Anda di halaman 1dari 16

STUDI KELAYAKAN PROYEK SINGKONGFOOD

Oleh: Fahmi Rizal (1112084000016) Muh.Irfan Syafrudin (1112084000019) Rizky malvin (1112084000012)

Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

ABSTRACK We know the current level of dependence on rice Indonesian citizens is very high. This causes a problem should arise government to import rice from other countries to impose on the government in the form of increased government spending. Yet we know in Indonesia has fertile soil and has a good climate for farming. These resources are abundant in this do not waste it. There should be an attempt to cultivate these abundant resources. It could be planting plants produce carbohydrates, substances that are both contained in rice. Therefore it takes a project that can generate output staple food source alternative to hold or even reduce the high level of consumption of the rice. Here PT.Singkongfood born to produce the raw materials of cassava into a product that is ready to be consumed as a substitute for rice. Keywords : Alternative resources, Cassava, Rice substitute, Farming, and Public policy

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang Dewasa ini kebutuhan pangan di dunia khususnya di negara Indonesia cukup besar,sehingga sector pertanian yang menyediakan produk bahan makanan pokok mulai mengalami kesulitan dikarenakan jumlah permintaan akan bahan makanan pokok terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk yang cukup tinggi. Di negara Indonesia ini tingkat ketergantungan warga negara Indonesia terhadap bahan makanan pokok terutama beras sangat tinggi,hal ini mengakibatkan tingginya permintaan terhadap beras di Indonesia tetapi tidak diiringi dengan ketersediaan terhadap beras sebagai makanan pokok. Pemerintah Indonesia dalam hal ini yang memiliki tanggung jawab untuk mencukupi segala kebutuhan,terutama kebutuhan pangan warga negaranya. Dalam hal ini pemerintah Indonesia telah mengambil kebijakan berupa Impor beras dari berbagai negara seperti Vietnam,Thailand dan Filipina. Hal ini dilakukan agar kebutuhan pangan khususnya beras dapat terpenuhi. Impor beras di sini dilakukan pemerintah dikarenakan ketidakmampuan sector pertanian dalam menyediakan kebutuhan bahan pangan,faktor lain yang menyebabkan pemerintah memilih kebijakan impor beras adalah harga dari beras produk Indonesia lebih tinggi sehingga sulit bersaing dengan produk beras dari negara lain. Harga beras produk Indonesia tinggi dikarenakan biaya produksi terlalu tinggi dan semakin sempitnya lahan pertanian di Indonesi,hal ini dikarenakan kurangnya perhatian pemerintah terhadap sector pertanian dibandingkan sector lain seperti sector jasa,pariwisata,dan perindustrian. Berdasarkan masalah-masalah yang tekah dipaparkan diatas maka kami PT

Singkongfood menawarkan solusi dan bahan pangan alternative pengganti beras sebagai makanan pokok.Walaupun beras memiliki karbohidrat paling tinggi tetapi singkong memiliki serat yang lebih tinggi sehingga selain menambah energy dan lebih baik dalam hal kesehatan.Oleh karena itu PT kami membuat beberapa produk olahan singkong yang dapat dikonsumsi masyarakat sebagai variasi akan kebutuhan masyarakat terhadap karbohidrat yang berguna sebagai sumber energy. Selain itu tanaman singkong dalam proses penanaman sangat mudah dikarenakan untuk menanam singkong tidak memerlukan biaya yang cukup besar dalam perawatannya tidak seperti halnya dalam menanam padi yang memerlukan berbagai macam pestisida karena rentan terhadap

hama. Singkong juga dalam hal lahan yang diperlukan dalam menanam tidak seperti tanaman padi yang membutuhkan tanah yang mengandung banyak air, singkong hanya memerlukan tanah yang lembab yaitu tanah yang tidak terlalu membutuhkan banyak air (bisa dengan hanya menyiram dua minggu sekali). Maka dari itu kami PT.Singkongfood akan memanfaatkan kelebihan yang dapat kita peroleh dari tanaman singkong untuk menjadikan singkong sebagai alternatif bahan pangan di Indonesia. Hal ini dilakukan karena, saat ini masih tingginya tingkat ketergantungan warga negara indonesia terhadap beras, bahkan muncul ungkapan yang mengungkapkanbelum kenyang kalau belum makan nasi. Pola pikir demikian harus kita rubah pada masyarakat Indonesia dengan mensosialisasikan mengenai masih banyaknya alternatif bahan pangan yang bisa menggantikan beras karena di dalam nya terkandung zat karbohidrat yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi, terutama yang kita bahas kali ini adalah singkong.

Rumusan Masalah 1. Apakah ada alternative sumber karbohidrat yang baik bagi penduduk di Indonesia? 2. Dengan rencana penghematan konsumsi beras,Bisakah pemerintah mengadakan swasembada beras? 3. Apakah dengan dibukanya usaha ini,dapat menambah lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran? 4. Apakah dengan alternative pangan yang digalakan,dapat mengurangi belanja pemerintah dalam hal impor beras?

Tujuan 1. Mencari sumber pangan alternatif warga negara indonesia agar terdapat banyak pilihan dalam hal mengkonsumsi asupan makanan yang mengandung karbohidrat. 2. Membantu pemerintah dalam rencana swasembada beras. 3. Menciptakan lapangan kerja karena dalam memproduksi singkong membutuhkan tenaga kerja agar mengahasilkan output yang siap dikonsumsi masyarakat 4. Mengurangi belanja pemerintah khususnya dalam hal impor beras yang telah dilakukan pemerintah saat ini

BAB II Aspek umum dan organisai

Tabel produksi padi-singkong 5 tahun terakhir

Tahun 2009 2010 2011 2012 2013

Produksi padi(ton) 64398890 66469394 65756904 69056126 70866571

Tahun 2009 2010 2011 2012 2013

Produksi singkong(ton) 22039145 23918118 24044025 24177372 25494507

Dari data yang didapatkan dari bps.go.id,pada tahun 2013 didapatkan data lahan tanaman singkong diindonesia mempunyai luas 1.137.210 ha dengan produktivitas sebesar 224,18/ha dan produksi sebesar 25.494.507 ton,sedangakan pada mempunyai lahan seluas 13.769.913 ha dan produktivitas sebesar 51,46/ha dan produksi sebesar 70.866.571.dari data diatas nilai produktivitas singkong per ha lebih tinggi daripada padi,sehingga sangat produktivitas yang baik digunakan sebagai bahan pangan alternative,selain tinggi,waktu penanaman yang singkat,tingkat karbohidrat

tinggi,glukosa yang rendah amat baik bila digunakan sebagai sumber karbohidrat utama. Nama unit usaha Usaha yang bergerak dibidang produksi makanan utama,ringan, ini diberi nama Singkongfood. Pabrik dimasa akan datang dikawasan penyangga ibukota,supaya proses produksi dan distribusi dari produk pada usaha ini lebih efisien,direncanakan berlokasi didaerah legok,kabupaten

Tangerang. PT Singkongfood ini bergerak dibisnis pengoalahan makanan dari singkong,bisnis utama singkongfood adalah kripik singkong berbagai rasa,singkong rebus instan berbagai rasa,terigu singkong,dll. Produk olahan singkong ini bisa dikonsumsi sebagai makanan utama maupun cemilan.

Jenis-jenis usaha Usaha ini adalah termasuk jenis usaha BUMS(Badan Usaha milik Swasta) karena badan usaha ini didirikan dan dimodali oleh sekelompok orang.lebih jauhnya jenis usaha ini berbentuk Perseroan terbatas karena kedepannya usaha ini akan menjual saham untuk mendapatkan modalnya,dimana setiap pemegang surat saham mempunyai haka atas perusahaan dan setiap pemilik surat saham berhak atas keuntungan(deviden).

Organisasi

Job Description

Direktur Utama

Merupakan struktur organisasi PT.Singkongfood yang tertinggi. Bagian ini merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap segala bentuk operasional atau berjalannya roda perusahaan. Di PT.Singkongfood ini yang menempati jabatan ini harus memenuhi persyaratan S3 maupun setaranya. General Manager

Merupakan Manager tertinggi dari para manager di PT.Singkongfood. GM memimpin mengatur, membimbing dan mengarahkan organisasi perusahaan, dimana kegiatan tersebut untuk mencapai prestasi yang tinggi dalam menghasilkan produk-produk berkualitas. Syarat untuk menempati jabatan ini minimal S2 atau setaranya dan merupakan lulusan manajemen. Manager Keuangan

Memiliki tugas yang berupa : 1. 2. 3. 4. Merencanakan dan menyiapkan anggaran PT.Singkongfood. Memonitor kegiatan operasional dalam aspek finansialnya. Verifikasi setiap penerimaan maupun pengeluaran biaya dan pembelian asset. Menjalankan prosedur keuangan yang telah dibuat.

Untuk manager keuangan syarat pendidikannya untuk menduduki jabatan ini minimal S1 dengan IPK minimal 3,00. Manager Pabrik(Factory Manager)

Bertugas dan bertanggung jawab dalam mengatur dan mengawasi kegiatan yang berhubungan dengan produksi dan mengambil tindakan untuk kelancaran jalannya proses produksi. Selain itu manajer pabrik memiliki tugas dan tanggung jawab: (1) Merencanakan, mengkoordinasi, mengarahkan dan mengendalikan kegiatan manufacturing yang meliputi produksi dan gudang untuk memperlancar proses pencapaian sasaran perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang. (2) meningkatkan usaha dalam bidang peningkatan mutu produk, produktifitas kerja dan pengendalian biaya operasional secara kontinu. (3) Mengatur dan mengendalikan proses manufacturing sesuai dengan standar yang ditentukan. Dalam manager pabrik ini syarat yang memenuhi kriteria yaitu minimal S1 dengan IPK minimal 3,00

Dalam manager pabrik dapat meliputi 1. Manager Produksi

Memiliki tugas untuk mengatur dan mengawasi kegiatan proses produksi PT.Sinkongfood dan mengambil tindakan dalam proses produksi agar kegiatan produksi perusahaan tidak terhambat dan menyediakan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan dalam kegiatan proses produksi. 2. Manager Pergudangan

Memiliki tugas untuk mengatur dan mengedalikan kegiatan pergudangan . Hal ini dapat berupa menjaga dan memeriksa asset dari PT.Singkongfood baik itu asset tetap maupun tidak tetap. Tugas lainnya menerapkan prosedur kerja, termasuk syarat-syarat, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk menjaga dan memelihara semua aset perusahaan berupa aset tetap atau aset tidak tetap. Manager Pengawasan Mutu Produk

Manager ini memiliki tugas berupa : 1. 2. Memeriksa bahan baku, bahan tambahan, produk jadi, dan bahan pengemas. Mengawasi kualitas produk dan bertanggung jawab atas kelengkapan bahan baku yang

siap untuk proses produksi agar mutu dan kualitasnya terjamin. 3. Mengatur dan merencanakan kerja, kebutuhan kerja tenaga kerja, alat bantu dan fasilitas

kerja selama masih dalam batas-batas standar baku. Dalam manager pengawasan mutu produk ini syarat yang memenuhi kriteria yaitu minimal S1 dengan IPK minimal 3,00 Manager Personalia

Memiliki berbagai tugas yang meliputi : 1. Merencanakan dan mengkordinir hubungan industrial, administrasi kepegawaian,

keamanan, kehumasan, dan pelayanan umum untuk mendukung proses pencapain tujuan perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang. 2. 3. 4. Menyeleksi dan merekrut tenaga kerja yang akan bekerja di PT.Singkongfood. Menciptakan suasana yang kodusif bagi para pelaku di dalam PT.Singkongfood. Menyelenggarakan syarat-syarat dan kondisi kerja untuk mewujudkan hak dan kewajiban

karyawan dan administrasi kepegawaian secara tepat sebagai syarat untuk meningkatkan produktifitas kerja yang optimal.

Dalam manager personalia ini syarat yang memenuhi kriteria yaitu minimal S1 dengan IPK minimal 3,00 Manager Pemasaran

Manajer pemasaran memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengkoordinir distribusi produk ke daerah pemasaran, melakukan tugas penjualan dan permintaan produk, menyiapkan rencana mengenai penjualan dan permintaan produk, merencanakan dan membuat rancangan promosi, serta membuat rencana penjualan dan permintaan produk. Di PT.Singkongfood ini yang menempati jabatan ini harus memenuhi persyaratan S1 dengan IPK diatas 3.00. Supervisor

Memiliki tugas di dalam PT.Singkongfood ini berupa membantu kinerja setiap manager yang terdapat di PT.Singkongfood berupa manager keuangan, pabrik, pengawasan mutu produk, personalia, dan pemasaran. Syarat pendidikan minimal untuk menjadi supervisor adalah S1 dan setaranya. Staff dan Karyawan

Memiliki tugas untuk menjalankan roda perekonomian di dalam PT.Singkongfood agar kegiatan di dalam perusahaan lancar untuk mencapai tujuannya. Dapat pula menjalankan perintah yang dianjurkan setiap manager di setiap bidangnya. Syarat minimal pendidikannya SMA atau sederajatnya. Personalia Kebutuhan akan tenaga kerja di PT.Singkongfood,berikut ini rinciannya: Sebagai Direktur Utama membutuhkan 1 orang, General Manager(GM) membutuhkan 1 orang, untuk setiap manager di dalam PT.Singkongfood ini terdapat kurang lebih 5 manager ditambah 2 manager dari div.manager pabrik yaitu manager produksi dan pergudangan, pada setiap supervisor dari setiap manager membutuhkan 3 orang dikarenakan PT.Singkongfood menjalankan 3 shift yaitu pagi(09.00-16.00), sore(16.00-01.00) dan malam(01.00-09.00), dan karyawan dan staff-staff membutuhkan 50 orang untuk setiap bawahan manager. Jadi untuk keseluruhan karyawan dan staff berjumlah 250 orang.

Bab III Segmentasi,targeting,positioning Segmentasi Demografi,penjualan produk singkongfood ini ditujukan untuk para masyarakat segala kalangan diwilayah Indonesia yang mulai memberikan perhatian lebih terhadap makanan ringan sebagai cemilai diberbagai suasana dan terhadap masyarakat yang memiliki pandangan bahwa singkong merupakan pilihan terbaik sebagai sumber karbohidrat alternatife selain beras.Tingginya jam kerja masyarakatkini membuat mereka harus selalu menyediakan makanan yang praktis dan bergizi tinggi tentunya.singkongfood tidak menetapkan wilayah sasaran geografik,singkongfood dapat melayani semua segmen pasar.diproyeksikan produk dari unit usaha ini memiliki harga terjangkau untuk semua kalangan.produk dari singkongfood ini diharapakan menjadi produk pilihan sebagai makanan utama dan cemilan yang dapat membantu dalam keefisienan aktivitas sehari-hari.belum lagi produk ini juga mengandung kandungan gizi cukup yang tidak bisa diremehkan. Targeting Produk singkongfood ini dipasarkan kepada masyarakat dengan berbagai usaha dan jenis kelamin,mulai dari anak-anak berusia 5 tahun hingga dewasa berumur lebih dari 50 tahun.Singkongfood dipasarkan pula kepada masyarakat dari segi status sosial,gaya hidup,kepribadian,dan pendapatan ekonomi manapun.Dulu cemilan dan makanan pokok sehat Cuma dicitrakan untuk beberapa orang kaya saja.namun,dalam perjalanan waktu,kebutuhan cemialan dan makanan pokok sehat dirasakan oleh semua pihak dari berbagai kalangan.Dengan harga yang terjangkau maka konsumen cukup mudah mendapatkan penganan yang diproduksi oleh singkongfood ini. Positioning Produk singkongfood ini memposisikan produknya market challengers,yaitu sebagai produk inovasi baru yang menentang banyak produk cemilan dan pilihan makanan utama dipasaran.inovasi singkong rebus instan berbagai rasa ditemani bubuk gula akan menjadi gebrakan inovasi sumber penganan utama dipasaran saat ini. Singkongfood ini pada dasrnya menerapkan strategi single positioning.pada single positioning,singkongfood mengguankan slogan sumber energy elternative,lets taste it yang dapat membuat konsumen penasaran dan tertarik akan produk ini.walaupun hanya berbahan

singkong yang diposisikan sebagai penganan utama dan cemilan namun produk ini memiliki kandungan gizi yang cukup baik yang dapat menambah daya tariknya sebagai variasi penganan baru.dengan slogan produknya yang akan dipopulerkan tersebut masyarakat akan tertarik mencoba produk-produk dari singkong food,selain nilai gizinya,harganyapun cukup bisa dijadikan alasan untuk membeli produk ini.

strategi pemasaran Strategi pemasaran yang akan digunakan adalah dengan mengaplikasikan strategi mix yaitu dengan menggunakan media promosi secara intensif. Media promosi yang digunakan antara lain, dengan memanfaatkan iklan di media elektronik, media cetak, brosur, juga dengan mengadakan kerja sama melalui event-event yang diadakan di sekolah-sekolah.

Bab IV Aspek teknis dan operasi Rencana pengembangan Evakuasi lokasi

Lokasi pabrik utama singkongfood adalah terletak didaerah jalan raya cisauk km.5 kecamatan Cisauk,kabupaten tangerang.Lokasi ini dipilih karena letaknya yang tak jauh dari pusat perekonomian yang terletak dijakarta,akses menuju pusat yang mudah dan efisien,lahan yang masih banyak tersedia dan harga tanah dan bangunan yang relative lebih rendah jika dibandingkan dengan tanah dan bangunan yang berada di Jakarta. Sarana dan prasarana

Sarana yang digunakan adalah sebuah pabrik,ruangan dilengkapi dengan pembagian ruang menurut tugasnya masing-masing(produksi,pe,asran,HRD,keuangan) dan peralatan-peralatan yang dapat menunjang segala kegiatan unit usaha ini,terdiri dari mesin pemotong singkong,alat pengolahan,alat perlengkapan,alat transportasi,hingga finishingnya. Prasarana yang digunakan adalah tanah seluas 1.000 m2 yang terdiri dari unit bangunan untuk menunjang produksi unit usaha yaitu pabrik,ruang-ruang unit

produksi,distribusi,HRD,keuangan,pemasran,dll.ruang Ibadan dan kantin untuk karyawan.

Bahan-bahan utama

Bahan-bahan utama yang digunakan pabrik ini untuk menjalankan unit usaha nya adalah tentunya singkong sebagai bahan utama untuk memproduksi cemilan(makanan ringan) dan makanan pokok yang merupakan hasil dari proses produksi dari singkongfood. Dalam produksi jangka pendek kami mendapatkan bahan utama ini dari petani singkong sekitaran daerah pabrik,dan mendapatkan pula dari petani singkong didaerah banten dengan harapan kualitas singkong yang lebih bagus dari daerah ini dan harga yang lebih murah untuk menekan biaya produksi. Bangunan dan tata letak bangunan

Bentuk bangunan yang digunakan adalah bentuk simple seperti umumnya bentuk pabrik-pabrik di Indonesia,dengan desain simple dan tidak membutuhkan biaya yang lebih dalam pembangunannya.Tata letak dari bangunan ini adalah memusat dengan pembuangan limbah terletak dibelakang pabrik. bagian produksi terletak ditengah pabrik,dan unit-unit yang berorientasi perkantoran yang pada umumnya seperti pemasaran,HRD,keuangan terletak didepan pabrik. Bab V Keuangan Anggaran Usaha Dana yang dipenuhi perusahaan diperkirakan sebesar 21,15 Millyar. Dana sebesar ini dapat dialokasikan untuk beberapa hal,yang meliputi:

A.

Biaya Modal

Biaya Sewa Gedung : Harga sewa Luas Tanah Lama sewa = Rp. 40.000/m2 per 2 bulan = 1.000m2 (gedung = 800 m2) = 1 tahun.

Total biaya sewa gedung = Rp.40.000 x 1000m2 x 6 = Rp. 240.000.000 B. Biaya Operasional :

Biaya mesin: a. b. Harga mesin penepung Harga mesin perajang = 20 buah x Rp. 16.500.000 = Rp. 330.000.000 = 20 buah x Rp. 15.500.000 = Rp. 310.000.000

c. d.

Harga mesin pengering Perlengkapan kantor

= 20 buah x Rp. 24.500.000 = Rp. 490.000.000 = Rp. 1.000.000.000

Biaya pegawai : a. Gaji Buruh = 250 orang x Rp. 2.400.000 Rp. 7.200.000.000 b. Gaji (atasan) = 15 orang x Gaji bervariasi(sesuai tingkatan) = Rp. 90.000.000 x 12 bulan = Rp. 1.080.000.000 Biaya Bahan Baku : a. Singkong per hari = 10.000 kg x Rp. 2000 = Rp. 20.000.000 x 30 hari Rp. 600.000.000 x 12 bulan = Rp.7.200.000.000 b. Bahan baku lain-lain Rp. 200.000.000 x 12 bulan = Rp.2.400.000.000 = = = Rp. 600.000.000 x 12 bulan =

A.

Rencana Kebutuhan Dana Awal Dalam (000.000) Keterangan unit 1 10 60 jumlah 240 900 1.130 8.280 7.200 2.400 1.000 21.150

Sewa pabrik selama 1 tahun Mobil box Biaya mesin Gaji pegawai selama 1 tahun Biaya bahan baku 1 tahun Biaya bahan lain-lain1 tahun Perlengkapan kantor Jumlah

B. a. -

Proyeksi Keuangan Proyeksi Pendapatan Pendapatan per hari Pendapatan per bulan Pendapatan per tahun Rp. 100.000.000

Rp. 3. 000.000.000 Rp. 36.000.000.000

b. -

Proyeksi Biaya Per Tahun Sewa gedung pabrik dan kantor Gaji 1 tahun Operasional untuk 1 tahun Lain-lain Rp. 240.000.000

Rp. 8.280.000.000 Rp. 9.800.000.000 Rp. 3.030.0000.000 Rp. 21.350.000.000

Jumlah Biaya Operasional c. Proyeksi Rugi/Laba

Perhitungan Rugi/Laba yang akan diperoleh perusahaan didapat dari selisih pendapatan pada tahun pertama dan biaya operasional pada tahun pertama. Perhitungannya yaitu Rp. 36.000.000.000 Rp. 21.350.000.000 = Rp. 14.650.000.000. Sehingga proyeksi laba per tahun yang diperoleh perusahaan sebesar Rp.14.650.000.000. Dan setelah di potong pajak 30% laba bersih yang akan diperoleh Rp. 10.255.000.000.

Marginal Efficiency of capital(MEC) MEC adalah perbandingan perkiraan laba rata-rata terhadap modal awal suatu usaha.Bila MEC yang dihitung lebih dari satu,maka investasi layak untuk dilanjutkan. Payback period

Payback period merupakan salah satu penialian investasi berdasarkan periode peluansan biaya investasi oleh kas netto selisih pendapatan terhadap pengeluaran dikurangi biaya investasi suatu usaha (periode tercapainya besarnya kas netto sama dengan modal awal usaha ).

Bab VI Aspek sosial dan ekonomi Aspek sosial dan ekonomi adalah merupakan pengaruh apa yang akan terjadi dengan adanya perusahaan,khususnya dibidang perekonomian masyarakat setempat dan bidang sosial kemasyarakatan.setiap usaha yang dijalankan akan memberikan dampak positif dan negative bagi berbagai pihak. Bagi masyarakat adanya investasi ditinjau dari aspek ekonomi dapat memberikan peluan untuk meningkatkan pendapatan,sedangkan bagi pemerintah akan memberikan pemasukan berupa pendapatan,baik bagi pemerintah pusat maupun daerah.

Dalam aspek ekonomi dan sosial perlu ditelaah apakah keberadaan suatu proyek atau usaha memberikan manfaat secara ekonomi dan sosial kepada berbagai pihak atau sebaliknya.

Dampak aspek ekonomi dan sosial Dampak yang ditimbulkan dengan berdirinya suatu perusahaan melalui aspek ekonomi dan sosial adalah: Aspek ekonomi a) Dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui terbukanya kesempatan lapangan kerja,tersedianya sarana prasana umum,tersedianya beragam produk barang dan jasa di masyarakat. b) Menggali,menagtur dan menggunakan ekonomi sumber daya alam melalui penggunaan lahan yang tepat dan efisien,peningkatan nilai tambah SDA,membangkitkan lahan tidur. c) Meningkatkan perekonomian pemerintah melalui menambah peluang dan kesempatan kerja bagi masyarakat,kemerataan distribusi pendapatan,meningkatkan devisa

negara,memperoleh pajak dari perusahaan. d) Pengembangan wilayah

Dampak negative yang mungkin timbul dari aspek ekonomi adalah; a) Eksplorasi sumber daya yang berlebihan b) Masuknya pekerja dari luar yang mengurangi kesempatan atau peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Sedangkan dampak sosial dengan adanya proyek adalah: 1. Komponen demografi -Struktur penduduk -pertumbuhan penduduk -tenaga kerja 2. Komponen Budaya -kebudayaan -proses sosial -warisan budaya -sikap dan persepsi masyarakat terhadap rencana usaha

3. Kesehatan masyarakat -parameter lingkungan masyarakat yang diperkirakan terkena dampak rencana pembangunana pabrik dan berpengaruh terhadap kesehatan. -proses dan potensi terjadinya pencemaran -potensi besarnya terkena dampak timbulnya penyakit(angka kesakitan dan kematian)

Dampak negative aspek sosial a. Perubahan gaya hidup,budaya,adat istiadat dan struktur sosial lainnya. b. Meningkatnya kriminalitas

Bab VII Penutup Kesimpulan Hasil analisis kelompok kami,maka kami menyimpulkan bahwa dengan didirikannya unit usaha ini,yang bernama PT.Singkongfood diharapkan usaha ini dapat menambah varian sumber karbohidrat,varian cemilan,hingga varian tepung dipasaran.Serta dapat pula meningkatkan kesejahteraan petani singkong lokal,masyarakat sekitar yang diserap menjadi tenaga kerja,serta dapat menambah pula pendapatan negara dari sector ini,Dengan adanya produk ini maka masyarakat akan memliki pilihan banyak dalam memilih sumber karbohidrat,cemilan,banyaknya varian produk inovasi yang akan diciptakan PT.Singkongfood sehingga dapat menambah daya saing dengan produk luar dan diharapkan dalam jangka panjang dapat diekspor ke wilayah asia tenggara,dan bertahap ke pangsa pasar dunia.Dengan pemaparan diatas maka kami semakin tertarik dan optimis untuk mengembangkan unit usaha ini.

Saran Dalam menjalankan usaha ini maka yang perlu diperhatikan adalah bagaimana bersaing dengan produk impor dengan cara menjaga kualitas dan kuantitas produk,serta positioning,targeting, segmentasi pasar yang harus lebih diperhatikan supaya sasaran dan strategi pemasaran mendapatkan hasil yang sesuai.