Anda di halaman 1dari 7

SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK

Sistem Distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik. Sistem distribusi ini berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya listrik besar (Bulk P !er S ur"e# sampai ke k nsumen$ seperti di%elaskan pada artikel sebelumnya di sini. &adi 'ungsi distribusi tenaga listrik adala() *# pembagian atau penyaluran tenaga listrik ke beberapa tempat (pelanggan +# merupakan sub sistem tenaga listrik yang langsung ber(ubungan dengan pelanggan$ karena "atu daya pada pusat,pusat beban (pelanggan# dilayani langsung melalui %aringan distribusi. Tenaga listrik yang di(asilkan le( pembangkit listrik besar dengan tegangan dari ** k- sampai +. k- dinaikan tegangannya le( gardu induk dengan trans' rmat r penaik tegangan men%adi /0 k- $*1.k-$ ++0k- atau 100k- kemudian disalurkan melalui saluran transmisi. Tu%uan menaikkan tegangan iala( untuk memperke"il kerugian daya listrik pada saluran transmisi$ dimana dalam (al ini kerugian daya adala( sebanding dengan kuadrat arus yang mengalir (I k!adrat R#. Dengan daya yang sama bila nilai tegangannya diperbesar$ maka arus yang mengalir semakin ke"il se(ingga kerugian daya %uga akan ke"il pula. Dari saluran transmisi$ tegangan diturunkan lagi men%adi +0 k- dengan trans' rmat r penurun tegangan pada gardu induk distribusi$ kemudian dengan sistem tegangan tersebut penyaluran tenaga listrik dilakukan le( saluran distribusi primer. Dari saluran distribusi primer inila( gardu,gardu distribusi mengambil tegangan untuk diturunkan tegangannya dengan tra' distribusi men%adi sistem tegangan renda($ yaitu ++02340 - lt. Selan%utnya disalurkan le( saluran distribusi sekunder ke k nsumen,k nsumen. Dengan ini %elas ba(!a sistem distribusi merupakan bagian yang penting dalam sistem tenaga listrik se"ara keseluru(an. Pada sistem penyaluran daya %arak %au($ selalu digunakan tegangan setinggi mungkin$ dengan menggunakan tra' ,tra' step,up. 5ilai tegangan yang sangat tinggi ini (6-$U6-$E6-# menimbulkan beberapa k nsekuensi antara lain) berba(aya bagi lingkungan dan ma(alnya (arga perlengkapan,perlengkapannya$ selain men%adi tidak " " k dengan nilai tegangan yang dibutu(kan pada sisi beban. Maka$ pada daera(,daera( pusat beban tegangan saluran yang tinggi ini diturunkan kembali dengan menggunakan tra' ,tra' step,d !n. 7kibatnya$ bila ditin%au nilai tegangannya$ maka mulai dari titik sumber (ingga di titik beban$ terdapat bagian, bagian saluran yang memiliki nilai tegangan berbeda,beda.

Pengelompokan Jaringan Distribusi Tenaga Listrik

8ambar *. K n'igurasi Sistem Tenaga Listrik. Untuk kemuda(an dan penyeder(anaan$ lalu diadakan pembagian serta pembatasan,pembatasan seperti pada 8ambar diatas) Daera( I ) Bagian pembangkitan (8enerati n# Daera( II ) Bagian penyaluran (Transmissi n# $ bertegangan tinggi (6-$U6-$E6-# Daera( III ) Bagian Distribusi Primer$ bertegangan menenga( (9 atau +0k-#. Daera( I- ) (Di dalam bangunan pada beban2k nsumen#$ Instalasi$ bertegangan renda(. Berdasarkan pembatasan,pembatasan tersebut$ maka diketa(ui ba(!a p rsi materi Sistem Distribusi adala( Daera( III dan I-$ yang pada dasarnya dapat dikelasi'ikasikan menurut beberapa "ara$ bergantung dari segi apa klasi'ikasi itu dibuat. Dengan demikian ruang lingkup &aringan Distribusi adala() a. SUTM$ terdiri dari ) Tiang dan peralatan kelengkapannya$ k ndukt r dan peralatan perlengkapannya$ serta peralatan pengaman dan pemutus. b. SKTM$ terdiri dari ) Kabel tana($ ind r dan utd r terminati n dan lain,lain. ". Gardu trafo$ terdiri dari ) Trans' rmat r$ tiang$ p ndasi tiang$ rangka tempat tra' $ L- panel$ pipa,pipa pelindung$ 7rrester$ kabel,kabel$ trans' rmer band$ peralatan gr unding$dan lain,lain. d. SUTR dan SKTR$ terdiri dari) sama dengan perlengkapan2material pada SUTM dan SKTM. :ang membedakan (anya dimensinya.

Klasifikasi Saluran Distribusi Tenaga Listrik Se"ara umum$ saluran tenaga Listrik atau saluran distribusi dapat diklasi'ikasikan sebagai berikut) 1. Menurut nilai tegangannya) a. Saluran distribusi Primer$ Terletak pada sisi primer tra' distribusi$ yaitu antara titik Sekunder tra' substati n (8ardu Induk# dengan titik primer tra' distribusi. Saluran ini bertegangan menenga( +0 k-. &aringan listrik /0 k- atau *10 k-$ %ika langsung melayani pelanggan$ bisa disebut %aringan distribusi. b. Saluran Distribusi Sekunder$ Terletak pada sisi sekunder tra' distribusi$ yaitu antara titik sekunder dengan titik "abang menu%u beban (Li(at 8ambar +,+# 2. Menurut bentuk tegangannya) a. Saluran Distribusi DC (Direct Current menggunakan sistem tegangan seara(. b. Saluran Distribusi !C (!lternating Current menggunakan sistem tegangan b lak, balik. ". Menurut #enis$ti%e konduktornya) a. Saluran udara$ dipasang pada udara terbuka dengan bantuan penyangga (tiang# dan perlengkapannya$ dan dibedakan atas) , Saluran ka!at udara$ bila k ndukt rnya telan%ang$ tanpa is lasi pembungkus. , Saluran kabel udara$ bila k ndukt rnya terbungkus is lasi. b. Saluran Ba!a( Tana($ dipasang di dalam tana($ dengan menggunakan kabel tana( (gr und "able#. ". Saluran Ba!a( Laut$ dipasang di dasar laut dengan menggunakan kabel laut (submarine "able# &. Menurut susunan (konfigurasi salurannya) a. Saluran K n'igurasi ( ri; ntal$ bila saluran 'asa ter(adap 'asa yang lain2ter(adap netral$ atau saluran p sitip ter(adap negatip (pada sistem D<# membentuk garis ( ris ntal.

b. Saluran K n'igurasi -ertikal$ bila saluran,saluran tersebut membentuk garis =ertikal .

". Saluran k n'igurasi Delta$ bila kedudukan saluran satu sama lain membentuk suatu segitiga (delta#.

'. Menurut Susunan Rangkaiannya Dari uraian diatas tela( disinggung ba(!a sistem distribusi di bedakan men%adi dua yaitu sistem distribusi primer dan sistem distribusi sekunder. a. &aringan Sistem Distribusi Primer$ Sistem distribusi primer digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu induk distribusi ke pusat,pusat beban. Sistem ini dapat menggunakan saluran udara$ kabel udara$ maupun kabel tana( sesuai dengan tingkat keandalan yang diinginkan dan k ndisi serta situasi lingkungan. Saluran distribusi ini direntangkan sepan%ang daera( yang akan di suplai tenaga listrik sampai ke pusat beban. Terdapat berma"am,ma"am bentuk rangkaian %aringan distribusi primer$ yaitu) , &aringan Distribusi Radial$ dengan m del) Radial tipe p ( n$ Radial dengan tie dan s!it"( pemisa($ Radial dengan pusat beban dan Radial dengan pembagian p(ase area. , &aringan distribusi ring (l p#$ dengan m del) Bentuk pen l p dan bentuk <l se l p. , &aringan distribusi &aring,%aring (5ET# , &aringan distribusi spindle , Saluran Radial Interk neksi b. &aringan Sistem Distribusi Sekunder$ Sistem distribusi sekunder digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu distribusi ke beban,beban yang ada di k nsumen. Pada sistem distribusi sekunder bentuk saluran yang paling banyak digunakan iala( sistem radial. Sistem ini dapat menggunakan kabel yang beris lasi maupun k ndukt r tanpa is lasi. Sistem ini biasanya disebut sistem tegangan renda( yang langsung akan di(ubungkan kepada k nsumen2pemakai tenaga listrik dengan melalui peralatan,peralatan sbb) , Papan pembagi pada tra' distribusi$ , 6antaran tegangan renda( (saluran distribusi sekunder#. , Saluran Layanan Pelanggan (SLP# (ke k nsumen2pemakai# , 7lat Pembatas dan pengukur daya (k>( meter# serta 'use atau pengaman pada pelanggan.

gambar +. K mp nen Sistem Distribusi Tegangan Sistem Distribusi Sekunder 7da berma"am,ma"am sistem tegangan distribusi sekunder menurut standar? (*# EEI ) Edis n Ele"tri" Institut$ (+# 5EM7 (5ati nal Ele"tri"al Manu'a"tures 7ss "iati n#. Pada dasarnya tidak berbeda dengan sistem distribusi D<$ 'akt r utama yang perlu diper(atikan adala( besar tegangan yang diterima pada titik beban mendekati nilai n minal$ se(ingga peralatan2beban dapat di perasikan se"ara ptimal. Ditin%au dari "ara penga!atannya$ saluran distribusi 7< dibedakan atas beberapa ma"am tipe dan "ara penga!atan$ ini bergantung pula pada %umla( 'asanya$ yaitu) *. Siste( satu fasa dua ka)at 12* +olt +. Siste( satu fasa tiga ka)at 12*$2&* +olt 3. Siste( tiga fasa e(%at ka)at 12*$2*, +olt .. Siste( tiga fasa e(%at ka)at 12*$2&* +olt 1. Siste( tiga fasa tiga ka)at 2&* +olt 9. Siste( tiga fasa tiga ka)at &,* +olt /. Siste( tiga fasa e(%at ka)at 2&*$&1- +olt 4. Siste( tiga fasa e(%at ka)at 2-'$&-* +olt @. Siste( tiga fasa e(%at ka)at 22*$",* +olt Di Ind nesia dalam (al ini PT. PL5 menggunakan sistem tegangan ++02340 - lt. Sedang pemakai listrik yang tidak menggunakan tenaga listrik dari PT. PL5$ menggunakan sala( satu sistem diatas sesuai dengan standar yang ada. Pemakai listrik yang dimaksud umumnya mereka bergantung kepada negara pemberi pin%aman atau dalam rangka ker%a sama$ dimana semua peralatan listrik mulai dari pembangkit (generat r set# (ingga peralatan ker%a (m t r,m t r listrik# di suplai dari negara pemberi pin%aman2ker%a sama tersebut. Sebagai angg ta$ IE< (Internati nal Ele"tr te"(ni"al < missi n#$ Ind nesia tela( mulai menyesuaikan sistem tegangan men%adi ++02340 - lt sa%a$ karena IE< se%ak ta(un *@9/ suda( tidak men"antumkan lagi tegangan *+/ - lt. (IE< Standard - ltage pada Publikasi n m r 34 ta(un *@9/ (alaman / seri * tabel *#. Diagram rangkaian sisi sekunder tra' distribusi terdiri dari) *. Siste( distribusi satu fasa dengan dua ka)at $ Tipe ini merupakan bentuk dasar yang paling seder(ana$ biasanya digunakan untuk melayani penyalur daya berkapasitas ke"il dengan %arak pendek$ yaitu daera( peruma(an dan pedesaan. +. Siste( distribusi satu fasa dengan tiga ka)at $ Pada tipe ini$ prinsipnya sama dengan sistem distribusi D< dengan tiga ka!at$ yang dalam (al ini terdapat dua alternati' besar tegangan. Sebagai saluran AnetralB disini di(ubungkan pada tenga(

belitan ("enter,tap# sisi sekunder tra' $ dan diketana(kan$ untuk tu%uan pengamanan pers nil. Tipe ini untuk melayani penyalur daya berkapasitas ke"il dengan %arak pendek$ yaitu daera( peruma(an dan pedesaan. 3. Siste( distribusi tiga fasa e(%at ka)at tegangan 12*$2&* +olt $ Tipe ini untuk melayani penyalur daya berkapasitas sedang dengan %arak pendek$ yaitu daera( peruma(an pedesaan dan perdagangan ringan$ dimana terdapat dengan beban 3 'asa. .. Siste( distribusi tiga fasa e(%at ka)at tegangan 12*$2*, +olt . 1. Siste( distribusi tiga fasa dengan tiga ka)at $ Tipe ini banyak dikembangkan se"ara ekstensi'. Dalam (al ini rangkaian tiga 'asa sisi sekunder tra' dapat diper le( dalam bentuk rangkaian delta (segitiga# ataupun rangkaian !ye (star2bintang#. Diper le( dua alternati' besar tegangan$ yang dalam pelaksanaannya perlu diper(atikan adanya pembagian seimbang antara ketiga 'asanya. Untuk rangkaian delta tegangannya ber=ariasi yaitu +.0 - lt$ dan .40 - lt. Tipe ini dipakai untuk melayani beban,beban industri atau perdagangan. 9. Siste( distribusi tiga fasa dengan e(%at ka)at $ Pada tipe ini$ sisi sekunder ( utput# tra' distribusi ter(ubung star$dimana saluran netral diambil dari titik bintangnya. Seperti (alnya padasistem tiga 'asa yang lain$ di sini perlu diper(atikan keseimbangan beban antara ketiga 'asanya$ dan disini terdapat dua alternati' besar tegangan.