Anda di halaman 1dari 7

PERKEMBANGAN DIGESTER BIOGAS DI INDONESIA (Studi Kasus di Jawa Barat dan Jawa Tengah) Ana Nurhasanah, Teguh Wikan

Widodo, Ahmad Asari, dan Elita Rahmarestia Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian ABSTRAK
Pengurangan subsidi minyak mengakibatkan harga minyak menjadi mahal sehingga memungkinkan biogas menjadi sumber energi alternatif. Teknologi ini sangat ber otensi untuk dikembangkan di sentra!sentra engembangan eternakan" mengingat saat ini kotoran hewan belum dimanfaatkan se#ara o timal dan menimbulkan masalah lingkungan. Teknologi biogas telah berkembang sejak lama namun a likasi enggunaannya sebagai sumber energi alternatif belum berkembang se#ara luas. Bebera a kendala antara lain yaitu kekurangan technical expertise" digester tidak berfungsi akibat bo#or$kesalahan konstruksi" disain tidak user friendly" membutuhkan enanganan se#ara manual ( engum anan$ mengeluarkan lum ur dari digester) dan biaya konstruksi yang mahal. Bebera a digester dengan bebera a jenis disain sudah dikembangkan di wilayah Pro insi Jawa Barat dan Jawa Tengah" namun untuk wilayah %ndonesia lain masih sedikit dan sedang diusahakan erkembangannya" termasuk di Pro insi &iau dan Kalimantan Selatan. 'emikian ula sudah dikembangkan digester biogas di Kalimantan Barat kerjasama BBP Mektan dengan BPTP Kalbar. Biogas yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai sumber energi kom or gas dan lam u enerangan. Kata kun#i( biomasa (kotoran sapi), digester, biogas.

PENDAHULUAN )nergi biogas sangat otensial untuk dikembangkan. Karena roduksi biogas dari kotoran eternakan sa i ditunjang oleh kondisi yang kondusif erkembangan eternakan sa i di %ndonesia akhir!akhir ini. 'isam ing itu regulasi di bidang energi se erti kenaikan tarif listrik" kenaikan harga *P+ ( Liquefied Petroleum Gas)" remium" minyak tanah" minyak solar" minyak diesel dan minyak bakar telah mendorong engembangan sumber energi alternatif yang murah" berkelanjutan dan ramah lingkungan. Peningkatan kebutuhan susu dan daging sa i di %ndonesia saat ini telah merubah ola engembangan agribisnis eternakan dari skala ke#il menjadi menengah$besar. 'i bebera a daerah telah berkembang ko erasi susu" eternakan sa i edaging melalui kemitraan dengan erkebunan sawit" dsb. Kondisi yang demikian ini sangat mendukung ketersedian bahan baku se#ara kontinyu dalam jumlah yang #uku untuk mem roduksi biogas. ,amun sam ai sekarang erkembangan teknologi biogas masih sangat rendah dan belum signifikan. Bebera a kendala dalam engembangan energi terbarukan" termasuk biogas" adalah ketersediaan bahan" keamanan supply" harga" kemudahan enanganan dan enggunaannya. -aktor!faktor eksternal se erti engembangan teknologi" subsidi" isu!isu lingkungan dan erundang!undangan memainkan eranan dalam engembangan energi terbarukan (Koo mans" .//0). 'engan mem ertimbangkan otensi roduksi biogas dan enggunaannya untuk bidang ertanian di edesaan" enelitian! enelitian energi terbarukan dalam hal engelolaan konser1asi energi dan enggunaan se#ara efisien adalah enting untuk dilakukan. Tulisan ini bertujuan untuk mema arkan erkembangan mengenai instalasi unit emroses biomasa (kotoran sa i) menjadi energi Biogas yang sudah ada di %ndonesia khususnya di wilayah Pro insi Jawa Barat dan Jawa Tengah. TINJAUAN PUSTAKA 1) Biogas Biogas adalah suatu jenis gas yang bisa dibakar" yang di roduksi melalui roses fermentasi anaerobik bahan organik se erti kotoran ternak dan manusia" biomassa limbah ertanian atau #am uran keduanya" didalam suatu ruang en#erna (digester). Kom osisi biogas yang dihasilkan dari fermentasi tersebut terbesar adalah gas Methan (234) sekitar 54!678 serta gas karbondioksida (29:) sekitar :6!458. +as methan (234) yang meru akan kom onen utama biogas meru akan bahan bakar yang berguna karena mem unyai nilai kalor yang #uku tinggi" yaitu sekitar 4077 sam ai ;677 kkal$m<" sedangkan gas metana murni mengandung energi 0/77 K#al$m<. Karena nilai kalor yang #uku tinggi itulah biogas da at di ergunakan untuk ke erluan enerangan" memasak" menggerakkan mesin dan sebagainya [."=";]. Sistim

Penampung gas Lubang Pengadukan Pengeluaran Gas Lubang Pengeluaran Pipa Pemasukan Slurry Dinding Pemisah +ambar . 2) Sistem p o!"#si $iogas Sistem roduksi biogas dibedakan menurut #ara engisian bahan bakunya" yaitu engisian #urah dan engisian kontinyu [."/]. Pen#erna ti e floating dome (%ndia) Gambar Floating Cover (Indian) Digester +ambar :. Pen#erna ti e fi@ed dome (2hina) Lubang geser Penutup dilapisi tanah lempung Penutup mudah dilepas Lubang Pengisian Pengeluaran Gas Gas 1000 mm Max. Sam ai ada tinggi tertentu yang diangga #uku " biogas da at di akai se erlunya se#ara efisien.. Bahan baku segar yang diisikan setia hari akan mendorong bahan isian yang sudah di#erna keluar dari tangki en#erna melalui i a engeluaran. ?ntuk mem eroleh biogas yang banyak" sistem ini erlu dibuat dalam jumlah yang banyak agar ke#uku an dan kontinyuitas hasil biogas ter#a ai. Slurry Lubang Pengeluaran Gambar Fixed Dome (Chinese) Digester . $% Pe&gisia& #o&ti&)" >ang dimaksud dengan engisian kontinyu (SPK) adalah bahwa engisian bahan baku kedalam tangki en#erna dilakukan se#ara kontinyu (setia hari) tiga hingga em at minggu sejak engisian awal" tan a harus mengelurkan bahan yang sudah di#erna. 'engan SPK" gas bio da at di roduksi setia hari setelah tenggang = ! 4 minggu sejak engisian awal."="5".roduksi biogas juga mem unyai bebera a keuntungan se erti (a) mengurangi engaruh gas rumah ka#a" (b) mengurangi olusi bau yang tidak seda " (#) sebagai u uk dan (d) roduksi daya dan anas [4". Penambahan biogas ditunjukkan dengan semakin terdorongnya tangki enyim an keatas (untuk ti e floating dome). Sedangkan untuk digester ti e fi@ed dome ernambahan biogas ditunjukkan oleh eningkatan tekanan ada manometer. a% Pe&gisia& '" a( >ang dimaksud dengan sistem engisian #urah (SP2) adalah #ara engantian bahan yang dilakukan dengan mengeluarkan sisa bahan yang sudah di#erna dari tangki en#erna setelah roduksi biogas berhenti" dan selanjutnya dilakukan engisian bahan baku yang baru. Keluaran biasanya dimanfaatkan sebagai u uk kom os bagi tanaman" sedang #airannya sebagai u uk bagi ertumbuhan algae ada kolam ikan.]. Sistem ini terdiri dari dua kom onen"yaitu tangki en#erna dan tangki engum ul gas.

. Ti e digester Ka asitas Ke emilikan Kegunaan Aaktu embangunan digester Sumber biomasa Spesi-i#asi Kete a&ga& .. 'isini digester dikelola oleh kelom ok eternak se#ara mandiri..!: sa i" maka bergabung dengan tetangganya sehingga . Milik sendiri ( eternak) (Bandung) :. C . 5.. ?ntuk memasak (rumah tangga) (Bandung) :. untuk . Sedangkan analisis data dilakukan di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mekanisasi Pertanian) Ser ong. Bda un se#ara garis besar rata!rata s esifikasi digester biogas di Pro insi Jawa Barat da at dilihat ada Tabel . sa i" a abila eternak hanya memiliki .!: sa i otong (Bandung) :. +as yang dihasilkan digunakan oleh masyarakat untuk memasak dan enerangan lam u. untuk . Ti e lastik (Kab. S esifikasi &ata!rata 'igester Biogas di Ailayah Pro insi Jawa Barat No% .. Bandung" +arut) :. 4... Masing!masing eternak rata!rata memiliki . Bogor . Tahun :777 (Bogor) Kotoran sa i otong dan sa i erah 1) Ka$"pate& Bogo Perkembangan engolahan kotoran ternak menjadi energi Biogas di wilayah Kebon Pedes" Kabu aten Bogor sudah #uku baik" karena didukung oleh instansi emerintah" yaitu 'inas Peternakan Kabu aten Bogor... =.: sa i otong$sa i erah (Bogor) . :. Tabel . Proses alur embuangan kotoran sa i menunuju digester" wilayah Kebon Pedes" Kabu aten Bogor engeluaran sludge dan roses memasak di .. Bogor" 2ianjur) .. Ti e fi@ed dome (Kab.METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini meru akan kegiatan monitoring engembanganan digester biogas di %ndonesia yang dilakukan di bebera a lokasi khususnya di wilayah Pro insi Jawa Barat dan Jawa Tengah dan dilakukan dari bulan januari :775 sam ai dengan bulan Juli :77. 'igester meru akan jenis fi@ed dome. digester untuk bebera a rumah. Tahun :775 (Bandung) :.a Ba at Ailayah Pro insi Jawa Barat sangat otensial untuk engembangan digester yang menghasilkan energi biogas yaitu selain di Bandung juga Jabar bagian selatan se erti 2iamis" Tasikmalaya" +arut" 2ianjur dan Sukabumi di bagian tengah Kabu aten Bogor" 2ianjur" Sumedang" Kuningan. Bantuan 'inas eternakan Kab. HASIL DAN PEMBAHASAN A) Pe #em$a&ga& Digeste Biogas !i *i+a)a( P opi&si Ja. +ambar =. ?ntuk memasak dan enerangan (Bogor) .

+as yang dihasilkan digunakan untuk roses memasak dan enerangan lam u. dia mengatakan royek engembangan biogas telah dilakukan bebera a tahun yang lalu" namun erkembangannya sam ai saat ini kurang signifikan" karena masyarakat lebih memilih bahan bakar fosil sebagai bahan bakar " kendala yang dihada i adalah kurangnya erawatan dan harga BBM yang #uku murah" sehingga a abila digunakan untuk ke erluan memasak saja hal ini dirasakan kurang manfaatnya" disam ing itu untuk embuatan digester di erlukan infestasi awal yang #uku mahal" sehingga eternak enggan mengembangkannya. Taha !Taha Pekerjaan Pembuatan 'igester di Pon es 'arul -alah 2iam ea 2) Ba&!"&g Aawan#ara dengan Ba ak Bndreas" ST. Mem ertimbangkan keadaan tersebut diatas Ba ak Bndreas men#oba membuat digester dengan bahan lastik" ini bertujuan menekan biaya infestasi awal sehingga masyarakat khususnya eternak sa i tertarik untuk memanfaatkan energi biogas dengan ertimbangan murah dan tersedia bahan yang semula hanya di eruntukan sebagai u uk kom os saja. . buah ( . buah ( . Bda un s esifikasi digester hasil ran#angannya adalah sebagai berikut( • Dolume &eaktor ( 5. Proses en#am uran dan engadukan kotoran sa i serta Prototi e &eaktor dan +as 3older Biogas Plastik. buah ( :7 meter +ambar 5.7!.: ekor sa i dan jenis disain fi@ed dome dengan gas dihasilkan sekitar . m< er hari. 'igester ini dibuat untuk ka asitas .777 liter ( . +ambar 4.777 liter • • • • • Dolume enam ung gas Kom or biogas 'rum um an Pengamanan gas Selang saluran gas ( :.Selain itu di wilayah 2ibanteng 2iam ea Kabu aten Bogor" juga sudah ada digester di Pondok Pesantren 'arul -allah yang meru akan hasil kerjasama antara Pon es dengan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian" Ser ong.

"65 juta ru iah. Blat engukur gas kumulatif dan kom onen kom or biogas Kondisi Penem atan Biogas Plastik di Peternak Sa i Perah (4 ekor sa i) +ambar 6. Keunggulan dari konstruksi digester dari bahan lastik adalah sebagai berikut ( ! Konstruksi sederhana dan tinggal di asang dalam waktu singkat ( tidak sam ai . hari) ! Murah" #uku dibayar dari enghematan minyak tanah selama : tahun. ?ntuk wilayah ini sebagian ke#il eternak yang memiliki .a Te&ga( Ailayah Pro insi Jawa Tengah juga sangat otensial untuk engembangan digester yang menghasilkan energi biogas yaitu di wilayah Semarang" Magelang" Boyolali" Kebumen dan lain!lain. . B) Pe #em$a&ga& Digeste Biogas !i *i+a)a( P opi&si Ja.3asil gas erharinya dari digester dengan 1olume reaktor 5. Kelemahan konstruksi digester dari bahan lastik adalah sebagai berikut ( ! 'igester tidak boleh terkena langsung sinar matahari. 'engan infestasi yang #uku murah dihara kan masyarakat akan tertarik untuk menggantikan bahan fosil ke bahan biogas" namun hara an tersebut juga kurang dires on oleh masyarakat" karena enggunaan biogas diangga kurang raktis dibandingkan dengan bahan fosil yang murah dan mudah dida atkan.777 liter ini akan setara dengan :. Sebagian besar gas yang dihasilkan digunakan untuk roses emasakan dan enerangan.. ekor sa i umumnya mem unyai satu buah digester biogas yang rata!rata menggunakan disain digester model fi@ed dome.5 liter minyak tanah jadi jumlah erbulannya setara dengan 65 liter minyak tanah. Sedangkan infestasi yang di erlukan untuk embuatan se erangkat alat biogas sekitar . Penem atan rektor biogas lastik di eternak sa i skala ke#il. Setelah emerintah melakukan kebijakan engurangan subsidi bbm akhir tahun :775 sehingga harga bahan bakar fosil meningkat tajam baru masyarakat melirik enggunaan bahan biogas" hal ini dilihat dari ermintaan masyarakat terhada reaktor biogas tahun :775 yang #uku besar yaitu sekitar :77 buah. ! *etak tem at enam ung gas (gasholder) di atas langit!langit untuk menghindari gesekan bahan keras ! Perlu tenaga untuk emasukan bahan awal biogas dan engeluaran slurry ! Perlu tem at khusus (ata elindung) ! 2e at Sobek (walau bisa ditambal) ! ?mur ekonomi digester singkat (4 tahun) ! Perlu engadukan dan en#am uran dengan air ! Persentase roduksi gas methan yang terbentuk a akah sudah maksimal$belum +ambar .

5. :.. (Soro adan Kotoran sa i otong dan sa i erah 1) Sema a&g +ambar 0.: sa i otong$sa i erah Milik sendiri ( eternak) ?ntuk memasak dan enerangan . 'igester biogas dan engeluaran sludge di wilayah Boyolali KESIMPULAN 'ari disain eren#anaan unit instalasi emroses biomasa (kotoran sa i) menjadi energi biogas di %ndonesia da at di eroleh bebera a kesim ulan sebagai berikut( . 'igester biogas jenis fi@ed dome di wilayah Semarang 2) So opa!a& +ambar /. . &ata!rata embangunan fisik beru a unit instalasi emroses biomasa di %ndonesia" khususya wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah beru a digester ti e fixed dome dengan ka asitas . Biogas yang dihasilkan rata!rata dimanfaatkan sebagai sumber energi kom or gas dan lam u enerangan..7. =. 4. Blur roses enyaluran kotoran sa i menuju digester di Soro adan .0 m< dan roduksi biogas . S esifikasi &ata!rata 'igester Biogas di Ailayah Pro insi Jawa Tengah No% . :. C .. Spesi-i#asi Ti e digester Ka asitas Ke emilikan Kegunaan Aaktu embangunan digester Sumber biomasa Kete a&ga& Ti e fi@ed dome ?ntuk .%2%/% Bo)o+a+i +ambar .. .Tabel . m<$hari serta dilengka i fasilitas endukung se erti unit instalasi enyediaan air dan eralatan lainnya. Tahun :77.. Tahun :777 (Boyolali)" Semarang :.

'P &egional Proje#t &BS$65$774" Proje#t -ield 'o#ument .//. )#onomi# and So#ial 2ommission for Bsia and The Pa#ifi#./04.. .DA0TAR PUSTAKA Bbdullah"K. Biogas ?tiliFation.o. Beijing" 9#tober . The de1elo ment and ?se of Biogas Te#hnology in &ural Breas of Bsia (B Status &e ort . >ada1a" *.. . Koo mans" B. 2onferen#e Pro#eeding( %nternational Seminar on Biogas Te#hnology for o1erty &edu#tion and Sustainable 'e1elo ment./0.//0" Phuket" Thailand% Teguh Aikan Aidodo and Bgung 3endriadi.//0.gtF./07. :6" ?nited . )nergy &esour#es 'e1elo ment Series .//6. ? dated +uidebook on Biogas 'e1elo ment ! )nergy &esour#es 'e1elo ment Series . :.o." Bbdul Kohar %rwanto" . 6!/ 9#tober" .&.html.Tambunan" M. Bangkok. 3esse .ations" .7. Beijing" 9#tober .=:)./04" . 'e1elo ment of Biogas Pro#essing for Small S#ale 2attle -arm in %ndonesia. )@ ert 2onsultation on Aood )nergy" 2limate and 3ealth. Thailand. Gin )nglishH. +uidebook on Biogas 'e1elo ment. :775. +TE...irwan Siregar" )ndah Bgustina" Brmansyah 3. 2hengdu Biogas &esear#h %nstitute" 2hengdu" 2hina. 2'M Potential for the 2ommer#ialiFation of the %ntegrated Biogas System. Bris Purwanto" .6!:7":775./0/.6!:7":775. :55!:. . The Biogas Te#hnology in 2hina.ations.ations.75. ?nited . Trend in )nergy ?se. .de$gate$te#hinfo$biogas$a lde1$o eration$utiliFat.:775. .o.). >asin" )dy 3artulistiyoso" >. ..ew >ork" ?SB.S. ?nited . 00! . . %m ro1ing Soil -ertility through 9rgani# &e#y#ling" -B9$ ?. 2onferen#e Pro#eeding( %nternational Seminar on Biogas Te#hnology for o1erty &edu#tion and Sustainable 'e1elo ment. >a " Jason and &ijk" Bdrianus. and P. Energi dan Listrik Pertanian" J%2B!'+3)$%PB Proje#t$B'B)T" JTB!/a (. ./0. . htt ($$ww5.