Anda di halaman 1dari 10

LEMBAR DATA PENGUKURAN PENGUKURAN KEBULATAN Tabel 7.1 Data kondisi ruang laboratorium Praktikan A Instruktur !

emperatur ruang !anggal praktikum : Nourvia Feni Wijaya : Bpk. Petrus : "#$# %& : "% Desember "%*# Praktikan B : Nourvia Feni Wijaya Asisten Laboratorium : upriadi 'elembaban : (()

Tabel 7.2 Data pemeriksaan kebulatan untuk benda ukur + I A. Pengukuran kebulatan dengan Blok- dan !a" ukur 'apasitas jam ukur , %.%%*+*".( mm 'e-ermatan jam ukur , %.%%* mm .asil pengukuran penyimpangan / 0 dalam 1m Nomor Pratikan A Praktikan B Beda A 2 B obyek eara3 Putaran eara3 Putaran ukur 4ata+rata 4ata+rata 4ata+rata jarum jam dibalik jarum jam dibalik * % 5 6 % 7 # * " *8 68 #6 *9 7% #5.( 6.( # 65 5" 7( 65 98 7#.( ".( 6 76 88 5*.( 79 8" 98.( " ( +( "7 *%.( +9 ** " 5 7 +#7 +6 +"% +"9 +*# +"% % 9 +*5 "6 # +* ## *7 *# 5 66 57 7( (7 59 9*.( 7.( 8 78 98 96 65 96 7* *# *% "# 65 #(.( "" 66 ## ".( ** 5 #" "% 5 #% *8 * *" 6 % " 6 % " % 4ata+rata penyimpangan : 0 #*."* #%.9( %.67 :4; **( 6( 9%

Gra#$k Polar Tabel 7.2

Tabel 7.% Data pemeriksaan kebulatan untuk benda ukur + II

A. Pengukuran kebulatan dengan Blok- dan !a" ukur 'apasitas jam ukur , %.%%*+*".( mm 'e-ermatan jam ukur , %.%%* mm .asil pengukuran penyimpangan / 0 dalam 1m Nomor Pratikan A Praktikan B Beda A 2 B obyek eara3 Putaran eara3 Putaran ukur 4ata+rata 4ata+rata 4ata+rata jarum jam dibalik jarum jam dibalik * % +* +%.( % % % %.( " +* +7 +#.( +# +* +" *.( # #" % *7 % % % *7 6 "# +" *%.( +8 % +6.( *( ( "9 +* *# +9 * +# *7 7 "" +" *% +9 # +" *" 9 *5 +6 9 +*# +* +9 *6 5 "# +" *%.( +** +" +7.( *9 8 "# +" *%.( +*% +* +(.( *7 *% *6 +# (.( +** * +( *%.( ** *7 +" 9 +*" * +(.( *".( *" *8 % 8.( +6 % +" **.( 4ata+rata penyimpangan : 0 9.87 +#.(5 **.(6 :4; "* 9 *6 Tabel 7.& Data pemeriksaan kebulatan dengan mengganti blok +< untuk benda ukur I A. Pengukuran kebulatan dengan Blok- dan !a" ukur 'apasitas jam ukur , %.%%*+*".( mm 'e-ermatan jam ukur , %.%%* mm .asil pengukuran penyimpangan / 0 dalam 1m Nomor Pratikan A Praktikan B Beda A 2 B obyek eara3 Putaran eara3 Putaran ukur 4ata+rata 4ata+rata 4ata+rata jarum jam dibalik jarum jam dibalik * % (( "9.( % #% *( *".( " "7 5" (6.% #8 6# 6* *# # (8 8% 96.( 9" +(7 5 77.( 6 79 " #6.( 5# +7% **.( "# ( +" +*# +9.( 6 +*" +6 #.( 7 +"% "( ".( +"" #9 9.( ( 9 # 5( 66.% *7 #" "6 "% 5 77 96 9%.% 9( +** #" #5 8 7# #% 67.( 9" +#* "%.( "7 *% "" ** *7.( ## +"( 6 *".( ** +" *6 7.% ** +#" +*%.( *7.( *" * % %.( *" % 7 (.( 4ata+rata penyimpangan : 0 #%.9( *".8" *9.5# :4; 8% 79 "# Gra#$k Polar Tabel 7.%

Gra#$k Polar Tabel 7.&

Tabel 7.' Data pengukuran kebulatan B.Pengukuran kebulatan dengan Dudukan Dua (enter 'apasitas jam ukur , %.%%*+*".( mm 'e-ermatan jam ukur , %.%%* mm .asil pengukuran penyimpangan / 0 dalam 1m =byek ukur Praktikan A Praktikan B isi kiri !enga3 isi kanan isi kiri !enga3 isi kanan * % % % % % % " +*6 +*7 +5 +*% +"% +5 # *7 +"# +*% "% +"" +8 6 #9 +5 +" #8 +6 +* > 8.9( +**.9( +( *"."( +**.( +6.( :4; %.( *."# %."9 #.89 *."6 %.*# Beda A 2 B #.69 %.%* %.*6 #.69 %.%* %.*6

Gra#$k Polar Tabel 7.' Prakt$kan A

Prakt$kan B

Pertan)aan dan *a+aban, *. ?elaskan perbedaan 3asil peng3itungan besar ketidakbulatan dengan menggunakan blok @ < yang berbeda sudutnyaA ?aBab : aat benda ukur diputar diatas blok+<$ terjadi perpinda3an titik pusat dari benda ukur. e3ingga mempengaru3i perpinda3an sensor jam ukur. .al yang sama juga terjadi saat menggunakan blok @< yang berbeda sudutnya$ penyimpangan maksimum jam ukur akan berbeda. ". ?elaskan parameter yang sangat menentukan dalam metode pemeriksaan kebulatan dengan blok @ <A ?aBab : Pembagian diameter benda ukur menjadi *" bagian. 'etidaktepatan dalam membagi sudut diameter menjadi #%o setiap bagiannya membuat lokasi pengukuranpun bergeser dari yang se3arusnya.

Posisi sensor pada jam ukur yang tidak benar. aat meletakkan sensor jam ukur$ tidak tegak lurusnya sensor dengan benda ukur dapat terjadi. menyebabkan kesala3an pemba-aan. e3ingga ujung sensor yang se3arusnya tepat tegak lurus menyentu3 benda ukur pun bergeser dan

udut blok @<. !erjadinya perpinda3an titik pusat saat benda diputar$ dipengaru3i ole3 sudut yang dibentuk ole3 blok+v.

#. 6.

ebutkan parameter yang menentukan besar ketidakbulatan suatu benda ukurA ?aBab : 'ondisi benda ukur 'ondisi jam ukur Penempatan jam ukur udut Blok+< 'e-ermatan proses pengukuran

Apaka3 metode dengan menggunakan blok @ < dan dudukan " senter dapat digunakan untuk menentukan kualitas ketidakbulatan yang sesunggu3nya$ berikan ulasan. ?aBab : !idak$ karena kedua metoda tersebut memiliki kelema3an yang menyebabkan ketidaktelitian 3asil pengukuran. :eskipun demikian$ metode tersebut masi3 banyak dilakukan. .al tersebut dapat diterima tetapi 3anya dapat digunakan untuk pemeriksaan kebulatan dalam proses produksi dan tidak digunakan untuk menyatakan kualitas ketidakbulatan yang sesunggu3nya.

Ke-$".ulan , Berdasarkan data 3asil pengukuran dengan menggunakan beberapa parameter kebulatan$ didapatkan 3asil yang pengukuran yang bervariatiC. .al ini dikarenakan metoda yang digunakan memiliki kelema3an + kelema3an yang menyebabkan ketidaktelitian 3asil pengukuran. 'ualitas kebulatan obyek ukur tidak dapat ditentukan karena tidak adanya toleransi yang ditetapkan sebagai a-uan.

!anda !angan Praktikan A

Nourvia Feni Wijayanti /atatan 0n-truktur 1 a-$-ten laborator$u" ,

!anda tangan instruktur D asisten laboratorium