Anda di halaman 1dari 2

Pertimbangan Teknis terjadinya Perubahan Pekerjaan

:

1. Perlu efisiensi dan optimalisasi design agar mendapatkan hasil struktur maksimal, maka diperlukan Tenaga Ahli / Checker.

a.

ptimalisasi stuktur bangunan atas.

!

Perubahan dimensi segmental bo" girder o o Tebal #eb dari $% cm menjadi &% cm Tebal bottom dan top slab dari '% cm menjadi () cm

!

Perubahan sistem erection segmental bo" girder o Perubahan alat erection dari metode span by span ke balance cantile*er Perubahan jumlah komponen pendukung material sistem stressing

o

Metode Erection Span by span  +apasitas ,antry harus lebih besar karena harus mengangkat bo" girder dengan total berat -%% ton. .imensi pondasi harus lebih besar. Pekerjaan erection harus dilakukan berurutan dan tidak cocok untuk lokasi pekerjaan yang banyak utilitasnya.

 

Metode Erection Balance cantilever  +apasitas ,antry lebih kecil karena /o" ,irder yang diangkat satu per satu dibantu oleh sistem stressing 0/erat ,antry yang diperlukan 1 '%% Ton2. .imensi pondasi lebih kecil. Pekerjaan bisa dilakukan dimana saja 0bisa mele#ati dari satu pier ke pier yang lain2.

 

ptimalisasi stuktur bangunan ba#ah.b.) m mernjadi (. Akibat adanya perubahan struktur bangunan atas yaitu dimensi sejumlah bo" girder dan perubahan metode erection span by span menjadi balance cantile*er maka mengakibatkan: ! ! 3olume pondasi bor pile per span lebih kecil 0turun 1)42. 3olume beton pile cap per span lebih kecil dari tebal '.) m. .