Anda di halaman 1dari 2

http://ptba.co.

id/id/library/detail/3 pada 1 januari 2014

Komposisi Batubara

Batubara merupakan senyawa hidrokarbon padat yang terdapat di alam dengan komposisi yang cukup kompleks. Bahan organik utamanya yaitu tumbuhan yang dapat ditengarai berupa jejak kulit pohon, daun, akar, struktur kayu, spora, pollen, damar, dan lain-lain.

Selanjutnya bahan organik tersebut mengalami berbagai tingkat pembusukan (dekomposisi) sehingga menyebabkan perubahan sifat-sifat fisik maupun kimia baik sebelum ataupun sesudah tertutup oleh endapan lainnya. Pada dasarnya terdapat dua jenis material yang membentuk batubara, yaitu

Combustible Material, yaitu bahan atau material yang dapat diba ar/ dio sidasi oleh o sigen. Material tersebut umumnya terdiri dari arbon padat !"i#ed Carbon$, senya%a hidro arbon, total &ul'ur, senya%a (idrogen, dan beberapa senya%a lainnya dalam jumlah ecil. )on Combustible Material, yaitu hahan atau material yang tida dapat diba ar/dio sidasi oleh o sigen. Material tersebut umurnnya terdiri dan senya%a anorgani !&i02, *1203, "e203, +i02, Mn304, Ca,, Mg,, )a20, -20 dan senya%a logam lainnya dalam jumlah ecil$ yang a an membentu abu dalam batubara. -andungan non combustible material ini umumnya tida diingini arena a an mengurangi nilai ba arnya. Pada proses pembentukan batubara, dengan bantuan faktor fisika dan kimia alam, cellulosa (!"#$%&"") yang berasal dan tanaman akan mengalami perubahan menjadi 'ignite (!%($)&*)), Subbituminous (!%)$)&*(), Bituminous (!+($)&,)) atau -nthracite (!#"$.&.).

/ntuk proses pembatubaraan fase lanjut dengan waktu yang cukup lama atau dengan bantuan pemanasan, maka unsur senyawa karbon padat yang terbentuk akan bertambah sehingga grade batubara akan menjadi lebih tinggi. Pada fase ini unsur $idrogen yang terikat pada molekul air yang terbentuk akan menjadi semakin sedikit. 0onsep bahwa batubara berasal dari sisa tumbuhan diperkuat dengan ditemukannya cetakan tumbuhan di dalam lapisan batubara. 1alam penyusunannya batubara diperkaya dengan berbagai macam polimer organik yang berasal dari antara lain karbohidrat, lignin, dll. 2amun komposisi dari polimer-polimer ini ber3ariasi bergantung pada spesies dari tumbuhan penyusunnya.