Anda di halaman 1dari 96

KATA PENGANTAR

atistik Plan
nologi Keh
hutanan T
Tahun 2012 ini meru
upakan pe
enerbitan
Buku Sta
ologi Kehuttanan tahu
un sebelum
mnya yang
g disusun
lanjjutan dari Buku Stattistik Plano
berdasarkan hasil kom
mpilasi datta dari Un
nit Eselon
n II dan Balai Pem
mantapan
wasan Huta
an (BPKH)) Lingkup Direktorat
D
Jenderal Planologi
P
K
Kehutanan.. Adapun
Kaw
acu
uan dalam penyusun
nan buku Statistik
S
ini adalah Peraturan
P
M
Menteri Ke
ehutanan
Nom
mor

P.6/Menhut-II//2008

ta
anggal

11
1

Maret

2008

ttentang

P
Pedoman

Pen
nyelenggarraan Statisttik Kehutan
nan.
Penyusunan buku ini dimakksudkan untuk
u
mem
menuhi keb
butuhan Data
D
dan
Info
ormasi tentang pem
mbangunan
n keplanolo
ogian seka
aligus menyempurnakan data
dan
n informasii sebelumn
nya, yang disajikan dalam
d
benttuk Buku Statistik Planologi
Keh
hutanan Tahun 2012
2.
enyadari bahwa
b
dalam Buku Statistik in
ni masih ba
anyak kekkurangan,
Kami me
mun harap
pan kami semoga Buku Stattistik ini dapat
d
memberikan manfaat
nam
teru
utama bagi yang berkepentinga
an.

Jakarta
a,

Oktob
ber 2013

DIREK
KTUR JEN
NDERAL

Ir. Bambang So
oepijanto
o, MM
NIP.19561215 198203 1 002

DAFTAR ISI
HALAMAN
KATA PENGANTAR ..............................................................................................................
i

DAFTAR ISI .........................................................................................................................

ii

I. PERENCANAAN KAWASAN HUTAN


TABEL I.1
TABEL I.2

PERKEMBANGAN PENYUSUNAN RENCANA KAWASAN HUTAN SAMPAI


DENGAN TAHUN 2012 ...........................................................................
PERKEMBANGAN PERUBAHAN PERUNTUKAN DAN FUNGSI KAWASAN
HUTAN DALAM PROSES REVIEW RTRWP PER DESEMBER 2012 .................

1
2

II. PENGUKUHAN KAWASAN HUTAN


TABEL II.1

TABEL II.2
TABEL II.3
TABEL II.4
TABEL II.5
TABEL II.6
TABEL II.7

LUAS KAWASAN HUTAN DAN KONSERVASI PERAIRAN INDONESIA


BERDASARKAN SK MENTERI KEHUTANAN TENTANG PENUNJUKAN
KAWASAN HUTAN PROVINSI ..................................................................
PERKEMBANGAN PENUNJUKAN KAWASAN HUTAN PARSIAL ......................
PERKEMBANGAN PENATAAN BATAS KAWASAN HUTAN (LUAR DAN
FUNGSI) ...............................................................................................
PERKEMBANGAN PENATAAN BATAS AREAL KERJA IUPHHK-HA .................
PERKEMBANGAN PENATAAN BATAS AREAL KERJA IUPHHK-HT .................
PERKEMBANGAN PENGESAHAN BERITA ACARA TATA BATAS KAWASAN
HUTAN .................................................................................................
PERKEMBANGAN PENETAPAN KAWASAN HUTAN......................................

7
8
9
10
11
12
13

III. PERUBAHAN FUNGSI DAN PERUNTUKAN KAWASAN HUTAN


TABEL III.1
TABEL III.2
TABEL III.3
TABEL III.4

TABEL III.5

TABEL III.6

PERKEMBANGAN PERUBAHAN FUNGSI KAWASAN HUTAN .........................


PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN UNTUK PEMUKIMAN
TRANSMIGRASI (TAHAP PERSETUJUAN PRINSIP) ....................................
PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN UNTUK PEMUKIMAN
TRANSMIGRASI (TAHAP SK PELEPASAN KAWASAN HUTAN)......................
PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN PRODUKSI YANG DAPAT
DIKONVERSI
(HPK)
UNTUK
PERTANIAN/PERKEBUNAN
(TAHAP
PERSETUJUAN PRINSIP) ........................................................................
PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN YANG DAPAT
DIKONVERSI (HPK) UNTUK PERKEBUNAN/PERTANIAN (TAHAP SK
PELEPASAN KAWASAN HUTAN) ..............................................................
PERKEMBANGAN TUKAR MENUKAR KAWASAN HUTAN .............................

14
20
21

22

23
24

IV. PEMBANGUNAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH)


TABEL
TABEL
TABEL
TABEL

IV.1
IV.2
IV.3
IV.4

PERKEMBANGAN PENETAPAN WILAYAH KPH (KPHL DAN KPHP) ................


PENETAPAN WILAYAH KPH MODELSAMPAI DENGAN TAHUN 2012 ............
PENETAPAN WILAYAH KPH KONSERVASI SAMPAI DENGAN TAHUN 2012 ...
PENETAPAN KELEMBAGAAN KPH MODEL SAMPAI DENGAN TAHUN 2012 ...

ii

25
28
31
32

V. PENYIAPAN AREAL PEMANFAATAN KAWASAN HUTAN


TABEL V.1

TABEL V.2

TABEL V.3

TABEL V.4
TABEL V.5
TABEL V.6
TABEL V.7

PERKEMBANGAN PENYIAPAN PETA AREAL KERJA IJIN USAHA


PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYU (IUPHHK) DALAM HUTAN ALAM PADA
HUTAN PRODUKSI .................................................................................
PERKEMBANGAN PENYIAPAN PETA AREAL KERJA IJIN USAHA
PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYU (IUPHHK) HUTAN TANAMAN
INDUSTRI PADA HUTAN PRODUKSI ........................................................
PERKEMBANGAN PENYIAPAN PETA AREAL KERJA IJIN USAHA
PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYU (IUPHHK) RESTORASI EKOSISTEM
PADA HUTAN PRODUKSI ........................................................................
PERKEMBANGAN PENYELESAIAN PETA PENCADANGAN AREAL HUTAN
TANAMAN RAKYAT (HTR).......................................................................
PERKEMBANGAN
PENYELESAIAN
PETA
AREAL
KERJA
HUTAN
KEMASYARAKATAN (HKm) .....................................................................
PERKEMBANGAN PENYELESAIAN PETA AREAL KERJA HUTAN DESA (HD) ...
PENYELESAIAN PETA AREAL KERJA KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN
KHUSUS ...............................................................................................

VI. PENYEDIAAN DATA DAN INFORMASI SUMBER DAYA


TABEL VI.1
TABEL VI.2
TABEL VI.3
TABEL VI.4

36

38

40
42
43
44
45

HUTAN

LUAS PENUTUPAN LAHAN DI DALAM DAN DI LUAR KAWASAN HUTAN PER


PROVINSI TAHUN 2011 (RIBU/HA) .........................................................
ANGKA DEFORESTASI DI DALAM DAN DI LUAR KAWASAN HUTAN
PERIODE 2009-2011 (HA/THN)...............................................................
PETA TEMATIK NON KEHUTANAN TAHUN 2012 .......................................
PERKEMBANGAN PENDOKUMENTASIAN PETA DASAR TAHUN 2012 ...........

46
55
64
66

VII. PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN


TABEL VII.1
TABEL VII.2
TABEL VII.3
TABEL VII.4
TABEL VII.5

IZIN
PINJAM
PAKAI
KAWASAN
HUTAN
UNTUK
KEGIATAN
SURVEY/EKSPLORASI TAMBANG DAN NON TAMBANG ..............................
PERSETUJUAN PRINSIP PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN UNTUK
TAMBANG DAN NON TAMBANG ..............................................................
IZIN PINJAM PAKAI KAWASAN HUTAN UNTUK KEGIATAN OPERASI
PRODUKSI DAN NON TAMBANG .............................................................
PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) PENGGUNAAN KAWASAN
HUTAN (PKH) ........................................................................................
DATA LAHAN KOMPENSASI TERKAIT IZIN PINJAM PAKAI KAWASAN
HUTAN .................................................................................................

70
71
72
73
74

VIII. KEGIATAN PENDUKUNG


TABEL VIII.1
TABEL VIII.2

TABEL VIII.3

TABEL VIII.4

PERKEMBANGAN JUMLAH PNS BERDASARKAN GOLONGAN


LINGKUP
DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN PUSAT DAN DAERAH ...
PERKEMBANGAN JUMLAH PNS BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN
BIDANG STUDI LINGKUP DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI
KEHUTANAN PUSAT DAN DAERAH ..........................................................
PERKEMBANGAN JUMLAH PNS BERDASARKAN NAMA JABATAN
FUNGSIONAL LINGKUP DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN
PUSAT DAN DAERAH .............................................................................
PERKEMBANGAN DIKLAT PENJENJANGAN PNS LINGKUP DIREKTORAT
JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN .......................................................

iii

75

76

78
80

TABEL VIII.5
TABEL VIII.6
TABEL VIII.7

REKAPITULASI PERKEMBANGAN PERATURAN DIREKTORAT JENDERAL


PLANOLOGI KEHUTANAN .......................................................................
REKAPITULASI PERKEMBANGAN ANGGARAN DIREKTORAT JENDERAL
PLANOLOGI KEHUTANAN (Dalam Ribuan Rupiah) ....................................
PERKEMBANGAN REALISASI KEUANGAN DIREKTORAT JENDERAL
PLANOLOGI KEHUTANAN .......................................................................

iv

82
85
88

Peraturan Perencanaan Kehutanan

3.

4.

Sumber: Direktorat Perencanaan Kawasan Hutan

Rencana Kehutanan Tingkat Provinsi (RKTP)

2.

Jawa Tengah
Nusa Tenggara Barat
Jawa Timur
Sistem Perencanaan Kehutanan

2. Pedoman Penyusunan Rencana


Kehutanan Tingkat Provinsi
3. Pedoman Penyusunana Rencana
Kehutanan Tingkat Kabupaten/Kota

4.
5.
6.
1.

1. D.I. Yogyakarta
2. Sumatera Barat
3. Kalimantan Timur

Rencana Kehutanan Tingkat Provinsi (RKTN)


Tahun 2011-2030
1. Rencana Makro Perlindungan dan
Konservasi Sumber Daya Hutan
2. Rencana Makro Pemanfaatan Hutan
3. Rencana Makro Pemantapan Kawasan
Hutan
4. Rencana Makro Penyelenggaraan
Kehutanan Regional Sumatera
5. Rencana Makro Penyelenggaraan
Kehutanan Regional Jawa-Bali-Nusa
Tenggara
6. Rencana Makro Penyelenggaraan
Kehutanan Regional Kalimantan

Jenis Rencana

Rencana Kehutanan Tingkat Nasional


(RKTN)
Rencana Makro Penyelenggaraan Kehutanan

1.

No.

Progres

1. Peraturan Gubernur DIY Nomor 01/KEP/2012


2. Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 92 Tahun 2012
3. Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 19 Tahun
2012
4. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 46 Tahun 2012
5. Proses Penetapan
6. Proses Penetapan
1. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.42/Menhut-II/2010
tanggal 14 September 2010
2. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.1/Menhut-II/2012
tanggal 9 Januari 2012
3. Proses Penetapan

6. Proses Penetapan

5. Proses Penetapan

4. Proses Penetapan

2. Proses Penetapan
3. Proses Penetapan

Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.49/Menhut-II/2011 tanggal


28 Juni 2011
1. Proses Penyempurnaan

Tabel I.1. Perkembangan Penyusunan Rencana Kawasan Hutan sampai dengan Tahun 2012

SUMATERA UTARA

5 JAMBI

RIAU

3 SUMATERA BARAT

NANGGROE ACEH
DARUSSALAM

PROVINSI

No

18.462
64.655
4.517
91.903
179.537
50.783
104.210
141.270
296.263
4.852
86.339
23.606
97.062
4.330
216.189
3.313
16.864
599.417
295.593
173.861
1.089.048
63.411
8.834
72.245

HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH

461.527
319.449
447.156
36.302
1.269.284
7.560
97.563
25.709
50.204
30.350
211.386
25.904
31.980
543.124
327.672
2.616.003
3.544.683
1.582
303
5.010
100.152
107.047

3.331
67.516
5.496
53.095
129.438
4.850

52.398
10.908
10.908

10.857
2.291
21.577
704
35.429
882
3.650
6.098
1.045
1.869
13.544
5.521
14.324
9.011
23.542

3.568
18.224
5.743
1.137
2.603
31.275

87.456
21.441
33.621
4.595
147.113
pm
pm
pm
pm
pm
pm
271
1.323
18.935
20.529

pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm
pm

1.070
50.887
21.293
36.230
16.806
126.286
pm
pm
pm
pm
pm
pm
167
13.545
13.712

pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm
pm

sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.

Kajian Tim Terpadu telah selesai dan

Sedang proses pengkajian Tim Terpadu.

10

KETERANGAN

- Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan


3.412 sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
6.098 SK.304/Menhut-II/2011, tanggal 9-6-2011
253 dan SK.141/Menhut-II/2012, tanggal
143 15/03/2011
9.906
pm
Kajian Tim Terpadu telah selesai dan
pm
sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.
pm
pm
pm
pm
- Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan
- sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
- SK.727/Menhut-II/2012, tanggal 10-12-2012
-

pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm
pm

LUAS USULAN PERUBAHAN


PERSETUJUAN PERUBAHAN
KAWASAN HUTAN (Ha)
KAWASAN HUTAN (Ha)
PERUBAHAN
PERUBAHAN
PENUNJUKAN PERUBAHAN PERUBAHAN
PENUNJUKAN
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU

KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA

FUNGSI
KAWASAN

TABEL I.2. PERKEMBANGAN PERUBAHAN PERUNTUKAN DAN FUNGSI KAWASAN HUTAN DALAM PROSES REVIEW RTRWP PER DESEMBER 2012

LAMPUNG

KEP. BANGKA BELITUNG

16 BANTEN

15 JAWA TIMUR

14 DI. YOGYAKARTA

13 JAWA TENGAH

12 JAWA BARAT

11 DKI JAKARTA

10 KEP.RIAU

BENGKULU

KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH

KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH

KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH

SUMATERA SELATAN

PROVINSI

No

FUNGSI
KAWASAN
4

13.217
13.112
58.376
18.130
102.835
-

22.277
25.653
9.432
88.987
275.098
421.447

420
36.210
100.180
136.810
12.943
36.317
114.252
6.461
362.981
532.954
-

7.154
8.589
15.743
3.120
13.197
11.374
163
30.869
58.723
-

3.683
18.082
1.897
5.796
29.458
-

2.818
58.987

607
55.562

190
2.529
8.159
10.878
pm
pm
pm
pm
pm
pm
-

5.358
4.226
17.819
31.013
-

101
1.985
1.225
3.210
3
2.085
282
2.370
-

3.610

6.207
2.224
1.493
36.054
1.485
47.463
101

pm
pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm

19.131
19.131

399
1.453
340
2.192
-

- sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.


- SK.643/Menhut-II/2011, tanggal 10-11-2012
101
Tidak ada usulan perubahan

101 Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan

Kajian Tim Terpadu telah selesai dan


sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.

10

KETERANGAN

Tidak ada usulan perubahan

Tidak ada usulan perubahan

Tidak ada usulan perubahan

Tidak ada usulan perubahan

Tidak ada usulan perubahan

- Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan


1.985 sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
- SK.798/Menhut-II/2012, tanggal 27-12-2012
1.225
3.210
pm
Kajian Tim Terpadu telah selesai dan
pm
sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.
pm
pm
pm
pm
Tidak ada usulan perubahan

pm
pm
pm
pm
pm
pm

LUAS USULAN PERUBAHAN


PERSETUJUAN PERUBAHAN
KAWASAN HUTAN (Ha)
KAWASAN HUTAN (Ha)
PERUBAHAN
PERUBAHAN
PENUNJUKAN PERUBAHAN PERUBAHAN
PENUNJUKAN
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU

24 SULAWESI UTARA

23 KALIMANTAN TIMUR

22 KALIMANTAN SELATAN

21 KALIMANTAN TENGAH

127.752
625.326
793
6.457
-

HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP

1.689.617
25
2.534.518
12.421
15.278
16.545
3.821

221.971
220.648
637.048
1.064.863
211.200
2.355.730
38.857
5.426
124.183
840.773
1.903.073
2.912.312
1.371
52.711
51.307
174.715
212
280.316
176.708
85.973
582.195

55.631
198.125
235.863
126.769
111.339
727.727
148.512
180.947
636.399
2.401.681
533.117
3.900.656
29.092
17.249
8.169
133.764
82.018
270.292
14.796
482.778

KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT

20 KALIMANTAN BARAT

19 NUSA TENGGARA TIMUR

18 NUSA TENGGARA BARAT

PROVINSI

pm
pm
pm
pm
pm
pm

172.830
1.423
1.166
-

pm
pm
pm
pm
pm
pm
48.412
33.116
86.977
402.043
119.118
689.666

1.240
6.795
28.168
64.238
100.441
pm
pm
pm
pm

13.761
77.186
51.985
87.434
5.768
236.134
15.169
50.472
17.933
40.234
820.907
944.715
6.556
18.247
1.312
14.844
7.092
48.051
14.006
21.705
15.760
121.359

pm
pm
pm
pm
pm
pm

101.157
333.261
734.238
1.168.656
8.749
563
31
14.227
35.933
59.503
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm

Kajian Tim Terpadu telah selesai dan


sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.

Tidak ada usulan perubahan

Tidak ada usulan perubahan

Tidak ada usulan perubahan

10

KETERANGAN

pm
pm
pm
pm
pm
pm

Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan


sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
SK.434/Menhut-II/2013, tanggal 17-6-2013

13.601 Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan


9.968 sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
3.179 SK.292/Menhut-II/2011, tanggal 31-5-2011
2.720
204
29.672
6.556 Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan
15.701 sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
1.280 SK.432/Menhut-II/2009, tanggal 22-7-2009
11.053
34.590
pm
Kajian Tim Terpadu telah selesai dan
pm
sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm

LUAS USULAN PERUBAHAN


PERSETUJUAN PERUBAHAN
KAWASAN HUTAN (Ha)
KAWASAN HUTAN (Ha)
PERUBAHAN
PERUBAHAN
PENUNJUKAN PERUBAHAN PERUBAHAN
PENUNJUKAN
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU

17 BALI

No

FUNGSI
KAWASAN

30 MALUKU

29 SULAWESI BARAT

23 GORONTALO

27 SULAWESI TENGGARA

26 SULAWESI SELATAN

25 SULAWESI TENGAH

PROVINSI

No

28.823
187.128
23.706
61.714
3.553
304.924
17.031
8.353
55.850
14.161
95.395
214.184
80.446
294.630
3.484
30.670
204.600
31.283
16.352

142.444
361.518
248.737
218.264
1.030.452
-

HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH

KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK

7.250
59.489

5.550
22.428
4.535
3.319
35.832
825
44.126
44.566
48.258
31.085
168.860
17.256
75.645
117.452
50.932
1.230.827

8.334
30.236
29.427
154.376
87.792
310.165

200.128
302.334
197.972
208.701
982.822
-

73.687

526
48.591

37
1.550
2.316
2.048
5.951
6.125
987
578

1.003
120
80
1.203
-

2.589
-

8.061
52.660
15.773
34.078
4.539
115.111
15.024
28.603
8.265
3.661
55.553
214.184
37.416
251.600
pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm

13.059
52.287
44.759
110.105
167
5.095
13.779
2.055
1.509
22.605
11.671
28.618
23.972
64.261
pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm

Tidak ada usulan perubahan

sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.

Kajian Tim Terpadu telah selesai dan

10

KETERANGAN

- Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan


- sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
- SK.465/Menhut-II/2011, tanggal 9-8-2011
- Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan
- sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
1.055 SK.324/Menhut-II/2010, tanggal 25-5-2010
1.194
1.538
3.787
- Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan
- sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
- SK.726/Menhut-II/2012, tanggal 10-12-2012
pm
Kajian Tim Terpadu telah selesai dan
pm
sedang finalisasi di Kementerian Kehutanan.
pm
pm
pm

pm
pm
pm
pm
pm

pm
pm
pm

LUAS USULAN PERUBAHAN


PERSETUJUAN PERUBAHAN
KAWASAN HUTAN (Ha)
KAWASAN HUTAN (Ha)
PERUBAHAN
PERUBAHAN
PENUNJUKAN PERUBAHAN PERUBAHAN
PENUNJUKAN
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU

HPK
JUMLAH
KSA/KPA

FUNGSI
KAWASAN

HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH

JUMLAH
KSA/KPA
HL
HPT
HP
HPK
JUMLAH
KSA/KPA
HL

Keterangan: pm = pro memory

Sumber: Direktorat Perencanaan Kawasan Hutan

33 PAPUA BARAT

32 PAPUA

31 MALUT

PROVINSI

No

FUNGSI
KAWASAN
4

1.492.112
1.656
56.260
77.108
136.148
679.563
950.735
133.814
269.758
80.581
126.766
667.704
1.278.623
54.642
73.014
56.684
79.347
350.240
613.927

286.389
28.650
180.734
92.591
40.640
42.156
384.771
8.108
405.429
156.662
3.570.941
2.058.356
6.199.496
121.101
79.915
76.750
34.808
91.681
404.255

14.307
4.482
48.160
4
2.205
3.572
5.781

444
6.017
10.065
1.122
7.071
24.719
521
10.661
18.189
3.404.532
1.803.244
5.736.830
pm
pm
pm
pm
pm
pm

29.001
22.994
9.585
30.642
92.222
763
395.176
133.115

pm

50.426
232.297
376.385
pm
pm
pm
pm
pm
pm

1.662
8.599
15.648
247.452
273.361
9.662
44.532
39.468

pm

pm
pm
pm
pm
pm
pm

pm

10

KETERANGAN

14.307
4.406
45.258
Sedang proses pengkajian Tim Terpadu.

- Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan


2.892 sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
710 SK.490/Menhut-II/2012 tanggal 5-9-2012
1.479
5.081
521 Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan
7.742 sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No.
18.282 SK.458/Menhut-II/2012 tanggal 15-8-2012

LUAS USULAN PERUBAHAN


PERSETUJUAN PERUBAHAN
KAWASAN HUTAN (Ha)
KAWASAN HUTAN (Ha)
PERUBAHAN
PERUBAHAN
PENUNJUKAN PERUBAHAN PERUBAHAN
PENUNJUKAN
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU
FUNGSI
PERUNTUKAN
BARU

JUMLAH

170/Kpts-II/2000
170/Kpts II/2000
44/Menhut-II/2005
141/Menhut-II/2012
173/Kpts-II/1986
727/Menhut-II/2012
784/Menhut-II/2012
76/Kpts-II/2001
798/Menhut-II/2012
256/Kpts-II/2000
220/Kpts-II/2000
195/Kpts-II/2003
419/Kpts-II/1999
359/Menhut-II/04
171/Kpts-II/2000
395/Menhut-II/2011
433/Kpts-II/1999
598/Menhut-II/2009
423/Kpts-II/1999
259/Kpts-II/2000
529/Menhut-II/2012
79/Kpts-II/2001
435/Menhut-II/2009
452/Kpts-II/1999
325/Menhut-II/2010
757/Kpts-II/1999
465/Menhut-II/2011
434/Menhut-II/2009
726/Menhut-II/2012
415/Kpts-II/1999
490/Menhut-II/2012
782/Menhut-II/2012
891/Kpts-II/1999

NOMOR

14 Oktober 1999

27 Desember 2012
15 Maret 2001
27 Desember 2012
23 Agustus 2000
02 Agustus 2000
04 Juli 2003
15 Juni 1999
01 Oktober 2004
29 Juni 2000
21 Juli 2011
15 Juni 1999
02 Oktober 2009
15 Juni 1999
23 Agustus 2000
25 September 2012
15 Maret 2001
23 Juli 2009
17 Juni 1999
25 Mei 2010
23 September
S t b 1999
09 Agustus 2011
23 Juli 2009
10 Desember 2012
15 Juni 1999
05 September 2012
27 Desember 2012

29 Juni 2000
16 Februari 2005
15 Maret 2012
06 Juni 1986
10 Desember 2012

6) Perhitungan ulang secara digital setelah dikurangi Prov. Maluku Utara

5) Perhitungan ulang secara digital setelah dikurangi Prov. Papua

4) Perhitungan ulang secara digital setelah dikurangi Prov. Gorontalo

3) Perhitungan ulang secara digital setelah dikurangi Prov Jawa Barat

2) Belum ada SK Penunjukan dan data masih bergabung dengan Provinsi Induk.

1) Belum ada SK Penunjukan dan data masih berdasarkan TGHK.

Catatan :

SK Kawasan Hutan baru

SK Perubahan Fungsi dan Peruntukan Kawasan Hutan

belum melakukan review tataruang

Keterangan :

TANGGAL

Sumber: Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

N.
N Aceh Darussalam
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Bengkulu
Sumatera Selatan
Kep.
p Bangka
g Belitungg
Lampung
DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
D.I Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
NTB
NTT
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

PROPINSI

NO

SURAT KEPUTUSAN

5 198 975 31
5.198.975,31

934.666,28

214.100,00
214 100 00
37.164
0,00
54.498,03
0,00
,
108.000,00
51.467,000
110.117,00
3.506
3.415,00
11.121
122.350,00
187.885,00
22.542
500,00
89.065,00
0,00
1.504.160,00
606.804,00
118.598,00
0,00
1.019.017,00

Konservasi
Perairan

27 452 722 11
27.452.722,11

1.066.733,00
1 066 733 00
477.070,00
806.880,00
451.240,00
686.095,00
462.965,00
783.858,05
35.454,00
,
462.030,00
108.272,34
132.180,00
164.458,00
126.530,00
910,34
233.632,00
26.293,59
179.165,00
350.330,00
1.645.580,00
1.630.828,00
2.165.198,00
213.285,00
334.314,00
196.653,00
676.248,00
1.787.084,00
851.267,00
214.184,00
534.197,01
218.557,48
7.755.284,00
2.675.946

JUMLAH

30 097 137 97
30.097.137,97

1.651.805,22

1.844.500,00
1 844 500 00
1.297.330,00
792.114,00
397.150,00
179.926,00
250.750,00
591.527,20
185.531,00
,
317.615,00
44,76
291.306,00
12.359,000
84.430,00
2.057,90
344.742,00
95.766,06
430.485,00
731.220,00
2.307.045,00
1.346.066,00
2.751.702,00
526.425,00
180.833,00
204.608
1.489.923,00
1.081.489,00
1.232.683,00
452.387
624.059,54
583.975,28
7.815.283,00

HL

27 874 870 30
27.874.870,30

1.849.240,65

37.300,00
37 300 00
879.270,00
233.157,00
1.971.553,00
261.453,00
173.280,00
236.848,80
0,00
,
33.358,00
190.152,00
49.439,000
183.930,00
6.719,26
286.700
197.250,00
2.445.985,00
3.317.461,00
4.612.965,00
126.660
217.997,00
251.097
1.476.316,00
466.854,00
494.846,00
336.061
910.544,94
667.192,66
5.961.240,00

HPT

10.080.768,00

54.290.011,91

99.387.696,03

SKKawasanHutanbaru

SKPerubahanFungsidan
PeruntukanKawasanHutan

belummelakukanreview
tataruang

LuasKawasanHutandanKawasan
KonservasiPerairandi33Provinsi

22 253 746 80
22.253.746,80

1.741.280,02

852.633,00
852 633 00
477.070,00
769.716,00
451.240,00
686.095,00
462.965,00
729.360,02
35.454,00
,
462.030,00
272,34
132.180,00
112.991,000
16.413,00
910,34
230.126,00
22.878,59
168.044,00
227.980,00
1.457.695,00
1.608.286,00
2.164.698,00
213.285,00
245.249,00
196.653
676.248,00
282.924,00
244.463,00
214.184
415.599,01
218.557,48
6.736.267,00

Konservasi Darat

KAWASAN KONSERVASI

LUAS KAWASAN HUTAN DAN PERAIRAN (Ha)

30 180 485 69
30.180.485,69

1.844.036,20

601.280,00
601 280 00
1.035.690,00
360.382,00
1.866.132,00
968.889,00
25.873,00
1.686.315,04
432.884,00
,
191.732,00
158,35
202.965,00
26.998,000
362.360,00
13.851,28
782.772,00
1.907,10
150.609,00
428.360,00
2.265.800,00
3.881.817,00
5.121.688,00
762.188,00
66.507,00
89.879
500.589,00
401.581,00
124.024,00
77.346
684.261,39
482.284,33
4.739.327,00

10

HP

17 818 905 25
17.818.905,25

2.291.492,97

14.928,00
82.431
251.856,00
93.571,00
22.976,00
27.080
1.645.211,60
567.614,16
4.116.365,00

101.830,00
514.350,00
2.543.535,00
151.424

0,00
0 00
52.760,00
188.257,00
4.770.085,00
11.416
11.763,00
359.266,52
693,00
,
-

11

HPK

128 225 146 02


128.225.146,02

3.335.713,00
3 335 713 00
3.742.120,00
2.343.626,00
9.456.160,00
0,00
2.107.779,00
924.631,00
3.603.317,58
654.562,00
,
1.004.735,00
475,45
816.603,00
201.787,00
647.133,00
16.819,52
1.357.640,00
127.271,01
1.035.838,00
1.686.640,00
8.990.875,00
12.697.165,00
14.651.053,00
1.779.982,00
725.514,00
824.668,00
4.394.932,00
2.326.419,00
2.118.992,00
1.107.058,00
4.279.676,49
2.519.623,91
29.368.482,00
9.377.855,06

12

133 424 121 33


133.424.121,33

3.549.813,00
3 549 813 00
3.742.120,00
2.380.790,00
9.456.160,00
2.107.779,00
924.631,00
3.657.815,61
654.562,00
,
1.004.735,00
108.475,45
816.603,00
253.254,00
757.250,00
16.819,52
1.361.146,00
130.686,01
1.046.959,00
1.808.990,00
9.178.760,00
12.719.707,00
14.651.553,00
1.779.982,00
814.579,00
824.668,00
4.394.932,00
3.830.579,00
2.725.796,00
1.107.058,00
4.398.274,49
2.519.623,91
30.387.499,00
10.312.521,34

13

JUMLAH KAW.
JUMLAH KAW. HUTAN
HUTAN + PERAIRAN
(6+8+9+10+11)
(5+12)

60 976 819 38
60.976.819,38

2.374.503,20
2 374 503 20
3.500.486,90
1.886.104,00
0,00
0,00
2.775.078,00
1.080.502,00
5.064.762,02
978.910,00
,
2.379.725,00
65.436,95
2.943.731,20
745.544,20
2.851.452,40
306.608,68
3.442.429,00
443.747,39
979.216,20
3.081.944,20
5.708.200,90
2.602.835,00
5.053.706,10
1.922.179,80
726.903,50
379.059,50
1.698.679,53
1.324.132,00
2.445.470,20
578.040,00
356.944,51
636.800,36
2.162.014,30
481.672,34

APL

189 205 721 30


189.205.721,30

5.710.216,200
5 710 216 200
7.242.606,900
4.229.730,00
9.456.160,000 1)
2)
4.882.857,000
2.005.133,00
8.668.079,600
1.633.472,000
,
3.384.460,000
65.912,400
3.760.334,200
947.331,200 3)
3.498.585,400
323.428,200
4.800.069,00
571.018,400
2.015.054,200
4.768.584,200
14.699.075,900
15.300.000,00
19.704.759,100
3.702.161,800
1.452.417,500 4)
1.203.727,500
6.093.611,530
3.650.551,00
4.564.462,200
1.688.853,900
4.636.621,000 6)
3.156.424,270
31.530.496,30
9.859.527,400 5)

LUAS PROVINSI

14

KET.

TABEL II.1. LUAS KAWASAN HUTAN DAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN INDONESIA BERDASARKAN SK MENTERI KEHUTANAN TENTANG PENUNJUKAN KAWASAN HUTAN PROVINSI

5.000

10.000

NO

TAHUN2008

TAHUN2009

11.110,29

TAHUN2010

249,28

TAHUN2011

1.899,62

Perkembangan Penunjukan
Kawasan Hutan Parsial (Luas)

PROVINSI

TAHUN2012

85,88

S/D TAHUN 2007


TAHUN 2008
UNIT
LUAS (Ha)
UNIT
LUAS (Ha)
1 Nanggroe Aceh Darussalam
1
80,00
0
2 Sumatera Utara
2
139,00
0
3 Sumatera Barat
0
0
0
4 Riau
0
0
0
5 Jambi
0
0
0
6 Sumatera Selatan
3
8.199,00
0
7 Bengkulu
1
155,00
0
8 Lampung
0
0
0
9 Kep. Bangka Belitung
0
0
0
10 Kepulauan Riau
0
0
0
11 DKI Jakarta
0
0
0
12 Jawa Barat
7
778,00
0
13 Jawa Tengah
4
2,09
0
14 D.I. Yogyakarta
1
103,00
0
15 Jawa Timur
2
45,00
0
16 Banten
1
3,00
0
17 Bali
1
155,00
0
18 Nusa Tenggara Barat
2
532,00
0
19 Nusa Tenggara Timur
1
509,00
0
20 Kalimantan Barat
0
0
0
21 Kalimantan Tengah
2
5.630,10
0
22 Kalimantan Selatan
2
2.455,00
0
23 Kalimantan Timur
3
26.736,00
0
24 Sulawesi Utara
0
0
0
25 Sulawesi Tengah
0
0
0
26 Sulawesi Selatan
2
1.800,00
0
27 Sulawesi Tenggara
0
0
0
28 Gorontalo
0
0
0
29 Sulawesi Barat
0
0
0
30 Maluku
0
0
0
31 Maluku Utara
0
0
0
32 Papua
0
0
0
33 Papua Barat
0
0
0
JUMLAH
35
47.321,19
0
Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, Tenurial Kawasan Hutan
Keterangan :
0 : Nihil/Tidak ada kegiatan

10

15

20

25

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TABEL II.2. PERKEMBANGAN PENUNJUKAN KAWASAN HUTAN PARSIAL

TAHUN2008

UNIT

TAHUN2009

22

TAHUN2010

TAHUN2011

TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
3
79,47
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
6,41
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
4
85,88

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)
2
6.726,00
3
416,00
0
0
1
2.183,00
0
0
3
8.199,00
1
155,00
1
80,10
0
0
1
850,50
0
0
26
3.818,01
6
151,37
1
103,00
8
145,75
2
15,01
1
155,00
2
532,00
2
515,41
0
0
2
5.630,10
2
2.455,00
3
26.736,00
0
0
0
0
2
1.800,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
69
60.666,26

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dapat disimpulkan (penjelasan) penunjukan kawasan hutan
secara parsial bersifat fluktuatif dari tahun ke tahun, karena bergantung pada pihak ketiga
yang melakukan prosedur tukar-menukar kawasan hutan (TMKH).

TAHUN 2011
UNIT
LUAS (Ha)
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
3
1.835,18
0
0
0
0
2
64,44
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5
1.899,62

TAHUN2012

TAHUN 2010
LUAS (Ha)
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
80,10
0
0
0
0
0
0
1
26,58
1
142,60
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
3
249,28

Perkembangan Penunjukan
Kawasan Hutan Parsial (Unit)

TAHUN 2009
LUAS (Ha)
1
6.646,00
1
277,00
0
0
1
2.183,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
850,50
0
0
12
1.098,79
1
6,68
0
0
4
36,31
1
12,01
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
22
11.110,29

UNIT

2,84

44,00

19.422,14

19.010,31

142,00

19.031,45

11 DKI Jakarta

12 Jawa Barat

13 Jawa Tengah

Kep. Bangka Belitung

6.620,47

2.453,60

1.434,40

7.961,00

6.846,04

4.759,53

341,99

3.738,10

3.119,88

6.422,42

4.421,84

7.548,80

3.189,50

2.521,20

10.165,81

2.011,84

4.475,96

9.659,77

5.572,53

6.581,67

10.793,67

19 Nusa Tenggara Timur

20 Kalimantan Barat

21 Kalimantan Tengah

22 Kalimantan Selatan

23 Kalimantan Timur

24 Sulawesi Utara

25 Sulawesi Tengah

26 Sulawesi Selatan

27 Sulawesi Tenggara

28 Gorontalo *)

29 Sulawesi Barat *)

167.054,69

52.034,62

219.089,31

17.216,09

9.701,55

9.310,63

10.001,76

9.235,49

8.857,88

18.126,81

3.955,60

5.643,10

14.169,27

4.421,84

5.662,63

1.850,12

19.031,45

142,00

19.010,31

19.424,98

44,00

3.967,17

1.977,19

4.877,84

4.311,84

9.879,30

4.476,47

8.265,39

5.528,60

JUMLAH

Penataan batas meningkat dari tahun ke tahun, karena penetapan target tata batas
sepanjang 63.000 km pada Renstra Ditjen Planologi 2010 - 2014.

Penjelasan Grafik:

- 0 : Nihil/Tidak ada kegiatan

- *) Masih bergabung dengan provinsi induk


- **) Ada perubahan data (Koreksi data)

- Tata Batas Tahun 2011 berdasarkan hasil tata batas di lapangan

- Tata Batas Tahun 2010 berdasarkan dokumen BATB yang diterima

Keterangan :

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

JUMLAH

33 Papua Barat *)

32 Papua

31 Maluku Utara*)

30 Maluku

856,16

4.806,47

18 Nusa Tenggara Barat

240,12

1.610,00

16 Banten

17 Bali

15 Jawa Timur

14 D.I. Yogyakarta

10 Kepulauan Riau

1.044,58

2.922,59

Lampung

479,72

1.497,47

Bengkulu

490,62

4.387,22

Sumatera Selatan

745,36

1.178,48

Jambi

3.566,48

Riau

8.700,82

Sumatera Barat

1.350,35

Sumatera Utara

3.126,12

Nanggroe Aceh Darussalam

851,29

BF

7.414,10

BL

S/D TAHUN 2007

1.097,67

PROVINSI

4.430,93

NO

43,42

21,20

46,63

0,51

69,34

181,10

43,42

21,20

46,63

0,51

69,34

JUMLAH

0,47

977,59

629,99

216,92

0,47

129,74

BL

239,47

37,97

201,50

BF
0

1.217,06

667,96

418,42

0,47

129,74

0,47

JUMLAH

546,99

0,00

2.000,00

4.000,00

6.000,00

TAHUN2008

TAHUN2009

TAHUN2010

546,99
TAHUN2011

2.670,07

5.223,08

836,94

102,72

308,61

93,91

0,54

63,82

20,26

8,10

45,38

84,00

59,60

50,00

2.670,07

184,97

368,79

44,74

167,65

58,83

190,73

326,14

183,51

326,70

109,86

146,09

46,91

97,70

81,93

18,04

56,26

100,31

26,51

125,10

9,30

BL

TAHUN2012

2.478,77

258,04

73,73

183,81

517,68

196,78

63,35

157,20

110,48

82,73

161,88

13,30

43,56

25,01

3,02

10,13

220,24

30,16

169,08

158,59

BF

2.000

4.000

6.000

5.148,84

443,01

368,79

118,47

351,46

576,51

387,51

326,14

63,35

340,71

437,18

82,73

271,74

159,39

90,47

97,70

81,93

43,05

59,28

100,31

36,64

345,34

30,16

169,08

167,89

JUMLAH

1,20

0,93

5.223,08

527,52

307,20

20,12

146,30

651,80

57,00

361,60

579,00

294,53

1.434,00

253,6

246,38

152,53

11,85

14,30

14,53

124,94

23,75

BL
0

8.548,55

535,82

2.303,25

198,33

9,90

389,05

289,20

1.115,00

128,70

494,00

575,54

1.492,00

810,80

0,00

3,02

29,65

59,60

114,69

BF

TAHUN 2012

13.771,63

1.063,34

2.610,45

218,45

156,20

0,00

1.040,85

289,20

1.172,00

490,30

1.073,00

870,07

2.926,00

0,00

1.064,40

246,38

152,53

12

14

14,53

127,96

23,75

0,00

1,20

29,65

59,60

115,62

JUMLAH

TAHUN2008

TAHUN2009

239,47

TAHUN2010

289,95
TAHUN2011

TAHUN2012

240.244,88

240.244,88

1.506,35

20.195,33

439,64

11.185,78

0,00

1.617,36

10.018,25

11.604,69

10.145,84

9.994,77

19.401,41

7.339,04

5.725,83

15.534,71

4.874,24

5.662,63

1.850,12

90,47

19.281,68

153,85

19.024,61

19.567,29

44,00

43,05

271,24

4.220,97

2.014,34

5.224,38

4.371,65

10.167,58

4.476,47

8.668,71

5.528,60

JUMLAH

8.548,55

63.591,36

63.591,36

793,86

8.725,67

344,49

3.568,94

0,00

906,73

4.228,80

1.653,77

4.888,23

7.403,53

8.693,74

3.036,88

2.536,33

7.593,15

13,30

856,16

240,12

43,56

0,00

0,00

0,00

2,84

0,00

25,01

6,04

1.044,58

489,85

710,86

805,17

1.407,16

1.350,35

1.124,57

1.097,67

BF

S/D TAHUN 2012

2.478,77

70,29

176.653,52

176.653,52

712,49

11.469,66

95,15

7.616,84

0,00

710,63

5.789,45

9.950,92

5.257,61

2.591,24

10.707,67

4.302,16

3.189,50

7.941,56

4.860,94

4.806,47

1.610,00

46,91

19.281,68

153,85

19.024,61

19.564,45

44,00

18,04

265,20

3.176,39

1.524,49

4.513,52

3.566,48

8.760,42

3.126,12

7.544,14

4.430,93

BL

Perkembangan Penataan Batas Kawasan Hutan


(Batas Fungsi (KM))

TAHUN 2011

8.000

289,95

72,43

217,38

0,14

JUMLAH

8.000,00

181,10

30,29

91,23

93,91

0,40

63,82

20,26

8,10

45,38

84,00

59,60

BF

TAHUN 2010

10.000

977,59

0
50,00

BL

REALISASI (KM)

Perkembangan Penataan Batas Kawasan Hutan


(Batas Luar (KM))

BF

TAHUN 2009

10.000,00

181,10

BL

TAHUN 2008

TABEL II.3. PERKEMBANGAN PENATAAN BATAS KAWASAN HUTAN (LUAR DAN FUNGSI)

13.723,93

Lampung

Kep. Bangka Belitung *)

Kepulauan Riau *)

DKI Jakarta

Jawa Barat

Jawa Tengah

D.I. Yogyakarta

Jawa Timur

Banten *)

Bali

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Selatan

Kalimantan Timur

Sulawesi Utara

Sulawesi Tengah

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tenggara

Gorontalo *)

Sulawesi Barat

Maluku

Maluku Utara *)

Papua

Papua Barat *)

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

82.728,73

11.058,30

7.275,38

920,05

1.188,61

3.852,04

1.531,72

12.920,17

1.559,10

457,78

: Nihil/Tidak ada kegiatan

TAHUN 2009

tergantung pada IUPHHK-HA yang diterbitkan oleh Menteri Kehutanan.

Berdasarkan grafik di samping dijelaskan penataan batas areal kerja IUPHHK-HA bersifat fluktuatif dari tahun ke tahun,

Penjelasan Grafik:

*) Masih bergabung dengan provinsi induk

Keterangan :

52,35

356,98

TAHUN 2008

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

JUMLAH

,
8.637,75

Bengkulu

3.161,87

2.554,95

Jambi

Sumatera Selatan

7.648,64

1.594,74

1.867,40

2.366,97

S/D TAHUN 2007

Sumatera Barat

Riau

Sumatera Utara

Nanggroe Aceh Darussalam

PROVINSI

NO

TABEL II.4. PERKEMBANGAN PENATAAN BATAS AREAL KERJA IUPHHK-HA

1.007,88

215,64

266,38

421,86

104,00

200

400

600

800

1.000

TAHUN 2010

TAHUN 2011

352,35

246,47

105,88

TAHUN 2012

114,49

114,49

TAHUN 2008

0
TAHUN 2009

1.007,88

TAHUN 2010

204,95

TAHUN 2011

352,35

TAHUN 2012

114,49

84.408,40

114,49

11.273,94

246,47

7.275,38

920,05

1.188,61

3.852,04

1.531,72

13.334,37

1.559,10

14.202,92

,
8.637,75

457,78

52,35

356,98

2.554,95

3.161,87

7.648,64

1.698,74

1.973,28

2.366,97

S/D TAHUN 2012

Perkembangan Penataan Batas Areal Kerja


IUPHHK-HA (Realisasi (Km))

204,95

147,82

57,13

REALISASI (KM)

10

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa
N
Tenggara
T
Timur
Ti
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo *)
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara *)
Papua
Papua Barat *)
JUMLAH

PROVINSI

S/D TAHUN 2007


1.066,00
811,25
1.916,42
206,05
756,10
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
417,36
246,92
2.493,54
0
0
0
0
0
0
162,00
0
0
0
8.076

: Nihil/Tidak ada kegiatan

TAHUN 2008
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

tergantung pada IUPHHK-HA yang diterbitkan oleh Menteri Kehutanan.

Berdasarkan grafik di samping dijelaskan penataan batas areal kerja IUPHHK-HT bersifat fluktuatif dari tahun ke tahun,

Penjelasan Grafik:

*) Masih bergabung dengan provinsi induk

Keterangan :

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

NO

500

1.000

1.500

2.000

2.500

TAHUN 2009

TABEL II.5. PERKEMBANGAN PENATAAN BATAS AREAL KERJA IUPHHK-HT

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
219,63
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
219,63

0
571,95
83,13
666,56
0
882,49
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2.204,13

TAHUN 2011

TAHUN 2009

TAHUN 2010

219,63

TAHUN 2011

2.204,13

TAHUN 2012

0
350,20
0
594,91
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
24,34
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
969,45

TAHUN 2012

969,45

Perkembangan Penataan Batas Areal Kerja


IUPHHK-HT (Realisasi (Km))

TAHUN 2008

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

REALISASI (KM)
TAHUN 2010
S/D TAHUN 2012
1.066,00
1.733,40
1.999,55
1.467,52
756,10
882,49
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
24,339
0
0
417,36
466,55
2.493,54
0
0
0
0
0
0
162,00
0
0
0
11.468,85

11

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo *)
Sulawesi Barat *)
Maluku
Maluku Utara *)
Papua
Papua Barat *)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

2195

146.065,44

S/D TAHUN 2007


BA
KM
66
5.717,32
45
4.384,00
71
4.438,57
112
10.929,08
53
5.191,24
121
6.580,41
102
2.270,38
46
4.035,83
0
0
0
0
7
0
115
411,24
50
50,38
5
0
27
407,63
0
0
39
1.616,40
97
5.337,11
96
7 096 46
7.096,46
219
13.055,00
42
3.592,41
53
3.305,82
195
14.410,12
57
6.694,67
109
9.226,22
113
9.333,79
89
7.551,99
0
0
0
0
113
6.945,06
0
0
153
13.484,30
0
0

: Nihil/Tidak ada kegiatan

42,08

dalam penyelesaian BATB parsial.

berita acara penataan batas parsial yang dapat disahkan akibat kendala teknis maupun yuridis

Berdasarkan grafik di samping dijelaskan terdapat kesenjangan antara hasil tata batas dengan

Penjelasan Grafik:

*) Masih bergabung dengan provinsi induk

Keterangan

TAHUN 2008
BA
KM
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
8,26
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1 33,82
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

JUMLAH

PROVINSI

NO

121

50

100

150

200

5.217,02

TAHUN 2009
KM
0
0
9
236,09
23
200,07
5
202,68
0
0
9
14,91
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5
122 91
122,91
2
60,39
2
40,00
0
0
11
325,70
3
42,40
29
1.576,08
6
260,21
9
1.038,56
0
0
0
0
0
0
0
0
2
51,70
6
1.045,32

BA

7.318,46

111

2.755,84

TAHUN 2011
BA
KM
0
0
8
84,45
3
43,80
0
0
14
92,65
6
12,00
11
122,16
4
75,00
25
423,16
5
4,28
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
43,74
0
0
0
0
3
148,46
0
0
0
0
2
28,44
0
0
0
0
0
0
11
983,69
4
149,38
11
297,11
2
247,52
80

1.538,46

TAHUN 2012
BA
KM
0
0
15
65,21
0
0
0
0
6
29,05
0
0
0
0
0
0
6
31,69
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
6
392,89
0
0
6
139,12
3
183,54
4
210,40
2
81,75
0
0
2
50,03
4
72,12
0
0
14
44,29
5
30,51
4
0
3
207,86

TAHUN 2008

2
TAHUN 2009

121

TAHUN 2010

194

TAHUN 2011

111

TAHUN 2012

80

Perkembangan Pengesahan Berita Acara Tata Batas


Kawasan Hutan (BA)

194

TAHUN 2010
BA
KM
5
90,00
4
76,48
3
23,28
2
183,48
14
92,64
55
800,95
6
64,60
4
53,76
6
12,00
2
86,50
0
0
1
0,47
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5
166,27
3
222,68
4
272,64
13
540,71
0
0
1
58,57
3
142,40
17
1.611,25
0
0
0
0
34
1.570,85
1
29,17
9
954,34
2
265,42

TABEL II.6. PERKEMBANGAN PENGESAHAN BERITA ACARA TATA BATAS KAWASAN HUTAN

0,00

2.000,00

4.000,00

6.000,00

8.000,00

TAHUN 2008

42,08
TAHUN 2009

5.217,02

TAHUN 2010

7.318,46

TAHUN 2011

2.755,84

TAHUN 2012

1.538,46

Perkembangan Pengesahan Berita Acara Tata


Batas Kawasan Hutan (KM)

162.937,30

S/D TAHUN 2012


KM
71
5.807,32
81
4.846,23
100
4.705,72
119
11.315,24
87
5.405,58
191
7.408,27
119
2.457,14
54
4.164,59
38
475,11
7
90,78
7
0
116
411,71
50
50,38
5
0
27
407,63
0
0
39
1.616,40
97
5.337,11
101
7 219 37
7.219,37
234
13.718,29
47
3.855,09
63
3.717,58
226
15.642,35
64
6.947,47
141
10.942,62
124
9.764,84
117
10.251,83
4
72,12
0
0
172
9.543,89
10
209,06
179
14.787,45
13
1.766,12
2703

BA

12

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo *)
Sulawesi Barat *)
Maluku
Maluku Utara *)
Papua
Papua Barat *)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

710

12.834.134,36

: Nihil/Tidak ada kegiatan

penetapan kawasan hutan akibat kendala teknis dan yuridis dalam penyelesaian BATB.

Berdasarkan grafik di samping dijelaskan terdapat kesenjangan antara hasil tata batas dengan

Penjelasan Grafik:

*) masih bergabung dengan provinsi induk

Keterangan

S/D TAHUN 2007


TAHUN 2008
LOKASI
(Ha)
LOKASI
(Ha)
17
31.051,00
0
12
18.206,00
0
8
90.521,00
0
43
183.347,00
0
5
36.171,00
0
45
306.878,00
0
12
255.046,00
0
8
204.779,00
0
0
0
0
0
0
0
3
367,20
0
76
1.086.394,41
0
13
0
0
11
651.361,44
0
22
2.897,58
0
0
0
0
32
105.587,50
0
37
520 108 43
520.108,43
0
65
775.858,87
0
56
915.814,28
0
3
6.626,58
0
24
960.991,24
0
24
657.758,83
0
24
436.698,02
0
17
393.098,72
0
40
90.639,26
0
18
1.696.468,84
0
0
0
0
0
0
0
62
1.425.353,61
0
0
0
0
33
1.982.110,55
0
0
0
0

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

JUMLAH

PROVINSI

NO

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

20

40

60

26

66

847.148,34

TAHUN 2010
LOKASI
(Ha)
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
838,80
0
0
12
5.708,90
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
585,90
1
56.584,00
2 113.450,00
9
57.167,50
0
0
0
0
2
1.570,08
3
47.524,25
0
0
0
0
26 236.883,34
0
0
8 282.968,97
1
43.866,60
17

24.995,26

TAHUN 2011
LOKASI
(Ha)
0
0
1
277,00
1
1.700,00
0
0
0
0
0
0
9
2.252,00
3
11.056,76
2
9.591,00
1
118,50
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TAHUN 2008

0
TAHUN 2009

26

TAHUN 2010

66

TAHUN 2011

17

TAHUN 2012

40

Perkembangan Penetapan Kawasan Hutan (Lokasi)

113.654,76

TAHUN 2009
LOKASI
(Ha)
1
80,00
1
2.372,40
2
9.490,08
6
10.642,30
1
13.529,40
5
63.416,01
2
6,30
1
175,00
0
0
0
0
0
0
3
86,20
2
7.637,17
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
6.219,90
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TABEL II.7. PERKEMBANGAN PENETAPAN KAWASAN HUTAN

200.000

400.000

600.000

800.000

40

859

14.435.623,71

S/D TAHUN 2012


LOKASI
(Ha)
18
31.131,00
15
21.057,80
11
101.711,08
49
193.989,30
6
49.700,40
50
370.294,01
23
257.304,30
12
216.010,76
4
10.847,09
4
12.573,15
3
367,20
93
1.092.699,57
15
7.637,17
11
651.361,44
23
2.938,53
0
0
32
105.587,50
37
520 108 43
520.108,43
67
782.078,77
60
934.114,55
4
63.210,58
32
1.095.058,24
36
714.955,78
24
436.698,02
17
393.098,72
42
92.209,34
21
1.743.993,09
0
0,00
0
0,00
99
1.667.244,34
4
6.934,21
45
2.800.412,30
2
60.297,05

TAHUN 2008

0
TAHUN 2009

113.654,76

TAHUN 2010

847.148,34

TAHUN 2011

24.995,26

615.691,00

TAHUN 2012

Perkembangan Penetapan Kawasan Hutan


(Luas (Ha))

615.691,00

TAHUN 2012
LOKASI
(Ha)
0
0
1
202,40
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
1.256,09
2
11.615,85
0
0
2
510,06
0
0
0
0
1
40,95
0
0
0
0
0
0
0
0
3
17.714,37
0
0
6
20.617,00
3
29,45
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
11
5.007,39
4
6.934,21
4 535.332,78
1
16.430,45

13

PROVINSI

6 Sumatera Selatan

5 Jambi

4 Riau

3 Sumatera Barat

2 Sumatera Utara

1
2
1 Nanggroe Aceh Darussalam

NO

2009

2010

2011

2012

Sd. 2012

2012

Sd. 2012

2009

2010

2011

2012

Sd. 2012

2008

Sd. 2007

27.200,00

Sd. 2012

2012

2010

2011

2009

2008

27.200,00

2010

2011

Sd. 2007

Sd. 2012

2008

2011

2012

2009

2010

2009

5.657,00

2008

Sd. 2007

Sd. 2007

31,65

Sd. 2012

2012

2010

2011

2008

5.657,00

SM (Ha)

2009

31,65

2008

Sd. 2007

CA (Ha)

3
Sd. 2007

TAHUN

TB (Ha)

TN (Ha)

TWA (Ha)

TAHURA (Ha)

60.680,00

60.680,00

70.755,00

70.755,00

2.725,00

2.725,00

10

HL (Ha)

FUNGSI SEMULA

TABEL III.1. PERKEMBANGAN PERUBAHAN FUNGSI KAWASAN HUTAN

20.700,00

20.700,00

359.984,00

55.680,00

304.304,00

11.148,00

11.148,00

234.131,75

234.131,75

11

HPT (Ha)

29.924,85

29.924,85

25.560,00

25.560,00

7.200,00

7.200,00

9.840,00

9.840,00

43.900,00

43.900,00

12

HP (Ha)

188.858,00

15.630,00

173.228,00

37.531,00

37.531,00

180,00

180,00

13

HPK (Ha)

29.924,85

29.924,85

73.460,00

73.460,00

616.722,00

71.310,00

545.412,00

58.519,00

58.519,00

354.655,40

354.655,40

2.725,00

2.725,00

14

JUMLAH (Ha)

5.852,00

5.852,00

15

CA (Ha)
16

SM (Ha)

8.350,00

8.350,00

17

TB (Ha)

73.460,00

73.460,00

177.766,00

44.492,00

133.274,00

108.000,00

108.000,00

18

TN (Ha)

3.505,40

3.505,40

19

TWA (Ha)

5.920,00

5.920,00

20

TAHURA (Ha)

FUNGSI MENJADI

14.780,00

14.780,00

21

HL (Ha)

71.190,00

71.190,00

12.150,00

12.150,00

22

HPT (Ha)

327.678,00

15.630,00

312.048,00

36.529,00

36.529,00

213.401,00

213.401,00

2.725,00

2.725,00

23

HP (Ha)

29.924,85

29.924,85

19.388,00

11.188,00

8.200,00

9.840,00

9.840,00

15.547,00

15.547,00

24

HPK (Ha)

29.924,85

29.924,85

73.460,00

73.460,00

616.722,00

71.310,00

545.412,00

58.519,00

58.519,00

354.655,40

354.655,40

2.725,00

2.725,00

25

JUMLAH LUAS
(Ha)

14

26

KET

13 Jawa Tengah

12 Jawa Barat dan Banten

11 DKI Jakarta

10 Kepualaun Riau

9 Kepulauan Bangka Belitung

8 Lampung

7 Bengkulu

PROVINSI

NO

Sd. 2012

Sd. 2007

2008

14.100,75

Sd. 2012

2012

2010

2011

2009

2008

14.100,75

2011

2012

Sd. 2007

2009

2010

2008

2012

Sd. 2012

Sd. 2007

2010

2011

Sd. 2012

2009

2012

2011

2010

2008

2009

Sd. 2007

Sd. 2012

2008

2011

2012

Sd. 2007

2009

2010

2008

2012

Sd. 2012

Sd. 2007

2010

2011

2008

SM (Ha)

2009

CA (Ha)

Sd. 2007

TAHUN

490,00

490,00

TB (Ha)
7

0,00

TN (Ha)

6,50

195,00

95,00

100,00

TWA (Ha)
9

TAHURA (Ha)

11075,56

37.855,70

37.855,70

6.351,22

6.223,12

128,10

583,00

583,00

10

HL (Ha)

FUNGSI SEMULA

41.025,56

833,00

40.192,56

13.292,82

342,82

12.950,00

11

HPT (Ha)

24.804,80

662,00

24.142,80

12

HP (Ha)

25.652,00

25.652,00

13

HPK (Ha)

11.082,06

117.981,81

1.590,00

116.391,81

45.296,04

6.565,94

38.730,10

1.073,00

1.073,00

14

JUMLAH (Ha)
15

CA (Ha)

16

SM (Ha)

17

TB (Ha)

10850,76

111.186,00

111.186,00

18

TN (Ha)
19

TWA (Ha)

35,81

231,30

1.625,81

1.590,00

20

TAHURA (Ha)

FUNGSI MENJADI

34.700,00

34.700,00

21

HL (Ha)

3.902,00

3.902,00

22

HPT (Ha)

5.170,00

5.170,00

6.694,04

6.565,94

128,10

1.073,00

1.073,00

23

HP (Ha)
24

HPK (Ha)

11082,06

117.981,81

1.590,00

116.391,81

45.296,04

6.565,94

38.730,10

1.073,00

1.073,00

25

JUMLAH LUAS
(Ha)

15

26

KET

19 Kalimantan Barat

18 Nusa Tenggara Timur

17 Nusa Tenggara Barat


17 Nusa Tenggara Barat

16 Bali

15 Jawa Timur

14 D.I. Yogyakarta

PROVINSI

NO

0
0
0

2011

2012

Sd. 2012
2006
Sd. 2007

2008

2009

2010

2011

2012

Sd. 2012

2009

2012

Sd. 2012

2008

2010

2011

Sd. 2007

2009

2008

Sd. 2007

0
0
0

2009

2010

Sd. 2012

2008

2011

2012

Sd. 2007

2009

2008

2010

Sd. 2007

282,50

Sd. 2012

2012

2010

2011

2009

282,50

2008

Sd. 2007

2012

Sd. 2012

2010

2011

SM (Ha)

CA (Ha)

2009

TAHUN

TB (Ha)

0
0
0

TN (Ha)

0
0
0

0
0
0

1,08

1,08

6,50

TWA (Ha)
9

0
0
0

TAHURA (Ha)

69.120,00

6.145,00

2.710,00

2.710,00

6.145,00

11

HPT (Ha)

1.000,66

1000,66

11.075,56

10

HL (Ha)

FUNGSI SEMULA

617,00

352,62

352,62

0
0
0

617,00

12

HP (Ha)

0
0
0

15.349,50

13

HPK (Ha)

15.349,50

69.120,00

352,62

352,62

8.855,00

8.855,00

1.901,24

1.901,24

11.082,06

14

JUMLAH (Ha)
15

CA (Ha)

16

SM (Ha)

17

TB (Ha)

1.284,24

1284,24

10.850,76

18

TN (Ha)
19

TWA (Ha)

352,62

352,62

3.155,00

3.155,00

617,00

617,00

231,30

20

TAHURA (Ha)

FUNGSI MENJADI

79,75

21

HL (Ha)

69.120,00

22

HPT (Ha)

0,00

0,00

15.269,75

5.700,00

5700,000

23

HP (Ha)
24

HPK (Ha)

15.349,50

69.120,00

352,62

352,62

8.855,00

8855,000

1.901,24

1901,24

11.082,06

25

JUMLAH LUAS
(Ha)

16

26

KET

Sd. 2012

2009

2010

23-Jul-09

2008

(10.283)

10.282,65

2012

Sd. 2007

2010

2009

2011

2008

Sd. 2012

2012

Sd. 2007

2010

2009

2011

2012

Sd. 2012

2008

2010

2011

Sd. 2007

2009

(3.475)

3.475,00

2008

Sd. 2007

SK.434/MENHUT-II/2009

25 Sulawesi Selatan

24 Sulawesi Tengah

23 Sulawesi Utara

22 Kalimantan Timur

0,00

2012

Sd. 2012

2010

2011

23-Jul-09

(64)

63,60

2009

2008

Sd. 2007

SK.435/MENHUT-II/2009

21 Kalimantan Selatan

(300.040,00)

2012

Sd. 2012

2010

2011

25-Sep-12

300.040,00

SM (Ha)

2009

Sd. 2012

2008

2011

2012

Sd. 2007

CA (Ha)

2010

TAHUN

SK.529/MENHUT-II/2012

20 Kalimantan Tengah

PROVINSI

NO

0,00

24.669,00

24.669,00

TB (Ha)
7

0,00

TN (Ha)

0,00

(1.624)

1.624,25

61.850,00

61.850,00

TWA (Ha)
9

0,00

TAHURA (Ha)

(22.063)

720,00

21.343,10

10.659,00

10.659,00

(6.745)

6.745,00

(61.875,00)

61.875,00

69.120,00

10

HL (Ha)

FUNGSI SEMULA

(380)

379,50

193,00

193,00

(11.260)

11260,00

(154.922,00)

154.922,00

11

HPT (Ha)

(10.419)

10.419,00

11.759,00

11.759,00

0,00

(672.656,00)

672.656,00

12

HP (Ha)

20.776,00

20.776,00

12.460,00

12.460,00

(33.230)

33230,00

(147.363,00)

147.363,00

15.349,50

13

HPK (Ha)

(48.244)

720,00

47.523,50

43.387,00

43.387,00

24.669,00

24.669,00

74.310,00

74.310,00

106.000,00

(11.702)

117.701,60

0,00

(1.336.856,00)

1.336.856,00

84.469,50

14

JUMLAH (Ha)
15

0,00

CA (Ha)

24.669,00

24.669,00

0,00

(64)

63,60

(76.110,00)

76110,00

16

SM (Ha)
17

0,00

TB (Ha)

(43.750)

43.750,00

25.832,00

25.832,00

(958.740,00)

958740,00

18

TN (Ha)
19

0,00

TWA (Ha)

0,00

(4.195)

720,00

3475,00

61.850,00

61.850,00

20

TAHURA (Ha)

133075,00

79,75

21

HL (Ha)

0,00

(66.000)

66.000,00

0,00

(133.075,00)

FUNGSI MENJADI

0,00

(53.125,00)

53.125,00

69.120,00

22

HPT (Ha)

17.555,00

17.555,00

12.460,00

12.460,00

0,00

(51.235)

51.235,00

0,00

(115.545,00)

115.545,00

15.269,75

23

HP (Ha)

(299)

298,50

0,00

(403)

403,00

(261,00)

261,00

24

HPK (Ha)

(48.244)

720,00

47.523,50

43.387,00

43.387,00

24.669,00

24.669,00

74.310,00

74.310,00

0,00

(117.702)

117.701,60

0,00

(1.336.856,00)

1.336.856,00

84.469,50

25

JUMLAH LUAS
(Ha)

17

26

KET

2011

2012

Sd. 2012

2010

2009

2008

SK.458/MENHUT-II/2012

Sd. 2007

15-Agust-12

31 Papua

2012

Sd. 2012

2010

2011

05-Sep-12

2009

Sd. 2012

2008

2011

2012

Sd. 2007

2009

2010

2008

2012

Sd. 2012

Sd. 2007

2010

2011

SK.490/MENHUT-II/2012

30 Maluku Utara

29 Maluku

2009

2008

Sd. 2012

Sd. 2007

2011

2012

28 Sulawesi Barat

2010

2009

2008

SK.325/MEHUT-II/2010

Sd. 2007

25-Mei-10

27 Gorontalo

2012

Sd. 2012

2010

2011

09-Agust-11

2009

0,00

0,00

SM (Ha)

2008

CA (Ha)

Sd. 2007

Sd. 2012

2012

2011

TAHUN

SK.465/MENHUT-II/2011

26 Sulawesi Tenggara

PROVINSI

NO

TB (Ha)

TN (Ha)

8
0

0,00

TWA (Ha)
9

TAHURA (Ha)

0,00

(153.575,00)

153.575,00

(4.000)

4.000,00

10

HL (Ha)

FUNGSI SEMULA

0,00

(7.650,00)

7.650,00

3.200,00

3.200,00

11

HPT (Ha)

0,00

(6.075,00)

6.075,00

3.915,00

3.915,00

12

HP (Ha)

0,00

(2.860,00)

2.860,00

9.125,00

9.125,00

(18.446)

18.445,50

13

HPK (Ha)

0,00

0,00

(170.160,00)

170.160,00

16.240,00

16.240,00

0,00

(22.446)

22.445,50

14

JUMLAH (Ha)
15

CA (Ha)

16

SM (Ha)

17

TB (Ha)

0,00

0,00

(167.300,00)

167.300,00

18

TN (Ha)

0,00

0,00

(4.000)

4.000,00

19

TWA (Ha)
20

0,00

0,00

TAHURA (Ha)

FUNGSI MENJADI

21

0,00

HL (Ha)

0,00

9.125,00

9.125,00

22

HPT (Ha)

0,00

(2.860,00)

2.860,00

0,00

(18.446)

18.445,50

23

HP (Ha)

0,00

0,00

7.115,00

7.115,00

24

HPK (Ha)

0,00

0,00

(170.160,00)

170.160,00

16.240,00

16.240,00

0,00

(22.446)

22.445,50

25

JUMLAH LUAS
(Ha)

18

26

KET

JUMLAH

2012

Sd. 2012

41.614,90

2010

2011

0,00

TN (Ha)

62.052,58

TWA (Ha)
9

0,00

TAHURA (Ha)

276.950,14

10

HL (Ha)

FUNGSI SEMULA

687.415,13

1.030,00

5.852,00

Fungsi Menjadi

CA (Ha)

41.614,90

Fungsi Semula

0,00

300.000,00

600.000,00

24.669,00

5.657,00

SM (Ha)

8.350,00

25.159,00

TB (Ha)

508.379,0

TN (Ha)

3.505,40

62.052,58

TWA (Ha)

73.751,73

TAHURA
(Ha)
HPT (Ha)

HP (Ha)

HPK (Ha)

49.559,75

168.343,0

648.330,7

85.280,85

276.950,14 687.415,13 160.309,27 316.863,50

HL (Ha)

Perkembangan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan


S/D Tahun 2012

1.030,00

11

HPT (Ha)

160.309,27

2.436,00

2.436,00

12

HP (Ha)

316.863,50

6.932,00

6.932,00

13

HPK (Ha)

1.682.021,52

10.398,00

10.398,00

14

JUMLAH (Ha)

Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan terjadi perubahan fungsi atas


masing-masing kawasan hutan

Penjelasan Grafik:

Keterangan :
1. Perubahan Fungsi Kawasan Hutan didasarkan atas Peta Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi (Lampiran Kep. Menhutbun/Menhut).
2. Untuk Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara menggunakan TGHK.
3. untuk Provinsi Kalteng, Kalsel,Sulsel, Sultera, Gorontalo, Maluku Utara, Papua sudah mengunakan peta penunjukan yang baru jadi data kembali menjadi nol sesuai tahun terbitnya peta penunjukan
0 : Nihil/Tidak ada kegiatan

25.159,00

5.657,00

TB (Ha)

2008

SM (Ha)

2009

CA (Ha)

Sd. 2007

TAHUN

PROVINSI

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

32 Papua Barat

NO

5.852,00

15

CA (Ha)

24.669,00

16

SM (Ha)

8.350,00

17

TB (Ha)

508.379,00

18

TN (Ha)

3.505,40

19

TWA (Ha)

73.751,73

20

TAHURA (Ha)

FUNGSI MENJADI

49.559,75

21

HL (Ha)

168.343,00

2.856,00

2.856,00

22

HPT (Ha)

648.330,79

4.076,00

4.076,00

23

HP (Ha)

85.280,85

3.466,00

3.466,00

24

HPK (Ha)

1.576.021,52

10.398,00

10.398,00

25

JUMLAH LUAS
(Ha)

19

26

KET

N. Aceh Darussalam
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
JUMLAH

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

20.698,74

12.090,00
12.599,00
9.072,00
850,00
9.417,00
5.643,00
2.910,00
3.330,00
1.400,00
0
0
0
0
26,00
0
0
4.321,00
11.759,00
5.835,00
75.963,00
17.617,00
59.301,85
1.990,00
21.443,00
0
20.253,41
3.035,00
7.637,66
36.909,00
38.907,00
113.835,00
61.556,00
598.229,66

17

7
8
3
1
8
4
2
2
1
0
0
0
0
1
0
0
4
4
5
46
20
38
3
17
0
24
3
8
34
25
73
45
435

S/D TAHUN 2007


UNIT
LUAS (Ha)

: Nihil/Tidak ada kegiatan

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan bahwa Perkembangan
Pelepasan Kawasan Hutan untuk Pemukiman Transmigrasi Tahap Izin
Prinsip pada Tahun 2012 terdapat penambahan sebanyak 2 unit, seluas
2.265,71 ha.

Keterangan

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1

0
0
0
2.316,62
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2.316,62

TAHUN 2009
UNIT
LUAS (Ha)
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
2

0
0
441,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
695,70
0
0
0
1.136,70

TAHUN 2010
UNIT
LUAS (Ha)

TAHUN2008 TAHUN2009 TAHUN2010 TAHUN2011 TAHUN2012

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

1.000

2.000

TAHUN 2011
UNIT
LUAS (Ha)

PerkembanganPelepasanKawasanHutanuntuk
PemukimanTransmigrasi
(IzinPrinsip(Unit))

TAHUN 2008
UNIT
LUAS (Ha)

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

PROVINSI

NO

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
1
2

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1.191,83
1.073,88
2.265,71

TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
7
9
4
1
8
4
2
2
1
0
0
0
0
1
0
0
4
4
5
46
20
38
3
17
0
24
3
8
35
25
74
46
408

17
20.698,74
12.090,00
13.040,00
11.388,62
850,00
9.417,00
5.643,00
2.910,00
3.330,00
1.400,00
0,00
0,00
0,00
0,00
26,00
0,00
,
0,00
4.321,00
11.759,00
5.835,00
75.963,00
17.617,00
59.301,85
1.990,00
21.443,00
0,00
20.253,41
3.035,00
7.637,66
37.604,70
38.907,00
115.026,83
62.629,88
564.117,69

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)

1.136,70
0,00

2.265,71

TAHUN2008 TAHUN2009 TAHUN2010 TAHUN2011 TAHUN2012

2.316,62

PerkembanganPelepasanKawasanHutanuntuk
PemukimanTransmigrasi
(IzinPrinsip(Luas))

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TABEL III.2. PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN UNTUK PEMUKIMAN TRANSMIGRASI (TAHAP PERSETUJUAN PRINSIP )

20

N. Aceh Darussalam
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
JUMLAH

PROVINSI

39.376,65

28.054,00
16.242,25
66.499,78
78.412,53
120.593,28
14.327,45
134.147,20
0
7.530,00
0
0
0
0
0
0
0
2 950 00
2.950,00
1.137,00
49.199,16
66.135,77
43.501,50
39.891,09
0
36.299,23
7.447,85
54.446,21
5.089,56
3.944,80
4.964,00
18.812,58
92.304,10
24.890,38
956.125,37

12

12
8
11
14
29
5
16
0
2
0
0
0
0
0
0
0
2
2
17
27
9
9
0
16
6
21
3
2
2
9
15
7
256

S/ D TAHUN 2007
UNIT
LUAS (Ha)

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

: Nihil/Tidak ada kegiatan

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan bahwa Perkembangan
Pelepasan Kawasan Hutan untuk Pemukiman Transmigrasi Tahap SK
Pelepasan pada Tahun 2012 terdapat penambahan sebanyak 4 unit,
seluas 2.247,45 ha.

Keterangan

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TAHUN 2009
UNIT
LUAS (Ha)
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TAHUN2008 TAHUN2009 TAHUN2010 TAHUN2011 TAHUN2012

5
4

TAHUN 2010
UNIT
LUAS (Ha)

Perkembangan Pelepasan Kawasan Hutan untuk


Pemukiman Transmigrasi (SK Pelepasan (Unit))

TAHUN 2008
UNIT
LUAS (Ha)

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

NO

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

2.000

4.000

0
2
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
5

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
4

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1.257,92
0
0
0
324,56
0
0
0
0
0
664,97
0
0
2.247,45

TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
12
10
11
14
30
5
16
0
2
0
0
0
0
0
0
0
2
2
17
30
9
9
0
17
6
21
3
2
3
10
15
7
265

12
39.376,65
28.054,00
17.433,85
66.499,78
78.412,53
121.222,46
14.327,45
134.147,20
0
7.530,00
0
0
0
0
0
0
0
2 950 00
2.950,00
1.137,00
49.199,16
68.511,52
43.501,50
39.891,09
0
36.623,79
7.447,85
54.446,21
5.089,56
3.944,80
5.664,58
19.477,55
92.304,10
24.890,38
962.083,01

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)

TAHUN2008

TAHUN2009

TAHUN2010

0
TAHUN2011

3.639,19

TAHUN2012

2.247,45

Perkembangan Pelepasan Kawasan Hutan untuk Pemukiman


Transmigrasi (SK Pelepasan (Luas))

0
1.191,60
0
0
629,18
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1.117,83
0
0
0
0
0
0
0
0
700,58
0
0
0
3.639,19

TAHUN 2011
UNIT
LUAS (Ha)

TABEL III.3. PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN UNTUK PEMUKIMAN TRANSMIGRASI (TAHAP SK PELEPASAN KAWASAN HUTAN)

21

N. Aceh Darussalam
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Riau
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua

PROVINSI

74

11
5
21
1
7
0
0
0
1
1
6
9
5
1
0
1
0
0
0
0
2
1
0

513.773,40

35.120,00

69.569,00
16.611,90
105.927,00
174,00
25.214,50
0
0
0
5,00
850,00
51.999,00
107.765,00
52.190,00
16.350,00
0
31 750 00
31.750,00
0
0
0
0
200,00
48,00
0

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2007

UNIT

: Nihil/Tidak ada kegiatan

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan bahwa Perkembangan
Pelepasan Kawasan Hutan yang dapat dikonversi untuk Pertanian/Perkebunan
Tahap Izin Prinsip pada Tahun 2012 terdapat penambahan sebanyak 18 unit,
seluas 81.097 ha.

10

15

20

8.990,00

0
0
0
0
8.990,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
4

0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1

102.729,00

39.600,00

0
0
10.175,00
0
0
0
0
0
0
0
15.944,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
37.010,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009
UNIT

0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

5.145,00

0
0
5.145,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

LUAS (Ha)

TAHUN 2010
UNIT

TAHUN2008 TAHUN2009 TAHUN2010 TAHUN2011 TAHUN2012

18

0
0
1
0
1
0
0
0
0
0
0
3
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

81.097,00

0
0
0
0
0
0
0
7.652,00
0
0
20.305,00

0,00
0,00
2.920,00
0,00
17.195,00
0
0
0
0
0
6.275,00
21.670,00
5.080,00

0,00

808.809,40

156.110,00

11
5
25
1
14
0
0
0
1
1
8
17
6
1
0
1
0
0
0
0
6
1
1
7
106

0,00
69.569,00
16.611,90
132.447,00
174,00
61.899,50
0,00
0,00
0,00
5,00
850,00
74.218,00
146.645,00
57.270,00
16.350,00
0,00
31 750 00
31.750,00
0,00
0,00
0,00
0,00
7.852,00
48,00
37.010,00

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012


UNIT

0,00

50.000,00
5.145,00

97.075,00
81.097,00

TAHUN2008TAHUN2009TAHUN2010TAHUN2011TAHUN2012

8.990,00

102.729,00

PerkembanganPelepasanKawasanHutanyang
dapatDikonversiuntukPertanian/Perkebunan
(IzinPrinsip(Luas))

18

0
0
1
0
5
0
0
0
0
0
1
5
1
0
0
0
0
0
0
0
4
0
0

LUAS (Ha)

TAHUN 2012
UNIT

100.000,00

97.075,00

61.085,00

0
0
8.280
0
10.500,00
0
0
0
0
0
0
17.210,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

LUAS (Ha)

TAHUN 2011
UNIT

PerkembanganPelepasanKawasanHutanyang
dapatDikonversiuntukPertanian/Perkebunan
(IzinPrinsip(Unit))

Keterangan :
Jumlah Unit dan luas persetujuan prinsip pelepasan kawasn hutan tersebut
setelah pencabutan/dibatalkan oleh Menhut sebanyak 166 unit, seluas 3.141.731.76 Ha

0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

UNIT

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

JUMLAH

25 Papua Barat

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

NO

TABEL III.4. PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN YANG DAPAT DIKONVERSI (HPK) UNTUK PERTANIAN/PERKEBUNAN (TAHAP IZIN PRINSIP)

22

Papua Barat

33

524

4.569.309,10

113.975,10

131.772,63
157.956,62
1.497.914,66
345.775,98
95.469,90
57.581,40
83.964,15
0
48.489,46
0
0
0
0
0
0
0
846,46
,
0
83.150,08
603.582,07
199.654,53
492.942,79
2.000,00
72.805,00
4.584,50
20.784,20
6.887,83
103.776,71
12.657,74
29.272,25
137.721,34

26
28
127
44
14
12
8
0
5
0
0
0
0
0
0
0
3
0
8
53
17
58
1
8
3
3
1
14
12
7
6

265.743,70

60

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2007

UNIT

Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan bahwa Perkembangan Pelepasan


Kawasan Hutan yang dapat dikonversi untuk Pertanian/Perkebunan Tahap SK
Pelepasan pada Tahun 2012 terdapat penambahan sebanyak 30 unit, seluas
536.667,23 ha.

Penjelasan Grafik:

Keterangan :
0 : Nihil/Tidak ada kegiatan

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

JUMLAH

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara
gg Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua

PROVINSI

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32

NO

0
0
1
0
3
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0

0,00

250.000,00

17

2
0
0
0
6
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
2
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
3

228.613,94

3.207,30

10.989,70
0
0
0
49.149,81
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
24.788,67
22.384,06
9.476,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
108.618,40

LUAS (Ha)

TAHUN 2009
UNIT

0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

8.613,00

0
0
0
0
2.101,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
6.512,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

LUAS (Ha)

TAHUN 2010
UNIT

TAHUN2008

83.567,33

TAHUN2009

228.613,94

TAHUN2010

8.613,00
TAHUN2011

366.268,63

TAHUN2012

536.667,23

27

0
0
0
0
6
0
0
0
3
0
0
0
0
0
0
0
0
0
6
3
0
0
0
0
0
0
3
0
0
1
4

10

20

30

366.268,63

34.147,00

0
0
0
0
71.083,12
0
0
0
6.843,57
0
0
0
0
0
0
0
0
0
84.817,67
20.944,10
0
0
0
0
0
0
40.144,37
0
0
8.475,00
99.813,80

LUAS (Ha)

TAHUN 2011
UNIT

PerkembanganPelepasanKawasanHutanUntuk
Perkebunan/Pertanian
(SKPelepasan(Luas))

83.567,33

0
0
13.415,70
0
25.625,03
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
31.284,50
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
13.242,10
0

LUAS (Ha)

500.000,00

UNIT

TAHUN 2008

TABEL III.5. PERKEMBANGAN PELEPASAN KAWASAN HUTAN UNTUK PERKEBUNAN/PERTANIAN (TAHAP SK PELEPASAN KAWASAN HUTAN)

536.667,23

64.248,41

287.430,30

0
0
1432,22

0
0
6934,48

0
0
18.410,34
0
84.759,42
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
17.499,21
50.224,95
0
0
0
5.727,90

5.793.039,23

142.762,33
157.956,62
1.529.740,70
345.775,98
328.188,28
57.581,40
83.964,15
0
55.333,03
0
0
0
0
0
0
0
846,46
0
241.540,13
703.647,18
209.130,53
492.942,79
2.000,00
78.532,90
4.584,50
20.784,20
53.966,68
103.776,71
12.657,74
52.421,57
633.583,84
215.577,81

28
28
130
44
34
12
8
0
8
0
0
0
0
0
0
0
3
0
20
64
18
58
1
9
3
3
5
14
12
10
23
12
607

LUAS (Ha)
265.743,70

60

S/D TAHUN 2012


UNIT

TAHUN2008

TAHUN2009

17

TAHUN2010

2
TAHUN2011

27

30

TAHUN2012

PerkembanganPelepasanKawasanHutan
UntukPerkebunan/Pertanian
(SKPelepasan(Unit))

30

0
0
2
0
4
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
5
0
0
0
1
0
0
1
0
0
1
10

LUAS (Ha)

TAHUN 2012
UNIT

23

Sumatera Barat

Riau

Jambi

Sumatera Selatan

Bengkulu

Lampung

Kep. Bangka Belitung

20 Kalimantan Barat

21 Kalimantan Tengah

22 Kalimantan Selatan

23 Kalimantan Timur

24 Sulawesi Utara

25 Sulawesi Tengah

26 Sulawesi Selatan

27 Sulawesi Tenggara

28 Gorontalo

29 Sulawesi Barat

30 Maluku

31 Maluku Utara

32 Papua

33 Papua Barat

55.173,40

14.230,00

76,00

1.799,37

1.868,65

9.209,07

30,00

13.414,00

Luas (ha)

Unit

61

15

29

11

: Nihil/Tidak ada kegiatan

49.524,64

18.250,00

103,00

1.086,98

7.499,88

4.081,75

90,00

13.414,00

Luas (ha)

Unit

Luas (ha)

terdapat penambahan sebanyak 1 unit untuk masing-masing Tanah Masuk dan Tanah Keluar dan masing-masing seluas 40 ha.

TAHUN 2008
Tanah Masuk

Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan bahwa Perkembangan Tukar Menukar Kawasan Hutan pada Tahun 2012

Penjelasan Grafik:

TK : Tanah Keluar / Converted forest area for non forest

TM : Tanah Masuk / Compensated area for forest

Ket :

Sumber : Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial Kawasan Hutan

95

JUMLAH

19 N T T

29

15 Jawa Timur

18 N T B

14 D.I. Yogyakarta

13 Jawa Tengah

15

11

12 Jawa Barat

17 B a l i

11 DKI Jakarta

16 B
Banten
t

10 Kepulauan Riau

Sumatera Utara

Unit

Tanah Keluar

S/D TAHUN 2007

Tanah Masuk

Nanggroe Aceh Darussalam

PROPINSI

NO
Unit

Tanah Kelua

TABEL III.6. PERKEMBANGAN TUKAR MENUKAR KAWASAN HUTAN

Unit

1,69

1,69

Luas (ha)

Unit

227

227,30

Luas (ha)

Unit

271

271,10

Luas (ha)

Tanah Keluar

TAHUN 2010
Tanah Masuk
Unit

0
0

Tanah Keluar

TAHUN 2008
Tanah Masuk

2
1

TAHUN 2009

TAHUN 2010

TAHUN 2011

TAHUN 2012

578,91

578,00

0,91

40

40,44

Luas (ha)

Unit

TAHUN 2012

40

40,20

Luas (ha)

Tanah Keluar

15

30

12

100

Unit

5.000
4.000
3.000
2.000
1.000
0

Tanah Keluar

TAHUN 2008

1,69 1,69

1,69

1,69

TAHUN 2009

227 271

271

227

TAHUN 2010

675,95
578,91

675,95

578,91

TAHUN 2011

40

40

66

15

30

12

Unit

TAHUN 2012

40 40

56.021,74

14.230,00

578,00

76,00

1.839,81

1.870,34

9.209,98

30,00

13.414,00

227,30

Luas (ha)

24

50.513,58

18.250,00

675,50

103,00

1.127,18

7.501,57

4.082,20

90,00

13.414,00

271,10

Luas (ha)

Tanah Keluar

S/D TAHUN 2012


Tanah Masuk

Perkembangan Tukar Menukar Kawasan Hutan (Luas


(Ha))

Unit

Tanah Masuk

Tanah Masuk

676

675,50

0,45

Luas (ha)

Tanah Keluar
Unit

TAHUN 2011

Luas (ha)

Tanah Masuk

Perkembangan Tukar Menukar Kawasan Hutan (Unit)

1,69

1,69

Luas (ha)

Tanah Keluar
Unit

TAHUN 2009
Tanah Masuk

N. Aceh Darussalam

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Riau

Kepulauan Riau

Jambi

Bengkulu

Bangka Belitung

Sumatera Selatan

Lampung

DI. Yogyakarta

Bali

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

PROVINSI

1.

NO

1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.

Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan

TAHAPAN

SK. 800/Menhut-II/2009

SK. 439/Menhut-II/2007

SK. 68/Menhut-II/2010

SK.76/Menhut-II/2010

SK. 797/Menhut-VII/2009

SK. 91/Menhut-VII/2010

SK. 77/Menhut-VII/2010

SK.798/Menhut-VII/2009

SK. 102/Menhut-II/2010

NOMOR SURAT
KEPUTUSAN (SK)

7 Desember 2009

13 Desember 2007

28 Januari 2010

10 Pebruari 2010

7 Desember 2009

19 Pebruari 2010

10 Pebruari 2010

7 Desember 2009

5 Maret 2010

TANGGAL

TABEL IV.1 PERKEMBANGAN PENETAPAN WILAYAH KPH (KPHP DAN KPHL)

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0

0
0
0

3
0
0

1
1

12
0
0

0
0
0

0
0
0

5
0
0

Unit

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0

0
0
0

106.427,00
0
0

16.358,60
16.358,60

501.549,00
0
0

0
0
0

0
0
0

462.734,00
0
0

2007
Luas (Ha)

0
0
0

0
0
0

0
0

0
0

0
0
0

0
0
0

0
0

9
0
0
38
0
0
0
0
0
0
0
18
0
0
0

Unit

0
0
0

0
0
0

0
0

0
0

0
0
0

0
0
0

0
0

1.681.204,00
0
0
3.634.974,00
0
0
0
0
0
0
0
1.503.320,00
0
0
0

2008
Luas (Ha)

0
0
0

4
4

16
0

20
0
0

13
13
13

0
0p

17
0
0

0
0
0
0
0
0
0

9
11

35
0
0

Unit

110.309,62
105.765,92

542.704,80
0

2.601.689,00
0
0

641.801,00

628.165,00

1.444.198,00
0
0

0
0
0

0
0
0

1.681.204,00
1.679.564,00

3.202.990,00
0
0

0
0
0

0
0
0

16

24
24

7
7

17
17

6
0
0

30
0
0

33
33

TAHUN
2009
Luas (Ha)
Unit

0
0
0

518.913,00

2.433.934,00
2.558.407,00

481.195,00
472.664,00

1.461.000,00
1.458.934,00

259.617,00
0
0

3.661.304,87
0
0

3.204.780,00
3.196.381,00

2010
Luas (Ha)
Unit

0
0
0

0
0
0

2011
Luas (Ha)

0
0
0

0
0
0

Unit

0
0
0

0
0
0

0
0
0

0
0
0

25

2012
Luas (Ha)

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Kalimantan Selatan

Gorontalo

Sulawesi Utara

Sulawesi Tengah

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tenggara

Sulawesi Barat

Maluku

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

23.

24.

25

PROVINSI

13.

NO

1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.

Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan

TAHAPAN

SK. 66/Menhut-II/2010

SK. 799/Menhut-II/2009

Sk. 338/Menhut-VII/2009

SK.88/Menhut-II/2011

Sk. 79/Menhut-II/2010

SK. 796/Menhut-II/2009

SK. 65/Menhut-II/2010

SK. 78/Menhut-II/2010

SK.674/Menhut-II/2011

SK.02/Menhut-II/2012

SK. 67/Menhut-II/2010

SK. 591/Menhut-II/2010

SK. 337/Menhut-VII/2009

NOMOR SURAT
KEPUTUSAN (SK)

28 Januari 2010

7 Desember 2009

15 Juni 2009

09 Maret 2011

10 Pebruari 2010

7 Desember 2009

28 Januari 2010

10 Februari 2010

01 Desember 2011

9 Januari 2012

28 Januari 2010

19 Oktober 2010

15 Juni 2009

TANGGAL

18
0
0

11
0
0

28
0
0

0
0
0

0
0
0

7
0
0

7
0
0

0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

23
0
0
0
0
0
0

Unit

2.246.425,00
0
0

862.491,00
0
0

2.083.166,00
0
0

0
0
0

0
0
0

974.232,00
0
0

620.082,00
0
0

0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

908.834,00
0
0
0
0
0

2007
Luas (Ha)

0
0

11
0

25
0

22
0
0

24
0
0

0
0

0
0

0
0
0

38
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

23
0
0
0
0
0

Unit

0
0

861.745,00
0

2.137.155,03
0

1.835.163,00
0
0

3.549.606,00 *))
0
0

0
0

0
0

0
0
0

6.966.136,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

903.816,30
0
0
0
0
0

2008
Luas (Ha)

13

25

0
0

0
0

9
9

7
0

10
0
0

33
0
0
0
0
0
0
0
0
0

23
17
17
0
0

Unit

1.099.827,00

2.056.922,00

0
0

0
0

429.988,00

583.290,21
0

1.390.224,00
0
0

6.966.136,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0

889.210,00
1.240.787,00
1.240.787,00
0
0

22

10
0

21
21

10
10

34
31
0
0
0
33
0
0
34

17
22

TAHUN
2009
Luas (Ha)
Unit

2.207.864,00

2.068.188,80
0

3.218.226,00
3.199.086,00

581.500,00

1.315.485,29
1.403.761,00

6.973.613,00
8.535.128,10
0
0
0
12.486.355,00
0
0
12.567.139,00

1.240.787,00
1.247.962,00

2010
Luas (Ha)

10

36
34

34

Unit

1.814.490

12.606.634
12.567.139,00

8.510.524

2011
Luas (Ha)

33

Unit

26

8.510.524

2012
Luas (Ha)

Papua

Papua Barat

27

28

1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
4.

Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan
Rancang Bangun*)
Arahan Pencadangan
Usulan Penetapan
Penetapan

TAHAPAN

SK. 744/Menhut-II/2009

SK. 481/Menhut-II/2009

SK. 73/Menhut-II/2010

NOMOR SURAT
KEPUTUSAN (SK)

0 : Belum ada Proses


*) :Rancang bangun dilaksanakan sebelum tahun 2007
*)) : Ada koreksi data
Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur tidak memiliki wilayah KPH

Ket :

Sumber: Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

Maluku Utara

PROVINSI

26.

NO

19 Oktober 2009

18 Agustus 2009

8 Pebruari 2010

TANGGAL
Unit

0
0
0

0
0
0

0
0
0

2007
Luas (Ha)

0
0
0

0
0
0

0
0
0

0
0
0

21
0
0

56
0
0

Unit
0
0
0

5.388.407,00
0
0

18.180.146,00
0
0

2008
Luas (Ha)

21
21

56
56

16
0
0

Unit

5.404.745,00
5.404.745,00

18.239.238,00
18.180.201,00

1.730.281,00
0
0
16

TAHUN
2009
Luas (Ha)
Unit

1.768.424,00

2010
Luas (Ha)
Unit

2011
Luas (Ha)
Unit

27

2012
Luas (Ha)

Sumatera Utara
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Sumatera Barat
Sumatera Barat
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan

Kepulauan Riau
Riau
Riau
Riau
Riau
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Jambi
Jambi
Jambi
Lampung
Lampung

Lampung
Lampung
Lampung

Lampung

Lampung
Lampung
D.I. Yogyakarta
Bali

Bali

Bali

NTB

NTB
NTB

11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

25
26
27

28

29
30
31
32

33

34

35

36
37

PROVINSI

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

NO

KPHP Model Batu Lanteh


KPHL Model Rinjani Timur (Unit IV)

KPHL Model Rinjani Barat

KPHL Model Bali Timur (Unit III)

KPHL Model Bali Tengah (Unit II)

KPHL Model Pesawaran (Unit II)


KPHP Model Bukit Punggur (Unit II
KPHP Model Yogyakarta
KPHL Model Bali Barat

KPHP Model Muara Dua

KPHL Model Rajabasa


KPHP Model Kota Agung Utara (UnIt XVI)
KPHP Model Gedong Wani (Unit XVI)

KPHL Model Karimun


KPHP Model Tasik Besar Serkap
KPHP Model Tebing Tinggi
KPHP Model Kampar Kiri (Unit XVIII)
KPHP Model Minas Tahura
KPHP Model Sungai Sembulan
KPHP Model Rambat Menduyung
KPHP Model Gunung Duren
KPHP Model Muko-Muko
KPHL Model Sungai Beram Hitam
KPHP Model Limau (Unit XII)
KPHP Model Merangin
KPHP Model Reg. 47 Way Terusan
KPHL Model Batu Tegi

KPHP Model Madina


KPHL Model Karo (Unit II)
KPHP Model Labuhan Batu Utara
KPHL Model Sijunjung
KPHL Model Solok (Unit VI)
KPHL Model Limapuluh Kota
KPHP Model Lalan
KPHP Model Rawas
KPHP Model Meranti
KPHP Model Benakat (Unit XIV)

KPH MODEL

Kab. Mandailing Natal


Kab. Karo
Kab. Labuhan Batu Utara
Kab. Sijunjung
Kab. Solok
Kab. Lima Puluh Kota
Kab. Musi Banyuasin
Kab. Musi Rawas
Kab. Musi Banyuasin
Kab. Ogan Komering Ulu, Kab.
Muara Enim, Kab. Lahat
Kab. Karimun
Kab. Pelalawan, Kab. Siak
Kab. Kepulauan Meranti
Kab. Kampar
Kab. Siak, Kab. Kampar
Kab. Bangka Tengah
Kab. Bangka Barat
Kab. Belitung Timur
Kab. Muko-Muko
Kab. Tanjung Jabung Barat
Kab. Sarolangun
Kab. Merangin
Kab. Lampung Tengah
Kab. Lampung Barat, Kab.
Lampung Tengah, Kab.
Tanggamus
Kab. Lampung Selatan
Kab. Tanggamus
Kab. Lampung Selatan, Kab.
Lampung Timur
Kab. Tulang Bawang, Kab. Way
Kanan
Kab. Pesawaran
Kab. Way Kanan
Kab. Kulon Progo, Kab. Bantul
Kab. Jembrana, Kab. Buleleng,
Kab. Tabanan
Kab. Buleleng, Kab. Bangli,
Kab. Tabanan, Kab. Badung
Kab. Buleleng, Kab. Karang
Asem, Kab. Bangli, Kab.
Klungkung
Kab. Lombok Barat, Kab.
Lombok Utara
Kab. Batu Lanteh
Kab. Lombok Timur

KABUPATEN/KOTA

TABEL IV.2. PENETAPAN WILAYAH KPH MODEL SAMPAI DENGAN TAHUN 2012

SK.342/Menhut-II/2011
SK.225/Menhut-II/2012

SK. 785/Menhut-II/2009

SK.621/Menhut-II/2011

SK.620/Menhut-II/2011

SK.438/Menhut-II/2012
SK.439/Menhut-II/2012
SK.721/Menhut-II/2011
SK. 784/Menhut-II/2009

SK.236/Menhut-II/2012

SK.367/Menhut-II/2011
SK.379/Menhut-II/2011
SK.427/Menhut-II/2011

SK.442/Menhut-II/2012
SK. 509/Menhut-II/2010
SK.343/Menhut-II/2011
SK.640/Menhut-II/2011
SK.765/Menhut-II/2012
SK. 329/Menhut-II/2010
SK.763/Menhut-II/2012
SK.764/Menhut-II/2012
SK. 330/Menhut-II/2010
SK. 787/Menhut-II/2009
SK.714/Menhut-II/2011
SK.43/Menhut-II/2012
SK. 794/Menhut-II/2009
SK. 650/Menhut-II/2010

SK. 332/Menhut-II/2010
SK.757/Menhut-II/2012
SK.758/Menhut-II/2012
SK. 331/Menhut-II/2010
SK.42/Menhut-II/2012
SK.44/Menhut-II/2012
SK. 789/Menhut-II/2009
SK.688/Menhut-II/2012
SK.689/Menhut-II/2012
SK.769/Menhut-II/2012

NO SK

TANGGAL

28 Juni 2011
4 Mei 2012

07 Desember 2009

01 November 2011

01 November 2011

9 Agustus 2012
9 Agustus 2012
20 Desember 2011
07 Desember 2009

10 Mei 2012

07 Juli 2011
18 Juli 2011
27 Juli 2011

9 Agustus 2012
21 September 2010
28 Juni 2011
07 November 2011
26 Desember 2012
25 Mei 2010
26 Desember 2012
26 Desember 2012
25 Mei 2010
07 Desember 2009
19 Desember 2011
2 Februari 2012
07 Desember 2009
22 Nopember 2010

25 Mei 2010
26 Desember 2012
26 Desember 2012
25 Mei 2010
2 Februari 2012
2 Februari 2012
07 Desember 2009
29 November 2012
29 November 2012
26 Desember 2012

SURAT KEPUTUSAN

14.303,00
31.987,00

28.911

21.891,00

14.651,00

9.944,00
19.131,00
2.312,80
59.848

5.160,00
56.020,00

9.605,00
0
412,00
24.028,00
0
5.185
8.803,00
12.615,00
0
15.965
54.793,00
36.088,00
0
58.162

20.082,00
2.322,00

12.681
75.915,00
10.357,00
83.952
114.061,00
94.883,00
0

Hutan
Lindung

14.842,00
5.602,00

5.075

1.087,00

1.260,00
21.995,00
13.411,70
1.892

49.134,00

30.243,00

0
34.228
50.819,00
45.620,00
11.937
0
43.807,00
9.944,00
12.500
0

0
491.768

14.704
14.468,00
70.278,00
40.785
3.481,00
5.286,00
0
89.511,00
134.597,00
135.570,00

Hutan
Produksi

3.631,00
0

6.977

1.610

0
0

8.002,00
2.660
69.335,00
119.755,00
140.562,00
0
0
0
66.337
0
22.502,00
30.105,00
0
0

131.781
14.624,00
0
25.755
12.804,00
17.383,00
265.953
32.074,00
97.588,00
43.160,00

Hutan Produksi
Terbatas

Luas (ha)

PENETAPAN

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

0
0
0
0

0
0
0

0
18.848
0
0
6,172
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Hutan
Produksi
yang
Dikonversi

32.776
37.589

40.963

22.978

14.651

11.204
41.126
15.725
63.350

49.134

5.160
56.020
30.243

17.607
513.276
69.747
143.783
146.734
39.413
59.622
58.235
78.274
15.965
121.102
76.137
12.500
58.162

159.166
105.007
80.635
150.492
130.346
117.552
265.953
121.585
252.267
181.052

Luas Total (ha)

28

NTB
NTB
NTT
NTT

NTT
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur

Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah

Sulawesi Utara

Gorontalo
Gorontalo
Gorontalo

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat

42
43
44
45
46
47
48
49
50

51
52
53
54
55
56
57
58

59

60
61
62

63

64
65
66

67
68
69
70
71
72
73
74

PROVINSI

38
39
40
41

NO

KPHP Model Pogogul


KPHP Model Budongn Lebbo
KPHL Model Mapili
KPHL Model Unit II Lariang
KPHL Model Mamasa Tengah
KPHL Model Mamasa Barat
KPHL Model Ganda Dewata (Unit XII)
KPHL Model Malunda

KPHP Model Rano Patanu (Unit XI)


KPHP Model Balantak
KPHP Model Dolago Tanggunung

KPHP Model Dampelas Tinombo

KPHP Model Pohuwato Unit III


KPHP Model Boalemo (Unit V)
KPHP Model Gorontalo Utara

KPHP Model Poigar

Kab. Buol
Kab. Mamuju
Kab. Polewali Mandar
Kab. Mamuju Barat
Kab. Mamasa
Kab. Mamasa
Kab. Mamuju, Kab. Mamasa
Kab. Majene

Kab. Donggala dan Kab. Parigi


Moutong
Kab. Poso
Kab. Banggai
Kab. Parigi Moutong, Kab. Sigi
Kab. Donggala, Kota Palu

Kab. Bolaang Mongondow,


Kab. Minahasa Selatan
Kab. Pohuwato
Kab. Boalemo
Kab. Gorontalo Utara

Kab. Sumbawa
Kab. Bima, Kota Bima
Kab. Rote Ndao
Kab. Kupang, Kab. Timor
Tengah Selatan, Kab. Timor
Tengah Utara
KPHL Model Alor Pantar
Kab. Alor
KPHP Model Sintang
Kab. Sintang
KPHP Model Kapuas Hulu (Unit XVIII dan XIX)
Kab. Kapuas Hulu
KPHP Model Kendawangan
Kab. Ketapang
KPHL Model Tarakan
Kota Tarakan
KPHP Model Berau Barat
Kab. Berau
KPHP Model Kayan (Unit V)
Kab. Bulungan
KPHP Model Malinau (Unit X)
Kab. Malinau
KPHP Model Meratus (Unit XXXI)
Kab. Kutai Kartanegara, Kab.
Kutai Barat, Kab. Paser,
Kab.Penajam Paser Utara, Kota
Balikpapan
KPHP Model Banjar
Kab. Banjar
KPHP Model Pulau Laut dan Sebuku (Unit III)
Kab. Kota Baru
KPHP Model Tanah Laut
Kab. Tanah Laut
KPHL Model Hulu Sungai Selatan
Kab. Hulu Sungai Selatan
KPHL Model Kapuas
Kab. Kapuas
KPHP Model Seruyan (Unit XXI)
Kab. Seruyan
KPHP Model Lamandau (Unit XXIII)
Kab. Lamandau
KPHP Model Kotawaringin Barat (Unit XII dan Unit XXV) Kab. Kota Waringinbarat

KPHL Model Ampang


KPHL Model Maria
KPHP Model Rote Ndao
KPHL Model Mutis Timau

KPH MODEL

KABUPATEN/KOTA

SK.756/Menhut-II/2012
SK. 335/Menhut-II/2010
SK. 651/Menhut-II/2010
SK.60/Menhut-II/2011
SK.340/Menhut-II/2011
SK.341/Menhut-II/2011
SK.441/Menhut-II/2012
SK.753/Menhut-II/2012

SK.639/Menhut-II/2011
SK.754/Menhut-II/2012
SK.755/Menhut-II/2012

SK. 792/Menhut-II/2009

SK. 334/Menhut-II/2010
SK.402/Menhut-II/2011
SK.766/Menhut-II/2012

SK. 788/Menhut-II/2009

SK. 793/Menhut-II/2009
SK.226/Menhut-II/2012
SK.440/Menhut-II/2012
SK.750/Menhut-II/2012
SK. 247/Menhut-II/2011
SK.716/Menhut-II/2011
SK.717/Menhut-II/2011
SK.749/Menhut-II/2012

SK.767/Menhut-II/2012
SK. 791/Menhut-II/2009
SK.380/Menhut-II/2011
SK.680/Menhut-II/2012
SK. 783/Menhut-II/2009
SK. 649/Menhut-II/2010
SK.223/Menhut-II/2012
SK.224/Menhut-II/2012
SK.768/Menhut-II/2012

SK.751/Menhut-II/2012
SK.752/Menhut-II/2012
SK. 333/Menhut-II/2010
SK.41/Menhut-II/2012

NO SK

TANGGAL

26 Desember 2012
25 Mei 2010
22 Nopember 2010
28 Pebruari 2011
27 Juni 2011
27 Juni 2011
9 Agustus 2012
26 Desember 2012

07 November 2011
26 Desember 2012
26 Desember 2012

07 Desember 2009

25 Mei 2010
21 Juli 2011
26 Desember 2012

07 Desember 2009

07 Desember 2009
4 Mei 2012
9 Agustus 2012
26 Desember 2012
02 Mei 2011
19 Desember 2011
19 Desember 2011
26 Desember 2012

26 Desember 2012
07 Desember 2009
18 Juli 2011
23 November 2012
07 Desember 2009
22 Nopember 2010
4 Mei 2012
4 Mei 2012
26 Desember 2012

26 Desember 2012
26 Desember 2012
25 Mei 2010
2 Februari 2012

SURAT KEPUTUSAN

44.257,00
20.924
53.485
34.512,00
33.218,00
17.352,00
157.598,00
45.109,00

46.341,00
30.418,00
67.794,00

21.017

59.301
29.383,00
18.632,00

5.265

42.090
12.883,00
15.862,00
21.221,00
105.372
38.970,00
25.432,00
9.672,00

59.419,00
10.420
224.522,00
16.268,00
2.400
247.025
168.198,00
220.723,00

24.168,00
8.515,00
15.509
97.005,00

Hutan
Lindung

54.008,00
49.774
0
2.394,00

28.740,00
28.049,00
19.008,00

10.244

13.605
12.403,00
15.759,00

101.268,00
96.545
23.711
21.010,00
4.744,00
36.203,00
0
6.962,00

62.349,00
58.936,00
57.548,00

69.651

43.369
55.140
71.417,00

16.594

328.827,00
180.951,00
49.303,00

6.112,00
19.906,00
257.160,00
19.739

25.354
0
5.289,00
0

21.977,00
0
150.262,00
0
2.223
410.253
309.868,00
384.271,00
113.329,00

6.252,00
14.563,00
0
18.375,00

Hutan Produksi
Terbatas

72.513
99.395,00
71.490,00
11.530,00

22.938,00
46.473
83.241,00
162.583,00
0
118.261
9.776,00
110.518,00
274.159,00

8.261,00
4.554,00
25.221
0

Hutan
Produksi

Luas (ha)

PENETAPAN
Hutan
Produksi
yang
Dikonversi

0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0

0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0

199.533
167.243
77.196
57.916
37.962
53.555
157.598
52.071

137.430
117.403
144.350

100.912

116.275
96.926
105.808

41.598

139.957
112.278
92.641
32.751
105.372
373.909
226.289
316.135

104.334
56.893
458.025
178.851
4.623
775.539
487.842
715.512
387.488

38.681
27.632
40.730
115.380

Luas Total (ha)

29

Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan
Maluku Utara

Maluku
Maluku
Papua Barat
Papua Barat
Papua
Papua
PAPUA
PAPUA
PAPUA

77
78
79

80
81

82
83
84
85
86
87
88
89
90

KPHP Model Wae Sapalewa


KPHP Model Wae Apu
KPHP Model Sorong
KPHP Model Sorong Selatan
KPHL Model Yapen
KPHL Model Biak Numfor

KPHP Model Larona Malili (Unit I)


KPHP Model Gunung Sinopa

KPHP Model Bombana (Unit X)


KPHL Model Konawe
KPHP Model Jeneberang (Unit IX)

KPHP Model Unit III Lakompa


KPHP Model Unit XXIV

KPH MODEL

Sumber: Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara

PROVINSI

75
76

NO

Kab. Buton
Kab. Konawe Selatan, Kota
Kendari
Kab. Bombana
Kab. Konawe
Kab. Bone, Kab. Sinjai, Kab.
Bulukumba, Kab. Bantaeng,
Kab. Gowa, Kab. Jeneponto,
Kab. Takalar
Kab. Luwu Timur
Kab. Halmahera Utara, Kota
Tidore Kepulauan
Kab. Maluku Tengah
Kab. Buru
Kab. Sorong
Kab. Sorong Selatan
Kab. Kepulauan Yapen
Kab. Biak Numfor
Kab. Sarmi, Kab. Jayapura
Kab. Waropen
Kab. Keerom

KABUPATEN/KOTA

SK. 336/Menhut-II/2010
SK.770/Menhut-II/2012
SK. 701/Menhut-II/2010
SK.771/Menhut-II/2012
SK. 786/Menhut-II/2009
SK. 648/Menhut-II/2010
SK.759/Menhut-II/2012
SK.760/Menhut-II/2012
SK.761/Menhut-II/2012

SK.722/Menhut-II/2011
SK. 337/Menhut-II/2010

SK.426/Menhut-II/2011
SK.762/Menhut-II/2012
SK.715/Menhut-II/2011

SK. 795/Menhut-II/2009
SK.61/Menhut-II/2011

NO SK

TANGGAL

25 Mei 2010
26 Desember 2012
20 Desember 2010
26 Desember 2012
07 Desember 2009
22 Nopember 2010
26 Desember 2012
26 Desember 2012
26 Desember 2012

20 Desember 2011
25 Mei 2010

27 Juli 2011
26 Desember 2012
19 Desember 2011

07 Desember 2009
28 Pebruari 2011

SURAT KEPUTUSAN

4.545
73.478,00
11.789
121.361,00
15.100
120.340
46.604,00
83.372,00
73.430,00

156.593,00
21.056

23.659,00
96.941,00
60.451,00

12.432
41.405,00

Hutan
Lindung

34.609
62.921,00
111.444
73.189,00
90.767
30.527
49.564,00
97.691,00
35.959,00

6.391,00
9.604

74.514,00
8.018,00
45.471,00

11.880
89.343,00

Hutan
Produksi

27.903
96.033,00
100.136
88.710,00
0
55.149
187.257,00
5.899,00
41.213,00

79.008,00
13.917

17.953,00
35.668,00
54.932,00

6.288
3.671,00

Hutan Produksi
Terbatas

Luas (ha)

PENETAPAN
Hutan
Produksi
yang
Dikonversi

0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

0
0
0

0
0

67.057
232.432
223.369
283.260
105.867
206.016
283.425
186.962
150.602

241.992
44.577

116.126
140.627
160.854

30.600
134.419

Luas Total (ha)

30

Taman Nasional Bukit Tigapuluh


Taman Nasional Berbak
Taman Nasional Bukit Duabelas
Taman Nasional Way Kambas
Taman Nasional Ujung Kulon
Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Taman Nasional Gunung Ciremai
Taman Nasional Gunung Merapi
Taman Nasional Karimun Jawa
Taman Nasional Gunung Merbabu
Taman Nasional Meru Betiri
Taman Nasional Alas Purwo
Taman Nasional Baluran
Taman Nasional Bali Barat
Taman Nasional Gunung Rinjani
Taman Nasional Laiwangi Wanggameti
Taman Nasional Manupeu Tanah Daru
Taman Nasional Komodo
Taman Nasional Danau Kelimutu
Taman Nasional Danau Sentarum
Taman Nasional Gunung Palung
Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya
Taman Nasional Kutai
Taman Nasional Kayan Mentarang
Taman Nasional Tanjung Putting
Taman Nasional Sebangau
Taman Nasional Bunaken
Taman Nasional Bogani Nani Wartabone
Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai
Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung
Taman Nasional Manusela
Taman Nasional Aketajawe Lolobata
Taman Nasional Lorentz
Taman Nasional Wasur

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

Taman Nasional Batang Gadis


Taman Nasional Siberut
Taman Nasional Sembilang
Taman Nasional Tesso Nilo

KPHK

1
2
3
4

NO

Luas Total

Riau
Jambi
Jambi
Lampung
Banten
Banten dan Jawa Barat
Jawa Barat
DIY dan Jawa Tengah
Jawa Tengah
Jawa Tengah
Jawa Timur
Jawa Timur
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara dan Gorontalo
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Selatan
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua

Sumatera Utara
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Riau

PROVINSI

TABEL IV.3. PENETAPAN WILAYAH KPH KONSERVASI SAMPAI DENGAN TAHUN 2012

SK.789/Menhut-II/2012
SK. 774/Menhut-II/2009
SK. 720/Menhut -II/2010
SK. 712/Menhut-II/2010
SK. 775/Menhut-II/2009
SK. 776/Menhut-II/2009
SK.790/Menhut-II/2012
SK. 713/Menhut-II/2010
SK. 749/Menhut-II/2011
SK. 751/Menhut-II/2011
SK. 779/Menhut-II/2009
SK. 801/Menhut-II/2009
SK. 718/Menhut-II/2010
SK. 780/Menhut-II/2009
SK. 781/Menhut-II/2009
SK. 714/Menhut II/2010
SK. 719/Menhut-II/2010
SK. 753/Menhut-II/2011
SK. 754/Menhut-II/2011
SK. 715/Menhut-II/2010
SK. 721/Menhut-II/2010
SK. 750/Menhut-II/2011
SK. 778/Menhut-II/2009
SK. 752./Menhut-II/2011
SK. 777/Menhut-II/2009
SK.791/Menhut-II/2012
SK. 782/Menhut-II/2009
SK. 716/Menhut-II/2010
SK. 755/Menhut-II/2011
SK. 717/Menhut-II/2010
SK. 756/Menhut-II/2011
SK.757/Menhut-II/2011
SK.792/Menhut-II/2012
SK.793/Menhut-II/2012

Surat Keputusan
SK.786/Menhut-II/2012
SK.787/Menhut-II/2012
SK. 748/Menhut-II/2011
SK.788/Menhut-II/2012
27 Desember 2012
7 Desember 2009
29 Desember 2010
29 Desember 2010
7 Desember 2009
7 Desember 2009
27 Desember 2012
29 Desember 2010
30 Desember 2011
30 Desember 2011
7 Desember 2009
7 Desember 2009
29 Desember 2010
7 Desember 2009
7 Desember 2009
29 Desember 2010
29 Desember 2010
30 Desember 2011
30 Desember 2011
29 Desember 2010
29 Desember 2010
30 Desember 2011
7 Desember 2009
30 Desember 2011
7 Desember 2009
27 Desember 2012
7 Desember 2009
29 Desember 2010
30 Desember 2011
29 Desember 2010
30 Desember 2011
30 Desember 2011
27 Desember 2012
27 Desember 2012

PENETAPAN KPHK
Tanggal
27 Desember 2012
27 Desember 2012
30 Desember 2011
27 Desember 2012

72.150,00
190.500,00
202.896,31
38.576,00

7.724.717,39

144.223,00
62.700,00
60.500,00
130.000,00
122.956,00
113.357,00
15.500,00
6.410,00
111.625,00
5.725,00
58.000,00
43.420,00
25.000,00
19.002,89
41.330,00
47.014,00
87.984,00
173.000,00
5.356,50
132.000,00
90.000,00
181.090,00
198.629,00
1.360.500,00
415.040,00
568.700,00
89.065,00
287.115,00
105.194,00
43.750,00
189.000,00
167.300,00
2.354.644,00
413.810,00

Luas (ha)

31

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Sumatera Barat

Sumatera Barat

Sumatera Selatan

Sumatera Selatan

Sumatera Selatan

Sumatera Selatan

Kepulauan Riau

Riau

Riau

Riau

Kepulauan Bangka
Belitung
Kepulauan Bangka
Belitung
Kepulauan Bangka
Belitung
Bengkulu

10

11

12

13

14

Jambi

Jambi

Jambi

18

19

20

17

16

15

Sumatera Utara

PROVINSI

NO

Muko-Muko

Belitung Timur

Bangka Barat

Bangka Tengah

Kampar

Pelalawan, Siak

Kepulauan Meranti

Kep.Karimun

Musi Banyuasin

Musi Banyuasin

Musi Rawas

Musi Rawas

Solok

Lima Puluh Kota

Sijunjung

Labuhan Batu Utara

Mandailing Natal

KABUPATEN/ KOTA

KPHP Limau (Unit VII)

KPHP Model Merangin

Sarolangun

Merangin

KPHL Model Sungai Beram Hitam Tanjung Jabung Barat

KPHP Muko-Muko

KPHP Gunung Duren

KPHP Rambat Menduyung

KPHP Model Sungai Sembulan

KPHL Kampar Kiri

KPHP Tasik Besar Serkap

KPHP Tebing Tinggi

KPHL Model Karimun

KPHP Model Meranti

KPHP Model Lalan

KPHP Model Rawas

KPHP Model Lakitan

KPHL Model Solok

KPHL Model Lima Puluh Kota

KPHL Model Sijunjung

KPHP Labuhan Batu Utara

KPHP Mandailing Natal

KPH MODEL
PERIHAL

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Kampar
Perubahan Peraturan Bupati Kampar No. 08 Tahun 2009 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar

Peraturan Bupati Kampar No.08 Tahun 2009

Peraturan Bupati No 15 Tahun 2012

Peraturan Bupati Merangin No 33 Tahun 2011

Peraturan Bupati Tanjung Jabung Barat No 18 Tahun 2010

Peraturan Bupati Muko Muko No 02 2012

Peraturan Bupati Belitung Timur No.22 Tahun 2012

Peraturan Bupati Bangka Barat No.19 Tahun 2012

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit PelaksanaTeknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Dinas
Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Sarolangun

Tugas dan Fungsi UPT Dinas KPHP Bukit Lubuk Pekak-Hulu Landai

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit PelaksanaTeknis Dinas Kehutanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit pelaksana Teknis pada Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten
Bangka Tengah
Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi pada Dinas Kehutanan dan
Perkebunan
Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan pada Dinas
Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung Timur
Pembentukan Struktur Organisasi dan Tata kerja KPH Model Kabupaten Muko Muko

Perubahan Ketiga Peraturan Bupati Kampar No. 08 Tahun 2009 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar

Peraturan Bupati Kampar No. 24a Tahun 2012

Peraturan Bupati Bangka Tengah No. 10 Tahun 2011

Perubahan Kedua Peraturan Bupati Kampar No. 08 Tahun 2009 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar

Peraturan Bupati Kampar No. 35 Tahun 2010

Peraturan Bupati Kampar No. 27 Tahun 2010

Peraturan Gubernur Riau No 47 Tahun 2011

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja UPT KPHP Model Tebing Tinggi pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan
Kabupaten Kepulauan Meranti
Organisasi, Tata Kerja dan Uraian Tugas UPT KPHP Model Tasik Besar Serkap

Pembentukan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Karimun Tahun 2012

Pembentukan Organisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Kabupaten Musi Banyuasin

Pembentukan Organisasi Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Kabupaten Musi Banyuasin

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kehutanan Kabupaten Musi Rawas

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kehutanan Kabupaten Musi Rawas

Perubahan atas Peraturan Bupati Solok Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Unit Pelaksana Teknis

Susunan dan Tata Kerja UPT KPHL Model pada Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Lima Puluh Kota

Pembentukan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi pada Pemerintah
Kabupaten Labuhan Batu Utara
Organisasi dan Tata Kerja UPTD KPHL Model Kab. Sijunjung

Pembentukan UPT KPHP pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal

PENETAPAN

Peraturan Bupati Kepulauan Meranti Nomor 58 Tahun 2011

Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 6 Tahun


2011
Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 6 Tahun
2011
Keputusan Bupati Karimun No.97 Tahun 2012

Peraturan Bupati Musi Rawas No. 27 Tahun 2010

Peraturan Bupati Musi Rawas No. 27 Tahun 2010

Peraturan Bupati Solok 56 Tahun 2011

Peraturan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 122 Tahun 2011

Peraturan Bupati Sijunjung No. 18 Tahun 2011

Peraturan Bupati Labuhan Batu Utara Nomor 22 Tahun 2012

Peraturan Bupati Mandailing Natal No 81 Tahun 2011

DAERAH/ GUBERNUR/ BUPATI/ WALIKOTA

NOMOR SK/PERATURAN

TABEL IV.4. PENETAPAN KELEMBAGAAN KPH MODEL SAMPAI DENGAN TAHUN 2012

10 April 2012

30 Desember 2011

8 Oktober 2010

05 Januari 2012

30 Juli 2012

05 Juli 2012

14 Februari 2011

13 Juli 2012

7 Oktober 2010

7 Juni 2010

24 Febuari 2009

31 Oktober 2011

08 Agustus 2011

28 Maret 2012

19 Desember 2011

19 Desember 2011

04 Oktober 2010

04 Oktober 2010

02 Desember 2011

18 Oktober 2011

08 Agustus 2011

26 Desember 2012

21 Desember 2011

Tanggal

32

Lampung

Lampung

D.I Yogyakarta

Bali

Jembrana, Buleleng,
Tabanan
Bali
KPHL Model Bali Tengah (Unit II) Buleleng, Bangli, Tabanan
dan Badung
Bali
KPHL Model Bali Timur (Unit III) Buleleng, Karang Asem,
Bangli dan Klungkung
Nusa Tenggara Barat KPHL Model Rinjani Barat
Lombok Barat, Lombok Utara

Nusa Tenggara Barat KPHP Model Batu Lanteh

Nusa Tenggara Barat KPHL Ampang

Nusa Tenggara Barat KPHL Model Lombok Timur (Unit


IV)
Nusa Tenggara Timur KPHP Model Rote Ndao

Nusa Tenggara Timur KPHL Mutis Timau

Kalimantan Barat

Kalimantan Barat

Kalimantan Barat

Kalimantan Timur

Kalimantan Timur

Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan

25

26

27

28

32

33

34

35

36

37

38

39

40

41

42

43

31

30

29

Lampung

24

KPHP Tanah Laut

KPHP Model Banjar

KPHP Model Berau Barat

KPHL Model Tarakan

KPHL Model Kapuas Hulu (Unit


XVIII dan XIX)
KPHP Kendawangan

KPHP Model Sintang

KPHL Model Bali Barat

KPHL Model Kota Agung Utara


(Unit X)
KPHP Yogyakarta

KPHL Model Rajabasa

KPHP Model Gedong Wani (Unit


XVI)
KPHP Model Muara Dua

Lampung

23

Tanah Laut

Banjar

Berau

Kota Tarakan

Ketapang

Kapuas Hulu

Kupang, Timor Tengah


Selatan dan Timor Tengah
Utara
Sintang

Rote Ndao

Lombok Timur

Sumbawa

Batu Lanteh

Kulon Progo, Bantul, dan


Gunung Kidul

Tanggamus

Tanggamus, Lampung
Tengah, Lampung Barat
Lampung Selatan dan
Lampung Timur
Tulang Bawang dan Way
Kanan
Lampung Selatan

Lampung

Lampung Tengah

KABUPATEN/ KOTA

22

KPHP Model Reg. 47 Way


Terusan
KPHL Model Batu Tegi

KPH MODEL

Lampung

PROVINSI

21

NO

Peraturan Gubernur DIY No 36 Tahun 2008

Peraturan Bupati Tanah Laut No.48 Tahun 2011

Peraturan Bupati Banjar No. 13 Tahun 2009

Peraturan Bupati Berau Nomor 53 Tahun 2011

Peraturan Walikota Tarakan No. 67 Tahun 2009

Surat Penunjukan Bupati Kendawangan No.522/2722/dkn/2012

Peraturan Bupati Kapuas Hulu No.35 Tahun 2011

Peraturan Bupati Sintang No. 62 Tahun 2010

Peraturan Daerah Prov NTT No.2 Tahun 2012

Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao Nomor 9 Tahun 2012

Peraturan Bupati Lombok Timur No.13 Tahun 2012

Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 1 Tahun 2008

Peraturan Bupati Sumbawa No. 16 Tahun 2008

Peraturan Gubernur NTB No. 23 Tahun 2008

Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 2 Tahun 2008

Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 2 Tahun 2008

09 Agustus 2012

16 Oktober 2012

05 Maret 2012

21 Januari 2008

21 Januari 2008

26 Agustus 2008

10 Juli 2008

10 Juli 2008

10 Juli 2008

04 Desember 2008

30 Desember 2011

15 September 2011

06 Agustus 2010

06 Agustus 2010

06 Agustus 2010

18 Maret 2008

Tanggal

Perubahan atas Peraturan Bupati Tanah Laut No.9 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis Pada Dinas dan Badan di Lingkungan Pemerintahan Tanah Laut

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja UPT KPH Kab. Banjar

Tupoksi serta Tata Kerja Organisasi UPT KPHL di Lingkungan Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi Kota
Tarakan
Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP)
Model Berau Barat pada Dinas Kehutanan Kabupaten Berau

Menunjuk Unit Pelaksana Pengamanan dan Rehabilitasi Hutan (UPPRH) Kendawangan sebagai Kesatuan Pengelolaan
Hutan Produksi (KPHP) Model yang Pembinaan dan Pendanaannya oleh Kementerian Kehutanan

01 Desember 2011

01 Juli 2009

29 Desember 2011

09 Desember 2009

20 November 2012

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Sungai Merakai pada Dinas Kehutanan dan
23 Desember 2010
Perkebunan Kab. Sintang
Pembentukan Kesatuan Pengelolaan Hutan Model Kabupaten Kapuas Hulu
16 November 2011

Organisasi dan Tata Kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Model Mutis Timau Unit XIX Prov NTT

Organisasi dan Tata Kerja Kesatuan Pengelolaan HutanProduksi Model Rote Ndao Kabupaten Rote Ndao

UPT Dinas pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lombok Timur

Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas pada Dinas Daerah Kabupaten Sumbawa

Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Daerah dan Unit Pelaksana Teknis Badan pada
Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Bali

Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Bali

Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Bali

Organisasi dan tata kerja UPTD dan UPT Lembaga Teknis Daerah Provinsi DIY

Peraturan Gubernur DIY No. 50 Tahun 2008

Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 2 Tahun 2008

Rincian Tugas dan Fungsi Dinas dan Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan

Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus No 21 Tahun 2011

Perbentukan, Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pada Dinas Provinsi Lampung

Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja UPTD pada Dinas Daerah Provinsi Lampung

Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja UPTD pada Dinas Daerah Provinsi Lampung

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja UPTD KPHP Register 47 Way Terusan Kab. Lampung Tengah

PERIHAL

Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) KPHL Rajabasa pada Dinas Kehutanan
Kabupaten Lampung Selatan
Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja KPHL Kabupaten Tanggamus

Peraturan Bupati Lampung Selatan No 26 Tahun 2011

Peraturan Gubernur Lampung No. 27 Tahun 2010

Peraturan Gubernur Lampung No. 27 Tahun 2010

Peraturan Gubernur Lampung No. 27 Tahun 2010

Peraturan Bupati Lampung Tengah No. 10 Tahun 2008

DAERAH/ GUBERNUR/ BUPATI/ WALIKOTA

NOMOR SK/PERATURAN

PENETAPAN

33

Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan

Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah

Sulawesi Utara

Gorontalo

Gorontalo

Gorontalo

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat

Sulawesi Tenggara

Sulawesi Tenggara

Sulawesi Tenggara

45

46

47

48

49

50

51

52

53

54

55

56

57

58

59

60

61

62

63

64

PROVINSI

44

NO

Donggala, Parigi Moutong

Poso

Gorontalo Utara

Boalemo

Bolaang Mongondow,
Minahasa Selatan
Pohuwato

Lamandau

Seruyan

Kapuas

Hulu Sungai Selatan

Kota Baru

KABUPATEN/ KOTA

KPHP Model Bombana (Unit X)

KPHP Model Unit XXIV

KPHP Model Unit III Lakompa

KPHL Malunda

KPHL Ganda Dewata (Unit XII)

KPHP Model Mamasa Barat

KPHL Model Mamasa Tengah

KPHL Model Unit II Lariang

KPHL Model Mapilli

Konawe Selatan, Kota


Kendari
Bombana

Buton

Majene

Mamuju, Mamasa

Mamasa

Mamasa

Mamuju Utara

Polewali Mandar

KPHP Model Dolago Tanggunung Parigi Moutong , Sigi,


Donggala , Kota Palu

KPHP Model Rano Patanu (Unit


XI)
KPHP Model Dampelas Tinombo

KPHP Gorontalo Utara

KPHP Model Boalemo (Unit V)

KPHL Model Unit III Pohuwato

KPHP Model Poigar

KPHP Lamandau (Unit XXXIII)

KPHP Seruyan (Unit XXI)

KPHL Model Kapuas

KPHP Model Pulau Laut dan


Sebuku (Unit III)
KPHL Hulu Sungai Selatan

KPH MODEL

Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Kehutanan Kabupaten Mamasa
Tugas Pokok dan Fungsi Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) dan Kesatuan
Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) pada Dinas Kehutanan
Peraturan Gubernur Sulawesi Barat tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan
Pengelolaan Hutan (KPH) Ganda Dewata pada Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat

Peraturan Bupati Mamasa No.8 Tahun 2010


Keputusan Bupati Mamasa No, 522.7/Kpts-126/X/2010

Peraturan Bupati Bombana No.17 Tahun 2012

Peraturan Gubernur Sultra No.42 Tahun 2011

Peraturan Bupati Buton No. 5 Tahun 2011

Peraturan Bupati Majene No.1 Tahun 2012

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Unit X Tina Orima Kab.
Bombana

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja serta Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi
(KPHP) Kabupaten Buton
Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja UPTD KPHP Gularaya (Unit XXIV) Kab Konawe Selatan dan Kota Kendari

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Malunda pada Dinas
Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Majene

Tugas Pokok dan Fungsi Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) dan Kesatuan
Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) pada Dinas Kehutanan

Keputusan Bupati Mamasa No, 522.7/Kpts-126/X/2010

Pembentukan Organisasi/Kelembagaan dan Penunjukan Personil pada Kesatuan Pengelolaan Hutan Mapili

Perubahan atas Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah No.05 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis pada Dinas dan Badan di Lingkungan Pemerintah Sulawesi Tengah

Perubahan atas Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah No.05 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis pada Dinas dan Badan di Lingkungan Pemerintah Sulawesi Tengah

Organisasi dan Tata Kerja KPHP Model Sintuwu Maroso Kabupaten Poso

Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model
Seruyan di Kabupaten Seruyan
Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Daerah Kabupaten
Lamandau
Perubahan Peraturan Gubernur No 94 Tahun 2008 tentang Pembentukan UPT Dinas pada Dinas Kehutanan Prov.
Sulawesi Utara
Pelaksanaan Peraturan Daerah Kab. Pohuwato No. 1 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja
Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pohuwato
Pembentukan Organisasi UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Dinas Kehutanan Pertambangan dan Energi
Kab. Boalemo.
Pembentukan Kelembagaan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPHP) Dinas
Kehutanan Pertambangan dan Energi Kabupaten Gorontalo Utara

Organisasi dan Tata Kerja UPTD KPH pada Dinas Kehutanan Kabupaten Mamuju Utara dan tentang Personel UPTD
Lariang Dinas Kehutanan Kabupaten Mamuju Utara
Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Kehutanan Kabupaten Mamasa

Peraturan Gubernur Sulawesi Barat No.27 Tahun 2011

03 Februari 2012

Tanggal

12 September 2012

27 Oktober 2011

25 Februari 2011

25 Januari 2012

30 Desember 2011

7 Oktober 2010

05 Oktober 2010

7 Oktober 2010

05 Oktober 2010

03 Januari 2011

10 Maret 2010

27 November 2012

27 Nopember 2012

03 Desember 2011

23 Juli 2012

12 Mei 2011

08 April 2008

16 Maret 2011

02 Januari 2012

04 Februari 2012

Unit Pelaksana Teknis Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Kabupaten Hulu Sungai
24 Desember 2012
Selatan
Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah(UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan
Lindung (KPHL) Model Kapuas Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kapuas
06 Desember 2011

Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja UPT KPHP dan UPT KPHL Kabupaten Kotabaru

PERIHAL

Keputusan Bupati Mamuju Utara No 542 Tahun 2010 dan


Keputusan Bupati Mamuju Utara No. 015 Tahun 2011
Peraturan Bupati Mamasa No.8 Tahun 2010

Keputusan Bupati Polewali Mandar No. 91 Tahun 2010

Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah No.45 Tahun 2012

Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah No. 45 Tahun 2012

Peraturan Bupati Poso No.54 Tahun 2011

Peraturan Bupati Gorontalo Utara No.6 Tahun 2012

Peraturan Bupati Boalemo No. 12 Tahun 2011

Peraturan Bupati Pohuwato No. 9 Tahun 2008

Peraturan Gubernur Sulawesi Utara No. 4 Tahun 2011

Peraturan Bupati Lamandau No.10 Tahun 2012

Peraturan Bupati Seruyan No 26 Tahun 2012

Peraturan Bupati Kapuas No.197 Tahun 2011

Peraturan Bupati Hulu Sungai Selatan No 33 Tahun 2012

Peraturan Bupati Kota Baru No.37 Tahun 2012

DAERAH/ GUBERNUR/ BUPATI/ WALIKOTA

NOMOR SK/PERATURAN

PENETAPAN

34

Sulawesi Selatan

Maluku Utara

Maluku

Maluku

Papua Barat

Papua

Papua

Papua

Papua

66

67

68

69

70

71

72

73

74

KPHP Waropen

KPHP Keerom

KPHL Model Biak Numfor

KPHP Model Yapen

KPHP Model Sorong

KPHP Wae Apu

KPHP Model Wae Sapalewa

KPHP Model Gunung Sinopa

KPHP Jeneberang (Unit IX)

KPHL Larona Malili

KPH MODEL

Peraturan Daerah Kab. Luwu Timur No.38 Tahun 2011

DAERAH/ GUBERNUR/ BUPATI/ WALIKOTA

NOMOR SK/PERATURAN

Waropen

Keerom

Biak Numfor

Kepulauan Yapen

Sorong

Buru

Maluku Tengah

Halmahera Tengah, Kota


Tidore Kepulauan

Keputusan Bupati Kabupaten Waropen No.7 Tahun 2012

Peraturan Daerah Kabupaten Biak Numfor Nomor 28 Tahun


2011
Peraturan Bupati Keerom No. 10 Tahun 2012

Peraturan Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen No. 16 Tahun


2010

Peraturan Bupati Sorong Nomor 237 Tahun 2010

Peraturan Bupati Buru No.37 Tahun 2012

Peraturan Bupati Maluku Tengah No. 03 Tahun 2012

Peraturan Gubernur Maluku Utara No.7 Tahun 2011

Bone, Sinjai, Bulukumba,


Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan No.29 Tahun 2012
Bantaeng, Gowa,Jeneponto,
Takalar

Luwu Timur

KABUPATEN/ KOTA

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

Sulawesi Selatan

PROVINSI

65

NO
PERIHAL

14 Desember 2011

01 Nopember 2010

08 Nopember 2010

07 Desember 2012

19 Januari 2012

15 Nopember 2011

29 Juni 2012

31 Desember 2011

Tanggal

Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi
26 Nopember 2012
(UPTD-KPHP) pada Dinas Perkebunan dan Kehutanan
Pembentukan Kelembagaan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan UPTD KPH Model Waropen
29 Maret 2012
Kabupaten Waropen Provinsi Papua

Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja KPHL Kabupaten Biak Numfor

Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT-KPH)
Model Yapen pada Dinas Kehutanan Kabupaten Kepulauan Yapen

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Kabupaten Sorong

Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja UPT KPHP Model Wae Sapalewa pada Dishutbun Kab. Maluku
Tengah
Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Kabupaten Buru

Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah(UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan
Lindung (KPHL) Model Gunung Sinopa pada Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara

Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan

Organisasi dan Tata Kerja KPHL Kabupaten Luwu Timur

PENETAPAN

35

PROVINSI

30 Maluku

29 Sulawesi Barat

28 Gorontalo

27 Sulawesi
Tenggara

26 Sulawesi Selatan

25 Sulawesi Tengah

10

495.816

94.000

60.315

582.352

155.611

4.430.072

132.951

4.067.999

1.211.700

23.000

129.054

307.086

1.414.135

265.591

560.526

177.298

72

22 Kalimantan
Selatan

23 Kalimantan
Timur
24 Sulawesi Utara

68

21 Kalimantan
Tengah

29

19 Nusa Tenggara
Timur

20 Kalimantan Barat

26

10

LUAS (Ha)

JUNI 99 - DES 2007

UNIT

18 Nusa Tenggara
Barat

17 Bali

16 Banten

15 Jawa Timur

14 D.I. Yogyakarta

13 Jawa Tengah

12 Jawa Barat

11 DKI Jakarta

10 Kepulauan Riau

9 Kep. Bangka
Belitung

8 Lampung

7 Bengkulu

6 Sumatera
Selatan

5 Jambi

4 Riau

3 Sumatera Barat

2 Sumatera Utara

1 Nanggroe Aceh
Darussalam

NO

179.010,00

340.840,00

85.100,00

134.200,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

UNIT

501.270,00

46.235,00

30.150,00

84.765,00

15 1.030.966,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

UNIT

87.241,00

73.414,00

20.284,00

42.390,00

40.380,00

3 144.895,00

2 206.870,00

30.920,00

430.189,00

134.515,00

14.800,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2011

UNIT LUAS (Ha) UNIT

TAHUN 2010

PERMOHONAN

218.722,00

140.000,00

78.245,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012
UNIT

16

10

102

77

35

26

11

850.641,00

84.765,00

0,00

94.000,00

60.315,00

622.732,00

155.611,00

6.657.659,00

220.192,00

4.867.783,00

1.526.650,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

53.150,00

129.054,00

327.370,00

1.414.135,00

386.226,00

575.326,00

177.298,00

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012


UNIT

27

39

62

27

17

347.831

149.905

494.000

277.101

1.089.116

3.388.866

4.063.394

1.051.865

99.054

151.731

31.720

697.641

202.530

342.718

135.402

LUAS (Ha)

JUNI 99 - DES 2007


UNIT

12

TAHUN 2009

166.520,00

573.330,00

152.450,00

66.570,00

14

84.040,00

987.795,00

515.665,00

109.600,00

33.190,00

LUAS (Ha) UNIT LUAS (Ha)

TAHUN 2008
UNIT

TAHUN 2011

TAHUN 2012

46.235,00

21.315,00

42.390,00

40.380,00

2 119.250,00

2 129.060,00

1 128.030,00

14.800,00

72.930,00

56.935,00

4 397.190,00

2 109.030,00

2 114.170,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

99.054,00

0,00

54.505,00

151.731,00

31.720,00

697.641,00

244.920,00

357.518,00

135.402,00

14

690.536,00

84.040,00

0,00

149.905,00

494.000,00

317.481,00

0,00

61 3.290.661,00

39 3.388.866,00

72 4.932.469,00

34 1.383.300,00

17

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

UNIT LUAS (Ha) UNIT LUAS (Ha) UNIT LUAS (Ha) UNIT

TAHUN 2010

REALISASI PENYELESAIAN

TABEL V.1. PERKEMBANGAN PENYIAPAN PETA AREAL KERJA IZIN USAHA PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYU (IUPHHK) DALAM HUTAN ALAM PADA HUTAN PRODUKSI

36

PROVINSI

95.605

1.281.031

88.226

LUAS (Ha)

273 15.572.368,00

11

UNIT

JUNI 99 - DES 2007

143.500,00

688.350,00

160.000,00

LUAS (Ha)

18 1.731.000,00

UNIT

TAHUN 2008

807.087,00

113.750,00

79.500,00

LUAS (Ha)

33 2.693.723,00

UNIT

TAHUN 2009

273

230

RealisasiPenyelesaian

JUNI
99
DES
2007

Permohonan

300
250
200
150
100
50
0

11 615.474,00

22

18

34

33
10

11
17

15
7

11

Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun


2008 2009 2010 2011 2012

519.781,000

632.710,00

15 1.762.915,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2011

UNIT LUAS (Ha) UNIT

TAHUN 2010

PERMOHONAN

PERKEMBANGANPENYIAPANPETAAREALKERJAIZIN
USAHAPEMANFAATANHASILHUTANKAYU(IUPHHK)
DALAMHUTANALAMPADAHUTANPRODUKSI(UNIT)

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

JUMLAH

33 Papua Barat

32 Papua

31 Maluku Utara

NO

678.410,00

374.955,00

LUAS (Ha)

361

16

22

UNIT

UNIT

279.160

281.190

169.770

LUAS (Ha)

JUNI 99 - DES 2007

23.865.812,00 230 13.252.994,00

2.244.383,00

3.090.796,00

327.726,00

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

488.560,00

906.010,00

308.670,00

203.010,00

Tahun
2010
615.474

Tahun
2009

634.400

Tahun
2008

15.572.36 1.731.000 2.693.723

JUNI99
DES
2007

RealisasiPenyelesaian 13.252.99 1.447.430 3.147.980

Permohonan

18.000.000
16.000.000
14.000.000
12.000.000
10.000.000
8.000.000
6.000.000
4.000.000
2.000.000

1.727.660

891.875

1.762.915 1.490.332

Tahun
2011

634.400

1 107.740,00

10

Tahun
2012

34 3.147.980,00

TAHUN 2011

TAHUN 2012

17

1.727.660

3 514.470,00

3 562.305,00

0
56.325,00

891.875

4 721.380,00

372.780,00

320

21.102.339

16 2.421.020,00

14 1.804.790,00

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

UNIT LUAS (Ha) UNIT LUAS (Ha) UNIT LUAS (Ha) UNIT

TAHUN 2010

REALISASI PENYELESAIAN
TAHUN 2009

LUAS (Ha) UNIT LUAS (Ha)

22 1.447.430,00

UNIT

TAHUN 2008

PERKEMBANGANPENYIAPANPETAAREALKERJAIZINUSAHA
PEMANFAATANHASILHUTANKAYU(IUPHHK)DALAMHUTANALAM
PADAHUTANPRODUKSI(LUAS)

11 1.490.332,00

UNIT

TAHUN 2012

37

Sumatera Barat

Riau

Jambi

Sumatera Selatan

Bengkulu

Lampung

Kep. Bangka Belitung

1.007.186

25

12 Jawa Barat

13 Jawa Tengah

14 D.I. Yogyakarta

15 Jawa Timur

16 Banten

17 Bali

18 Nusa Tenggara Barat

19 Nusa Tenggara Timur

20 Kalimantan Barat

21 Kalimantan
K li
T
Tengahh

33.245

24 Sulawesi Utara

25 Sulawesi Tengah

26 Sulawesi Selatan

27 Sulawesi Tenggara

28 Gorontalo

29 Sulawesi Barat

30 Maluku

31 Maluku Utara

88.721

23 Kalimantan Timur

38.395

80.022

573.400

16

22 Kalimantan Selatan

54.965
4 96

11 DKI Jakarta

812.585

269.874

1.679.569

40.068

18.570

13.575

LUAS (Ha)

10 Kepulauan Riau

13

80

N. Aceh Darussalam

Sumatera Utara

UNIT

JUNI 99 - DES 2007

PROVINSI

NO

33.245,00

37.951,00

11 000 00
11.000,00

21.811,00

84.794,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

UNIT

29.750,00

31.900,00

34.230,00

76.106,00

2 2 00 00
272.700,00

572.710,00

183.660,00

103.781,00

7.200,00

287.362,00

146.556,00

25.000,00

163.733,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

UNIT

12

UNIT

90.050,00

77.880,00

58.930,00

33.980,00

722.218,00

183 616 00
183.616,00

281.708,00

31.081,00

73.985,00

133.179,00

5.600,00

89.568,00

348.810,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

PERMOHONAN
TAHUN 2011

6.315,00

85.685,00

185.566,00

43 80 00
43.780,00

222.735,00

6.140

0,00

38.742,00

UNIT LUAS (Ha)

66.659,00

106.010,00

120 386 00
120.386,00

45.450,00

0,00

13.375

32.583,00

6.044,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012
UNIT

36

10

1
15

45

24

12

81

44.710,00

156.540,00

163.565,00

88.680,00

80.022,00

31.900,00

33.980,00

0,00

1.620.024,00

270.837,00

686 44 00
686.447,00

2.129.789,00

37.221,00

271.020,00

0,00

0 00
0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

275.702,00

7.200,00

0,00

1.127.358,00

623.375,00

2.028.379,00

71.112,00

182.303,00

13.575,00

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012


UNIT

12

70

UNIT

14.500

5.500

94.798

91.145

536.953

682.360

403.494

19.770

1.662.104

40.068

258.460

LUAS (Ha)

JUNI 99 - DES 2007

116.256,00

47.805,00

10 20 00
105.520,00

21.811,00

84.794,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2008
UNIT

33.245,00

29.750,00

18.350,00

79.575,00

59.607,00

2 4 880 00
274.880,00

555.800,00

65.300,00

81.375,00

6.925,00

231.812,00

95.295,00

6.635,00

15.357,00

49.555,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009
UNIT

UNIT

90.050,00

74.505,00

46.170,00

35.670,00

421.500,00

166 494 00
166.494,00

80.335,00

130.765,00

5.485,00

61.495,00

347.975,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

6.770,00

84.315,00

182.730,00

59.090,00
9 090 00

390.540,00

36.127,00

73.985,00

40.811,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2011
UNIT

REALISASI PENYELESAIAN

UNIT

78.070,00

70.235,00

4 88 00
45.885,00

77.610,00

32.680,00

5.907,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012

TABEL V.2. PERKEMBANGAN PENYIAPAN PETA AREAL KERJA IZIN USAHA PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYU ((IUPHHK)) HUTAN TANAMAN INDUSTRI PADA HUTAN PRODUKSI

26

10

14

32

13

20

72

38

21.270

123.295

158.820

81.420

18.350

35.670

972.929

268.792

6 1 869
651.869

1.641.238

36.127

139.285

935.311

6.925

662.602

294.034

2.016.714

61.332

308.015

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012


UNIT

5.461.525
5 461 525

751.350

LUAS (Ha)

UNIT

697.106
697 106

508.305,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

42

UNIT

1.934.688
1 934 688

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

33

UNIT

2.130.605
2 130 605

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

PERMOHONAN

20

158

115

REALISASIPENYELESAIAN

JUNI 99
JUNI99
DES2007

PERMOHONAN

180
160
140
120
100
80
60
40
20
0

10

TAHUN
TAHUN
2008

44

42

TAHUN
TAHUN
2009

26

33

TAHUN
TAHUN
2010

25

20

TAHUN
TAHUN
2011

10

13

TAHUN
TAHUN
2012

10.978.897

754.973
754 973

100.960,00

65.050,00

UNIT LUAS (Ha)

TAHUN 2011

PERKEMBANGANPENYIAPANPETAAREALKERJAIZINUSAHA
697.106
42
1.934.688
PEMANFAATANHASILHUTANKAYU(IUPHHK)HUTANTANAMAN
INDUSTRIPADAHUTANPRODUKSI(UNIT)

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

158

JUMLAH

33 Papua Barat

UNIT

JUNI 99 - DES 2007

PROVINSI

32 Papua

NO

13

UNIT
8

LUAS (Ha)

11.525.691
11 525 691

112.045,00

1.469.907,00
0

115

UNIT

4.044.902
4 044 902

235.750

LUAS (Ha)

JUNI 99 - DES 2007

10

UNIT

545.586
545 586

169.400,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

44

UNIT

1.603.461
1 603 461

26

UNIT

1.694.939
1 694 939

REALISASIPENYELESAIAN

4.000.000

8.000.000

4.044.902

5.461.525

JUNI99
JUNI
99 DES
DES
2007

545.586

697.106

TAHUN2008

1.603.461

1.934.688

TAHUN2009

1.694.939

2.130.605

TAHUN2010

TAHUN2011

1.031.638

754.973

234.495,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

454.212

546.794

TAHUN2012

25

1.031.638
1 031 638

93.220,00

64.050,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2011
UNIT

REALISASI PENYELESAIAN

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

PERKEMBANGANPENYIAPANPETAAREALKERJAIZINUSAHA
10
545.586
44
1.603.461
PEMANFAATANHASILHUTANKAYU(IUPHHK)HUTANTANAMANINDUSTRI
PADAHUTANPRODUKSI(LUAS)

273

UNIT

S/D TAHUN 2012

PERMOHONAN

546.794
546 794

11.085,00

145.202,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012

10

UNIT

454.212
454 212

143.825,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012

230

UNIT

39

9.374.738
9 374 738

93.220

847.520

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

Kep. Bangka Belitung

31 Maluku Utara

30 Maluku

29 Sulawesi Barat

28 Gorontalo

27 Sulawesi Tenggara

26 Sulawesi Selatan

25 Sulawesi Tengah

24 Sulawesi Utara

23 Kalimantan Timur

22 Kalimantan Selatan

21 Kalimantan Tengah

20 Kalimantan Barat

19 Nusa Tenggara Timur

18 Nusa Tenggara Barat

17 Bali

16 Banten

15 Jawa Timur

14 D.I. Yogyakarta

13 Jawa Tengah

12 Jawa Barat

11 DKI Jakarta

10 Kepulauan Riau

Lampung

Jambi

Sumatera Selatan

Riau

Bengkulu

Sumatera Barat

Sumatera Utara

N. Aceh Darussalam

PROVINSI

NO

51.312

LUAS (Ha)

UNIT

JUNI 99 - DES 2007

UNIT

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

UNIT

49.120,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

UNIT

216.540,00

89.185,00

14.080,00

79.795,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

UNIT

LUAS (Ha)

TAHUN 2011

UNIT

206.448,00

26.825,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012

UNIT

216.540

295.633

14.080

51.312

49.120

26.825

79.795

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

UNIT

52.170,00

LUAS (Ha)

JUNI 99 - DES 2007

UNIT

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

UNIT

46.385,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

UNIT

217.720,00

79.795,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

UNIT

46.115,00

14.080,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2011

UNIT

203.570,00

20.265,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012

TABEL V.3. PERKEMBANGAN PENYIAPAN PETA AREAL KERJA IZIN USAHA PEMANFAATAN HASIL HUTAN KAYU (IUPHHK) RESTORASI EKOSISTEM PADA HUTAN PRODUKSI

40

217.720

249.685

14.080

52.170

46.385

20.265

79.795

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012


UNIT

PROVINSI

51.312

LUAS (Ha)

UNIT

JUNI 99 - DES 2007

UNIT

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

UNIT

49.120,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

UNIT

399.600,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

PERMOHONAN

REALISASIPENYELESAIAN

TAHUN
2008

JUNI99
DES2007

6
5
4
3
2
1
0

TAHUN
2009

TAHUN
2010

TAHUN
2011

PERKEMBANGANPENYIAPANPETAAREALKERJAIZINUSAHA
PEMANFAATANHASILHUTANKAYU(IUPHHK)RESTORASI
EKOSISTEMPADAHUTANPRODUKSI(UNIT)

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

JUMLAH

33 Papua Barat

32 Papua

NO

TAHUN
2012

UNIT

LUAS (Ha)

TAHUN 2011

UNIT

UNIT

733.305

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

UNIT

52.170,00

LUAS (Ha)

JUNI 99 - DES 2007

UNIT

LUAS (Ha)

TAHUN 2008

UNIT

46.385,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2009

51.312
52.170

PERMOHONAN

JUNI99
DES2007

REALISASIPENYELESAIAN

200.000

400.000

600.000

TAHUN
2008

46.385

49.120

TAHUN
2009

297.515

399.600

TAHUN
2010

60.195

TAHUN
2011

PERKEMBANGANPENYIAPANPETAAREALKERJAIZINUSAHA
PEMANFAATANHASILHUTANKAYU(IUPHHK)RESTORASI
EKOSISTEMPADAHUTANPRODUKSI(LUAS)

233.273

LUAS (Ha)

TAHUN 2012

223.835

233.273

TAHUN
2012

UNIT

297.515,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2010

UNIT

60.195,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2011

UNIT

223.835,00

LUAS (Ha)

TAHUN 2012

UNIT

41

680.100

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Bangka Belitung
Kep. Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
JUMLAH

PROVINSI

5
11
5
3
3
1
2
1
1
1
1
4
1
2
2
1
44,00

30.130,00
95.827,00
30,00
89.691,00
21.225,00
25.837,00
4.919,00
35.500,00
3.000,00
17.120,00
24.610,00
24 610 00
40.830,00
245.236,00
7.656,00
37.185,00
17.516,00
36.360,00
732.672,00

S/D TAHUN 2010


UNIT LUAS (Ha)
0
69.518,00
0
50.005,80
3.630,59
0
0
0
0
0

0
0
0
5.691,00
5 691 00
5.094,00
0
0
0
3.167,00
28.465,00
0
6.111
0
0
3.662,00
0
175.344,39

0
2
0
5
1
0
0
0
0
0

0
0
0
1
1
0
0
0
1
3
0
0
2
0
0
1
0
17

Realisasi lebih besar daripada


permohonan karena

1.560,00
4.398,00
17.244,00
23.202,00

5
13
1
11
4
3
1
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
1
1
2
2
0
4
0
2
5
0
2
2
0
1
2
0
64

30.130,00
165.345,00
1.590,00
144.094,80
24.855,59
25.837,00
4.919,00
0,00
0,00
35.500,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
3.000,00
17.120,00
30.301,00
30 301 00
45.924,00
0,00
245.236,00
0,00
10.823,00
65.650,00
0,00
17.516,00
6.111,00
0,00
36.360,00
20.906,00
0,00
931.218,39

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)

REALISASI

PERMOHONAN

5,00

10,00

15,00

20,00

25,00

30,00

35,00

40,00

45,00

50,00

38

44,00

S/DTAHUN2010

17

17

TAHUN2011

3,00

TAHUN2012

PERKEMBANGANPENYELESAIANPETAPENCADANGANAREALHUTAN
TANAMANRAKYAT(HTR)DALAMUNIT

0
0
1
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
3

PERMOHONAN
TAHUN 2011
TAHUN 2012
UNIT LUAS (Ha)
UNIT
LUAS (Ha)

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

NO

5
8
0
3
2
3
1
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
1
1
1
1
0
4
0
1
2
0
2
0
0
1
0
0
38

69.518,00
0
50.005,80
3.630,59
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5.691
5 691
5.094,00
0
0
3.167,00
28.465,00
0
0
6.111
0
0
3.662,00
0
175.344,39

0
3
1
3
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
*8

0
8.533,00
1.590,00
44.098,00
1.150,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
*55.371,00
0
1
1
2
2
0
4
0
2
5
0
2
2
0
1
1
0
55

5
13
1
11
4
3
1
0
0
2

0
3.000,00
17.120,00
30.301,00
30 301 00
45.924,00
0
245.236,00
0
10.823,00
65.650,00
0
17.516,00
6.111,00
0
36.360,00
3.662,00
0
858.603,39

30.130,00
165.345,00
1.590
144.094,80
24.855,59
25.837,00
4.919,00
0
0
35.500,00

S/D TAHUN 2012


UNIT LUAS (Ha)

732.672,00
683.259,00

PERMOHONAN
REALISASI

500.000,00

S/DTAHUN2010

175.344,39

175.344,39

TAHUN2011

23.202,00

TAHUN2012

PERKEMBANGANPENYELESAIANPETAPENCADANGANAREAL
HUTANTANAMANRAKYAT(HTR)DALAMLUAS

0
2
0
5
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
1
0
0
0
1
3
0
0
2
0
0
1
0
17

REALISASI
TAHUN 2011
TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
UNIT
LUAS (Ha)

1.000.000,00

30.130,00
87.294,00
0
49.991,00
20.075,00
25.837,00
4.919
0
0
35.500,00
0
0
0
0
3.000,00
17.120,00
24.610,00
24 610 00
40.830
0
245.236,00
7.656,00
37.185,00
17.516,00
0
36.360,00
0
0
683.259,00

TAHUN 2010
UNIT
LUAS (Ha)

TABEL V.4. PERKEMBANGAN PENYELESAIAN PETA PENCADANGAN AREAL HUTAN TANAMAN RAKYAT (HTR)

42

3.145,00

0
26.709,00
46.317,00
2.325,00
2 325 00
3.590,00
2.367,00
0
1.000,00
2.669,00
5.450,00
0
0
0
0
0
0
0

0
4
6
1
1
1
0
1
1
2
0
0
0
0
0
0
0

26

JUMLAH

19

0
6
0
0
0
0
1
1
0
0
2
0
0
0
1
0
0

2
3
0
0
0
1
1
1
0
0

33

82.454,31

REALISASI

PERMOHONAN

10

15

20

25

30

35

26,00

26

S/DTAHUN2010

19,00

19

TAHUN2011

15,00

33,00

31.208,00
70.902,34
7.977,00
17.705,00
0
467,00
15.131,00
16.589,27
1.317,00
0
0
0
0
530,45
0
0
0
21.125,00
4.298,30
0
0
19.947,00
0
6.571,00
0
7.344,00
0
0
0
0
0
0
0
221.112,36

TAHUN2012

PERKEMBANGANPENYELESAIANPETAAREALKERJAHUTAN
KEMASYARAKATAN(HKm)DALAMUNIT

0
8.726,00
0
0
0
0
1.400,00
250,00
0
0
4.730,00
0
0
0
690,00
0
0

3
5
3
1
0
1
4
2
1
0
0
0
0
1
0
0
0
2
3
0
0
2
0
1
0
4
0
0
0
0
0
0
0

8.941,00
46.082,04
0
0
0
467,00
1.325,00
9.843,27
0
0

PERMOHONAN
TAHUN 2011
TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
UNIT
LUAS (Ha)

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

130.222,00

13.200,00
200,00
0
0
0
0
0
23.250,00
0
0

2
1
0
0
0
0
0
5
0
0

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

TAHUN 2010
UNIT
LUAS (Ha)

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Bangka Belitung
Kep. Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan
Baratt
K li
t B
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

PROVINSI

NO

78,00

7
9
3
1
0
2
5
8
1
0
0
0
0
2
0
0
0
12
9
1
1
3
1
3
1
6
2
0
0
0
1
0
0
26,00

2
1
0
0
0
0
0
5
0
0
0
0
0
1
0
0
0
4
6
1
1
1
0
1
1
2
0
0
0
0
0
0
0
130.222,00

13.200,00
200,00
0
0
0
0
0
23.250,00
0
0
0
0
0
3.145,00
0
26.709,00
46.317,00
2.325,00
2 325 00
3.590,00
2.367,00
0
1.000,00
2.669,00
5.450,00
0
0
0
0
0
0
0

TAHUN 2010
UNIT
LUAS (Ha)

19,00

2
3
0
0
0
1
1
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
6
0
0
0
0
1
1
0
0
2
0
0
0
1
0
0
82.454,31

8.941,00
46.082,04
0
0
0
467,00
1.325,00
9.843,27
0
0
0
0
0
0
0
0
0
8.726,00
0
0
0
0
1.400,00
250,00
0
4.730,00
0
0
0
690,00
0
0
15,00

2
3
0
1
0
1
2
2
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
1
0
0
88.879,00

5.243,00
37.817,00
13.245,00
474,00
1.980,00
15.075,00
530,00
12.325,00
1.605,00
585,00
-

REALISASI
TAHUN 2011
TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
UNIT
LUAS (Ha)

REALISASI

PERMOHONAN

100.000

200.000

300.000

130 222 00
130.222,00

130.222

S/DTAHUN2010

82 454 31
82.454,31

82.454

TAHUN2011

88 879 00
88.879,00

221.112,36

TAHUN2012

PERKEMBANGANPENYELESAIANPETAAREALKERJAHUTAN
KEMASYARAKATAN(HKm)DALAMLUAS

433.788,67

53.349,00
117.184,38
7.977,00
17.705,00
0,00
934,00
16.456,00
49.682,54
1.317,00
0,00
0,00
0,00
0,00
3.675,45
0,00
0,00
0,00
56.560,00
50.615,30
2.325,00
2 325 00
3.590,00
22.314,00
1.400,00
7.821,00
2.669,00
12.794,00
4.730,00
0,00
0,00
0,00
690,00
0,00
0,00

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)

TABEL V.5. PERKEMBANGAN PENYELESAIAN PETA AREAL KERJA HUTAN KEMASYARAKATAN (HKm)

60,00

6
7
0
1
0
2
3
8
0
0
0
0
0
2
0
0
0
10
7
1
1
1
1
2
1
2
3
0
0
0
2
0
0
301.555,31

27.384,00
84.099,04
0,00
13.245,00
0,00
941,00
3.305,00
48.168,27
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
3.675,00
0,00
0,00
0,00
35.435,00
58.642,00
2.325,00
2 325 00
3.590,00
2.367,00
1.400,00
1.250,00
2.669,00
5.450,00
6.335,00
0,00
0,00
0,00
1.275,00
0,00
0,00

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)

43

JUMLAH

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Bangka Belitung
Kep. Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

PROVINSI

5.393,00
0
0
24.973,00
24 973 00
0
0
0
0
496,00
0
0
0
0
0
0
0
0

9
0
0
7
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0

97.785,00

40

0
0
0
0
59.673,00
7.250,00
0
0
0
0

0
0
0
0
22
1
0
0
0
0

TAHUN 2010
UNIT
LUAS (Ha)

11

0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
1
0
0
0
0
0
0

0
0
2
0
0
0
0
0
0
0

36

0
0
0
38.138,00
38 138 00
0
0
0
0
0
4.319,00
2.940,00
0
0
0
0
0
0
47.565,83

40

40

REALISASI

S/DTAHUN2010

PERMOHONAN

10

15

20

25

30

35

40

45

11

11

TAHUN2011

36

TAHUN2012

PERKEMBANGANPENYELESAIANPETAAREALKERJAHUTAN
DESA(HD)DALAMUNIT

493,29

0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
2
2
2
1
0
1
6
0
19
0
0
0
0
1

0
0
1.675,54
0
0
0
0
0
0
0

68.572,00

0
0
0
0
0
10.500,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
500,00
13.088,00
13 088 00
16.507,00
1.116,00
5.315,00
0
866,00
2.400,00
0
3.950,00
0
0
0
0
14.330,00

PERMOHONAN
TAHUN 2011
TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
UNIT
LUAS (Ha)

Sumber : Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

NO

40

0
0
0
0
22
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
9
0
0
7
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
97.785,00

0
0
0
0
59.673,00
7.250,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5.393,00
0
0
24.973,00
24 973 00
0
0
0
0
496,00
0
0
0
0
0
0
0
0

TAHUN 2010
UNIT
LUAS (Ha)

11

0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
6
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
1
0
0
0
0
0
0
47.565,83

0
0
1.675,54
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
493,29
0
0
38.138,00
38 138 00
0
0
0
0
0
4.319,00
2.940
0
0
0
0
0

20.000

40.000

60.000

80.000

100.000

120.000

REALISASI

97.785,00

97.785

S/DTAHUN2010

47.565,83

47.566

TAHUN2011

13.295,00

68.572,00

TAHUN2012

0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
2
0
0
5
0
0
0
0
0
0
0
13.295,00

0
0
0
0
0
5.660,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
565,00
5.210,00
0
0
1.860,00
0
0
0
0
0
0
0

REALISASI
TAHUN 2011
TAHUN 2012
UNIT
LUAS (Ha)
UNIT
LUAS (Ha)

PERKEMBANGANPENYELESAIANPETAAREALKERJAHUTAN
DESA(HD)DALAMLUAS

213.922,83

5.393,00
500
0
76.199,00
76 199 00
16.507
1.116
5.315
0
1.362,00
6.719,00
2.940,00
3.950
0
0
0
0
14.330

493,29

0
0
1.675,54
0
59.673,00
17.750,00
0
0
0
0

PERMOHONAN

87

9
1
0
10
2
2
1
0
2
7
1
19
0
0
0
0
1

0
0
2
0
22
2
0
0
0
0

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)

TABEL V.6. PERKEMBANGAN PENYELESAIAN PETA AREAL KERJA HUTAN DESA (HD)

60

9
0
0
8
0
1
2
0
1
6
1
0
0
0
0
0
0

0
0
2
0
22
2
0
0
0
0

158.645,83

5.393,00
0
0
63.111,00
63 111 00
0
565
5.210
0
496,00
6.179,00
2.940,00
0
0
0
0
0
0

493,29

0
0
1.675,54
0
59.673,00
12.910,00
0
0
0
0

S/D TAHUN 2012


UNIT
LUAS (Ha)

44

JUMLAH

Nanggroe Aceh Darussalam


Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DIY Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

PROVINSI

UNIT

5.100,00

5.282,90

82,90
82 90

100,00

LUAS (HA)

TAHUN 2011

UNIT

REALISASI

TAHUN2011

PERMOHONAN

4
3
3
2
2
1
1
0

TAHUN2012

PENYELESAIANPETAAREALKERJAKAWASANHUTAN
DENGANTUJUANKHUSUS(UNIT)

338,31

338,31

LUAS (Ha)

PERMOHONAN
TAHUN 2012

Sumber: Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

NO
UNIT

0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0

UNIT

5.282,90

5.100,00

82,90
82 90

100,00

LUAS (HA)

TAHUN 2011
UNIT

338,31

338,31

LUAS (Ha)

REALISASI
TAHUN 2012
UNIT

0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0

REALISASI

PERMOHONAN

1.000

2.000

3.000

4.000

5.000

6.000

5.282,90

5.283

TAHUN2011

338,31

338,31

TAHUN2012

5.621

0
0
0
0
0
100
0
0
0
0
0
338
0
0
0
0
0
83
0
0
0
0
0
0
5.100
0
0
0
0
0
0
0
0

LUAS (HA)

S/D TAHUN 2012

PENYELESAIANPETAAREALKERJAKAWASANHUTAN
DENGANTUJUANKHUSUS(LUAS)

5.621

0
0
0
0
0
100
0
0
0
0
0
338
0
0
0
0
0
83
0
0
0
0
0
0
5.100
0
0
0
0
0
0
0
0

LUAS (Ha)

S/D TAHUN 2012

TABEL V.7. PENYELESAIAN PETA AREAL KERJA KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS

45

1
1

NO.

2
N.A.D
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
SUMATERA UTARA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
RIAU
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
SUMATERA BARAT
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
JAMBI
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
SUMATERA SELATAN
A. Hutan

PROVINSI

350,5

539,6
176,2
363,4
0,0
136,5
676,1

696,0
393,1
302,2
0,7
76,2
772,1

338,3
120,8
214,4
3,2
110,8
449,0

419,3
307,9
111,0
0,4
57,8
477,1

780,6
535,5
239,4
5,7
72,0
852,6

KSA-KPA
3

240,5

134,4
20,1
112,6
1,7
56,8
191,1

605,6
163,0
442,5
0,1
185,9
791,5

118,2
26,1
92,0
0,1
235,9
354,1

570,3
198,3
332,2
39,8
727,1
1.297,3

1.628,7
638,2
988,5
1,9
215,8
1.844,5

HL
4

95,4

250,0
58,7
190,9
0,4
90,7
340,7

181,2
31,2
148,0
2,0
52,3
233,5

960,3
271,3
541,5
147,5
755,2
1.715,5

715,4
275,1
431,0
9,3
163,9
879,3

25,7
4,5
21,2
11,6
37,3

337,1

320,7
26,4
216,9
77,4
650,8
971,5

240,6
7,9
228,4
4,4
122,0
362,5

764,5
201,1
462,2
101,2
1.101,6
1.866,1

305,2
28,7
206,1
70,3
730,5
1.035,7

369,9
7,4
324,9
37,6
231,4
601,3

1.023,5

1.244,7
281,4
883,7
79,5
934,8
2.179,4

1.723,4
595,2
1.121,0
7,1
436,3
2.159,7

2.181,3
619,2
1.310,1
252,0
2.203,5
4.384,8

2.010,1
810,0
1.080,3
119,8
1.679,3
3.689,4

2.804,9
1.185,6
1.574,1
45,2
530,8
3.335,7

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HPT
HP
Jumlah
5
6
7

1,8
1,5
0,4
50,9
52,8

5,3

95,6
12,3
83,2
87,4
183,0

493,8
9,9
405,0
78,9
3.758,6
4.252,4

HPK

1.028,8

1.244,7
281,4
883,7
79,5
934,8
2.179,4

1.818,9
607,6
1.204,3
7,0
523,8
2.342,7

2.675,1
629,1
1.715,1
330,9
5.962,1
8.637,2

2.011,9
810,0
1.081,7
120,2
1.730,2
3.742,1

2.804,9
1.185,6
1.574,1
45,2
530,8
3.335,7

Jumlah

122,8

101,2
3,7
85,1
12,4
2.502,7
2.603,9

152,2
16,2
134,6
1,3
1.686,7
1.838,9

193,7
9,2
159,1
25,3
3.203,5
3.397,2

365,4
5,5
345,3
14,6
1.923,6
2.289,0

10

APL

TABEL VI.1. LUAS PENUTUPAN LAHAN DI DALAM DAN DI LUAR KAWASAN HUTAN PER PROVINSI TAHUN 2011 (Ribu Ha)

1.151,6

1.345,8
285,1
968,8
92,0
3.437,5
4.783,3

1.971,1
623,8
1.338,9
8,4
2.210,5
4.181,6

2.675,1
629,1
1.715,1
330,9
5.962,1
8.637,2

2.205,6
819,3
1.240,8
145,5
4.933,8
7.139,3

3.170,3
1.191,1
1.919,4
59,8
2.454,5
5.624,7

11

Jumlah

TOTAL

13,7

28,1
6,0
20,3
1,9
71,9
100,0

47,1
14,9
32,0
0,2
52,9
100,0

31,0
7,3
19,9
3,8
69,0
100,0

30,9
11,5
17,4
2,0
69,1
100,0

56,4
21,2
34,1
1,1
43,6
100,0

12

46

10

NO.

2
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
KEP. BANGKA BELITUNG
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
BENGKULU
A. Hutan
- Hutan Primer
H t Sekunder
S k d
- Hutan
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
LAMPUNG
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
KEPULAUAN RIAU
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
SUMATERA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan

PROVINSI

24,5
24,5
18,5
43,0
3.622,4
1.255,4
2.317,4
49,6
2.384,8

3.773,4
2.198,0
1.561,6
13,8
1.112,9

50,1
3,1
47,0
267,6
317,6

178,9
98,9
80 0
80,0
71,9
250,8

71,3
17,2
54,2
85,4
156,7

0,0
0,0
2,2
2,2

257,5
140,1
117,5
204,5
462,0

380,7
285,0
95 3
95,3
0,3
82,3
463,0

10,9
1,7
9,2
23,8
34,7

KSA-KPA
3
237,8
109,2
3,5
346,9
697,4

2.506,9
785,2
1.558,9
162,9
1.379,4

136,2
34,9
100,5
0,9
119,8
256,0

14,5
10,3
4,2
18,9
33,4

128,3
42,0
86 3
86,3
45,0
173,3

2.492,3
305,7
1.704,9
481,6
5.321,7

25,8
25,8
165,9
191,7

14,1
2,5
11 4
11,4
0,2
11,7
25,9

114,3
15,2
99,2
351,8
466,1

12.395,0
4.544,3
7.142,8
708,0
10.198,8

160,8
34,9
125,0
0,9
140,5
301,3

347,9
153,4
168,6
25,8
656,8
1.004,7

702,0
428,4
273 1
273,1
0,5
210,9
912,9

196,6
34,0
162,6
461,0
657,5

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HL
HPT
HP
Jumlah
4
5
6
7
90,7
57,2
16,5
402,2
143,8
35,3
155,9
444,2
6,0
2,8
164,7
177,1
520,0
122,0
1.956,0
2.944,9
760,5
217,4
2.293,1
3.968,4

145,7
15,2
128,6
1,8
372,0
517,7

1,1
10
1,0
0,1
10,7
11,8

0,0
5,1
0,2
426,2
431,4

743,3
37,5
624,4
81,4
4.705,8

HPK

13.138,3
4.581,8
7.767,1
789,4
14.904,5

306,5
50,1
253,7
2,7
512,4
818,9

347,9
153,4
168,6
25,8
656,8
1.004,7

703,1
428,4
274 1
274,1
0,6
221,6
924,6

196,6
34,0
162,6
461,0
657,5

402,2
449,3
177,3
3.371,1
4.399,8

Jumlah

1.106,5
53,7
951,3
101,5
17.440,6

24,2
2,4
14,0
7,7
2.316,4
2.340,6

76,5
2,0
67 8
67,8
6,6
1.010,3
1.086,7

70,6
6,3
64,3
936,5
1.007,1

8,3
81,1
33,4
3.860,8
3.983,6

10

APL

TOTAL

14.244,8
4.635,5
8.718,4
890,8
32.345,1

306,5
50,1
253,7
2,7
512,4
818,9

372,1
155,9
182,6
33,6
2.973,3
3.345,3

779,5
430,4
341 9
341,9
7,2
1.231,9
2.011,4

267,2
40,3
226,8
1.397,5
1.664,7

410,5
530,4
210,7
7.231,8
8.383,4

11

Jumlah

30,6
9,9
18,7
1,9
69,4

37,4
6,1
31,0
0,3
62,6
100,0

11,1
4,7
5,5
1,0
88,9
100,0

38,8
21,4
17 0
17,0
0,4
61,2
100,0

16,0
2,4
13,6
84,0
100,0

4,9
6,3
2,5
86,3
100,0

12

47

2
C. Tidak ada data
Total
BANTEN
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
DKI JAKARTA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
T t l
Total
JAWA BARAT
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
JAWA TENGAH
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
DI.YOGYAKARTA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
JAWA TIMUR
A. Hutan

16

15

14

13

12

11

PROVINSI

NO.

210,5

0,4
0,1
0,3
0,5
0,9

10,6
2,7
7,9
5,8
16,4

101,0
7,9
55,8
37,3
31,2
132,2

0,1
0,1
0,2
03
0,3

92,3
7,1
64,6
20,6
20,7
113,0

4.886,3

KSA-KPA
3

272,8

1,0
0,4
0,6
1,0
2,1

67,7
0,1
18,8
48,8
16,8
84,4

167,4
4,7
59,8
102,9
123,9
291,3

0,0
0,0
0,0
00
0,0

7,5
0,7
3,7
3,1
4,8
12,4

160,3
35,7
124,6
23,7
183,9

114,2
29,1
20,8
64,3
76,0
190,2

31,5
6,8
7,1
17,6
18,0
49,4

609,6

10,4
10,4
3,4
13,9

268,6
8,1
260,5
93,8
362,4

92,5
14,4
78,2
110,4
203,0

0,0
0,0
0,2
02
0,2

9,5
0,9
8,6
17,5
27,0

1.092,8

11,8
0,5
11,4
5,0
16,8

507,1
0,1
65,3
441,8
140,0
647,1

475,1
41,6
150,9
282,6
341,5
816,6

0,1
0,1
0,4
05
0,5

140,8
14,6
76,2
50,0
61,0
201,8

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HL
HPT
HP
Jumlah
4
5
6
7
6.007,2
3.886,3
7.813,9
22.593,8

5.449,0

HPK

1.092,8

11,8
0,5
11,4
5,0
16,8

507,1
0,1
65,3
441,8
140,0
647,1

475,1
41,6
150,9
282,6
341,5
816,6

0,1
0,1
0,4
05
0,5

140,8
14,6
76,2
50,0
61,0
201,8

28.042,8

Jumlah

932,6

26,9
0,1
26,7
277,9
304,7

610,9
18,3
592,6
2.201,0
2.812,0

174,6
0,1
17,9
156,6
2.732,3
2.906,9

0,1
0,1
70,0
70 1
70,1

30,9
0,0
4,1
26,8
706,6
737,5

18.547,1

10

APL

TOTAL

2.025,5

38,7
0,6
38,1
282,9
321,6

1.118,0
0,1
83,6
1.034,4
2.341,0
3.459,1

649,7
41,7
168,8
439,1
3.073,9
3.723,5

0,2
0,2
70,4
70 6
70,6

171,7
14,7
80,3
76,8
767,6
939,3

46.589,9

11

Jumlah

42,1

12,0
0,2
11,8
88,0
100,0

32,3
0,0
2,4
29,9
67,7
100,0

17,4
1,1
4,5
11,8
82,6
100,0

0,3
0,3
99,7
100 0
100,0

18,3
1,6
8,5
8,2
81,7
100,0

100,0

12

48

20

19

18

1.761,1
1.415,6
307,1

510,5
137,9
372,6
1.091,1
1.601,5

105,2
18,1
81,1
6,1
108,1
213,3

1.252,9
957,3
295,6
204,8
1.457,7

JAWA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

KALIMANTAN BARAT
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
KALIMANTAN SELATAN
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
KALIMANTAN TENGAH
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
KALIMANTAN TIMUR
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder

414,8
138,4
183,5
92,9
78,1
492,9

2
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

17

KSA-KPA
3
123,4
60,2
26,8
19,7
230,1

PROVINSI

NO.

2.606,5
1.970,3
625,8

571,5
267,4
304,1
0,0
758,7
1.330,3

370,2
36,8
326,4
7,0
156,2
526,4

1.793,0
966,5
826,5
514,0
2.307,0

516,3
86,7
183,8
245,9
218,6
734,9

4.371,1
2.145,6
2.221,1

3.086,6
583,7
2.495,4
7,5
769,2
3.855,8

95,3
13,5
81,2
0,6
31,4
126,7

1.829,7
575,0
1.254,6
616,3
2.446,0

305,9
35,8
63,6
206,5
117,6
423,5

2.905,3
439,5
2.122,4

2.750,6
62,6
2.587,2
100,8
574,1
3.324,7

247,9
0,4
190,9
56,6
514,3
762,2

752,8
24,5
719,8
8,5
1.513,0
2.265,8

990,7
21,1
101,4
868,1
398,4
1.389,1

11.644,1
5.970,9
5.276,3

6.919,2
1.051,6
5.759,3
108,3
3.193,0
10.112,2

818,6
68,8
679,5
70,3
809,9
1.628,6

5.628,4
2.523,3
3.096,5
8,5
2.848,1
8.476,5

2.227,7
282,1
532,2
1.413,4
812,7
3.040,5

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HL
HPT
HP
Jumlah
4
5
6
7
81,2
21,1
225,8
101,1
78,0
239,3
90,5
510,5
627,7
72,0
173,1
264,8
344,7
782,8
1.357,6

8,9
4,1
4,7
142,6
151,4

276,9
3,4
273,5
237,5
514,4

754,8
7,1
736,0
11,7
1.785,8
2.540,6

HPK

11.644,1
5.970,9
5.276,3

7.674,0
1.058,7
6.495,4
120,0
4.978,8
12.652,8

827,5
68,8
683,7
75,0
952,5
1.780,0

5.905,3
2.526,7
3.370,1
8,5
3.085,6
8.990,9

2.227,7
282,1
532,2
1.413,4
812,7
3.040,5

225,8
239,3
627,7
264,8
1.357,6

Jumlah
24,3
542,4
365,9

1.779,7
242,3
1.398,1

151,2
3,5
125,7
22,0
2.441,3
2.592,5

89,6
3,2
41,6
44,7
1.830,7
1.920,2

714,8
17,3
693,9
3,6
4.866,8
5.581,6

1.776,0
24,5
582,8
1.168,7
8.512,7
10.288,8

3.457,5

2.524,9

10

APL

TOTAL

13.423,8
6.213,2
6.674,4

7.825,3
1.062,2
6.621,1
142,0
7.420,0
15.245,3

917,0
72,0
725,3
119,8
2.783,2
3.700,2

6.620,1
2.544,0
4.064,0
12,2
7.952,4
14.572,5

4.003,8
306,6
1.115,1
2.582,1
9.325,5
13.329,2

250,1
781,7
993,7
2.789,7
4.815,2

11

Jumlah

68,8
31,9
34,2

51,3
7,0
43,4
0,9
48,7
100,0

24,8
1,9
19,6
3,2
75,2
100,0

45,4
17,5
27,9
0,1
54,6
100,0

30,0
2,3
8,4
19,4
70,0
100,0

5,2
16,2
20,6
57,9
100,0

12

49

24

23

22

138,9
17,6
121,3
0,0
144,1

605,2
222,7
382,5
71,1
676,2

187,0
130,1
56,9
9,7
196,7

204,8
113,6
91 1
91,1
40,5
245,2

KALIMANTAN
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

SULAWESI UTARA
A. Hutan
- Hutan Primer
H t Sekunder
S k d
- Hutan
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
GORONTALO
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
SULAWESI TENGAH
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
SULAWESI TENGGARA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan

3.629,7
2.528,8
1.056,4
44,5
1.807,5
5.437,2

2
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

21

KSA-KPA
3
38,5
403,5
2.164,7

PROVINSI

NO.

886,9
503,2
383,6
0,1
194,6

1.382,0
629,4
752,6
108,0
1.489,9

178,6
83,4
95,2
26,1
204,6

114,1
77,6
36 5
36,5
66,7
180,8

5.341,3
3.241,0
2.082,8
17,5
1.574,1
6.915,4

381,6
164,5
217,0
85,3

1.371,6
543,5
828,1
104,8
1.476,3

218,2
82,0
136,2
32,9
251,1

170,1
69,4
100 8
100,8
47,9
218,0

9.382,7
3.317,8
6.052,3
12,6
1.658,7
11.041,4

305,6
53,8
250,2
1,5
96,0

359,2
106,3
252,9
141,4
500,6

62,1
6,0
56,1
27,8
89,9

31,3
16,2
15 2
15,2
35,2
66,5

6.656,6
526,9
5.620,3
509,4
4.817,7
11.474,4

1.712,8
739,1
972,1
1,6
520,0

3.718,0
1.501,8
2.216,1
425,1
4.143,1

645,9
301,5
344,4
96,4
742,2

520,4
276,8
243 5
243,5
190,2
710,6

25.010,3
9.614,6
14.811,7
584,0
9.858,0
34.868,3

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HL
HPT
HP
Jumlah
4
5
6
7
10,5
4,5
343,5
396,9
145,2
241,8
2.216,4
3.006,9
2.751,7
4.613,0
5.121,7
14.651,1
-

63,8
6,6
57,1
0,1
29,8

196,2
58,3
137,9
55,7
251,9

68,6
1,2
67,4
13,9
82,4

12,6
0,0
12 6
12,6
2,3
14,9

1.040,6
10,4
1.013,7
16,4
2.165,8
3.206,4

HPK

1.776,6
745,7
1.029,2
1,7
549,8

3.914,2
1.560,1
2.354,0
480,8
4.394,9

714,4
302,7
411,8
110,2
824,7

532,9
276,8
256 1
256,1
192,6
725,5

26.050,9
9.625,0
15.825,5
600,5
12.023,8
38.074,7

396,9
3.006,9
14.651,1

Jumlah

165,3
32,7
131,7
0,9
1.147,0

686,7
108,1
578,6
955,4
1.642,1

16,4
2,5
13,9
357,6
373,9

60,0
12,6
47 4
47,4
663,6
723,6

2.735,3
266,3
2.259,3
209,7
12.214,2
14.949,5

139,4
3.075,4
4.855,1

10

APL

TOTAL

1.941,9
778,5
1.161,0
2,5
1.696,8

4.600,9
1.668,2
2.932,6
1.436,2
6.037,0

730,8
305,1
425,7
467,8
1.198,6

592,9
289,4
303 5
303,5
856,2
1.449,1

28.786,2
9.891,3
18.084,7
810,2
24.238,0
53.024,2

536,3
6.082,4
19.506,2

11

Jumlah

53,4
21,4
31,9
0,1
46,6

76,2
27,6
48,6
23,8
100,0

61,0
25,5
35,5
39,0
100,0

40,9
20,0
20 9
20,9
59,1
100,0

54,3
18,7
34,1
1,5
45,7
100,0

2,7
31,2
100,0

12

50

28

27

26

25

NO.

BALI
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
NUSA TENGGARA BARAT
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

1.320,1
584,8
734,8
0,6
326,7
1.646,8

SULAWESI
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

74,6
44,6
29,5
0,5
93,5
168,0

12,8
3,4
8,9
0,6
10,0
22,9

0,0
0,0
1,3
1,3

282,9

184,3
100,8
82,9
0,6
60,2
244 5
244,5

KSA-KPA
3

2
C. Tidak ada data
Total
SULAWESI BARAT
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
SULAWESI SELATAN
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
T t l
Total

PROVINSI

353,4
251,5
101,7
0,2
77,1
430,5

70,6
38,9
31,3
0,4
25,2
95,8

3.886,9
1.896,1
1.988,4
2,3
980,5
4.867,4

833,4
372,6
458,5
2,3
399,3
1 232 7
1.232,7

492,0
230,0
262,0
185,9
677,9

225,2
131,4
93,8
0,0
61,5
286,7

3,0
1,4
1,2
0,4
3,7
6,7

2.790,5
1.114,4
1.669,6
6,5
478,4
3.268,9

362,2
149,2
206,5
6,5
132,7
494 8
494,8

286,9
105,8
181,1
74,9
361,8

70,8
24,9
45,2
0,7
79,8
150,6

0,4
0,0
0,0
0,4
1,5
1,9

828,3
197,1
628,3
3,0
419,3
1.247,6

37,9
1,9
34,6
1,4
86,1
124 0
124,0

32,1
12,8
19,3
32,9
65,0

724,0
452,4
270,1
1,4
311,9
1.035,8

86,8
43,7
41,4
1,7
40,4
127,3

8.825,8
3.792,3
5.021,1
12,4
2.204,9
11.030,7

1.417,8
624,5
782,5
10,8
678,2
2 096 0
2.096,0

811,0
348,6
462,4
294,9
1.105,9

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HL
HPT
HP
Jumlah
4
5
6
7
1.081,5
466,9
401,6
2.232,8
8

10,7
5,0
5,7
12,3
23 0
23,0

12,6
0,0
12,5
67,1
79,7

93,6

364,4
71,1
293,2
0,1
181,1
545,5

HPK

724,0
452,4
270,1
1,4
311,9
1.035,8

86,8
43,7
41,4
1,7
40,4
127,3

9.190,3
3.863,5
5.314,3
12,4
2.385,9
11.576,2

1.428,5
629,5
788,2
10,8
690,5
2 119 0
2.119,0

823,6
348,6
475,0
362,1
1.185,7

2.326,4

Jumlah

71,5
15,7
54,6
1,2
871,5
942,9

16,6
0,5
16,0
0,1
423,7
440,3

1.056,0
167,2
884,6
4,2
5.798,6
6.854,6

89,4
11,2
74,9
3,3
2.219,8
2 309 3
2.309,3

38,2
0,0
38,1
455,3
493,4

1.312,3

10

APL

TOTAL

795,4
468,1
324,7
2,6
1.183,3
1.978,8

103,4
44,2
57,4
1,8
464,2
567,6

10.246,3
4.030,7
6.198,9
16,7
8.184,5
18.430,8

1.518,0
640,8
863,1
14,1
2.910,3
4 428 3
4.428,3

861,8
348,7
513,1
817,3
1.679,1

3.638,7

11

Jumlah

40,2
23,7
16,4
0,1
59,8
100,0

18,2
7,8
10,1
0,3
81,8
100,0

55,6
21,9
33,6
0,1
44,4
100,0

34,3
14,5
19,5
0,3
65,7
100 0
100,0

51,3
20,8
30,6
48,7
100,0

100,0

12

51

31

30

1
29

NO.

263,3
92,1
171,1
25,7
289,0

283,2
99,8
183,4
0,0
41,6
324,7

MALUKU
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

19,9
7,7
12,2
15,8
35,7

137,2
69,6
66,5
1,1
281,7
418,9

BALI NUSATENGGARA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

MALUKU UTARA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
MALUKU
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

49,8
21,7
28,1
178,2
228,0

KSA-KPA
3

2
NUSA TENGGARA TIMUR
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

PROVINSI

1.506,0
416,5
1.089,1
0,4
303,7
1.809,6

662,3
149,0
513,3
170,7
833,1

843,6
267,4
575,8
0,4
132,9
976,6

806,8
356,1
449,7
0,9
450,7
1.257,5

382,8
65,8
316,8
0,2
348,4
731,2

HL
4

1.473,9
208,7
1.260,6
4,7
179,7
1.653,6

921,0
89,3
831,7
109,1
1.030,1

552,9
119,4
428,9
4,7
70,6
623,5

362,8
163,0
199,4
0,4
127,9
490,7

134,5
30,1
104,4
62,7
197,3

677,0
101,3
553,9
21,8
376,1
1.053,2

340,3
60,3
280,0
171,8
512,1

336,7
41,0
273,9
21,8
204,3
541,0

289,7
44,0
244,7
1,0
291,1
580,9

218,6
19,1
199,5
209,8
428,4

3.940,1
826,2
3.087,0
26,9
901,1
4.841,2

2.186,9
390,8
1.796,2
477,4
2.664,3

1.753,2
435,5
1.290,8
26,9
423,7
2.176,9

1.596,5
632,8
960,3
3,4
1.151,4
2.747,9

785,7
136,7
648,8
0,2
799,1
1.584,8

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HPT
HP
Jumlah
5
6
7

406,9
42,3
359,4
5,1
586,2
993,1

16,4
1,1
15,3
0,0
85,4
101,8

16,4
1,1
15,3
85,4
101,8

1.171,4
209,7
956,5
5,1
1.133,5
2.304,9

764,5
167,4
597,1
547,4
1.311,9

HPK

5.111,5
1.036,0
4.043,5
32,0
2.034,6
7.146,1

2.951,4
558,2
2.393,3
1.024,8
3.976,2

2.160,1
477,8
1.650,3
32,0
1.009,9
3.169,9

1.612,9
633,8
975,6
3,4
1.236,9
2.849,7

802,1
137,7
664,1
0,2
884,6
1.686,6

Jumlah

184,7
21,6
163,2
0,0
448,0
632,7

105,3
12,7
92,6
229,8
335,1

79,4
8,8
70,6
218,2
297,7

1.078,6
76,4
1.000,7
1,5
3.275,6
4.354,3

990,6
60,2
930,1
0,3
1.980,4
2.971,0

10

APL

TOTAL

5.296,2
1.057,6
4.206,7
32,0
2.482,6
7.778,8

3.056,7
570,9
2.485,8
1.254,5
4.311,2

2.239,5
486,6
1.720,9
32,0
1.228,1
3.467,6

2.691,5
710,2
1.976,3
5,0
4.512,5
7.204,0

1.792,6
197,9
1.594,2
0,5
2.865,0
4.657,6

11

Jumlah

68,1
13,6
54,1
0,4
31,9
100,0

70,9
13,2
57,7
29,1
100,0

64,6
14,0
49,6
0,9
35,4
100,0

37,4
9,9
27,4
0,1
62,6
100,0

38,5
4,2
34,2
0,0
61,5
100,0

12

52

1.767,5
1.562,5
205,0
507,1
2.274,6

6 428 9
6.428,9
5.443,5
985,4
0,0
1.596,9
8.025,8

15.987,4
11.063,0
4.771,5
153,0
5.245,3
21.232,7

PAPUA
A Hutan
A.
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

INDONESIA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
24.762,8
15.305,9
9.140,3
316,6
7.448,4
32.211,2

9 083 1
9.083,1
8.054,0
1.029,1
0,0
1.536,0
10.619,1

1.548,7
1.365,3
183,4
96,0
1.644,6

7.534,5
6.688,8
845,7
1.440,0
8.974,5

HL
4

18.811,9
7.116,6
11.301,8
393,5
4.006,6
22.818,5

1 989 2
1.989,2
1.491,7
497,5
0,0
64,9
2.054,1

1.014,6
773,8
240,8
37,7
1.052,3

974,6
717,9
256,6
27,3
1.001,8

20.269,2
7.191,4
11.192,7
1.885,1
13.875,0
34.144,2

8 334 6
8.334,6
5.995,3
2.339,2
0,1
2.250,6
10.585,2

1.719,0
1.040,9
678,1
136,9
1.855,9

6.615,5
4.954,3
1.661,1
0,1
2.113,7
8.729,3

Ket

KSA-KPA : Kawasan Suaka Alam - Kawasan Pelestarian Alam


HL
: Hutan Lindungg
HPT
: Hutan Produksi Terbatas

- : Tidak ada angka luas penutupan lahan


0,0 : Ada angka luas penutupan lahan
HP
HPK
APL

: Hutan Produksi Tetap


p di-Konversi
: Hutan Produksi yyangg dapat
: Areal Penggunaan Lain

baik Hutan Tanaman Industri/IUPHHK-HT maupun Hutan Tanaman yang merupakan hasil reboisasi/penghijauan yang berada di dalam maupun di luar kawasan hutan;
terlihat dari citra mempunyai pola tanam yang teratur pada area datar, sedangkan untuk daerah bergelombang terlihat warna citra yang berbeda dgn lingkungan sekitarnya.

: Tubuh air (danau, sungai besar, laut (kawasan konservasi perairan) tidak termasuk dalam penghitungan.
* : Hutan Tanaman berdasarkan penafsiran citra adalah kelas penutupan lahan hutan yang merupakan hasil budidaya manusia, meliputi seluruh Hutan Tanaman

79.831,3
40.676,9
36.406,2
2.748,1
30.575,3
110.406,6

25 835 8
25.835,8
20.984,5
4.851,1
0,1
5.448,4
31.284,2

6.049,8
4.742,5
1.307,4
777,7
6.827,5

19.786,0
16.242,1
3.543,8
0,1
4.670,8
24.456,7

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HPT
HP
Jumlah
5
6
7

Sumber: - Hasil Penafsiran citra Landsat 7 ETM+ liputan tahun 2011, Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan
- Data digital kawasan hutan dan perairan berdasarkan SK Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan serta TGHK per Desember 2011,
Direktorat Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan Hutan
Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan, Kementerian Kehutanan

33

4.661,4
3.881,0
780,3
1.089,8
5.751,2

2
PAPUA
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total
PAPUA BARAT
A. Hutan
- Hutan Primer
- Hutan Sekunder
- Hutan Tanaman *
B. Non Hutan
C. Tidak ada data
Total

1
32

KSA-KPA
3

PROVINSI

NO.

10.279,4
4.818,8
5.355,9
104,7
10.590,4
20.869,8

6 943 3
6.943,3
4.488,9
2.452,7
1,7
2.318,8
9.262,1

2.222,6
1.148,8
1.073,7
123,3
2.345,9

4.720,7
3.340,1
1.379,0
1,7
2.195,5
6.916,3

HPK

90.110,7
45.495,7
41.762,1
2.852,9
41.165,8
131.276,4

32 779 1
32.779,1
25.473,4
7.303,8
1,8
7.767,3
40.546,4

8.272,4
5.891,3
2.381,1
901,0
9.173,3

24.506,7
19.582,1
4.922,7
1,8
6.866,3
31.373,0

Jumlah

638 2
638,2
315,9
322,3
0,0
299,3
937,6

184,9
93,2
91,7
298,0
482,9

453,3
222,7
230,6
0,0
1,3
454,7

8.575,4
925,7
6.164,0
1.485,7
47.989,1
56.564,5

10

APL

TOTAL

98.686,1
46.421,3
47.926,2
4.338,6
89.154,9
187.840,9

33 417 3
33.417,3
25.789,4
7.626,1
1,8
8.066,6
41.483,9

8.457,3
5.984,5
2.472,8
1.199,0
9.656,2

24.960,0
19.804,9
5.153,3
1,8
6.867,6
31.827,7

11

Jumlah

52,5
24,7
25,5
2,3
47,5
100,0

80 6
80,6
62,2
18,4
0,0
19,4
100,0

87,6
62,0
25,6
12,4
100,0

78,4
62,2
16,2
0,0
21,6
100,0

12

53

NO.

41.165,8

Hutan

98.686,1

HL
4

PenutupanLahan

NonHutan

89.154,9

TidakAdaData

0.00

KAWASAN HUTAN
HUTAN TETAP
HPT
HP
Jumlah
5
6
7

Hutan
52,5%

Non
Hutan
47,5%

Jumlah

HPK

Tidakada
Data0%

10

APL

Luas(RibuHa)

APL

8.575,4

47.989,1

11

5.245,3

15987

4.006,6

18812

13.875,0

20269

3
4
FungsiKawasanHutan

7.448,4

24763

10279 10.590,4

Gambar 3. Diagram Penutupan Lahan Indonesia per Fungsi Kawasan Hutan


Tahun 2011
Berdasarkan sebaran fungsi kawasan hutan, penutupan lahan berhutan pada kawasan hutan
daratan seluruh Indonesia meliputi 15,9 juta ha terdapat pada kawasan hutan konservasi, 24,8
juta ha pada kawasan hutan lindung dan 49,4 juta pada kawasan hutan produksi. Sedangkan
penutupan lahan non hutan terdapat pada kawasan konservasi seluas 5,2 juta ha, kawasan
lindung seluas 7,4 juta ha dan kawasan hutan produksi seluas 28,5 juta ha (Gambar 3)

5.000

10.000

15.000

20.000

25.000

30.000

TOTAL
Jumlah

Gambar 1. Diagram Luas Penutupan Lahan Indonesia Tahun 2011


Luas penutupan lahan berhutan seluruh daratan Indonesia adalah 98,7 juta ha atau 52,5 % dan non hutan seluas 89,2 juta ha atau 47,5 % (Gambar 1).

20.000

40.000

60.000

80.000

100.000

120.000

KSA-KPA
3

KawasanHutan
FungsiKawasan

90.110,7

Luas(RibuHa)

Gambar 2. Diagram Penutupan Lahan Indonesia di Dalam


dan di Luar Kawasan Hutan (APL) Tahun 2011
Berdasarkan Gambar 2 terlihat bahwa Luas penutupan lahan di dalam kawasan hutan sebesar
131,3 juta ha terdiri dari 90,1 juta ha masih berhutan dan 41,2 juta ha merupakan lahan tidak
berhutan (non hutan). Sedangkan luas penutupan lahan di luar kawasan hutan (Areal
Penggunaan Lain) terdiri dari 8,6 juta ha masih berhutan dan 47,9 juta ha tidak berhutan (non
hutan).

20.000

40.000

60.000

80.000

100 000
100.000

PROVINSI

Luas(RibuHa)

12

54

NO.

TOTAL 4

1.657,3

792 0
792,0

B Hutan
H t S
k d
B.
Sekunder

C. Hutan Tanaman*

865,4

A. Hutan Primer

SUMATERA BARAT

518,9

51,6

C. Hutan Tanaman

TOTAL 3

467,3

398,1

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

RIAU

TOTAL 2

C. Hutan Tanaman*

387,9

B. Hutan Sekunder

47,2

47,2
47 2

10,2

KSA-KPA
KSA
KPA

A. Hutan Primer

SUMATERA UTARA

TOTAL 1

C. Hutan Tanaman*

B.
B Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

N.A.D

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

PROVINSI/

128,9

867,4

863,2
863 2

4,3

2.013,3

1 875 5
1.875,5

137,8

5.017,3

50,6

4.966,7

2.053,5

120,0

1.804,6

HL

1.748,4

3.316,9

143,6

3.173,3

1.689,8

436,1

603 5
603,5

650,2

25.488,3

4.246,5

19.493,3

HPT

HUTAN TETAP

973,8

9.687,1

5.943,9

3.743,2

1.221,6

25,8

1.195,8
1 195 8

2.037,9

448,6

1 535 1
1.535,1

54,2

62.612,8

14.929,9

46.709,1

HP

KAWASAN HUTAN

6.207,5

9.109,0

139,1

2.136,2

25,8

2.106,1
2 106 1

4,3

7.398,3

884,7

4 806 0
4.806,0

1.707,6

93.637,3

19.278,7

71.636,4

2.722,2

15.455,6

Jumlah

30,5

30,5

542,7

539 0
539,0

3,7

26.534,6

3.982,5

22.552,1

HPK

TABEL VI.2. ANGKA DEFORESTASI DI DALAM DAN DI LUAR KAWASAN HUTAN PERIODE 2009 - 2011 (Ha/Th)

6.207,5

9.139,6

139,1

2.136,2

25,8

2.106,1
2 106 1

4,3

7.941,0

884,7

5 345 0
5.345,0

1.711,3

120.171,9

23.261,2

94.188,5

2.722,2

15.486,2

Jumlah

4.852,9

277,3

4 331 3
4.331,3

244,3

8.675,4

1.076,2

7.221,6

377,6

5.656,2

5.656,2
5 656 2

10

APL

4,3

12.793,9

1.161,9

9 676 3
9.676,3

1.955,6

120.171,9

23.261,2

94.188,5

2.722,2

24.161,6

7.283,7

16.361,1

516,7

7.792,4

25,8

7.762,3
7 762 3

11

TOTAL

55

NO.

A. Hutan Primer

LAMPUNG

TOTAL 8

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

BENGKULU

58,2

58,2

1,3

C. Hutan Tanaman*

TOTAL 7

1,3

B. Hutan Sekunder

A Hutan Primer
A.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

0,1

C. Hutan Tanaman*

TOTAL 6

0,1

232,5

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

SUMATERA SELATAN

TOTAL 5

C. Hutan Tanaman

1,3

231,2

KSA-KPA

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

JAMBI

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

PROVINSI/

HL

366,9

85,2

277,7

4,0

806,0

12,2

793,8

170,0

170,0

1.635,3

1.635,3

HPT

HUTAN TETAP

24,3

435,8

435,8

115,5

115,5

11.626,9

5.181,5

5.053,5

1.391,8

21.110,2

8.140,5

12.945,3

HP

KAWASAN HUTAN

25,6

2.129,3

2.129,3

116,8

116,8

11.993,9

5.266,8

5.331,3

1.395,9

22.318,7

8.152,7

14.140,3

Jumlah

100,8

100,8

1.119,2

1.119,2

HPK

25,6

2.230,1

2.230,1

116,8

116,8

13.113,1

5.266,8

6.450,5

1.395,9

22.318,7

8.152,7

14.140,3

Jumlah

4,9

5.269,0

5.269,0

182,1

182,1

482,8

312,5

59,6

110,7

5.250,7

613,6

4.632,2

10

APL

30,6

7.499,1

7.499,1

298,9

298,9

13.595,9

5.579,2

6.510,1

1.506,6

27.569,3

8.766,3

18.772,5

11

TOTAL

56

13

12

11

10

NO.

C Hutan Tanaman
C.
Tanaman*

C. Hutan Tanaman*

237,3

169,5

C. Hutan Tanaman*

TOTAL 13

67,8

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

JAWA BARAT

B. Hutan Sekunder

TOTAL 12

A. Hutan Primer

DKI JAKARTA

B. Hutan Sekunder

TOTAL 11

A. Hutan Primer

BANTEN

C. Hutan Tanaman*

TOTAL 10

B. Hutan Sekunder

13,2

13 2
13,2

KSA-KPA

A. Hutan Primer

KEPULAUAN RIAU

TOTAL 9

C. Hutan Tanaman*

B Hutan Sekunder
B.

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

PROVINSI/

HL

186,0

140,9

45,1

71,8

112,2

14 9
14,9

97,3

1.785,3

1.713,6

HPT

HUTAN TETAP

HP

567,0

430,3

136,7

517,5

517,5

KAWASAN HUTAN

2.775,7

2.454,3

321,4

112,2

14 9
14,9

97,3

530,7

517,5

13 2
13,2

Jumlah

HPK

9,1

9,1

9
13 2
13,2

2.775,7

2.454,3

321,4

112,2

14 9
14,9

97,3

9,1

9,1

530,7

517,5

Jumlah

177,8

3,4

34
3,4

9,9

9,9

1.462,1

1.284,3

10

APL

499,2

115,7

18 3
18,3

97,3

9,1

9,1

540,6

527,4

13 2
13,2

4.237,8

3.738,6

11

TOTAL

57

18

17

16

15

14

NO.

C. Hutan Tanaman*

C. Hutan Tanaman*

C. Hutan Tanaman*

A. Hutan Primer

KALIMANTAN SELATAN

TOTAL 17

172,7

157,4

B. Hutan Sekunder

C. Hutan Tanaman*

15,4

A. Hutan Primer

KALIMANTAN BARAT

B. Hutan Sekunder

TOTAL 16

A Hutan Primer
A.

JAWA TIMUR

B. Hutan Sekunder

TOTAL 15

A. Hutan Primer

D.I. YOGYAKARTA

B. Hutan Sekunder

TOTAL 14

KSA-KPA

A. Hutan Primer

JAWA TENGAH

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

PROVINSI/

HL

432,6

432,6

105,3

11,9

93,4

5,2

5,2

101,0

44,4

56,7

HPT

820,7

820,7

144,0

144,0

HUTAN TETAP

HP

6.545,1

6.545,1

1.121,1

1.051,6

69 5
69,5

47,9

47,9

36,3

35,1

1,2

KAWASAN HUTAN

7.971,1

7.955,8

15,4

1.226,4

1.063,5

93,4

69 5
69,5

53,2

53,2

281,4

223,5

57,9

Jumlah

1.166,5

1.166,5

HPK

57,9

9.137,7

9.122,3

15,4

1.226,4

1.063,5

93,4

69 5
69,5

53,2

53,2

281,4

223,5

Jumlah

62,0

32.600,2

32.029,4

570,7

143,7

141,6

2,1

31,7

31,7

1.283,4

1.221,4

10

APL

119,9

41.737,9

41.151,8

586,1

1.370,1

1.205,1

95,5

69 5
69,5

84,9

84,9

1.564,8

1.444,9

11

TOTAL

58

22

21

20

19

NO.

TOTAL 22

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

GORONTALO

TOTAL 21

C. Hutan Tanaman*

40,7

40,7

250,3

165,0

B. Hutan Sekunder

28,1

28,1

3.819,6

3.752,5

67,1

36,4

36 4
36,4

85,4

KSA-KPA

A. Hutan Primer

SULAWESI UTARA

TOTAL 20

C Hutan Tanaman
C.
Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

KALIMANTAN TIMUR

TOTAL 19

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

KALIMANTAN TENGAH

TOTAL 18

C. Hutan Tanaman*

B Hutan Sekunder
B.

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

PROVINSI/

102,7

102 7
102,7

196,0

179,2

16,8

82,8

82,8

13,3

13,3

0,0

4.454,5

4.454,5

HL

13,5

47,8

47 8
47,8

273,3

267,4

5,9

463,3

449,5

13,8

1.447,0

1.446,6

0,4

7.242,5

7,1

7.222,0

HPT

HUTAN TETAP

370,8

2.918,0

341,9

2 576 0
2.576,0

276,7

276,7

147,8

10,9

137,0

9.973,4

3 011 4
3.011,4

6.962,0

43.487,7

325,1

42.791,8

HP

KAWASAN HUTAN

451,4

3.104,9

341,9

2 762 9
2.762,9

786,6

763,9

22,7

944,2

625,3

318,9

11.461,8

3 011 4
3.011,4

8.449,9

0,4

59.004,3

332,1

58.220,8

Jumlah

157,1

102,0

102 0
102,0

58,0

58,0

30.996,9

30.839,8

HPK

608,5

3.206,9

341,9

2 865 0
2.865,0

844,6

821,9

22,7

944,2

625,3

318,9

11.461,8

3 011 4
3.011,4

8.449,9

0,4

90.001,2

332,1

89.060,6

Jumlah

89,3

605,2

43,9

561 3
561,3

298,0

255,7

42,3

430,6

339,7

90,9

22.515,1

243 9
243,9

21.953,8

317,3

16.479,6

29,4

16.360,9

10

APL

1.142,6

1.077,6

65,0

1.374,8

965,0

409,8

33.976,8

3 255 3
3.255,3

30.403,8

317,7

106.480,9

361,5

105.421,6

697,8

3.812,1

385,8

3 426 2
3.426,2

11

TOTAL

59

27

26

25

24

23

NO.

A. Hutan Primer

BALI

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

TOTAL 26

A. Hutan Primer

SULAWESI SELATAN

C. Hutan Tanaman*

TOTAL 25

B. Hutan Sekunder

15,0

15,0

1.192,8

1.192,8

KSA-KPA

A. Hutan Primer

SULAWESI BARAT

TOTAL 24

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

SULAWESI TENGGARA

TOTAL 23

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

SULAWESI TENGAH

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

PROVINSI/

HL

169,6

169,6

576,7

539,7

37,0

190,6

33,9

33,9

53,3

38,2

15,1

2.772,6

2.581,9

HPT

HUTAN TETAP

HP

3,8

3,8

214,1

0,3

213,8

978,7

956,5

22,3

KAWASAN HUTAN

37,7

37,7

452,0

0,3

436,5

15,1

5.520,8

5.270,9

249,9

Jumlah

32,8

140,6

7,5

133,1

2.023,1

1.990,4

HPK

37,7

37,7

592,6

7,8

569,6

15,1

7.543,9

7.261,3

282,6

Jumlah

308,2

5,9

5,9

342,4

342,4

8.636,6

8.328,5

10

APL

590,8

43,6

43,6

935,0

7,8

912,0

15,1

16.180,6

15.589,8

11

TOTAL

60

31

30

29

28

NO.

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

TOTAL 31

103,1

103,1

37,8

A. Hutan Primer

MALUKU

TOTAL 30

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

MALUKU UTARA

TOTAL 29

33,4

B. Hutan Sekunder

C Hutan Tanaman
C.
Tanaman*

4,5

22,6

22,6

A. Hutan Primer

NUSA TENGGARA TIMUR

TOTAL 28

C. Hutan Tanaman*

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

NUSA TENGGARA BARAT

C. Hutan Tanaman*

TOTAL 27

KSA-KPA

B Hutan Sekunder
B.

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

PROVINSI/

760,2

211,9

210,2

1,7

4,8

4,8

2.294,3

1.534,1

HL

14,0

159,0

159,0

2.344,3

2.330,3

HPT

HUTAN TETAP

HP

16,8

16,8

869,8

869,8

46,7

46,7

19,4

19,4

KAWASAN HUTAN

21,6

21,6

5.611,6

4.837,3

774,2

455,5

449,3

6,2

42,0

22,6

19,4

Jumlah

28,1

202,6

202,6

3.421,1

3.393,0

HPK

6,2

42,0

22,6

19,4

224,1

224,1

9.032,7

8.230,3

802,3

455,5

449,3

Jumlah

100,7

3,0

3,0

684,6

684,6

1.026,7

1.026,0

0,7

1.140,1

1.039,4

10

APL

106,8

45,0

22,6

22,3

908,8

908,8

10.059,4

9.256,4

803,0

1.595,6

1.488,7

11

TOTAL

61

1.281,1

8.132,2

221,2

9.634,5

A. Hutan Primer

B. Hutan Sekunder

C. Hutan Tanaman*

TOTAL

INDONESIA

6,1

C. Hutan Tanaman*

TOTAL 33

6,1

745,1
745 1

B. Hutan Sekunder

A. Hutan Primer

PAPUA BARAT

TOTAL 32

513,1

B. Hutan Sekunder

C. Hutan Tanaman*

232,0

KSA-KPA

A. Hutan Primer

PAPUA

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

1.654,2

833,9
833 9

353,3

480,6

20.895,2

470,5

18.770,5

HL

2.702,6

155,1

155,1

202,4
202 4

151,7

50,8

50.357,1

6.705,8

40.948,7

HPT

HUTAN TETAP

6.646,9

3.767,2
3 767 2

183,4

3.583,8

180.402,8

40.431,4

133.324,5

HP

KAWASAN HUTAN

161,2

161,2

5.548,6
5 548 6

1.201,5

4.347,1

261.289,6

47.828,8

201.175,9

12.284,9

Jumlah

161,2

KSA-KPA : Kawasan Suaka Alam-Kawasan Pelestarian Alam


HL
: Hutan Lindung
HPT
: Hutan Produksi Terbatas

- : Tidak ada angka deforestasi


0,0 : Ada angka deforestasi
HP
HPK
APL

: Hutan Produksi Tetap


di-Konversi
: Hutan Produksi yang dapat di
Konversi
: Areal Penggunaan Lain

161,2

8.005,1
8 005 1

2.171,4

5.833,7

330.193,8

51.818,8

264.381,9

13.993,0

Jumlah

Ket. * : Hutan Tanaman berdasarkan penafsiran citra adalah penutupan lahan hutan yang merupakan hasil budidaya manusia, meliputi seluruh Hutan Tanaman
baik Hutan Tanaman Industri/IUPHHK-HT maupun
hasil reboisasi/penghijauan
p Hutan Tanaman yang
y g merupakan
p
p g j
yyangg berada di dalam maupun
p di luar kawasan hutan;;
terlihat dari citra mempunyai pola tanam yang teratur pada area datar, sedangkan untuk daerah bergelombang terlihat warna citra yang berbeda dgn lingkungan sekitarnya.

- Data digital kawasan hutan dan perairan berdasarkan SK Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan serta TGHK per Desember 2011,
Direktorat Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan Hutan

68.904,2

3.990,0

63.206,1

1.708,2

2.456,5
2 456 5

969,9

1.486,5

HPK

Sumber: - Data digital Hasil Penafsiran citra Landsat 7 ETM+ liputan tahun 2009 dan 2011, Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan

33

32

NO.

PROVINSI/

966,1

120.443,2

5.289,0

111.927,4

3.226,9

2.372,0
2 372 0

1.405,9

10

APL

450.637,1

57.107,8

376.309,3

17.219,9

161,2

161,2

10.377,1
10 377 1

3.577,3

6.799,8

11

TOTAL

62

HPT
6

HP
7

Jumlah
8

Jumlah

10

APL

11

TOTAL

Sebaran angka deforestasi di dalam kawasan hutan seluruh Indonesia selama periode 2009-2011 adalah 9,6 ribu ha/t
dalam kawasan hutan konservasi, 20,9 ribu ha/th terjadi di dalam kawasan hutan lindung dan 299,7 ribu ha/th di dalam
hutan produksi. Sedangkan deforestasi di luar kawasan hutan (Areal Penggunaan Lain) sebesar 120,4 ribu ha/th sepe
pada Gambar 2.

HL

HPK

Berdasarkan Gambar 1, terlihat bahwa deforestasi sebagian besar terjadi pada hutan sekunder yaitu di dalam
kawasan hutan sebesar 264,4 ribu ha/th dan 111,9 ribu ha/th terjadi pada hutan sekunder di luar kawasan hutan
(Areal Penggunaan Lain).

KSA-KPA

HUTAN TETAP

Gambar 2. Diagram Angka Deforestasi Rerata Tahunan Indonesia (Ribu Ha/Th)


per Fungsi Kawasan Hutan Periode 2009-2011

TIPE HUTAN

DEFORESTASI PADA

KAWASAN HUTAN

Gambar 1. Diagram Angka Deforestasi Rerata Tahunan Indonesia (Ribu Ha/Th)


di Dalam dan di Luar Kawasan Hutan Periode 2009-2011

NO.

PROVINSI/

63

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Riau

Kepulauan Riau

Jambi

Bengkulu

Kep.Bangka Belitung

Sumatera Selatan

Lampung

DKI Jakarta

Jawa Barat

Banten

Jawa Tengah

D.I. Yogyakarta

Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Kalimantan Selatan

Gorontalo

Sulawesi Utara

Sulawesi Tengah

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tenggara

Sulawesi Barat

Maluku

Maluku Utara

Papua

Papua Barat

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

115

10

18

10

14

Ket :

- : Belum tersedia

13

Tersedia

1:1.000.000

Tersedia

99

10

10

10

11

Tersedia

1:250.000

10

Tersedia

1:1.000.000

65

12

11

Tersedia

11

Tersedia

1:1.000.000

GEOLOGI

1:250.000

PETA TEMATIK NON KEHUTANAN


IKLIM

1:250.000

TANAH

Sumber: Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan 2012

Jumlah

Nanggroe Aceh Darussalam

PROVINSI

NO.

TABEL VI.3. PETA TEMATIK NON KEHUTANAN TAHUN 2012

23

1:100.000
Tersedia

LERENG

64

10

12

14

16

18

Provinsi

20

40

60

80

100

120

140

TANAH

115

13

10

11

GEOLOGI

65

Peta Tematik Non Kehutanan

IKLIM

99

Lereng

23

Skala1:1.000.000

Skala1:250.000

KETERANGAN :
Skala1:100.000

Grafik Perkembangan Ketersediaan Peta Tematik Non


Kehutanan Tahun 2012

GEOLOGI Skala 1:1.000.000

GEOLOGI Skala 1:250.000

IKLIM Skala 1:1.000.000

IKLIM Skala 1:250.000

TANAH Skala 1:1.000.000

TANAH Skala 1:250.000

KETERANGAN:

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan Peta Tematik Non Kehutanan paling banyak adalah Peta Tanah dengan skala 1:250.000

Grafik Perkembangan Ketersediaan Peta Tematik Non Kehutanan Per Provinsi 2012

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan Peta Tematik Non Kehutanan paling banyak adalah Peta Tanah dengan skala 1:250.000 di Provinsi Kalimantan Timur
- Provinsi DKI Jakarta, Jabar, Banten, Jateng, DI Yogyakarta, Jatim, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua
dan Papua Barat belum tersedia Data Peta Tematik Non Kehutanan

Tersedia (Lembar)

Tersedia (Lembar)

65

N. Aceh Darussalam

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Riau

Kepulauan Riau

Jambi

Bengkulu

Kep.Bangka Belitung

Sumatera Selatan

Lampung

DKI Jakarta

Jawa Barat

Banten

Jawa Tengah

D.I Jogjakarta

Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Kalimantan Selatan

Gorontalo

Sulawesi Utara

Sulawesi Tengah

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tenggara

Sulawesi Barat

Maluku

Maluku Utara

Papua

Papua Barat

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

938

105

40

39

196

14

219

78

233

Cetakan

346

424

162

13

171

126

17

Digital

1:25000

1009

75

98

155

42

29

72

94

96

23

28

42

120

34

96

Cetakan

1948

114

28

121

48

75

94

113

40

29

68

187

210

274

66

119

34

46

32

70

68

96

TTC : Topographic Tactical Chart

ONC : Operational Navigation Chart

TPC : Tactical Pilotage Chart

JOG : Joint Operations Graphic Ground

Ket :

112

102

10

Cetakan

10

10

Digital

1:100.000

139

13

12

14

10

12

11

Digital

1:250.000
Cetakan

RUPA BUMI INDONESIA (RBI)

Digital

1:50.000

Sumber : Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan 2012

JUMLAH

PROVINSI

NO

TABEL VI.4. PERKEMBANGAN PENDOKUMENTASIAN PETA DASAR TAHUN 2012

77

Lembar

150

Duplikat

1:1.000.000

1181

27

34

24

103

164

15

113

30

116

47

72

45

52

21

78

40

102

94

Lembar

1:50.000

701

40

100

84

59

18

11

26

15

26

12

31

42

18

37

71

45

41

11

Lembar

1:100.000

64

11

53

Lembar

78

16

12

Lembar

1:250.000

TOPOGRAFI (TOP)
1:200.000

39

Lembar

1:500.000

72

Lembar

1:1.000.000

JOG

300

44

15

13

16

17

18

12

14

10

10

16

11

11

Lembar

1:250.000

TPC

67

Lembar

1:500.000

ONC

48

Lembar

1:1.000.000

66

50

100

150

200

250

300

350

400

Provinsi

500

1000

1500

2000

1:25000

1:50.000
Skala

1:100.000

1:250.000

1:1.000.000

Duplikat

Digital

Cetakan

KETERANGAN :

Grafik Perkembangan Ketersediaan Peta Dasar Rupa Bumi Indonesia


(RBI) Tahun 2012

RBI1:1.000.000Duplikat

RBI1:1.000.000Lembar

RBI1:250.000Digital

RBI1:250.000Cetakan

RBI1:100.000Digital

RBI1:100.000Cetakan

RBI1:50.000Digital

RBI1:50.000Cetakan

RBI1:25000Digital

RBI1:25000Cetakan

KETERANGAN:

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan Peta RBI Digital paling banyak adalah skala 1:50.000 dengan jumlah 1948 lembar
- Ketersediaan Peta RBI Digital paling sedikit adalah skala 1:250.000 dengan jumlah 9 lembar
- Ketersediaan Peta RBI Cetakan paling banyak adalah skala 1:50.000 dengan jumlah 1009 lembar
- Ketersediaan Peta RBI Cetakan paling sedikit adalah skala 1:1000.000 dengan jumlah 77 lembar
- tersedia duplikat Peta RBI skala 1:1000.000 dengan jumlah 150 lembar

GrafikPerkembanganKetersediaanPetaDasarRupaBumiIndonesia(RBI)PerProvinsiTahun2012

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) paling banyak adalah RBI Digital skala 1:25.000 ' di Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Provinsi Sulawesi Barat Belum tersedia data Peta RBI Digital dan RBI Cetakan

Tersedia(Lembar)

450

Tersedia (Lembar)

67

180
160
140
120
100
80
60
40
20
0

200

400

600

800

1000

1200

1400

1:50.000

1181

1:100.000

701

78

1:250.000

Skala

1:200.000

64

1:500.000

39

1:1.000.000

72

JUMLAH

KETERANGAN :

Grafik Perkembangan Ketersediaan Peta Dasar Topografi Tahun 2012

Provinsi

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan Peta Topografi paling banyak adalah skala 1:50.000
- Ketersediaan Peta Topografi paling sedikit adalah skala 1:500.000

GrafikPerkembanganKetersediaanPetaDasarTopografiTahun2012

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan
K t
di
Peta
P t Topografi
T
fi paling
li banyak
b
kadalah
d l hRBI
RBIDigital
Di it lskala
k l 1:50.000
1 50 000didiProvinsi
P i iJawa
J Timur
Ti
- Provinsi Sulawesi Barat dan Kepulauan Riau Belum tersedia data Peta Topografi

Tersedia(Lembar)

Tersedia (Lembar)

TOPOGRAFI1:1.000.000

TOPOGRAFI1:500.000

TOPOGRAFI1:250.000

TOPOGRAFI1:200.000

TOPOGRAFI1:100.000

TOPOGRAFI1:50.000

KETERANGAN:

68

Provinsi

TPCSkala
1:500.000

KETERANGAN :

0,5

1,5

2,5

3,5

4,5

Provinsi

Grafik Perkembangan Ketersediaan Peta Dasar Operational Navigation Chart (ONC) Tahun 2012

ONCSkala1:1.000.000

KETERANGAN :

69

Provinsi Kepulauan Riau, Sulawesi Barat dan


Papua Barat belum tersedia Peta Dasar ONC

1:1000.000 paling banyak di Provinsi Tengah


dengan Jumlah 4 Lembar

- Ketersediaan Peta Dasar ONC skala

Penjelasan Grafik :

- Provinsi Kepulauan Riau, Sulawesi Barat dan Papua Barat belum tersedia Peta Dasar TPC

Provinsi

JOGSkala
1:250.000

KETERANGAN :

8
7
6
5
4
3
2
1
0

- Provinsi Kepulauan Riau, Sulawesi Barat dan Papua Barat belum tersedia Peta JOG

45
40
35
30
25
20
15
10
5
0

Grafik Perkembangan Ketersediaan Peta Dasar Tactical Pilotage


Charts (TPC) Tahun 2012

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan Peta Dasar TCP skala 1:500.000 paling banyak di Provinsi Papua dengan Jumlah 7 Lembar

Provinsi

Penjelasan Grafik :
- Ketersediaan Peta JOG skala 1:250.000 paling banyak di Provinsi Papua dengan Jumlah 44 Lembar

Tersedia (Lembar)

Grafik Perkembangan Ketersediaan Peta Dasar Joint Operation


Graphic Ground (JOG) Per Provinsi Tahun 2012

Tersedia(Lembar)

PROVINSI

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dijelaskan bahwa Izin Pinjam
Pakai Kawasan Hutan untuk Kegiatan Survey/Explorasi
Tambang dan Non Tambang sampai Tahun 2012 memiliki
464 unit dan luas sebesar 2.401.584,90 Ha.

NO

S/D TAHUN 2007


Unit
Luas (Ha)
1 Nanggroe Aceh Darussalam
0
0
2 Sumatera Utara
2
2.055,00
3 Sumatera Barat
1
340,00
4 Riau
0
0
5 Jambi
10
77,31
6 Sumatera Selatan
3
34,10
7 Bengkulu
0
0
8 Lampung
0
0
9 Kepulauan Bangka Belitung
2
9.541,00
10 Kepulauan Riau
0
0
11 DKI Jakarta
0
0
12 Jawa Barat
6
25,55
13 Jawa Tengah
6
28,31
14 DI Yogyakarta
0
15 Jawa Timur
5
33.868,02
16 Banten
2
0,65
17 Bali
1
25,28
18 Nusa Tenggara Barat
2
8.395,07
19 Nusan Tenggara Timur
0
0
20 Kalimantan Barat
0
0
21 Kalimantan Tengah
3
124.415,00
22 Kalimantan Selatan
1
119,70
23 Kalimantan Timur
7
30.984,00
24 Sulawesi Utara
1
20,00
25 Sulawesi Tengah
0
0
26 Sulawesi Selatan
2
80,00
27 Sulawesi Tenggara
3
22.169,00
28 Gorontalo
0
0
29 Sulawesi Barat
0
0
30 Maluku
1
22,63
31 Maluku Utara
4
16.832,00
32 Papua Barat
1
13,60
33 Papua
3
58.439,78
TOTAL
66
307.485,99
Sumber : Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan

TAHUN 2009
Luas (Ha)
0
0
1
9.892,17
1
15.340,00
1
33,82
8
10.791,39
2
5.010,46
1
45.562,50
0
0
0
0
0
0
0
0
5
6.383,55
1
24,25
0
0
3
433,18
0
0
0
0
1
108,00
0
0
0
0
3
20.500,00
4
14.508,48
9
66.735,03
0
0
1
2.277,00
1
2.365,00
5
9.600,50
0
0
1
33,55
2
10,47
3
7.314,00
0
0
0
0
53
216.923,35

Unit

TAHUN 2010
Luas (Ha)
0
0
2
683,00
0
0
1
132,60
1
7,92
5
12.088,43
0
0
0
0
2
8.502,00
0
0
0
0
0
0
1
5.000,00
0
0
2
5,57
1
2.581,90
0
0
2
71.532,00
0
0
0
0
12
111.505,65
1
314,10
8
25.166,06
1
7.837,10
0
0
1
1.787,40
4
18.798,41
0
0
0
0
1
11,71
5
11.310,19
2
10.839,00
0
0
52
288.103,04

Unit

500.000,00

1.000.000,00

1.500.000,00

2.000.000,00

2.500.000,00

s/d2007

307.485,99

2008

99.230,12

2009

216.923,35

2010

288.103,04

2011

549.042,92

2012

5.761,00
27.683,24
0
1.998,78
70.518,97
9.307,46
0
549.042,92

2
5
0
3
6
5
0
116

s/d2012

100

200

300

400

500

25.182,00

TAHUN 2011
Luas (Ha)
0
0
1
27.500,00
1
9,89
0
0
6
67.509,66
10
43.848,05
0
0
0
0
1
481,72
0
0
0
0
3
140,64
3
7.812,06
0
0
3
19.452,86
1
2.581,90
0
0
3
22.871,22
0
0
1
3.239,00
22
87.387,53
2
1.889,86
33
123.867,08

Unit

2.401.584,90

940.799,49

IZINPINJAMPAKAIKAWASANHUTANUNTUKKEGIATAN
SURVEY/EKSPLORASITAMBANGDANNONTAMBANG
(LUAS)

TAHUN 2008
Luas (Ha)
8
59.845,00
1
23.110,00
0
0,00
0
0,00
0
0,00
2
7,24
1
1.652,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
5.650,00
1
2.581,90
0
0
1
126,70
0
0
0
0
0
0
0
0
2
3.894,05
0
0
0
0
0
0
4
2.287,02
0
0
0
0
2
58,52
0
0
2
17,69
0
0
25
99.230,12

Unit

TAHUN 2012
Luas (Ha)
0
0
3
21.201,01
0
0
1
365.021,00
8
11.839,22
6
18.203,00
1
2.279,00
0
0
3
2.657,00
0
0
0
0
2
10,07
2
243,57
0
0
2
1.989,93
0
0
0
0
5
29.985,00
0
0
5
15.617,00
23
138.516,38
6
3.075,40
35
99.240,18
1
26.017,00
5
40.121,98
1
21.181,55
1
19.686,00
2
2.674,00
0
0
7
14.837,13
25
99.784,91
7
6.600,37
1
18,80
152
940.799,49
SD TAHUN 2012
Unit
Luas (Ha)
8
59.845,00
10
84.441,18
3
15.689,89
3
365.187,42
33
90.225,49
28
79.191,28
3
49.493,50
0
0
8
21.181,72
0
0
0
0
16
6.559,81
13
13.108,19
0
0
16
61.399,55
5
7.746,35
1
25,28
14
133.017,99
0
0
6
18.856,00
63
482.324,56
14
19.907,54
94
349.886,40
3
33.874,10
11
67.580,98
5
25.413,95
19
78.301,93
7
30.357,24
1
33,55
16
16.939,24
43
205.760,07
17
26.778,12
4
58.458,58
464
2.401.584,90

s/d2007

66

2008

25

2009

53

2010

52

2011

116

2012

152

464

s/d2012

IZINPINJAMPAKAIKAWASANHUTANUNTUKKEGIATAN
SURVEY/EKSPLORASITAMBANGDANNONTAMBANG
(UNIT)

Unit

TABEL VII.1. IZIN PINJAM PAKAI KAWASAN HUTAN UNTUK KEGIATAN SURVEY/EKSPLORASI TAMBANG DAN NON TAMBANG

70

PROVINSI

171.990,76

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dijelaskan bahwa Persetujuan
Prinsip Penggunaan Kawasan Hutan untuk Tambang dan
Non Tambang sampai Tahun 2012 memiliki 829 unit dan
luas sebesar 529.337,25 Ha.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33

229,06
299,77
0
10.586,38
1.832,60
6.350,51
1,84
95,03
3.742,60
17,00
2,07
3.797,03
24,35
0
828,79
0,20
18,10
5.754,82
141,04
0
3.124,00
56.765,61
72.582,76
145,51
0,10
460,50
110,27
0
0
562,42
2.176,50
1.479,70
862,22

S/D TAHUN 2007


Unit
Luas (Ha)

Nanggroe Aceh Darussalam


4
Sumatera Utara
15
Sumatera Barat
0
Riau
11
Jambi
16
Sumatera Selatan
12
Bengkulu
5
Lampung
4
Kepulauan Bangka Belitung
8
Kepulauan Riau
1
DKI Jakarta
1
Jawa Barat
36
Jawa Tengah
9
DI Yogyakarta
0
Jawa Timur
13
Banten
1
Bali
5
Nusa Tenggara Barat
11
Nusa Tenggara Timur
4
Kalimantan Barat
0
Kalimantan Tengah
3
Kalimantan Selatan
35
Kalimantan Timur
29
Sulawesi Utara
3
Sulawesi Tengah
1
Sulawesi Selatan
15
Sulawesi Tenggara
3
Gorontalo
0
Sulawesi Barat
0
Maluku
1
Maluku Utara
4
Papua Barat
4
Papua
4
TOTAL
258
Sumber : Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan

NO

600,27

8,17
700,00
259,60
4.609,19
14.989,80
139,75
0
5.923,26

939,72
20,59

1
1
8
10
2
0
4

2
2

200

400

600

800

1.000

51

0
0
0

100

2
4

0
0

84.495,74

1.306,74
78,48

210,83

3.617,94
34,67
882,93

33,00
2.159,00
29.195,08
7.397,09
23.323,37

3
1
4

1
2
11
16
20

0
0
0

11,80

0
0
0

23,74
0,86

3
1

0
0

3.320,20

0
0

121,15
51,70
11.602,26
971,76
14,25
138,89

TAHUN 2009
Luas (Ha)

2
1
5
12
1
2

Unit

1
82

0
0

4
3
4
1

0
0

4
1

0
0

1
2
1
8
6
2
1
3

s/d2007

258

2008

51
2009

100

2010

82
2011

183

2012

155

s/d2012

829

426,98
48.433,61

2.121,70

0
0

684,10
92,76
5.595,84
39,00

2.823,81
6.375,78
8.709,45
16.008,37

543,50

0
0

182,93

76,43
1,53

0
0

0,03
118,14
645,93
1.747,44
765,42
8,46
20,00
1.446,01

TAHUN 2010
Luas (Ha)

3
7
12
10

Unit

PERSETUJUANPRINSIPPENGGUNAANKAWASAN
HUTANUNTUKTAMBANGDANNONTAMBANG
(UNIT)

30.843,71

0
0
0

0
0
0
0
0

0
0

0
0
0
0
0

0
0

141,24
123,37
15,00
40,00
2.122,00

0
9
1
1
1
2

27,75
184,00

TAHUN 2008
Luas (Ha)

1
1

Unit

183

12
2

2
3
3
27
18
24
1
2
2
8
1
1

16
1

155

1
6
2

5
2
5
19
9
21
1
8
5
10
1

9
1

0
95.356,60

10,00
3.851,50
5.148,99

13,22
68,55
6.524,77
20.851,79
3.545,93
30.873,30
562,00
3.223,34
250,48
5.217,56
128,49

708,57
21,54

0
0

2
2
1
1
7

0
0

94,75
20,76
1.831,00
1,12
196,28

TAHUN 2012
Luas (Ha)
2
95,46
12
331,73
3
132,51
2
4.370,00
3
292,18
15
6.990,78

Unit

SD TAHUN 2012
Unit
Luas (Ha)
6
324,52
36
883,89
8
677,00
28
32.092,85
59
7.922,40
43
16.127,39
12
171,26
10
269,53
30
11.705,04
3
1.848,21
3
16,22
57
4.913,65
19
78,65
0
0
44
2.527,40
3
33,78
5
18,10
21
6.327,75
10
969,81
14
12.882,43
68
84.802,89
98
86.330,57
114
187.167,95
5
807,51
20
7.665,40
26
2.380,62
33
27.894,47
3
274,98
2
829,45
2
572,42
28
21.906,98
14
7.624,94
5
1.289,20
829
529.337,25

200.000,00

400.000,00

600.000,00

s/d2007

2008

30.843,71

171.990,76

2009

84.495,74

2010

48.433,61

2011

98.216,85

2012

s/d2012

95.356,60

529.337,25

PERSETUJUANPRINSIPPENGGUNAANKAWASANHUTAN
UNTUKTAMBANGDANNONTAMBANG(LUAS)

98.216,85

11.510,82
897,18

8,04
727,22
674,85
24.996,64
5.303,30
29.390,35
100,00
0,17
1.542,21
10.164,61
107,49
618,62

795,32
12,04

103,46
190,65
4.888,28
2.937,18
1.883,06
7,08
19,75
1.053,47
0,21
13,04
219,90
51,91

TAHUN 2011
Luas (Ha)

5
1
9
11
8
2
2
9
1
1
3
8

Unit

TABEL VII.2. PERSETUJUAN PRINSIP PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN UNTUK TAMBANG DAN NON TAMBANG

71

PROVINSI

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dijelaskan bahwa Izin Pinjam
Pakai Kawasan Hutan untuk Kegiatan Operasi Produksi dan
Non Tambang sampai Tahun 2012 memiliki 506 unit dan
luas sebesar 384.767,41 Ha.

NO

S/D TAHUN 2007


Unit
Luas (Ha)
1
Nanggroe Aceh Darussalam
3
18,06
2
Sumatera Utara
16
3.665,81
3
Sumatera Barat
1
146,23
4
Riau
2
12.068,75
5
Jambi
1
67,25
6
Sumatera Selatan
2
743,53
7
Bengkulu
1
128,90
8
Lampung
1
50,00
9
Kepulauan Bangka Belitung
0
0
10 Kepulauan Riau
0
0
11 DKI Jakarta
0
0
18
776,23
12 Jawa Barat
13 Jawa Tengah
18
187,77
14 DI Yogyakarta
0
0
3
17,68
15 Jawa Timur
16 Banten
1
17 Bali
15
79,04
18 Nusa Tenggara Barat
0
0
19 Nusa Tenggara Timur
3
35,46
20 Kalimantan Barat
3
14,04
21 Kalimantan Tengah
1
8.917,38
22 Kalimantan
K li
t S
Selatan
l t
3
10 565 70
10.565,70
23 Kalimantan Timur
23
93.120,43
24 Sulawesi Utara
1
443,40
25 Sulawesi Tengah
0
0
26 Sulawesi Selatan
2
219,36
27 Sulawesi Tenggara
0
0
28 Gorontalo
0
0
29 Sulawesi Barat
0
0
30 Maluku
0
0
31 Maluku Utara
1
0
32 Papua Barat
0
0
33 Papua
3
1.315,10
TOTAL
122
132.580,12
Sumber : Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan
5
0
0
5
0
0
3
0
0
2
0
0
7
14
19
0
0
2
5
0
0
1
3
2
1
87

886,28
0
0
1.293,12
0
0
545,65
0
0
0,24
0
0
21.931,28
3 727 74
3.727,74
23.804,16
0
0
24,46
5.855,21
0
0
562,42
2.045,20
20,44
149,11
63.032,37

TAHUN 2009
Luas (Ha)
0
0
1
28,29
1
51,19
0
0
13
581,32
1
497,54
2
1.028,73

Unit

3
1
0
0
1
0
0
64

910,90
41,00
0
1.604,20
0
56.726,63

TAHUN 2010
Luas (Ha)
0
0
3
140,94
2
682,45
1
433,04
5
486,55
1
14,11
2
128,68
2
57,25
2
57,00
0
0
0
0
1
1,60
0
0
0
0
1
4,13
0
0
0
0
1
6.417,30
1
34,42
1
1.707,41
4
4.388,55
16
9 448 91
9.448,91
10
26.144,19
1
0,42
5
4.023,60

Unit

38.165,55

63.032,37

100.000,00

56.726,63

41.940,92

s/d2007

2008

2009

2010

2011

2012

s/d2012

52.321,81

100

200

200.000,00
132.580,12

300

400

500

300.000,00

400.000,00

384.767,41

600

TAHUN 2011
Luas (Ha)
0
0
2
23,63
0
0
5
2.938,22
12
563,16
4
978,48
1
0,06
0
0
2
45,37
0
0
0
0
5
85,83
0
0
0
0
1
6,00
0
0
0
0
1
478,79
0
0
2
206,68
12
12.882,63
8
7 432 76
7.432,76
12
11.226,67
0
0
1
43,02
1
31,98
4
2.328,53
0
0
0
0
1
53,97
5
2.540,10
2
75,05
0
0
81
41.940,92

Unit

IZINPINJAMPAKAIKAWASANHUTANUNTUKKEGIATAN
OPERASIPRODUKSIDANNONTAMBANG(LUAS)
500.000,00

Unit

TAHUN 2008
Luas (Ha)
0
0
1
52,00
1
184,25
0
0
2
51,74
3
3.769,82
0
0
0
0
3
2.454,85
0
0
0
0
1
5,00
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
8,25
0
0
1
695,72
1
899,20
15
21 085 65
21.085,65
8
8.224,59
1
0,10
0
0
0
0
2
264,48
0
0
0
0
0
0
1
469,90
0
0
0
0
42
38.165,55

TABEL VII.3. IZIN PINJAM PAKAI KAWASAN HUTAN UNTUK KEGIATAN OPERASI PRODUKSI DAN NON TAMBANG
SD TAHUN 2012
Unit
Luas (Ha)
3
18,06
28
4.056,96
7
1.203,18
14
18.419,49
38
2.994,87
18
7.537,95
7
1.298,12
4
152,25
15
3.563,53
0
0
0
0
36
2.240,13
18
187,77
0
0
9
576,86
1
0
15
79,04
9
6.908,11
4
69,88
11
4.359,42
37
58.914,62
68
55 656 01
55.656,01
90
183.023,20
4
1.005,88
12
4.350,71
9
1.348,74
19
12.742,43
1
41,00
1
603,50
2
616,39
18
11.239,61
4
95,49
4
1.464,21
506
384.767,41

s/d2007

122

2008

42

2009

87

2010

64

2011

81

2012

110

506

s/d2012

IZINPINJAMPAKAIKAWASANHUTANUNTUKKEGIATAN
OPERASIPRODUKSIDANNONTAMBANG(UNIT)

TAHUN 2012
Luas (Ha)
0
0
5
146,29
2
139,06
6
2.979,48
5
1.244,85
7
1.534,47
1
11,76
1
45,00
3
120,04
0
0
0
0
6
78,35
0
0
0
0
1
3,40
0
0
0
0
3
3,54
0
0
4
1.735,57
12
9.895,58
12
3 395 25
3.395,25
18
20.503,16
1
561,96
6
284,09
4
1.072,94
5
3.383,32
0
0
1
603,50
0
0
7
4.580,21
0
0
0
0
110
52.321,81
Unit

72

JUMLAH

Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Bengkulu
Bangka Belitung
Sumatera Selatan
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Papua Barat
Papua

PROVINSI

168.050.893.896

Keterangan

2.081.892.719

55.392.364
51.097.577
0
886.450.839
25.085.364
0
336.315.582
16.596.812
0
0
0
0
0
0
0
114.182.700
0
272.301.981
76.281.000
0
24.528.000
223.660.500

NON TAMBANG

429.933.244.763

0
493.296.000
1.805.871.988
589.331.500
611.929.663
3.967.750.491
17.425.432.606
10.689.635.246
25.490.640
4.753.463.369
20.148.196.728
110.058.569.858
250.056.724.301
0
0
685.880.640
0
14.834.880
2.038.559.298
6.568.277.555
0
0

TAMBANG

2.000.000.000

4.000.000.000

6.000.000.000

8.000.000.000

10.000.000.000

2009

210

1.746.440.968 2.081.892.719

2011

2.617.380.384

2012

4.259.371.570

S/D2012

1.240.457.097.575

126.657.900
2.873.370.054
4.848.641.951
2.450.704.869
1.307.185.319
16.522.755.472
63.916.435.103
50.300.721.224
37.382.640
15.084.536.205
77.116.493.515
410.296.103.226
564.042.420.363
0
0
2.783.210.525
258.216.000
376.221.930
7.601.781.571
20.514.259.708
0
0
10.705.085.641

641.059.576
199.488.629
0
3.507.707.256
106.488.885
80.583.957
2.552.984.855
63.613.542
0
3.058.676
51.160.000
92.229.250
143.556.000
2.997.303
38.115.000
38 115 000
602.615.100
0
1.371.751.512
207.756.209
0
278.226.000
761.693.891

NON TAMBANG

S/D TAHUN 2012


TAMBANG

200.000.000.000

400.000.000.000

600.000.000.000

800.000.000.000

1.000.000.000.000

1.200.000.000.000

2009

210

168.050.893.896
173.777.353.230

2011

2012

468.697.605.676
429.933.244.763

S/D2012

1.240.457.097.575

1.251.162.183.216,00

767.717.476
3.072.858.683
4.848.641.951
5.958.412.125
1.413.674.204
16.603.339.429
66.469.419.958
50.364.334.766
37.382.640
15.087.594.881
77.167.653.515
410.388.332.476
564.185.976.363
2.997.303
38.115.000
38 115 000
3.385.825.625
258.216.000
1.747.973.442
7.809.537.780
20.514.259.708
278.226.000
761.693.891

TOTAL

PENERIMAANNEGARABUKANPAJAK(PNBP)
PENGGUNAANKAWASANHUTAN(PKH)
TAMBANG

4.259.371.570

229.080.139
52.889.632
0
989.791.038
53.959.371
52.387.200
1.885.586.273
9.804.400
0
3.058.676
51.160.000
0
71.778.000
0
12.705.000
12 705 000
117.479.400
0
282.542.850
18.191.700
0
114.585.000
314.372.891

1.400.000.000.000

468.697.605.676

126.657.900
2.188.121.554
3.042.769.963
1.349.213.948
282.696.256
5.024.365.769
34.031.653.450
11.359.677.360
11.892.000
7.304.087.075
38.397.491.481
128.255.565.280
221.175.300.327
0
0
1.640.376.000
258.216.000
361.387.050
4.602.984.910
9.285.149.353
0
0

NON TAMBANG

TAHUN 2012
TAMBANG

10.705.085.641

2.617.380.384

356.587.073
47.603.485
0
1.020.769.160
4.269.150
28.196.757
187.299.000
9.804.400
0
0
0
92.229.250
71.778.000
0
25.410.000
25 410 000
370.953.000
0
256.748.970
31.147.139
0
114.585.000
0

NON TAMBANG

TAHUN 2011

Realisasi PNBP-PKH (Rupiah)

PENERIMAANNEGARABUKANPAJAK(PNBP)
PENGGUNAANKAWASANHUTAN(PKH)
NONTAMBANG

173.777.353.230

0
191.952.500
0
431.865.021
412.559.400
5.824.617.980
4.272.889.745
9.890.788.500
0
2.325.225.761
13.874.158.234
75.161.204.522
56.438.962.829
0
0
456.953.885
0
0
960.237.363
3.535.937.490
0
0

TAMBANG

TAHUN 2010

12.000.000.000

1.746.440.968

0
47.897.935
0
610.696.219
23.175.000
0
143.784.000
27.407.930
0
0
0
0
0
2.997.303
0
0
0
560.157.711
82.136.370
0
24.528.000
223.660.500

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dijelaskan bahwa Penerimaan
Negara Bukan Pajak (PNBP) Penggunaan Kawasan Hutan
(PKH) Non Tambang sampai Tahun 2012 adalah sebesar
Rp. 10.705.085.641,00.
Sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
Penggunaan Kawasan Hutan (PKH) Tambang sampai Tahun
2012 adalah sebesar Rp. 1.240.457.097.575,00

0 : Nihil/Tidak ada kegiatan

*) Terdapat koreksi data

0
0
0
80.294.400
0
1.706.021.232
8.186.459.302
18.360.620.118
0
701.760.000
4.696.647.072
96.822.763.556
36.371.432.906
0
0
0
0
0
0
1.124.895.310
0
0

NON TAMBANG

TAHUN 2009

TAMBANG

Sumber : Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

NO

TABEL VII.4. PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN (PKH)

73

2.430,07

30

s/d2007

30

2008

2009

17

2010

2011

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dijelaskan bahwa Data Lahan
Kompensasi Terkait Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan sampai
Tahun 2012 memiliki 72 unit dan luas sebesar 7.106,07 Ha.

20

40

60

80

Unit

280,10

176,10

104,00

Luas (Ha)

TAHUN 2008

17

2012

15,00

1.933,96

547,95

44,83

1.246,18

s/d2012

72

0
80,00

Luas (Ha)

TAHUN 2009
Unit

DATALAHANKOMPENSASITERKAITIZINPINJAMPAKAI
KAWASANHUTAN(UNIT)

Sumber : Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan

TOTAL

NUSA TENGGARA BARAT

3,37

BANTEN

501,67

1.911,03

BALI

JAWA TENGAH

JAWA TIMUR

22

JAWA BARAT

14,00

Luas (Ha)

LAMPUNG

Unit

S/D 2007

DKI JAKARTA

SUMATERA UTARA

PROVINSI

2.000,00

4.000,00

6.000,00

Unit

1.612,13

48,74

1.555,90

7,50

Luas (Ha)

TAHUN 2011
Unit

387,86

215,53

1,61

170,73

Luas (Ha)

TAHUN 2012

72

21

38

Unit

s/d2007

2.430,07

2008

280,10
2009

1.933,96

2010

461,94
2011

1.612,13

2012

387,86
s/d2012

7.106,07

7.106,07

0,33

3,37

44,00

1.688,45

49,49

5.059,93

29,00

127,50

104,00

Luas (Ha)

S/D TAHUN 2012

DATALAHANKOMPENSASITERKAITIZINPINJAMPAKAI
KAWASANHUTAN(LUAS)

461,94

0,33

44,00

374,56

3,05

40,00

Luas (Ha)

8.000,00

Unit

TAHUN 2010

TABEL VII. 5 DATA LAHAN KOMPENSASI TERKAIT IZIN PINJAM PAKAI KAWASAN HUTAN

74

5
-

5 BPKH Wilayah V Banjarbaru

6 BPKH Wilayah VI Manado

7 BPKH Wilayah VII Makassar

8 BPKH Wilayah VIII Denpasar

9 BPKH Wilayah IX Ambon

10 BPKH Wilayah X Papua

11 BPKH Wilayah XI Yogyakarta


12 BPKH Wilayah XII Tanjung Pinang

13 BPKH Wilayah XIII Pangkal Pinang

14 BPKH Wilayah XIV Kupang

15 BPKH Wilayah XV Gorontalo

16 BPKH Wilayah XVI Palu

17 BPKH Wilayah XVII Manokwari

TAHUN 2007

288

343

744

17
-

28

34

22

25

25

39

26

19

25

28

55

438

33
-

32

20

40

54

33

46

31

32

53

64

306

60

15

18

II

66

62

50

68

III

Keterangan: Pada Tahun 2009, terjadi perubahan Organisasi Ditjenplan

0
-

GOLONGAN (Orang)

Sumber : Sekretariat Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan

70

4 BPKH Wilayah IV Samarinda

JUMLAH A + B

3 BPKH Wilayah III Pontianak

21

JUMLAH B

49

2 BPKH Wilayah II Palembang

JUMLAH A

1 BPKH Wilayah I Medan

B. DAERAH

Direktorat Wilayah Pengelolaan dan


6 Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan
Hutan

Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan


Tenurial Kawasan Hutan

5 Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan

Direktorat Inventarisasi dan Sumber Daya


3
Hutan

10

14

IV

Direktorat Perencanaan Kawasan


Kehutanan

UNIT KERJA

1 Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

A. PUSAT

NO

1159

748

55
-

61

55

63

80

60

87

59

54

80

94

411

73

90

79

68

101

TOTAL

79

26

4
1

53

10

11

12

13

IV

49
306
55
1

III
II
I

Tahun 2007

IV

300
200
100
0

349

295

16
9

22

31

24

28

27

39

24

19

24

27

54

12

19

II

0
0

1222

809

10

59
21

55

52

64

89

62

86

64

54

80

83

413

80

85

77

70

101

TOTAL

80

24

4
1

56

10

11

11

11

IV

TAHUN 2009

849

538

14

10

10

42
16

33

22

39

60

38

53

39

36

57

53

311

50

37

61

53

42

68

III

344

294

16
9

22

34

24

27

25

29

20

18

20

24

50

10

13

II

0
0

GOLONGAN (Orang)

1281

861

25

12

14

17

14

62
26

56

57

64

89

64

84

62

56

79

80

420

65

54

79

66

61

95

TOTAL

54

305

53

Tahun 2008

50

311

56

Tahun 2009

63

346

62

Tahun 2010

61

352

58

Tahun 2011

87

25

6
1

62

12

10

11

12

IV

63

334

62

Tahun 2012

Perkembangan Jumlah Pegawai Berdasarkan Golongan


Lingkup Ditjen Planologi Kehutanan (Pusat)

790

485

39
11

32

20

39

59

34

45

37

32

54

53

305

63

66

58

50

68

III

GOLONGAN (Orang)

TAHUN 2008

942

596

16

16

14

12

12

40
21

35

24

40

58

43

56

39

43

61

66

346

52

50

63

49

49

83

III

II

III

IV

300

600

410

347

19

16

12

16

16

20
17

30

29

24

23

19

28

26

15

18

19

63

10

11

11

16

II

87

25

6
1

58

10

12

10

IV

TAHUN 2011

942

638

20

19

14

18

13

41
22

42

31

40

60

42

61

44

42

61

68

352

53

55

66

48

52

78

III

410

338

18

17

14

16

17

23
18

26

26

24

18

20

23

24

15

19

20

61

10

11

16

II

10

1
0

GOLONGAN (Orang)

1449

1007

40

37

30

34

31

71
41

70

58

65

78

64

86

71

60

81

90

475

72

70

87

68

73

105

TOTAL

83

21

3
1

62

13

15

10

10

IV

TAHUN 2012

970

636

21

17

13

18

13

43
24

43

33

42

56

42

62

41

43

59

66

334

51

51

73

47

49

63

III

368

305

18

14

14

16

18

19
17

24

21

21

15

18

20

23

13

17

17

63

10

11

12

15

II

288

438

21

295

485

26

Tahun2008

294

538

24

Tahun2009

347

596

25

Tahun2010

338

638

25

Tahun2011

21

305

636

1430

967

40

32

29

35

32

66
42

67

55

64

72

62

84

67

58

77

85

463

74

62

95

71

71

90

TOTAL

Tahun2012

1
0

GOLONGAN (Orang)

Perkembangan Jumlah Pegawai Berdasarkan Golongan


Lingkup Ditjen Planologi Kehutanan (Daerah)

1449

974

37

33

27

28

29

67
39

67

54

66

82

63

86

68

61

80

87

475

74

65

83

67

71

115

TOTAL

Tahun2007

10

1
0

GOLONGAN (Orang)

TAHUN 2010

TABEL VIII.1. PERKEMBANGAN JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN GOLONGAN LINGKUP DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN PUSAT DAN DAERAH

75

UNIT KERJA

STATUS

Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

PNS
Upah
PNS
II Direktorat Perencanaan Kawasan Kehutanan
Upah
PNS
Direktorat Inventarisasi dan Sumber Daya
III
Upah
Hutan
Direktorat Pengukuhan, Penatagunaan, dan PNS
IV
Upah
Tenurial Kawasan Hutan
PNS
V Direktorat Penggunaan Kawasan Hutan
Upah
PNS
Direktorat Wilayah Pengelolaan dan
VI
Upah
Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan
PNS
JUMLAH A
Upah
TOTAL A
B. DAERAH
PNS
I BPKH WILAYAH I MEDAN
UPAH
PNS
II BPKH WILAYAH II PALEMBANG
UPAH
PNS
III BPKH WILAYAH III PONTIANAK
UPAH
PNS
IV BPKH WILAYAH IV SAMARINDA
UPAH
PNS
V BPKH WILAYAH V BANJARBARU
UPAH
PNS
VI BPKH WILAYAH VI MANADO
UPAH
PNS
VII BPKH WILAYAH VII MAKASSAR
UPAH
PNS
VIII BPKH WILAYAH VIII DENPASAR
UPAH
PNS
IX BPKH WILAYAH IX AMBON
UPAH
PNS
X BPKH WILAYAH X PAPUA
UPAH
PNS
XI BPKH WILAYAH XI YOGYAKARTA
UPAH

A. PUSAT

NO
14
0
1
0
22
0
12
0
8
0
14
0
71
0
71
2
0
4
0
6
0
3
0
6
0
7
0
3
0
4
0
2
0
7
0
12
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

S2

0
0
1
0
2
0
0
0
1
0
1
0
5
0
5

S3

4
0
9
0
2
0
13
0
13
0
8
0
18
0
3
0
4
0
3
0
8
0

3
0
9
0
12
2
25
1
20
0
13
0
82
3
85
20
0
6
0
9
0
3
0
7
0
10
0
7
1
13
0
9
2
19
0
12
0

36
2
9
1
10
2
11
8
12
4
10
0
88
17
105
24
0
15
0
11
0
16
0
20
0
18
0
25
1
16
0
13
2
22
0
20
0

39
2
18
1
22
4
36
9
32
4
23
0
170
20
190

SARJANA (S1)
KH
NK
JML

7
0
7
0
7
0
9
0
5
0
1
0
2
0
6
0
2
0
9
0
4
0

3
0
4
0
2
1
4
2
1
0
3
0
17
3
20
1
0
6
0
1
0
2
1
0
0
3
1
5
1
1
1
2
0
2
0
6
0

7
2
18
0
2
1
2
2
5
1
1
0
35
6
41
8
0
13
0
8
0
11
1
5
0
4
1
7
1
7
1
4
0
11
0
10
0

10
2
22
0
4
2
6
4
6
1
4
0
52
9
61

SARJANA MUDA
KH
NK
JML

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

D2

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

D1

3
5
6
3
8
10
9
10
4
8
8
4
6
8
8
0
10
4
9
10
4
2

0
0
1
0
2
0
1
0
0
0
1
0
5
0
5

KH

46
3
37
5
23
3
27
3
47
5
25
4
27
7
28
5
26
6
18
4
19
2

23
9
23
1
18
1
35
15
15
2
29
2
143
30
173

SLTA
NK

49
8
43
8
31
13
36
13
51
13
33
8
33
15
36
5
36
10
27
14
23
4

23
9
24
1
20
1
36
15
15
2
30
2
148
30
178

JML

2
0
1
0
1
0
0
0
0
2
0
1
2
0
0
0
0
0
0
0
1
0

0
1
0
0
0
0
2
0
0
0
2
0
4
1
5

SLTP

0
4
1
0
1
0
1
0
2
3
0
0
2
0
1
1
0
0
0
0
0
0

4
0
22
1
1
0
3
0
0
0
0
0
30
1
31

SD

85
12
77
8
58
13
67
14
84
18
62
10
72
17
64
7
55
12
67
14
66
4

90
14
88
3
71
7
95
28
62
7
74
2
480
61
541

TOTAL

60
9
59
6
42
10
49
11
61
14
47
6
51
13
48
7
48
9
57
11
37
2

59
12
53
3
39
4
61
24
37
4
46
1
295
48
343
25
3
18
2
16
3
18
3
23
4
15
4
21
4
16
0
7
3
10
3
29
2

31
2
18
0
32
3
34
4
25
3
28
1
168
13
181

JENIS KELAMIN
L
P

TABEL VIII.2. PERKEMBANGAN JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN BIDANG STUDI LINGKUP DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN PUSAT
DAN DAERAH TAHUN 2012

76

UNIT KERJA

NK : Non Kehutanan

Ket : KH : Kehutanan

Sumber : Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

TOTAL A + B

JUMLAH A + B

TOTAL B

JUMLAH B

XVII BPKH WILAYAH XVII MANOKWARI

XVI BPKH WILAYAH XVI PALU

XV BPKH WILAYAH XV GORONTALO

XIV BPKH WILAYAH XIV KUPANG

XIII BPKH WILAYAH XIII PANGKAL PINANG

XII BPKH WILAYAH XII TANJUNG PINANG

NO
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
5
0
5

PNS
UPAH
PNS
UPAH
PNS
UPAH
PNS
UPAH
PNS
UPAH
PNS
UPAH
PNS
UPAH
3
0
1
0
2
0
4
0
3
0
2
0
71
0
71
142
0
142

S2

SARJANA (S1)
KH
NK
JML
9
6
15
0
1
1
6
6
12
0
3
3
9
4
13
0
3
3
6
5
11
0
0
0
9
5
14
3
2
5
7
6
13
2
1
3
131
147
278
5
13
18
136
160
296
213
235
448
8
30
38
221
265
486

5
5

daerah

S3

pusat

200

400

600

800

142

71

S2

S1
486

190
229

61

D3
0

D2
2

D1
821

178

SLTA

16

SLTP

48

31

SD

SARJANA MUDA
KH
NK
JML
10
2
12
0
2
2
9
5
14
1
2
3
10
1
11
0
3
3
7
2
9
0
0
0
10
1
11
0
0
0
10
1
11
0
0
0
115
41
156
1
11
12
116
52
168
132
76
208
4
17
21
136
93
229

PERKEMBANGAN JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN TINGKAT


PENDIDIKAN DAN BIDANG STUDI LINGKUP DIREKTORAT
JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN

PNS
UPAH

S3

STATUS
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

D2
0
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
0
0
2
2
0
2
2

D1
KH
4
0
2
5
2
2
3
0
1
9
8
10
95
90
185
100
90
190

SLTA
NK
8
6
3
13
7
8
2
10
3
9
5
14
351
107
458
494
137
631
JML
12
6
5
18
9
10
5
10
4
18
13
24
446
197
643
594
227
821
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
7
4
11
11
5
16

SLTP
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
9
8
17
39
9
48

SD
42
9
32
26
35
16
29
10
32
24
40
27
967
241
1208
1447
302
1749

TOTAL

JENIS KELAMIN
L
P
29
13
7
2
21
11
21
5
23
12
12
4
21
8
9
1
21
11
15
9
37
3
20
7
711
256
182
59
893
315
1006
424
230
72
1236
496

77

PUSAT

I
1

JUMLAH PUSAT + BPKH

JUMLAH

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0

0
3

0
0

JLH.
PERENCANA

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0

0
3

0
0

Perencana
Ahli

BPKH
BPKH Wil. I Medan
BPKH Wil. II Palembang
BPKH Wil. III Pontianak
BPKH Wil. IV Samarinda
BPKH Wil. V Banjarbaru
BPKH Wil. VI Manado
BPKH Wil. VII Makassar
BPKH Wil. VIII Denpasar
BPKH Wil. IX Ambon
BPKH Wil. X Jayapura
BPKH Wil. XI Yogjakarta
BPKH Wil. XII Tanjungpinang
BPKH Wil. XIII Pangkalpinang
BPKH Wil. XIV Kupang
BPKH Wil. XV Gorontalo
BPKH Wil. XVI Palu
BPKH Wil. XVII Manokwari

JUMLAH PUSAT

Direktorat Perencanaan Kawasan Hutan


Direktorat Pengukuhan dan Penatagunaan
Kws.Hutan
Direktorat Inventarisasi & Pemantauan
Sumber Daya Hutan
Direktorat Penggunaan Kws. Hutan
Direktorat Wilayah Pengelolaan dan
Penyiapan Areal Pemanfaatan Kws.hutan

Sumber : Sekretariat Direklorat Jenderal Planologi Kehutanan

II
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

5
6

2
3

Sekretariat Ditjen

Unit Kerja

No

13

10

0
0
0
0
0
0
0
4
0
0
6
0
0
0
0
0
0

0
0

1
0

Terampil

0
4
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0

0
0

0
0

Calon
Terampil
6

SURTA

0
0
0
0
0
0
0
2
0
0
1
0
0
0
0
0
0

0
0

0
2

Ahli

10

0
0
0
0
0
1
0
2
0
0
0
0
0
5
0
0
0

0
2

0
0

Calon
Ahli
8

35

26

0
4
0
0
0
1
0
8
0
0
7
0
1
5
0
0
0

0
2

1
2

JLH.
SURTA

183

181

6
7
10
15
8
7
5
10
12
16
9
13
15
13
11
12
12

0
1

0
1

10

Terampil

1
0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
3
0
1
0
1
1

0
0

0
0

Calon
Terampil
11

94

77

2
6
4
5
7
5
6
5
2
9
5
4
5
3
2
3
4

17

2
3

3
4

12

Ahli

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
3
0
0
0
0
0

0
0

0
1

Calon
Ahli
13

Pengendali Ekosistem Hutan (PEH)

290

270

9
13
14
20
15
14
11
15
14
25
14
23
20
17
13
16
17

20

2
4

3
6

14

JLH.
PEH

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

1
0

1
0

15

Terampil

1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

0
0

Calon
Terampil
16

0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

1
0

17

Ahli

PRANATA KOMPUTER

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

1
0

1
1

18

Calon Ahli

TABEL VIII.3. PERKEMBANGAN JUMLAH PNS BERDASARKAN NAMA JABATAN FUNGSIONAL LINGKUP DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN PUSAT DAN DAERAH

13

1
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

11

2
0

3
1

19

78

JLH. PRANATA
KOMPUTER

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

JUMLAH
JUMLAH PUSAT + BPKH

0
0

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan bahwa dilihat dari jumlah Pejabat Fungsional
tersebut masih kurang walaupun diantara pejabat fungsional yang paling banyak adalah
Pengendali Ekosistem itupun masih kurang, juga Pejabat fungsional arsiparis yang hanya
berjumlah 12 orang, sebaiknya 1 (satu) BPKH 1 orang arsiparis, untuk membenahi arsiparsip di BPKH

0
2

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

2
0
0

22

21

0
0
0

Calon Ahli

ANALIS KEPEG

Ahli

BPKH
BPKH Wil. I Medan
BPKH Wil. II Palembang
BPKH Wil. III Pontianak
BPKH Wil. IV Samarinda
BPKH Wil.
Wil V Banjarbaru
BPKH Wil. VI Manado
BPKH Wil. VII Makassar
BPKH Wil. VIII Denpasar
BPKH Wil. IX Ambon
BPKH Wil. X Jayapura
BPKH Wil. XI Yogjakarta
BPKH Wil. XII Tanjungpinang
BPKH Wil. XIII Pangkalpinang
BPKH Wil. XIV Kupang
BPKH Wil. XV Gorontalo
BPKH Wil. XVI Palu
BPKH Wil. XVII Manokwari

Sumber : Sekretariat Direklorat Jenderal Planologi Kehutanan

II
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

5
6

JUMLAH PUSAT

PUSAT
Sekretariat Ditjen
Direktorat Perencanaan Kawasan Hutan
Direktorat Pengukuhan dan Penatagunaan
Kws.Hutan
Direktorat Inventarisasi & Pemantauan
Sumber Daya Hutan
Direktorat Penggunaan Kws. Hutan
Direktorat Wilayah Pengelolaan dan
Penyiapan Areal Pemanfaatan Kws.hutan

I
1
2
3

Unit Kerja

No

0
2

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

2
0
0

4
1

Perencana

BPKH

100

200

300

5
8

0
0
1
1
0
0
0
0
1
0
0
0
1
0
1
0
0

2
1

0
0
0

25

5
12

0
0
1
1
0
0
0
0
1
0
0
0
1
0
1
0
0

2
1

2
0
1

26

JLH. ARSIPARIS

0
1

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

1
0
0

27

CALON AHLI

PRANATA
HUMAS

0
1

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

1
0
0

28

JUMLAH PRANATA
HUMAS

1
1

1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

0
0
0

29

CALON AHLI

STATISTISI

26

Surta

270

20

PEH

11

Pranata
Komputer

Analis
Kepegawaian

Arsiparis

PranataHumas

Statistisi

PERKEMBANGAN JUMLAH PNS BERDASARKAN NAMA JABATAN FUNGSIONAL LINGKUP


DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN PUSAT DAN DAERAH

0
4

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

2
0
1

24

Calon Terampil

ARSIPARIS
Terampil

Pusat

23

JLH. ANALIS
KEPEG.

Perancang
Peraturan
Perundang
undangan

1
1

1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

0
0
0

30

JUMLAH
STATISTISI

0
1

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

1
0
0

31

Perancang Peraturan
Perundang-undangan

305
360

11
17
15
21
15
16
11
23
15
25
22
23
22
22
14
16
17

55

6
10

11

11
7
10

32

TOTAL

79

BPKH WILAYAH IV
SAMARINDA

BPKH WILAYAH V
BANJARBARU

BPKH WILAYAH VIII


8
DENPASAR

9 BPKH WILAYAH IX AMBON

10 BPKH WILAYAH X PAPUA

BPKH WILAYAH XI
YOGYAKARTA

BPKH Wilayah XII Tanjung


Pinang

BPKH Wilayah XIII Pangkal


Pinang

11

12

13

BPKH WILAYAH VII


MAKASSAR

BPKH WILAYAH III


PONTIANAK

6 BPKH WILAYAH VI MANADO

BPKH WILAYAH II
PALEMBANG

1 BPKH WILAYAH I MEDAN

JUMLAH A

B. DAERAH

Direktorat Wilayah Pengelolaan


6 dan Penyiapan Areal
Pemanfaatan Kawasan Hutan

Direktorat Penggunaan
Kawasan Hutan

Direktorat Inventarisasi dan


Sumber Daya Hutan

Direktorat Perencanaan
Kawasan Kehutanan

Direktorat Pengukuhan,
4 Penatagunaan, Tenurial
Kawasan Hutan

LEMHANAS

Sekretariat Ditjen Planologi


Kehutanan

UNIT KERJA

A. PUSAT

NO

SPATI

SPAMA

SPAMEN

PIM TK.III

PIM TK.II

TAHUN 2007

ADUM

PIM TK.IV

JML

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

PIM TK.II

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2008

ADUM

PIM TK.IV

JML

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

PIM TK.II

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2009

ADUM

PIM TK.IV

JML

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

PIM TK.II

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2010

DIKLAT PENJENJANGAN (orang)

TABEL VIII.4. PERKEMBANGAN DIKLAT PENJENJANGAN PNS LINGKUP DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN

10

ADUM

PIM TK.IV

JML

SPATI

LEMHANAS

SPAMEN

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2011
PIM TK.II

ADUM

PIM TK.IV

JML

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2012
PIM TK.II

ADUM

PIM TK.IV

80

JML

16 BPKH Wilayah XVI Palu

17 BPKH Wilayah XVII Manokwari

JUMLAH B

JUMLAH A+B

ADUM

PIM TK.IV

JML

Penjelasan Grafik:
Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan bahwa usulan untuk mengikuti
Diklat PIM tergantung dari permintaan Biro Kepegawaian dan Anggaran yang
tersedia di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kehutanan jadi setiap
tahun berbeda-beda

SPAMA

SPAMEN

PIM TK.III

PIM TK.II

SPATI

Sumber : Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

15 BPKH Wilayah XV Gorontalo

LEMHANAS

UNIT KERJA

14 BPKH Wilayah XIV Kupang

NO

TAHUN 2007

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

PIM TK.II

10

JML

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

PIM TK.II

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2009

ADUM

PIM TK.IV

JML

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

PIM TK.II

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2010

DIKLAT PENJENJANGAN (orang)

18

ADUM

PIM TK.IV

19

10

JML

7
2

Daerah

Tahun 2007
8

Tahun 2008
0

Tahun 2009
10

Tahun 2010

Tahun 2011

LEMHANAS

Tahun 2012

PERKEMBANGAN DIKLAT PENJENJANGAN PNS LINGKUP DIREKTORAT JENDERAL


PLANOLOGI KEHUTANAN

ADUM

PIM TK.IV

Pusat

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2008

SPATI

SPAMEN

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2011
PIM TK.II

ADUM

PIM TK.IV

JML

LEMHANAS

SPATI

SPAMEN

SPAMA

PIM TK.III

TAHUN 2012
PIM TK.II

ADUM

PIM TK.IV

81

JML

P.8/VII-SET/2011
tentang Standar
Kegiatan dan Biaya
Ditjen Planologi
Kehutanan Tahun
2010

8.
P.50/Menhut-II/2011
tentang Pengukuhan
Kawasan Hutan

8.
P.08/VII-SET/2010 tentang
Standar Biaya dan Kegiatan
Bidang Planologi Kehutanan
Tahun 2012

P.47/Menhut-II/2010 8.
tentang Panitia Tata
Batas Kawasan Hutan

8. 292/Kpts-II/1995 tanggal 12 Juli 1995


tentang Tukar Menukar Kawasan
Hutan

8.

P.7/VII-SET/2011
tentang Renstra
Ditjen Planologi
Kehutanan

7.
P.49/Menhut-II/2011
tentang Rencana
Kehutanan Tingkat
Nasional (RKTN) Tahun
2011-2030

7.

P.07/VII-SET/2010 tentang
Standar Nomenklatur Kegiatan
Bidang Planologi Kehutanan

P.42/Menhut-II/2010
tentang Sistem
Perencanaan
Kehutanan

7. SK.48/Menhut-II/2004 tanggal 23
Januari 2004 tentang Perubahan
Keputusan Menteri Kehutanan No.
70/Kpts-II/2001 tentang Penetapan
Kawasan Hutan Perubahan Status dan
Fungsi Kawasan Hutan

6.
P.44/Menhut-II/2011
tentang Perubahan Kedua
Atas P.33/Menhut-II/2010
tentang Tata Cara
Pelepasan Kawasan Hutan
Produksi Yang Dapat
Dikonversi
6.

P.06/VII-SET/2010 tentang
Mekanisme dan Tata Cara
Penelaahan Peta Permohonan
Perubahan Pruntukan Kawasan
Hutan, Perubahan Fungsi
Kawasan Hutan, Penggunaan
Kawasan Hutan dan Pemanfaatan
Kawasan Hutan Lingkup
Direktorat Jenderal Planologi
Kehutanan

P.36/Menhut-II/2010 6.
tentang Tim Terpadu
dalam Rangka
Penelitian Perubahan
Fungsi Kawasan Hutan

6.

P.41/Menhut-II/2011
tentang Standar Fasilitasi
Saranda dan Prasarana
KPH Lindung Model dan
KPH Produksi Model

6. 683/Kpts-II/1981 tanggal 8 Agustus


1981 tentang Kriteria dan Tata Cara
Penetapan Hutan Produksi

5.

5.

P.05/VII-SET/2010 tentang
Petunjuk Teknis Pemetaan
Pencadangan Areal Hutan
Tanaman Rakyat, Penetapan
Areal Kerja, Hutan
Kemasyarakatan dan Hutan Desa

5.

P.34/Menhut-II/2010
tentang Tata Cara
Perubahan Fungsi
Kawasan Hutan

5.

5. 70/Kpts-II/2001 tanggal 15 Maret 2001


tentang Penetapan Kawasan Lindung
Perubahan Status dan Fungsi
Kawasan Hutan

P.6/VII-KUH/2011
tentang Petunjuk
Teknis Pengukuhan
Kawasan Hutan

P.5/VII-KUH/2011
tentang Petunjuk
Teknis Pelaksanaan
Penataan Batas Areal
Kerja Izin
Pemanfaatan Hutan

P.4/VII-KUH/2011
tentang Petunjuk
Teknis Pemetaan
Kawasan Hutan
Tingkat
Kabupaten/Kota

82

8. P.13/VII-PKH/2012 tentang
Petunjuk Pelaksanaan
Penggunaan Kawasan Hutan
untuk Kepentingan
Pembangunan di luar
Kehutanan melalui
Mekanisme Kerjasama
dengan pengelola hutan

7. P.11/VII-SET/2012 tentang
Standar Kegiatan dan Biaya
Bidang Planologi Kehutanan
Tahun 2013

6. P.10/VII-SET/2012 tentang
Petunjuk Teknis Pemetaan
Kawasan Hutan Tingkat
Kabupaten/Kota

5. P.9/VII-SET/2012 tentang
Petunjuk Pelaksanaan
Penataan Batas Kawasan
Hutan dengan Menggunakan
GPS

4. P.6/VII-SET/2012 tentang
Rencana Kerja Ditjen
Planhutu Tahun 2013

4.
P.20/Menhut-II/2011
tentang Pedoman
Pemetaan Kawasan Hutan
Tingkat Kabupaten/Kota

4.

P.04/VII-SET/2010 tentang
Rencana Kerja Direktorat
Jenderal Planologi Kehutanan
Tahun 2011

4.

P.33/Menhut-II/2010
tentang Tata Cara
Pelepasan Kawasan
Hutan Produksi yang
Dapat Dikonversi

4.

4. 613/Kpts-II/1997 tanggal 19 September 4. P.03/VII-SET/2009


tentang Klasifikasi
1997 tentang Pedoman Pengukuhan
Arsip/Dokumen
Kawasan Suala Alam dan Kawasan
Pengukuhan dan
Perubahan Kawasan
Hutan

3. P.5/VII-WP3H/2012 tentang
Petunjuk Teknis Tata Hutan
dan Penyusunan Rencana
Pengelolaan Hutan pada
KPHL dan KPHP
3. P.41/Menhut-II/2012
tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri
Kehutanan No.
P.32/Menhut-II/2010
tentang Tukar Menukar
Kawasan Hutan

P.3/VII-SET/2011
tentang Perubahan
Rencana Kerja Ditjen
Planologi Kehutanan

3.

P.19/Menhut-II/2011
tentang Penataan Batas
Areal Kerja izin
Pemanfaatan Hutan

3.

P.03/VII-SET/2010 tentang
Rencana Strategis (Renstra)
Direktorat Jenderal Planologi
Kehutanan Tahun 2010-2014

P.32/Menhut-II/2010 3.
tentang Tukar Menukar
Kawasan Hutan

3. P.02/VII-SET/2009
tentang Prosedur
Lingkup Ditjen Planologi
Kehutanan

3.

2. P.4/VII-SET/2012 tentang
Petunjuk Pelaksanaan
Pengadaan Jasa
Pemasangan Tanda Batas
dan Pengukuran Batas
Kawasan Hutan
2. P.44/Menhut-II/2012
tentang Pengukuhan
Kawasan Hutan

2. Peraturan Pemerintahan
P.2/VII-SET/2011
Nomor 61 Tahun 2012
tentang Penetapan
tentang Perubahan PP
Kinerja Ditjen
Nomor 24 Tahun 2010
Planologi Kehutanan
tentang Penggunaan
Kawasan Hutan

2.

P.18/Menhut-II/2011
tentang Pedoman Pinjam
Pakai Kawasan Hutan

2.

P.02/VII-SET/2010 tentang
Prosedur Kerja Lingkup Direktorat
Jenderal Planologi Kehutanan

P.06/Menhut-II/2010 2.
tentang Norma,
Standar Prosedur dan
Kriteria Pengelolaan
Hutan pada KPHL dan
KPHP

1. P.1/VII-SET/2012 tentang
Penetapan Kinerja Ditjen
Planhut Tahun 2012

Perdirjen

1. P.38/Menhut-II/2012
tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri
Kehutanan Nomor
P.18/Menhuyt-II/2012
tentang pedoman pinjam
pakai kawasan hutan

2012
Permenhut

1. Peraturan Pemerintahan
P.1/VII-SET/2011
No. 60 Tahun 2012
tentang Kode Etik
tentang Perubahan PP
Pegawai Negeri Sipil
Nomor 10 Tahun 2010
Lingkup Ditjen
tentang Tata Cara
Planologi Kehutanan
Perubahan Peruntukan
dan Fungsi Kawasan
Hutan

PP

1.
P.17/Menhut-II/2011
tentang Perubahan Atas
P.33/Menhut-II/2010
tentang Tata Cara
Pelepasan Kawasan Hutan
Produksi Yang Dapat
Dikonversi

Perdirjen

1.

2011
Permenhut

2.
PP No. 24
Tahun 2010
tentang
Penggunaan
Kawasan Hutan

Perpres Nomor
28/2011 tentang
Penggunaan
Kawasan Hutan
Lindung untuk
Penambangan
Bawah Tanah

PP

2.
2. P.01/VII-SET/2009
tentang Nama-nama
Jabatan dan uraian
Jabatan Non Struktural
Lingkup Ditjen Planologi
Kehutanan

1. PP. Nomor 44/2004


tanggal 18 Oktober 2004
tentang Perencanaan
Kehutanan

P.01/VII-SET/2010 tentang
1.
Peraturan Nama-nama Jabatan
dan Uraian Jabatan Non
Struktural Lingkup Ditjen Planologi
Kehutanan

Perdirjen

2. PP No.2/2008 tanggal 4
2. 32/Kpts-II/2001 tanggal 12 Februari
2001 tentang Kriteria dan Standar
Pebruari 2008 tentang
Pengukuhan Kawasan Hutan
Jenis dan Tarif Atas Jenis
Penerimaan Negara
Bukan Pajak yang
Berasal dari Penggunaan
Kawasan Hutan untuk
3. 333/Kpts-II/1999 tanggal 24 Mei 1999
Kepentingan
tentang Pedoman Pemeliharaan dan
Pembangunan di Luar
Pengamanan Batas Hutan
Kegiatan Kehutanan yang
Berlaku pada Dephut

Permenhut
P.02/Menhut-II/2010 1.
tentang Sistem
Informasi Kehutanan

PP

TAHUN

1.
PP No. 10
Tahun 2010
tentang Tata
Cara Perubahan
Peruntukan dan
Fungsi Kawasan
Hutan

Perdirjen

2010

1.
1. SK.91/VII-PW/2006
tanggal 1 Desember
2006 tentang Pedoman
Monitoring dan Evaluasi
Penggunaan Kawasan
Hutan

PP

1981 S/D 2009


Permenhut/Kepmenhut

1. P.67/Menhut-II/2006 tanggal 6
Nopember 2006 tentang Kriteria dan
Standar Inventarisasi Hutan

NO

TABEL VIII.5. REKAPITULASI PERKEMBANGAN PERATURAN PERUNDANG - UNDANGAN BIDANG PLANOLOGI KEHUTANAN

NO

PP

Perdirjen
PP
9.

2011
Permenhut
P.54/Menhut-II/2011
tentang Perubahan Atas
P.41/Menhut-II/2011
tentang Standar Fasilitasi
Sarana dan Prasarana
KPH Lindung Model dan
KPH Produksi Model
9.

Perdirjen
P.9/VII-SET/2011
tentang Rencana
Kerja Tahun 2012
PP

2012
Permenhut

Perdirjen
9. P.14/VII-PKH/2012 tentang
Petunjuk Pelaksanaan
Pinjam Pakai Kawasan
Hutan yang dilimpahkan dari
Menhut kepada Gubernur

20. P.43/Menhut-II/2008 tanggal 17 Juli


2008 tentang pedoman pinjam Pakai
Kawasan Hutan

19. P.28/Menhut-II/2006 tanggal 24 Mei


2006 tentang Sistem Perencanaan
Kehutanan

18. 230/Kpts-II/2003 tanggal 14 Juli 2003


tentang Pembentukan Kesatuan
Pengelolaan Hutan Produksi

17. 23/MEN/XI/2007; P.52/Menhut-II/2008


tanggal 27 Nopember 2007 tentang
Pelepasan Kawasan Hutan dalam
rangka Penyelenggaraan Transmigrasi

16. P.31/Menhut-II/2005 tanggal 25


Oktober 2005 tentang Pelepasan
Kawasan Hutan dalam rangka
Pengembangan Usaha Budidaya
Perkebunan

15. 146/Kpts-II/2003 tanggal 22 April 2003


tentang Pedoman Evaluasi
Penggunaan Kawasan Hutan/Ex
Kawasan Hutan Pengembangan Usaha
Pertanian

14. 250/Kpts-II/1996 tanggal 3 Juni 1996


tentang Perubahan Kepmenhut
No.418/Kpts-II/1993 tentang Penetapan
Tambahan Persyaratan Pelepasan
Kawasan Hutan untuk Pengembangan
Usaha Pertanian

13. 418/Kpts-II/1993 tanggal 11 Agustus


1993 tentang Penetapan Tambahan
Persayaratan Pelepasan Kawasan
Hutan untuk Pengembangan Usaha
Pertanian

12. 364/Kpts-II/1990;
519/Kpts/HK.050/7/1990; 23-VII-1990
tanggal 11 Agustus 1990 tentang
Ketentuan Pelepasan Kawasan Hutan
dan Pemberian hak Guna Usaha untuk
Pengembangan Usaha Pertanian

83

11. P.17/VII-SET/2012 tentang


Pedoman Penyusunan
Laporan Budang Planologi
Kehutanan

Permenhut

11. P.62/Kpts-II/2007 tanggal 19 Desember


2007 tentang Perubahan Ketiga
Keputusan Menteri Kehutanan No.
292/Kpts-II/2007 tentang Tukar
Menukar Kawasan Hutan

PP

TAHUN

10. P.15/VII-PKH/2012 tentang


Petunjuk Teknis
Pelaksanaan Monitoring dan
Evaluasi Penggunaan
Kawasan Hutan

Perdirjen

2010

10. P.26/Menhut-II/2007 tanggal 19 Juli


2007 tentang Perubahan Kedua
Keputusan Menteri Kehutanan
No.292/Kpts-II/1995 tentang Tukar
Menukar Kawasan Hutan

1981 S/D 2009


Permenhut/Kepmenhut
9. P.66/Menhut-II/2006 tanggal 6
Nopember 2006 tentang Perubahan
Keputusan Menteri Kehutanan No.
292/Kpts-II/1995 tentang Tukar
Menukar Kawasan Hutan

PP

26. P.6/Menhut-II/2009 tanggal 29 Januari


2009 tentang Pembentukan Wilayah
Kesatuan Pengelolaan Hutan
P.28/Menhut-II/2009 tentang Tata Cara
Pelaksanaan Konsultasi dalam rangka
Pemberian Persetujuan Substansi
Kehutanan Atas Rancangan Peraturan
Daerah tentang Rencana Tata Ruang
Daerah

P.16/Menhut-II/2009 tanggal 6 Maret


2009 tentang Perubahan Kelima Atas
Kepmenhut no. 292/Kpts-II/1995
tentang tukar Menukar Kawasan Hutan

25. P.50/Menhut-II/2009 tanggal 7 nJuli


2009 tentang Penegasan Status dan
Fungsi Kawasan hutan

24. P.48/Menhut-II/2009 tanggal 22 Juli


2009 tentang Penggunaan Peta Dasar
Tematik Kehutanan Skala 1 : 250.000

23. P.53/Menhut-II/2008 tanggal 15


September 2008 tentang Optimalisasi
Peruntukan Areal hutan Produksi yang
dapat Dikonversi

22. P.38/Menhut-II/2008 tanggal 5 Juni


2008 tentang Perubahan Keempat Atas
Kepmenhut No.292/Kpts-II/1995
tentang Tukar Menukar Kawasan
Hutan

1981 S/D 2009


Permenhut/Kepmenhut
21. P.56/Menhut-II/2008 tanggal 18
September 2008 tentang Tata Cara
Penentuan Luas Areal Terganggu dan
Areal Reklamasi dan Revegetasi untuk
Perhitungan Penerimaan Negara
Bukan Pajak Penggunaan Kawasan
Hutan

Sumber : Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

NO

Perdirjen

PP

Permenhut

2010
Perdirjen

TAHUN
PP

2011
Permenhut
Perdirjen
PP

2012
Permenhut

84

Perdirjen

Dit. Inventarisasi dan Pemantauan SDH

BPKH Wilayah IV Samarinda

BPKH Wilayah V Banjarbaru

BPKH Wilayah VI Manado

BPKH Wilayah VII Makassar

BPKH Wilayah VIII Denpasar

BPKH Wilayah IX Ambon

13.948.319

11.684.926

12.871.199

12.960.956

12.304.883

16.950.988

11.865.025

Dinas Kehutanan Pertanian DKI

17 BPKH Wilayah XVII Manokwari

517.895

833.035

53.046.765

16 BPKH Wilayah XVI Palu

Dinas Kehutanan Prov Banten

15 BPKH Wilayah XV Gorontalo

DINAS KEHUTANAN

14 BPKH Wilayah XIV Kupang

13 BPKH Wilayah XIII Pangkal Pinang

12 BPKH Wilayah XII Tanjung Pinang

11.079.471

BPKH Wilayah III Pontianak

13.734.765
13.455.498

11 BPKH Wilayah XI Yogyakarta

BPKH Wilayah II Palembang

13.020.835

BPKH Wilayah I Medan

143.876.865

196.923.630

13.473.296

21.809.041

40.638.297

19.523.397

96.060

607.510

140.957

391.300

1.235.827

1.235.827

48.224.461 28.755.659

10 BPKH Wilayah X Jayapura

BPKH

DAERAH

II
A

Dit. Perencanaan Kawasan Hutan

Dit. Pengukuhan, Penatagunaan, dan Tenurial


Kawasan Hutan
Dit. Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal
Pemanfaatan Kawasan Hutan
Dit. Penggunaan Kawasan Hutan

PUSAT

Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

517.895

833.035

53.046.765

11.079.471

13.116.895

13.948.319

11.684.926

12.871.199

12.960.956

12.912.393

17.091.945

11.865.025

13.846.798

13.734.765

145.112.692

198.159.457

13.473.296

21.809.041

40.638.297

19.523.397

76.980.120

172.424.151

370.583.608

JUMLAH

143.668.492 28.755.659

DIPA 69

340.592.122 29.991.486

DIPA 29

TAHUN 2007

Jumlah (I+II)

SATKER/LOKASI

NO

419.853

434.360

30.193.784

4.334.297

4.177.229

4.177.339

4.177.132

4.173.504

4.177.439

7.496.799

6.873.929

8.095.434

7.121.377

7.681.366

7.881.897

7.381.656

7.507.621

7.121.535

7.018.225

7.666.324

107.063.103

137.256.887

13.102.568

17.172.757

35.980.577

15.636.034

40.288.433

122.180.369

259.437.256

DIPA 29

TAHUN 2008

275.624

384.630

18.379.145

5.403.912

5.903.607

5.050.850

5.856.654

5.372.457

6.134.178

8.966.907

7.182.962

8.186.950

7.576.524

9.969.544

8.013.154

8.809.861

7.614.005

7.776.789

8.374.339

9.825.401

126.018.094

5.397.677
144.397.239

6.511.718

13.391.793

17.861.501

13.286.566

40.745.207

97.194.462

241.591.701

DIPA 29

TAHUN 2009

TABEL VIII.6. REKAPITULASI PERKEMBANGAN ANGGARAN DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN (Dalam ribuan rupiah)

348.652

603.995

9.216.733
29.128.050

6.539.421

6.334.752

6.757.555

8.065.778

7.396.233

10.089.281

10.046.606

10.099.765

8.842.838

12.533.640

9.959.496

10.532.110

10.078.417

11.984.964

12.364.569

10.523.009

190.493.217
161.365.167

8.971.200

9.721.500

17.766.448

19.732.454

31.980.358

50.586.847

138.758.807

329.252.024

DIPA 29

TAHUN 2010

389.970

701.885

10.425.644
31.628.506

7.746.407

9.855.590

6.757.482

7.688.945

10.230.003

11.027.720

12.037.896

12.173.213

9.939.003

11.735.003

11.647.137

11.723.663

10.831.243

11.590.987

17.552.663

11.102.340

215.693.445
184.064.939

10.671.171

8.467.754

15.371.298

39.792.089

14.324.314

54.852.670

143.479.296

359.172.741

DIPA 29

TAHUN 2011

308.970

683.885

31.747.588
43.721.623

22.488.913

20.174.186

16.676.592

20.212.614

24.820.672

21.595.648

35.032.852

17.914.017

17.429.450

34.822.788

23.104.804

22.196.032

34.172.485

22.949.901

30.546.867

33.494.051

473.101.083
429.379.460

11.756.346

15.393.164

36.589.745

15.492.631

14.828.217

55.441.015

149.501.118

622.602.201

DIPA 29

TAHUN 2012

85

BPDAS Way Sekampung-Seputih

UPTD IPH Kalbar

937.033
2.687.435
1.319.671

19 UPTD Planologi Samarinda

UPTD Planologi Tarakan

1.517.913

1.727.075

UPTD Planologi Balikpapan

Dishut Muara Teweh

18 BKSDA Kalteng

Dinas Kehutanan Prov Kalimantan Tengah

UPTD Planologi Ketapang

17 Dishut Sintang

16

1.260.790

1.522.342

UPTD IPH Lampung

1.757.684

1.970.440

15 Dinas Kehutanan Prov Bangka Belitung

BKSDA Bengkulu

Dinas Kehutanan Prov Bengkulu

BSPHH IV Jambi

1.705.800

UPTD BIPHUT Jambi

BPDAS Agam Kuantan

811.410

14 Dinas Kehutanan Prov Sumatera Selatan

13

12

11

Dinas Kehutanan Prov Sumatera Barat

800.000

BPPK Pekanbaru

1.758.679

Dinas Kehutanan Prov Riau

965.274
1.593.603

UPTD BPPK I Sumut

Dinas Kehutanan Prov Sumatera Utara

DIPA 69

TAHUN 2007

UPTD BPPK II Sumut

932.967

BPDAS Kreung Aceh

Dinas Kehutanan Prov NAD

740.685

Dinas Kehutanan Prov Jawa Timur

BKSDA Jatim I

948.717

Dinas Kehutanan Pertanian DIY

811.890

Dinas Kehutanan Prov Jawa Tengah

BKSDA Jateng

670.152

DIPA 29

Dinas Kehutanan Prov Jawa Barat

SATKER/LOKASI

10 Dinas Kehutanan Prov Kep.Riau

NO

1.319.671

2.687.435

937.033

1.517.913

1.727.075

1.260.790

1.522.342

1.757.684

1.970.440

1.705.800

811.410

800.000

1.758.679

1.593.603

965.274

932.967

740.685

948.717

811.890

670.152

JUMLAH

893.810

1.127.144

990.550

726.602

650.150

940.113

737.745

854.869

1.059.180

1.073.185

1.016.590

752.455

848.951

823.973

725.970

731.322

506.749

749.622

648.490

431.483

DIPA 29

TAHUN 2008

459.020

744.115

456.970

553.846

544.822

505.690

355.285

393.470

390.460

565.305

371.255

323.265

322.230

319.333

286.960

439.459

420.649

283.067

420.082

402.738

DIPA 29

TAHUN 2009

680.495

1.435.830

861.550

1.284.438

1.105.205

1.175.580

488.205

609.980

687.162

602.500

620.850

386.880

1.264.025

439.415

418.640

630.255

403.741

570.477

622.900

513.087

DIPA 29

TAHUN 2010

795.060

1.333.578

969.100

1.074.410

1.230.730

1.174.600

726.275

672.650

822.102

783.890

749.780

412.107

1.113.223

700.655

624.155

746.045

641.987

683.010

663.391

703.890

DIPA 29

TAHUN 2011

951.945

1.894.028

1.129.010

1.487.143

1.584.730

1.526.500

1.189.745

1.115.055

1.171.560

1.204.085

1.395.220

782.975

1.393.530

723.535

1.046.790

1.135.005

818.689

1.078.900

890.080

810.210

DIPA 29

TAHUN 2012

86

2.013.547

Dinas Kehutanan Prov NTB

980.600
1.127.080

33 Dinas Kehutanan Prov Papua Barat

Berdasarkan grafik di samping dapat dijelaskan terdapat kenaikan


Pagu Anggaran secara signifikan di Tahun 2012 dikarenakan
adanya kegiatan Inisiatif Baru (IB) berupa percepatan
penyelesaian Tata Batas Kawasan Hutan, semula target Renstra
25.000 km menjadi 63.000 km dan fasilitasi pembangunan 120
KPH Model.

Penjelasan Grafik:

Sumber : Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

1.127.080

980.600

1.635.980

1.647.765

758.690

779.970

971.553

995.330

718.620

932.605

938.175

790.015

1.416.795

875.510

713.860

1.136.063

1.273.440

749.992

DIPA 29

TAHUN 2008

535.540

507.450

502.550

664.176

617.720

622.858

572.343

655.795

1.192.825

757.290

514.592

673.722

909.905

434.104

DIPA 29

TAHUN 2009

145.112.692
53.046.765

BPKH
Dinas

Tahun 2007
172.424.151

Tahun 2008

30.193.784

107.063.103

122.180.369

18.379.145

126.018.094

97.194.462

Tahun 2009

Tahun 2010

29.128.050

161.365.167

138.758.807

Tahun 2011

31.628.506

184.064.939

143.479.296

43.721.623

429.379.460

149.501.118

Tahun 2012

530.273

585.545

935.875

1.041.264

867.670

920.335

979.772

907.843

1.224.325

1.174.720

751.229

1.274.820

1.655.615

524.902

DIPA 29

TAHUN 2010

REKAPITULASI PERKEMBANGAN ANGGARAN DIREKTORAT


JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN
(dalam ribuan rupiah)

2.022.806

2.013.547

1.045.017

1.561.872

Pusat

200.000.000

400.000.000

1.635.980

32 Dinas Kehutanan Prov Maluku Utara

34 Dinas Kehutanan Prov Papua

1.647.765

31 Dinas Kehutanan Prov Maluku

2.022.806

BPDAS Dodokan Moyosari

30 Dinas Kehutanan Prov NTT

29

28 Dinas Kehutanan Prov Bali

1.561.872
1.045.017

27 Dinas Kehutanan Prov Sulawesi Barat

0
0

BPDAS Sempara

2.392.988

2.303.993

2.435.906

2.171.066

1.506.022

26 UPTD Balai IPH Kendari

JUMLAH

2.411.633

2.411.633

DIPA 69

TAHUN 2007

25

Dinas Kehutanan Prov Sulawesi Tenggara

2.303.993
2.392.988

24 Dinas Kehutanan Prov Sulawesi Selatan

BKSDA Sulteng

23 Dinas Kehutanan Perkebunan Gorontalo

22

2.435.906

2.171.066

Dinas Kehutanan Prov Sulawesi Tengah

21 Dinas Kehutanan Prov Sulawesi Utara

DIPA 29
1.506.022

SATKER/LOKASI

20 Dinas Kehutanan Prov Kalimantan Selatan

NO

1.067.545

798.526

736.474

949.407

1.004.250

972.188

810.901

871.482

1.077.685

1.125.535

801.179

1.344.211

1.688.235

668.395

DIPA 29

TAHUN 2011

1.079.375

1.133.265

972.025

1.569.655

1.223.105

1.462.062

1.129.370

1.465.152

1.555.355

1.612.284

1.223.786

1.903.611

1.994.975

1.076.013

DIPA 29

TAHUN 2012

87

4.909.390,612

6.511.718,000

5.050.850,000

5.903.607,000

5.403.912,000

15 BPKH Wilayah XV Gorontalo

16 BPKH Wilayah XVI Palu

17 BPKH Wilayah XVII Manokwari

384.630,000

275.624,000

402 738 000


402.738,000

1 Dinas Kehutanan Prov Banten

2 Dinas Kehutanan Pertanian DKI

3 Dinas
Di
Kehutanan
K h t
Prov
P Jawa
J
Barat
B t

18.379.145,000

5.856.654,000

DINAS KEHUTANAN

5.372.457,000

14 BPKH Wilayah XIV Kupang

8.186.950,000

9 BPKH Wilayah IX Ambon

13 BPKH Wilayah XIII Pangkal Pinang

7.576.524,000

8 BPKH Wilayah VIII Denpasar

6.134.178,000

9.969.544,000

7 BPKH Wilayah VII Makassar

12 BPKH Wilayah XII Tanjung Pinang

8.013.154,000

6 BPKH Wilayah VI Manado

7.182.962,000

8.809.861,000

5 BPKH Wilayah V Banjarbaru

8.966.907,000

7.614.005,000

4 BPKH Wilayah IV Samarinda

11 BPKH Wilayah XI Yogyakarta

7.776.789,000

3 BPKH Wilayah III Pontianak

10 BPKH Wilayah X Jayapura

9.825.401,000

8.374.339,000

2 BPKH Wilayah II Palembang

331 010 000


331.010,000

218.170,350

376.845,500

15.845.316,758

5.412.106,910

4.587.634,983

4.410.489,064

5.211.838,098

4.708.098,832

5.356.042,626

8.480.331,851

6.407.834,210

7.937.158,897

6.242.161,410

8.981.781,271

6.984.537,363

6.654.476,510

6.814.710,706

6.527.176,570

6.706.738,574

8.289.397,076

126.018.094,000 109.712.514,951

4.436.942,500

9.769.834,934

13.391.793,000

5.397.677,000

12.375.282,568

10.662.197,179

17.861.501,000

13.286.566,000

1 BPKH Wilayah I Medan

BPKH

6 Dit. Penggunaan Kawasan Hutan

Dit. Inventarisasi dan Pemantauan


3
SDH
Dit. Pengukuhan dan Penatagunaan
4
Kawasan Hutan
Dit. Wilayah Pengelolaan dan
5
Penyiapan Areal Pemanfaatan

36.493.244,023

960.734,500

1.602.327,388

3.621.958,066

5.486.218,432

2.624.368,821

4.251.962,977

8.971.200.000

9.721.500.000

17.766.448.000

19.732.454.000

31.980.358.000

50.586.847.000

82 19
82,19

79,16

97,98

86,21

100,15

77,71

87,32

88,99

87,63

87,31

94,57

89,21

96,95

82,39

90,09

87,16

75,53

89,50

83,93

80,09

84,37

71 728 000
71.728,000

57.453,650

7.784,500

2.533.828,242

-8.194,910

1.315.972,017

640.360,936

644.815,902

664.358,168

778.135,374

486.575,149

775.127,790

249.791,103

1.334.362,590

987.762,729

1.028.616,637

2.155.384,490

799.294,294

1.249.612,430

1.667.600,426

1.536.003,924

513 087 000


513.087.000

348.652.000

603.995.000

29.128.050.000

9.216.733.000

6.539.421.000

6.334.752.000

6.757.555.000

8.065.778.000

7.396.233.000

10.089.281.000

10.046.606.000

10.099.765.000

8.842.838.000

12.533.640.000

9.959.496.000

10.532.110.000

10.078.417.000

11.984.964.000

12.364.569.000

10.523.009.000

87,06 16.305.579,049 161.365.167.000

82,20

75,39

72,95

69,28

80,25

89,56

40.745.207,000

78.646.891,816

Sekretariat Ditjen Planologi


Kehutanan

ANGGARAN

80,92 18.547.570,184 138.758.807.000

SISA

84,52 37.386.977,475 329.252.024.000

%
REALISASI

97.194.462,000

REALISASI

241.591.701,000 204.204.723,525

TOTAL

ANGGARAN

PUSAT

SATKER

2 Dit. Perencanaan Kawasan Hutan

NO

401 405 750


401.405.750

132.250.420

483.820.000

24.966.779.595

7.941.684.696

6.160.533.439

5.597.925.926

5.393.325.526

7.052.112.831

6.530.586.935

9.648.257.587

9.609.153.234

9.836.618.978

7.712.942.813

11.603.847.827

8.471.303.047

8.657.248.995

9.053.087.371

10.107.935.170

10.750.211.169

9.810.680.510

143.937.456.054

5.612.238.271

8.034.453.344

11.039.955.356

13.061.366.137

13.552.613.308

44.689.052.924

95.989.679.340

264.893.914.989

REALISASI

78 23
78,23

37,93

80,10

85,71

86,17

94,21

88,37

79,81

87,43

88,30

95,63

95,65

97,39

87,22

92,58

85,06

82,20

89,83

84,34

86,94

93,23

89,20

62,56

82,65

62,14

66,19

42,38

88,34

69,18

80,45

%
REALISASI

TAHUN 2010
BAGIAN ANGGARAN 029

TAHUN 2009

BAGIAN ANGGARAN 029

111 681 250


111.681.250

216.401.580

120.175.000

4.161.270.405

1.275.048.304

378.887.561

736.826.074

1.364.229.474

1.013.665.169

865.646.065

441.023.413

437.452.766

263.146.022

1.129.895.187

929.792.173

1.488.192.953

1.874.861.005

1.025.329.629

1.877.028.830

1.614.357.831

712.328.490

17.427.710.946

3.358.961.729

1.687.046.656

6.726.492.644

6.671.087.863

18.427.744.692

5.897.794.076

42.769.127.660

64.358.109.011

SISA

703 890 000


703.890.000

389.970.000

701.885.000

31.628.506.000

10.425.644.000

7.746.407.000

9.855.590.000

6.757.482.000

7.688.945.000

10.230.003.000

11.027.720.000

12.037.896.000

12.173.213.000

9.939.003.000

11.735.003.000

11.647.137.000

11.723.663.000

10.831.243.000

11.590.987.000

17.552.663.000

11.102.340.000

184.064.939.000

10.671.171.000

8.467.754.000

15.371.298.000

39.792.089.000

14.324.314.000

54.852.670.000

143.479.296.000

327.544.235.000

ANGGARAN

TABEL VIII.7. PERKEMBANGAN REALISASI KEUANGAN DIREKTORAT JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN


TAHUN 2011

578 272 500


578.272.500

193.580.750

560.815.100

27.074.069.750

9.642.392.337

7.329.070.779

9.760.250.122

6.196.694.271

7.356.831.347

9.263.890.272

10.788.591.170

11.950.589.618

11.985.373.789

9.303.545.036

11.476.540.093

10.044.002.277

10.893.531.561

10.696.179.865

10.473.002.640

16.120.002.367

9.865.625.745

173.146.113.289

9.756.455.016

7.867.142.533

12.087.644.684

35.228.534.575

12.924.686.619

50.916.745.332

128.781.208.759

301.927.322.048

REALISASI

82 15
82,15

49,64

79,90

85,60

92,49

94,61

99,03

91,70

95,68

90,56

97,83

99,27

98,46

93,61

97,80

86,24

92,92

98,75

90,35

91,84

88,86

94,07

91,43

92,91

78,64

88,53

90,23

92,82

89,76

92,18

%
REALISASI

BAGIAN ANGGARAN 029

125 617 500


125.617.500

196.389.250

141.069.900

4.554.436.250

783.251.663

417.336.221

95.339.878

560.787.729

332.113.653

966.112.728

239.128.830

87.306.382

187.839.211

635.457.964

258.462.907

1.603.134.723

830.131.439

135.063.135

1.117.984.360

1.432.660.633

1.236.714.255

10.918.825.711

914.715.984

600.611.467

3.283.653.316

4.563.554.425

1.399.627.381

3.935.924.668

14.698.087.241

25.616.912.952

SISA

90,87

13.987.416.881

94,34
87,33

20.372.615.977
21.674.773.662

810.210.000

308.970.000

683.885.000

43.721.623.000

31.747.588.000

22.488.913.000

20.174.186.000

16.676.592.000

20.212.614.000

24.820.672.000

89 14
89,14

64,66

199.786.900
722 243 000
722.243.000

95,76

87,52

76,11

654.912.000

38.267.225.360

24.163.386.065

93,59

81,10

28.411.566.236
21.595.648.000

35.032.852.000

21.046.419.459

85,91

15.389.241.299
17.914.017.000

98,62

96,51

16.821.679.471

19.894.968.179

95,89

33.393.009.263
17.429.450.000

34.822.788.000

86,56

91,90

21.232.910.972
23.104.804.000

56,45

96,24

21.361.249.532
22.196.032.000

14.434.809.180

90,01

30.757.046.314

11.409.316.386

91,05

20.896.300.589
22.949.901.000
34.172.485.000

88,16

66,23

22.182.986.049
26.930.486.515

86,26

370.372.765.148

94,70

90,53

14.026.029.440

11.132.824.612

84,97

96,45

94,76

91,12

87,59

%
REALISASI

42.838.481.607

14.301.546.125

52.534.738.008

148.821.036.673

557.461.027.181

REALISASI

30.546.867.000

33.494.051.000

429.379.460.000

11.756.346.000

15.393.164.000

15.492.631.000

50.413.644.000

14.828.217.000

55.441.015.000

163.325.017.000

636.426.100.000

ANGGARAN

TAHUN 2012
BAGIAN ANGGARAN 029

88

87 967 000
87.967.000

109.183.100

28.973.000

5.454.397.640

7.584.201.935

1.442.493.541

279.217.821

2.241.782.820

8.803.297.614

3.145.898.338

1.223.032.023

6.621.285.764

2.524.775.701

607.770.529

1.429.778.737

1.871.893.028

834.782.468

3.415.438.686

2.053.600.411

3.616.380.485

11.311.064.951

59.006.694.852

623.521.388

1.405.747.119

1.466.601.560

7.575.162.393

526.670.875

2.906.276.992

14.503.980.327

78.965.072.819

SISA

322.230,000

Dinas Pertanian, Kehutanan dan


Peternakan Prov Kepulauan Riau
Dinas Kehutanan Prov Sumatera
11
Barat

448.190,950

565.305,000

390.460,000

12 UPTD BIPHUT Jambi

13 Dinas Kehutanan Prov Bengkulu

Dinas Kehutanan Prov Kalimantan


Selatan
Dinas Kehutanan Prov Sulawesi
21
Utara
Dinas Kehutanan Prov Sulawesi
22
Tengah

451.390,650

572.343,000

622.858,000

617.720,000

664.176,000

28 Dinas Kehutanan Prov NTB

29 Dinas Kehutanan Prov NTT

30 Dinas Kehutanan Prov Maluku

655.611,000

608.953,000

545.499,125

609.682,100

26

655.795,000

989.713,700

754.429,300

757.290,000

1.192.825,000

510.265,400

655.795,500

673.722,000

514.592,000

889.972,740

Dinas Kehutanan Prov Sulawesi


Barat
27 Dinas Kehutanan Prov Bali

25 UPTD Balai IPH Kendari

Dinas Kehutanan dan Pertambangan


23
Prov. Gorontalo
Dinas Kehutanan Prov Sulawesi
24
Selatan

20

444.641,500

909.905,000

459.020,000

UPTD Planologi Tarakan

726.955,000

242.976,000

744.115,000

19 UPTD Planologi Samarinda

444.817,300

483.830,000

535.253,500

434.104,000

553.846,000

456.970,000

UPTD Planologi Balikpapan

18

Dinas Kehutanan Prov Kalimantan


Tengah

544.822,000

17 UPTD IPH Kalbar

336.388,818

484.754,000

355.285,000

505.690,000

230 769 400


230.769,400

393 470 000


393.470,000

16 UPTD IPH Lampung

14

Dinas Kehutanan Prov Sumatera


Selatan
Dinas Pertanian dan Kehutanan Prov
15
Bangka Belitung

299.523,350

371.255,000

297.211,400

211.633,000

323.265,000

10

290.418,600

317.713,000

319.333,000

UPTD BPPK II Sumut

9 Dinas Kehutanan Prov Riau

429.619,000

144.395,000

439.459,000

7 Dinas Kehutanan Prov NAD

401.845,900

240.716,150

368.541,250

REALISASI

286.960,000

420.649,000

6 Dinas Kehutanan Prov Jawa Timur

UPTD BPPK I Sumut

283.067,000

5 Dinas Kehutanan Pertanian DIY

ANGGARAN

420.082,000

SATKER

4 Dinas Kehutanan Prov Jawa Tengah

NO

98,71

98,58

87,58

78,87

92,97

82,97

99,62

99,16

97,34

97,81

55,97

96,87

97,69

97,34

87,36

98,24

95,86

94,68

58 65
58,65

76,12

79,28

80,68

65,47

90,13

99,49

50,32

97,76

95,53

85,04

87,73

%
REALISASI

8.565,000

8.767,000

77.358,875

120.952,350

46.112,900

203.111,300

2.860,700

4.326,600

17.926,500

19.932,260

191.128,000

14.378,500

17.160,000

12.152,700

70.016,000

9.568,500

20.936,000

18.896,182

162 700 600


162.700,600

93.248,600

117.114,050

71.731,650

111.632,000

31.811,400

1.620,000

142.565,000

9.840,000

18.803,100

42.350,850

51.540,750

SISA

1.041.264.000

867.670.000

920.335.000

979.772.000

907.843.000

1.224.325.000

1.174.720.000

751.229.000

1.274.820.000

1.655.615.000

524.902.000

680.495.000

1.435.830.000

861.550.000

1.284.438.000

1.105.205.000

1.175.580.000

488.205.000

609 980 000


609.980.000

687.162.000

602.500.000

620.850.000

386.880.000

1.264.025.000

439.415.000

418.640.000

630.255.000

403.741.000

570.477.000

622.900.000

ANGGARAN

990.024.000

829.126.000

811.202.250

676.873.750

847.460.000

1.124.011.200

1.131.944.600

698.210.000

1.208.074.600

1.572.341.505

328.130.000

541.825.500

1.367.923.500

824.818.800

738.803.500

1.030.011.000

1.030.963.000

470.607.500

456 112 550


456.112.550

429.093.600

495.974.220

565.691.300

239.920.000

1.030.555.800

418.150.000

363.031.000

585.532.450

387.328.500

528.004.000

551.827.500

REALISASI

95,08

95,56

88,14

69,08

93,35

91,81

96,36

92,94

94,76

94,97

62,51

79,62

95,27

95,74

57,52

93,20

87,70

96,40

74 78
74,78

62,44

82,32

91,12

62,01

81,53

95,16

86,72

92,90

95,93

92,55

88,59

%
REALISASI

TAHUN 2010
BAGIAN ANGGARAN 029

TAHUN 2009

BAGIAN ANGGARAN 029

51.240.000

38.544.000

109.132.750

302.898.250

60.383.000

100.313.800

42.775.400

53.019.000

66.745.400

83.273.495

196.772.000

67.906.500

36.731.200

545.634.500

75.194.000

144.617.000

17.597.500

153 867 450


153.867.450

258.068.400

106.525.780

55.158.700

146.960.000

233.469.200

21.265.000

55.609.000

44.722.550

16.412.500

42.473.000

71.072.500

SISA

949.407.000

1.004.250.000

972.188.000

810.901.000

871.482.000

1.077.685.000

1.125.535.000

801.179.000

1.344.211.000

1.688.235.000

668.395.000

795.060.000

1.333.578.000

969.100.000

1.074.410.000

1.230.730.000

1.174.600.000

726.275.000

672 650 000


672.650.000

822.102.000

783.890.000

749.780.000

412.107.000

1.113.223.000

700.655.000

624.155.000

746.045.000

641.987.000

683.010.000

663.391.000

ANGGARAN

TAHUN 2011

926.522.000

798.925.000

939.213.900

744.765.700

629.530.000

1.042.361.300

1.123.385.000

800.265.500

1.259.647.800

1.424.061.050

521.503.700

608.544.550

1.279.138.000

799.323.800

762.495.000

1.082.685.000

1.048.001.800

712.163.700

510 462 650


510.462.650

532.597.050

487.991.750

626.680.100

292.925.000

883.200.680

634.324.000

482.137.400

690.644.250

588.347.700

555.710.720

633.143.700

REALISASI

97,59

79,55

96,61

91,84

72,24

96,72

99,81

99,89

93,71

84,35

78,02

76,54

95,92

82,48

70,97

87,97

89,22

98,06

75 89
75,89

64,78

62,25

83,58

71,08

79,34

90,53

77,25

92,57

91,64

81,36

95,44

%
REALISASI

BAGIAN ANGGARAN 029

22.885.000

205.325.000

32.974.100

66.135.300

241.952.000

35.323.700

2.150.000

913.500

84.563.200

264.173.950

146.891.300

186.515.450

54.440.000

169.776.200

311.915.000

148.045.000

126.598.200

14.111.300

162 187 350


162.187.350

289.504.950

295.898.250

123.099.900

119.182.000

230.022.320

66.331.000

142.017.600

55.400.750

53.639.300

127.299.280

30.247.300

SISA

1.569.655.000

1.223.105.000

1.462.062.000

1.129.370.000

1.465.152.000

1.555.355.000

1.612.284.000

1.223.786.000

1.903.611.000

1.994.975.000

1.076.013.000

951.945.000

1.894.028.000

1.129.010.000

1.487.143.000

1.584.730.000

1.526.500.000

1.189.745.000

1 115 055 000


1.115.055.000

1.171.560.000

1.204.085.000

1.395.220.000

782.975.000

1.393.530.000

723.535.000

1.046.790.000

1.135.005.000

818.689.000

1.078.900.000

890.080.000

ANGGARAN

TAHUN 2012

72,21

98,86
98,95

1.445.368.000
1.210.202.000

91,16

80,57

909.922.100

1.430.899.000

66,81

978.882.200

97,74

99,99
1.520.231.380

1.612.196.900

98,15

1.868.340.800

99,84

92,72

1.849.821.300

1.221.786.000

84,55

909.791.600

99,26
66,82

636.060.000

52,78
1.880.013.000

595.913.900

88,91

81,76

1.295.725.800
1.322.221.000

95,11

97,61

1.161.331.600
1.451.821.000

72 62
72,62

76,28
809 706 050
809.706.050

80,43
893.686.000

83,08
968.465.630

1.159.107.300

80,58

97,51

705.485.000
1.006.245.300
630.900.000

97,91
91,04

952.950.300

96,64

791.195.100
1.111.303.500

86,19

94,25

%
REALISASI

929.934.200

838.921.500

REALISASI

BAGIAN ANGGARAN 029

89

138.756.000

12.903.000

16.694.000

219.447.900

486.269.800

35.123.620

87.100

2.000.000

35.270.200

145.153.700

166.221.400

315.885.000

14.015.000

533.096.100

164.922.000

289.004.200

74.679.000

28.413.400

305 348 950


305.348.950

277.874.000

235.619.370

236.112.700

152.075.000

387.284.700

18.050.000

93.839.700

23.701.500

27.493.900

148.965.800

51.158.500

SISA

295.615,275

535.540,000

Sumber : Sekretariat Ditjen Planologi Kehutanan

33 Dinas Kehutanan Prov Papua

482.730,000

507.450,000

89.440,000

REALISASI

32 Dinas Kehutanan Prov Papua Barat

ANGGARAN

502.550,000

SATKER

31 Dinas Kehutanan Prov Maluku Utara

NO

530.273.000

585.545.000

935.875.000

ANGGARAN

396.534.200

557.805.000

721.392.600

REALISASI

74,78

95,26

77,08

%
REALISASI

133.738.800

27.740.000

214.482.400

SISA

80,92
87,06
86,21

BPKH
Dinas

Tahun 2009

85,71

89,20

69,18

Tahun 2010

85,60

94,07

89,76

Tahun 2011

87,52

86,26

91,12

Tahun 2012

PERKEMBANGAN REALISASI KEUANGAN DIREKTORAT


JENDERAL PLANOLOGI KEHUTANAN
(dalam persen %)

239.924,725

24.720,000

413.110,000

SISA

Pusat

0,00

50,00

100,00

55,20

95,13

17,80

%
REALISASI

TAHUN 2010
BAGIAN ANGGARAN 029

TAHUN 2009

BAGIAN ANGGARAN 029

1.067.545.000

798.526.000

736.474.000

ANGGARAN

TAHUN 2011

805.660.000

783.510.600

731.533.000

REALISASI

75,47

98,12

99,33

%
REALISASI

BAGIAN ANGGARAN 029

261.885.000

15.015.400

4.941.000

SISA

1.079.375.000

1.133.265.000

972.025.000

ANGGARAN

TAHUN 2012

99,85
99,34
45,91

1.125.771.000
495.520.000

%
REALISASI

970.565.000

REALISASI

BAGIAN ANGGARAN 029

90

583.855.000

7.494.000

1.460.000

SISA