Anda di halaman 1dari 12

IEJ -Volume 4, Number 1, Winter 2009 1

ELDINA FEBRIANIFA 13/355709/PKG/800

b.“Sealing ability of three temporary filling materials in endodontically-treated teeth” a. tidak terlalu panjang/pendek Pada judul kurang menyiratkan pengertian bahwa dalam penelitian ini yang akan diteliti adalah sealing pada bagian apa . Panjang kalimat judul cukup.

 P-nya berapa? Pada kesimpulan. b. . d. e. Hasil penelitian pada abstrak tidak dijelaskan bagaimana hipotesis diterima dengan signifikansi dari perhitungan statistik Kruskal-Wallis. hipotesis tidak dijelaskan secara general (3 bahan tumpatan sementara) Keyword cukup jelas dan mudah. c. f. Panjang abstrak ringkas (<250 kata) Abstrak dibagi menjadi beberapa bagian (pendahuluan. Pendahuluan dan metode penelitian pada abstrak cukup jelas.a. metode penelitian. hasil dan kesimpulan) untuk mempermudah membaca abstrak.

kalimat 1 “Different studies have been designed for evaluating of sealing ability of temporary restorative materials”  Tujuan penelitian cukup jelas  paragraf 4.tidak ringkas  Dicantumkan latar belakang tentang penelitianpenelitian terkait yang pernah dilakukan sebelumnya  paragraf 4. kalimat terakhir “As adequate coronal seal is important for the success of endodontic treatment the purpose of this study was to evaluate the sealing ability of three common temporary restorative materials.Panjang pendahuluan sudah cukup  Sudah dicantumkan alasan mengapa penelitian ini perlu dilakukan. namun dalam beberapa paragraf  pada paragraf 1. 2 dan 3. Coltosol and Cina. Cavisol.”  .

Switzerland)  Kriteria penggunaan sampel kontrol sejumlah 3 buah  tidak dijelaskan mengapa digunakan sampel sejumlah 3 dan apa tujuan digunakannya kontrol grup  Tidak dijelaskan penggunaan informed consent pada gigi yang telah dicabut . bahan dan instrumen yang digunakan. prosedur secara cukup rinci. Altstatten. Sudah menjelaskan jumlah sampel.  Penggunaan bahan/alat disertai dengan merk yang digunakan  misal: Coltosol (Coltene.

75 gigi Rendam NaOCL 5.25% Pembukaan kavitas ALUR METODOLOGI PENELITIAN Direndam Methylene Blue 2% Inkubasi 37° 7 hari Tumpat amalgam Kurangi permukaan oklusal 4 mm Cat kuku dan wax dihilangkan Lapisi cat kuku & wax 2 lapis Thermocyclin g 5-55°C 23 Coltosol Evaluasi stereo mikroskop 23 Cavisol Mounting resin akrilik Inkubasi 24 jam Gigi dibelah mesio-distal 23 Cina 3 Kontrol Negatif 3 Kontrol Positif .

Tidak disertakan hasil uji Mann U Whitnney antar kelompok. . Tabel yang disajikan tidak jelas dan tidak mudah dibaca Coronal microleakage??   Tidak dicantumkan data hasil analisis Kruskall wallis yang dapat menunjukkan hipotesis apakah diterima atau tidak.

.  Data parametrik ini kemudian diuji dengan analisis Kruskall wallis yang seharusnya merupakan analisis untuk data non parametrik. hal ini mungkin dikarenakan data yang ada merupakan data yang tidak berdistribusi normal. dan dihitung nilai Mean  Data Parametrik. Pada jurnal tidak disertakan hasil perhitungan distribusi data. Merupakan data Rasio. sehingga dilakukan uji analisis non parametrik.

Pembahasan cukup terstruktur Menyajikan hasil penelitian terdahulu beserta persamaan dan perbedaan dengan hasil penelitian ini. b.a. c. Menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan merupakan penelitian pertama tentang mikroleakage pada tumpatan sementara “Cina”. .

Terdapat saran tentang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap penelitian ini : “Further studies are needed for considering other factors such as mastication force and comparing the results with/without thermocycling and with more than one week period.”  . Kesimpulan cukup jelas diceritakan oleh si penulis tentang membandingkan antara 3 tumpatan sementara.

 Acknowledgement  menjelaskan bahwa penelitian ini dilaksanakan dan didukung oleh Torabinejad Research Center of Isfahan University of Medical Sciences. dengan nomer registrasi research 385305  Referensi : sistem Vancouver .