Anda di halaman 1dari 19

STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN 2010

PSAP NO. 10 KOREKSI KESALAHAN, PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI, PERUBAHAN ESTIMASI AKUNTANSI, DAN OPERASI YANG TIDAK DILANJUTKAN
Prepared By: Precilia Prima Queena M. Adhiatmaja Fredyra Pangastika
1

Tujuan dan RUANG LINGKUP PSAP No. 10


Tujuan Pernyataan Standar ini adalah mengatur perlakuan akuntansi atas koreksi kesalahan akuntansi dan pelaporan laporan keuangan, perubahan kebijakan akuntansi, perubahan estimasi kebijakan akuntansi, dan operasi yang tidak dilanjutkan Ruang Lingkup PSAP No. 10 : 1. Dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan suatu entitas harus menerapkan Pernyataan Standar ini untuk melaporkan pengaruh kesalahan, perubahan kebijakan akuntansi dan perubahan estimasi kebijakan akuntansi, dan operasi yang tidak dilanjutkan dalam Laporan Realisasi anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. 2. Pernyataan Standar ini berlaku untuk entitas pelaporan dalam menyusun laporan keuangan yang mencakup laporan keuangan semua entitas akuntansi, termasuk badan layanan umum, yang berada di bawah pemerintah pusat/daerah.

definisi
Kebijakan akuntansi Kesalahan Koreksi

Operasi yang Tidak Dilanjutkan

PSAP NO 10 Mengatur mengenai perlakuan terhadap:


Koreksi Kesalahan

Perubahan Kebijakan Akuntansi

Operasi Tidak Dilanjutkan

KOREKSI KESALAHAN
Koreksi adalah tindakan pembetulan akuntansi agar pos-pos yang tersaji dalam laporan keuangan entitas menjadi sesuai dengan yang seharusnya.

Koreksi bisa dilakukan terhadap kesalahan atas pendapatan dan belanja baik berulang maupun yang tidak berulang pada tahun berjalan atau periode-periode sebelumnya.

KOREKSI KESALAHAN

Kesalahan ditinjau dari sifat kejadiannya:


Kesalahan berulang dan sistemik

Kesalahan tidak berulang

Periode berjalan

Periode sebelumnya
6

KOREKSI KESALAHAN ATAS BELANJA


Tidak berulang Terjadi pada periode sebelumnya Mempengaruhi posisi kas (menambah/mengurang saldo kas) Laporan keuangan sudah terbit
Menambah posisi kas Mengakibatkan pengurangan kas

Pembetulan pada akun pendapatan lain-lain LRA

pembetulan pada akun Saldo Anggaran Lebih


7

KOREKSI KESALAHAN atas perolehan aset selain kas


Tidak berulang Terjadi pada periode sebelumnya Mempengaruhi posisi kas (menambah/ mebgurangi) Laporan keuangan periode tersebut sudah terbit

Pembetulan pada akun kas dan akun aset bersangkutan


8

KOREKSI KESALAHAN atas beban


Tidak berulang Terjadi pada periode sebelumnya Mempengaruhi posisi kas Tidak mempengaruhi secara material posisi aset selain kas Laporan keuangan periode tersebut belum terbit

Penambahan Beban

Pengurangan Beban

Pembetulan pada akun ekuitas

Pembetulan pada akun pendapatan lain-lain LO


9

KOREKSI KESALAHAN ATAS PENDAPATAN -LRA


Tidak berulang Terjadi pada periode sebelumnya Mempengaruhi posisi kas(menambah/mengurang saldo kas) Laporan keuangan sudah terbit.

Pembetulan pada akun kas dan akun saldo anggaran lebih


10

KOREKSI KESALAHAN ATAS PENDAPATAN -Lo


Tidak berulang Terjadi pada periode sebelumnya Mempengaruhi posisi kas(menambah/mengurang saldo kas) Laporan keuangan sudah terbit.

Pembetulan pada akun kas dan akun ekuitas


11

PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI


1.

2.

Perubahan kebijakan akuntansi harus dilakukan hanya apabila penerapan suatu kebijakan akuntansi yang berbeda diwajibkan oleh peraturan perundangan/ SAP yang berlaku, atau apabila diperkirakan bahwa perubahan tersebut akan menghasilkan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, atau arus kas yang lebih relevan dan lebih andal dalam penyajian laporan keuangan entitas. Perubahan kebijakan akuntansi harus disajikan pada Laporan Perubahan Ekuitasdan diungkapkan dalam Catatan Atas Laporan Keuangan

PERUBAHAN ESTIMASI AKUNTANSI


Pengaruh atau dampak perubahan estimasi akuntansi disajikan pada Laporan Operasional pada periode perubahan dan periode selanjutnya sesuai sifat perubahan. Sebagai contoh, perubahan estimasi masa manfaat aset tetap berpengaruh pada LO tahun perubahan dan tahun-tahun selanjutnya selama masa manfaat aset tetap tersebut. Pengaruh perubahan terhadap LO periode berjalan dan yang akan datang diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Apabila tidak memungkinkan, harus diungkapkan alasan tidak mengungkapkan pengaruh perubahan itu.

OPERASI TIDAK DILANJUTKAN


Informasi penting dalam operasi yang tidak dilanjutkan misalnya hakikat operasi, kegiatan, program, proyek yang dihentikan, tanggal efektif penghentian, cara pe nghentian, pendapatan dan beban tahun berjalan sampai tanggal penghentian apabila dimungkinkan, dampak sosial atau dampak pelayanan, pengeluaran aset atau kewajiban terkait pada penghentian apabila ada, harus diungkapkan pada Catatan atas Laporan Keuangan.

14

Joko surono Korupsi atau mark up yang sedang berjalan, dimana anggaran 2 tahun lalu apakah perlu dilakukan koreksi atas tahun yang sebelumnya? Perlu diadakan koreksi dan diakui oleh ketetpan hukum pada saat inkrahnya.

Edo Setya Berapa kali koreksi atas kesalahan?

Rico Kelebihan ada pembelanjaan daerah apakah dikembalikan ke kasda? Paragraf 13

Joko surono Instansi / pemda di audit atas bpk, apakah temuan itu akan dilakukan revisi atas temuan itu. Sepanjang ada kesalahan, akan ada koreksi atas temuan bpk