Anda di halaman 1dari 18

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan ke :1
Standar Kompetensi : Pemeliharaan Baterai
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar : Menguji baterai
Waktu : 4x 45 menit
Indikator :
1. Baterai diuji tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau
sistem lainnya
2. Informasi yg benar diakses dari spesifikasi pabrik & dipahami
3. Pemilihan perlengkapan penguji yg sesuai
4. Pengujian dilakukan & hasilnya dianalisa disesuaikan dengan spesifikasi
pabrik
5. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP, UU K3,
peraturan perundang-undangan & prosedur/kebijakan perusahaan

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.1. Siswa dapat menjelaskan komponen baterai


1.2.Siswa dapat menjelaskan jenis-jenis baterai
1.3. Siswa dapat mengoperasikan alat-alat ukur (Hidrometer, AVO meter) baterai
1.4.Siswa dapat mengukur dan menguji tegangan dan beban batrai pada
rangkaian otomotif
1.5. Siswa daat membedakan kapasisitas berbagai jenis baterai dan
penggunaannya.
1.6. Siswa dapat menentukan kerusakan yang terjadi pada baterai.

II. MATERI PEMBELAJARAN

2.1. Prosedur pengujian, pemeliharaan & penggantian baterai


2.2. Pengetahuan tentang penanganan air aki & cairan asam berdasarkan
peraturan pemerintah tentang hal tersebut
2.3. Identifikasi tipe-tipe baterai
2.4. Prosedur pengisian baterai

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1.Pendahuluan

4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indicator pembelajaran


4.1.2. Apersepsi penggunaan Baterai kering

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 1 dari 18


4.1.3. Motivasi tentang Baterai Langsung Start

4.2.Kegiatan Inti

4.2.1. Penjelasan cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam.
4.2.2. Prosedur pengujian mengenai beban/tegangan dan berat jenis.
4.2.3. Identifikasi tipe-tipe baterai.
4.2.4. Prosedur pemeliharaan/servis.
4.2.5. Prosedur pengisian baterai.
4.2.6. Melaksanakan pemeriksaan, dan
4.2.7. Melaksanakan pengujian baterai.

4.3.Penutup
4.3.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan seputar indicator.
4.3.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.4.Sumber Belajar/ Alat dan Bahan


4.4..1. Modul
4.4.2. Buku manual.
4.4.3. AVO meter, Hidrometer dan Baterai serta Charger

5. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis


Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal
latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

1. Jelaskan Komponen Baterai dan fungsi dari setiap komponen tersebut !


2. Sebutkan perbedaan antara batrai tipe basah dengan batrai tipe kering !
3. Jelaskan prioses kimia yang terjadi pada saat:
a). pengisian dan b). pengosongan pada baterai.
4. Jelaskan prosedur pengujian baterai
5. Jelaskan prosedur pengisian Baterai

5.2. Kunci Jawaban

5.3. Kriteria Penilaian


Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 2 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan ke :2
Standar Kompetensi : Pemeliharaan Baterai
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar : Melepas & mengganti baterai
Waktu : 4x 45 menit
Indikator :
1.Baterai dilepas & diganti tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen
atau sistem lainnya
2.Memilih & menggunakan perlengkapan & peralatan yg sesuai
3.Tindakan & langkah-langkah dilakukan untuk mencegah hilangnya memori
elektronik pada kendaraan jika ada
4.Seluruh kegiatan melepas/mengganti dilaksanakan berdasarkan SOP, UU K3,
peraturan perundang-undangan & prosedur/kebijakan perusahaan

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.1. Siswa mampu menunjukkan dudukan baterai pada kendaraan.


1.2. Siswa mampu menjelaskan prosedur pelepasan dan pengantiaan baterai
1.3. Siswa mampu melepas dan mengganti baterai pada kendaraan tanpa
menyebabkan kerusakan.
1.4. Siswa mampu menggunakan alat dan bahan yang sesuai

II. MATERI PEMBELAJARAN

2.1. Prosedur pelepasan baterai


2.2. Prosedur penggantian baterai
2.3. Pemilihan perlengkapan & peralatan yg sesuai

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1. Pendahuluan

4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indicator pembelajaran


4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang Baterai Pada kendaraan EFI

4.2. Kegiatan Inti.


4.2.1. Penjelasan cara aman mengenai air baterai (aki) dan cairan asam.
4.2.2. Penjelasan cara yang aman dalam melepas baterai.

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 3 dari 18


4.2.3. Melaksanakan pelepasan sistem kelistrikan baterai.
4.2.4. Melaksanakan prosedur pelepasan/ penggantian baterai

4.3. Penutup
4.3.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.3.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.4. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.4.1. Modul
4.4.2. Buku manual.
4.4.3. AVO meter, Hidrometer dan Baterai serta Charger
4.4.4. Tool Box

5. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis


Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal
latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban

5.3. Kriteria Penilaian


Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 4 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : PERBAIKAN SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan ke :3
Standar Kompetensi : Pemeliharaan Baterai
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar : Memelihara/Merawat Baterai
Waktu : 4 x 45 menit
Indikator :
1. Baterai diisi dengan menggunakan pengisi baterai/charger yg sesuai
2. Permukaan air baterai diperiksa & ditambah seperlunya
3. Katup baterai/terminal dibersihkan
4. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis & pengisian baterai dilaksanakan
berdasarkan SOP, UU K3, peraturan perundang-undangan &
prosedur/kebijakan perusahaan

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.1. Siswa mampu menunjukkan dudukan baterai pada kendaraan.


1.2. Siswa mampu menjelaskan prosedur pelepasan dan pengisian baterai
1.3. Siswa mampu melepas baterai pada kendaraan tanpa menyebabkan
kerusakan.
1.4. Siswa mampu melakukan pengisian baterai kendaraan tanpa
menyebabkan kerusakan.
1.5. Siswa mampu menggunakan alat dan bahan yang sesuai

II. MATERI PEMBELAJARAN

2.1. Prosedur pemeliharaan/servis baterai.


2.2. Prosedur pengoperasian alat pengisian /charging baterai.
2.3. Jenis Pengisian Baterai: a) Cepat, b).lambat
2.4. Prosedur pengisian/ charging baterai

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1. Pendahuluan

4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran


4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang Penggunaan Perangkat Pengisian Terbaru

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 5 dari 18


4.2. Kegiatan Inti.

4.2.1. Penjelasan prosedur memelihara/ servis baterai.


4.2.2. Penjelasan prosedur penggantian baterai.
4.2.3. Penjelasan konstruksi dan cara kerja sistem pengisi baterai.
4.2.4. Mengontrol dan memeriksa kondisi visual baterai.
4.2.5. Mengontrol dan menambah air baterai.
4.2.6. Melakukan prosedur pengisian baterai.
4.2.7. Melaksanakan pengisian baterai.

4.3. Penutup
4.3.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.3.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.4. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.4.1. Modul
4.4.2. Buku manual.
4.4.3. AVO meter, Hidrometer , Baterai, dan Charger.
4.4.4. Tool Box

V. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis


Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal
latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban

5.3. Kriteria Penilaian


Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 6 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : PERBAIKAN SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan ke :4
Standar Kompetensi : Pemeliharaan Baterai
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar : Membantu Start/Battery Jumper
Waktu : 4 x 45 menit
Indikator :
1. Kendaraan dibantu start hidup tanpa menyebabkan kerusakan terhadap
komponen atau sistem lainnya.
2. Kabel jamper yg sesuai dipilih, bila perlu menggunakan pelindung.
3. Kabel jamper disambung/dilepas dengan tahapan & kutub yg benar.
4. Seluruh kegiatan bantuan start dilaksanakan berdasarkan SOP, UU K3,
peraturan perundang-undangan & prosedur/kebijakan perusahaan

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.1. Siswa mampu menjelaskan rangkaian baterai secara seri dan paralel.
1.2. Siswa mampu menunjukkan Kabel jamper kendaraan.
1.3. Siswa mampu menjelaskan prosedur bantu start kendaraan dengan
menggunakan kabel jamper.
1.4. Siswa mampu melakukan bantu start kendaraan dengan menggunakan
kabel jamper.
1.5. Siswa mampu menggunakan alat dan bahan yang sesuai

II. MATERI PEMBELAJARAN

2.1.Jenis & konstruksi kabel jamper.


2.2.Rangkaian seri & paralel.
2.3.Pemasangan/ penyambungan kabel jamper

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1. Pendahuluan

4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran


4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang Penggunaan Perangkat Pengisian Terbaru

4.2. Kegiatan Inti


4.2.1. Penjelasan rangkaian seri dan paralel.

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 7 dari 18


4.2.2. Penjelasan jenis dan konstruksi kabel.
4.2.3. Penjelasan prosedur pemasangan kabel jamper.
4.2.4. Memilih kabel jamper yang sesuai.
4.2.5. Melaksanakan penyambungan/ pemasangan kabel jamper
4.2.6. Melaksanakan pengoperasian bantu start

4.3. Penutup
4.3.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.3.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.4. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.4.1. Modul
4.4.2. Buku manual.
4.4.3. AVO meter, Hidrometer dan Baterai serta Kabel Jamper
4.4.4. Tool Box

V. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis


Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal
latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban


5.3. Kriteria Penilaian
Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 8 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : PERBAIKAN SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan Ke- : 5 sampai dengan 7
Standar Kompetensi : Memperbaiki Sistem Starter dan Sistem Pengisian
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar : Overhaul Motor Starter.
Waktu : 12 x 45 menit
Indikator :
1. Overhaul motor starter dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan
terhadap komponen atau sistem lainnya.
2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.
3. Komponen yang dibongkar dirakit ulang dan diuji sesuai dengan spesifikasi
pabrik.
4. Keausan, kerusakan, kesalahan komponen diidentifikasi dan
diganti/diperbaiki.
5. Seluruh kegiatan overhaul dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard
Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kese-hatan
Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan
perusahaan.

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.1. Siswa mampu menjelaskan fungsi overhaul motor starter.


1.2. Siswa mampu menjelaskan prosedur overhaul komponen motor starter.
1.3. Siswa mampu memperbaiki/mengganti komponen motor starter
1.4. Siswa mampu menentukan tindakan perbaikan motor starter

II. MATERI PEMBELAJARAN


2.1. Konstruksi dan cara kerja sistem kelistrikan motor starter
2.2. Prosedur overhaul sistem kelistrikan motor starter.
2.3. Persyaratan Perbaikan sistem kelistrikan motor starter.

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1. Pendahuluan
4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran
4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang overhaul motor starter.

4.2. Kegiatan Inti.


4.2.1. Penjelasan singkat tentang konstruksi sistem kelistrikan motor starter.

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 9 dari 18


4.2.2. Penjelasan prosedur overhaul sistem kelistrikan motor starter
Memperbaiki/mengganti sistem kelistrikan motor starter
4.2.3. Melakukan Penyolderan, penjepitan kabel/crimping pada komponen yang
diperbaiki.

4.3. Penutup
4.3.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.3.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.4. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.4.1. Modul
4.4.2. Buku manual: Buku New Step one
4.4.3. AVO meter, motor starter, kabel jumper serta Kabel berbagai warna dan
ukuran, Solder.
4.4.4. Tool Box

V. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis


Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal
latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban.

5.3. Penugasan, observasi dan praktik


5.3. Kriteria Penilaian
Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 10 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : PERBAIKAN SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan Ke- : 8 sampai dengan 10
Standar Kompetensi : Memperbaiki Sistem Starter dan Sistem Pengisian
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar : Overhaul alternator.
Waktu : 12 x 45 menit
Indikator :
1. Overhaul Alternator dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap
komponen atau sistem lainnya.
2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.
3. Komponen yang dibongkar dirakit ulang dan diuji sesuai dengan spesifikasi
pabrik.
4. Keausan, kerusakan, kesalahan komponen diidentifikasi dan
diganti/diperbaiki.
5. Seluruh kegiatan overhaul dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard
Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kese-hatan
Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan
perusahaan.

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.5. Siswa mampu menjelaskan fungsi overhaul alternator.


1.6. Siswa mampu menjelaskan prosedur overhaul komponen alternator.
1.7. Siswa mampu memperbaiki/mengganti komponen alternator.
1.8. Siswa mampu menentukan tindakan perbaikan alternator.

II. MATERI PEMBELAJARAN


2.4. Konstruksi dan cara kerja sistem kelistrikan alternator.
2.5. Prosedur overhaul sistem kelistrikan alternator.
2.6. Persyaratan Perbaikan sistem kelistrikan alternator.

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1. Pendahuluan
4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran
4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang overhaul alternator.

4.5. Kegiatan Inti.


4.5.1. Penjelasan singkat tentang konstruksi sistem kelistrikan alternator.
4.5.2. Penjelasan prosedur overhaul sistem kelistrikan alternator.

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 11 dari 18


4.5.3. Memperbaiki/mengganti sistem kelistrikan alternator
4.5.4. Melakukan Penyolderan, penjepitan kabel/crimping pada komponen yang
diperbaiki.

4.6. Penutup
4.3.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.3.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.7. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.4.1. Modul
4.4.2. Buku manual: Buku New Step one
4.4.3. AVO meter, alternator, kabel jumper serta Kabel berbagai warna dan
ukuran, Solder.
4.4.4. Tool Box

V. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis


Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal
latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban.

5.3. Penugasan, observasi dan praktik


5.3. Kriteria Penilaian
Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 12 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : PERBAIKAN SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan Ke- : 11 dan 12
Standar Kompetensi : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar : Menguji sistem/komponen dan mengidentifikasi
kesalahan/kerusakan
Waktu : 8 x 45 menit
Indikator :
1. Pengujian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap
komponen atau sistem lainnya.
2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.
3. Tes/pengujian dilakukan untui menentukan kesalahan/kerusakan dengan
menggunakan peralatan/teknik yang sesuai.
4. Mengidentifikasi kesalahan dan menentukan tindakan perbaikan yang
diperlukan.
5. Seluruh kegiatan pengujian dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard
Operation Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kese-hatan
Kerja), peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusa-
haan.

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.1. Siswa mampu Menjelaskan fungsi pengujian sistem starter dan sistem
pengisian.
1.2. Siswa mampu Menjelaskan prosedur pengujjian sistem sistem starter dan
sistem pengisian.
1.3. Siswa mampu Menguji sistem starter dan sistem pengisian.
1.4. Siswa mampu Mengidentifikasi kesalahan/kerusakan sistem starter dan
sistem pengisian dan komponennya.

II. MATERI PEMBELAJARAN


2.1. Wiring sistem pengaman kelistrikan.
2.2. Prosedur pengujian/pengukuran starter dan sistem pengisian dan
komponennya.
2.3. Mengidentifikasi kesalahan/kerusakan starter dan sistem pengisian dan
komponennya.

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 13 dari 18


4.1. Pendahuluan
4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran
4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang Pengujian sistem starter dan sistem pengisian.

4.2. Kegiatan Inti.


4.2.1. Penjelasan singkat tentang wiring sistem starter dan sistem pengisian.
4.2.2. Penjelasan prosedur pengujian sistem starter dan sistem pengisian.
4.2.3. Mengidentifikasi kesalahan/kerusakan komponen sistem pengaman
kelistrikan.
4.2.4. Melakukan Penyolderan, penjepitan kabel/crimping pada komponen yang
diuji.

4.3. Penutup
4.3.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.3.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.4. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.4.1. Modul
4.4.2. Buku manual: Buku New Step one
4.4.3. AVO meter, Rangkaian system starter dan sistem pengisian, kabel jumper
serta Kabel berbagai warna dan ukuran, Solder.
4.4.4. Tool Box

V. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis


Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal
latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban.

5.3. Penugasan, observasi dan praktik


5.3. Kriteria Penilaian
Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 14 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : PERBAIKAN SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan Ke- : 13 dan 14
Standar Kompetensi : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar :Memperbaiki sistem/ Starter dan komponen-
komponennya.
Waktu : 8 x 45 menit
Indikator :
1. Perbaikan sistem starter dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan
terhadap komponen atau sistem lainnya.
2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.
3. Perbaikan yang diperlukan, penggantian komponen, dan penyetelan
dilaksanakan dengan menggunakan peralatan, teknik dan bahan yang
sesuai.
4. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation
Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kese-hatan Kerja),
peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan.

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.9. Siswa mampu menjelaskan fungsi perbaikan sistem starter.


1.10. Siswa mampu menjelaskan prosedur perbaikan/penggantian komponen
sistem sistem starter.
1.11. Siswa mampu memperbaiki/mengganti sistem starter.
1.12. Siswa mampu menentukan tindakan perbaikan sistem starter dan
komponennya

II. MATERI PEMBELAJARAN


2.7. Wiring sistem starter.
2.8. Prosedur perbaikan/penggantian sistem starter dan komponennya.
2.9. Persyaratan Perbaikan sistem starter dan komponennya.

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1. Pendahuluan
4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran
4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang perbaikan sistem starter dan sistem pengisian.

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 15 dari 18


4.8. Kegiatan Inti.
4.8.1. Penjelasan singkat tentang wiring sistem starter.
4.8.2. Penjelasan prosedur perbaikan sistem starter.
4.8.3. Memperbaiki sistem starter.
4.8.4. Melakukan Penyolderan, penjepitan kabel/crimping pada komponen yang
diperbaiki.

4.9. Penutup
4.9.1. Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.9.2. Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.10. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.10.1.Modul
4.10.2. Buku manual: Buku New Step one.
4.10.3. AVO meter, Rangkaian system starter, kabel jumper serta Kabel berbagai
warna dan ukuran, Solder.
4.10.4.Tool Box

V. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.1. Tes Tertulis

Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal


latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban.

5.3. Penugasan, observasi dan praktik

5.3. Kriteria Penilaian


Nilai 91-100 = A
Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C
Nilai < 65 = D

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 16 dari 18


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Satuan Pendidikan : SMKN5 PADANG


Mata Pelajaran : PERBAIKAN SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF
Kelas / Semester : XI / III (TIGA)
Pertemuan Ke- : 15 dan 16
Standar Kompetensi : Perbaikan Sistem Starter dan Pengisian
KodeKompetensi :
Kompetensi Dasar :Memperbaiki sistem pengisian dan komponen-
komponennya.
Waktu : 8 x 45 menit
Indikator :
1. Perbaikan sistem pengisian dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan
terhadap komponen atau sistem lainnya.
2. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.
3. Perbaikan yang diperlukan, penggantian komponen, dan penyetelan
dilaksanakan dengan menggunakan peralatan, teknik dan bahan yang
sesuai.
4. Perbaikan dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation
Procedures), undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kese-hatan Kerja),
peraturan perundang-undangan dan prosedur/ kebijakan perusahaan.

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1.13. Siswa mampu menjelaskan fungsi perbaikan sistem pengisian.


1.14. Siswa mampu menjelaskan prosedur perbaikan/penggantian komponen
sistem pengisian.
1.15. Siswa mampu memperbaiki/mengganti sistem pengisian.
1.16. Siswa mampu menentukan tindakan perbaikan sistem pengisian dan
komponennya

II. MATERI PEMBELAJARAN


2.10. Wiring sistem pengisian.
2.11. Prosedur perbaikan/penggantian sistem pengisian dan komponennya.
2.12. Persyaratan Perbaikan sistem pengisian dan komponennya.

III. METODE PEMBELAJARAN

• Ceramah, diskusi, Pengamatan lapangan dan pembelajaran langsung

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

4.1. Pendahuluan
4.1.1. Menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pembelajaran
4.1.2. Mengulang materi sebelumnya melalui tanya jawab
4.1.3. Motivasi tentang perbaikan sistem starter dan sistem pengisian.

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 17 dari 18


4.11. Kegiatan Inti.
4.11.1.Penjelasan singkat tentang wiring sistem pengisian.
4.11.2. Penjelasan prosedur perbaikan sistem pengisian.
4.11.3. Memperbaiki sistem pengisian.
4.11.4. Melakukan Penyolderan, penjepitan kabel/crimping pada komponen yang
diperbaiki.

4.12. Penutup
4.12.1.Guru mengevaluasi dengan memberikan pertanyaan sesuai indikator.
4.12.2.Siswa diminta untuk membuatan rangkuman dari pembelajaran.

4.13. Sumber Belajar/Alat dan Bahan.


4.13.1.Modul
4.13.2. Buku manual: Buku New Step one.
4.13.3. AVO meter, Rangkaian system starter dan sistem pengisian, kabel jumper
serta Kabel berbagai warna dan ukuran, Solder.
4.13.4.Tool Box

V. PENILAIAN HASIL BELAJAR

5.2. Tes Tertulis

Untuk menilai ranah pengetahuan siswa dilakukan dengan memberikan soal


latihan seperti berikut ini, dengan pemberian rentang skor 0-100. Skor soal
disesuaikan dengan bobot setiap soalnya.

5.2. Kunci Jawaban.


5.3. Penugasan, observasi dan praktik
5.3. Kriteria Penilaian
Nilai 91-100 = A Nilai 81- 90 = B
Nilai 67- 80 = C Nilai < 65 = D

Padang, Juli 2008


Ketua Program Keahlian Guru Mata Pelajaran

Drs. Erdy Modus Supri Yanto,S.Pd,M.T


NIP.130936359 NIP.132276993

Mengetahui
Kepala

Drs. Yefrizon
NIP.131635126

RPP Sistem Kelistrikan Otomotif 2009/2010 Hal 18 dari 18