Anda di halaman 1dari 3

Step 5

+ & - critical appraissal o Positif  Tidak mudah terpengaruh  Dapat membedakan yang baik dan yang salah  Dapat mengambil keputusan yang akurat o Negatif  Membutuhkan waktu terlalu lama untuk mengkaji dan memutuskan suatu informasi

 memakan banyak waktu  CA tidak selalu memberikan jawaban yang mudah  Ca dapat membuat keputusasaan jika CA menonjolkan kekurangan
dari bukti2 yang baik(Sumber : Alison Hill, Claire Spitlehouse, Institute O Heal S!ien!es O" ord#

 

 

Ciri-ciri critical appraissal Hubungan critical appraissal dengan EBM o Tidak semua penelitian menghasilkan atau mencerminkan penemuan yang berkualitas. Untuk itulah kalangan medis harus mempunyai kemampuan untuk melakukan kajian kritis (critical appraisal berdasarkan prinsip!prinsip "#M terhadap hasil!hasil penelitian klinis tersebut dan independen dalam menentukan keputusan klinis (clinical decision D$. Dr. %nwar &antoso. o '% merupakan dasar dari "#M yang didasarkan dari 'T dan bersumber dari (T jika (T!nya bagus maka informasi yang didpat juga akan bagus sehingga seseorang dapat melakukan '% #ermula dari permasalahan kemudian mencari sumber ((T lalu kita melakukan 'T yang merupakan suatu awal dari suatu '% lalu dihasilkan "#M atau padoman yang digunakan dokter sebagai tatalaksana pasien.( &umber) www.ugm.ac.id Jenis/bentuk pengujian klinik + & - EBM o *"+"#(,%N  agar dokter tidak salah mendiagnosis

..ac.3*UN%(.iryo/ .agar dokter tidak kesalahan memberikan terapi pada pasien  agar dapat menigkatkan kualitas hidup pasien (&umber ./ 0110/ kajian makalah ilmiah kedokteran klinik menurut kedokteran berbasisi bukti/ sagung seto/ jakart o *"*U$%N2%N  *urangnya pengetahuan tentang program penelitian  Terkadang membosankan bagi yang melakukan  Perlu biaya yang tidk sedikit (&umber .id o Positif  Memunculkan keefektifan dan keefesiensian kerja  Membantu perkembangan kemampuan untuk dipergunakan dalam menemukan/menilai dan melaksanakan bukti!bukti dari berbagai sumber  Mengembangkan kemampuan untuk menemukan gejala!gejala penyakit/riwayat penyakit/riwayat pasien kemudian menentukan terapi yang tepat o Negatif  Membutuhkan waktu yang lama dan prosesnya lambat  Percobaan klinik terkontrol tidak selalu sempurna  Memungkinkan mendapat jawaban yang berbeda  Cara pengefektifan EBM o mengubah keluhan gejala pada pasien menjadi pertanyaan untuk mencari informasi yang spesifik (termasuk dalam anamnesis/ manfaat dan kemungkinan untuk diterapkan o mencari best e4idence untuk menjawab pertanyaan  .www.

o Meningkatkan kualitas pelayanan efisiensi dan outcome klinis. .criticalappraisal.htm o o  Fungsi EBM o Untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. o Menentukan pengobatan pada penderita yang sedang kita hadapi. o Memanfaatkan informasi untuk menyelesaikan masalah. o Untuk menilai obat baru agar diketahui kelebihan6kekurangan suatu obat. o Untuk memperbaiki tata laksana pasien. o Menilai suatu obat baru yang akan dipasarkan. o Memecahkan masalah dalam penanganan pasien. o Menghasilkan pemikiran yang akurat. o Untuk memperoleh informasi mutakhir dan sah tentang kemajuan ilmu pengetahuan.com6gostudy6deepinformat ion.menilai secara kritis fakta!fakta yang diperoleh dari sudut keabsahan manfaat dan kemungkinan untuk diterapkan o terapkan kepada pasien setelah mengintegrasi penilaian kritis dengan critical e5pertise dan keadaan yang unik diri pasien o e4aluasi efekti4itas dan efisien untuk suatu kemajuan (&umber-www.