Anda di halaman 1dari 36

Prakata

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena buku ini akhirnya dapat diselesaikan. Saat ini, masih banyak siswa yang menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan. Biasanya, anggapan ini muncul karena cara penyampaian materi yang berbelit-belit dan menggunakan bahasa yang sulit dipahami. Setelah mempelajari materi pada buku ajar ini, siswa diharapkan memahami materi yang disajikan. Oleh karena itu, konsep yang disajikan pada buku ajar Mudah Belajar Pangkat dan Akar untuk Kelas IX Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah ini disampaikan secara logis, sistematis, dan menggunakan bahasa yang sederhana. Selain itu, buku ajar ini juga memiliki tampilan yang menarik sehingga siswa tidak merasa bosan. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu terwujudnya buku ini. Semoga buku ini berguna dan dapat dijadikan panduan dalam mempelajari matematika. Percayalah, matematika itu mudah dan menyenangkan. Selamat belajar.

Penulis

Daftar Isi Prakata ............................................................................................. Daftar isi ......................................................................................... Kata Motivasi ................................................................................... Tujuan Pembelajaran ........................................................................ Peta Konsep ...................................................................................... Pangkat dan Akar ............................................................................ 1.1 Bilangan Berpangka................................................................. 1.2 Menyelesaikan Operasi Pangkat Tak Sebenarnya .................. 1.3 Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari ..................................... 1.4 Rangkuman ............................................................................. 1.5 Latihan ..................................................................................... Daftar Pustaka .................................................................................. Pembahasan ...................................................................................... Petunjuk Quiz Maker Pangkat dan Akar .......................................... Biografi Penulis ................................................................................

1 2 3 4 4 5 5 11 21 23 25 27 28 33 35

Kata Motivasi

Jika seseorang bepergian dengan tujuan mencari ilmu, maka Allah akan menjadikan perjalanannya seperti perjalanan menuju surga Nabi Muhammad SAW

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan Mario Teguh

Tujuan Pembelajaran

Standar Kompetensi: Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar serta

penggunaannya dalam memecahkan masalah sederhana

Kompetensi Dasar 1.1 1.2 Mengidentikasi sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar Melakukan operasi aljabar yang melibatkan bilangan berpangkatdan bentuk akar Memecahkan masalah sederhana yang berkaitan dengan bilangan

berpangkatdan bentuk akar Peta konsep Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar Mempelajari

Bilangan berpangkat meliputi

Bentuk akar meliputi

Sifat

Operasi

Merasionalkan

Operasi

Sifat

Pangkat dan Akar

Seorang peneliti ingin mengetahui luas suatu danau pada beberapa tahun mendatang. Luas sebuah danau setiap tahunnya menyusut 5%. Pada tahun 2010 luas danau tersebut 100 km2 . Berapakah luas danau itu pada tahun 2014? Jawaban dari masalah dapat diketehui, jika kita mengerti tentang pangkat tak sebenarnya.

1.1

BILANGAN BERPANGKAT

A.

Pengertian Perpangkatan Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemui perkalian bilangan-bilangan

dengan faktor-faktor yang sama. Misalkan kita temui perkalian bilangan-bilangan sebagai berikut. 4x2=222 9x3=333 666666 Perkalian bilangan-bilangan dengan

faktor-faktor yang sama seperti di atas, disebut sebagai perkalian berulang.


5

Setiap perkalian berulang dapat dituliskan secara ringkas dengan menggunakan notasi bilangan berpangkat. Secara umum perpangkatan dapat ditulis dengan an , a merupakan bilangan pokok dan n merupakan pangkat. Pada perpangkatan, pangkat atau eksponen tidak hanya berupa bilangan bulat positif tetapi dapat pula berupa pecahan atau desimal, bilangan nol dan bilangan bulat negatif B. Pangkat Bilangan Bulat Positif

Perkalian bilangan-bilangan di atas dapat kita tuliskan dengan: 2 2 2 = 23 (dibaca 2 pangkat 3) 3 3 3 3 3 = 35 (dibaca 3 pangkat 5) 6 6 6 6 6 6 = 66 (dibaca 6 pangkat 6) Bilangan 23, 35, 66 disebut bilangan berpangkat sebenarnya karena bilanganbilangan tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk perkalian berulang. Secara umum jika a R (bilangan real) dan n bilangan bulat positif maka: an = a x a x .... x an n faktor Contoh 1 32 = 3 x 3 = 9 54 = 5 x 5 x 5 x 5 = 625 (-2)3 = (-2) x (-2) x (-2) = -8 (-6)4 = (-6) x (-6) x (-6) x (-6) = 1.296

MELIHAT ANGKA SATUAN SEBUAH BILANGAN BERPANGKAT 30 = angka satuan = 1 31 = angka satuan = 3 32 = angka satuan = 9 33 = angka satuan = 7 34 = angka satuan = 1

Tuliskan bilangan-bilangan dibawah ini dalam bentuk bilangan bulat berpangkat bulat positif a. 256 b. -16.807 Jawab a. 256 = 28 2 2 64 256 128 2 2 2 2 2 2 2 1 (stop) Ingat perkalian tanda (-) . (-) . (-) . (-) . (-) = (-)5 = (-) b. 16.807 = (-7)5
7

7 7 7

16.80 7 2.401 343 49 7 1 (stop)

Setiap pangkat dari bilangan 3 bertambah 4, angka satuannya pasti sama, yaitu angka satuan dari: 30 = 34 = 38 = ..... = 1 31 = 35 = 39 = ..... = 3 32 = 36 = 310 = .... = 9 33 = 37 = 311 = .... = 7 Coba terka berapa angka?

32 16 8 4

C.

Pangkat Bilangan Bulat Negatif dan Nol Bilangan bulat yang berpangkat negatif dapat digunakan formula

berikut ini : a-n =


1

dengan a 0

Contohnya : 3-2 (baca : tiga pangkat negatif dua), berarti (3-1) x (3-1),
7

3-3 (baca : tiga pangkat negatif tiga), berarti (3-1) x (3-1) x (3-1), 3-4 (baca : tiga pangkat negatif empat), berarti (3-1) x (3-1) x (3-1) x (3-1), Formula tersebut dapat digunakan untuk mengubah bilangan bulat berpangkat positif menjadi negatif dan sebaliknya Contoh : a. 5-2 b. (-5)-3 Jawab : untuk menghitung bilangan bulat negatif, kita gunakan a-n =
1

dengan a 0
1 52 1 53

a. (5) -2 =

1 25 1 125

b. (-5) -3 =

Khusus

bilangan

bulat

tidak

nol

berpangkat

nol

menggunakan formula: a0 = 1 dengan a 0

Contoh: a. 30 b. (-3)0 Jawab : Berdasarkan formula a0 = 1 dengan a 0, diperoleh : a. 30 = 1 b. (-3)0 = 1

D.

Bilangan Bulat Berpangkat Pecahan =


(i).

, dengan a 0 , b 0 , dan n > 0

Sebanyak n buah
(ii).

, dengan a 0 , b 0 , dan n > 0

Sebanyak n buah
(iii).
0

= 1, dengan a 0 , b 0 .

Contoh : Uraikan dan hitunglah hasinya! a. (0,2)3 b. ( )4 c.


3 10 1 ( )-3 10

Jawab: a. (0,2)3 = ( )3 =
10 2 1 3 5

= =

1 1 1 5 5 5 81 10000

1 125

b. ( )4 =
10 1

3 3 3 3 10 10 10 10 10 10 10 1 1 1

c. ( )-3 =
10

= 1000

E.

Bilangan Bulat Berpangkat Pecahan

Secara umum dapat kita tuliskan

, =
= = 1 =

= (

Contoh : a. 16
1 2

Jawab: a. 162 =
1 2 1

16 karena 16 = 42 . Jadi 162 = 4

b. (16)2 tidak bisa, karena -16 < 0 c. 922 = 92 = ( 9 )5 = ( 32 )5 = 35 , 9 = 32 . Jadi 922 = 243
2 2 1 5 1

Contoh : Tentukan nilai dari a. 273 b.


3 1

(125)2

Jawab: a. 273 = (33 )3 = 33(3 ) = 31 = b. 125 = 5 x 5 x 5 = 5 Sehingga


6 3
3
1 1 1

1 3
3

(125)2 =

(53 )2 =

56 =

53 = 52 = 25

10

1.2

MENYELESAIKAN OPERASI PANGKAT TAK SEBENARNYA

A.

Operasi Perpangkatan

Untuk sembarang bilangan real a dan b serta bilangan bulat m dan n berlaku: (1) 0 = 1 dengan a 0 (2) =
1

dengan a 0

(3) = + (4) ( ) = B. Operasi Perpangkatan (5) = dengan m n , a 0


(6) ( ) = Eksponen Persamaan dan Persamaan Bentuk Akar C.

(7) ( ) =

dengan b 0

Sederhanakanlah masing-masing bentuk di bawah ini dan tuliskan hasilnya dalam bentuk pangkat positif. a. 5 . 1 b. (2 3 )4 c. ( d.
2 4 ) 3

(4)0 ( 3 )2
4 4 ( 3 )2

( ) = ( )

e. f.

11

Jawab : a. 5 . 1 = 51 = 4 b. (2 3 )4 = (2 )4 . ( 3 )4 = 8 . 12 = c. (
2 3 4 12 8 8 12 42 6

)4 =

= 8 12
1

d. (4m)0 = 1 e. ( 3 )2 =

= =

4 3

)2 =

( 4 )2 ( 3 )2

42 8

. 6 =

6 16

= 8 . 6

Sederhanakanlah ! 1. (
2 3 . 4 2 ) 5 5 . 6

Jawab : 1.
2 3 . 4 5 5 . 6 2

2 3 2 . 4 2 5 5 2 . 6 2 2 2

2 2 3 = 5 2 5 = 2
2

4 6

2 2

2 2 6 8 = 5 2 10 12

52 8 52 8 = 6 10 12 4 6 + 10 12

25 8 25 = = 4 16 12 4 16 12 8

25 4 16 12 8

25 4 16 4

C.

Bentuk Akar

1. Sifat sifat perpangkatan dalam bentuk akar Untuk m dan n bilangan bulat positif, berlaku:

12

(i). (ii). (iii).

. dengan a, b 0

dengan a, b 0

dengan a 0

Contoh Sederhanakanlah : 72 ke bentuk akar sederhana Jawab : Menyederhanakan bentuk akar kuadrat berarti kita menarik akar kuadrat. Untuk menarik akar kuadrat,bilangan di bawah ini tanda akar harus bilangan kuadrat Memo 72 = 36 . 2 72 = 36 . 2 = 36 . 2 = 6 22
4

36 = bilangan kuadrat 647 . 8

Contoh : sederhanakanlah

Jawab: Menyederhankanlah akar pangkat 4, berarti kita menarik akar pangkat . untuk menarika akar pangkat 4, bilangan atau huruf di dalam tanda akar harus berpangkat 4.
4

647 . 8 =

24 . 22 . 4 . 3 . 4 . 4
4

= 2 . . .
4

22 3

= 2 2 43

2. Bentuk akar di dalam akar Dengan sifat yang kita dapat menyederhanakan bentuk di dalam akar menjadi sebuah bentuk akar dengan mengalikan antarindeks akar tersebut.

13

Sederhanakanlah a. b. Jawab : a. b.
3 5 3 5

Memo: Indeks 3 . 5 = 15 Karena 4x di dalam tanda akar terdalam

4 = 4 15 = 4 9 9 9 = =
2. 2 4

3. 5

Memo: Angka 3 tidak jadi satu dengan m, maka harus diubah dulu menjadi 32 . m = 9m, 9m berada di dalam tanda akar terdalam

3 =

3. Merasionalkan penyebut Sebuah akar dapat disederhanakan dengan cara menghilangkan akar bilangan atau akar huruf tunggal (non multinomial) dari penyebut. Proses ini disebut merasionalkan penyebut, karena kita mengalikan pembilang dan penyebut dengan bentuk akar yang akan kita hilangkan faktornya. Sederhanakanlah a.
5 7

Memo b.
3

5 4 4 3

Jawab: a. b.
5 7
3

5 7
3

=
5 4 4 3

5 7

7 7

35 7

Yang akan dihilangkan 7 , maka pembilang dikalikan 7 7. 7=7

5 4 4 3

=3
3

5.
3

3 .

Memo Yang akan dihilangkan 4 , maka pembilang dan 3 penyebut dikalikan 3


3

4 . 3 3 3 5 2 = 3 . 3 4 2 3 10 = 2

4 . 2 =

23 = 2

14

4. Mereduksi Induk suatu akar Mereduksi induk sebuah akar berarti mengubah bentuk akar ke bentuk yang paling sederhana.
.

Contoh : a.
6

4 2

b.

81 2 b.
6

Jawab : a.
6

4 2 = 2 . = 2 . 3 = 2
1 3 1 3

2 6

2 6

81 2 =

34 . 2
2 1
1

= 36 . 6 = 33 . 3 = (32 )3 . 3 =
3 1

5. Bentuk akar Polinomial Bentuk akar polinomial dapat disederhanakan apabila polinomial itu dapat dituliskan dalam bentuk perpangkatan indeks akar atau kelipatannya Contoh : sederhanakanlah bentuk akar polinomial berikut ini ! 3 2 2 + Jawab: 3 2 1 2 + = 3 = = = 9 2 6 + 1 3 3 1 3 3 1 3
3 1 3 2 1 3

Memo 9 2 6 + 1 = 3 1 2 , lihat pembahasan operasi aljabar di kelas 2 , Bab 1

3 3

(31) 3

15

6. Operasi bentuk akar Penjumlahan dan pengurangan (i). (ii).


= ( + ) = ( )

Contoh: Hitunglah 4 8 + 5 18 Jawab: 4 8 + 5 18 = 4 4 . 2 + 5 9 .2 = 4.2 2 + 5.3 2 = 8 2 + 15 2 = 8 + 15 = 23 2 2

Memo 8 dan 18 belum sejenis, maka harus diubah ke bentuk ke akar sejenis: 8= 4 .2 = 2 2 18 = 9 . 2 = 3 2 2 2 dan 3 2 sejenis

Perkalian Operasi perkalian bentuk akar dapat digunakan sifat operasi bentuk akar seperti di bawah ini:

. =

Contoh Sederhanakan bentuk perkalian berikut ini: 2 3 ( 5 6 7 ) Jawab: 2 3 5 6 7 =2 3. 5 2 3. 6 7 = 2 3 . 15 2 . 6 = 2 15 12 21


16

3. 7

Perkalian bentuk aakar dari indeks akar berbeda Untuk melakukan perkalian bentuk akar dari indeks yang berbeda , kita diharuskan mengubah bentuk akar ke bentuk bilangan berpangkat pecahan. Contoh Selesaikanlah Jawab:
3

6 . 4

6 . 4 = 63 4 = 66 4 =
6

1 2

3 6 3 6
1

= 62 4

2.3 2 . 22 . 3
6

1 6

22 . 32 . 26 . 3 = 2 36 3

Pembagian

Contoh

1. 2.

42 7 4 10 3 2 2 3

MEMO Apabila bentuk: menemukan , pembilang dan


3. Sederhanakanlah
Jawab:

penyebut dikalikan dengan , diperoleh

1.
2.

42 7

42 7

6
10 2 2

4 10 3 2 2

4 3

4 3

4 5 3

4 5 3

17

3. Untuk menjawab soal nomer tiga kita harus melakukan proses rasionalisasi penyebut. Penyebut ( ) dicari sekawannya yaitu ( + ). 3 = = 3 . + + 3 3 2

3 + 2 + = 2 3 =

E.

Persamaan Eksponen dan Persamaan Bentuk Akar

Persamaan eksponen dan persamaan bentuk akar untuk tingkat SMP yang akan dibahas hanya dalam bentuk yang sederhana. Bentuk yang rumit akan dipelajari di tingkat SMA. Contoh Tentukan nilai x dari persamaan 9x
+1

= 273x 4 .

Jawab: 9x + 1 = 273x 4 (32) x + 1 = (33)3x 4 32x + 2 = 39x 12 2x + 2 = 9x 12 2 + 12 = 9x 2x 14 = 7x x = 2 Jadi, nilai x adalah 2.

Contoh : 1. Selesaikanlah a. 3 4 5 = 0 3 b. 2 1 = 3 2. Tentukan HP dari variabel y yang memenuhi : 1 + 2 =


4

3. Carilah nilai x yang memenuhi persamaan : 4 +3 =


18

8 +5

1. a.

3 4 5 = 0 3 4 = 5 3 4 = 52 (kedua ruas dikuadratkan) 3 4 = 25 3 = 25 + 4 =


29 3 2

MEMO Periksa jawaban : 3 29 4 5=0 3 25 5 = 0 55=0 0=0

jadi nilai x adalah b.


3 3

29 3

2 1 = 3
3

2 1 = 33 ( kedua ruas dipangkatkan tiga) 2 1 = 27 2 = 27 + 1 2 = 28 =


28 2

MEMO Periksa jawaban :


3

2 1 = 3
3

= 14

Jadi nilai x adalah 14

27 = 3 3 = 3

2.

1 + 2 = 1 + 2
2

3 3
2

MEMO Periksa jawaban : 13 1+ 2= 4 13 3 4

1 + 4 1 + 4 = 3 4 1 = 6 4 1 = 6 16 1 = 36
2 2

16 = 52, =

52 13 = 16 4

3 1 + 2 2 2
13 4

Setelah diperiksa jawabannya tidak cocok, hal ini berarti = bukan jawabannya, dan HP = { }.

19

3. 4 +3 =

8 +5 23
3 +15 4 4 1 +5 4

(22 ) +3 = 22 +6 = 2 2 + 6 =

3 +15

(kedua ruas dikalikan 4)

8 + 24 = 3 + 15 8 3 = 15 24 5 = 9 9 2 18 = . = = 1,8 5 2 10

AYO MENCOBA SOAL OSN Diberikan: = =


10+ 2 2 10 2 2

Contoh : Selesaikanlah : 2 4 5 = 2 Jawab: 2 4 5 = 2 2 4 = + 3 2 4


2 2

dan

Tentukanlah: a) 2 + + 2 b) 2 + 2

= + 3

Kedua ruas dikuatdratkan 2 4 = 2 + 6 + 9 4 = 6 + 9 4 6 = 9 10 = 9 9 = = 0,9 10 9 Jadi nilai = atau = 0,9


10

20

1.3

Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dengan menggunakan akar pangkat juga dapat digunakan pada kehidupan sehari-hari seperti
1.

Pada pekerjaan arsitek tersebut yang ingin mengetahui panjang rusuk dari rumah yang di buatnya

Arsitektur yang sedang membuat rumah minimalis yang berbantuk kubus,Pemilik rumah yang akan di buat itu menginginkan ukuran volume rumah nya 343m3.Dan Arsitek ingin mengetahui berapa meter panjang rusuk dari rumah tersebut untuk membuat pilar rumah tersebut. Berikut penghitungannya menggunakan akar pangkat : (menggunakan faktorisasi prima) = 343:7=49,49:7=7 =343=7x7x7=73 = 7m
2.

Petani mengetahui panjang sisi kebun tersebut dengan menggunakan akar pangkat. Seorang panjang Petani sisi dari ingin mengetahui yang

kebunnya

berbentuk persegi yang akan di beri pagar di setiap pinggirnya. Diketahui bahwa luas kebun tersebut adalah 55225m2 jadi cara mengetahui panjang
21

sisi kebun tersebut dengan menggunakan akar pangkat seperti berikut: =55225m2= m x m = 2 =235m x 235m Jadi panjang sisi dari petani tersebut adalah 235m
3.

Pada ilmu fisika mempelajari tentang panjang gelombang. Penggunaan pangkat dalam panjang gelombang memudahkan kita dalam

menghitung panjang atau tidak nya panjang gelombang.


Faktor 10 10 10
-18 -15 -12 -9 -6 -3 3 6 9

Awalan Atto Femto Pico Nano Micro Mili Kilo Mega Giga Tera

Simbol A F p n m K M G T

10 10 10

10 10 10 10

12

4. Pada biologi menghitung banyaknya bakteri membelah diri. Bakteri E.coli memiliki lebar 103 milimeter. Jarum pentul memiliki diameter 1 milimeter. Berapa banyak bakteri E.coli yang dapat mengisi diameter jarum tersebut. Untuk menentukan banyak bakteri, bagilah 1 dengan 103
1 10 3

= 103 = 1000.

Jadi banyak bakteri yang dapat mengisi diameter jarum pentul adalah 1000 bakteri.

22

1.4

Rangkuman

Perpangkatan ditulis dengan an , dengan a merupakan bilangan pokok dan n pangkat atau eksponen Pangkat bilangan bulat positif Secara umum jika a R (bilangan real) dan n bilangan bulat positif, maka an = a x a x ..... x a n faktor Pangkat bilangan bulat negatif

a-n =

dengan a 0

Bentuk tersebut sering digunakan untuk mengubah bilangan bulat berpangkat positif menjadi negatif maupun sebaliknya. Pangkat bilangan nol a0 = 1 dengan a 0 Bilangan pecahan berpangkat bilangan bulat (i). ( ) =

. . =

0, 0 > 0

Sebanyak n buah

(ii). ( ) =

. . =

0, 0 > 0

Sebanyak n buah

(iii).

( )0 = 1 0 , 0

Bilangan berpangkat pecahan Bilangan merupakan bilangan real, maka : =


= ( ) dengan m dan n bilangan bulat serta n 0


= = 1 =

23

Menyelesaikan operasi pangkat tak sebenarnya Untuk sembarang bilangan real a dan b dan bilangan m dan n , berlaku : 1. a0 = 1 dengan a 0 2. a-n =
1

dengan a 0

3. am x an = am+n 4. (an)m = anm 5. 6. 8. 9.

= dengan m n , a 0 =
1

dengan n m , a 0

7. (ab)m = am bm

= , 0

10. 11.

a,b 0

, a 0

24

1.5 1. Hitunglah a. (-3) x (-6)3 b.33 + 63 - 53

Latihan

2. Sederhanakan dan tuliskan dalam bentuk pangkat positif: a. b.


3 1 3 6 3 . 2 4 9 4 3 ( 2 3 )2
4 . 2 3 1

3. Sederhanakanlah!

4. Tuliskan ke dalam bentuk akar yang paling sederhana a.


27 3 . 5 16 5

5. Selesaikanlah a. 3 8 + 5 18 3 72 b. 27 + 2 72 3 48 c. 125 20 45

6. Jabarkan dan sederhanakanlah: a. (3 6 + 5)( 6 2 5)

b. (8 7 + 6 10)( 7 + 2 10 ) 7. Rasionalkan bentuk akar di bawah ini a. b.


2 + + 4 4
3

8. Sederhanakanlah 9. Hitunglah
3 5

5 4 5

4
25

10. Sebuah trapesium memiliki luas 54a2. Jika panjang sisi sejajarnya berturutturut adalah 8a dan 10a, tentukan tinggi trapesium tersebut dalam a. 11. Sebuah kerucut memiliki jari-jari 7 cm. Jika tinggi kerucut tersebut 18 5 cm, tentukan volume kerucut tersebut. 12. Selesaikanlah persamaan di bawah ini: a. 42x = 28 b.2
2 + 5 2

= 27+3 +

c. ( 52 +3 )2 = 12524 13. Tentukan HP dari masing-masing penyelesaian berikut ini: a. 6 = 12 b. 3 4 = 5 14. a. Apabila = , = , = , maka tentukan nilai abc b. jika m = ax , n = ay , dan my . ny = , tentukan nilai xyz Ketinggian suatu benda dapat ditentukan dengan menggunakan rumus gerak jatuh bebas, yaitu h = 1/2 gt2. Dalam hal ini h = ketinggian benda, g =
2

percepatan gravitasi bumi, dan t = waktu benda sampai jatuh ke tanah. Sebuah benda dijatuhkan dari puncak sebuah gedung. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa waktu benda sampai jatuh ke tanah adalah 4,9 detik. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu 9,8 m/det2, berapa meterkah tinggi gedung tersebut?

26

Daftar Pustaka

Sukino dan S.Wilson, 2007, Matematika SMP jilid 3 untuk Kelas IX, Jakarta: Erlangga Sulaiman R., Yuli Eko S.Tatag., Nusantara Toto., Kusrini dan Ismail, 2008, Contextual Teaching and Learning Matematika Sekolah Menengah

Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX edisi 4, Jakarta: Pusat Perbukuan Departement Pendidikan Nasional Wagiyo A., Mulyono Sri., dan Susanto,2008, Pegangan Belajar MATEMATIKA 3 Untuk SMP/MTs Kelas IX, Jakarta: Pusat Perbukuan Departement Pendidikan Nasional Avianti Agus Nuniek, 2007, MUDAH BELAJAR MATEMATIKA 3 Untuk Kelas IX Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah , Jakarta : Pusat Perbukuan Departement Pendidikan Nasional Masduki dan Budi Utomo Ichwan, 2008, MATEMATIKA IX Untuk SMP dan MTs Kelas IX, Jakarta: Pusat Perbukuan Departement Pendidikan Nasional http://magefrozen.blogspot.com/2013/08/penerapan-aljabarakar.html

27

Pembahasan soal 1. . 3 6 3 = 3 6 6 = 108 . 33 + 6 3 53 = 27 + 216 125 = 118 2. .


3 1 3 6 3 3 6 . . 3 9 2

3 . 2 4 1 . 4 2 3 4 1+4 2+3 4 5 4 . = = = 9 4 3 3 3 3
2 3
1 2

3.

4 . 2

2 2 3
3

1 2

4 2

4 4 3 2 2

= 4+4 3 2

5 4

2 3

2 =

3 2
5 4

3 2
32 . 3. 2 . . 4 . 4 2 . 4 .
4

4.

27 3 . 5 16 5

33 3 5 4 2 5

= .

3 2 3 4 4

Atau hasilnya bisa kita rasionalkan 5. a. 3 8 + 5 18 3 72

3 2 3 4 4

3 2 3 4 5

= 3 2 2 + 5 3 2 3 6 2 = 6 2 + 15 2 18 2 = 6 + 15 18 2=3 2

b. 27 + 2 72 3 48 = 3 2 + 2 6 2 3 4 3 = 3 2 + 12 2 12 3 = 15 2 12 3 c. 125 20 45

= 5 5 2 53 5 = 523 5= 5

28

6. a. (3 6 +

5)( 6 2 5) 5 6 5 2 5

= 3 6 6 3 6 2 5 + = 18 6 30 +

30 10 = 8 5 30

b. (8 7 + 6 10)( 7 + 2 10 ) = 8 7 7 + 8 7 2 10 + 6 10 7 + 6 10 2 10 = 56 + 16 70 + 6 70 + 120 = 56 + 22 70 + 120 7. a. = =


2 + 2 +

b. .

+ 4 4

= = = =

+ 4 4 + 4 16

+ 4 + 4

2 2 +

2 4 + 2 = 2 4 = = 8. 9.
3

+16 +8 16 +16 +8 16

2 4
5 4 5
3

5 4 5
3. 5

5 2
15 3

3 5

4 =

4 =

10.

Dik luas trapesium 54a2 . panjang sisi sejajarnya berturut

turut adalah 8a dan 10a. Dit Tentukan tinggi trapesium tersebut dalam a Jawab : =
2

29

542 =

8 + 10 2

1082 = 8 + 10 1082 = = 6,75 16 11. Dik jari jari kerucut 7 cm. tinggi kerucut 18 5 cm Dit Tentukan volume kerucut tersebut. Jawab: = =
1 3

1 2 2 3

22 7

72 18 5

= 22 7 6 5 = 924 5 2 12.a. 42x = 28 22


2
3

. ( 52 +3 )2 = 12524 ((52 +3 )3 )2 = (53 ) 24 52 +3


2 3
2 3 1

= 28

24 = 28 4 = 8 = 2 b. 2
2 + 5 7 2 7+3 + 2 2

= (53 ) 24

2 + 3 = 3 2 4

2 2 + 3 = 9 2 4 4 + 6 = 18 36 18 4 = 36 + 6 14 = 42 = 3

= 2

+ 5 7 = 7 + 3+ 0=0 = 0 13.a. 6 = 12

6 = 12 6
2

= 122

36 = 144 = 4 b. 3 4 5 = 0
30

3 4 5 = 0 3 4 = 5 3 4
2

= 52

3 4 = 25 3 = 29 = 29 3

14.a. Apabila = , = , = , maka tentukan nilai abc. = = = = = = 1 b. jika m = ax , n = ay , dan my . ny = , tentukan nilai xyz my . ny =
2 2

( ) ( ) =
2

+ 2 =

2 = + 2 2 = 1 + = 2 15.Ketinggian suatu benda dapat ditentukan dengan menggunakan rumus gerak jatuh bebas, yaitu h = 1/2 gt2. Dalam hal ini h = ketinggian benda, g = percepatan gravitasi bumi, dan t = waktu benda sampai jatuh ke tanah. Sebuah benda dijatuhkan dari puncak sebuah gedung. Hasil pengukuran
31

menunjukkan bahwa waktu benda sampai jatuh ke tanah adalah 4,9 detik. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu 9,8 m/det 2, berapa meterkah tinggi gedung tersebut? Penyelesaian: Diketahui: t = 4,9 detik dan g = 9,8 m/det2 Ditanyakan: h = ? h = 1/2 gt2 = 1/2 9,8 (4,9)2 = 4,9 (4,9)2 = (4,9)1+2 = (4,9)3 = 117,649 Jadi, tinggi gedung tersebut adalah 117,649 meter

32

Petunjuk Penggunaan Quiz Maker

Berikut ini adalah langkah-langkah penggunaan quiz maker kelompok Pangkat dan akar: 1. Langkah yang pertama adalah buku Quiz Maker

dengan password E55CE. Judul dari Quiz Maker ini adalah Mudah Belajar Pangkat dan Akar 2. Langkah kedua silahkan klik Continue atau Start yang berada di bagian tengah bawah. Pada Quiz Maker ini terdapat 30 soal yang berisikan pilihan ganda, memasangkan, benar atau salah, banyak

pilihan beserta pembahasannya dari setiap soal. 3. Langkah yang ketiga silahkan Anda menjawab soalsoal yang telah disediakan dengan jawaban yang menurut Anda benar. Waktu yang tersedia untuk semua soal adalah 90 menit dengan passing rate 80. Format Quiz ini adalah Anda harus menjawab semua soal terlebih dahulu baru Anda dapat mengetahui apakah jawaban Anda benar atau salah. 4. Langkah keempat jika sudah menjawab semua soal Anda dapat mengklik Submit yang berada di sebelah kiri bawah. 5. Langkah kelima silahkan Anda mengklik Review 6. Langkah silahkan keenam Anda setelah Anda mengkilk Anda Review dapat

klik

Feedback.

Disini

mengetahui jawaban dan pembahasan dari setiap soal.

33

7. Langkah

ketujuh

setelah

selesai

silakan

Anda

mengklik Close 8. Terimakasih Anda sudah berkunjung di Quiz Maker Mudah Belajar Pangkat dan Akar.

34

Biografi penulis

Syukur alhamdulillah kepada Allah SWT karena izin-Nya kami dapat menyelesaikan buku ajar Mudah Belajar Pangkat dan Akar. Mudah Belajar Pangkat dan Akar adalah tugas pengganti UTS, pada saat proses pembuatan kami sangat bingung dan lagilagi salah. Lalu akhirnya kami mengumpulkan informasi dan bertekad bulat dalam pembuatan buku ajar ini. Buku ajar ini dikerjakan oleh dua orang, yang pertama Rhetna Sari sebagai pembuat materi dan buku ajar ini, dan yang kedua Fariza Azmi dalam pembuatan desainnya. Kami masih kuliah di Unswagati jurusan Pendidikan Matematika . Berikut data diri penulis

Rhetna Sari Cirebon, 27 Desember 1993 SDN 2 Lurah SMPN 1 Plumbon SMAN 4 Kota Cirebon Hobi : jalan-jalan, cari-cari kuliner yang murah

Fariza Azmi Cirebon, 2 Januari 1994 SDN V Arjawinangun MTsN 1 Arjawinangun SMAN 1 Arjawinangun Hobi : dengerin music.

35

Hal yang sangat terkesan adalah candaan kami ketika kami sedang mengerjakan, mungkin karena terlalu ribet otak juga kadang telat mikir, Tapi jangan khawatir insya allah buku ajar ini bermanfaat untuk pembacanya, karena kami bersungguh-sungguh mengerjakan sebuah karya ini bukan sebuah tugas melainkan keinginan dari kami yang sangat ingin membuat buku ajar untuk menunjang dan mempermudah siswa SMP dalam memahami Pangkat dan Akar. Dalam buku ini tentunya terdapat kekurangan untuk itu, kami sangat menantikan kritik dan sarannya ke

rhetna_clinxz@yahoo.com dan azmi.love@yahoo.co.id Tidak lupa juga kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan buku ajar, terimakasih kepada dosen kami, Dede Trie Kurniawan, S.Si., M.Pd , terimakasih sahabatku, yang bersedia menjadi tuan rumah (ngasih makan+ minum gratiss), orang tua, dan juga teman-teman sekalian. Untuk itu kami mengucapkan Alhamdullillah dan Terimakasih.

36