Anda di halaman 1dari 2

Budaya Arab Tidak Mengenal Minal Aidin Wal Faizin

Diposkan oleh Haxims on Selasa, September 08, 2009 Label: Katanya ...

Lebaran kian dekat dan tinggal menunggu waktu untuk dirayakan. kata atau Frasa yang akan banyak diucapkan oleh orang-orang di hari kemenangan ini adalah Minal Aidin Wal Faizin. Dan pengucapan kata Minal Aidin Wal Faizin ini biasanya diikuti dengan kata-kata Mohon Maaf Lahir dan Bathin, dan biasanya pula orangorang mengucapkan kata-kata tersebut sambil menyorongkan tangan untuk bersalaman. Katakata ini sangat lazim diucapkan atau dituliskan pada pesan singkat (SMS) bahkan iklan di televisi-pun mengutip kata-kata tersebut dan bahkan tak jarang kedua kata yang berasal dari Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia itu dibuat sedemikian rupa menyerupai Kaligrafi. Kata-kata Minal Aidin Wal Faizin ini sebenarnya memang berasal dari Bahasa Arab, namun begitu tidak dikenal pada Budaya Arab sendiri. Tahukah Anda bahwa frasa Minal Aidin Wal Faizin itu tidak dikenal dalam budaya Arab? ada sebuah buku yang berjudul Bahasa yang diterbitkan TEMPO, di halaman 177 buku tersebut dituliskan oleh Qaris Tajudin bahwa memang frasa Minal Aidin Wal Faizin ini berasal dari Bahasa Arab, dimana Bahasa Arab ini adalah bahasa yang banyak menyumbang istilah keagamaan di Negara kita ini Indonesia, baik itu agama Islam maupun Kristen. Pada buku tersebut pula dituliskan bahwa selain tidak dikenal dalam Budaya Arab frasa Minal Aidin Wal Faizin ini juga hanya dapat dimengerti oleh orang Indonesia saja. Frasa ini bisa ditemui dalam kamus bahasa Indonesia, tapi tidak ditemukan dalam kamus bahasa Arab, kecuali dalam lema kata per kata. Lalu, apa arti Minal Aidin Wal Faizin? Terjemahan frasa ini adalah: Dari orang yang kembali dan orang-orang yang menang. Mungkin maksud lengkapnya adalah:"Semoga Anda termasuk orang-orang yang kembali (ke jalan Tuhan) dan termasuk orang yang menang (melawan hawa nafsu)." Jadi tahulah sekarang bahwa Minal Aidin Wal Faizin itu artinya bukan "Maaf lahir dan batin". Source : Jalansutera.com

Read more: http://haxims.blogspot.com/2009/09/budaya-arab-tidak-mengenal-minalaidin.html#ixzz0c6DdHXGW Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives