Anda di halaman 1dari 2

BAB I TINJAUAN UMUM ZAT AKTIF DAN SEDIAAN

I.

Deskripsi Umum zat aktif I.1 Piridoksin (Martindale, 1978)

Nama Resmi Nama Lain Nama Kimia Rumus Molekul Rumus Struktur

: PIRIDOKSIN HIDROCHLORIDUM : Piridoksin, vitamin B6, : 5-hidroksi-6-metil-piridina, 3,4-dimetanol hidroklorida : C8H12NO3.HCl :

Berat Molekul Pemerian

: 205,64 : Hablur putih atau tidak berwarna, atau serbuk hablur putih; tidak berbau; tidak asin

Kelarutan

: mudah larut dalam air, sukar larut dalam etanol (95%) P, praktis tidak larut dalam eter.

Farmakologi

: Farmakodinamik.

Pemberian piridoksin secara oral dan

parenteral tidak menunjukkan efek farmakodinamik yang nyata. Dosis sangat besar yaitu 3-4/kgBB menyebabkan kejang dan kematian pada hewan coba, tetapi dosis kurang dari umumnya tidak menimbulkan efek yang jelas. Piridoksin fosfat dalam tubuh merupakan koenzim yang berperan penting dalam metabolisme berbagai asam amino, diantaranya dekarboksilasi, reseminasi triptofan, asam-asam amino dan asam mudah amino hidroksida. melalui Farmakokinetik. saluran cerna.

Piridoksin

diabsorpsi

Metabolit terpentingnya yaitu 4-asam piridoksal. Eskresi melalui urin terutama dalam bentuk 4-asam piridoksal dan piridoksal. Kontra Indikasi Dosis : Pasien : Dosis relatif tinggi mungkin perlu diberikan untuk anakanak, dengan gangguan metabolisme seperti homocyslinuria

dan cystathioninuria. The BNFC menunjukkan piridoksin dalam obat oral 50-100 mg sekali atau dua kali sehari selama neonatus dan 50-250 mg 1-2 kali sehari pada pasien berusia 1 bulan sampai 18 tahun. Defisiensi : Pada hewan coba defiensi vitamin ini bisa menimbulkan aterolidinia, dermatitis, dan penebalan cakar, telinga, hidung dan lain-lain. Pada manusia dapat timbul kelainan kulit berupa dermatitis dan peradangan selaput lendir mulut dan lidah, kelainan SSP berupa rangsangan sampai timbulnya kejang; dan ganggua oritropoetik berupa anemia hiposokrom mikrositer. Efek samping : Dapat menyebabkan neuropati sensorik dalam dosis 50 mg-2 g per hari untuk jangka panjang. Gejala awal dapat berupa sikap yang tidak stabil dan rasa kebos di kaki, diikuti pada tangan dan sekitar mulut. Stabilitas Jarak Lebur Sisa Pemijaran Penyimpanan Kegunaan : Stabil jika tidak kena matahari langsung : 2040C sampai 2080C, disertai perurain : Tidak lebih dari 0,1% : Dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya. : Analgesik, antipiretik

Anda mungkin juga menyukai