Anda di halaman 1dari 6

Waganegara adalah orang-orang yang menurut hukum atau secara resmi merupakan anggota resmi dari suatu

Negara tertentu,atau dengan kata lain warganegara adalah warga suatu Negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan..
Warga negara diartikan sebagai orang-orang yang menjadi bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur negara. Istilah warga negara lebih sesuai dengan kedudukannya sebagaiorang merdeka dibandingkan dengan istilah hamba atau kawula negara karena warga negara mengandung arti peserta, anggota, atau warga dari suatu negara, yakni peserta darisuatu persekutuan yang didirikan dengan kekuatan bersama. Untuk itu, setiap warga negara mempunyai persamaan hak di hadapan hukum. Semua warga negara memiliki kepastian hak, privasi, dan tanggung jawab. Warga : anggota (keluarga, perkumpulan, dsb Ada beberapa difinisi negara menurut para ahli : a. Prof. Soenarko : Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai souverien (kedaulatan). b. O. Notohamidjojo : Negara adalah organisasi masyarakat yang bertujuan mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya. c. Prof. R. Djoko Soetono, SH : Negara adalah organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada dibawah pemerintahan yang sama. d. G. Pringgodigdo, SH : Negara adalah organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang memenuhi persyaratan tertentu yaitu harus ada : Pemerintah yang berdaulat, wilayah tertentu dan rakyat yang hidup teratur sehingga merupakan suatu nation (bangsa). e. Harold J. Laski : Negara adalah persekutuan manusia yang mengikuti – jika perlu dengan tindakan paksaan – suatu cara hidup tertentu. f. Dr. WLG. Lemaire : Negara adalah sebagai suatu masyarakat manusia yang teritorial yang diorganisir. g. Max Weber : Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu masyarakat.

negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik atau merupakan organisasi pokok dari kekuasaan politik. k. . Pengertian negara ditinjau dari organisasi Politik. b. Plato : Negara adalah persekutuan manusia yang muncul karena adanya keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhan yang beraneka ragam. Pengertian ini dikemukakan oleh Logemann dan Harold J. Untuk memudahkan kita dalam memahami pengertian negara. Soltou dan Robert M Mac Iver. Sebagai organisasi politik negara berfungsi sebagai alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan antar manusia dan sekaligus menertibkan serta mengendalikan gejala–gejala kekuasaan yang muncul dalam masyarakat. Dalam bukunya “The Modern State”. Laski. Roger H. Negara sebagai organisasi kekuasaan pada hakekatnya merupakan suatu tata kerja sama untuk membuat suatu kelompok manusia berbuat atau bersikap sesuai dengan kehendak negara itu. Dari sudut organisasi politik. G. Pandangan tersebut nampak dalam pendapat Roger H. maka pengertian negara dapat kita kelompokkan : a. Robert M Mac Iver menyatakan : “Negara ialah persekutuan manusia (asosiasi) yang menyelenggarakan penertiban suatu masyarakat dalam suatu wilayah berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh pemerintah yang dilengkapi kekuasaan memaksa”. Pengertian negara ditinjau dari Organisasi Kekuasaan. i. Jellinek : Negara adalah organisasi dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu atau dengan kata lain negara merupakan ikatan orang–orang yang bertempat tinggal di wilayah tertentu yang dilengkapi dengan kekuasaan untuk memerintah. j. Soltou : Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan – persoalan bersama atas nama masyarakat. l. Aristoteles : Negara adalah persekutuan manusia dari keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan sebaikbaiknya. Krenenburg : Negara adalah organisai kekuasaan yang diciptakan sekelompok manusia yang disebut bangsa. Logemann menyatakan bahwa negara adalah organisasi kekuasaan yang bertujuan mengatur masyarakatnya dengan kekuasaannya itu.h.

Berdasarkan pemikirannya. sementara manusia sebagai penghuninya tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan–golongan kearah tercapainya tujuan masyarakat seluruhnya. 2. pemisahan kekuasaan karena pemisahan kekuasaan akan menyebabkan lenyapnya negara. Dengan demikian negara sebagai organisasi politik mempunyai pengertian bahwa negara melalui kekuasaan dan wewenang yang dimilki hendak mewujudkan suatu tujuan demi kepentingan umum. Jean Jacques Rousseau. pemilihan umum karena negara bukan merupakan penjelmaan kehendak mayoritas rakyat secara perseorangan melainkan kehendak kesusilaan. akan tetapi mempunyai ciri khas yang dapat digunakan untuk membedakan antara negara dengan persekutuan manusia yang lainnya. Ciri khas tersebut adalah : kedualatan dan keanggotaan negara bersifat mengikat dan memaksa. Penganjur teori ini antara lain : Thomas Hobbes. Pengertian negara ditinjau dari Integritas antara Pemerintah dan Rakyat. Hegel tidak menyetujui adanya : 1. 2. walaupun negara merupakan persekutuan manusia. Mengendalikan dan mengatur gejala-gejala kekuasaan yang asosial agar tidak menjadi antagonisme yang membahayakan. maka ditinjau dari organisasi kesusilaan. John Locke. ada 3 teori tentang pengertian negara : 1) Teori Perseorangan (Individualistik) Negara adalah merupakan sauatu masyarakat hukum yang disusun berdasarkan perjanjian antar individu yang menjadi anggota masyarakat. Menurut Friedrich Hegel : Negara adalah suatu organisasi kesusilaan yang timbul sebagai sintesa antara kemerdekaan universal dengan kemerdekaan individu. Menurut Prof. Soepomo. 2) Teori Golongan (Kelas) . Pengertian negara ditinjau dari Organisasi Kesusilaan. negara dipandang sebagai organisasi yang berhak mengatur tata tertib dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Kegiatan negara diarahkan untuk mewujudkan kepentingan dan kebebasan pribadi. d. karena merupakan penjelmaan seluruh individu maka negara memiliki kekuasaan tertinggi sehingga tidak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi dari negara.Menurut RM Mac Iver. Negara adalah organisme dimana setiap individu menjelmakan dirinya. c. Harold J Laski. Negara sebagai organisasi politik mempunyai 2 (dua) tugas : 1. Dengan memperhatikan pendapat Hegel tersebut. Herbert Spencer.

F. Bukti Indonesia menganut teori integralistik dinyatakan secara tegas dalam Penjelasan UUD 1945 yang memuat pokok–pokok pikiran pembukaan. semua bagian dari seluruh anggota masyarakat merupakan persatuan masyarakat yang organis. Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan yang membedakana adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Lenin 3) Teori Intergralistik (Persatuan) Negara adalah susunan masyarakat yang integral. teori integralistik dipandang yang paling cocok dengan masyarakat Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Hegel. Pengertian Kewarganegaraan Menurut Para Ahli Daryono Kewarganegaraan adalah isi pokok yang mencakup hak dan kewajiban warga Negara. Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus : Negara ) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Wolhoff Kewarganegaraan ialah keanggotaan suatu bangsa tertentu yakni sejumlah manusia yang terikat dengan yang lainnya karena kesatuan bahasa kehidupan social-budaya serta kesadaran nasionalnya. Negara integralistik merupakan negara yang hendak mengatasi paham perseorangan dan paham golongan dan negara mengutamakan kepentingan umum sebagai satu kesatuan.Negara adalah merupakan alat dari suatu golongan (kelas) yang mempunyai kedudukan ekonomi yang paling kuat untuk menindas golongan lain yang kedudukan ekonominya lebih lemah. Teori persatuan diajarkan oleh : Bendictus de Spinosa. Ko Swaw Sik ( 1957 ) . Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara. Adam Muller. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga Negara. Berdasarkan pemikiran Soepomo. Frederich Engels. yang erat antara semua golongan. Teori golongan diajarkan oleh : Karl Marx. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh secara hokum berpartisispasi dalam politik).

Peliger Kewarganegaraan ialah studi yang berhubungan dengan tugas-tugas pemerintahan dan hakkewajiban warga Negara . Wiyanto Dwijo Hardjono.Pd. S. Graham Murdock ( 1994 ) Kewarganegaraan ialah hak untuk berpartisipasi secara utuh dalam berbagai pola struktur social. warga suatu kota atau kapubaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten. Soemantri Kewarganegaraan ialah sesuatu yang berhubungan dengan manusia sebagai individu dalam suatu perkumpulan yang terorganisir dalam hubungan dengan Negara.Kewarganegaraan ialah ikatan hukum antara Negara dan seseorang. Ikatan itu menjadi suatu “kontrak politis” antara Negara yang mendapat status sebagai Negara yang berdaulat dan diakui karena memiliki tata Negara. Daman Kewarganegaraan istilah hal-hal yang berhubungan dengan penduduk suatu bangsa. Ptnord dan Etner F. karena keduanya juga merupakan satuan politik. R. Kewarganegaraan ialah keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus:Negara) yang dengannya membawa hak untuk berprestasi dalam kegiatan-kegiatan politik. politik dan kehidupan kultural serta untuk membantu menciptakan bentuk-bentuk yang selanjutnya dengan begitu maka memperbesar ide-ide. R. Parman Kewarganegaraan ialah suatu hal-hal yang berhubungan dengan penduduk suatu bangsa. Mr. Dalam otonomi daerah. karena masingmasing satuan politik akan memberikan hak (biasanya social) yang berbeda-beda bagi warganya. Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan . kewargaan ini menjadi penting. Stanley E. didalam pengertian ini.

Keargaan : 1. hal yg berhubungan dng warga. keanggotaan .