini dibutuhkan kepekaan yang tinggi dalam mena9sirkan sebuah peta topogra9i mengumpulkan data dan in9ormasi dan mengolahnya sehingga anda dapat menyusun sebuah perencanaan perjalanan yang matang& .alam proses perjalanan secara keseluruhan mulai dari transportasi sampai pembiayaan disini kita akan membahas khusus tentang perencanaan pembuatan medan lintasan& Ada beberapa hal yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebelum anda memplot jalur lintasan& Pertama anda harus membekali dulu kemampuan untuk membaca peta kemampuan untuk mena9sirkan tanda8tanda medan yang tertera di peta dan kemampuan dasar na6igasi darat lain seperti resection intersection a+imuth back a+imuth pengetahuan tentang peta kompas dan sebagainya minimal sebagaimana yang tercantum dalam bagian sebelum ini& "edua selain in9ormasi yang tertera dipeta akan lebih membantu dalam perencanaan jika anda punya in9ormasi tambahan lain tentang medan lintasan yang akan anda plot& Misalnya keterangan rekan yang pernah melewati medan tersebut kondisi medan 6egetasi dan airnya& #emakin banyak in9ormasi awal yang anda dapat semakin matang rencana anda& Tentang jalurnya sendiri ada beberapa macam jalur lintasan yang akan kita buat& Pertama adalah tipe garis lurus yakni jalur lintasan berupa garis yang ditarik lurus antara titik awal dan titik akhir& "edua tipe garis lurus dengan titik belok yakni jalur lintasan masih berupa garis lurus tapi lebih 9leksibel karena pada titik8titik tertentu kita berbelok dengan menyesuaian kondisi medan& Yang ketiga dengan guide?patokan tanda medan tertentu misalnya guide punggungan?guide lembahan?guide sungai& 7alur ini
):

lebih 9leksibel karena tidak lurus benar tapi menyesuaikan kondisi medan dengan tetap berpatokan tanda medan tertentu sebagai petokan pergerakannya& 1ntuk membuat jalur lintasan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan& %& 1sahakan titik awal dan titik akhir adalah tanda medan yang ekstrim dan memungkinkan untuk resection dari titik8titik tersebut& '& Titik awal harus mudah dicapai?gampang aksesnya (& .isepanjang jalur lintasan harus ada tanda medan yang memadai untuk dijadikan sebagai patokan sehingga dalam perjalanan nanti anda dapat menentukan posisi anda di peta sesering mungkin& )& .alam menentukan jalur lintasan perhatikan kebutuhan air kecepatan pergerakan 6egetasi yang berada dijalur lintasan serta kondisi medan lintasan& Anda harus bisa memperkirakan hari ke berapa akan menemukan air hari ke berapa medannya berupa tanjakan terjal dan sebagainya& *& Mengingat banyaknya 9aktor yang perlu diperhatikan usahakan untuk selalu berdiskusi dengan regu atau dengan orang yang sudah pernah melewati jalur tersebut sehingga resiko bisa diminimalkan& 4.; Penam.an) Linta%an Penampang lintasan adalah penggambaran secara proporsional bentuk jalur lintasan jika dilihat dari samping dengan menggunakan garis kontur sebagai acuan& #ebagaimana kita ketahui bahwa peta topogra9i yang dua dimensi dan sudut pendangnya dari atas agak sulit bagi kita untuk membayangkan bagaimana bentuk medan lintasan yang sebenarnya terutama menyangkut ketinggian& .alam kontur yang kerapatannya sedemikian rupa bagaimana kira8kira bentuk di medan sebenarnya& 1ntuk memudahkan kita menggambarkan bentuk medan dari peta topogra9i yang ada maka dibuatlah penampang lintasan& !eberapa man9aat penampang lintasan $ %& #ebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan perjalanan '& Memudahkan kita untuk menggambarkan kondisi keterjalan dan kecuraman medan (& .apat mengetahui titik8titik ketinggian dan jarak dari tanda medan tertentu )& 1ntuk menyusun penampang lintasan biasanya menggunakan kertas milimeter block guna menambah akurasi penerjemahan dari peta topogra9i ke penampang& 5angkah8langkah membuat penampang lintasan$

)%

%& '&

(&

)& *&

#iapkan peta yang sudah diplot kertas milimeter blok pensil mekanik?pensil biasa yang runcing penggaris dan penghapus !uatlah sumbu M dan y& sumbu M mewakili jarak dengan satuan rata8rata jarak dari lintasan yang anda buat& Misal meter atau kilometer& #umbu y mewakili ketinggian dengan satuan mdpl (meter diatas permukaan laut)& Angkanya bisa dimulai dari titik terendah atau dibawahnya dan diakhiri titik tertinggi atau diatasnya& Tempatkan titik awal di sumbu MR: dan sumbu y sesuai dengan ketinggian titik tersebut& 5alu peda perubahan kontur berikutnya buatlah satu titik lagi dengan jarak dan ketinggian sesuai dengan perubahan kontur pada jalur yang sudah anda buat& .emikian seterusnya hingga titik akhir& Perubahan satu kontur diwakili oleh satu titik& Titik8titik tersebut dihubungkan sat sama lainnya hingga membentuk penampang berupa garis menanjak turun dan mendatar& Tembahkan keterangan pada tanda8tanda medan tertentu misalkan nama8nama sungai puncakan dan titik8titik akti6itas anda (biasanya berupa titik bi6ak dan titik istirahat) ataupun tanda medan lainnya& Tambahan in9ormasi tentang 6egetasi pada setiap lintasan dan skala penampang akan lebih membantu pembaca dalam menggunakan penampang yang telah dibuat&

)'

BAB 5 TEKNIK S#R+I+AL /una bertahan hidup di dalam situasi sulit kita harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan dasar kita dari apa saja yang tersedia di sekitar kita& Maka dari itu perlu penguasaan teknik8 teknik sur&i&al diantaranya teknik membuat api teknik membuat shelter teknik membuat tra! teknik mendapatkan air teknik membuat jejak dan isyarat& 5.1. A.i Api tidak hanya ber9ungsi untuk memasak bahan makanan saja tetapi juga ber9ungsi untuk menjaga suhu tubuh kita& #elain itu dengan perapian kita dapat terhindar dari berbagai binatang& !inatang buas yang takut terhadap api antara lain $ serigala harimau dan sebagainya& 1ntuk menghangatkan tubuh panas api akan lebih e9ekti9 menghangatkan tubuh jika kita membuat beberapa api kecil daripada membuat satu api besar& Perapian yang baik haruslah diatur sedemikian rupa sehingga kayu dapat terbakar secara merata& .engan penyusunan perapian yang baik dapat memberikan berbagai 9ungsi& #elain untuk menghangatkan tubuh memasak juga dapat dijadikan alat penghalau binatang&
)(

1ntuk mendapatkan perapian yang baik diperlukan kayu?bahan yang kering dan mudah terbakar& Perapian yang baik biasanya dimulai dari ranting8ranting kecil untuk dijadikan ire starter& 1ntuk selanjutnya dapat dilanjutkan dengan kayu8kayu yang lebih besar& 1ntuk mendapatkan api selain menggunakan alat khusus (korek api?pematik) juga dapat dilakukan dengan cara tradisional& #eperti menggesek8gesekan bahan kering dengan bahan kering lainnya& 5etak keberhasilan pembuatan api tradisional yaitu dalam bentuk batang dan jenis bahan?kayu serta cara yang dilakukannya& 5.1.1 Te$ni$ Mem2&at A.i !unga api adalah tahap awal dalam pembuatan api& #elanjutnya ialah mengusahakan untuk menangkap bunga api dengan kawul atau ranting dan daun kering& 1. Memati$ Dara ini dilakukan dengan membenturkan atau menggesekan dua benda keras& .apat dilakukan dengan dua benda yang sejenis ataupun dengan dua benda yang berbeda jenis& Dara yang dapat digunakan bermacam8macam yang penting adalah dapat menimbulkan bunga api& #alah satu caranya adalah dengan memaku kayu bidang datar hingga yang tampak bagian kepalanya saja& "emudian gesekan?benturkan batu atau logam ke arah kepala paku tersebut& /esekan dengan sedikit ditekan dan agak cepat hingga menimbulkan bunga api& "emudian bunga api tersebut dapat ditangkap dengan sabut kering dan sebagainya&

. Ger)aji A.i (Fire Saw) Dara ini membutuhkan tenaga yang cukup besar dan kuat& Dara ini meman9aatkan e9ek panas akibat gesekan kayu& Metodanya seperti menggergaji kayu dengan kayu lainnya sehingga
))

menimbulkan bunga api& !iasanya kayu yang digunakan berbeda antara kayu satu dengan kayu yang lainya& "ayu yang dipilih adalah kayu yang empuk sehingga tidak terlalu sulit dalam melakukan penggergajian&

(. Fire Thong Cire *hong adalah cara mendapatkan api dari sehelai kulit kayu atau rotan kering yang ditarik menyilang di atas sepotong kayu atau rotan kering& "ulit rotan tersebut dililitkan pada sebatang pohon yang empuk lalu ditarik oleh tangan kanan dan kiri secara bergantian& Pada bagian bawahnya diberi sabut kawul atau dedaunan kering yang siap menangkap bunga api&

5.

Shelter Shelter ditujukan untuk melindungi sur&i&or dari pengaruh alam seperti panas hujan angin dan dingin& Perlindungan ini dapat dibangun dari bahan8bahan yang sengaja dibawa ataupun dari bahan8bahan yang tersedia di alam (kayu dedaunan dll)&

)*

4al8hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan shelter adalah $ %& 7angan membangun shelter di tempat yang riskan tergenang air (banjir) seperti di tepi sungai& 3alaupun tempat itu terlihat bersih dan kering akan sangat berbahaya apabila datang hujan& '& 1sahakan dalam pembuatan shelter tidak dibawah pohon yang berdahan rapuh atau di bawah pohon kelapa& "arena dapat membahayakan jika dahan rapuh atau buah kelapa itu jatuh menimpa shelter kita& (& Tidak di tempat yang dicurigai sebagai sarang binatang buas atau sarang nyamuk?serangga& "arena dapat mengganggu kenyamanan beristirahat& )& !ahan pembuat shelter harus kuat dan pengerjaannyapun sebaik8baiknya karena akan mempengaruhi dalam kenyamanan kita& Dontoh barang bawaan yang dapat dijadikan shelter adalah ponco ataupun plastik berukuran kurang lebih 'T' meter& "arena shelter yang dibangun dari ponco atau plastik kurang sempurna maka dari itu selain memperhatkan empat hal diatas perlu memperhatikan arah angin bertiup& #ehingga arah angin bertiup dapat dihalau oleh shelter yang kita bangun& Dontoh bentuk shelter dapat dilihat melalui gambar&

),

6ambar bi&ak alam !entuk lain dari alam yang bisa diman9aatkan sebagai shelter yaitu gua lekukan tebing?batu yang cukup dalam lubang8 lubang dalam tanah dan sebaginya& Apabila memilih gua harap diyakini bahwa $ %& /ua tersebut bukan merupakan sarang binatang& '& /ua tersebut tidak mengeluarkan gas beracun& Dara klasik mengetahuinya yaitu dengan menggunakan obor& Apabila obor dapat terus menyala di dalam gua berarti gua tersebut aman dari gas beracun& (& /ua tersebut terbebas dari bahaya longsor& 5.( Trap #alah satu keterampilan yang mendukung dalam melakukan kegiatan sur6i6al adalah keahlian membuat tra!. *ra! ini digunakan sur&i&or untuk menangkap binatang untuk diambil dagingnya untuk dimakan& Membuat tra! kadangkala memerlukan bahan lainya seperti $ karet kawat tali dan sebagainya& Maka dari itu barang8barang tersebut tersedia di dalam sur&i&al kit. .alam pembuatan tra! hendaknya diketahui hewan apa saja yang biasa lewat atau tinggal di daerah itu& .engan mengetahui hewan apa yang akan ditangkap kita dapat menyesuaikan jenis tra! apa yang akan dibuat& Perlu diingat bahwa tra! akan sia8sia jika binatang yang telah terperangkap dapat meloloskan diri& Maka dari itu pembuatan tra! biasanya dalam bentuk yang sederhana tetapi mempunyai kekuatan yang baik& *ra! sangat banyak jenis dan macamnya karena dalam pembuatan tra! tergnatung kepada kreasi sur&i&or& "ita akan membahas lima jenis tra! yang sering digunakan& 1. Trap Men))ant&n) ,Hanging SnarePerangkap model menggantung ini biasanya meman9aatkan $ a) "elenturan dahan pohon&
)-

b) Patok yang diberi lekukan dan dihubungkan dengan tali& c) Tali laso yang lalu menghubungkan dahan pohon yang lentur dengan patok sehingga apabila laso goyang maka tali pada patok akan lepas dan dahan pohon akan menarik hingga akhirnya tali akan menjerat& Perangkap ini ditujukan untuk menangkap binatang yang cukup besar seperti $ kelinci ayam bebek dan lain lain&

. Trap Tali Se'erhana 1ntuk binatang yang berukuran kecil seperti burung dapat digunakan perangkap tali sederhana yang diletakan di atas tanah ataupun digantung& Tali laso yang telah diberi umpan diikatkan pada dahan pohon atau batu yang berat& #ehingga apabila hewan telah terjerat tidak bisa pergi kemana8mana lagi&

(. Trap L&2an) Penjerat Perangkap ini adalah modi9ikasi dari perangkap tali dan perangkap lubang& Perangkap ini terdiri dari $
);

a) Tali laso yang diikatkan pada dahan pohon yang kuat dan diletakan mendatar& b) 5ubang perangkap yang digali kedalamannya disesuaikan dengan hewan yang akan ditangkap& Mulut lubang disamarkan dengan dedaunan dan laso diletakan di atas dedaunan tersebut& c) .iberi umpan di atas dedaunan ditengah laso&

4. Trap Menim.a Perangkap lain yang ditujukan untuk menangkap binatang kecil lainya adalah perangkap menimpa& Perangkap ini meman9aatkan berat kayu untuk menindih& Model ini dikenal dengan nama :ead all Snare& Yang diperlukan dalam pembuatan perangkap ini adalah $ a) !atang pohon besar ditumpukan pada kayu pohon lainya yang saling menopang& b) "ayu pohon penopang yang saling berhubungan dengan batang pohon besar dan jika salah satu tersenggol maka yang lain akan jatuh dan menimpa& c) 1mpan yang diletakan dekat dengan kayu pohon penopang dan apabila tergerak maka kayu pohon penopang akan bergeser sehingga batang pohon besar akan jatuh menimpa&

5. K*m2ina%i Trap L&2an) 'en)an Trap Menim.a


)2

Perangkap ini merupakan kombinasi bentuk lubang perangkap dan perangkap menimpa& Perangkap ini terdiri dari $ a) !atang pohon besar untuk menimpa mangsa& b) "ayu pohon yang saling menopang& c) 1mpan& d) 5ubang perangkap lengkap dengan samarannya& Dara kerjanya hampir sama dengan tra! menimpa tetapi ketika mangsa tertimpa batang ia akan langsung masuk ke lubang&

5.4 Air Air merupakan kebutuhan pokok manusia& "ebutuhan manusia akan air lebih besar daripada kebutuhan manusia akan makanan& Manusia bisa bertahan hidup kurang lebih sepuluh hari tanpa makanan& Tetapi tanpa air menusia akan sulit bertahan lebih dari tiga hari& <leh karena itu kebutuhan akan air mutlak didapatkan oleh sur&i&or& 1ntuk mendapatkan air sur&i&or harus pandai dalam menganalisis medan disekitarnya mencari apa saja yang dapat diman9aatkan untuk mendapatkan air& Manusia memerlukan air setidaknya seperempat liter sehari untuk minum& .i daerah hutan tropis sebenarnya tidak sulit untuk mendapatkan air& "ita bisa mendapatkan air dari sungai mata air dan selokan kecil genangan air di cekungan batu dan sebagainya& Tetapi pertanyaannya apakah air tersebut dapat diman9aatkan untuk kebutuhan metabolisme manusia@ Maka dari itu perlu pengetahuan dalam mencari air untuk diminum dan dimasak& !erdasarkan sumbernya air dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu air langsung dan air tak langsung& Air langsung berarti air bersih yang dianggap aman untuk diminum saat itu juga& Dontoh air yang langsung dapat diminum adalah $ air sungai mata air air hujan yang telah ditampung dan lain lain& Air langsung mempunyai ciri 9isik yang bersih jernih tidak
*:

berwarna dan tidak berbau& "ecuali air yang ditemukan melalui buah atau tumbuh8tumbuhan seperti buah kelapa&Tetapi air langsung belum tentu juga dapat diminum sekaligus& "arena dikhawatirkan bahwa air itu telah tercemar pupuk kebun penduduk pestisida atau bahan kimia lainya& Maka dari itu sebaiknya diteliti dengan seksama terlebih dahulu sebelum meminumnya& Air tak langsung adalah air yang digolongkan menjadi air yang masih memerlukan proses untuk diminum& #umbernya terdapat di selokan kecil genangan air atau dari tumbuh8tubuhan seperti kantung semar& Mengetahui sumber air sangat penting karena kita dapat memprioritaskan air mana yang akan kita simpan di tempat minum untuk diminum dan air mana yang akan kita simpan di tempat air lain untuk mencuci bahan makanan kita& Misalnya seorang sur&i&or akan lebih merasa percaya diri apabila meminum air dari mata air daripada meminum air yang ditemukan dari genangan air di bebatuan& "arena dari 9isiknya memang air dari mata air memang lebih jernih& #edangkan air dari genangan belum tentu jernih dan biasanya terdapat sarang serangga yang bertelur di genangan air itu& Maka lebih baik air itu dipakai untuk keperluan lain selain diminum& Yang tak kalah penting adalah perasaan yakin akan kebersihan air yang akan kita minum& "arena perasaan tidak yakin akan kebersihan air yang kita minum akan memberikan sugesti dan menjadikan gangguan kepada diri kita sendiri& 1. Air lan)%&n) !erikut adalah sumber air yang dapat diman9aatkan untuk kebutuhan sur&i&al $

a- !&jan Apabila turun hujan ketika sedang ber8sur&i&al maka sebaiknya kesempatan ini dipergunakan sebaik8baiknya untuk menampung air sebanyak8banyaknya& 1ntuk menampung air hujan kita dapat meman9aatkan daun yang lebar bambu dan sebagainya& 2- Tanaman Tanaman rambat dan rotan banyak dijumpai di pegunungan dan hutan rimba& Pilihlah tanaman rambat (akar gantung) yang masih segar& 5alu potonglah bagian bawah dari tanaman itu agar air yang terkandung di bagian atas tanaman dapat menetes ke bagian bawah lalu air yang menetes ditampung di
*%

penampungan& #etelah itu baru potong bagian atasnya dengan jarak saru sampai satu setengah meter dari bagian bawahnya& Tanaman rambat ini dapat ditemukan di pohon8pohon besar& .an satu pohon dapat diambil beberapa tanaman rambat& #ebenarnya air yang didapat dari tanaman rambat ini sedikit tetapi cukup untuk membasahi tenggorokan& c- Air %&n)ai 'an mata air "ebanyakan air sungai yang d hutan dapat langsung diminum& Tetapi harap diteliti sebelumnya apakah di sekitar sungai itu terdapat pembuangan kotoran atau limbah& '- Air $ela.a Air kelapa merupakan penghapus dahaga yang baik& Air kelapa yang baik adalah kelapa yang masih muda& !iasanya satu buah kelapa berisi air sebanyak hampir satu liter& 1sahakan apabila kita meminum air kelapa harus yang masih baru atau kelapa hasil memetik sendiri& "arena apabila kelapa yang sudah terjatuh biasanya telah tua dan airnya tidak enak dan terkadang bau& !ahkan kemungkinan kelapa yang sudah jatuh adalah bekas makanan bajing maka disangsikan kebersihannya& e- K*n'en%i Tanah Dara lain dalam medapatkan air adalah dengan meman9aatkan kondensi tanah& 4al ini meman9aatkan uap air tanah dan kemudian ditampung di suatu tempat& Daranya sebagai berikut $ %& /alilah tanah dengan kedalaman kira8kira setengah meter& '& /elarlah plastik untuk menutupi lubang tersebut& .an ujung8ujungnya ditahan agar plastik tersebut menutup lubang dengan rapat& (& !eri pemberat di tengah plastik agar plastik agak menjorok ke dalam& )& #ebelumnya letakan wadah penampung air di tengah B tengah lubang& *& !iarkan seharian& . Air ti'a$ lan)%&n) !erikut adalah sumber air yang dapat kita man9aatkan tetapi harus kita dibersihkan terlebih dahulu& a- L&2an) air Air yang berada di tempat ini biasanya bercampur dengan lumpur potongan ranting atau dedaunan& 1ntuk meman9aatkannya kita perlu membersihkan dedaunan di permukaan air dengan cara dipungut langsung& #etelah itu diendapkan beberapa saat agar air tidak bercampur dengan lumpur& #etelah itu kita dapat melakukan proses penyaringan& Proses ini akan diterangkan lebih lanjut dimuka&
*'

2- Air 0an) men))enan) Air yang menggenang dapat diman9aatkan setelah dilakukan proses penyaringan& Air ini biasanya terdapat di saluran selokan yang telah mengering celah antara batu karang cekungan tanah?batu atau tunggul8tunggul pohon yang telah mati& !erikut adalah cara menyaring air $ %& .engan kaos berlapis& 5ebih baik apabila kaos itu berwarna putih sehingga apabila kotor dapat terlihat dan dapat dibersihkan terlebih dahulu& '& .engan cara melewatkan air ke dalam rongga bambu yang telah dipotong di kedua ujungnya& .i dasar bambu diberi penyaring seperti kerikil ijuk rumput kering atau daun kering& Air keruh juga dapat diman9aatkan setelah dilakukan proses pengendapan selama dua puluh empat jam di tempat bersih& Apabila air yang telah diendapkan masih telihat atau terasa kotor maka dapat dilakukan proses penyaringan beberapa kali& Tetapi cara yang paling aman untuk mendapatkan air bersih adalah setelah dibersihkan lalu air dimasak sampai masak& Dara lain untuk mendapatkan air bersih adalah dengan membersihkan air yang keruh dengan mencampurkan +at8+at pembersih air yang dapat kita dapatkan di toko kimia& Dara itu sebagai berikut $ %& Dampurkan tablet 4ala+one dengan air dan tunggu sepuluh sampai lima belas menit& '& Dampurkan dua hingga tiga tetes Iodine dengan seperempat liter air& Air dapat diman9aatkan setelah tiga puluh menit& (& Dampurkan beberapa butir garam abu permanganate dengan air secukupnya& Ceaksi sterilisasi dapat dilihat kira8kira dalam tiga puluh menit& )& Dampurkan bubuk pembersih (A/#) yang dijual di pasaran dengan air secukupnya& 5.5 7eja$ 'an I%0arat #alah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh seorang sur&i&or untuk terlepas dari keadaan sur&i&al adalah membuat jejak dan isyarat& .engan harapan bahwa ada tim #AC yang akan menerima dan mengerti pesan kita& .an akhirnya kita dapat terselamatkan& Membuat jejak dan isyarat memerlukan tekhnik tertentu agar tim #AC dapat mengerti maksud dari jejak dan isyarat yang kita buat& !ahkan ada beberapa sandi internasional untuk

*(

memberikan pesan dengan menggunakan media tertentu atau bahasa tubuh& Tanda yang biasa digunakan sebagai kode isyarat pertolongan adalah dari barang8barang yang berwarna mencolok dari daerah di sekitarnya agar mudah terlihat& Atau dapat digantungkan di pucuk pohon tertinggi agar #AC udara dapat mengidenti9ikasinya& Dara lainya adalah dengan menjemur pakaian yang berwarna mencolok di batu8batuan sungai& Dara ini dinilai e9ekti9 karena biasanya tim #AC akan menyisir daerah sungai untuk mencari korban& Maka dari itu dalam melakukan perjalanan ke hutan sebaiknya kita membawa barang atau pakaian yang warnanya mencolok seperti warna kuning dan lain8lain&

BAB 8 BOTANI DAN <OOLOGI PRAKTIS Mempelajari botani dan +oologi praktis dianggap penting untuk mengenal jenis tumbuhan dan hewan yang dapat diman9aatkan sebagai makanan darurat ( sur&i&al oot) atau obat8 obatan& #elain itu kita dapat mengenal jenis tumbuhtumbuhan dan
*)

hewan yang harus dijauhi karena beracun berbisa atau dapat mengancam keselamatan jiwa& 8.1 B*tani Dara menguji makanan yang belum dikenal $ %& Periksa secara teliti& Pastikan bahwa tanaman tersebut tidak kotor?berlumpur atau dimakan cacing& !ebrapa tanaman ketika tua berubah menjadi racun karena adanya +at kimia '& Dium& Cemas?hancurkan sebagian kecil dari tanaman tersebut& 7ika baunya seperti almond yang pahit atau buah persik (bau busuk) maka buang& (& Iritasi kulit& gosokkan sedikit atau tekan beberapa air?getah tanaman tersebut ke bagian tubuh yang lembut atau lunak (seperti lengan antara ketiak dan siku)& 7ika ada iritasi buang& )& !ibir mulut lidah& 7ika tidak ada reaksi pada langkah ( lanjutkan dengan langkah berikut $ a& letakkan sedikit sample tanaman pada bibir b& letakkan sedikit sample tanaman pada sudut mulut c& letakkan sedikit sample tanaman pada bagian atas lidah d& letakkan sedikit sample tanaman pada bagian bawah lidah e& kunyah sedikit sample 9& Tunggu hingga * menit& 7ika ada iritasi?ketidaknyamannan !1A0/ E *& Makan dalam jumlah yang sedikit dan tunggu sekitar * jam& #elama masa * jam ini jangan makan atau minum makanan yang lain& !agian yang dapat dimakan yang dapat meberikan energi yang cukup adalah umbi (umbi akar atau umbi batang) buah biji dan daun& Diri tumbuhan yang dapat dimakan $ a& !agian tumbuhan yang masih muda b& Tumbuhan yang tidak mengandung getah c& Tumbuhan yang tidak berbulu d& Tumbuhan yang tidak berbau kurang sedap e& Tumbuhan yang dimakan oleh mamalia 5angkah8langkah yang perlu dilakukan bila akan memakan tumbuhan& %& Makan tumbuhan yang sudah dikenal '& Makan jangan hanya satu jenis tumbuhan (& #ebaiknya jangan makan buahnya yang berwarna mencolok karena menngandung racun alkaloid )& Dara memakan pertama dengan mengoleskan sedikit ke bibir dan di tunggu reaksinya&!ila tidak terasa aneh (panas pahit gatal) berarti cukup aman& *& Yang paling baik adalah dengan terlebih dahulu memasak bagian tumbuhan yang akan dimakan& Tumbuhan obat dapat dikelompokkan menjadi dua $ %& .imakan atau di minum contoh $
**

!ratawali (Anamitra coccullus) tumbuhan merayap& Terdapat dihutan kampung& !atangnya di rebus rasanya pahit& "egunaan $ untuk anti demam malaria pembersih luka penambah na9su makan& b& "ejibeling?ngokilo (Strobillatesses ) tumbuhan semak dihutan& .aunnya dimasak untuk obat pinggang dan in9eksi?keracunan pada pencernaan& c& #embung?sembung manis ("lumen alsmi ira)& 7enis rumputan terdapat pada padang rumput yang banyak angin& .aunnya diseduh dengan air panas dapat digunakan untuk sakit panas dan sakit perut& '& Tumbuhan obat luar untuk luka a& /etah pohon kamboja untuk menghilangkan bengkak& /osok getah pada bagian yang bengkak biarkan ') jam bersihkan dengan minyak kelapa kemudian air hangat& b& Air rebus bratawali untuk mencuci luka juga air batang pohon randu& c& .aun #ambiloto atau daun Ploso di tumbuk halus untuk anti sengatan kalajengking& Tumbuhan berguna lainnya a& Tumbuhan penyimpan air seperti $ tumbuhan beruas (bambu rotan) tumbuhan merambat kantong semar kaktus batang pisang dll& b& Tumbuhan pembuat atap?pelindung $ daun nipah aren sagu daun pisang dll& c& Tumbuhan pengusir ular dan serangga lainnya $ lemo& d& Indikator air bersih $ tespong selada air& Tumbuhan beracun a& /etah pohon paku putih dapat menyebabkan kebutaan b& /etah pohon rengas ingas?semplop sangat berbahaya sebab merusak jaringan c& /etah jambu monyet menyebabkan gatal8gatal d& !uah aren mentah menyebabkan gatal8gatal e& "ecubung 9& .aun 9ulus menyebabkan gatal dan panas !ila kita menemukan jamur di hutan sebaiknya jangan di makan karena sulit membedakan yang dapat dimakan atau tidak& #elain itu kadar kalori jamur sangat rendah karena tubuh jamur banyak mengandung air& Pedoman umum yang dapat digunakan untuk menentukan jamur yang dapat dimakan $ a& tidak berwarna mencolok b& tidak bercahaya c& tidak memiliki gelang pada tangkainya d& tidak berbau e& tidak memberi e9ek hitam jika disentuh benda8benda perak

a&

*,

Pedoman seperti itu sebenarnya kadang sangat berbahaya& !anyak jamur yang memiliki ciri8ciri diatas justru mengandung racun& Dontoh $ Amanita Phalloder Amanita Perna Amanita Pirosayang berwarna putih bersih memiliki racun mematikan& "etiga jamur tersebut jika dimakan setelah (: menit kemudian akan mengakibatkan perut sakit sekali& !ila tidak segera diatasi ,8; jam kemudian akan menemui ajal& 8. <**l*)i #ebagai seorang pecinta alam mengetahui serta mempelajari +oologi praktis adalah sangat penting apalagi saat keadaan sur6i6al& Pengetahuan tersebut dapat diman9aatkan untuk mendapatkan makanan darurat (Sur&i&al Cood)& !agian ini erat kaitannya dengan materi sur6i6al& 4utan yang ada di Indonesia umumnya berupa hutan hujan tropis& "arakteristik dari hutan hujan tropis ini terutama di dataran rendahnya adalah $ a& #uhu rata8rata tinggi tidak ber9luktuasi banyak& b& "eanekaragaman organisasi yang tinggi baik hewan maupun tumbuhannya& c& !anyak pohon tinggi dengan akar !arien (akar papan) dengan tumbuhan epi9it dan leiana& Perlu diketahui bahwa binatang sangat berbeda sekali cara hidupnya dibanding dengan tumbuhan& Dara? pola hidup dari binatang adalah selalu dinamis (bergerak) dan selain itu pula binatang juga biasanya mempunyai si9at pemalu dan penakut sehingga sukar dan jarang ditemui di hutan8hutan& 1ntuk mengatasi hal tersebut diatas kita tidak cukup hanya mempelajari dari pengenalan bentuk dan mor9ologinya tetapi juga perlu mengenal habitat (tempat tinggal) si9at8si9at hidupnya dan makanannya& .alam keadaan sur6i6al yaitu dalam keadaan terpaksa masalah yang terpenting adalah bagaimana kita dapat meman9aatkan sumber alam yang ada di hutan untuk dimakan serta menghindari segala sesuatu yang dapat membahayakan ? mengancam diri kita& 1ntuk itu diperlukan pengenalan terhadap organisma8organisma di huatan baik tumbuhan maupun binatang nya yang dapat diman9aatkan jika berguna dan atau dihindari jika berbahaya& 1mumnya binatang8binatang yang ada di hutan dapat dimakan akan tetapi ada juga yang tidak dapat dimakan karena beracun atau berbisa& Yang berbisa pun dapat kita makan asalkan kita mengetahui letak dan atau bagian8bagian yang berbisa sehingga kita dapat menghilangkannya& .emikian pula halnya dengan binatang yang hidup di air (sungai rawa dan laut)& Penting diketahui bagi seorang 4impala jangan terlalu mengharapkan mendapatkan makanan yang cukup dan berkualitas
*-

dari hutan& .ianjurkan jika kita melakukan eksplorasi ke hutan maka kita harus menyediakan makanan yang cukup atau setidak8 tidaknya makanan pokok& "alau mengharapkan makanan dari hutan paling banyak hanya makanan tambahan atau pelengkap saja& 8. .1 Binatan) "an) Da.at Dima$an .isini kita akan membagi binatang yang dapat dimakan menjadi ; jenis binatang yaitu $ !angsa !elalang jangkrik dan kasiuL cacingL udangL mamaliaL bangsa burungL binatang melataL amphibia dan bangsa ikan& a& !elalang !elalang daun (Tettigonidae) sering dijumpai di semak8semak tidak terlalu sulit ditangkap& !aik stadium muda atau dewasa dikonsumsi dengan cara dibakar lalu dimakan& .i daerah sumatra barat dan di Aceh ada jenis belalang yang cukup disukai dan merupakan sumber protein yang cukup baik& Pengolahannya dengan cara dibakar yang selanjutnya dapat dikomsumsikan untuk berbagai jenis makanan& 7angkerik (/uyllusbimaculatus)L "asir (!rachitrupes portentosus) dapat pula dimakan dengan membakarnya terlebih dahulu& b& Dacing 7enis cacing yang jelas dapat dimakan adalah cacing U#ondariV& Dacing ini ukurannya besar gerakannya lambat dan hidup di paku sarang burung (Asplenium nidus) yang menempel pada batang pohon& #aat setelah hujan cacing ini biasanya jatuh ke tanah& Adapun cara mengkomsumsikannya adalah $ 4ilangkan isi perutnya selanjutnya terserah E .i hutan tropis Irian 7aya cacing ini hidupnya di dalam pohon8 pohon yang telah lapuk dan merupakan makanan UkebesaranV untuk penerimaan tamu atau dalam upacara8 upacara adat karena rasanya yang sangat le+at& c& 1dang !inatang ini umumnya terdapat di daerah yang mengandung air seperti $ sungai rawa dan laut& 1ntuk di sungai8sungai biasanya nongkong di bawah batu8batu& Dara menangkapnya balikkan batu tersebut dan jika udang tersebut terlihat dengan gerakan yang cepat tangkap dan kena & 1ntuk udang8udang yang hidup dilaut biasanya terlihat jelas dipantai yang berpasir dan jernih begitu juga untuk yang hidup dirawa8rawa& d& Mamalia 1mumnya binatang yang menyusui ini dapat dimakan terutama dagingnya& 4anya ada beberapa janis dari mamalia ini yang kelen0arn)a bau yang ber9ungsi untuk mempertahankan hidup dari musuh8musuhnya& Mamalia tersebut misalnya $ 8 Tikus busuk atau cecurut (#uneus murinus) yang letak kelenjar baunya ada di mulut&

*;

e&

9&

g&

h&

#igung? Teledu (7a6anensis) yang letak kelenjarnya ada pada bagian ekor& .engan demikian maka untuk mamalia yang mempunyai UkerumitanV ini jarang sekali orang mau memakannya& !angsa !urung (A6es) Pada umumnya daging dan telornya dapat dimakan& Ada beberapa burung yang makanannya dari buah8buahan dan biji8 bijian yang beracun sehingga besar kemungkinan jika ada bagian tertentu dari tubuhnya dimakan maka dapat mengakibatkan mabok misalnya dari jenis $ 8 7enis burung "uau (Poliperton sp) 8 7enis burung "ua8kua Dermin (Arbusianus sp) 8 7enis burugn Cangkong (!uceros) Enggang (Aceros) dan lain8 lain !inatang Melata (Ceptilia) %& Penyu 5aut .ari sekian banyak jenis penyu laut ini hanya jenis Dhelonia mydas saja yang paling banyak digemari orang termasuk telornya& Yang lainnya pun masih dapat dimakan termasuk penyu raksasa penyu !limbingan dan lain8lainnya& '& Penyu .arat !inatang ini dapat dimakan tapi sebelumnyanya buanglah dulu ususnya karena kemungkinan penyu ini telah memakan daging beracun& (& /olongan 1lar #ebelum memakannya buanglah terlebih dahulu kepalanya (secara umum) tetapi untuk beberapa jenis ular seperti ular cabe hanya %?( dari bagian tubuhnya yang dapat dimakan karena kemungkinan adanya racun (bisa)& )& /olongan Decak 7enis !uaya dan biawak dapat dimakan termasuk telornya juga untuk cecak dan tokek dapat pula dimakan dagingnya& Amphibi (Amphibia) #ecara umum bangsa katak dapat dimakan dagingnya terutama katak 4ijau& Tetapi ada beberapa jenis katak (misalnya katak !angkok) pada bagian kulitnya terdapat kelenjar racun (bintik8bintik) maka hilangkan dulu kulitnya sebelum dikonsumsikan& !angsa Ikan (Pisces) #emua daging ikan dan telornya dapat dimakan& Ada beberapa ikan yang tidak dapat dimakan karena beracun tetapi jika tau letak racunnya dapat saja dimakan& %& Ikan Yang !eracun .apat dilihat pada bab III di depan& '& Ikan Yang .apat .imakan 8 !angsa "epiting usang ketam kenari dan ketam kepala&
*2

8 8

7enis Moluska (binatang bertubuh lunak) tapi jika terlalu banyak dapat memabukkan& 7enis Echinodermata (binatang berkulit duri) yang dapat dimakan hanya isinya saja khusus untuk Tripang kulitnya dapat dimakan dengan jalan dikeringkan dahulu&

8. . Binatan) Ber2i%a Ata& Berac&n 8. . .1 #lar 1lar secara umum dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu $ ular berbisa dan ular tidak berbisa& !erdasarkan pembagian ini maka kita dapat pula menspesi9ikasikan bagian itu& b& 1lar !erbisa .ilihat dari bentuk dan mor9ologinya ular berbisa dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu $ bertaring dimuka (berbisa kuat) dan bertaring dibelakang (berbisa relati9 lemah)& Dontoh ular berbisa tersebut adalah $ 1lar Dobra? ular sendok (0ayakarna) 1lar 4ijau? !ungkalaut 1lar !elang? 3elang (!ungarus Pasciatus) 1lar Dabe? 1lar Dabe Merah (Matikora8intestinalis) 1lar Tanah? !elandotan (7awa)? /ibug (#unda) #elain ular8ular ini di Indonesia masih banyak terdapat beberapa jenis lagi ular yang berbisa tetapi jumlahnya hanya sedikit& 5etak bisa ular8ular ini terletak di bagian kepalanya (kelenjar bisa) kecuali ular Dabe yang sepertiga (%?() badannya (dari kepala) mengandung kelenjar bisa& c& 1lar Tidak !erbisa 1lar yang tidak berbisa sam asekali tidak bertaring& 1ntuk ular jenis ini di Indonesia yaitu $ 1lar #anca (Piton 0olurus) dan (Piton Ceticulatus) 1lar Tikus (Elaphe Cadiata) 1lar Ekor 4itam (Elaphe Ala6olincauta) 1lar Picung (0atriM #abuniata) 1lar Tampar (Ahaietulla Pictta) 1lar Air (0atriM Trianggulera) 1lar Pelangi (Wenophelis 1nicolor) 1lar adalah binatang berdarah dingin oleh karena itu daerah hidup ular secara umum lebih menyukai hidup di daerah yang panas tetapi cukup basah& "arenanya populasi terbanyak dari ular adalah di daerah semak8semak belukar daerah rawa8rawa daerah aliran sungai persawahan ataupun di daerah pantai dan di dataran rendah& 4al8hal lain yang tidak lepas pula pengaruhnya adalah daerah hidup dari mangsa8mangsanya (binatang santapan) ular itu sendiri)&
,:

8. . .

K&ra6K&ra Darat !inatang ini dapat dimakan tetapi untuk masa8masa tertentu kemungkinan akan beracun (setelah makan jamur beracun misalnya) yang dapat mengakibatkan mabok atau lebih parah lagi menimbulkan kematian& 8. . .( Arach*i'ea 'an Miria.*'a 7enisnya antara lain $ kalajengking ketonggeng kaki seribu kelabang dan lain8lain& 5etak bisanya ada pada bagian ekornya misalnya kalajengking dan ketonggeng& Tetapi untuk jenis kaki seribu bisanya terletak pada bagian kepala& 7adi setelah dihilangkan bisanya lalu dibakar di atas api maka dapat dimakan& 8. . .4 7eni% In%e$ta Terdiri dari $ Tawon 5ebah Pepanti dan lain8lain& !inatang8 binatang ini menyengat dengan ekornya (pantatnya)& 1ntuk emmakannya secara umum adalah kita tidak mengambil yang tua tetapi masih berbentuk lar6a (ulat) lalu dimakan setelah dimasak terlebih dahulu& 8. .( Binatan) Air "an) Berac&n Ada juga yang beracun yaitu Penyu 3au Amis (Eretmochelys8Imbricata) dan penyu Pasiran (5epidochelys Dli6acoa) yang jika kita makan dapat menyebabkan mabok& 8 Mimi (Arachoidea yang dilaut) !agi nelayan dapat dimakan karena mereka mengetaui masa perkelaminannya& .i ujung ekornya terdapat alat penyengat yang berbisa& 8 7enis Ikan Ducut .agingnya dapat dimakan tetapi hanya hatinya terlalu banyak mengandung 6itamin A sehingga dapat menyebabkan mabok& 7enisnya antara lain $ Darcharias /laucus /aleus Danis dan lain8 lain& 4anya para nelayan yang tahu masa perkelaminannya (masa beracunnya) antara lain $ #iluruh !aginus #ilurus Militaris #chi+otraM intermedius Abramia !rama 5ebias Dalarimata Dlupea 6enemasa Tinca 6ulgaris Tetraodon 4ispidus (ikan buntal) dan lain8lain& "emungkinan beracun antara lain $ #erranus Cupestris #erranus Dhatabuli dan lain8lain& 8. .4 Te$ni$ Dan Cara Penan)$a.an 8. .4.1 Penan)$a.an #lar a& Penangkapan 1lar .engan Alat 1lar dapat ditangkap dengan cara menekan kepalanya dengan suatu alat contohnya kayu penjerat dan lain8lain& .engan cara penangkapan ini ular dapat ditangkap dengan hasil mati atau hidup hal ini tergantung pada ketukannya& Apabila dengan cara dibunuh maka banyak ragam caranya hanya perlu diperhatikan
,%

masalah segi8segi keamanan bagi kita ketika proses penangkapan berlangsung& 4al8hal yang perlu diperhatikan adalah $ 4ati8hati terhadap beberapa jenis ular apabila berada dalam posisi menggulungkan diri karena dalam posisi seperti ini berarti siap untuk menyerang& 4ari8hari terhadap semburan ular kobra bagian yang 6italnya (mematikan) adalah kepala& 7angan ragu8ragu serta mempunyai perasaan yang tidak8tidak yang dapat membahayakan diri sendiri& /erakan kita harus cepat dan tepat& 7angan menangkap ular yang besar di dalam air& b& Menangkap 1lar .engan Tangan Terbuka /unakan alat pelindung tangan seperti $ jaket baju tebal topi dan lain8lainnya& 5alu ganggu ular tersebut dengan tangan yang terlindung sehingga dia marah dan menyerang bagian tersebut& Pada posisi menyerang atau pun ular itu menggigit benda pelindung tersebut tangkaplah ular itu tepat dan jangan ragu8ragu sedikitpun& Memegang ular yang hidup selalu di pegang bagian lehernya& 1ntuk ular yang besar selain dipegang lehernya juga bagian ekornya& c& Pengolahan 1lar #etelah .itangkap Potong dan buang bagian kepalanya untuk jenis ular berbisa terutama untuk jenis ular cabe buang %?( bagian badan ke arah kepala dan ke arah ekornya& !elah bagian bawah badan (perut) dan keluarkan bagian isi perutnya& .i bagian kepala yang dipotong kuliti sebagian kulitnya sehingga cukup untuk dipegang lalu tarik bagian kulit dan badan ular itu berlawanan arah sampai terkelupas seluruhnya& 1lar tersebut kini telah siap untuk diolah baik dibakar digoreng maupun dikonsumsikan menjadi makanan yang siap untuk disajikan yang tak kalah le+atnya dibandingkan dengan daging biasa (ayam sapi dan kambing)& 8. .4. Menan)$a. B&a0a Dara menangkap buaya dengan tidak menggunakan senjata api pakailah pancingan dengan umpan daging yang sudah busuk agar tercium baunya atau umpan dengan anak kera anak anjing yang masih hidup (untuk terdengar rintihannya)& Tali sedikit dipanjangkan tapi umpan tidak dimasukkan ke dalam air& #etelah diumpan selami dibawahnya dan tikam bagian perutnya& !ila buaya ada di pantai harus digiring terlebih dahulu ke daratan jadi menggiringnya dari pantai ke darat&

,'

8. .4.( Menan)$a. Bia3a$ .engan cara dikejar lalu ditangkap& Tetapi karena biawak itu cepat larinya dan masuk ke dalam air maka ada satu cara yang tepat& Mengingat makanan dari biawak ini (daging atau sesuatu yang berbau darah) kita dapat mengambil sedikit darah apa saja lalu kita campur dengan batu kerikil ditabur dimana biawak biasa berada& "arena ada makanan yang dapat dimakan maka batu yang bercampur dengan darah itu akan dimakan hingga habis sebegitu banyaknya batu kerikil yang dimakan sehingga dia tidak bisa lari dengan cepat lagi& #elain itu biawak juga dapat juga dipancing seperti memancing buaya& 8. .4.4 Menan)$a. Ceca$= Ka'al= B&n)l*n 'an lain6lain Penangkapan binatang ini tidak lah boleh dikejutkan harus perlahan8lahan dari arah belakang& 8. .4.5 Menan)$a. B&r&n) Menggunakan getah nangka atau getah lainnya yang dapat melekat& 5ilitkan dengan sebatang kayu kecil lalu letakkan dimana kebiasaan brung8burung itu hinggap& #elain cara itu dapat pula dengan menggunakan jaring& 8. .4.8 Menan)$a. I$an Menggunakan jaring jala pancing dan lain8lain&

,(

BAB ; AR#NG 7ERAM ;.1 Pen'ah&l&an Arung jeram adalah suatu akti9itas pengarungan bagian alur sungai yang berjeram?riam dengan menggunakan wahana tertentu& Pengertian wahana dalam pengarungan sungai berjeram ? riam yaitu sarana ? alat yang terdiri dari perahu karet kayak kano dan dayung& Tujuan berarung jeram bisa dilihat dari sisi olah raga rekreasi dan ekspedisi&7adi dengan demikian kita dapat de9inisikan bahwa olah raga Arung 7eram (3hite 3ater Ca9ting) merupakan olah raga mengarungi sungai berjeram dengan menggunakan perahu karet kayak kano dan dayung dengan tujuan rekreasi atau ekspedisi& Arung jeram sebagai olah raga kelompok sangat mengandalkan pada kekompakan tim secara keseluruhan& "erja sama yang terpadu dan pengertian yang mendalam antar awak perahu dapat dikatakan sebagai 9aktor utama yang menunjang keberhasilan melewati berbagai hambatan di sungai& Tak dapat dibantah bahwa Arung 7eram merupakan olah raga yang penuh resiko (high risk sport)& 0amun demikian setiap orang mampu melakukannya 8 asalkan dia dalam kondisi =baik>L baik dalam arti pemahaman teknis kemampuan membaca medan secara kogniti9 dan sehat 9isik dan mental& 7adi arung jeram adalah olah raga yang menuntut keterampilan& 1ntuk itu sangat membutuhkan waktu untuk berkembang& Perkembangan ke arah mencapai kemampuan yang prima hanya mungkin apabila mau mempelajari si9at8si9at sungai serta bersedia melatih diri di tempat itu& "ecuali perlu mengembangkan pengetahuan mengenai si9at8si9at sungai wajib pula berlatih berdayung berkayuh di sungai& Implikasinya butuh mengembangkan kemampuan 9isik agar selalu mencapai kondisi seoptimal mungkin& 4al lain yang patut diingat adalah berlatih cara8cara menghadapi keadaan darurat di sungai& 4al ini penting untuk melatih kesiapan kemampuan dan kepercayaan diri apabila memang harus menghadapinya& ;. Peralatan Dan Perlen)$a.an Peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam arung jeram dibedakan menurut kebutuhan kelompok?regu dan lamanya waktu mengarungi sungai yaitu sebagai berikut$ ;. .1 Peralatan Re)& ;. .1.1. Perah& Karet

,)

Perahu karet (In9latable Ca9t) untuk keperluan olah raga arung jeram dibuat dari bahan karet sintetis sedemikian rupa sehingga kuat tetapi tetap elastis& 4al ini dimaksudkan untuk menahan dari goresan dan benturan batu8batu sungai& !entuk dan rancangan bagian buritan dan baluan dibuat agak mencuat agar air tidak mudah masuk dan mampu menjaga kestabilan perahu ketika melewati ombak besar& !iasanya perahu terdiri dari beberapa bagian tabung udara hal ini dimaksudkan apabila salah satu tabung perahu bocor ?pecah maka untuk suatu saat tertentu perahu masih dapat mengapung& 1kuran panjang dan lebar perahu biasanya ' berbanding % dan ini sangat tergantung pada kapasitas berat maksimum muatan perahu tersebut&

;. .1. . Da0&n) .ayung sebagai alat kayuh pada olah raga arung jeram sedapat mungkin dibuat dari bahan yang kuat tetapi ringanL misalnya kayu mahogany dan kombinasi antara 9iberglass dan aluminium& .ayung yang dipergunakan oleh awak perahu panjangnya berkisar antara ) * 8 , kaki& Tetapi umumnya adalah * 8 * * kaki& #esungguhnya 9aktor penentu ukuran panjang dayung ada tiga hal yaitu $ besar badan dan kekuatan awak diameter tabung perahu dan 9ungsinya sebagai pendayung awak atau pendayung kemudi atau kapten& Tanpa memandang besar tubuh awak perahu dan ukuran perahu dayung yang digunakan oleh kapten adalah * * 8 , kaki sedangkan untuk awak perahu ukurannya lebih pendek&

,*

;. .1.(. P*m.a Dan Peralatan Re.ara%i Pompa yang digunakan untuk mengisi tabung8 tabung udara perahu harus selalu dibawa pada saat mengarungi sungai& #ebab hal itu untuk menjaga bila udara dalam tabung8tabung itu berkurang ? kempes& .imaksudkan dengan peralatan reparasi berkaitan dengan reparasi pompa dan perahu (karena sobek berlubang dan lain8lain)& ;. .1.4. Tali Perahu karet dilengkapi tali jenis karmantle sepanjang ): meter yang digunakan sebagai $ tumpuan kaki pengaman awak perahu dan tali jangkar& ;. .1.5 Peta S&n)ai !iasanya digunakan adalah topogra9i sungai& !erman9aat sebagai petunjuk memperkirakan situasi medan dan kondisi sungai yang akan diarungi juga daerah aliran sekitar sungai tersebut& ;. .1.8 Em2er Pla%ti$ Ata& Ga0&n) .igunakan untuk menimba air yang masuk ke dalam bagian dalam perahu& !iasanya penggunaan ember ? gayung ini dilakukan apabila air yang masuk masih relati9 sedikit& !ila sudah terlalu banyak untuk membuangnya lebih e9isien dengan membalikkan perahu yang tentunya terlebih dahulu perahu tersebut dibawa ke tepi& Pentingnya membuang air yang masuk ke dalam perahu ini adalah agar perahu mudah dikendalikan& ;. .1.; Perlen)$a.an PPPK Mutlak harus dibawa& 7enis dan jumlah obatnya dapat disesuaikan dengan kondisi medan dan kebutuhan selama mengarungi sungai&
,,

;. . . Perlen)$a.an Pri2a'i ;. . .1 Pelam.&n) 7enis pelampung yang baik dan benar untuk arung jeram adalah pelampung yang sesuai dengan ukuran postur tubuh berisi gabus tebal (dapat ber9ungsi sebagai penahan benturan terhadap benda keras)& "elayakan dapat dilihat dari kuali9ikasi teruji dalam hal daya apung untuk berat maksimalnya& 1ntuk kemungkinan menghadapi keadaan darurat perlu dipertimbangkan mengenai penggunaan pelampung dengan tambahan di bagian belakang kepala agar kepala tetap terapung tengadah apabila ketika tidak sadarkan diri& 1ntuk menjaga agar pelampung tidak naik atau mencuat ke atas saat dipergunakan maka bagian bawah pelampung dapat diikat ke pangkal paha atau bagian badan lainnya yang memungkinkan&

;. . . . Pa$aian Pakaian yang tepat untuk berarung jeram adalah pakaian yang memungkinkan kita tetap leluasa dalam bergerak& ;. . .( Se.at& 1ntuk melindungi kaki dari kemungkinan terluka gunakan jenis sepatu yang dapat melindungi mata kaki namun pergelangan kaki dapat tetap bergerak bebas termasuk memudahkan untuk berenang&

;. . .4. !elm ,Pelin'&n) Ke.ala,-

Mengarungi sungai berjeram dengan letak bebatuan yang tidak beraturan atau sungai dengan derajat kesulitan yang tinggi helm mutlak digunakan& Tujuannya untuk melindungi kepala dari kemungkinan benturan benda keras& 4elm yang baik harus ringan tahan air dan tidak mengganggu pandangan maupun gerakan&

;. . .5. S&r1i1al Kit Perlengkapan sur6i6al harus selalu melekat di badan tetapi usahakan jangan sampai mengganggu gerakan kita& !iasanya terdiri dari pisau lipat korek api tahan air dll& #ebagaimana disebut di atas lamanya waktu mengarungi sungai juga mempengaruhi barang yang harus dibawa& 7adi peralatan tambahan diperlukan bila pengarungan memerlukan waktu sekurang8kurangnya satu minggu yaitu $ %& 4andy talky untuk komunikasi dengan tim darat& '& Dontainer kedap air (& !ahan makanan )& Perlengkapan kemah *& Peralatan masak makan minum ;.( S&n)ai !ahasan akan berkisar pada aliran sungai serta gejalanya dan berbagai ketrampilan yang dibutuhkan untuk pengarung jeram& Memerlukan latihan yang sering dan berulang8ulang untuk jadi mahir membaca dan mengerti seluk beluk mengenai karakter sungai& !agaimanapun bagi pengarung jeram suatu pengertian mengenai si9at dan dinamika sungai penting untuk diketahui& #uatu saat ketika kita melintasi suatu sungai pertanyaan yang ada di benak kita adalah $ sungai itu lebar?sempit berarus deras?lambat debit airnya besar?kecil landai?curam dsb& 7awaban kesemuanya adalah merupakan 9aktor penyebab terjadinya jeram&

,;

;.(.1. De>ini%i 7eram ? Riam 7eram adalah bagian sungai dimana air mengalir dengan deras dan cepat dan bertaburan diantara banyak batu dari berbagai ukuran dan seakaligus membentuk turbulensi dan arus balik& 4al yang paling sulit ketika mengarungi sungai adalah pada saat menjumpai jeram ? riam& Tapi disitulah kegembiraan biasanya muncul& ;.(. . Fa$t*r Pen0e2a2 Terja'in0a 7eram #ecara umum ada ) 9aktor penyebabnya $ a. +*l&me Air Menunjukkan ukuran jumlah air yang melewati satu titik tertentu di sungai dalam satuan waktu tertentu& 1kurannya c9s (cubiF 9eets per second)& .ata mengenai 6olume air penting untuk diketahui bilamana 6olume air tinggi atau rendah sehingga bisa memastikan apakah sungai bisa diarungi atau tidak& "ondisi terbaik mengarungi sungai ketika 6olume mencapai ;:: 8 %:&::: c9s& !iasanya ukuran 6olume air dapat dianggap sebagai tinggi air dan kekuatan aliran sungai& .i negara kita situasi ini dapat terjadi pada bulan April s&d 0o6ember& .iluar bulan tersebut si9at sungai akan cepat berubah secara drastis& #ungai dengan 6ol& ;:: 8 %:&:::c9s cenderung mudah dilalui karena kendali melalui jeram dan rintangan relati9 lebih mudah dikuasai& #ebaliknya sungai besar dengan 6ol diatas ):&::: c9s umumnya sulit dilalui dan dihindari&#ekali terjebak dalam lengkungan ombak dan menabrak rintangan batu cenderung berakibat menghancurkan& 1ntuk mengetahui jumlah 6olume ? debit air suatu sungai pada suatu tempat dapat diukur$ a) Mengetahui luas penampang sungai 4al ini dapat dilakukan dengan mengukur lebar sungai pada satu titik kemudian mengukur kedalaman sungai setiap * meter dari satu titik ke titik lainnya pada satu garis lebar sungai& b) Mengetahui kecepatan arus sungai& Arus air diukur dengan menghitung waktu tempuh yang diperlukan oleh suatu obyek untuk menempuh suatu jarak tertentu& Polume ? debit air sungai dapat diketahui dengan mengalikan luas penampang sungai dengan kecepatan arusnya& 1ntuk melakukan pengukuran 6olume?debit air ini kita harus mencari tempat yang memungkinkan kita untuk dapat
,2

menyeberanginya dengan mudah untuk mengukur kedalaman dan lebar sungai serta arus sungai yang relati9 sama pada tempat kita mengukur 6olume? debit air sungai supaya tercapai akurasi yang tinggi& 2. Tin)$at Kec&raman Aliran S&n)ai ,Gra'ientTingkat kecuraman ? kemiringan aliran sungai menunjukkan nilai rata8rata penurunan dalam suatu jarak tertentu& #etiap sungai pada jarak tertentu mempunyai tingkat kecuraman yang berbeda& "adang tajam dan sebaliknya mendatar& "ecuraman bisa dianggap sebagai petunjuk kasar tingkat kesulitan dan kecepatan alur aliran sungai& #ungai dengan tingkat kecuraman lebih kecil dari %: kaki per mil biasanya alirannya lambat dan mudah untuk dilalui sebaliknya bila mencapai ': kaki atau lebih per mil baisanya arusnya cepat berbahaya serta sulit dilalui& 1ntuk mengetahui tingkat kecuraman ? kemiringan (gradient) suatu sungai dapat dilihat pada topogra9i sungai tersebut& c. T*nj*lan Da%ar S&n)ai ,R*&)hne%%5etak batuan atau tonjolan di dasar sungai yang tidak beraturan mengakibatkan turbulensi aliran arus sungai& #emakin tak beraturan letak batu di dasar sungai semakin besar turbulensinya (putaran air ke hilir)& '. Pen0em.itan Le2ar Penam.an) S&n)ai ,C*n%tricti*nPenyempitan lebar penampang sungai diakibatkan oleh pendangkalan dan kejadian alam lainnya& #emakin sempit aliran sungai semakin deras arus air mengalir& ;.4. K*m.*nen 7eram?Riam !agian dari jeram?riam terdiri dari beberapa komponen sebagai berikut $ ;.4.1. Li'ah Air ,The T*n)&eTerbentuk dari dua alur yang terhambat batu dan bertemu membentuk huru9 UPV yang mengarah ke hilir& !ila terdapat lebih dari satu lidah air maka yang terbesar merupakan jalur utama yang sebaiknya dipilih& !iasanya setelah melalui lidah air pada ujung lidah air akan diikuti oleh ombak besar yang teratur&

-:

;.4. . Om2a$ Ber'iri ,Stan'in) /a1e%!enturan akhir arus kuat yang mengalir ke bawah dengan arus lambat yang mengalir secara mendatar di dasar sungai membentuk gelombang ke atas yang permanen dan yang disebut sebagai ombak berdiri& <mbak berdiri yang mencapai ketinggian lebih dari ( meter disebut haystacks& Cangkaian ombak berdiri diawali oleh ombak yang lebih besar dan tinggi yang berangsur8angsur menjadi rendah& #elagi perahu melewati bagian ini usahakan bagian haluan masuk dalam posisi lurus dan dayung mundur akan membantu perahu masuk melewati ombak yang berikutnya& 7ika terpaksa harus melakukan 9erry maka hindari ketika perahu dalam posisi naik dengan kata lain 9erry dilakukan saat perahu menuruni ombak& Perlu diketahui bahwa deretan ombak yang curam dan bagian puncaknya terpecah sebaiknya dihindari karena turbulensi?putaran baliknya sangat kuat tetapi ombak dengan puncak yang relati9 mendatar merupakan alur yang aman sebab perahu dapat naik di atasnya&

;.4.(. Ar&% Bali$ ,Re1er%al ? !*le% ? St*..erMenggambarkan aliran sungai yang mengayun keatas dan berputar ke belakang dengan sendirinya& #ecara umum terdapat ( bentuk arus balik sebagai berikut $ %& .isebabkan oleh batu yang berada di bawah permukaan air dan menghambat aliran air mengakibatkan permukaan berikutnya berputar ke belakang dari bawah& Ce6ersal ini menghasilkan
-%

buih8buih yang tersebar dan mengalir ke atas dan mendatar kebawah& Ce6ersal kecil ini dapat sementara menahan perahu untuk berhenti tetapi re6ersal besar dapat membuat perahu terbalik dan awak perahunya tenggelam dan mati& #edapat mungkin jenis re6ersal ini dihindari tetapi bila terlanjur masuk usahakan agar perahu masuk lurus dan dayung maju sekuat8 kuatnya dilakukan serempak agar mencapai arus maju di dasar sungai dan sekitarnya sehingga dengan segera dapat keluar dari radius re6ersal ini&

'&

4ydraulic merupakan re6ersal yang disebabkan oleh aliran yang turun secara 6ertikal& 7enis re6ersal ini hampir sama dengan re6ersal di atas tapi daya putarnya lebih kuat& 4ydraulic sangat berbahaya karena bisa membalikkan perahu dan menenggelamkan awaknya&

(&

!ack Durling #tanding 3a6e merupakan re6ersal yang ujung lidahnya bergelombang melengkung ke belakang& Arus balik ini dengan mudah dapat membalikkan perahu& !iasanya gelombang bentuk ini berpasangan dan ombak pertama dapat mengangkat perahu dan ombak berikutnya memutar dan membalikkannya& 1ntuk mencegah kejadian ini dayung korekti9 yang kuat untuk menahan gaya putar pada ombak pertama tadi&

-'

;.4.4. P&%aran Air ? Ar&% Bali$ ,E''ie%Menunjukkan suatu tempat dibalik batu dimana arus sungai berhenti dan mengalir ke arah hulu& .aerah turbulensi antar suatu pusaran air dengan arus ke hilir biasanya ditandai dengan air melingkar dan bergelembung dan ini biasa disebut sebagai garis atau batas pusaran air ? eddies& 7ika tenaga pusarannya begitu kuat maka batas pusaran menjadi putaran turbulensi yang berbahaya karena dapat menarik perahu berputar8putar dan terbalik& Pusaran air banyak dijumpai di air yang mengalir cepat secara beruntun dan dihadang batu besar yang terletak di bagian tengah atau tepi sungai& !erman9aat sebagai tempat beristirahat atau sebagai tempat mengamati kondisi sungai di bagian hilir&

;.4.5. Bel*$an ,Ben'%!elokan sungai perlu dipelajari karena merupakan dasar untuk memasuki belokan jeram ? riam yang terletak di antara sela batu& Pada belokan sungai arus yang cepat dan aliran yang dalam terdapat pada lingkaran bagian luar belokan sungai antara lain akibat adanya kekuatan centri9ugal karenanya permukaan aliran arus yang berbelok cepat sebaiknya yang dilalui bagian dalamnya& Perahu yang terperosok dan terlanjur masuk ke ke aliran tepi belokan sungai kerap kali tidak ada pilihan lain untuk keluar dan baisanya kemungkinan akan terhempas atau menabrak bagian tepi sungai&

-(

;.4.8. Air Dan)$al ,Shall*3%"erap kali dijumpai pada penampang sungai yang melebar memaksa awak perahu untuk memilih serta mencari dengan berbagai cara dan hati8hati untuk memilih berbagai jalur untuk lewat& "etika sedang mengamati berbagai jalur di antara air dangkal maka yang perlu diingat sebagai petunjuk bahwa permukaan air dengan ombak yang besar biasanya menunjukkan aliran ? alur sungai yang terdalam dan memiliki arus yang cepat masuklah ke jalur ini& 7ika suatu tepi sungai permukaannya tinggi sedang lainnya rendah maka jalur yang dipilih terletak mendekati tepi yang tinggi& Tempat8tempat yang perlu dihindari adalah dimana aliran sungai yang berombak kecil8kecil karena merupakan tanda yang kuat bahwa tempat tersebut dangkal&

;.5. S$ala Tin)$at Ke%&litan S&n)ai .engan berbekal pengetahuan tentang si9at dan dinamika sungai di atas maka dengan segera kita dapat mengatisipasi pada saat tertentu saat kita berada dalam kesulitan& "ondisi yang menyatakan bahwa sungai berjeram itu sulit atau tidak ditunjukkan melalui skala tingkat kesulitan sungai& #aat ini ada ' skala yang dikenal dalam olahraga arung jeram yaitu $ ;.5.1. Internati*nal Scale Angka ukurannya adalah I s&d& PIL I R mudah dan PI R amat sulit dan tidak mungkin dilalui& Angka skala kesulitan ini berlaku dan digunakan di sungai8sungai Amerika 1tara dan juga daratan Eropa& ;.5. . /e%tern Scale Angka skala ini diperkenalkan oleh penguasa /rand Danyon di Amerika yaitu .oc Marston& 1kurannya berkisar % s&d %:& Angka skala ini umumnya hanya digunakan di sungai bagian !arat Amerika salah satunya Dolorado& INTERNATIONAL SCALE : %B' /ESTERN SCALE I II

DESCRIPTION air mendatar dan tenang <mbak bergelombang kecil mudah dan tidak ada rintangan? hambatan yang berarti& 5intasan jalur? alur sungai sangat jelas

-)

(B)

III

*B,

IP

-B;

2 B %:

PI

Tingkat kesulitan jeram agak moderat sedang dan lintasan jalur?alur sungai sangat jelas& Memerlukan pengalaman yang cukup ditambah perlengkapan dan perahu yang memadai& #ulit ombak bergelombang tinggi dan tak beraturan berbatu8batu banyak pusaran air jeram berlintasan sangat jelas tapi sempit& 1ntuk mengarunginya dibutuhkan keahlian meng8kendalikan perahu& #angat sulit aliran sungai berjeram panjang dan berturut8turut dan berombak kuat tak beraturan dan banyak batuan yang membahayakan pusaran air yang berbuih8buih lintasan sulit diintai&.iperlukan kendali yang tepat dan cepat&.iutamakan awak perahu yang berpengalaman dan perlengkapan yang terbaik& Teramat sangat sulit jeramnya sulit dikendalikan berbahaya dan berturut8turut sepanjang jarak tertentu&.iantara awak perahu tidak ada kesempatan saling menyapa karena setiap saat dihadapi arus berbahaya aliran yang sangat curam&"ondisi seperti ini sangat memerlukan awak perahu dan perlengkapan yang terbaik&#eluruh awak harus berhati8hati dan tetap waspada& #ama sekali tidak mungkin dilalui&

I+. Pen)etah&an Da%ar Berar&n) 7eram "etrampilan berarung jeram memerlukan waktu untuk berkembang& "emampuan membaca si9at sungai semata8mata tidak hanya tergantung pada kemampuan intelektual tetapi juga seringnya mempelajari dan mengarungi sungai itu sendiri& .engan kata lain kemampuan mengendalikan perahu memerlukan pengertian dan pemahaman tentang segala teknik mendayung dan banyak latihan& 7adi pada dasarnya merupakan gabungan antara pengetahuan teoritis dan pengalaman&
-*

!agi pemula sungai tenang merupakan pilihan tempat berlatih berangsur8angsur meningkat pada sungai yang makin sulit jeramnya& !erikut beberapa petunjuk pengetahuan dasar berarung jeram $ ;.8. Te$ni$ Men'a0&n) #ecara umum perahu karet dikendalikan dengan dua cara $ %& 4anya seorang yang mendayung dengan dua buah dayung panjang& Pendayung itu sekaligus ber9ungsi sebagai kapten di perahu tersebut& #istem ini disebut <AC TED40IX1E#& '& #eluruh awak mendayung dan seorang sebagai kapten& #istem ini disebut PA..5ECAAT TED40IX1E#& .an selanjutnya teknik inilah yang akan dijelaskan disini& -&,&%& Mengatur Posisi .uduk Pada Perahu "aret .uduk di perahu karet sebenarnya tidak ada aturan mutlak karena tergantung dari rasa keseimbangan dan kenyamanan yang dipunyai oleh tiap awak perahu& 0amun begitu cara duduk yang dikenal selama ini ada dua $ Pertama dengan duduk seperti menunggang kuda (Dowboy style) dimana kedua kaki menjepit lingkaran tabung udara perahu& #edang cara kedua adalah seperti orang perempuan duduk membonceng sepeda motor dimana kedua kaki masuk ke bagian dalam perahu& !agi awak perahu yang memilih duduk dengan cara cowboy style harus selalu waspada dan segera menarik kaki bagian luar ke dalam ketika perahu akan menabrak batu& Pada pengaturan posisi awak perahu diusahakan membagi kekuatan secara seimbang antara kedua sisi perahu dan bila jumlahnya ganjil maka ada yang duduk di buritan perahu untuk bertindak sebagai kapten dan mengemudi mengarahkan perahu ketika satu sisi atau lainnya mendayung tidak serempak& ;.8. . Gera$ Dan Arah Men'a0&n) .alam mendayung tidak perlu berlebihan tanpa arah yang tepat& Tetapi kalau memang dibutuhkan tambahan kecapatan maka masukkan gagang dayung ke dalam air dan kayuh dengan tenaga penuh& Pada kesempatan ini otot perut dan tangan dikerahkan untuk mendapatkan tenaga yang optimal dan e9ekti9& /erakan dan arah mendayung yang perlu dipahami oleh semua awak perahu adalah sebagai berikut $ 1. Da0&n) Maj& ,F*r3ar' Str*$e%.imulai dengan mendorong daun dayung ke muka dengan tangan sebelah luar& "emudian tahan sebentar posisi ini dengan kuat dorong pegangan dayung ke muka untuk menekan daun
-,

dayung dalam8dalam ke air& 5anjutkan mendayung dengan mendorong pegangan sekaligus menarik gagang dayung dengan mempertahankan daun dayung pada sudut yang benar sehingga dayung berada di bawah pantat& "eluarkan daun dayung kemudian putar daun dayung sejajar permukaan air& 1langi lagi& Ini sering disebut dengan dayung kuat& 7enis mendayung maju lain adalah dengan menempatkan dayung lebih ke luar& . Da0&n) Bali$ ,Bac$ Str*$e"ebalikan dari 9orward stroke& Delupkan daun dayung ke dalam air sehingga jauh ke belakang pantat kemudian dorong gagang ke muka sambil menarik pegangan ke belakang dan gerakan ini berakhir ketika daun dayung berada pada posisi awal dayung maju&

(. Da0&n) Tari$ ,Dra3 Str*$e.ilakukan dengan menancapkan daun dayung jauh ke samping dan kemudian tarik ke arah perahu dengan lurus& 4. Da0&n) Men0am.in) ,Pr0 Str*$eMerupakan kebalikan dari dayung tarik dan merupakan pelengkap untuk mengendalikan perahu dan biasanya dilakukan kapten yang duduk di buritan untuk mengendalikan perahu&

--

;.8.(. K*man'* Dan Ka.ten !erarung jeram memerlukan tindakan dan keputusan yang cepat dan tepat karena setiap awak perahu memerlukan seorang pemimpin ? kapten untuk menyatukan tindakan seluruh awak& #eorang kapten tidak perlu harus memiliki status atau kekuatan tertentu tapi harus pandai membaca situasi sungaiL dia merupakan seorang awak yang untuk sementara bertindak mengendalikan perahu melalui instruksi8instruksi& Yang paling menyenangkan apabila semua mendapat kesempatan menjadi kapten& !agi pemula menjadi kapten berarti mempercepat proses peningkatan kemampuan dan ketrampilan berarung jeram& Mengingat perlunya komunikasi yang seragam antar awak perahu dengan kapten secara sepakat harus disetujui adanya sejumlah komando ulang jelas dan singkat $ %& Maju semua mendayung maju& '& "uat semua mendayung kuat& (& .ayung balik semua mendayung balik& )& !elok kanan sebelah kanan mendayung balik sebelah kiri mendayung maju& *& !elok kiri sebelah kiri mendayung balik sebelah kanan mendayung maju& ,& Tarik kanan sebelah kanan dayung tarik sebelah kiri dayung menyamping& -& Tarik kiri sebelah kiri dayung tarik sebelah kanan dayung menyamping& #elain itu ada ' macam komando lain yang digunakan pada saat tertentu yaitu saat kapten menginginkan perahu bergeser ke kiri atau ke kanan dengan cepat dengan hidung perahu bergerak lebih ke luar lagi& "edua macam komando tersebut $ %& Pancung kanan sebelah kiri dayung maju kuat pendayung terdepan maju ke hidung perahu dan melakukan dayung kuat kearah kanan perahu sebelah kanan dayung tarik& '& Pancung kiri sebelah kanan dayung maju kuat pendayung terdepan maju sampai hidung perahu dan melakukan dayung kuat ke arah kiri perahu sebelah kiri dayung tarik& 1ntuk menyatakan pendayung berhenti mendayung kapten dapat meneriakkan komando stop atau berhenti& ;.8.4. Man&1er Aerry merupakan teknik dasar manu6er& .igunakan ketika melewati belokan sungai dan menghindari hambatan ? rintangan jeram&
-;

Ada ' macam 9erry haluan mengarah ke hulu (!ow 1pstream 9erry) dan haluan mengarah ke hilir (!ow .ownstream 9erry)& !ow 1pstream 9erry dilakukan dengan dayung maju dan mengarah posisi perahu ke hulu dengan sudut )* derajat terhadap aliran arus dan perahu akan menuju arah yang diinginkan& #ebaliknya !ow .ownstream 9erry dilakukan dengan dayung balik dan mengarahkan buritan ke hulu dengan sudut )* derajat menuju arah tempat yang diinginkan& 7ika kecepatan perahu ke hilir ingin diperlambat maka lakukan !ow 1pstream 9erry dengan sudut kurang dari )* derajat dan sebaliknya perbesar sudut hingga tepat atau mendekati aliran alur sungai& 1mumnya sudut 9erry sebesar )* derajat adalah sudut optimum& #udut 9erry adalah sudut antara perahu dengan arah aliran sungai bukan dengan tepi sungai& Pada aliran pelan sangat mungkin melakukan 9erry lurus memotong aliran arus air tetapi dengan arus cepat kebanyakan usaha memotong aliran arus dilakukan dengan 9erry bersudut oM sampai )* derajat&

gambar %*& manu6er ;. . Pen)intaian ,Sc*&tin)Pengintaian untuk mengamati jeram yang belum dikenal selelu dipandang sebagai tindakan yang bijaksana khususnya bagi pemula& Pengintaian sejumlah jeram meliputi pencarian tempat mendarat yang aman bebas dari air yang menyulitkan& #emua dilakukan dengan berjalan sepanjang tepi sungai untuk mengetahui
-2

dan menemukan bagaimana kesulitan dan bahaya yang mungkin akan dihadapi dalam berarung jeram& #ekali diputuskan untuk melewati jeram tertentu maka usahakan seoptimal mungkin lewat jalur terbaik dan aman& Pentingnya melakukan pengintaian terhadap situasi sungai berjeram karena berhubungan dengan beberapa 9aktor penentu untuk memutuskan untuk melewati jeram tertentu atau tidak& Adapun 9actor tersebut adalah sebagai berikut $ %& Panjang kesulitan dan bahaya jeram yang bersangkutan& '& !agaimana si9at8si9at air yang berada di bawah jeram& (& "esanggupan dan kemampuan awak perahu untuk menyelamatkan diri pada jeram yang sulit& )& Persiapan mental seluruh awak& CATATAN @ !iasanya awak perahu terdiri dari orang8orang berpengalaman tetapi kadang8kadang lebih banyak yang bersumber pengalaman dan karena itu pemula seharusnya tidak ikut berarungjeram bila peralatan pengaman tidak cukup memadai dan dalam kondisi seperti ini mutlak pengarungan harus ditunda atau dibatalkan& Tahap selanjutnya setelah melalui pengintaian adalah berembuk merencanakan jalur pengarungan& I+.(. Perencanaan 7al&r ,Plannin) A C*&r%e#ebelum melewati jeram rencanakan dahulu jalur mana yang mungkin dipilih karena bila diamati dengan seksama ada banyak alur jeram yang secara langsung merupakan rintangan yang harus dihindari& Pilih jalur termudah& .engan melewati suatu jalur jeram yang tepat berarti jeram yang dilewati tersebut tidak perlu dengan melakukan manu6er yang berlebihan& Dukup mengikuti kecepatan aliran arus air yang ada pada jeram tersebut& Pada aliran yang bertenaga kuat minimumkan usaha manu6er karena manu6er cenderung memepercepat keadaan perahu terbalik& #ebab akhir dari aliran arus yang kuat membentuk ombak dan gelombang yang tinggi& .alam memutuskan suatu jalur tetentu resiko melakukan kesalahan harus diperhitungkan& "erap kali setelah kita menentukan suatu jalur berulang kali harus diamati dari mulut hingga kaki lidah air&#etelah berhasil melalui alur diantara batu8 batu maka jalur8jalur tersebut dipelajari dan diingat kembali untuk digunakan sebagai pegangan ? patokan dalam pengarungan selanjutnya&

;:

;.;. Men)ha'a.i Kea'aan Dar&rat #uatu keadaan darurat dalam olah raga arung jeram disebabkan beberapa hal sebagai berikut $ ;.;.1. Mena2ra$ Bat& Menabrak batu yang muncul di permukaan air umumnya jarang berakibat 9atal bila diatasi dengan cepat dan tidak panik& 7ika tabrakan dengan batu tak mungkin dihindari maka arahkan haluan ke batu tersebut& Akibat dari tindakan ini perahu akan terhenti sesaat dan arus di sekitar batu akan memutar perahu dan bagi awak perahu yang kurang waspada biasanya akan terpental dari perahu& 5akukan langkah8langkah pengamanan dengan posisi siap mendayung untuk keluar dari situasi berbahaya lebih lanjut di sebelah hulu&

;%

;.;. . Menem.el Di Bat& !ilamana perahu menabrak batu pada sisi kiri ? kanan maka seluruh awak dari sisi lainnya harus segera berpindah ke sisi dimana perahu itu menempel di batu& .orongan arus yang kuat dari hulu akan mengengkat naik perahu dan menempel di batu& ;.;.(. Ter2ali$ !ila perahu akan terbalik waspada dan hati8hatilah terhadap bahaya berikutnya baik terhadap benda8benda keras di dalam perahu atau batu itu sendiri& 7ika perahu akibat dari tabrakan itu terbalik maka segera melompat kearah yang bebas dan aman& !agi awak perahu yang tidak dapat segera lepas dari perahu yang terjebak tertutup dalam bagian perahu yang terbalik& #egera keluarlah pada situasi seperti ini sehingga akan terhindar dari benturan batu bagian bawah yang tidak terlihat& CATATAN @ !ila menabrak batu dengan haluan di muka reaksi dan respon orang8orang di buritan harus segera berpindah ke tengah dengan demikian perahu akan terhindar dari terbalik atau terangkat menempel di batu& Perahu yang terbalik dan tidak dapat segera dikembalikan ke posisi semula dengan ringan ? mudah maka tali dan tenaga aliran sungai dari hulu dapat membantunya dan ini dilakukan setelah perahu bebas dari aliran arus yang kuat dan berjeram&
;'

Awak perahu naik ke sisi perahu yang mengarah ke hulu& #etelah perahu dimiringkan dengan bantuan tali arus sungai dari bagian hulu akan membantu mendorong bagian bawah yang memutar perahu untuk dan mudah dibalikkan kembali&

;.;.4. Berenan) Di 7eram !ila awak perahu terlempar dari perahu berteriaklah agar diketahui oleh teman yang lain& !erenanglah ke arah tepi atau ke arah perahu& Posisi berenang yang benar pada sungai yang berjeram dan berbatu yaitu dengan muka menghadap ke hilir& Tetapi pada jeram tanpa batu posisi berenang adalah mendatar di atas perut seperti biasa& !agaimanapun saat berenang harus memperhatikan rintangan atau hambatan batu di depan perhitungkan arah arus agar dapat menghindar terhadap rintangan berikutnya&

BAB A KESE!ATAN PER7ALANAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA GA/AT DAR#RAT ,P GDA.1. Pen)ertian Ke%ehatan Perjalanan
;(

"esehatan perjalanan dapat diartikan sebagai hal8hal yang mencakup keadaan kesehatan pada waktu melakukan perjalanan& Tujuannya adalah untuk mencapai keadaan sesehat8 sehatnya selama dan sesudah melakukan perjalanan Aaktor 9isik mental dan daya tahan tubuh merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan untuk melakukan sebuah perjalanan& 1ntuk mencapai keadaan yang baik dalam melakukan sebuah perjalanan dibutuhkan pengetahuan8pengetahuan yang mendukung yaitu $ %& Pengetahuan Tentang "esehatan Perjalanan #ebelum kita melakukan perjalanan kita harus sudah dapat mengetahui resiko apa saja yang mungkin akan dihadapi di dalam perjalanan& 7enis penyakit atau kecelakaan setidaknya sudah diperkirakan kita dapat melakukan persiapan perjalanan lebih matang lagi& '& Pengetahuan Tentang Perlengkapan Perjalanan Perlengkapan dan perbekalan yang akan dibawa di dalam suatu perjalanan haruslah see9ekti9 mungkin& 7angan sampai ada perlengkapan atau perbekalan yang benar8benar tidak berguna di dalam sebuah perjalanan sehingga hanya merepotkan perjalanan kita saja& (& Pengetahuan Tentang P'/. .engan mempersiapkan pengetahuan dan peralatan P'/. diharapkan kita dapat mengatasi kesulitan selama perjalanan& A. . Fa$t*r Pen'&$&n) Ke%ehatan Perjalanan "eberhasilan perjalanan dipengaruhi oleh beberapa 9aktor yaitu $ %& Persiapan Aisik Aisik yang menunjang dalam kegiatan alam bebas memang tidak dapat dicapai dalam waktu singkat& 5atihan 9isik harus dilakukan secara teratur dan intensi9 dengan intensitas yang terukur& "arena tanpa kondisi 9isik yang memadai penggiat alam bebas tidak akan dapat melakukan kegiatannya dengan aman& 1ntuk mengkontrol tingkat kebugaran 9isik dapat dilakukan dengan menghitung denyut nadi setelah melakukan latihan 9isik& Dara menghitungnya adalah dengan menjumlahkan denyut nadi yang dihitung selama , detik setelah latihan selesai kemudian jumlahnya dikalikan %: untuk mendapatkan denyut nadi maksimal dalam % menit& !erikut tabel kontrol denyut nadi pada manusia&

:en)ut ,adi .er Menit (.ada Waktu 7stirahat) Kea'aan


;)

B6 C

(B6(C

4B64C

Di ata% 5B

Fi%i$ Laki-laki #angat !aik !aik Dukup "urang Perempu an #angat !aik !aik Dukup "urang

tah&n .i bawah ,: ,:8,2 -:8-* .i atas ;* .i bawah -: -:8--;82) .i atas 2)

tah&n .i bawah ,) ,*8-% -'8;.i atas ;.i bawah -' -'8-2 ;:82, .i atas 2,

tah&n .i bawah ,, ,,8-( -)8;2 .i atas ;2 .i bawah -) -)8;% ;'82; .i atas 2;

tah&n .i bawah ,; ,;8-* -,82% .i atas 2% .i bawah -, -,8;( ;) %:: .i atas %::

Tabel di atas menunjukan denyut nadi yang kembali normal setelah latihan& Makin sehat seseorang makin cepat jantungnya beradaptasi kembali& :en)ut ,adi .er Menit (Setelah <atihan) Kea'aan Fi%i$ Laki-laki #angat !aik !aik Dukup "urang Perempu an #angat !aik !aik Dukup "urang B6 C tah&n .i bawah -, -,8;* ;,8%:% .i atas %:% .i bawah ;, ;,82( 2)8%%: .i atas %%: (B6(C tah&n .i bawah ;: ;:8;;;8%:( .i atas %:( .i bawah ;; ;;82* 2,8%%' .i atas %%' 4B64C tah&n .i bawah ;' ;'8;2 2:8%:* .i atas %:* .i bawah 2: 2:822;8%%) .i atas %%) Di ata% 5B tah&n .i bawah ;) ;)82% 2'8%:.i atas %:.i atas 2' 2'822 %::8%%, .i atas %%,

'& Per%ia.an Mental Aaktor mental adalah 9aktor yang menyeimbangkan 9aktor 9isik sehingga tujuan perjalanan kita dapat berjalan sesuai rencana& 5atihan 9isik yang baik akan membantu mengembangkan mental rasa percaya diri dan kepekaan& Moti6asi yang baik akan dapat pula meningkatkan mental& "egiatan yang memakai tenaga 9isik secara berlebihan sebaiknya dihindari& Terutama bagi seseorang yang pernah memiliki penyakit
;*

yang berhubungan dengan 9ungsi susunan syara9 pusat seperti epilepsi (ayan) gangguan kejiwaan dan cedera kepala berat&

A.(. Pen)ertian P GD P'/. (Pertolongan Pertama /awat .arurat) ialah suatu usaha untuk mencegah akibat suatu kecelakaan menjadi berakibat lanjutan yang lebih parah& 7adi tindakan P'/. bukanlah semata8 mata berarti memberikan pengobatan hingga selesai& Pengetahuan P'/. akan sangat penting kepada para penggiat alam bebas& "arena kegiatan di alam terbuka di dalam situasi apapun selalu mengandung resiko mengalami berbagai macam kecelakaan tergantung kepada jenis kegiatan yang dilakukan& .alam melakukan P'/. perlu memperhatikan hal pokok berikut ini $ %& 7angan panik '& Perhatikan perna9asan korban (& 4entkan pendarahan )& Perhatikan tanda shock dan patah tulang *& 7angan berikan makanan dan minuman pada korban yang tidak sadar ,& 7angan memindahkan korban sebelum mengetahui dengan pasti apa saja yang diderita oleh korban Adapun tanda8tanda 6ital yang harus segera di cek terhadap korban adalah $ %& Mendengar denyut jantung Pada anak dan laki8laki dewasa letakan telinga kita pada dada kiri tengah& Pada wanita dewasa dengarkan di bawah payudara kiri& .enyut jantung normal berkisar antara -:8;: denyutan per menit& Pada anak8anak denyut jantung akan lebih cepat& '& Meraba denyut nadi Dara ini dapat dilakukan dengan cara meletakan jari telunjuk tengah dan manis pada pergelangan tangan& !ila tidak terasa raba pada samping kiri dan kanan leher& !ila sudah terasa hitunglah jumlah denyutannya selama %* detik kemudian kalikan ) untuk perhitungan satu menit& .enyut nadi yang normal untuk $ a) 5aki8laki $ *)8-: denyutan per menit b) Perempuan $ -*8;: denyutan per menit c) Anak8anak $ ;'8%;: denyutan per menit (& Memeriksa perna9asan Memeriksa perna9asan dilakukan dengan cara mendekatkan punggung tangan atau pipi ke hidung korban& Casakan adakah aliran udara dari hidungnya& #upaya lebih terasa punggung tangan dapat dibasahi terlebih dahulu oleh air atau alkohol&

;,

A.4. Gan))&an Ke%ehatan 'i Alam Be2a% 'an Pert*l*n)ann0a A.4.1. Gan))&an #m&m Pada umumnya gangguan kesehatanterhadap alat tibuh yang 9ital seperti susunan perna9asan susunan syara9 pusat dan sistem peredaran darah tidak berdiri sendiri& Tetapi berhubungan antara satu dengan yang lainya& "arena sistem alat tubuh merupakan sistem alat kerja yang terkait& !erikut beberapa keadaan yang merupakan keterkaitan gangguan tersebut $ 1. Pin)%an Pingsan bisa ditimbuikan oleh berbagai sebab& Antara lain karena berdiri di terik matahari perut kosong kurang darah kelelahan ketakutan terkena benturan dan sebagainya& Pingsan yang disebabkan oleh hal yang urnum bisa ditangani dengan prinsip membaringkan penderila di tempat yang teduh dan datar dengan kepala lebih rendah dari bagian tubuh lainnya& "endorkan pakalan yang ketatL atau yang menekan bagian8bagian tubuh& "ompreslah kopala dengan air dingin dan rangsanglah dengan bebauan& !ila penderita muntah letakan kepalanya dalam kedudukan miring& . S0*$ #yok adalah keadaan dimana sistem peredaran dalam tubuh terganggu sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan akan oksigen dan bahan lain yang dibutuhkan& /ejala yang tampak pada penderita syok adalah $ a) "esadaran menurun b) "orban gelisah atau diam c) "ulit terasa dingin lembab dan pucat d) !ibir korban teriihat pucat e) Ada keluhan haus 9) "orban merasa mual g) Terlihat lemah h) Mengantuk i) Mata terlihat hampa tidak bercahaya dan manik mata rnulai melebar j) Perna9asan tidak teratur dan cepat (lebih dari %): kali?menit) kemudian melemah lambat dan menghilang Prinsip tindakan penanganan$ %& !aringkan korban dengan kepala lebih rendah dari bagian tubun lainnya kecuali syok disebabkan oleh geger otak atau patah tulang kepala& '& Tarik lidah korban keluar bersihkan mulut dan hidung dari sumbatan& (& #elimuti tubuh korban& )& 4entikan pendarahan bila ada& *& Perhatikan penyebab syok (pertolongan penyebab yang mungkin dilakukan sebelum membawa korban ke rumah sakit)& (. Kejan)
;-

"ejang adalah keadaan dimana olot8otot dalam keadaan kontraksi mendadak secara terus menerus di luar kesadaran dan kebiasan normal& Penyebab kejang otot $ a) Adanya rangsangan yang kuat dan lama baik 9isik maupun psikis (ancaman rasa ngeri dan lain8lain)& b) "ehabisan tenaga misalnya orang yang bekerja di luar batas kemampuan tanpa istirahat cukup& c) Aliran darah yang tidak mencukupi baik pada bagian8bagian tubuh lokal akibat sumbatan penyempitan atau tekanan pada pembuluh darah maupun secara keseluruhan misalnya tubuh mengalami kekurangan darah akibat pendarahan atau anemia& Pertolongan terhadap orang yang keiang akibat kelelahan (kram) dapat dilakukan dengan memijat otot yang kram tersebut& .an kemudian dapal diberi minuman air yang mengandung garam (misalnya oralit)& Air garam ini dapat diminum sebelum selama maupun sesudah melakukan kegiatan yang menguras tenaga& 4. Pen'arahan Pendarahan yang terus menerus dapat menimbulkan syok karena kehilangan banyak darah& 1nluk itu pendarahan harus segera dihentikan& Penghentian pendarahan dapat dilakukan dengan $ a& Memberi tekanan langsung di tempat pendarahan dengan setumpuk kassa steril balut dan tekan& .an letakkan bagian yang luka lebih tinggi dari jantung& b& Memberi tekanan pada tempat8tempat tertentu dengan prinsip memberi aliran ke luka yaknl denFan memberi penekanan pada pembuluh nadi yang mengaliri darah ke luka& 4al ini bisa ditempuh melalui penekanan dengan jari pada pembuluh nadi kecil atau dengan tourniFuet pada pembuluh nadi besar misal pada paha dan lengan atas& Pada pasien yang diberi tourniFuet setiap %: menil tourniFuet harus dikendorkan tiap (: detik& Yang penting sambil melakukan penanganan itu semua kita harus memantau tanda8tanda adanya syok& 5.L&$a a& 5uka tertutup 5uka tertutup adalah luka dimana kulit korban tetap utuh& Terjadi karena trauma benda tumpul yang membuat kerusakan pada jaringan dibawah kulit& Perlukaan semacam ini tampak sebagai benjolan (benjut contusio) atau bila disertai pendarahan dari luar akan nampak kebiru8biruan (hematoma)& Tindakan perlolongan yang dapat dilakukan pada jenis luka ini adalah dengan di kompres dengan es atau air dingin dan kalau perlu diberi balut penekan& Pembengkakan sebaiknya diberi salep lasonil dioleskan
;;

b&

tebal ditempat terjadinya pembengkakan& 7ika luka telah menjadi hematoma kompreslah dengan air hangat& luka terbuka Tindakan yang periu dilakukan untuk mengatasi luka terbuka adalah sebagai berikut $ 8 5uka lecet $ bersihkan dengan diberi desin9ektan tutup luka dengan kassa steril yang bersih dan kering& 8 5uka iris $ bersihkan luka oengan antiseptik dan di plester diusahakan tepi luka tertutup& Pada luka besar biasanya digunakan kassa steril& 8 5uka tusuk $ perlu &diperhatikan letak luka terutama bila mengenai alat8alat dalam& Tutup luka dengan kassa steril yang dibasahi dengan cairan steril gunakan #nel6erband& !ila luka tusuk mengenai perut& 7angan diberi minum maupun makanan apapun& Dukup basahi mulut korban dengan air dan sacepatnya dibawa ke rumah sakit& 8 5uka hancur $ pasang tpumiauet pada baian luka&

8. Patah T&lan) Pokok8pokok penanganan patah tulang adalah $ a& Pertolongan pertama mengatasi keadaan darurat dengan menghentikan pendarahan mengatasi syok= menghilangkan penghalang pema9asan& b& Immobilisasi Immobilisasi dilakukan untuk membatasi gurak pada bagian tubuh dimana patah tulang terjadi sehingga mencegah tertusuknya otot dan kulit oleh 9ragman tulang dan juga mengurangi rasa sakit& Tindakan immobilisasi dilakukan dengan memasangkan bidai pada bagian dicurigai mengalami palah tulang& #ecepatnya pasien paiah tulang dibawa ke rumah sakit usahakan gerakan penderita seminimal mungkin& 7angan dilakukan reposisi oleh selain petugas medis& ;. Di%l*$a%i .islokasi adalah terlepasnya sebuah sendi dari tempat yang seharusnya& Pokok penanganan poda kasus dislokasi adalah reposis secepatnya& !ila merasa tidak yakin terhadap tindakan reposisi yang dilakukan misalnya karena takut memperparah kondisi korban lakukan immobilisasi secepatnya dan bawa pasien ke rumah sakit& a& .islokasi rahang Cahang ditekan ke bawah dengan kedua ibu jari yang telah dibalut& Ibu jari diletakan di bagian geraham yang paling belakang& Tekanan ini harus mantap tetapi pelan8pelan& .engan itu jari8jari lain mengangkat dagu keatas&
;2

b&

.islokasi jari Tarik ujung jari kuat8kuat tetapi tidak disentakkan& #ambil menarik sendi yang terlepas ditekan dengan ibu jari dan telunjuk sampai kembali letaknya&

A.4. . M*&ntain Re%c&e 1. !enti na>a% 'an Cardiac Arrest /angguan susunan perna9asan ditandai dengan 9rekuensi perna9asan yang berupa kesulltan bematas sampai tidak bema9as& /angguan ini disebabkan oleh tersumbatnya jalan na9as lemah atau kejang olot8otot perna9asan menghisap asap atau gas beracun& /angguan perna9asan yang disertai gangguan kesadaran merupakan keadaan gawat& !ila dalam lima menit korban tidak dapat bena9as maka tubuhnya akan kekurangan oksigen& Akibal selanjutnya dapat terjadi gangguan pada 9ungsi otak dan jantung& Tindakan pertolongan pada korban gangguan perna9asan adalah dengan memberikan perna9asan buatan dan bila terdapat gangguan peredaran darah dapat dilakukan pijat jantung luar& Ada beberapa cara pemberian perna9asan buatan dan pijat jantung luar yaitu $ a& Metode perna9asan buatan 4olger80ielsen b& Metode #il6ester c& Metode perna9asan buatan dari mulut ke mulut$ 8 Terlentangkan korban angkat lehernya sehingga kepalanya terdorong ke belakang& 8 !uka mulut korban dan bersihkan dari kotoran& 8 5etakan mulut penolong pada mulut korban sambil memijit8 mijit hidung korban& 8 Tiup kuat8kuat ke dalam saluran perna9asan penderita selanjutnya angkatlah mulut penolong agar udara dapat keluar dari mulut atau hidung korban& 8 Periksa denyut nadi korban lakukan pernasan buatan hingga korban dapat berna9as sendiri& . Gi)itan Binatan) B&a% a& /igitan "elelawar 4arus diingat bahwa kelelawar dapat membawa kuman rabies maka dari itu basuhlah luka dengan air yang mengalir dan antiseptik& #elanjutnya lakukan seperti luka pada umumnya& a& /igitan 5ipan Casa terbakar pegal dan sakit akibat gigitan lipan biasanya akan hilang setelah ) B , jam& 0amun dapat juga diberi obat penghilang rasa sakit dan dikompres dengan air dingin dan antiseptik& b& /igitan 5intah

2:

/igitan lintah mengandung +at anti koagulsi pada orang yang peka dapat menimbulkan bengkak dan gatal& Penanganannya dapat diberi air tembakau dan pada korban yang peka dapat diberikan obat anti gatal& c& /igitan 1lar !ekas gigitan ular akan memberikan indikasi tentang jenis ular yang menggigitnya& Tindakan pertolongan $ %& !aringkan penderita dengan bagian luka lebih rendah dari jantung& '& "enakan tourniFuet dengan catatan aliran darah ke luka teraba kecuali pada gigitan ular sendok&

(. Pen0a$it G&n&n) ,Mounlain Sickness#emakin tinggi suatu daerah semakin tipis kadar oksigennya& Ini mempengaruhi akti6itas si pendaki& "apasitas kerja 9isik akan menurun& Memang tidak semua pendaki gunung akan mengalami hal yang sarna karena pengaruh kekurangan oksigen ini tergantung pada rnasing8masing indi6idu terutama kesegaran jasmaninya& Ada pendaki yang sudah terkena pengaruh pada ketinggian '::: m tetapi ada yang baru merasakannya pada ketinggian )::: m atau lebih& Pendaki yang terkena hipoksia ini akan memperiihatkan gejala8gejala yang disebut penyakit gunung& !iasanya gejala ini muncul karena si pendaki terialu cepat mencapai suatu ketinggian& Munculnyapun setelah beberapa jam si pendaki akan mencapai keiinggian itu& /ejala8gejala penyakit gunung $ pusing napas sesak tidak na9su makan mual muntah kedinginan badan lerasa lemas& perasaan malas sekali janlung berdenyut lebih cepat dan sakit kepala& #elanjutnya penderita tidak dapat tidur muka pucat kuku dan bibir terlihat kebiru8biruan& Pada umumnya gejala ini akan menghilang selelah beristirahat yaitu setelah ') B ); jam kemudian& "arena itu penderila penyakit gunung dianjurkan untuk beristirahat agar kebutuhan oksigen dapat dikurangi& Tetapi kalau usaha ini tidak berhasil maka pertolongan yang tepat adalah menurunkan korban dari ketinggian itu& "eseluruhan gejala itu umumnya akan berkurang apabila ketinggian dikurangi sampai sekitar *:: B ,:: m dari tempat semula korban berada& 4. !i.*thermia .i Indonesia kecelakaan akibat kecelakaan di gunung dan rimba kebanyakan karena eksposur (kehilangan panas badan)
2%

diantaranya yang terkenal adalah hipothermia (menurunnya suhu tubuh)& Masalahnya ternyata bukan karena udara yang terlalu dingin tetapi karena si penderita itu basah terkena hujan& Pakaian yang basah mengurangi nilai insulasi (kemampuan untuk mempertahankan panas tubuh) hingga 2: G& .aya tahan tubuh yang buruk dan kurangnya periengkapan mengakibatkan suhu tubuh terus menurun hingga akibatnya menyebabkan kematian& S&h& T&2&h ,'alam 'erajat Celci&%((, B (* Tabel gejala hypothermia Gejala #uhu normal Menggigil sampai bulu roma berdiri tetapi masih terkendali gerak langkah menjadi lamban koordinasi tubuh mulai terganggu& Menggigil tidak terkendali pengambilan keputusan dan koordinasi tubuh kabur langkah kaki sering tersandung berbicara ngawur denyut nadi menurun Menggigil berhenti kebingungan meningkat mengigau ingatan hilang gerakan tersentak8sentak biji mata membesar& <tot menjadi kaku tarikan na9as melemah warna kulit pucat tingkah laku mengarah ke tidak sadar& !iji mata tidak menjawab gerakan cahaya kehilangan re9leks pingsan suhu tubuh menurun dengan cepat sekali jantung berhenti beretak&

(* B ((

((

(' B '2

'2 B ';

<rang yang terkena hipothermia akan merasakan kebalikan dari suhu tubuhnya yaitu rasa panas sehingga kebanyakan akan langsung menanggalkan pakaiannya& Pertolongan untuk menangani hipothermia $ a& 7angan biarkan korban tidur karena hal ini dapat membuat korban kehilangan kesadaran sehingga tidak dapat lagi menghangatkan tubuhnya& Menggigil adalah usaha tubuh untuk tetap hangat karena itu jangan biarkan untuk tidur dan biarkan menggigil& b& !eri minuman hangat dan manis kepada korban& c& "alau tersedia baju kering lepaskan baju basah yang dipakainya dan gantilah dengan baju kering
2'

d& e& 9&

g& h&

1sahakan untuk mencari lempat yang aman dari hembusan angin misalnya dengan mendirikan tenda atau pelindung& 7angan baringkan korban ke tanah usahakan agar memakai alas yang kering dan hangat& Masukkan korban ke dalam kantung tidur& 1sahakan agar kantung tidur itu dihangatkan terlebih dahulu oleh orang yang sehat yaitu dengan masuk teriebih dahulu ke kantong tidur tersebut& <rang tersebut sebaiknya hanya memakai celana dalam atau bahkan telanjang ini penting agar panas badannya dapat menghangatkan kantung tidur itu dengan cepat& "emudian letakkan botol berisi air hangat (bukan panas) ke dalam kantong tidur untuk membantu memanaskan kantung tidur& "alau kantong tidur tersedia cukup lebar maka panas badan orang yang masih sehat dapat rnembantu korban secara langsung yaitu dengan tidur berdampingan dalam satu kantong tidur& "eduanya sebaiknya telanjang karena kontak langsung kulit ke kulit akan cepat menghangatkan korban& "alau bisa buatlah api di sekitar (di kedua sisi) korban& #etelah korban sadar berikan makanan yang manis8manis karena karbohidrat merupakan bahan bakar yang cepat sekali menghasilkan panas dan tenaga&

5. !i.erthermia Casa panas yang borlebihan disebut lejar panas (heat eDhaustion) dapat dialami seseoraing karena keadaan alam yang panas atau karena 9isiknya yang lemah& "eadaan ini menyebabkan urat8urat darah dl bawah kulit mengembang sehlngga alian darah ke otak dan organ pentng lalnnya akan berkurang& TImbul gejala8 gelala mual pusing haus sakit kepala kulit lembab dan dingin tidak sadar diri dan mungkin denyut nadi terasa kuat& Akiimatisasi terhadap panas yang kurang menyebabkan terjadinya dehidrasi atau kekurangan garam dalam tubuh& 4al Ini menyebabkan seseorang peka sekali terhadap rasa panas& 1ntuk mengatasi hal ini korban harus beristirahat dl tempat yang teduh lalu diberi minuman air dengan air yang diberi oralit& Terik matahari dapat membuat rasa panas yang luar biasa sohingga timbul gejala sengatan panas ( heat stroke) yaitu muka merah dan panas denyut urat nadi cepat sakit kepala lemah dan malas& 4al Ini disebabkan karena kegagalan tubuh dalam proses berkeringat dan mekanlsme pengaturan na9as badan& "alau gejala8 gejala ini muncul ini merupakan masalah serius yang membutuhkan penanganan yang secepatnya& Tempatkan segera korban di tempat yang sejuk lalu dinginkan dengan cara merendamkan kepalanya dengan air alau dikompirea& #egera berikan air dingin secara terus menerus hingga suhu korban normal kembali&

2(

8. Ra'an) Din)in ,Fros ite#alah satu cara tubuh untuk rrempertahankan panas adalah dengan penyempitan pembuluh darah kulit& Mekanisme ini menyebabkan aliran darah ke permukaan kulit berkurang karena sebagian besar darah mengalir ke organ inti tubuh& "arena tangan dan kaki merupakan organ yang paling jauh dari jantung maka pengaruh udara dingin sangat terasa di bagian ini& .emikian juga dengan hidung dan kuping walaupun menerima suplai darah yang banyak tetapi bentuknya yang menonjol sehingga cukup cepat menerima pengaruh dingin& 1dara yang sangat dingin dapat rnempengaiuhi otot sehingga menyulitkan koordinasi tubuh& "alau ini terjadi maka korban akan kesulitan malakukan kegiatan seperti menyalakan korek api membuat simpul memegang benda kecil& "alau temperatur kulit menurun di bawah %:Y D sentuhan dan rasa sakit tidak lagi terasa& !egitu suhu menurun lagi penyakit radang dingin akan timbul akibat membekunya air di dalam sel diantara kulit dan kapiler (pembuluh darah terkecil)& /ejala8gejala radang dingin $ %& "ulit pucat berwarna keabu8abuan& '& "ulit di bagian yang sakit akan mengeras dan membeku kemudian timbul rasa sakit kemudian mereda& (& Pembekuan mulai menjalar ke bagian8bagian tubuh lainnya sehingga untuk mencegah penyebaran pembekuan perlu melakukan pemotongan bagian tubuh (amputasi)& Dara terbaik untuk menghindari radang dingin adalah dengan pencegahan& Perlengkapan penahan dingin yang baik harus diperhatikan terutama di gunung es misalnya dengan kaus kaki wol mitten do1n 0acket double mountain boot dan lain8lain& Penanggulangan radang dingin adalah $ %& 5akukan gerakan8gerakan pada bagian tubuh yang terasa jangan menggosok8gosoknya& /osokan hanya akan merusak jaringan kulit& '& 4indari merokok dan minum alkohol selama mengalami radang dingin& Cokok akan menyempitkan pembuluh darah kulit sehingga menambah kemungkinan radang dingin& #edangkan alkohol akan membuat darah bergerak lebih cepat sehingga apabila darah membeku akan terjadi pembekuan suhu tubuh secara menyeluruh& (& !ungkus bagian yang membeku dengan jaket atau kantung tidur lalu jepit di bagian tubuh yang hangat (ketiak selangkangan)& )& Masukan korban ke tenda *& Masukan bagian tubuh yang beku ke dalam air hangat (tidak panas karena panas air atau api yang berlebihan hanya akan merusak pada jaringan kulit)&

2)

8.4.( Peralatan 'an O2at P GD %& Peralatan a) !uku petunjuk P'/. b) Mitella (pembalut segitiga) minimal ' buah c) Perban ukuran * cm dan %: cm d) Perban elastik ( inci e) "asa steril dan kapas 9) #o9ratulla g) Plester tensoplast band aid h) /unting pinset pisau lipat kecil i) 5ampu senter j) 'utton "ud jarum kecil peniti '& <bat8obatan a) <bat pelawan rasa sakit dan demam (Aspirin Antalgin Parasetamol) b) <bat diare (0ew .iatabs Papa6erin Trisul9a) c) 0orit d) <ralit e) <bat anti alergi (DTM Incidal) 9) <bat pencegah nyeri lambung (promag Mylanta) g) <bat 9lu dan batuk h) <bat anti malaria (Pil "ina) i) Alkohol -:G Ci6anol %?%::: !oorwater j) <bat cuci hama?antiseptik (Mercuchrom !etadine) k) <bat tetes mata (Pisine Cohto Insto) l) #alep mata mengandung antibiotika ("emicetine Eye Nal9) m) #alep kulit mengandung antibiotika ("loram9enikol Nal9) n) #alep luka bakar (!ioplacenton 5e6ertraan) o) <bat gosok?penghangat (!alsam Minyak "ayu Putih) p) "rim anti sinar matahari (PabanoM #un Dream) F) "rim anti memar (5asonil Thrombophob) r) Dhlor Etyl #pray s) !edak #alicyl

2*

Anda mungkin juga menyukai