Anda di halaman 1dari 11

METODE BELAJAR DEMONSTRASI ADAB DAN DOA SEHARI-HARI (Jenjang RA)

Disusun Oleh : Ima Antasary

Metode Demonstrasi
Metode Demonstrasi adalah suatu proses atau kejadian yang diperagakan oleh guru kepada siswa atau memperlihatkan cara kerja suatu alat kepada siswa. Metode ini tidak hanya digunakan untuk dilihat saja, tetapi digunakan untuk mengembangkan suatu pengertian, mengemukakan suatu masalah, memperlihatkan penggunaan suatu prinsip

Contoh Pembelajaran Dengan Metode Demonstrasi.


Materi : Adab dan doa sehari-hari
Target kompetensi : anak memahami doa dan adab-adab sehari-hari Persiapan :

1.Jelaskan berbagai doa(sebelum dan bangun tidur, doa masuk dan keluar kamar mandi, doa mlepas dan memakai pakaian, doa bercermin, doa sebelum dan sesudah makan, doa masuk dan keluar rumah) hingga anak menghafalnya.

2. Siapkan beberapa alat peraga seperti bantal, baju berkancing, cermin dan sisir, piring dan sendok, juga gayung dan sikat gigi.

3. Siapkan senjata berupa anak panah yang terbuat dari tusuk sate dilapisi karton tebal warna bertuliskan berbagai perintah doa (contoh : ADAB DAN DOA SEBELUM MAKAN)

4. Siapkan papan streoform yang dilapisi gambar berbagai aktivitas sehari-hari seperti gambar sedang tidur, makan, mandi, dan lainnya (sebaiknya dilapisi lagi dengan plastic tebal)

Permainan:
1. Letakkan berbagai alat peraga di berbagai sudut ruangan.

2. Letakkan senjata anak panah sesuai alat peraga yang disediakan. Persilahkan anak untuk memilih salah satu sudut tempat alat peraga kemudian memperagakan adab yang berkaitan dengan alat peraga tersebut sambil membaca doa 3. Jika adab dan doa yang diucapkan benar, persilahkan anak untuk mengambil anak panahnya dan menancapkannya ke papan aktifitas yang berisi gambar yang sesuai dengan doa yang dibaca.

4. Demikian seterusnya sampai semua diperagakan dan panah tertancap pada gambar yang sesuai.

5. Hentikan permainan jika anak terlihat bosan atau lelah


6. Beri apresiasi atas keberhasilan anak bermain dengan baik

Aspek yang terstimulasi dari permainan ini:


1. Emosi social : melatih keberanian dan kepercayaan diri
2. Bahasa : menyebutkan dan memperagakan berbagai adab dan doa sesuai aktivitas

3. Kognitif : memahami doa sesuai aktifitas 4. Motorik halus : mengancingkan baju, menancapkan anak panah 5. Motorik kasar : berjalan menuju sasaran.

Kelebihan Dan Kekurangan Metode Demonstrasi


Kelebihan Metode Demonstrasi : 1. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan. 2. Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari. 3. Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa

Kelemahan metode Demonstrasi :


1. Siswa kadang kala sukar melihat dengan jelas benda yang diperagakan. 2. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan. 3. Sukar dimengerti jika didemonstrasikan oleh pengajar yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan.

Penutup
Banyaknya metode belajar yang diterapkan masing-masing mengandung kelebihan dan kekurangan. Yang terpenting dari semua itu disamping metode belajar yang digunakan adalah bagaimana anak itu pada awal masa belajar dipahamkan bahwa dalam suatu pembelajaran di kelas atau di tempat lain terdapat adab-adab dalam majelis yang harus dimiliki oleh peserta didik. Hanya islamlah yang mengajarkan adab-adab dalam majelis dan adab menuntut ilmu. Ketika anak didik/peserta didik sudah memiliki bekal dan memahami adab-adab bermajlis dan menuntut ilmu, maka metode apapun yang akan diberikan oleh pendidik/guru akan mudah mereka ikuti karena ada penghargaan dan pemuliaan terhadap majelis ilmu.

SekianJazakumullahukhairan

Ima Ummu Maryam