Anda di halaman 1dari 9

ffi

Volume3Edisil-

April 2008

PENGGUNAAN KARTU RFID UNTUK KOMPUTERISASI SEBAGAI PENCATAT TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN BERBASIS PC
HermansYah Alam Dosen Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan Jl. Gedung Arca No. 52 Medan. Telp (061)7363777 H e rm wts _i tm @Snhoa c o. i d

elettronik sebagai kartu pengenal Sistem yang telah dibangun (identitas) yang berfungsi sebagai identifikasi pribadi sehingga sistem dapat membedakan pribadi (orang /manusia) dengan pribadi yang lainnya.kartu ini merupakan kartu yang disisipkan mikro chip yang akan suatu data exlusive sehingga dapat membedakan data-data dari kartu-kartu yang lain. Prinsip kerja kartu ini adalah dengan mendekatkan kartu tersebut dengan Sensor RFID yang dapat memancarkan suatu gelombang radio sehingga kartu ini tidak perlu digesek pada sensor magnetic seperti pada kartu magnetic lainnnya.untuk mendapatkan data da..i kartu tersebut sebuah sensor radio harus dipasang pada sistem yang berpotensi membaca dan menerima masukan data dalam bentuk gelombang radio, data tersebut merupakan data serial yang akan digunakan oleh komputer untuk r4engidentifikasi pribadi atau data orang
tersebut.

rn""r"0,*::rmt*

Keywords : mikro Chip , Sensor RFID, form komputerisasi, monitor PC

PENDAIIULUAN

Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah adalah Latw Belakang Di saat teknologi elektronika mengetahui parameter dan fungsional berkembang pesat dengan segala dari "kartu RFID untuk komputerisasi kemudahan yang ditawarka4 salah sebagai pencatat dan tinggi badan dan
satunya adalah system pengontrolan pengaturan peralatan yang menjadikan manusia serba mudah dan efisien, kita perlu mengetahui system apa dan bagaimana proses pengendalian dari

dan

maka saja

berat badan berdata base berbasis PC" menggunakan Mikrokontroler AT 89551, dan dianalisa untuk mendapatkan data base sesuai dengan kartu idntitas tersebut.
Batasan Masalah

memperbaiki system smart card yang sudah diterapkan dibeberapa Instansi misalnya rumah sakit, agarlebih baik dari

system

tersebut. bertujuan untuk

permasalahan

Mengingat begitu luasnya yang ditemui pada

masih antrian pasien, Untuk mengubah system antriannya menggunakan metode rekan

system yang Karena system sebelumnya menggunakan kertas untuk nomor

sebelumnya.

suara sesuai dengan hakekat penerapan perkembangan teknologi yang mengacu pada efektivitas, produktif dan selektif, maka jenis alat ini merupakan wujud penerapan perkembangan teknologi.

perangkat keras dan perangkat lunak pada sistem ini, penelitian membatasi masalah tersebut. Adapun topik yang akan dibahas adalah sebagai berikut : 1. Bagaimana prinsip kerja dari kartn RFID. kerja 2. Bagaimana prinsip mikrokontroller AT89S51 sebagai pusat pemroses data. 3. Bagaimana merancang modul elektronika yang terdap at pada sistem ini.

ISSN :1829 - 8591

15

Volume 3 Edisi

April 2008

Perumusan Masalah Berkaitan dengan latar belakang diatas, pernbahasan ini mengkaji tentang penggunaan kartru RFID untuk komputerisasi didalam dunia kesehatan. 1. Penggunaan karru RFID sebagai kartu

system ini, juga Penelitian sebelurnnya yang berhubungan


dengan sistem ini.

2.

berobat.

berat badan secara manual menggunakan kartu RFID yang


berdata base berbasis PC.

Sebagai pencatat tinggi badan dan

Sistematika Pembahasan Adapun sistematika pembahasan yang digunakan dalam Penelitian ini adalah sebagai berikut . LAITDASAN TEORI RFII) Card Sejarah RFID Beberapa orang berpikir bahwa device pertama ditemukan oleh Leon Theremin sebagai suatu tool spionase untuk pemerintahan Rusia sekitar tahun 1945. Hal ini tidak benar sepenuhnya karena alamat Theremin ini sebenarnya suatu alat pendengar yang pasif dan bukan rnerupakan suatu identificatio n tag. 'Teknologi yang digunakan oleh RFID sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1920 an. Suatu teknologi yang

3. Mempelajari sensor RFID


rnasukan data gelombang radio.

yang

berfungsi memb aca dan menerima

Tujuan Pembahasan Adapun tujuan pembahasan yang diuraian oleh Penelitian ini adalah 1. untuk mendapatkan pengalaman yang berharga bagl penulis di dalam
:

mengembangkan pengetahuan selama

masa perlculiahan di

Insititut

2.

Teknolog Medan. Untuk membuat pendekatan terhadap


teknologi terapan serta mengembangkan keterampilan dan kreativitas, khususnya dalam bidang elektronika khu susnya dib idangnya.

lebih dekat dengan RFID,

yang

dinamakan IFF transponder, beroperasi pada tahun 1939 dan digunakan oleh Inggns pada Perang Dunia II untuk mengenali pesawat udara musuh atau
teman.

3. Untuk menambah

penulis dalam hasil praktek dengan teori yang di


dapat dibangku perkuliahan.

pengetahuan menganalisa suatu

Microkontroller ATS9 55 I
Microkontroller AT89S51 merupakan salah satu keluarga dari MCS51 keluaran atmel. Jenis mikrokontroler

Metode Pembahasan Dalam rnerancang dan membuat sistem ini penelitian melakukan berbagai metode pembahasan antara lain adalah : 1. Studi literature, yaitu mempelajari literatur - literatur yang berhubungan

ini

pada prinsipnya dapat digunakan

2.

dengan perumusan masalah, Mengadakan konsultasi dan memirfia arahan dari dosen pembimbing

untuk mengolah data per bit ataupun data I bit secara bersamaan. Pada prinsipnya progam pada mikrokontroler dijalankan bertah&p, jadi pada program itu sendiri terdapat beberapa intruksi dan tiap intruksi itu dijalankan secara bertahap
atau berurutarl.

3. Konsultasi dengan orang

4.
5.

-orang yang ahli dalam metode pengggunaan karfu RFID. Mencari data pendukung melalui media internet. Berpedoman terhadap buku yang mennbahas tentang rangkaian dan progam yang mendukung pada

Gambaran 5. Rangkaian mikrokontroler

AT8eS5 l.
16

ISSN: 1829 -

8591

Volume 3 Edisi I

April 2008

SERIAL PORT

Pengenalan Komunikasi Serial Pada prinsipnya, komunikasi serial ialah komunikasi dimana pengiriman data dilakukan Per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan
komunikasi parallel seperti pada poft printer yang mampu mengirim 8 bit sekaligus dalam sekali detak. Beberapa contoh komunikasi serial ialah mouse, scanner dan system akuisisi data yang
terhubung ke port COM1 ICOT\rt2.

Gambar l2.Wujud USB.

METODOLOGI
RANGKAIAN SYSTEM KONTROLLER TUJUAN

banyaknya pemakaian kertas

Tujuan dari perancangan progam ini ialah untuk mengurangi

Garrbar 9. Port DBg lantzn

Yang pada setiap diterapkan sudah sebelunmya instansi,yang mana pada era globalisasi ini dengan pesatnya pertumbuhan IPTEK penulis ingin rnerancang suatu progam.

TAHAP PERANTCANTCANT
beberapatahap yang dilakukan yaitu
Gambar 10. Port DBg Betina
:

yang akan digunakan

I)evais pada komunikasi serial arcajadi 2 {daa } kelompok di&agi fa{t yaitu Data Communication Equipment (DCtr) dan Datq Terminal Equipment Qfq. Contoh dari DCE ialah modem, plotter, scanner dan lain lain sedangkan contoh dari DTE ialah terrninal di
komputer.

raagkataa
digunakan.

Sesudah mempersiapkan semua yang diperlukarqmaka langkah selanjutnya merancang rangkaian program yang akan dibangun.

Konfigurasi Serial Port.

Koneklor DB-9 pada


dan COM2.
D4,.9

bagian
dengan

belakang komputer adalah

port serial

RANGKAIAN KONTROLER Rangkaian kontoler yang akan


dibangun merupakan
suatu

RS232 yang biasa dinamai


COMI

rangkaian,dimana nngkaian tersebut memiliki fungsi masing-masing dari


sistem kontr oler tersebut.

,*--::--i tGLu.a*i.s WS''d. *#'E t ti?.i.'{ *GI* :?lt!Jl- ba..sD . 9rr {i ?fr( aEtT;-;.ab* *4,#F

ffi'*:'
'_-':-_,'

Gambar 11. Konfigurasi Serial port DB9. Gambar 11. Rangkaian kontroler RFID.

ISSN '1829 - 8591

17

Volume 3 Edisi

April 2008
suatu

Gambar diatas adalah

rangkaian yang akan digunakan dalam

beberapa alat berupa IC


z3z,Mikrokontroler AT89S5
pendukung.

pembuatan perancangan alat,dimana didalam rangkaian tersebut terdapat

RFID serta beberapa rangkaian


Rangkaian kontroler dan Sensor.

I dan Sensor

Hin
i$

I
I

ii i :s illi ii.i I
'eruri

ini merupakan sebuah rangkaian elektronik

Rangkaian kontroler

i i! I

.-_-rs--

I-_-;-]
i
i

i+sti

yang mng aplikasikasikan

sebuah

systern kartu berobat, dirnana RFID sebagai karfu identitas akan mengirim data-data yang pada sebelumnya data tersebut telah disimpan secara manual, maka seterusnya akan dikirimkan dan ditransfer melalui sensor RFID untuk diterima dan dibaca oleh system yang dirancang dan terprogrttm berdata base berbasis PC, dalam hal ini perancangan system yang terdapat dalam rangkaian kontroler yang terdiri dari beberapa komponen yaitu : Mikrokontroler, Interpace,dan Sensor serta beberapa
komponen pasif.

i!! i--t--l i t i ntt L


i i ir!ir--1

lill{

i---!io *i,' i'.u i


I

ircsffini ;:! i i ----T,---'


!i'iii---ii--l

i-I

----i1,t

oi-."""".i,, llii i i

ion,,u,

i
i

ni
ii

,[] -p
t tl ?
ll

io

ts!
___r;1

! i ( ,

i i i

---:)

,J '{.i i::i rr 'Lj --ir'ttI

f---__-= i.rii I --')a ii

i i d i i i'-l Tt[ I
t-:l!

i-' '-g-: * 'lo,*f T**

i"'*

i-

I*''

trllftuui{

i " 6 i
I

Ji

'f;

&n*ar n$aar$mrrt

f#il

bsrcM

*1tr0d deW smw

RF0.

Garrbar 12. Rangkaian kontroller dan Sensor RFID

Prinsip kerja masingrangkaian

masing

Mikrokontroler AT89S5

mikrokontroler AT89S51 berdasarkan program yang disusun dengan bahasa assembly sesuai dengan algoritma kerja sistem.

Prinsip kerja

Pada rancangan ini program dibuat untuk membaca kode yang dikirim
serial
a

oleh sensor RFID melaui port


mikro ko ntro ler, ke mu di an

sesual

fungsinya kode tersebut akan dikirim kekomputer melalui port serial keluaran mikrokontroler AT89S5 1
.

18

rssN.1829-

8s91

Volume 3 Edisi"l

April 2008
Diagram alir Visual Basic

Gambar L3. Rangkaian mikrokontroller


AT89S5
1.

FLOW CHART
Diagram alir dari inisialisasi port serial

Gambar 21. Diagftrm alir Visual Basic

HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN HASIL PENGUJIAN RANGKAIAN Setelah seluruh rangk aian kontroler selesai diukur maka selanjutnya diuji

coba apakah sudah sesuai dengan perencana.an pembuatan program


tersebut.

Adapun pengukuran pada ini di lakukan disetiap bagian-bagian rangkaran, terutama pada bagian rangkaian kontrolnya, dimana pengukuran dilakukan pada pin mikrokontoler.
rangkaian kontroler
Gambar. Diagram alir dari inisialisasi port senal.

Sedangkan pengukuran pada rangkaian pemancar di lakukan pada Sensor RFID dan IC HII{ 232. Selain pengukuran pada rangkaiary pengukuran j,rga di tujuhkan pada system mekanis.

fSSI\r $29 - 8591

L9

Volume 3 Edisi

April 2008

HASIL PEI{GUJIAN MEKANIS Dalam menjalankan program ini sangatlah mudah dan efisien karena karena hanya mendekatkan kartu ID yang menjadi karfu identitas pemegang, tidak perlu menunggu dan mendaftar ulang kebagian resepsionis yang seperti kita
lalarkan pada kebiasaan sebelumnya.

Gambar diatas menunjukkan proses transfer data dari sensor RFID dimana transponder yang diterima oleh tranceiver dan selanjutnya dibaca oleh progam dan ditampilkan oleh monitor
PC.

HASIL DAN ANALISA PROGRAM


Dalam mengirim data-data keport serial yang menrpakan data-data personal dari pemegang kartu ID tersebut,sistem menerima dan memb asa prograrn tersebut dengan menggunakan bahasa progam visual basic 6,A, kemudian memb aca simbol-simbol dari bahasa tersebut agar terbaca sehingga meneruskannya kekeluaran interpace

PROSES PEI{ERIMAAh{ I}ATA Dalam perancangan ini sistem dapat rnf,ngaplikasikan suatu sistem kontroler dari Mikrokontroler AT89S5 1 sebagai pengendali program dan Sensor RFID sebagai pemancar gelombang radio,untuk penanda data-d ata personal diperlukan sebuah karfu identitas yang berfungsi untuk mengetahui pemegang dari karfu ID tersebut. Pada gambar dibawah ini menunjukkan bahwa nama-nama yang dimasukkan akan tersimpan didalam progarn\dirnana progritm tersebut dirancang untuk mengenali data-data personal yang sudah diregister
sebelumnya.

untuk selanjutnya ditampilkan

form

untuk meregister dxa-data personal yang akan dirnasukkan. Dibawah ini dapat kita lihat cara memasukkan data-data personal dari pernegang karru ID yang diregister secara manual dengan memasukkan datatersebut pada "form yang seperti terlihat pada gambar dibawah.

t'ol.art td!:.' .t!:-?*-f\{1c :t l!: -tr.-!*-:-tt:tLrr.: t-'taf:-G iq: r

r t

Gambar 22. sistem komputerisasi pencatat tinggi dan berat badan yang ditampilkan pada monrtor PC.

Gamb ar

23.for* input

data personal

Apabila sudah terdaftar


data-d

ata tersebut akan

maka tersimpan dan

untuk selanjutnya disave,yang seperti


terlihat pada gambar diatas, maka datadata itu akan dapat kita lihat pada tampilan form berikutnya,dimana data tersebut sudah di input pada .form
sebelumnya.

Gambar 22. Proses penerimaan dari kartu RFID ke PC.

20

ISSN.L829 -8591

Yotulnei F-ditll
t

Aptit 2008

11 - - jadi t - 134 _ : J

0,0074 tesia.

KESIMPTJLAI\I I}AN SARAN KESIMPULAN Dari perancangan pembuatan sistem prograrn ini, penelitian dapat
disimpulkan sebagai berikut ; 1. Bahwa karru RFID sebagai karru identitas yang dapat menyimpan berupa data-data personal yang dimiliki oleh pemegang karfu ID
tersebut.

Ganrbar 24. -{orm sistem pencatat tinggi dan berat badan dengan kartu RFID

Jelaslah sudah bahwa perancangan program ini sudah bisa


diproses karena pada sebelumnya sudah

2. Karfu RFID dapat mengirimkan

data-

dijelaskan cara kerja program dan bagarmana sistem kerja rangkaian kontroler tersebut, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar diatas, dimana tampilan form diatas menunjukkan sebuah identitas yang berisi data-data
personal dari pemegang kartu ID. bentuk gelombang yang dipancarkan dari sensor RFID dimana jenis frekuensi yang digunakan ialah jenis low frequency tqg yang memiliki frekuensi dari 125 ke 134 klfz dan jarak yang diperlukan antara 3mm sampai 8mm berarti dapat disirnpulkan bahwa dari perancangan pembuatan program ini dapat dirumuskan yaitu suatu perhitungan yarug menghitung tentang frelanensi gelomb ang informasi dari sensor tersebut.

3.

Menunjukkan suatu

data melalui Sensor RFID berupa transponder dengan frekuensi radio dengan mendekatkan kartu tersebut dengan sensor RFID. Kemampuan sistem dalam membaca dalam menc atat setiap data berupa tinggi badan dan berat badan yang masuk menggunakan mikrokontroler AT89S51 berbasis PC.

SARAN Setelah penelitian menyelesaikan penelitian ini,diharapkan kepada para pembaca untuk dapat mengembangkan

alat ini,karena dizaman yang serba teknologi ini penelitian mengharapkan suatu perubahan dari bangsa kita yang sudah lama bercermin pada negaranegara maju seperti Arnerika dan negaranegara Eropa lainnya,termasuk China dan Jepang didaerah Asi4kalau bukan dari sekarang kita harus berkembang lalu sampai kapan lagi.

Dik

Dit
Jawab

F : 134 l{72

.t?

ISSNI

1829 - 8591

7L

ISSN

| 1829

8591

Majalah trmiah Fakultas Teknologi Industri


Volume 3, No.
1

April 2008 DAFTAR ISI

I. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

PEMODELAI{ TRANSIENT SALTiRAN TRANSMISI DENGAN PEMASAI\IGAN ARRESTER DAN REAKTOR SHTINT I}ENGAN PROGRAM MATLAB

AhmadYanie

| -6
7 -14

HeknaWidya
Hermansyah

PENEGAI(A}I HI]KTJM LINGKT]NGAI\IMEFIURUT PANDANGAN PENGUSAIIA

PENGGUNAAN KARTU RX'ID I]NTUKKOMPUTERISASI SEBAGAI PENCATAT TINGGI BAI}AN DAN BERAT BAI}AT{ BERBASISPC

Alam

15 -21

PEMBUATA}I BIOETAI\OL DARI JERAMIPADI

IlatuiZulaikalubis Iriany
Franky

22 -28

EX'EKTTKNIKPENCAMPTIRAN TERHADAP SIF'AT REOI,OGI BAHAN IIMPA}I CETAKINJEKSI LOGAM


29

BAHAYA CREEP PN)A PEMBEBANAII MATIRIAL BERTEMPERATUR TINGGI

-35

Sutrisno

36 -44 45 -52 53 -63

PENGGUNAAN SDNSOR INT'RARDD SWITCHING PADA MOTORDC SATU PHASA Khairul Saleh ANALISA GETARAN PADA MOBIL HONDA ACCORI)

Nurdiana

PENGONTROII\I{ TEMPERATUR MOTORBERBASIS MIKROKONTROLER ATS9C51 MENGGI]NAKAN PC


Flasmirizal

Lubis

64 -7A

10. PERANCANGAN SISTEM PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK PADA MERCUSUAR DENGAN MENGGI}NAKAN

TENAGAMATAHARI
Tarsin Saragh

rT. SISMM DETEKTORPENCIIRIAN ARUS LISTRIKPLN


I}ENGAI{ SENSOR ARUS PADA PERTIMAHAN

71-81
82 -87

Suhelmi

FAKT]LTAS TEKNOLOGI NYDUSTRI I|{STITT]T TEKNOLOGI ME,DAI{