Anda di halaman 1dari 5

UJI KOEFISIEN (BILANGAN) FENOL.

BILANGAN FENOL MERUPAKAN BILANGAN YANG MENYATAKAN PERBANDINGAN DAYA BUNUH DESINFEKTAN DENGAN BAKU FENOL PADA KONDISI YANG SAMA

 Baca angka anjuran pemakaian larutan desinfektan pada etiketnya . PENETAPAN BILANGAN FENOL ADALAH MEMBANDINGKAN FAKTOR PENGENCERAN TERTINGGI LARUTAN DESINFEKTAN YANG MEMATIKAN MIKROBA PADA MASA KONTAK 10 MENIT TETAPI TIDAK MEMATIKAN PADA MASA KONTAK 5 MENIT DENGAN FAKTOR PENGENCERAN TERTINGGI LARUTAN BAKU FENOL YANG MEMATIKAN MIKROBA MASA PADA KONTAK KONTAK 10 MENIT TETAPI TIDAK MEMATIKAN PADA MASA KONTAK 5 MENIT Catatan :  Larutan baku fenol efektif mematikan mikroba pada kadar 5 %  Larutan desinfektan dicari dulu MIC pada masa kontak 5 – 10 menit .

LARUTAN BAKU FENOL Pengenceran Waktu kontak 1: 20 + - 1:40 + + - 1:60 + + + 1:80 + + + 1:100 + + + 5’ 10’ 15’ LARUTAN DISINFEKTAN Pengenceran Waktu kontak2 1: 160 - 1:180 + - 1:200 + + - 1:220 + + + - 1:240 + + + 5’ 10’ 15’ .

05 sampel bukan Desinfektan . Koefisien fenol larutan desinfektan 180 : 20 = 9 PERNYATAAN HASIL . PRODUK DESINFEKTAN TIDAK MEMENUHI SYARAT (TMS) Dan APABILA ≥ ANGKA FAKYOR PENGENCERAN PADA ETIKET.  KOEF FENOL X FAKTOR 20 HASILNYA < ANGKA FAKTOR PENGENCERAN PADA ETIKET. PRODUK DESINFEKTAN MEMENUHI SYARAT (MS)  Koef fenol < 0.

Kesimpulan pengujian : Produk desinfektan tersebut Tidak Memenuhi Syarat (TMS) .Contoh pengujian : Produk desinfektan tertentu menganjurkan pemakaiannya dengan melarutkan satu tutup desinfektan ( setara dengan 5 mL desinfektan) ke dalam 1000 mL air (setara volume 5 gelas ) . Ini berarti faktor pengencerannya 200 kali. di peroleh hasil 9 x 20 = 180. Artinya nilai tersebut lebih kecil dari anjuran pemakaian . Hasil pemeriksaan bilangan fenol yang telah dikalikan faktor 20.