Anda di halaman 1dari 2

Laporan Kasus

DIET GAGAL GINJAL KRONIS PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
Millaty Fitrah (080100026), Sharlini Desfika Nasution (080100031), Rahma Sari (080100102), Solita Vasya Siregar (080100128), Rizka Karlina Nasution (080100154) Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara KASUS Seorang penderita, pria, berumur 59 tahun, datang dengan keluhan utama buang air kecil sedikit-sedikit yang sudah dialami selama 2 bulan. Dan penderita juga mengalami mual dan muntah. Dari pemeriksaan antropometri didapatkan berat badan 60 kg dan tinggi badan 165 cm. Pemeriksaan tanda vital: TD = 140/90 mmHg HR = 84 kali/menit RR = 20 kali/menit Pemeriksaan laboratorium: Ureum/kreatinin = 72/6,12 Hb = 6,9 g/dl Ht = 20,6 % Leukosit = 7760/mm3 Trombosit = 222000/mm3 Dokter yang memeriksa menyimpulkan diagnosis pasien ini adalah Gagal ginjal kronis stadium V et causa Diabetes Melitus. Dan telah diberi infus NaCl 0,9% 10 tetes/menit, serta diet ginjal 1800 kkalori. ANALISIS DIET Tujuan diet: 1. Mengendalikan kadar glukosa darah dan tekanan darah 2. Menghambat laju kerusakan ginjal 3. Mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit Syarat diet: 1. Energi adekuat, yaitu 25-30 kkal/kg BB ideal Pada pasien ini, BB ideal = (TB-100) - 10 % (165-100) – 10 % (165-100) 58,5 kg Kebutuhan energi pasien ini, 30 x 58,5 = 1755 kkal/hari atau 1800 kkal/hari 2. Protein rendah, yaitu 10% dari kebutuhan energi total atau 0,8 g/kg BB Pada pasien ini, kebutuhan proteinnya, 0,8 x 60 = 48 g/hari, dimana sumber utama protein nya berasal dari protein hewani

bila ada hiperkalemia (GFR<10ml/menit) atau bila jumlah urin < 1000ml/hari Pada pasien ini.75 g/hari. yaitu 55-60 % dari kebutuhan energi total. serta vitamin C Jenis diet yang diberikan: Diet yang diberikan adalah diet rendah protein menrut nilai energi yang dibutuhkan. Vitamin tinggi. asam folat.3. Kalium dibatasi hingga 40-70 mEq (1600-2800mg) atau 40mg/kgBB. 1800 kkal. kebutuhan kaliumnya. 40 x 60 = 2400 mg/hari 7. 60 % x 1755 kkal = 1053 kkal atau 263. Bila nafsu makan menurut diberikan suplemen vitamin B kompleks. Pada pasien ini. 25 % x 1755 kkal = 438.75 kkal atau 3498. kebutuhan fosfornya. Pada pasien ini. Kalsium tinggi: 1200-1600 mg (diberikan suplemen) 9. Lemak normal. dan piridoksin. Natrium 1000-3000mg. 12 x 60 = 7200 mg/hari 8. aadanya edema dan eksresi natrium 6. Fosfor tinggi: 8-12mg/kgBB (diperlukan obat pengikat fosfor) Pada pasien ini. utamakan asam lemak tidak jenuh ganda atau tunggal. kebutuhan karbohidratnya. . kebutuhan lemaknya.25 g/hari. tergantung pada tekanan darah. gunakan karbohidrat komplek sebagai sumber karbohidrat utama 4. Asupan asam lemak jenuh hendaknya <10 % asupan energy total dan kolesterol <300 mg 5. Pada pasien ini adalah diet rendah protein yaitu 40 g. yaitu 20-25 % dari kebutuhan energy total. Karbohidrat sedang.