Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH PENILAIAN PENGENALAN KOMPUTER VGA (Video Graphics Accelerator )

DISUSUN OLEH : MOHAMAD HARIST SAMPURNA 11.01.119

S1 TEKNIK PERMINYAKAN SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MINYAK DAN GAS BUMI BALIKPAPAN 2013

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas kehendakNya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini. Penyusunan laporan praktikum ini bertujuan untuk melengkapi persyaratan dalam mengikuti responsi praktikum Analisa Lumpur Pemboran. Dalam kesempatan ini tidak lupa penyusun mengucapkan banyak terimakasih kepada : 1. Ibu Mayda Waruni K, ST., MT selaku Dosen Pembimbing Praktikum di STT- MIGAS. 2. Pak Ir. Yudi. selaku Dosen Mata Kuliah Teknik Pemboran di STT-MIGAS 3. Semua pihak yang telah ikut membantu baik secara langsung maupun tidak langsung Dengan segala kekurangan dan keterbatasan penyusun sangat mengharapkan segala kritik dan saran yang membangun guna melengkapi kekurangan yang ada dalam laporan ini dan untuk perbaikan dalam penyusunan laporan selanjutnya. Akhir kata penyusun hanya dapat berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya Mahasiswa Teknik Perminyakan dalam menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

Balikpapan, November 2013

Penyusun

BAB I

PENGERTIAN VGA

Pengertian VGA Card adalah singkatan dari Video Graphics Accelerator yang berfungsi mengolah data graphis untuk ditampilkan pada layar monitor, VGA juga memiliki prossesor yang di sebut GPU (Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Disebut kartu yg VGA card karena pada

komponen ini memang berbentuk seperti ditancapkan

motherboard (mobo) melalui satu slot yang khusus untuk itu. Karena VGA card memiliki prosesor yang

mengeluarkan panas saat beroperasi, maka pasti ada perangkat pendinginnya, bisa berupa sirip-sirip logam dengan pipa-pipa penghantar panas (heatpipe) atau berupa kipas pendingin (heat Sink Fan/HSF). VGA, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis. Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia. Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA

secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA. VGA card adalah sebuah perangkat keras yang melakukan rendering atau pemrosesan output berupa visual yang ditampilkan pada layar monitor. VGA singkatan dari Video Graphic Accelerator, sesuai dengan fungsinya diatas. VGA card berhubungan langsung dengan tampilan di layar monitor. Kata card menunjukkan bahwa bentuk VGA card mirip dengan kartu yang ditancapkan pada slot yang ada di motherboard komputer anda. Struktur VGA mirip dengan komputer yang sangat kecil. VGA card memiliki prosesor yang disebut dengan GPU atau Graphic Processing Unit ditambah dengan memori di dalamnya. Prosesor ini akan panas jika dialiri listrik saat bekerja, sehingga dibutuhkan heatsink sebagai penyerap panas dan kipas sebagai pengusir panas pada heatsink. Hal ini dikarenakan GPU memiliki suhu optimal kerja dan tidak boleh terjadi overheat. Jika terjadi overheat, maka VGA card bisa rusak dan tidak dapat digunakan kembali. Kartu VGA zaman sekarang sudah mempergunakan Graphic Accelerator

Chipset, yang adalah merupakan chipset masa kini di mana sudah memasukan kemampuan akselerasi tiga dimensi (3D) yang terintegrasikan pada chipset yang dimilikinya. Selain kartu VGA, sekarang ada "periferal" komputer pendukung yang dinamakan "3D Accelerator" yang mana fungsi dari akselerator 3D ini adalah untukmengolah/menterjemahkan data pada gambar 3D secara lebih sempurna. Akselerator 3D yang keberadaannya tidak lagi memerlukan IRQ ini mampu melakukan manipulasi-manipulasi grafis 3D yang lebih kompleks dan lebih sempurna, contohnya adalah pada permainan-permainan komputer yang mendukung tampilan tiga dimensi mampu ditampilkan dengan citra yang lebih realistis, sehingga dapat memberikan kesan nyata. Hal ini dikarenakan banyaknya fungsi pengolahan grafis tiga dimensi yang dulunya dilakukan oleh prosesor pada motherboard, kini dapat dikerjakan oleh prosesor grafis tiga dimensi pada 3D accelerator tersebut. Dengan adanya pembagian kerja ini, maka prosesor pada motherboard dapat lebih banyak melakukan tugas pemrosesan data-data lainnya. Selain itu programmer tidak perlu membuat fungsi grafis tiga dimensi, sebab fungsi tersebut sudah disediakan dengan sendirinya oleh akselerator tiga dimensi. Perlu diketahui pula bahwa chipset 3D pada kartu VGA tidak sebaik jika menggunakan 3D accelerator sebagai pendukungnya (3D accelerator dipasang secara terpisah bersama dengan kartu VGA). Namun meski demikian, chipset 3D pada kartu VGA juga mendukung adanya beberapa fasilitas akselerasi tiga dimensi pada 3D accelerator. Sebagai catatan penting bahwa, fungsi 3D accelerator akan optimal jika "perangkat lunak" permainan

yang dijalankan memanfaatkan fungsi-fungsi khusus dari 3D accelerator tersebut. Software "permainan" yang mendukung fasilitas ini sekarang mulai berkembang, yang terkenal adalah dukungan terhadap 3D accelerator yang memiliki chipset VooDoo 3D FX, Rendition Verite dan Permedia 3D Labs.

BAB II

FUNGSI VGA

Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game.VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.

BAB III

BAGIAN BAGIAN VGA

Ada beberapa bagian komponen pengertian Vga (Video Graphics Accelerator), diantaranya: PCB (Printed Circuit Board) Pada video card, warna dasar yang digunakan beragam. Mulai dari

warna merah, hijau dan kuning keemasan. Ada dua form factor yang digunakan. Kebanyakan berukuran standar dengan ketinggian sekitar 99 mm (tinggi bracket sekitar 127 mm) dan lebar yang bervariasi. Ukuran yang lebih mungil, dengan dikenal

ketinggian

setengahnya,

dengan form factor low-profile. Video card semacam ini digunakan seperti pada mini PC. Sesekali ditemukan beroperasi dengan sebuah riser card. GPU/VPU Inilah inti dari sebuah video card. Sebuah IC (integrated circuit), tugasnya seperti CPU pada sebuah mother- board. Ia yang menangani proses 2D dan 3D. Biasanya tertutup oleh heatsink dan fan. Memory Untuk membedakan dengan RAM/ memory yang terinstalsi pada motherboard, lebih spesifik disebut sebagai video RAM. Kesamaan antara RAM dengan video RAM cukup banyak. Namun pada praktiknya, RAM video card terutama seri-seri high-end, sering menggunakan chip memory yang lebih cepat ketimbang RAM motherboard.

Bus Interface Untuk sekarang, pilihannya hanya ada dua macam interface. Yaitu, AGP (Acce- lerated Graphics Port) dan PCI Express. Sebelumnya sempat digunakan slot ISA dan PCI untuk video card ini.

Cooling System Sempat memiliki sebuah video card yang sama sekali tidak menggunakan fan pendingin, atau bahkan tanpa heatsink? Untuk GPU terkini, sebuah hal yang hampir tidak mungkin. Dengan clock yang demikian cepat, panas selama beroperasi dapat mencapai suhu yang cukup tinggi. Sebagai informasi, suhu pada heatsink pasif (tanpa fan) sebuah video card GeForce FX5200 dapat mencapai kisaran 60C. Dapat dibayangkan panas yang dapat dihasilkan sebuah video card kelas high-end. Display Interface Kebanyakan video card menawarkan tiga jenis port interface: DVI, VGA dan TV-Out. Dan yang lain, hanya merupakan kombinasi minor dari tiga port tersebut. Ada yang menawarkan dual DVI, untuk dapat menghasilkan dua tampilan pada display digital. Ada yang menyertakan fasilitas dukungan output HDTV (high-definition TV), atau VIVO (video input video output). Dua yang disebut terakhir, biasanya dengan menyertakan fungsi tambahan tersebut pada port video. Dual VGA Untuk menggunakan dual VGA, anda perlu memasang 2 jenis kartu grafis ke motherboard yang terdapat 2 slot PCI Express x16. Penggunaan parallel dari dua kartu grafis ini memungkinkan performa yang didapatkan dari

penggunaan teknologi ini berlipat ganda dibandingkan menggunakan GPU

tunggal. Fitur dukungan dual VGA ini disebut crossfire pada ATi dan disebut

SLI pada nVIDIA. Terdapat berbagai cara untuk menggunakan teknologi antara lain menggunakan kabel Y (pada ATi), bridge connector (pada ATi atau nVIDIA), maupun diaktifkan melalui software (pada ATi maupun nVIDIA)

Teknologi Display Energy Teknologi ini dikembangkan untuk kartu grafis low-end dan middle-end agar mendapatkan kualitas yang cukup dengan harga yang terjangkau. nVIDIA telah mengembangkan teknologi yang disebut TurboCache, sedangkan ATi mengembangkan teknologi HyperMemory. Kedua teknologi ini mempunyai kemampuan yang sama, yaitu menggabungkan kapasitas dan bandwidth memory grafis dengan memory sistem yang mendukung alokasi dinamis. Namun, kelemahan dari teknologi ini, memory sistem akan berkurang dan dialokasikan ke kartu grafis.

Physics Card Penggemar berat game pasti tidak ketinggalan dengan kartu yang satu ini. Kartu ini memungkinkan realisme dari suatu game agar tampak nyata. Bayangkan betapa dahsyat hancurnya gedung dan tanah, ledakan yang menimbulkan kehancuran yang beruntun. Pada saat GPU tidak mampu menghitung semua perhitungan fisika untuk ledakan, asap, kabut, dll, kartu inilah yang membantu semua efek bisa tampak tanpa tersendat.

BAB IV

JENIS JENIS VGA

Berdasarkan jenis slot, atau bagian dari vga yang terpasang ke komputer, maka dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, antara lain:

VGA PCI vga card ini bisa digunakan dengan memasang pada slot vga, vga jenis ini sudah jarang sekali digunakan, karena keterbatasan fitur, ciri-cirinya adalah bagian slot-nya pada bagian depan

terdapat coakan, dan jenis pin-nya lurus secara vertikal, lebih jelasnya lihat

gambar berikut:

VGA AGP Jenis AGP, awal dibuatnya vga agp, karena peningkatan yang signifikan terhadap

transfer data dari memory, cpu ke peralatan display, sehingga dibuatkan slot agp untuk memasang vga kenis agp, vga agp

diluncurkan berdasarkan nilai voltase yang digunakan, yaitu agp 1x dan 2x dengan voltase 3.3 v, sedangkan 4x dan 8x 1,5 volt. vga agp terakhir yang muncul adalah

jenis pro dan pro universal dengan kemampuan 3.3 dan 1,5 volt. Ciri-ciri vga ini adalah bentuk pin-nya yang vertikal dengan bentuk mirip formasi sarang lebah, berikut adalah gambar vga agp dan slot-slot agp-nya:

VGA PCI Express Perkembangan slot pci selanjutnya memiliki kemampuan yang luar biasa, dengan nama PCI Express, dirancang untuk memasang peralatan-peralatan mutakhir, 2 versi slot PCI Express yang terkenal adalah PCI Express 1 x dan 16 x, PCI Express 16 x digunakan khusus untuk memasang vga jenis PCI Express, dan 1x untuk keperluan memasang peralatan-peralatan tambahan. Ciri fisik vga jenis pci express adalah dengan melihat bentuknya yang memiliki bentuk kebalikan dari PCI biasa.

DRAM (Dynamic RAM) Kartu VGA yang menggunakan memori DRAM adalah berkecepatan 80 ns atau 70 ns, ada juga MD-RAM (Multiple Dynamic RAM) yang menggunakan DRAM berlapis. DRAM digunakan pada banyak kartu grafik 8, 16, atau 32 bit. Penggunaan DRAM ditujukan untuk komputer tingkat entry level, yang tidak memerlukan kecepatan tinggi dan warna yang banyak.

EDO RAM Kartu VGA yang bermemorikan EDO RAM adalah berkecepatan 60 ns sampai 35 ns, EDO RAM banyak ditemui pada kartu grafik 64 bit. EDO RAM yang umum dipakai mempunyai speed 60 MHz 60/40ns. Contoh kartu VGA yang menggunakan memori EDO adalah WinFast S280/S600 3D, Diamond Stealth 2000 3D, ATi Mach 64, dsb.

VRAM (Video RAM) Kartu VGA yang mengintegrasikan memori VRAM adalah berkecepatan 20 atau 10 ns, VRAM lebih mahal dibandingkan DRAM karena VRAM lebih cepat dari DRAM. Penggunaan VRAM pada kartu VGA ditujukan untuk komputer kelas atas. VRAM biasa dipasang pada VGA yang dikonsentrasikan untuk desain grafis. Contoh kartu VGA yang menggunakan VRAM adalah Diamond Fire GL, Diamond Stealth 3000 3D, Diamond Stealth 64, dsb. SGRAM (Synchronous Graphic RAM) Kartu VGA yang memakai memori SGRAM adalah berkecepatan kurang dari 10 ns, SGRAM pada kartu VGA juga berdasarkan pada teknologi SDRAM pada memori utama komputer. SGRAM banyak digunakan pada kartu grafik kelas tinggi yang mempunyai kemampuan 3D accelerator. Contoh dari kartu VGA yang menggunakan SGRAM adalah Matrox MGA Millenium, Matrox Mystique 3D, Diamond Stealth II S220, Diamond Viper, ASUS 3D Explorer, ATI Rage II 3D Pro, dsb.

RAMBUS Kartu VGA dengan menggunakan memori RAMBUS jumlahnya masih sedikit (RAMBUS adalah memori yang digunakan pada mesin-mesin game, seperti: Nintendo dan Sega), sejauh ini hanya kartu grafis produksi Creative Labs (MA-302, MA-332 Graphic Blaster 3D dan Graphic Blaster xXtreme) yang sudah mempergunakannya.

Jenis bus

Lebar lajur (bits)

Kecepatan clock (MHz)

"Lebar pita" atau bahasa Inggris: Bandwidth (MB/s)

Model rangkaian

ISA XT

4.77

Paralel

ISA AT

16

8.33

16

Paralel

MCA

32

10

20

Paralel

NUBUS

32

10

10-40

Paralel

EISA

32

8.33

32

Paralel

VESA

32

40

160

Paralel

PCI

32 - 64

33 - 100

132 - 800

Paralel

AGP 1x

32

66

264

Paralel

AGP 2x

32

66

528

Paralel

AGP 4x

32

66

1000

Paralel

AGP 8x

32

66

2000

Paralel

PCIe x1

2500 / 5000

250 / 500

Seri

PCIe x4

14

2500 / 5000

1000 / 2000

Seri

PCIe x8

18

2500 / 5000

2000 / 4000

Seri

PCIe x16

1 16

2500 / 5000

4000 / 8000

Seri

PCIe x1 2.0

500 / 1000

Seri

PCIe x4 2.0

1*4

2000 / 4000

Seri

PCIe x8 2.0

1*8

4000 / 8000

Seri

PCIe x16 2.0

1 16

5000 / 10000

8000 / 16000

Seri

PCIe X1 3.0

1000 / 2000

Seri

PCIe X4 3.0

1*4

4000 / 8000

Seri

PCIe X8 3.0

1*8

8000 / 16000

Seri

PCIe X16 3.0

1 * 16

16000 / 32000

Seri

BAB V

LETAK VGA

Berdasarkan posisi atau letaknya VGA terbagi menjadi 2 yaitu :

1.

VGA Integrated (VGA Onboard) VGA yang sudah terpasang pada Mainboard. Kualitas VGA jenis ini tidaklah begitu bagus, namun jika hanya digunakan untuk mengakses program office ataupun game yang tidak terlalu berat. Perlu kita ketahui bersama bahwa VGA Onboard itu mengurangi jumlah memori utama. Semisal kita mempunyai memori 1 Gb dan menggunakan VGA Onboard 256 Mb, maka jumlah memori yang digunakan oleh sistem komputer adalah 1 Gb 256 Mb atau sejenis dengan 1000 Mb 256 Mb = 744 Mb, kecuali kita menggunakan Mainboard yang jenisnya autosharing, maka ini dapat membagi penggunaan memori sistem dan VGA.

Kelebihan Karena sudah satu paket dengan motherboard, sehingga dipastikan tidak akan ada masalah dengan komputer anda ketika digunakan. Terlebih lagi, VGA card on-board bisa dikatakan gratis. Setiap anda membeli motherboard, pasti sudah terpasang VGA card onboard. Tentu saja ini sangat baik untuk anda yang memiliki budget terbatas dalam pembelian komputer.

Kekurangan adalah VGA card on-board tidak memiliki memori sendiri. Hal ini berakibat pemotongan memori utama CPU atau laptop anda yang dikenal dengan RAM untuk digunakan oleh VGA. Jika RAM terbatas, tentu saja kinerja PC secara keseluruhan akan menjadi lambat.

2.

VGA Offboard atau VGA Card add-on Merupakan VGA yang belum terintegrasi pada mainboard atau belum ada VGA pada Mainboard. VGA Offboard kualitasnya lebih baik dari pada VGA Onboard. Untuk VGA

Offboard ada beberapa jenis yang diantaranya adalah : VGA PCI, VGA AGP, VGA PCI Express.

Kelebihannya Bisa melakukan pekerjaan rendering berat dan tidak memakan memori utama atau RAM dalam CPU. Proses yang melibatkan grafis tidak akan membebani prosesor dan komputer anda akan lebih cepat dalam memproses sesuatu.

Kekurangannya harganya mahal, bahkan bisa lebih mahal dari seperangkat motherboard ditambah dengan prosesor dan RAM. Selain itu, kelemahan lainnya adalah membuat komputer anda membutuhkan tenaga listrik lebih besar dari biasanya. Jika anda memiliki power supply yang kapasitasnya tidak besar, maka kinerja komputer tidak akan normal, sehingga anda diharuskan mengganti power supply dengan yang lebih tinggi dan tentu saja ini harganya tidak murah.