Anda di halaman 1dari 12

pengantar kebudayaan

ETNOGRAFI

DEFINISI-DEFINISI KEBUDAYAAN YANG BERBEDA

Definisi Berdasar topik : Kebudayaan meliputi segala sesuatu yang terdapat dalam sebuah daftar topik, atau kategori-kategori, misalnya organisasi sosial, agama, atau ekonomi. Historis : Kebudayaan adalah warisan sosial, atau tradisi, yang diwariskan kepada generasigenerasi berikutnya. Behavioral : Kebudayaan adalah perilaku yang dipelajari dan ditindakkan bersama oleh manusia, sebuah pandangan hidup. Normatif: Kebudayaan adalah ideal-ideal, nilainilai, atau aturan-aturan hidup.

DEFINISI-DEFINISI KEBUDAYAAN YANG BERBEDA

Mental : Kebudayaan adalah sebuah susunan ideide, atau kebiasaan- kebiasaan yang dipelajari, yang mengendalikan dorongan-dorongan dan membedakan manusia dari binatang Struktural: Kebudayaan terdiri dari ide-ide, simbolsimbol, atau perilaku- perilaku yang terpola dan saling berhubungan. Simbolik : Kebudayaan didasarkan pada maknamakna yang terbentuk secara arbitrer (sewenangwenang) yang dipegang bersama oleh suatu masyarakat. Fungsional : Kebudayaan adalah cara manusia memecahkan masalah- masalah adaptasi terhadap lingkungan atau hidup bersama.

Sir Julian Sorell Huxley, seorang intelektual Inggris, yang membagi komponen atau aspek kebudayaan/budaya menjadi tiga, yakni artifak (artefak), sosiofak, dan mentifak. Tiga aspek yang berhubungan satu sama lain ini sering dijadikan sebagai pijakan dalam membahas secara kontekstual berbagai hal yang berkaitan dengan budaya.

Artifak adalah fakta yang berupa segala sesuatu yang dibuat oleh manusia, terutama yang bersifat fisis (karya seni, produk desain, roti, mesin ketik, pensil, dan lain-lain). Sosiofak adalah fakta sosial yang mewakili segala kegiatan manusia yang memiliki tujuan tertentu, misalnya perkawinan, pesta, upacara, pameran karya-karya seni rupa atau desain, pertunjukan musik, pertunjukan tari, pentas teater, dan lain-lain. Kegiatan sosial adalah beraneka ragam jenisnya yang tentu saja berkaitan erat dengan kontekskonteks politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Hal ini tentu bisa menjadi isu menarik dalam penelitian.

Mentifak adalah fakta mental yang mewakili ide-ide, nilai-nilai, dan kepercayaankepercayaan dari sebuah kebudayaan, misalnya bahasa, agama atau keyakinan, dan hukum atau aturan.

PENELITIAN ETNOGRAFIS
1. Etnografi adalah satu jenis penelitian kualitatif di mana peneliti mengkaji sebuah kelompok budaya utuh dalam sebuah seting natural selama periode waktu yang panjang dengan cara mengoleksi data, terutama data observasional 2. Pendekatan etnografis berasal dari antropologi, tetapi sekarang digunakan dalam penelitian berbagai ilmu yang lain. 3. Pendekatan etnografis berasal dari antropologi, tetapi sekarang digunakan dalam penelitian berbagai ilmu yang lain. 4. Etnografi adalah sebuah deskripsi analitis tentang adeganadegan sosial dan kelompok-kelompok sosial yang menghadirkan kepada pembaca kepercayaan bersama, praktek-praktek, artifak-

Penelitian etnografik memiliki beberapa elemen penting, yakni jangka waktu yang panjang (satu semester, satu tahun, dua tahun), kerja lapangan, dan keterlibatan yang .panjang dengan seting alam.

Dengan demikian pemilihan lokasi penelitian harus disesuaikan dengan dana dan waktu yang dimiliki oleh seorang peneliti.

Dalam bentuknya paling khas, seorang etnografer berpartisipasi, secara terang-terangan atau tidak, dalam kehidupan kelompok budaya tertentu selama waktu tertentu,melihat apa yang terjadi, mendengarkan apa yang dikatakan, dan mengajukan pertanyaan

Etnografi dibagi dua: makro-etnografi dan mikroetnografi. Makro-etnografi meneliti kelompok budaya besar (contoh: budaya Melayu). Mikro-etnografi meneliti kelompok budaya kecil (contoh: komunitas desainer.

Penelitian etnografi adalah sebuah pendekatan yang bersifat emik karena mengikuti sudut pandang orang dalam (insider) atau komunitas budaya yang diteliti. Simbol bereperan penting dalam penelitian etnografi. Seorang etnografer berusaha memahami konotasikonotasi budaya yang berkaitan dengan simbolsimbol.

EMIK DAN ETIK

Pandangan emik adalah dari sudut pandang orang dalam (insider), sedangkan pandangan etik adalah dari sudut pendang orang luar (outsider). Perspektif emik mengambil fokus budaya intrinsik yang memiliki makna tersendiri bagi anggota-anggota sebuah masyarakat tertentu. Pandangan etik mendasarkan diri pada konsep-konsep dan kategori-kategori ekstrinsik yang memiliki makna bagi orang yang melakukan analisis dari luar.

PENELITIAN NETNOGRAFIS

Netnografi memperoleh popularitasnya di bidang riset konsumen sebagai sebuah penelitian etnografik yang dilakukan lewat internet. Netnografi adalah sebuah metode penelitian kualitatif interpretif yang memanfaatkan teknik-teknik penelitian etnografis tradisional dari antropologi, yang melibatkan orang secara langsung, ke dalam kajian budaya-budaya maya (online) dan komunitaskomunitas yang terbentuk melalui komunikasi yang diperantarai oleh komputer. Bagi seorang netnografer ada beragam bentuk komunitas online yang bisa diamati yakni blog, webrings, chat, SMS, ruang-ruang permainan (gamespaces), bidang-bidang buletin (bulletin boards), dan daftar-daftar surat (mailing lists).

Seorang peneliti harus rajin dan aktif menjelajahi forum online melalui mesin pencari informasi seperti Google dan Yahoo! Ada dua jenis data yang bisa digunakan oleh peneliti yakni data yang langsung dikopi dari hasil komunikasi para anggota komunitas online dan data yang ditulis sendiri oleh peneliti. Tidak seperti etnografi, yang menjadikan pribadi seseorang sebagai unit analisis, netnografi menjadikan perilaku atau tindakan sosial sebagai unit analisis.