Anda di halaman 1dari 9

.

f )

mKlPs
Nasional Indonesia Standar

5Hl
Kertaskoran

998 sNt 14-0091-1

Badan Standardisasi Nasional

Pendahuluan

Kertas Koran merupakanjenis kertas yang digunakanuntuk mencetakkoran,. Sebagai salah satu media informasi yang sangat penting, harga koran harus dapat dijangkau oleh masyarakatluas. Oleh karenaitu, kertaskoran umumnya dibuat dari pulp yang harganyajuga murah, seperti pulp mekanis, serat sekunder,maupun pulp bukan kayu. Akan tetapi karena akan mengalami proses cetak, maka kertas koran harus sifat yang menunjangfungsinyasebagai kertascetak. memiliki beberapa Standar spesifikasi kertas koran telah diterapkan dalam Standar Industri Indonesia pada tahun 1980 dan pada tahun 1981 diangkat menjadi Standar Nasional Indonesia. Dengan semakin berkembangnya teknologi proses pembuatan kertas, khususnyadalam proses daur ulang kertas bekas dan pembuatanpulp mekanis, maka standar spesifikasi kertas koran perlu ditinjau kembali dan disesuaikan dengan perkembangan tersebut.

Dalam rancanganstandar ini diajukan usulan revisi untuk spesifikasi kertas koran yang mengalami penyesuaiandalam beberapahal yaitu persyaratankomposisi lembarandan derajatputih, pengambilan contoh,pengemasan, sertasyaratpenandaan. Rancangan standarini telah dibahasdalam rapat-rapat teknis, prakonsensusdan terakhir dirumuskandalam RapatKonsensus Nasional di Jakarta. Hadir dalam rapat-rapat tersebutwakil-wakil dari produsen,konsumen,lembaga peneliti,sertainstansiterkait lainnya.,

Daftar isi

Halaman

Ruanglingkup Acuan Definisi .. Spesifikasi Pengambilan contoh .. Carauji .. Pengemasan . .. Syaratpenandaan

sNr 14-0091-1998

Kertas koran

1 Ruang lingkup Standarini meliputi ruang lingkup, acuan,definisi, spesifikasi,carauji, pengemasan, dan syaratpenandaanuntuk kertas koran.

2 Acuan - 1987, Spesifikasi kertas koran 2.1 SNI l4 - 0091 koran. 2.2 Usulandaripabrikkertas

3 Definisi 3.1 Kertas koran adalahkertasyang dibuat khususuntuk mencetaksuratkabar. 3.2 Pulp kayu mekanis adalah pulp yang diperoleh sebagaihasil dari pengolahankayu mekanis atautermomekanis. secara 3.3 Pulp bukan kayu rendemen tinggi adalah pulp yang diperoleh sebagai hasil dari pengolahan bahanbaku bukan kayu denganprosessemi kimia yang diikuti denganproses mekanis. 3.4 Gramaturadalahmassalembarankertasdalam gram dibagi dengansatuanluas kertas dalam meter persegi,diukur padakondisi standar. 3.5 Tebal adalah jarak tegak lurus antarakedua permukaanpulp, kertas, atau karton, diukur padakondisi standar.

1 dari6

sNI 14-0091-1998

3.6 Ketahanantarik adalah dayatahanmaksimumjalur pulp, kertasatau karton terhadap gaya tarik yang bekerja pada kedua ujung jalur tersebut sampai putus, diukur pada kondisi standar. panjang maksimum yang dapat dicapai oleh jalur 3.7 Daya regang adalahpertambahan pulp, kertasatau karton sebelumputus,diukur padakondisi standar. 3.8 Ketahanan sobek adalah gaya dalam gram gaya (gf) atau miliNewton (mN) yang kertaspadakondisi standar. diperlukanuntuk menyobekselembar dalam persendari faktor pantul pencahayaan dan 3.9 Opasitascetak adalahperbandingan faktor pantul pencahayaanintrinsic diukur dengan reflektometer yang menghasilkan pencahayaan baur dan memberikannilai Y untuk sumber cahayaC pada filter tristimulus langsung. hijau menurut systemCIE (d/0o)ataudenganmetodepencahayaan 3.10 Derajat putih (d/0') adalahfaktor pantul intrinsic diukur pada panjang gelombang baur dan sudutpengamatan 0o. 457 nm denganpencahayaan

4 Spesifikasi berikut : Kertas koran harusmemenuhiketentuansebagai

pulp 4.1 Komposisi

: mengandungpulp kayu mekanis dan atau pulp bukan kayu rendemen tinggi dan atau pulp kertas bekas hasil penghilangantinta minimal 65%

4.2 Gramatur,gl^' 4.3 Tebal,mm 4.4 Ketahanantarik, AM, kN/ m (kgf I 15 mmz)

:45-55 : maksimal0,10

: minimal 1,18(1,8)

2 dari 6

sNr l4-0091-1998

4.5 Dayaregang,A}l4,o sobek,SM, mN (g0 4.6 Ketahanan 4.7 Opasitascetak,o/o - d/0" (pencahayaan baur) - pencahayaan langsung 4.8 Derajatputih (d10"),o

minimal 0,7 minimal 196 (20)

minimal 90 minimal 89 : minimal 55

5 Pengambilancontoh Contoh kertas yang akan diuji diambil sesuai SNI 14-1764-1989, Cara pengambilan contoh kertasdan karton.

6 Cara uji 6.1 Komposisipulp Caraanalisaseratpulp, kertasdan karton. denganSNI 14-0441-1989, Dilakukan sesuai 6.2 Gramatur Dilakukan sesuaidenganSNI l4-0439-1989, Carauji gramaturkertasdan karton. 6.3 Tebal Dilakukan sesuai dengan SNI 14-0435-1998, cara uji tebal lembaran pulp, kertas dan karton. tarik 6.4 Ketahanan Dilakukan sesuai dengan SNI 14-4737-1998,Cara uji ketahanantarik lembaran pulp, kertasdan karton (Metoda ElongasiTetap).

3 dari6

sNr 14-0091-1998

6.5 Dayaregang Dilakukan sesuaidengan SNI 14-4737-1998,Caru uji ketahanantarik lembaran pulp, kertasdan karton ( Metoda ElongasiTetap).

6.6 Ketahanan sobek Dilakukan sesuai dengan SNI 14 - 0436-1989, Caru uji ketahanansobek kertas dan karton. 6.7 Opasitas cetak Dilakukan sesuai denganSNI 14-4738-1998, Carauji opasitas cetak(d/0') lembaran pulp dan kertas untuk reflektometerdenganpencahayaan baur, atau SNI 14-0495-1989, cara uji opasitascetak kertasuntuk reflektometerdenganpencahayaan langsung. 6.8 Derajatputih Dilakukan sesuaidenganSNI l4-4733-1998,Carauji derajatputih (d/0") lembaranpulp, kertasdan karton.

Pengemasan

7.I Bentuk gulungan 7.l.l Ukuran : 900 - 1.200 : 75 dan 80 : 630 - 1.800

Diametergulungan, mm Diameterdalamsumbu,mm Lebargulungan, mm

7.1.2 Dalam satugulungantidak boleh terdapatlebih dari dua sambungan. Penyambungandilakukan menggunakanpita berperekat, ditempel rapat pada kedua permukaansambungandan diberi tanda pada sisi gulungan.Lebar pita berperekatyang digunakanminimal 50 mm.

4 dari 6

sNr 14-0091-1998

maksimal 20 mm dari sisi 7.1.3 Kedua tepi gulungandilingkari denganpelat penahan, gulungan. 7.1.4 Kedua ujung sumbu gulungandiberi alat penguatuntuk mencegah rusaknyasumbu selamapenanganan.

7.2 Bentuk lembaran 7.2.1 Ukuran

Lebar,mm

Panjang,mm

610

900

550

750

7.2.2 Kertas koran dalam bentuk lembaran dikemas untuk setiap 500 lembar (rim), dibungkus rapi sedemikian rupa sehingga kertas tidak mengalami kerusakan selama penanganan

Syarat penandaan

8.1 Padasetiapgulunganharusdiberi tandapengenal: pabrik pembuat atau nama dagang; kata-kata"kertas koran"; ukuran (lebar dan diameter); gramatur; berat gulungan; pada sisi gulungandiberi tandapanahyang menyatakanarahgulungandan tanda terdapatnyapenyambungan lembaran ; jumlah sambungan.
5 dari 6

sNr 14-0091-1998

8.2 Padasetiaprim harusdiberi tandapengenal: pabrik pembuatataunamadagang; kata-kata"kertas koran": jumlah lembaran; ukuran denganurutan notasi : lebar (mm) x panjang(mm); gramatur; tandapanahyang menyatakan arahmesin.

6 dari 6