Anda di halaman 1dari 3

Faktor Faktor yang Mempengaruhi Koping Mahasiswa Terhadap Pemberian Tugas Mata kuliah Di Akper Antariksa Tahun 2013

Disusun Oleh : Nella Arista

BAB I Pendahuluan

A.latar Belakang Belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik,yang selanjutnya di dalam perkuliahan disebut dosen sebagai pendidik dan mahasiswa sebagai peserta didik. Tujuan dari interaksi edukatif tersebut meliputi tiga aspek,yakni aspek kognitif,efektif dan psikomotorik. Untuk mencapai tujuan secara baik,diperlukan peran maksimal dari seorang dosen,baik dalam penyampaian materi,pengguaan metode, dan sebagainya. Sebagai indikator keberhasilan dosen menyampaikan materi pada mahasiswa tergantung pada dosen yang bersangkutan,salah satunya melalui pemberian tugas ( B. Suryosubroto,2004 ). Didalam perkuliahan juga mengenal adanya pemberian tugas kuliah. Pemberian tugas dalam setiap mata kuliah sudah ada persentase ttersendiri didalam pembagian nilai. Persaentase ini biasa dijelaskan didalam kontrak pembelajaran antara dosen dan mahasisw. Biasanya tidak jarang tugas mendapat persentase hingga 20 % didalam persentase penilaian akhir sebuah mata kuliah . Jadi dapat dikatakan tugas kuliah mempunyai peran yang cukup penting dalam pembuatan nilai akhir. Dari paparan singkat diatas bahwa tugas mata kuliah mempunyai peran yang penting didalam proses kegiatan belajar mengajar. Tetapi setiap hal pasti mempunyai pro dan kontra,begitu juga dengan tugas ini. Mulai dari mereka yang muncul dari para mahasiswa terhadap pemberian tugas kuliah. Mulai dari mereka yang merasa senang sampai mereka yang merasa terbebani dengan pemberian tugas kuliah tersebut . Dari jumblah keseluruhan mahasiswa Akper Antariksa yang () mahasiswa ternyata pola koping para mahasiswa munculkan juga bermacam-macam. Mulai dari mereka yang senang langsung mengerjakannya begitu mendapat tugas dari dosen sampai mereka yang merasa terpaksa dan terbebani sehingga malas-malasan untuk mengerjakannya.Berdasarkan dari hasil prasurvey yang dilakukan ternyata sekitar ()atausekitar () orang mahasiswa ternyata resfon mereka kurang menyukai terhadap pemberian tugas mata kuliah,sedangkan () atau sebanyak ()orang mahasiswa beresfon positif terhadap pemberian mata kuliah,sedangkan sisanya () atau sekitar ()orang mahasiswa mengatakan tidak tahu. Berdasarkan hasil prasurvey diatas terlihat berbagai macam reaksi dan pola koping yang timbul dari par mahasiswa terhadap pemberian tugas mata kuliah. Terhadap koping yang positif dan ada pula koping yang negatif. Untuk melihat gambaran pola koping para mahasiswa peneliti merasa tertarik untuk menelitinya dengan judul Faktor Faktor yang Mempengaruhi Koping Mahasiswa Terhadap Pemberian Tugas Mata kuliah Di Akper Antariksa Tahun 2013.

B.Rumusan Masalah Bagaimana pola koping mahasiswa terhadap pemberian tugas mata kuliah pada mahasiswa keperawatan Akper Antariksa ?

C. Tujuan 1. Tujuan Umum Untuk mengetahui pola koping mahasiswa Keperawatan terhadap pemberian tugas kuliah 2. Tujuan khusus a. Mengetahui pola koping positif mahasiswa keperawatan terhadap pemberian tugas kuliah b. Mengetahui pola koping negative mahasiswa keperawatan terhadap pemberian tugas kuliah

D. Manfaat Penelitian 1. Mamfaat teoritis a. Mahasiswa memperoleh pengalaman survey kesehatan jiwa sebagai bekal menjadi perawat. b. Mahasiswa mampu melaksanakan organisasi materi meliputi identifikasi masalah ,prioritas masalah ,pengumpulan data,dan penyajian data. 2. Manfaat praktis a. Diharapkan dapat digunakan sebagai masukan dan bahan pertimbangan dalam meningkatkan proses belajar mengajar keperawatan jiwa.