Anda di halaman 1dari 26

PENDEKATAN-PENDEKATAN DALAM STUDY KEPEMIMPINAN

PENDEKATAN THE GREAT MAN THEORY/ THE TRAITS THEORY

Dasar Teori
Di pelopori para psikolog yang menaruh perhatian pada masalah kepribadian (human personality) Leadership = serangkaian sifat, ciri dan kualitas tertentu yg menjamin seorang pemimpin akan sukses di setiap situasi Seorang pemimpin akan sukses jika memiliki sifat dan ciri tertentu Tokoh-tokoh aliran : Ordway tead, George R Terry, Hendri Fayol, Chester I Barnard, Erwin Haskel Schell, dll

METODOLOGI
Mengunakan metode Induksi 1. Inventarisir sifat dan ciri orang-orang yg dianggap pemimpin 2. Sifat dan ciri khas yang dimiliki oleh para pemimpin diperbandingkan 3. Sifat-sifat atau ciri-ciri tertentu yang selalu ada dan dimiliki pemimpin berbeda dicatat dan dianggap sebagai sifat atau ciri esensial 4. Sifat atau ciri esensial tersebut di gunakan untuk menilai leadership seorang pemimpin atau pedoman untuk mengembangkan kader-kader pemimpin

ORDWAY TEAD
1. 2. Physical and nervous energy (energi jasmani dan rokhani) a sense af purpose an direction (orientasi mengenai sasaran dan tujuan) 3. Enthusiasm 4. Friendliness and affection (ramah tamah dan cinta kasih pada sesamanya) 5. Integrity (pribadi yang bulat) 6. Technical mastery (kecakapan teknis) 7. Decisiveness (tegas) 8. Intelligence (cerdas) 9. Teaching skill (pandai mengajar) 10. Faith (keyakinan)

GEORGE R TERRY
1. 2. 3. Energy (energi mental dan physic) Emotional stability (stabilitas emosi) Knowledge of human relations (pengetahuan mengenai human relations) 4. Empathy (kemampuan memproyeksikan diri baik mental maupun emosi pada posisi orang lain) 5. Objectivity (objektif) 6. Personal motivation (dorongan motivasi yang keluar dari diri sendiri) 7. Communicative skill (pantai berkomunikasi) 8. Teaching ebility (kemampuan mengajar) 9. Social skill (pandai bergaul) 10. Technical competence (kemampuan tekhnis)

KRITIK TERHADAP TEORI


1. ASUMSI Personality bukan pejumlahan dari sifat. Tidak mungkin menjumlahkan seluruh sifat/ciri yg seharusnya dimiliki seorang pemimpin, hanya akan menghasilkan ideal type yg sukar ditemukan. 2. METODOLOGI Semua menggunakan metode induksi tetapi hasilnya berbedabeda karena tidak menjelaskan cara menentukan sample, jumlah sample dan waktu penyelidikan/pengamatan. Hanya mencari pola-pola sifat tetapi tidak menganalisanya.

3. SIFAT/CIRI Suatu sifat/ciri sering saling berkaitan dan sulit dibedakan hingga sulit menyusun dan meneliti sifat/ciri tertentu. Tidak berhasil menentukan mana sifat/ciri terpenting dan tidak penting. Gagal membedakan mana sifat/ciri yg digunakan untuk mencapai sukses dan mana sifat/ciri yg digunakan utk mempertahankan kesuksesan tsb. Tidak memberi jawaban sifat/ciri esensial yg harus dimiliki dlm hubungan antar pemimpin

Kesimpulan The Great Man Theory


Terlepas dari berbagai kekurangan pendekatan ini para ilmuwan sepakat mengenai pentingnya human personality Seorang pemimpin harus memiliki kelebihan intelektual, kejiwaan/mental dan fisik Memang ada beberapa orang yang dilahirkan berbakat menjadi pemimpin namun keterampilan memimpin dapat dipelajari dan pada batas tertentu dapat ditumbuhkan

Situational approach to leadership

DASAR PENDEKATAN
Dipelopori oleh para sosiolog, anthropolog dan sosial psikolog Pendekatan ini tidak mempertumbuhkan teori kepemimpinan tetapi berusaha mencari alat untuk memahami fenomena kepemimpinan Kelompok ini juga mengakui pentingnya human personality dan kelompok sebagai vareabel kepemimpinan

SITUASI
Situasi = Perpaduan tertentu antara faktor budaya, faktor manusia, bentuk-bentuk hubungan (asosiasi) proses hubungan-hubungan itu, faktor lingkungan dan faktor tujuan. Situasi dapat mempengaruhi perilaku dan munculnya sifat-sifat tertentu Situasi dapat mempengaruhi timbul, tumbuh dan jatuhnya pemimpin

INDONESIA TAHUN 1965

Kepemimpinan seringkali dibentuk dan dihancurkan oleh lingkungan Pemimpin adalah orang yang mampu menguasai situasi Pemimpin akan jatuh jika tidak mampu menguasai situasi dan tidak memiliki kemampuan fleksiblitas untuk menyesuaikan diri

INDONESIA TAHUN 1998

Situasi sosial adalah keseimbangan yang bergerak (moving equilibrium) yang menuntut kemampuan dan fleksiblitas tipe dan gaya kepemimpinan Situasi sosial bukan gejala terisolasi tetapi merupakan produk/hasil interaksi lingkungan dan orang-orang dalam kelompok Situasi selalu berada dalam situasi sosial yang lebih luas Situasi selalu berada dalam antar hubungan dan hubungan yang saling mempengaruhi (multiplicity of situations)

LINGKUNGAN ESENSIAL ADMINISTRASI NEGARA ( John D Millet)


LINGKUNGAN MASYARAKAT ( Perlu perubahan cepat dan moderat serta memperhatikan the creative minority of a society) LINGKUNGAN POLITIK (mampu mewujudkan public policy, responsif (govermental sense), political sense) LINGKUNGAN INSTITUSIONAL (mampu melihat organisasi secara menyeluruh, mampu mengambil keputusan, mampu mendelegasikan wewenang dan mampu menumbuhkan kesetiaan)

FOLLOWER APPROACH TO LEADERSHIP

Pemimpin dan pengikut tidak dapat dipisahkan (the two sides of the same coin) Kepemimpinan dan kepengikutan adalah twin born dan twin developed (anak kembar yg lahir dan tumbuh bersama) Sikap pemimpin dan sikap pengikut saling mempengaruhi dan berkembang bersama

Faktor Pendorong Kepengikutan


Prof.DR.H Arifin Abdulrachman : 1. Kepengikutan karena naluri dan nafsu 2. Kepengikutan karena tradisi dan adat 3. Kepengikutan karena agama dan budi nurani 4. Kepengikutan karena rasio 5. Kepengikutan karena peraturan hukum George R Terry : 1. Faktor yang sifatnya emosional 2. Faktor yang sifatnya rasional 3. Faktor yang sifatnya personality pemimpin

Faktor yang sifatnya EMOSIONAL


Pemimpin mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi orang lain (ability to inspire) Pemimpin dianggap mengerti dan memehami mereka sepenuhnya Sanggup melaksanakan segala sesuatu yg bermanfaat bagi pengikut (membantu dan melindungi) Kondisi dan stamina fisik pemimpin Kata-kata dan nada suara yang menarik Dapat menimbulkan kesan yg baik dalam setiap pertemuan

Faktor yang sifatnya RASIONAL


Pemimpin dapat mengemukakan motif-motif yang dapat mempengaruhi banyak pengikut, oleh karena motif-motif itu mencerminkan nilainilai penting yang ada dalam pikiran pengikut

Faktor yang sifatnya PERSONALITY pemimpin


Pemimpin dipandang memiliki sifat-sifat atau ciriciri dan keyakinan yang baik Personality pemimpin memberikan kesan bahwa ia adalah seorang yang mampu memahami dengan sebaik-baiknya kesulitan-kesulitan pengikut, simpati pada pengikut, dapat memberikan moral support serta dapat mencapai tujuan yang bermanfaat bagi pengikut.

ECLECTIC APPROACH TO LEADERSHIP


Study kepemimpinan tidak lepas dari study tentang Pemimpin, Pengikut dan Situasi

Pemimpin

Pengikut

Situasi

Douglas Mc Gregor
(The human side of enterprise)

Kepemipinan adalah masalah hubungan (leadership is a relationship) dimana vareabel-vareabel utamanya adalah : 1. Sifat atau ciri Pemimpin 2. Sikap, kebutuhan dan sifat perseorangan para Pengikut 3. Karateristik organisasi, yang dapat dilihat dari tujuannya, struktur dan sifat tugas pekerjaan yang dilaksanakan 4. Milieu sosial, ekonomi dan politik

James J Cribbin
(Effective Managerial Leadership)

Dimensi kepemimpinan manajerial : 1. Personality dari leader manager 2. Personality kelompok 3. Situasi dan faktor organisasi