Anda di halaman 1dari 10

lS B N

: 978'602-96'853$$

PROSIDING

J
@

tr:A,

K@ E Mffi WY" ffiH$ffi

'Gedung Serbaguna Fakultas Teknik Kampus Al-Munawwarah


Tema: lnovasi Teknologi Untuk Kehidupan yang Lebih Baik

27 r 2g 4prd( 20lO
UNIVERSITAS :'|SLAM SUMATERA UrA
Telp : (06117868M9; F,ax': {061) 7869920 E-Mail : pe,kan*ilmiah su@yahoo.com
Il.,S.M. Raia Teladan Medan

Serninar Nasioaal

tl

Teknologi Dan Rekayasa

rsBN 978-602-96$53-&5

Kandungan Harmonik Sebagai Indikasi Kejenuhan Inti Sy\afruddia llgrjan, I. Dsat Sotb Tstb, Salrta Glndag, Wa&dln, Barhaauddin Tarlgan ft'SL'. L:nitL4P, USM IJSIJ, UnSyiah Kuala, PolMed)

Transformator

71-75

.A.nalisis Gangguan Dimetris Sistsrn lnterkoneksi Manggunakan


Reshasi-sK-sRagCe(

Model Matriks

Zbus

7683

Rahnanbr, Agus

fundd

(STT Sinar Husni, IJniversitas Negeri Medan)


Desain Prototip E-Kobudayaan Salah Satu Upaya Pelestarian Budaya

Bangsa

8+90

Edka Karfrtudanu, Dltha Inawd' Safi WJayani (Universitan Dian Nuswantoro, &moang)
Pongembangan Kepariwisataan Jawa Tengah Berbasis

E-Tourism FIR

9l-95

Sart Wilayanfl, Zaenal Artfin (Universit as Dian Nsswantoro, Semwang)

Analisis Fungsi Window Yang

Di Implementasikan Pada Porancangan Filter Digital Radar Untuk Pengolahan Sinyal Xsisa& Hcysti (P olitefuik Negeri Lhokseumave, NAD)
Pengasesan

9Gl0l

Data Dari Server Basisdata Menggunakan Perangkat Bergerak Berbasis Dalam Jaringan Intranet Dengan Teknologi Java
(Llnlversilas Stanala Dlwma, Yogakota)

Symbian

102-10'l

Iwan Btnwto

Sistem Pengendali Behn Lisfik Berdasarkan Kemampuan Kapasitas Daya Mikmkontoler ATMEL AT89S5 I
Rohuna
(Universitas Muhmrmadiyah Sumatera Utara, Medan) Metode Authsntikasi Jarinesn Wireless Modus Infrasbtrktur

Berbasis

108-ll7

(Hotspo0
Konversi

I 18'125

Arrrri
(F ol itefuik

Negeri Lhof*eweawe, N'4D) 126-134

Desain MP-Pr Metode PSF Bebasisksn Milsokontrols P-ICa6FE77 Untuk Sistsm Energi Angin Yang Menggunakan Alternaior Mobil

Termid
(Universttas Sliah Kuola) Perancangan Psmanas Untuk Proses Distilasi Menggunakan ltvflcokonboler ATMega 8535

Air Laut Meitjadi Air

Tawar

Dengan

135-142

HerwlohArae, Ragt.Iwn
(InsfiM Teknologi Medot Universilas SumateraUt@a, Mefun)
Peng.ruh Penambalran Gardu Induk Tenayan Raya Terhadap Sistem Kelishikan Sumbar
Riau

143-t52

Hmath
(Universita Latrmg kmfug Pekanbra)
P-enganrh Pelrubalran

Dimmik Frelnrwslsi Tegangan Masukan Terlradap Unjuk Kerrja Motm

153-15?

trnduksi TigaFasa Rotor Sangkar

(llniversitas To4iungnra Pontianak

Wftltfrn{rlnMrlhM

fut

Universitas Malikvlsaleh)

Fen&lcdanNeuro FuzzyUnhrkMempediksilndeks Harga Saham&bungan

(II{SG)

158-163

H&qW@a
(Iwtittd Tek:rclagi Me dan)

vl
a

Fakultas Teknik LIISU Kanpus

Al lvlrmawwuah Jl.

Shuf.

Rqin Teladan Medan

-r ,F

Seminar Nasional

lI Teknologi Dan Rekayasa

ISBN 979{CI2-$6953+5

Perancangan Pemanas Untuk Proses Distitasi Air Laut Menjadi Air Tawar Dengan ilfenggu na kan ilIikrokontroler ATMega8535
Iturusan

Hermansyah Alam r) Rosdaneili2) Teknik Elektq Institrt Teknologi Medan


lrermans_itn@yahoo.co.id Teknik fimia" Fakuttas Teknik USU Rosadanelli_@yahoo.com

tlurusan

seprti Berykdis, * rm* komditi yang cthup sulit antuk diproteh prsedimn air tidah mencahtpi &ttgot kebanhan penfuduk yotrg afu Nda derah tersebat. Oleh kwem itu dfusafunant* nxmbut suau alayang dapt nenghmilfu, air t*vw. Satah sau csawtuk memperoleh oir Ewar iolah melalai proses penylbgan air lqt aan distilasi. Pada proses distilasi atr ted dpawskan hirgo ncnguq &r6ut nenat{aakan leater sebqai sumber pnas melalui ercrgi listrik, uap air yatg dlasilkan berapa air tawu, uap air ki frhtnrylkat pfu lafury - tabung yang kcnudian dialirkan keluar ke Frunpwgan air taws. Puatneter yang sagd furpngoruh pada prduksi air tawo ini ialah suhu pmatus. Untuk mendapalhan sutv yarg korstan maka tegargan yotg ne& kc elemen pmaus lwus diarur &ngon menggunahan TRIAC yarg ilengotur swithching (ON atou OFF) penyataannya. Perancangan alat int mengganakon Mibo*ontoler ATMega 8535 sebagai pengoatol pda sistem. Diharapkan dengan adanyo perancangcm alat pemanas ini untuk mempercepat proses pemanasan air laut don dapat diambil uapnyq yang dapat diguwkan mosyarakat yarg memerlukan.
karena

P& turat,

Kda furci

: perncrnw air, proses

&stilasi, ATMega8535

f.l

l.

Pendahulnan
Later Bclrkrng

Murlrb

lishik. Pemanas ini dikurbol TRIAC yang mcngatur swithching ON arai OFf ) penyalaannya dipalei mikrckontroler yang terhubrmg dengan ssnon sutru pada air liut yang dipcraskan Mengapa 'pada proses distilssi ini kita tidak menggunakan energi Matatrari? xarina-apabila Hta menggunakan gnergi matatrari dengan kolektor suqra akan berpengsruh pada hasil distilasi dan hasil yang di dap* tidak menclkupi kebutuhan disebabkan masalah yang ditimtukan apabila mengguntkan den pergantian siang dan malam. Diharapksn setelan perarrdgan alu surya ialah kondisi fll"\tot ",1sss ini selesai hasil yang didapat bisa merrctlopi kehrtrhan.

Path tlaerab kcp-ula-uan l*eeil sgperti Bngtralls di Sutrarcia Ubra air tarwar termaslk konat$id befreqga, karna dida@h keplann tqdapat lebih banyak air laut dibandingkan air tawar. Sedangkan air leut terseUut tidak dapat rnernerruhi kefutuhan pendudulc Oleh sebab itu diusatrakan untrk memproduksi air tawm dari air laut karena air lar* mudah didapst. Distilasi merupakan salah satu cara air tawar dari air laut dengan cara mernanaskan air laut hingga menguap. Uap dari air laut ini sudah bdrupa air taunar. Sumber penas unark pnoses distilasi brasal deri energi panas listrik. egEr pernanas lisrik igi dspat beke{asesuai dengankebutuhan dan dapat menghemat eneigi, maka perlu dirancang pengontolan pernanas

untuk

dngm

2. Landaran Teori
2.1. Distllesl

dipisahkan lanrtan gararn

Dittilasi ialah proses pemisahan unsur-unsur melalui proses penguapan. Berdasarkan reatsi kimia yang teriadi apabila larutan air dipanaskan hingga menguap rraica akan'terjadi proscs pfidsahan uffrur - rmsrn ah mumi dan unsur - unsur ysng terdapat Odatam irdtan texsebut Setlah dipanaskan air mumi akan menguap dan unnr garam akan mengendap pada dasar larutan yang tidak mcngup. Pada prosw ini suhu yang diharadCIn dari pernamsan ialeh tJoc. i<"r*a p"O" rut u ini air murni akao meirgrrap dan unsur g;aram yang teraapgt pada- lanrtan tidak mengrrap sehinb air dapd

e2. ScruorLM35
$ensor $!hu yang dipaksi dalam perancan3an alat ini adalah IC LM 35 produksi Nasig1al Semicondtrktor IC ini manpunyai ketelitian dan tecepatan yang tinggi serta mempunyai Jangftauan yang
Fahiltas TelcnfrLJISU

lfunps Al Mrmarv$rffiah Jl. SM. Rqia

Teladan Medan

135

Sernina:

\s:,:rai lI Teknologi Dan Rekayasa

ISBN

9?S-St}?,-S{tS53^lr-

memai3i unruk pengontrolan yang umum.

Lies

<s-engl({ea:<sr!caks-rks.\trSSSS- qj:. pengontrolan. D^engan sensitivitas l0 mVfC.keluaran m-ngalamai perubatran l0 mV untuk sei.,: kenaikan suhu l0C. Jangkauan operasi suhu =550C.lsooc. tvtempunyai *ltelitian * l/40C pada suhu ru.: dan + l/40C pada suhu -550C-1500C. Dengan arus yang rendah-yaitu 60pA, mempunyai pemar.,;,,,' sendiri yang sangat rendah kurang dari 0,10C. Dapat digunakan dengan caiu daya tunggaf atu,leri:.r,l dr< k-etel\at{ kdi-hssgi
rs-q.cs-\.sst* rrs-rsdek

IC LM 35 memiliki

impedansi keluaran rendah, keluara:,

catu daya simefiis plus dan minus.

Gambar 1. Sensor LM 35
2.3.

Mikrokontrolcr
,,

Mikrokontroler yang digunakan dalam paancangan tugas akhir ini yaitu menggunakan ATtslegir. yang merupakan generasi AVR (AIf and Yegmd's Risc Prrcessar) dari vendor ATMEL. Mikroi<:n- r',urun AVR memiliki arsitektur RISC 8 bit, dimana semua instruksi dikemas dalam kode l6-bit (l6,rts ll,Llr* sebagian besar inshuksi dieksekusi dalam I (satu) siklus clock. Gambar 2 memperlihatkan arsitek.i ,,umrut dimiliki milaokontroler ATMega8535.
1iqq11r

Gambar 2. Arsitektur AVR ATMegaBs3s

2,3.1,

ATmega8535 dengan fitrn sebagai @kut ; l. Port VO 3zjalur (Port A, Port B, Port C, Port D masing-masing 8 bit)

F'itur Dnsar ATMegatS3s Salah satu perusahaan mikroelektronika, ATMEL telah mernproduksi mikrokontroler
10 bit 8 channel 3 buatr timer/counter 32 register dalam CPU Watchdog Timer dengatr osilator internal Flash PEROM S kb EEPROM 512 bytes

A\f.

2, 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

ADC

SRAM Slzbytes

Interupsi eksternal dan internal 10. Interfacing dengan komparator analog I l. Po* USART untuk komunikasi seriat

mahal dibanding dengan AT89S5I/52 misalnya" akan tetgpi adanya PWM, lpmampuan timer dan komampuan lain yang dimilikinya.

Milrokonholer fipe_ATrnega8535 tergolong relatif murah. Memang dgn seg hrga nominel

not t"mtatrai r"piti aOC

l:

rnmrrirrr

**,

136

Falilltas Tslmik LIISU

Kryus Al lv*mawwarah fL SM. Rnja Teladem

\,tr1*1xum1

1' 'o' '

Seminar l.lasional

lI Teknologi Dm Rekayasa

rsBlr

978.602-9SS5W5

7.3.2.

Konfigurasi ATMega8535 Konfigurasi pin ATMega8535 dapat dilihat pada Gambar 3. Dari garnbar tersebut dapat kita lihat konfigurasi pin yang dimiliki mihokontroler ATMega8535 seperti berikut :
PAo IAOCO) PAI fADCI ) PA2 !ADC2) PAS tADCSi Fret tAOC"4t PA5 tA0C5) PA5 iAOC6)

PAI
AREF

IADCT)

of
AVCC

FC7 iTOSC2) FC6 rTOScr )


PC5 PC3

pcl

rt

PCI iSOAI
FCo isq-) PD7 ;OC:;

Gambar 3. Konfiguresi pin ATMega8AlS

Mikrokontroler ATMegatS3s 0erdiri dari 40 pia masing-masing pin mempunyai fungsi.

3. Metode Penelitian
3.1. Konsep Ferancangan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap alat proses distilasi air laut menjadi air tawar dengan menggunakan kolektor surya sebagai pengumpul panas cahaya matahari yang digunakan sebagai sumber pemanas air laut, dapat diketahui bahwa air yang, dihasilkan oleh alat ini tidak mencukupi untuk dapat digunakan sebagai pemenuh kebutuhan sehari-hari, hal ini disebabkan karena panas matahari sebagai sumber pemanas alat ini tidak selalu tersedia karena adanya ganggua dari alam seperti hujan, angin dan malam hari yang mengakibatkan suhu dalam kolektor tidak stabil dan panas yang' diperlukan untuk mendapatkan uap air yang cukup tidak tercapai. Merancang sistem distilasi air laut menjadi air tawar yang di bangun memiliki beberapa bagian antara lain : 1. Sistem Elektrik r Snsor ( sensor suhu ) o Pengendali Utama ( Mikrokontroler ATMega 8535) r Penampil (Dlspaly LCD) r Pengendali Arus ( Driver ) o Catu Daya L Sistem Mekanis

!3 Dlrgren

Allr Progren Utama Dari gambor alir (Crambar 5) trsebut dapat dijelaskan bahwa setelah menekan saklar maka gbi&pkan pcmanas' irta menarnpilkan nilai suhu pada display. Kemudian mitrokontoler =:1beca ADC 0 yang mana dgunakan sebagai input dari sensor pengonhot suhu tabung. pernanas EEi jika suhu mencapai 95 'C dan kondisi trsebut berlangsung t.an tiCop kembali pada suhu 90 unspai alat pemanas trsbut dimatilsn. Suhu nrang tabung akan ttap stabil dan sezuai deigan

t,

akan akan akan

riiimginkan. sistem akan berhenti bekerja jika ditekan saklar

tenrs yang

oN af.iauoFFdimatikan

;iiirqfiFxrih"ffis

Tdcnft LJISU Karryw Al Munawurrah Jl. SM. RSia Teladur Medan

137

Seminar Nasional

II Teknologi Dm

Rekayasa

Gambar 5. Diagram alir progrnm utama.

3.4.

Otrgr*ss A'tir Sisten Bsnlnrs


Diagam alir sistem pemanas ditunjukkan dalam Gambar
6.

Gamber 6. Diagram alir slsten pemanas


Pengendalian-pemanas pa{ gerancarrgan ini menggunakan TRLAC atau diode 2 erah yang dihubungkan k'e DriverBc 547 yang berfirngsi unhrk menyekalantara tegangan rendah dari mikrokon6oler dan tegangan tinggi dari jat-a{ag fstrik Pada diagram alir sistem prn*r* Oi'pat Oititut Uat*u pninsip r.o1. dari rangkaian ini adalah se@ai pengontol fasa pada jalur catu aa)ra aC.

4. Ilasil Penelitian Dan Pcmbhasan


4.1. Pcngqflan Pcnngkat

Dalsrn

Pembahasan yang dibatrag mencakup :

hb ini aksn dibohas tentsrg hasil pengukuran dsr analisa dri

Kens

sistem yang dinncang

t. lq"gk"!ry fqsor l4l Pe-{ujian yang dilakukan peda rangkaian scnsor suhu adatah mengukur tegangan keluaran dari Ltv[35 yang mosuk ke mikrckonroler.2. Pagujirn btok nngkaian Pengpfuran tegangan, pengujian yang dilakukan ialah tegangan ouput dari TRIAC. 3. Peng{iur sistem secara keselunrhan yang menggambarkan beroperasinya seluruh peralatan pda alat distilasi. 4' Pengujian tabung dngsn menrbendingken berapa besar pertandingan volume yang dihasilkan jika
meirggunakan pNnanas .

138

Fakilltas

TeldrUISU l(mprn Al Munawrnrarah

Jl" SM. R4ia Teladan Medm

Ssminar Nasional

II Teknologi Dan Rckayasa


ISBN 9?8-6S2_96S53-&5

4.2. Pengujlen drn Analisa per Blok Rengkaien

sebelum melakukan penguiian

Hfftr'H-ffi
4.2.1. PenguJian
Besar tegangan yang

a-i-*i"e-iii"i'g

si;;;'ilt:oln

ffi;;k"h

dirakukan pengujian per brok ;;i d;;;; diharapkan. Apab'a

dehuru perru

rangkaian sesuai baru

Rangkaian catu daya yang

Rengktbn Catu Deve


dihasilian

d;#;#d,

di;nakan

sebasai

u*.ul*k keseluruhan rangkaian. ry-ncary o"ru diperrihatkan pada Taber r dan Taber 2.
daya +5

Tegangan

Masukan

12,95 volt

12,A2

volt

T"
Kanakteristik
Tegangan

-ffiimum
Minimum
5,5 volt

Keluaran

4,98 volt

Tnbel

C;6

3.Ou@
Vssrsor(mv)
74

15
20
25

90
1,06 1,22

30 35 40 4s 50 55 60
65

l,3g
1,54 1,70

l,g6
2,02

2,lg
2,34 2,50

70
7s

2,ffi
2,92 2,gg 3,14 3,30

80
85

90
95

a.*,*ffit"output

snsor suhu LM35 diatas dapst dibuat grafik tgsr,gsn keluaran sensor suhu tohadap

'ln

J a t

Gambar 7. Grn

edap suhu

Fs&ultas

Telffik UISU fcu*p* ef

f*,ru
139

Ssminar Nasional U Teknologi Dm Rcka;-'asa

rsBN

978-6S3-$}SS53-$5

Tebcl +. Pengujian

Port

mikfekontry
Tegangan ( Volt ) 4,28 4,33
4,31 1,68

gm &$S$

Pinl
Pin2
Pin3

Pin4
Pin5

lr57
4,4
4,41 1,57

Pin6
PinT PinS

Pin9

4,74
4,7A 0

Pinl0 Pinl l Pinl2 Pinl3 Pinl4


Pin15

a,7l
0,85
1,58 1,59 1,59

Pinl6 Pinl7
Pinl
S

I,59
1,58 1,57

Pinl9
Pin20

3,08
1,61
f ,84 3,39

Pin2l
Pin22
Pin23

Pin24 Pin25 Pin26


Prn27

1,45 1,62
1,5

Pin28 Pin29 Pin30

2,13 2,13
112

t PinI2
Pin3
P.in33

4,74 0

4,7
1,63 1,62 1,62

Pin34 Pin35 Pin36 Pin37 Pin38 Pin39 Pin40

l,6l
1,63

1,60

l,6l
l19

4.?.4.

Pcngujhn drn Analicit $ietem Dalam pensljian'sistem dlakuln dua pengujian, yang pertama pengujian pernanas deng,ic mgfrygunakari air tawar dan yang kodua pengrrjian pemanas dengan mnggunakan air la$. Pengrjian siscm
dihkulcan dengnn cara: Elemen pernanas dan sensor suhu dipasangkan pada tabung penyimpan air Ottput 4ari senson suhu dihubungkan detgan rangkaian pengonfolan dan elemen pemsnas dihubmghrn

l. 2. 3. 4.

dengan outputTRIAC Pengojian #aeukan eelame

t6crapo,ia4 sehinggn &erja dari conrol pemanas dapst dilihat. Setian,r*eqgetr jam hasil dstilasi yang di&pat dari proaes distilasi dicetat

{ifitral oleh karena aLrn distilasi rata-rata perjqmqya rata-rata mengha$lkan kurang lebih 20 ml - 40 ml dengm strhu air pada tabmg dibuat kon$an sebemr 45"C.
Oapal
140

qari hasil pengujian dengan menggunakan air-tawar

Fslilltas Tdmft TIISU Karytn Al Munawrlnsrah Jl.

Sh'{" Ra}n Tetedftn

Metu

Seminar Nasional

II Teknologi Dan Rekayasa

ISBN

97 S-602-$6$534l-5

Trb.l

5.

tlasil peoFuiiaq

pt
Terrperatur Bak
Penampr.ngan

{g

I 2 3 4

(oC) Yattu- }ipgl$nean Air


09.30
09.30

ngnn

tmlf
0
1

09.00

27 2g 28 ?$ 30 30 30

28
38

28

6 7 I
l0

lo,3o
11.00 I 1.30

10.00

40 42
45 45 45 45 45 45

20 40
63 85

12.00
12.30 13.30

110 135 160

3l
30

na

Hasil pengujian dengan menggunakan air laut dapat dilihat pada tabI.

Tabel 6. Hesil ptnguibqprosep peprnnsan air laut di dalrm ruansEn 9-

No

Waldu

l 2 3 4 5 6 7 8 g l0

08.30 09.00 09.30 10.00 10.30 11.00 I 1.30 12.00 t2.30 13.30

Ling kungg{r ._
27

30 30 29 30 30 31 3I 31 30

Air. 280 38 40 45 45 4s 45 45 45 45

Penanrpungan

(ml)
7

-. _

35 70 109 139

t70
210 24A

3t2

Dari hasil pengujian dmgan menggunakan air laut dapat dilihat oleh karena alat distilasi rata-rata perjamnya rata-rata kurang lebih 30 ml - 50 ml dengan suhu air pada tabung dibuat konstan sebesar 450 C, Dalarn pengujian yang lcedua sisEm dilah*an pengujian, yang pertama pengujian pmanas dengan menggunakan air tawar dan yang kedua pengqiian pernanas dengan menggunakan air iait paia ruang tertutup dan menggunakan pernana$. Porgrjian sistern dilsh*an dengan cara : Elernen pemanre dan sensonsuhu dipasangkan pada tabung. Output dari rynsor suhu dihubungkan dengan rangkaian pengurtolan dan elemEn psrnangti dihubrmgkan dengan output TRIAC. Pengujian dilah*an selama beterapa jarrr" sehingga kerja dari konhol pemanas dapat dilihat. Setiap seteirgah jam hasil distilasi yang didapt dari poses distilasi Oicatat.

1. 2. 3. 4.

&n air laut. Dari grafik Garnbsr 8, dapat diliha batrwa hasil perbandingan hasi! proecx penana5an yang dihasillcan- dengan pengujian memakai ah laut lebih besar dibandingkan OrU puAu pengujian d;Cr"
dengan menggunakan air tawar menggunakan airtawar.

Dapat dibuat gmfik prtandingnn basil proses pemanas antara menggunahr kontrol psmanas,

rl*

:
T-:G-dFl l--Al"bu
I

t:
co

Gambar 8. Grufik pcrbandingan hasil prosss pemanasan

Fakultas

Telcnft'USu lkmpus Al Munawnryah Jl. SM. Rqia Teladan Medan

141

Seminar Nasional

Ii Telmologi Dan Rekayasa

ISBN 978-SS2*9{rS53{*:

Dari Pengjian di atas dapat dihitung berapa energi dan biaya yang terpakai untuk mernanaskan air laut. Daya tersambung pada jalur PLN sebesar 900 VA, Pernakaian kWh ialah :Daya lrcater yg digunakan 300 P 300 watt atau 0,3 kWh. Percobaan untuk mendapatkan air sebanyak 310 mL selama 5 jam

\\

Maka:

0,3 kWh x 5

1,5 kWh x Rp.375,-

jam :1,5 kWh : Rp.562,5,sebese,.

Dalam pengujian untuk mendapatkan air sebanyak 310 mL selama 5 jam mengeluarkan biaya
Rp.562,5,4.2.5. PcnguJian Rangkaian Pemenas

Tujual pengujian dari rangkaian pemanas adalah unhrk mengetahui sistem kerja dari TRIAC Driver daiam sistem pemanas tersebut. Serta mengisolasi sistern mikrokontroler dari sumber AC.
Peralatan yang digunakan dalam pengujian rangkaian pemanas adalah :

dg1

o r

Catudaya-

Bolalampu.

Prcsedur penCujian rangkaian pemanas sebagai berikut : Menglrubungkan rangkaian seperti ditunjukkan dalam gambar. Memberikan tegangan catu daya 5 Volt. Mangamatl keadaan beban berupa lampu.

l. 2. 3.

Gambar 9. Blok diagram pcngujian rangkaian pemanrs

Hasil rangkaian pemanas ditunjukkan dalam Tabol 7


antara tegangan analog dan keluaran nyala lampu.

d^i

data tersebut diperlihatkan hubung.*

Ta
5 Volt 0 Volt

lq nqekslan

Pemsnas

. .M?zukan_._

Lampu

ON
OFF

5. I(eciqpulnn

1' Peelitt dapst m.ffiitcqnakm dat mellqbuat alat pqnanas untuk proscs di tilasi air !er* mcnjadi s-ir rauu menggunakan milrokontroler afinega E53 5 2. Alat distilasi rclah bedrasil memisah kan air laut menjadi air tawar dimana NaCl telah mengendap par saat penguapen dan uap air nya meirjadi air murni H2O 3. Hasil yang diperoleh oleh alat distilasi selama seteirgah jam rata-rata menghasilkan air tawar sebaniul tlOmL - 60mL. 4. Penguapen Air Laut lebih besar di bandingan kan penguapan Air Tawar.
Daftar Pugtaka

Dari perancangan alat distilasi yang dilakukan dapat diarnbil beberapa kesimpulan.

lll

t2l
,t3l

t4l t5l

Sgtts BeJo, 2008, Rafusia Kern fufun Bahaa C++ Dalam tvfibokonnoler ATMega BJJJ, GmE Iknu. M. Ary Heryanto, Wisnu Adi P., 2008, Penragraman Balnra C++ arh,k Mibokartroler,4TtvIE6.t 853d penerbit Andi, Yogyakarta $dh8dr setiawan, 20fF,, Mdal, fun wnyerunry,kan Belqlo Mtbokortroler,Andi, yograkartawid& Budiharto, s, 2005, Elefuonika Digirat dan Ml-boprosesor,Andi, yoryaicartawww. Mlbokantroler ATMEGA 8j3j.com

t42

Fahtltas Teknfr UISU l(rorpus Al Mrmawunarah Jl. Slvl, R4ia Teladm h{sm