Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PENDAHULUAN GSP : HALUSINASI

Disusn Oleh : RAPIUDIN RASID SABAN NIM : 1114201030 Semeste !

PROGRAM S"UDI S1 #EPERA$A"AN %A#UL"AS ILMU #ESEHA"AN UNI!ERSI"AS MUHAMMADI&AH "ANGERANG "AHUN 2013

1'L()* (n Pen+(hulu(n GSP : H(lusin(si

LAPORAN PENDAHULUAN I. Kasus (masalah utama) Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi Halusinasi adalah gangguan (persepsi) panca indera tanpa adanya rangsangan dari luar yang dapat meliputi semua sistem penginderaan dimana terjadi pada saat kesadaran individu itu penuh !aik (Stuart " Sundenn# $%%&). II. Proses 'erjadinya (asalah a. )aktor Predisposisi Gangguan perkem!angan dan *ungsi otak# susunan syara* + syara* pusat dapat menim!ulkan gangguan realita# gejala yang mungkin tim!ul adalah ham!atan dalam !elajar# !er!icara# daya ingat# dan muncul perilaku menarik diri. ,alam *aktor psikologinya keluarga dan lingkungan klien sangat mempengaruhi respon psikologi klien# sikap atau keadaan yang dapat mempengaruhi gangguan orientasi realitas adalah penolakan atau tindakan kekerasan dalam rentang hidup klien. Sedangkan dalam *aktor sosial !udaya dapat mempengaruhi gangguan orientasi realita seperti kemiskinan# kon*lik sosial !udaya ( perang# kerusuhan# !encana alam ) dan kehidupan yang terisolasi disertai dengan stress. !. )aktor Presipitasi Secara umum klien dengan gangguan halusinasi tim!ul gangguan setelah adanya hu!ungan yang !ermusuhan# tekanan# isolasi# perasaan tidak !erguna# putus asa dan tidak !erdaya. c. -enis.jenis Halusinasi $. Halusinasi Pendengaran ( /uditorik ) 0. Halusinasi Penglihatan ( 1isual ) 2. Halusinasi Penghidu ( 3l*aktorik ) 4. Halusinasi Pengecap 5. Halusinasi Pera!a ( 'aktil )

2'L()* (n Pen+(hulu(n GSP : H(lusin(si

d. )ase.*ase Halusinasi Psikotik mendengar dan mengikuti )ase I : (enenangkan /nsietas 'ingkat Sedang Karakteristik 3rang yang !erhalusinasi mengalami keadaan ansietas# kesepian# merasa !ersalah# dan takut serta menco!a untuk memusatkan pada penenangan pikiran untuk mengurangi ansietas individu mengetahui !ah6a pikiran dan sensori yang dialaminya terse!ut dapat dikendalikan jika ansietasnya !ias di atasi (7onpsikotik). Perilaku pasien yang teramati misalnya menyeringai atau terta6a yang tidak sesuai# menggerakkan !i!irnya tanpa menim!ulkan suara# gerakkan mata yang cepat respon ver!al yang )ase II lam!an# ,iam dan dipenuhi oleh sesua yang mengasyikkan. : (enyalahkan /nsietas 'ingkat 8erat (menyenangkan) Karakteristiknya pengalaman sensori !ersi*at menjijikan dan menakutkan # orang yang !erhalusinasi mulai merasa kehilangan kendali dan mungkin !erusaha untuk mernjauhkan dirinya dari sum!er yang dipersepsikan# individu mungkin merasa malu karena pengalaman sensorinya dan menarik diri dari orang lain (7onpsikotik). Perilaku pasien yang teramati misalnya peningkatan system sara* otonom yang menunjukkan ansietas misal : peningkatan nadi# perna*asan dan tekanan darah.Penyempitan kemampuan konsentrasi dipenuhi dengann pengalaman sensori dan mungkin kehilangan kemampuann untuk mem!edakan antara halusinasi dengan realitas. )ase III : (engendalikan /nsietas 'ingkat 8eras (mengontrol) Karakteristik orang yang !erhallusinasi menyerah untuk mela6an penngalaman halusinasi dan mem!iarkan halusinasi menuasi dirinya# isi halusinasi dapat !erupa permohonan# individu mungkin mengalami kesepian jika pengalaman sensori terse!ut !erakhir (Psikotik). 3'L()* (n Pen+(hulu(n GSP : H(lusin(si

Perilaku pasien yang teramati misalnya le!ih cenderung mengikuti petunjuk yang di!erikan oleh halusinasinya daripada menolaknya.Kesulitan dalam !erhu!ungan dengan orang lain rentang perhatian hanya !e!erapa menit atau detik. Gejala *isik dari ansietas !erat seperti !erkeringat# tremor# ketidakmampuan untuk mengikuti petunjuk. )ase I1 : (enaklukan /nsietas 'ingkat Panik.(mengendalikan) Karakteristiknya pengalaman sensori mungkin

menakutkan jika individu tidak mengikuti perintah# halusinasi !ias !erlangsung dalam !e!erapa jam atau hari apa!ila tidak ada intervensi terapeutik. (Psikotik). Perilaku pasien yang teramati perilaku menyerang + terror seperti panik. Sangat potensial melakukan !unuh diri atau mem!unuh orang lain. Kegiatan *isik yang mere*leksikan isi halusinasi seperti amuk# agitasi# menarik diri atau kataton. 'idak mapu !erespon terhadap petunjuk yang kon*leks. 'idak mampu !erespon terhadap le!ih dari satu orang. e. 9entang 9espons Rent(n, Res)*n Neu *-i*l*,is Res)*n A+()ti.
Pi/i (n L*,is Pe se)si A/u (t Em*si #*nsisten Den,(n Pen,(l(m(n Pe il(/u Sesu(i hu-un,(n s*si(l Pi/i (n /(+(n, men0im)(n, ilusi e(/si em*si*n(l

Res)*n M(l(+()ti.
#el(in(n )i/i (n (t(u h(lusin(si #eti+(/m(m)u(n untu/ men,(l(mi em*si /eti+(/te (tu (n2 Is*l(si S*si(l

-e le-ih(n (t(u /u (n, )e il(/u ,(n1il (t(u t(/ l(1im men( i/ +i i

*. (ekanisme Koping Perilaku yang me6akili upaya untuk melindungi diri sendiri dari pengalaman yang menakutkan !erhu!ungan dengan respon 7euro!iologik termasuk : regresi !erhu!ungan dengan masalah proses in*ormasi dan upaya untuk menanggulangi ansietas# hanya mempunyai sedikit energi yang tertinggal untuk akttivitas hidup sehari . hari. Projeksi se!agai upaya untuk menjelaskan kerancuan persepsi. (enarik diri. 4'L()* (n Pen+(hulu(n GSP : H(lusin(si

III.

Prinsip halusinasi : meorientasikan dgn realitas tdk !leh menyangkal dan tdk !leh mendukung# sering tapi singkat# /. Pohon (asalah 9esiko Perilaku Kekerasan

GSP : Halusinasi Isolasi Sosial 8. (asalah kepera6atan dan data yang perlu dikaji. ,s : Klien mengatakan saya sering mendengarkan suara.suara yang memanggil nama saya. ,o : Klien tampak !er!icara sendiri dan terta6a sendiri. :kspresi 6ajah tegang dan mudah tersinggung. Klien tidak dapat memusatkan perhatian. Pandangan mata pada arah tertentu. Gelisah melakukan gerakan. I1. ,iagnosa Kepera6atan Gangguan Sensori Persepsi : Halusinasi 9encana tindakkan kepera6atan ( 'erlampir )

1.

Sum!er /nna 8udi Keliat. 0;;;. Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Sosial Menarik Diri. -akarta : )akultas Ilmu Kepera6atan <niversitas Indonesia. 7urjanah# Intansari. 0;;$. Pedoman Penanganan Pada Gangguan Jiwa. =ogyakarta : (omedia. Perry# Potter. 0;;5 . Buku Ajar Fundamental Keperawatan. -akarta : :G>.

3'L()* (n Pen+(hulu(n GSP : H(lusin(si