Anda di halaman 1dari 16

BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah hasil diskusi kami dengan judul “BIOPSIKO KEHAMILAN”. Dimana dalam penyusunan makalah ini bertujuan agar mahasiswa Kedokteran Unizar dapat memahami isi dari makalah ini sehingga dapat bermanfaat bagi mahasiswa. Dalam penyusunan makalah ini kami menyadari bahwa masih banyak kekurangannya sehingga kami menginginkan saran dan kritik yang membangun dalam menyempurnakan makalah ini.

Mataram,09 April 2011

Tim Penyusun

FK Al Azhar Mataram

Page 1

Kesulitan untuk hamiljuga dapat terjadi. bergantung pada budaya dan pengaruh tren sosial. Kesejahteraan ibu hamil dan melahirkan bergantung pada kebijakan negara. terutama bagi yang pertama kali hamil. dari dalam maupun luar yang dapat menimbulkan masalah. Banyak faktor yang memengaruhi kehamilan. 10 bulan sampai 1 tahun setelah menikah baru hamil.2 RUMUSAN MASALAH A. D akley (1980). Menurut Cartwright (1979). Hanya sebagian kecil yang bermasalah dalam memutuskan untuk menjalani pengobatan fertilitas. dari sampel beberapa wanita. tetapi aspek psikososial juga perlu diperhatikan agar kehamilan dan persalinan berjalan lancar.1 LATAR BELAKANG Kehamilan adalah kondisi yang menimbulkan perubahan fisik maupun psikososial seorang wanita karena pertumbuhan dan perkembangan alat reproduksi dan janinnya. Menjelaskan tentang diagnosa kehamilan C. Perawat atau bidan harus beradaptasi pada kondisi agar dapat berperan sesuai dengan harapan keluarga 1. Kesehatan dan penggunaan kemampuanuntuk mengikuti nasihat yang dianjurkan dipengaruhio oleh lingkungan sosial. Upaya pemeliharaan kesehata kehamilantidak semata-mata ditujukan kepada aspek fisik saja. ada yang 6 bulan. dan kondisi masyarakat tempat wanita tersebut tinggal. Perubahan yang terjadi pada kehamilan akan berdampak pada aspek psikologis kehamilan. organisasi kesehatan. dan bowne (1975). dan kebijakan perawatan kesehatan. Kehamilan terjadi karena direncanakan atau tidak. Menjelaskan tentang periode antenatal B.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I BAB I PENDAHULUAN 1. Menjelaskan tentang adaptasi kehamilan D. Menjelaskan tentang adaptasi ayah FK Al Azhar Mataram Page 2 . keuangan. Kehamilan memberi dampak pada seluruh anggota keluarga. Masing-masing keluarga beradaptasi dan berinterpretasi berbeda. Menjelaskan tentang adaptasi maternal E.

Menjelaskan tentang menyiapkan kelahiran 1.3 TUJUAN Untuk mengetahui tentang biopsikososial kehamilan FK Al Azhar Mataram Page 3 .BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I F. Menjelaskan tentang perbedaan budaya dan kehamilan G.

Perkiraan hamil dapat dilihat melalui gejala subjektif dan tanda objektif. Pemeriksaan harus akurat karena akan mempenagaruhi secara emosional. seperi perubahan fisik. Kunjungan antenatal dimulai segera setelah terlambat haid sehingga dapat diidentifikasi daignosis dan dilakukan perawatan terhadap kelainan yang mungkin berkembang pada ibu hamil. payudara menegang dan sensitif. Ibu dan keluarganya membituhklan dukungan untukn mengatasi stress dan untuk belajar menjadin orang tua Kehamilan membutuhkan waktu sembilan bulan kalender atau 40 minggu. sosial dan medis.1 PERIODE PERINATAL Periode perinatal adalah kondisi yang dipersipkan secara fisik dan psikologis untuk kelahiran dan menjadi orang tua. termasuk FK Al Azhar Mataram Page 4 . Hal itu dapat dikoreksi denagn menentukan hari petama haid terakhir (HPHT) atau dengan mengukur suhu basal. berat badan brertambah.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I BAB II PEMBAHASAN 2. Gejala subjektif misalnya amenorea. sering berkemih. dapat membut sesweorang bereaksi sesuai denagn harapannya. mual dan muntah ( nmorning sickness). timester ketiga dario minggu ke-27 sampai ke-38/40 ( akhir kehamilan) 2. terutama wanita yang sehat akan mencari petunjuk dan perawatan secara teratur. Perawata didesain untuk janin dan menewmukan keadan abnormal untuk mengantisipasi kelahirannya. Quickening terjadi minggu ke-16 asmpai ke-20. yaitu timester pertama dari minggi ke-1 sampai minggu ke-13. Pada periode ini. trimester kedua dari minggu ke-14 sampai minggu ke-26. dan terjadi perubahaan perasaan.2 DIAGNOSIS KEHAMILAN Banyak wanita datang memeriksakan kehamilan setelah uji kehamilannya positif. Kehamilan dibagi tiga periode. Tanda objektif bervariasi. Jika hasilnya positif atau negatif.

Ketika janin mulai bergerak pada trimester ke dua. dan perubahan pada uterus dan vagina.bergantung pada budaya lingkungan yang sedang menjadi tren masyarakat.yaitu mengemban tanggung jawab dan merawat kehamilannya. yaitu striae gravidarum dan pigmentasi pada wajah dan perut.Konsep diri wanita berubah.wanita mulai memerhatikan kehamilannya dan berdiskusi dengan ibunya atau eman lain yang pernah hamil. Pada kehamilan awal tidak ada yang berbeda.menjadi berkomitmen untuk bertanggung jawab kepada makhluk lain. Perkembangan ini membutuhkan tugas perkembangan yang pasti dan tuntas. pembesaran perut.ia berubah menjadi meperhatikan dirinya sendiri dan mempunyai kebebasan.mengidentifikasi peran sebagai ibu.3 ADAPTASI KEHAMILAN Kehamilan mempengaruhi seluruh anggota keluarga sehingga setiap anggota keluarga harus beradaptasi. Kehamilan merupakan krisis maturasi yang dapat menimbulkan stress. diperlukan juga pemeriksaan khusus seperi USG.jika krisis tersebut dapat ditanggulangi. uji darah. Pemeriksaan rutin pada ibu hamil meliputi tekanan darah. 1. sampel urin. 2.Namun. dan pengukuran berat dan tinggi badan. uji toxoplasmosis. perubahan pada payudara.dengan suaminya dan dengan bayi yang dikandungnya serta menyiapkan kelahiran FK Al Azhar Mataram Page 5 .membangun kembali hubungan dengan ibunya.Secara bertahap.yaitu menerima kehamilan. HIV. dan obat pada janin.suatu proses belajar yang kompleks secara social dan kognitif.Adaptasi ini memerlukan proses.wanita menjadi siap untuk memasuki fase baru. ADAPTASI MATERNAL Wanita segala usia selama masa kehamilannya beradaptasi untuk berperan sebagai ibu . amniosintesis. alkohol.siap menjadi orang tua dan menyiapkan peran baru.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I perubahan pada kulit. Selain itu .

membuat wanita merasa tenang sehingga dapat lebih berintrospeksi dan baerfantasi dengan anaknya.Ia menerima kenyataan biologis tentang kehamilan dengan pernyataan “saya hamil” dan menyatakan ide tentang anak di dalam tubuhnya dan gambaran dirinya sebagai berikut (Lumley.ketika ibu menghayal dan memimpikan dirinya sebagai ibu.gangguan terhadap kebebasan.mendengar denyut jantung janin dan merasakan gerakan janin.hangat.Ibu ingin dekat. HUBUNGAN DENGAN JANIN Hubungan ibu dengan anak dimulai sejak hamil.Ia akan senang pada anak kecil FK Al Azhar Mataram Page 6 .BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I ibunya.Dukungan suami secara emosional adalah factor yang penting untuk keberhasilan tugas perkembangan ini.dan kegiatan mengasuh anak.Hubungan ibu dan anak berkembang dalam 3 fase selama hamil Fase 1.wanita yang kehamilannya direncanakan akan senang dengan kehamilannya dan merasa dekat dengan bayinya dibandingkan dengan wanita lain  Menerima kenyataan hamil. 2.bercerita kepada bayinya dan mencoba membayangkan adanya tangisan bayi.asuhan dan tanggung jawab Mengembangkan kedekatan ( attachment).Pada saat ini ibu merasakan hal-hal sebagai berikut:      Menerima tumbuhnya janin yang merupakan makhluk yang berbeda dengan dirinya Timbul pernyataan “saya akan mempunyai seorang bayi” Tumbuh kesadaran bahwa bayinya adalah makhluk lain yang terpisah dari tubuhnya Terlibat dalam hubungan ibu dan anak.1982)     Pikiran terpusat pada dirinya Menyadari kenyataan dirinya hamil Janin adalah bagian dari dirinya Janin seolah-olah tidak nyata Fase 2.

ia harus tetap meneruskan kehamilannya dengan pemikiran masih ada yang bergantung kepadanya.Wanita akan menjadi ibu dan suaminya akan menjadi ayah.Laik-laki menghadapi FK Al Azhar Mataram Page 7 .kerusakan tubuh.Akankah ibu bekerja selama hamil dan kembali bekerja setelah bayinya lahir.Wanita tersebut memerlukan dukungan yang baik.Bahkan jika ia ingin melepas anaknya.Harus diambil keputusan yang memerlukan diskusi dan nasihat.titik balik dari kehidupan keluarga dan biasanya diikuti oleh stres dan gelisah baik itu kehamilan yang diharapkan atau tidak.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I Fase 3.dan bahkan kematian adalah resiko yang mengancam ibu. RESPON PSIKOLOGIS KELUARGA Kehamilan merupakan tantangan.terlebih yang tidak bersuami.begitu juga dengan keluarga besar atau masyarakat yang membutuhkan penyesuaian kembali. Persalinan merupakan ancaman yang menakutkan. Wanita hamil tanpa suami mengalami perubahan peran yang matang secara psikologis.Untuk keluarga pemula kehamilan adalah periode transisi dari masa anak-anak menjadi orang tua dengan karakteristik yang menetap dan mempunyai tanggung jawab. Ibu hamil apapun keadaannya.Ini adalah proses attachment dan ibu merasakan hal-hal sebagai berikut      Merasa realistis Mempersiapkan kelahiran Mempersiapkan diri menjadi orang tua Spekulasi mengenai jenis kelamin anak Keluarga berinteraksi dengan menempelkan telinganya ke perut ibu dan berbicara dengan janin 3.perlu mempersiapkan biaya.gangguan fungsi tubuh.Ibu hamil atau pasangan suami istri perlu diberikan pendidikan khusus tentang kehamilan dan persalinan.Nyeri.Hubungan mereka berubah.Ia juga menghadapi kenyataan dan merencanakan sebagai orang tua tunggal.

Respon emosi dan psikologis ibu hamil termasuk menolak.atau ketakutan terhadap kehamilan dan persalinan yang berakibat sering mengalami depresi. Langkah pertama untuk beradaptasi dengan peran sebagai ibu adalah menerima ide untuk hamil.yang dapat menjadi masalah apabila berlebihan.dan perubahan citra tubuh. Banyak penelitian tentang depresi berfokus pada depresi pascapartum atau menilai depresi antenatal untuk memprediksi depresi pascapartum Menerima kehamilan.atau kematian istrinya. Adalah suatu emosi yang sejak dulu dihubungkan dengan kehamilan.latar belakang budaya. Ambivalensi.karena merasa takut dan cemas.dan penerimaan atau penolakan terhadap kehamilannya.gangguan kesehatan.merasa ragu-ragu pada peran baru.Banyak wanita merasa kaget mendapatkan dirinya hamil.Stres pada ibu hamil dipengaruhi oleh emosi.kesulitan menerima perubahan akibat kehamilan. Cemas.Cemas mungkin merupakan emosi positif sebagai perlindungan menghadapi stressor.Apakah menurunkan kecemasan pada kehamilan dapat bermanfaat atau tidak? Depresi kehamilan.Pasangan tersebut merasa cemas karena tidak ada yang memberinya jaminan total selamat.Apakah cemas dapat menjadi stress? 3. intropersi.ketidakpuasan bentuk tubuh.sosiologi. Perasaan menolak karena perasaan khawatir bahwa waktunya “salah” bahwa kehamilan ini tidak diinginkan.ketidaknyamanan fisik.juga takut bayinya sakit atau cacat.Namun hubungan ini belum jelas.Ketidak jelasan munculnya cemas adalah 1.Penerimaan terhadap kondisi hamil sejalan dengan penerimaan tumbuhnya janin secara FK Al Azhar Mataram Page 8 . Kondisi hamil mengganggu citra tubuh ibu hamil.Apakah cemas pada ibu hamil benar-benar timbul? 2.Tingkat penerimaan ini digambarkan dalam persiapan wanita untuk hamil dan dalam respon emosinya.nanti dan tidak sekarang.Ibu hamil juga perlu mengkaji kembali perubahan peran dan hubungan sosialnya. menerima.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I resiko kerusakan tubuh. perasaan berubah.

Ibu akan menghadapi kenyataan bahwa ada janin yang berada dalam kandungannya.Hubungan ibu dan anak mulai timbul.seperti menjelang menstruasi atau selama menopause.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I nyata.perlu dikaji secara klinis tentang trauma emosi dan medis yang sering dialami oleh wanita melahirkan.tetapi mencintai anak yang dilahirkan.Merasa diistimewakan dilingkungan umum 2.janin adalah bagian dari dirinya.Proses kedekatan dengan janinnya berlanjut 3.Penanganan kondisi ini meliputi intervensi dan dukungan yang memerlukan perhatian dan konseling pada masa kehamilan dan kelahiran.ibu akan mengalami: 1.kenyataan ibu hamil yang dialami meliputi amenorrhea (tidak haid).Pada saat ini.Walaupun dengan kondisi yang prima. Pada trimester pertama.Spekulasi mengenai jenis kelamin anak dan nama anak 5. Pada trimester kedua ibu relative tenang.Perubahan hormone ikut mempengaruhi perubahan perasaan.Kehamilan yang tidak diterima berbeda dengan menolak anak.banyak wanita yang memngalami kondisi labil dan mengalami perubahn perasaan secar cepat dan tidak dapat diprediksi.dan janin seolah-olah tidak nyata.Mereka mempunyai harga diri tinggi dan percaya diri.Keluarga berinteraksi dengan menempelkan telinga keperut ibu.uji kehamilan dinyatakan positif pikiran terpusat pada dirinya.Mempersiapkan diri menjadi orang tua 4.Morning sickness dan ancaman abortus sudah lewat. Pada trimester ketiga terdapat kombinasi perasaan bangga dan cemas tentang apa yang akan terjadi pada saat melahirkan.Selain itu.berbicara dengan janinnya FK Al Azhar Mataram Page 9 .Hal itu dirasakan melalui gerakan janin dan perutnya yang bertambah besar.Seorang wanita dapat tidak suka untuk hamil. Wanita yang menerima kehamilannya tidak menunjukan adanya kekurangan secara biologis.Ibu mulai berfantasi tentang bayinya.

tetapi dapat menimbulkan stress dalam kehamilan.Agar keadaan lebih mudah diatasi.diperlukan penjelasan dan diskusi dengan pasangan. bahaya konsumsi alkohol.respon sosial. olah raga.Tingkat perubahan dipengaruhi oleh faktor kepribadian.Sehingga memyebabkan kebingungan.Ibu merasa lebih cemas terhadap kesehatan dan keselamatan melahirkan.Ibu akan menjadi lebih sensitif dan memerlukan perhatian dan dukungan dari suami atau keluarganya.Perubahan citra tubuh adalah hal normal.dan sikap menghadapi kehamilan. TUGAS IBU HAMIL Rubin (1984) dalam mengidentifikasin ada empat tugas ibu hamil dalam memelihara kehamilannya yaitu : 1. tubuh ibu terasa lebih ringan karena bagian terendah janin sebagian sudah turun ke pintu atas panggul. Ibu FK Al Azhar Mataram Page 10 . saat janin lebih lambat bergerak. Perubahan tubuh ibu hamil yang berlangsung cepat akan menimbulkan perubahan citra tubuh. 4. Emosi ibu hamil bermacam-macam misalnya menangis karena sebab yang spele. Perubahan citra tubuh.Situasi ini mungkin tidak mengenakkan bagi suami dan keluarganya. c) Pada trimester ketiga. Ibu harus lebih berhati-hati naik turun tangga dan menjaga keseimbanganya.Ibu hamil akn merasakan tidak dicintai dan tidak didukung karena ia butuh untuk lebih disayang dan diperhatikan. Memastikan keamanan kehamilan dan persalinan dengan cara : a) Mencari pemeriksaan ibu hamil yang baik b) Mencari informasi tentang aktivitas merawat diri : diet.pasangan suami istri perlu diberi pemahaman bahwa ini adalah karakteristik ibu hamil.Jika suami tidak dapat menangani masalah ini ia dapat menjauh atau bersikap tidak peduli.Untuk itu perlu dianjurkan untuk menyiapkan kelahiran dan menyesuaikan diri terhadap kontraksi lahir.Bila ditanya mengapa ia akan sulit memberi jawaban.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I Pada akhir trimester ketiga ketidak nyamanan fisik meningkat dan ibu memerlukan istirahat. Perasaan murung.

Sumber stres Seorang ayah mengalami stres dalam transisi menjadi orang tua. Cemas bayinya tidak sehat atau normal. 5. 9. Kondisi yang tidak diinginkan selama hamil. Belajar memberi kepada seseoarang dan sebagai wakil dari anak. Khawatir tentang nyeri saat istrinya melahirkan. dan ketakutan dalam menghadapi persalianan 2. ADAPTASI AYAH Ayah seringkali kelihatan ”standar” sebagai pengamat istrinya yang hamil . FK Al Azhar Mataram Page 11 . 4. Ia diperlukan untuk konsepsi. Mencari kepastian dan penerimaan diri sebagai ibu. Mencari lingkungan yang menerima anaknya.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I hamil sering merasa khawatir jika suamintya telambat pulang. percaya diri dan mampu menjadi ayah.dan menyiapkan penuntut perkembangan anak. Masalah keuangan. Ibu memerlukan dukungan dari kelompok. Penyebabnya antara lain : 1. 3.membayar biaya. Hilangnya respon seksual. senang bertperan sebagai ayah dan senang mengasuh anak. Kemampuan sebagai orang tua. Peran selama persalinan. Perubahan hubungan dengan keluarga. 2. 4. Secara umum. membagi pengalaman tentang kehamilan dan melahirkan dengan pasangannya. Figure suami diperlukan untuk membantu penyesuaian dalam mendapatkan identitas sebagai ibu. 7. Perubahan hubungan dengan istri atau pasangan. 8. 3. sulit tidur. 6. Peran ayah berkembang sejalan dengan peran ibu. ayah yang stres menyukai anak-anak. 5.

Dapatkah ia membantu istinya melahirkan? FK Al Azhar Mataram Page 12 . Trimester ketiga Jika pasangan mampu berkomunikasi dengan baik.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I Perkembangan pengalaman ayah dibagi sesuai fase-fase dalam kahamilan istrinya : Trimester pertama a. trimester ketiga ini adalah waktu khusus dengan gambaran yang jelas tentang peran mereka. c. Ia memperhatikan kebutuhan istrinya yang mudah lelah dan menurunnya keinginan untuk berhubungan seksual. Seorang ayah ingin meniru atau membuang perilaku sebagai ayah sesuai keinginannya. d. termasuk perubahan tubuh. Setelah mengetahui istrinya hamil. Melihat anaknya pada saat di USG adalah pengalan yang paling penting dalam menerima kenyataan istrinya hamil. b. Timbul rasa takut. Perannya menjadi jelas. Saat ini anaknya adalah yang “potensial” Trimester kedua a. e. Timbul pertanyaan menjadi orang tua seperti apa? f. Persiapan yang nyata untuk kelahiran bayi. ia akan memberitahu teman dan relasinya tentang kabar gembira tersebut b. Peran ayah pada saat ini masih samar-samar. b. c. Sering bingung tentang perubahan perasaan istrinya. dan mempersiapkan bersema kondisi ke depan. tetapi perannya meningkat dengan melihat dan merasakan gerakan janin. a. Ayah menjadi lebih nyaman dengan peran baru. c. Bersama-sama terlibat dalam kelas pendidikan kesehatan tentang melahirkan.

Mereka mencari tahu cara perawatan yang dapat dilakukan .dan kematian. Persiapan yang terbaik untuk melahirkan adalah menyadari kenyataan secara sehat tentang nyeri. melihat filn.Hal ini terjadi dikeluarga Cina.Wanita yang dapat melahirkan anak terutama anak laki-laki akan mendapatkan status yang lebih tinggi.ada yang menganggap bahwa kehamilan adalah kejadian yang alamiah.bergantung pada budayanya.seperti kehamilan. Apakah mereka akan mempunyai bayi? 6. mereka telah mempunyai riwayat melahirkan yang dapat mempengaruhi persiapan persalinannya. FK Al Azhar Mataram Page 13 .kelahiran. 2.Orang Amerika Mexico menganggap kehamilan adalah kondisi alamiah. Cemas dapat timbul karena perhatian tentang jalan lahir yang aman selama proses melahirkan.kehadiran anak-anak diharapkan untuk meneruskan keluarga dan nilai-nilai budaya. Ibu perlu diberi pendidikan tentang prilaku yang benar selama melahirkan.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I g.orang Amerika keturunan Afrika menganggap kehamilan adalah kebahagiaan. PERBEDAAN BUDAYA DAN KEHAMILAN Secara universal ada tendensi dilakukannya ritual seremonial dalam kehidupan. tetapi bidan harus tahu isyarat/ tanda tersebut. Banyak wanita takut terhadap nyeri melahirkan atau pengguntingan perineum karena mereka tidak mengerti anatomi dan proses melahirkan. menyeimbangkan resiko dengan rasa senang dan keinginan akan hadiah akhir berupa bayi.Kebanyakan.pernikahan.Ada budaya yang menganggap bahwa kehamilan adalah sakit.Misalnya. mengikuti kelas pendidikan menjadi orangtua.4 MENYIAPKAN KELAHIRAN Banyak aktifitas yang dilakukan orang tua untuk menyambut kelahiran. Sikap ibu hamil bervariasi. Pada multipara. antara lain dengan membaca buku.Mengidentifikasi niali-nilai budaya berguna untuk merencanakan perawatan yang sensitif sesuai budaya.Kehamilan adalah kejadian yang membahagiakan dalam budaya yang member nilai terhadap anak. Rasa cemas tersebut kadang-kadang tidak diutarakan. dan berdiskusi dengan ibu hamil lain.

atau kedua-duanya. FK Al Azhar Mataram Page 14 . sulit defekasi. Membesarnya tubuh ibu mempengaruhi kemampuannya dalam mengurus anak-anak yang lain dan melaksanakan pekerjaan rutin. dan varises. Saat ini ibu. sering berkemih. Ibu merasa senang. Keinginan kuat untuk segera mengakhiri masa kehamilan membuat wanita tersebau siap untuk menghadapi kelahiran. menjadi pasien yang akan melahirkan.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I Menghadapi akhir trimester ketiga. Ibu mengalami kesulitan bernafas dan merasakan gerakan janinlebih keras yang menggangu tidur. Ibu memerlukan posisi yang nyaman untuk tidur dan istirahat. sakit punggung. takut.

Perubahan yang terjadi pada kehamilan akan berdampak pada aspek psikologis kehamilan. Upaya pemeliharaan kesehata kehamilantidak semata-mata ditujukan kepada aspek fisik saja. dari dalam maupun luar yang dapat menimbulkan masalah. tetapi aspek psikososial juga perlu diperhatikan agar kehamilan dan persalinan berjalan lancar.BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I BAB 3 KESIMPULAN Kehamilan adalah kondisi yang menimbulkan perubahan fisik maupun psikososial seorang wanita karena pertumbuhan dan perkembangan alat reproduksi dan janinnya. Banyak faktor yang memengaruhi kehamilan. terutama bagi yang pertama kali hamil. FK Al Azhar Mataram Page 15 .

2008. Psikologi Kehamilan. Jakarta. Ni Nengah. EGC FK Al Azhar Mataram Page 16 .BIOPSIKO KEHAMILAN Kelompok I DAFTAR PUSTAKA Susanti.